Jurnal Masyarakat Merdeka Volume . Nomor (II). November, 2022, pp. 105Ae113 Pemberdayaan Kelompok Kader KB (UPPKS) Dalam Budi Daya Lebah Madu Klanceng di Kab. Ngawi Herini Siti Aisyah1*. Epy M. Luqman2. Suparto Wijoyo3 Universitas Airlangga Surabaya herini@fh. epymluqman@fh. supartowijoyo@fh. Article History: Received : 14-11-2021 Revised : 31-05-2022 Accepted : 16-12-2022 Publish : 29-12-2022 Kata Kunci: Lebah. Klanceng . Pariwisata. UPPKS. KB Keywords: Bee. Klanceng. Tourism. UPPKS. Abstrak: Mitra dalam program ini adalah kelompok ibu-ibu Kader KB yang tergabung dalam UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahter. UPPKS sebagai lembaga kader KB di Desa mempunyai peran penting dalam mengsukseskan program KB. mempunyai peran ganda yaitu selain sebagai organisasi kader KB yang mempunyai peran sosial untuk mengsukseskan program KB juga sebagai unit usaha yang mempunyai untuk memberdayakan masyarakat miskin agar hidup sejahtera Keterbatasan pengetahuan dan skill anggota UPPKS perlu dilakukan pemberdayaan agar lebih meningkat menjalankan perannya. Dalam program ini adalah merintis Desa Wisata Kampung KB. Dengan adanya program ini diharapkan akan dapat meningkatkan Mitra dalam mengelola Wisata Kampung KB sehingga dapat menjadi media Edukasi bagi masyarakat khsusnya di kalangan remaja dan pemuda sebagai generasi penerus bangsa dengan ICON Taman Edukasi Budi Daya Lebah Madu Klanceng. Abstract: Partners in this program are a group of family planning cadrres who are members of the UPPKS (Efforts to Increase Prosperous Family Incom. UPPKS as a family planning cadre instution in the village has an important role in the succes of the family planning because it has a dual role, namely apart from being a family planning cadre organization that has a social role to make the family planning program a success, it is also a business unit that has a role to empower the poor to live in prosperity. In this program is pioneering the KB Village Tourism Village. With this program, it is hoped that it will be able to increase partners in managing KB Village Tourism so that it can DOI : 10. 51213/jmm. 105 | 2654-9174 A20xx LPPM UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN Jurnal Masyarakat Merdeka Volume . Nomor (II). November, 2022, pp. 105Ae113 beecome an educational medium for the community, especially among teenagers and youth a the nation's next generation with the ICON Educational Park for the "Klanceng" Trigona bees Cultivation. Pendahuluan Mitra dalam program ini adalah kelompok ibu-ibu Kader KB yang tergabung dalam UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahter. di Desa Kletekan Kecamatan Jogorogo Kab. Ngawi UPPKS mempunyai peran untuk memberdayakan masyarakat miskin agar lebih kreatif dalam dalam menggali potensi yang ada di pedesaan. Desa Kletekan secara geografis merupakan dataran tinggi yang kondisi hutan yang masih sangat terjaga sehingga kaya akan aneka ragam hayati yang sangat potensial untuk budidaya Lebah Madu Klanceng. Sebagai organisasi Kader KB maka perlu ditingkatkan pengetahuan dan skill dalam mengelola organisasi UPPKS yang bukan hanya oraganisasi sosial akan tetapi juga merupakan unit usaha yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat miskin yang tergabung dalam kelompok UPPKS. Pemberdayaan UPPKS merupakan suatu pendekatan yang strategis untuk memberikan solusi terhadap peningkatan eknomi , kesehatan serta kependudukan terutama pada masyarakat miskin di pedesaan . Pemberdayaan yang dilakukan dapat meningkatkan skill masyarakat desa nukan hanya budidaya lebah madu klanceng yang akan tetapi agar dapat menambah pendapatannya yang nyata apabila dapat dijadikan sebagai Icon pariwisata. Dengan budidaya lebah klanceng akan dapat menghasilkan Madu. Royal Jelly. Pollen ( tepung sari ). Lilin lebah ( malam ) ,Propolis ( perkeat lebah ) . Lebah kecil yang tidak memiliki sengat ini tidak hanya menghasilkan madu, tetapi juga propolis yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Desa Kletekan sebagai wilayah pedesaan maka banyak tanaman yang dapat menjadi sumber pakan bagi lebah , berupa tanaman pertanian, tanaman pekarangan, dan tumbuhan liar . Budidaya Lebah Madu Klanceng tidaklah sulit yang akan mudah dilakukan oleh petani dengan memberikan skill yang sederhana dengan dukungan alam Jogorogo yang sangat mendukung. Kadar air yang terkandung dalam madu juga sangat berpengaruh terhadap kualitas madu, madu yang baik adalah madu yang mengandung kadar air se kitar 17-21% . Disamping itu, didalam madu terdapat pula tembaga, yodium dan seng dalam jumlah yang kecil, juga beberapa jenis hormon. Untuk budidaya Lebah Madu Klanceng sarang buatan diletakan tidak lebih dari lima meter dari permukan . Dengan analisis usaha sambilan budidaya Klanceng 100 kotak bisa menghasilkan Rp. 000,- / tahun merupakan usaha yang sangat layak untuk dikembangkan . DOI : 10. 