Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023,pp. http://ejournal. id/index. php/educativ. | e. ISSN 2987-6796 ISSN: 2987-7245 Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Quran (Studi Kasus di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyiasi. Muhammad Sopian Saputra1. Riky Supratama2. Husna Nashihin3. 1STIT Madani. Yogyakarta. 2UIN Sunan Kalijaga. Yogyakarta. 3STAINU. Temanggung. 1msofians18@stitmadani. 2*2223204011004@student. lecture2017@gmail. *Correspondent Author ARTICLE INFO Article history Received: 28-08-2023 Revised: 05-09-2023 Accepted: 22-11-2023 Keywords A Ba Ta Tsa Method. Read the Quran. Students. ABSTRACT Home Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Musi Banyuasin district, is an educational institution under the umbrella of At-Turost Al-Islamy Foundation and is a branch of the 23rd Islamic Center Bin Baz, the Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu House is more focused on teaching the reading of the QurAoan with the A Ba Ta Tsa method written by Ustad Bambang Abdullah who is domiciled in Jakarta. Throthis time the teaching of reading the Qur'an did not use special methods so the ability of students is still not effective. Then do not forget to read the Qur'an in the right way. This research aims to identify and analyze related to the implementation of the learning of the QurAoan with the method A BA TA TSA at the House of Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu. This research is a fieldresearch, which is more focused on elementary school students studying at the Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu House. Data collection techniques are done through documentation, observation and The method used in this research is the Qualitative method. The results of this study revealed three findings: Implementation, implementation and evaluation of the reading of the Qur'an using the A Ba Ta Tsa method at the House of Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu district of Musi Banyuasin. ABSTRAK Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kecamatan Musi Banyuasin, merupakan Lembaga Pendidikan di bawah naungan Yayasan At-Turost Al-Islamy dan merupakan cabang dari Islamic Centre Bin Baz yang ke-23. Rumah Tahfizh Daarus sunnah Sekayu lebih berfokus pada pengajaran membaca Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA yang ditulis oleh Ustad Bambang Abdullah yang berdomisili di Jakarta. Selama ini pengajaran membaca Al-QurAoan tidak menggunakan metode khusus sehingga kemampuan siswa masih belum efektif. mengatasai hal tersebut maka pengajaran membaca Al QurAoan menggukan metode A BA TA TSA. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis terkait dengan implementasi pembelajaran Al QurAoan dengan metode A BA TA TSA di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu. Penelitian ini merupakan penilitian lapangan, yang lebih berfokus pada siswa Sekolah Dasar yang belajar di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu. Teknik Pengumpulan Data dilakukan melalui Dokumentasi. Observasi dan Wawancara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan tiga temuan yaitu: Implementasi, pelaksanaan dan evaluasi membaca Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Kata Kunci: Metode A BA TA TSA. Baca Al-QurAoan. Siswa. This is an open-access article under the CCAeBY-SA license. http://w. id/index. php/educativa jurnaleducativa@staibrebes. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN: 2962-9187 Pendahuluan Al-QurAoan adalah sebuah kitab suci Allah yang telah dia benamkan di dalam kalbu rasul-Nya Muhammad ShalAllahu Aoalaihiwasallam untuk memberi petunjuk kepada manusia (BaAoadillah, 2. Al-Quran adalah firman Allah yang berbahasa Arab, diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw. , untuk dipahami isinya dan selalu diingat, yang disampaikan secara mutawatir, ditulis dalam mushaf, dimulai dengan Surah al-Fatihah dan diakhiri dengan Surah an-Nas dan bernilai ibadah dalam membacanya(Al-Qatthan, 2. Mengenai keutamaan membaca Al-Quran sangat banyak dan semuanya berkenaan dengan keistimewaan Al-Quran bagi