51213/jmm. 106 | 2654-9174 A20xx LPPM UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN Jurnal Masyarakat Merdeka Volume . Nomor (II). November, 2022, pp. 105Ae113 Budidaya lebah madu klanceng dapat sebagai usaha alternatif yang menjanjikan karena dapat menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi termasuk madu, lilin, dan propolis . Madu Klanceng harganya lebih mahal karena kualitasnya, terutama kandungan fruktosa dan glukosanya lebih tinggi dibanding jenis madu lainnya. Bahkan Ketua Masyarakat Perlebahan Indonesia, menyampaikan bahwa pengembangan Lebah Madu Klancengsecara intensif sangat diperlukan agar dapat memenuhi kebutuhan madu nasional. Selama ini kebutuhan madu masih dipenuhi dari impor. Berdasarkan data API (Asosiasi Perebahan Indonesi. kebutuhan madu orang Indonesia mencapai 15. 000 ton-150. 000 ton per tahun. 50% dari kebutuhan dipasok dari China. Hasil penelitian . menunjukkan bahwa Lebah Madu Klanceng merupakan komoditi yang sampai saat ini masih menarik perhatian untuk dikembangkan, untuk memenuhi kebutuhan di sektor produksi konsumsi, kosmetik, dan farmasi. Produksi Lebah Madu Klancengdi Indonesia baru mencapai 3. 841 ton per tahun, dengan kebutuhan 000 ton per tahun. Kualitas madu lebah Indonesia sudah diakui di mancanegara, hanya belum serius penanganannya. Dalam setahun, produksi madu lebah yang dibudidayakan Perhutani termasuk dengan warga sekitar hutan ratarata 150 ton/tahun. Masalah Rendahnya Skill Mitra Dalam Budi Daya Lebah Madu Klanceng. Kelompok sasaran yang merupakan kader KB belum mempunyai skill untuk budidaya Lebah Madu Klanceng untuk itulah maka perlu dilakukan pelatihan budidaya Rendahnya skill Manajemen Mitra Dalam Mengelola UPPKS sebagai Unit Bisnis. Untuk menjamin keberlanjutan budidaya Lebah Madu Klanceng sebagai suatu unit bisnis UPPKS, maka penting untuk dilakukan peningkatan Skill SDM dalam bidang manajemen bisnis bagi para anggota kelompok. Rendahnya Skill Mitra Dalam Mengelola Wisata Edukasi Kampung KB. Kelompok Kader KB saat ini sedang merintis wisata kampung KB. denfab program ini maka diperlukan adanya pelatihan untuk meningkatkan skill anggota UPPKS dalam mengelola pariwisata yang berbais pada lingkungan di pedesaan DOI : 10. 51213/jmm. 107 | 2654-9174 A20xx LPPM UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN Jurnal Masyarakat Merdeka Volume . Nomor (II). November, 2022, pp. 105Ae113 Metode PERMASALAHAN MITRA Rendahnya Skill Mitra Dalam Budi Daya Lebah Madu Klanceng Rendahnya skill Manajemen Mitra Dalam Mengelola Unit Bisnis Rendahnya Skill Mitra Dalam Mengelola Wisata Edukasi Kampung KB PELATIHAN TEORI DAN PRAKTEK Budidaya Lebah Madu Klanceng Manajemen Produksi. Keuangan dan Pemasaran Manejemen Pwriwisata Edukasi Kampung KB PENDAMPINGAN DAMPAK PROGRAM 1 Terwujudnya Wisata Edukasi Kampung KB 2 Meningkatnya Aktifitas Bisnis UPPKS 3 Penyerapan Tenaga Kerja Lokal 4 Meningkatnya Ekonomi Desa Hasil Pelatihan Manajemen Untuk mengawali program maka terlebih dahulu dilakukan pelatihan di dalam ruangan yang berupa pemberian berbagai materi yang terkait dengan peningkatan pengetahuan manajemen penegelolaan UPPKS, manajemen bisnis serta manajemen Edukasi Kampung KB yang berbasis Gambar 1. Pelatihan dengan nara sumber dari Perguruan Tinggi. Pemkab. Ngawi serta dari Pemerintah Desa. DOI : 10. 51213/jmm. 108 | 2654-9174 A20xx LPPM UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN Jurnal Masyarakat Merdeka Volume . Nomor (II). November, 2022, pp. 105Ae113 Penyiapan Tanaman Sebelum budidaya Lebah Madu Klanceng dilakukan maka perlu untuk menyiapkan tanaman bunga yang diharapkan nanti dapat dijadikan sumber makanan Klanceng. Dalam program ini disiapkan tanaman bunga Matahari, hal ini dengan pertimbangan selain bunga matahari disenangi oleh jenis binatang lebah termasuk Klanceng juga dengan pertimbangan bahwa bunga matahari cukup cepat tumbuh menghasilkan bunga. Gambar 2. Menanam Bunga Matahari Sebelum Peatihan Budidaya Klanceng Dimulai Penyiapan Bibit Lebah Madu Klanceng Penyiapan bibit klanceng dilakukan ketika awal proram dimulai hal ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan bibit Klanceng yang akan dibagikan ke Kelompok Mitra sebagai media pelatihan dalam praktek budidaya Lebah Madu Klanceng. Penyiapan bibit dimaksudkan juga untuk menjamin bahwa koloni Klanceng yang dibagikan ke Kelompok mitra adalah koloni yang memang cukup baik untuk dipakai sebagai awal budidaya Klanceng. Gambare 3. Penyiapan Bibit Lebah Madu Klanceng Praktek Budidaya Lebah Madu Klanceng Setelah persiapan sudah cukup maka dilakukan pelatihan praktek budidaya Dalam praktek setiap peserta memperoleh kesempatan untuk mencoba melakukan pengandaan koloni yaitu cara pengembangbiakan Lebah Madu Klanceng. Dengan demikian masing-masing pserta diharapkan dapat melakukannya di rumah masing-masing sehingga jumlah koloni Kanceng akan berlipat ganda dan dapat menghasilkan madu yang dapat menambah penghasilan. DOI : 10. 51213/jmm. 109 | 2654-9174 A20xx LPPM UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN Jurnal Masyarakat Merdeka Volume . Nomor (II). November, 2022, pp. 105Ae113 Gambar 4. Praktek penggandaan koloni klanceng Penempatan Rumah Klanceng Setelah peserta mendapatkan pelatihan prakatek maka hasil pelatihan dibawa pulang ke rumah masing-masing untuk ditempatkan di tempat teduh yang jauh dari jangkauan predator. Dalam tahap ini merupakan tahap peserta untuk belajat budidaya klanceng di rumah masing-masing yang diharapka akan dapat menambah koloni klanceng untuk bertambah banyak. Dalam tahap ini dilakukan pendampingan melalui Group WA dan kunjungan ke lokasi ketika diperlukan . Gambar 5. Penempatan Kotak Rumah Klanceng di rumah masing-masing DOI : 10. 51213/jmm. 110 | 2654-9174 A20xx LPPM UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN Jurnal Masyarakat Merdeka Volume . Nomor (II). November, 2022, pp. 105Ae113 Capaian Hasil Kegiatan Tahap I Anggota Mitra Lebah Madu Klanceng Intensifikasi . Mitra I dan Mitra II Mau Mampu Wisata Edukasi Kampung KB Capaian Tahap II Tahap i Dimulainya Meningkatnya budi pendapatan Lebah ekonomi Madu Klanceng anggota Mitra yang berbasis Tahap IV Peningkatan SDM anggota Tahap V Rencana Usaha Intensifikasi Budi Daya Lebah Madu Klanceng Semakin Wisata Meningkatkan Kampung KB produksi Madu Dapat Menjadi Peran UPPKS Media Edukasi Dalam Budi Masyarakat Daya Lebah Dalam Madu Klanceng Ekonomi dan Lingkungan Tabel 1. Tahapan Pencapaian Program. Optimalisasi Kelompok Mitra Dalam Mengelola Wisata Edukasi Budi Daya Lebah Madu Klanceng Budi Daya Lebah Madu Klanceng Dapat Menjadi Salah Satu Icon Wisata Edukasi Kampung KB Kesimpulan Program ini dapat meningkatkan skill kelompok UPPKS dalam berbudidaya lebah madu klanceng yang diharapkan setelah ada program selesai tetap terus dapat meningkatkan skillnya sehingga dapat berbudidaya klanceng sebagai salah satu usaha UPPKS. Program ini juga mampu meningatkan pengetahuan kelompok mitra dalam menjalankan UPPKS sebagai kegiatan sosial yang sekaligus sebagai unit bisnis yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat khusunya para anggota UPPKS. Diharapkan ke depannya UPPKS mampu sebagai unit usaha yang dikelola kader KB yang berbasis pada sosial intrepeneur yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat terutama masyarat serta meningkatkan partisiapsi masyarakat dalam mengikuti prgram KB. Acknowledgements Dalam kesempatan ini saya ucapkan terima kasih kepada mitra (UPPKS) desa Kletekan. Kec. Jogorogo Kab Ngawi, terima kasih kami ucapkan pula kepada pihak desa yang telah memfasilitasi kegiatan ini, terima kasih juga kami ucapkan kepada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kab. Ngawi. Terima kasih pula kami ucapkan kepada Rektor Unair yang telah memberikan DOI : 10. 51213/jmm. 111 | 2654-9174 A20xx LPPM UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN Jurnal Masyarakat Merdeka Volume . Nomor (II). November, 2022, pp. 105Ae113 kesempatan kepada kami untuk melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat. Kepada Daftar Pustaka