kehidupan, menjadi motivasi para salaf untuk bersungguh-sungguh dalam membaca AlQuran, menghapal, dan memahami isi kandungannya karena mengharapkan keutamaan dan pahala yang didapat serta cinta terhadap Al-Quran sehingga mendapatkan kenikmatan dalam membacanya (Aisyah, 2. Bahkan, membacanya dihitung ibadah dan memperoleh pahala dari Allah Azza wa jalla(Siregar, 2. Dalam hal ini M. Quraish Shihab, bahwa AuPerintah membaca merupakan sesuatu yang paling berharga yang dapat diberikan kepada umat Membaca dalam aneka maknanya adalah syarat pertama dan utama pengembangan ilmu dan teknologi, serta syarat membangun peradaban (Shihab, 2. Untuk itu, penting mempelajari dan memahami kaidah bacaan yang berlaku(Yusuf, 2. Karena Al QurAoan merupakan kitab suci kaum muslimin, maka penanaman pembelajaran Al QurAoan harus dimulai sejak dini. Para ahli mengatakan bahwa usia dini adalah masa emas . olden ag. karena anak pada masa itu berkembang pesat dan luar biasa (Wathoni, 2. Dalam pembelajaran Al QurAoan itu terdapat banyak metode-metode pembelajaran. Metode Pembelajaran adalah cara yang ditempuh oleh guru untuk menyampaikan materi pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dicapai dengan baik (Lufri, 2. Seperti metode Qiroati, metode iQraAo, metode Ummi, metode A BA TA TSA dan metode-metode yang Dengan menggunakan metode yang baik dan benar dalam membaca al-QurAan, maka tujuan intruksional dalam membaca Al QurAan akan tercapai (Zuhra, 2. Menghormati alQurAoan sebagai firman Allah maka membacanya harus memiliki adab yang baik(Iryanti. Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu menggunakan metode A BA TA TSA dalam pembelajaran membaca Al-QurAoan pada anak, karena metode tersebut dianggap lebih mudah dan lebih cepat dalam menguasai kaidah membaca Al-QurAoan. Metode A BA TA TSA merupakan metode dalam mengajarkan Al-QurAoan di mana Metode A BA TA TSA merupakan suatu konsep belajar yang menggabungkan antara kemampuan teknis dan kemampuan psikis yang harus dimiliki seorang guru Al-QurAoan, pada saat melakukan proses belajar mengajar bersama anak (Abdullah. Konsep A Ba Ta Tsa Dalam Pengajaran Al-QuAoan, 2. Sampai saat ini metode tersebut terus mengalami Muhammad Sopian Saputra et. al (Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Qura. ISSN: 2962-9187 Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. Anak-anak muslim pada umumnya di indonesia mendapatkan pembelajaran Al QurAoan, sama halnya dengan anak-anak di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu juga mendapatkan pembelajaran Al QurAoan. Bedanya di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu menggunakan metode tertentu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis terkait dengan implementasi pembelajaran Al QurAoan dengan metode A BA TA TSA di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu. Masalah-masalah yang muncul dalam pembelajaran membaca Al QurAoan dapat muncul dari berbagai faktor, seperti metode pengajaran, lingkungan belajar dan tingkat motivasi anak. Pentingnya metode pembelajaran membaca Al QurAoan menjadikan penelitian ini relevan dan berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas bacaan Al Quran anakanak. Karena metode A BA TA TSA memiliki konsep yang memadukan kemampuan yang bersifat teknis dan pesikis sehingga dapat menghasilkan proses pembelajaran yang lebih efektif dan produktif. Konsep belajar ini biasanya dilakukan dengan halaqoh kecil (Abdullah. Konsep A Ba Ta Tsa Dalam Pengajaran Al-QuAoan, 2. Berdasarkan hal-hal diatas, penelitian ini merumuskan masalah sebagai berikut, bagaimana implementasi pembelajaran Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin?, apa faktor pendukung dan penghambat pembelajaran Al-QurAoan metode A BA TA TSA di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin?. Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif diskriptif . ashihin, 2. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini merupakan data deskriptif kualitatif yang mencakup informasi tertulis dan lisan mengenai implementasi metode A BA TA TSA di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa rumah Rumah Tahfizh Daarus Sunnah. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilakuakan di lingkungan sekolah, sarana prasarana, kepala sekolah, guru, serta siswa Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Wawancara terstruktur digunakan untuk menguatkan data-data yang diperoleh dari intrumen lainnya. Hasil peneliian ini diharapkan dapat sebagai bahan dan saran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al QurAoan di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Muhammad Sopian Saputra et. al (Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Qura. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN: 2962-9187 Hasil dan Pembahasan Implementasi Pembelajaran Metode A BA TA TSA Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah dan juga merupakan pengajar metode A BA TA TSA. Ustadz Mustamir menyampaikan bahwa mengajar dengan metode A BA TA TSA sangatlah bagus dan efektif, terbukti dengan banyaknya siswa yang sudah bisa mengenal huruf dan tidak sedikit dari siswa yang sudah lulus jilid I, banyak dari siswa yang sudah mampu membaca Al-QurAoan. Ada juga siswa yang sudah mulai ada perkembangan walaupun masih terbata-bata. Mengajarkannya pun cukup mudah dan Metode ini telah mulai digunakan selama enam bulan. Pelaksanaanya dapat dilihat melalui buku perkembangan siswa dan catatan guru. Guru-guru yang mengajar rata-rata semuanya telah mengikuti pelatihan pengajar Metode A BA TA TSA bersama penulis langsung ustadz Bambang Abdullah. Pemilihan metode A BA TA TSA ini dianggap mudah dan mempercepat siswa bisa baca Al-QurAoan metodenya praktis dan efektis serta Didalam pelaksanaan pembelajaran membaca Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA harus sesuai dengan buku pedoman pengajaran yang sudah ditetapkan oleh metode A BA TA TSA. Yang meliputi: Guru mentalaqi . bacaan langsung kepada siswa Pelaksanaan membaca A BA TA TSA dapat dilakukan secara individual, klasikal atau dengan cara klasikal-individual Guru hanya mencontohkan cara membaca huruf baris 1 dan ke 2 saja. Kemudian siswa mengikuti pena guru Mulai baris ke 3 hingga akhir, siswa membaca sendiri MurojaAoah . enguang-ulan. kembali membaca contoh kalimat sampai lancar perbaris dan perkolom Guru menyimak bacaan siswa Guru melakukan pengulangan pada bacaan yang salah pada bacaan siswa Guru hanya membenarkan huruf yang keliru pada bacaan siswa Guru dapat lanjut ke halaman selanjutnya apabila bacaan siswa sudah benar, yaitu cepat dan bertajwid Guru mengajarkan siswa dengan irama Guru mengajarkan metode A BA TA TSA setiap pertemuan Guru mengajarkan siswa sesuai dengan buku panduan pengajaran metode A BA TA TSA Pelaksanaan EBTA dilakukakn setiap akhir Jilid Muhammad Sopian Saputra et. al (Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Qura. ISSN: 2962-9187 Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. Setelah melakukan wawancara dengan salah satu pengajar metode membaca Al QurAoan A BA TA TSA, ustadz Khosasi menyampaikan bahwa Pelaksanaan pembelajaran Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA bisa di bilang sudah lancar terbukti dengan banyak dari siswa yang sudah menyelesaikan jilid I dan II dan ada beberapa siswa yang sudah lanjut jilid i dalam rentang waktu 4 bulan. Pernyataan ini sama dengan pernyataan yantg disampaikan kepala sekolah ustadz Mustamir bahwa metode A BA TA TSA ini sangat mudah dipahami oleh siswa Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Dari pernyataan diatas bahwa yangmampu mengajarkan metode A BA TA TSA di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin adalah guru yang telah tersertifikasi mampu mengajarkan metode tersebut, dengan cara mengikuti pelatihan pengajar metode A BA TA TSA bersama penulis langsung ustadz Bambang Abdullah. Dengan tersertifikasinya seluruh guru pengajar metode ini maka perencanaan pembelajarannya juga bisa jauh efektif. Rencana pembelajaran merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan pra . pembelajaran dalam rangka mempersiapkan segala sesuatu terkait kesuksesan proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik (Partiwi 2. Seorang guru harus mampu membuat perencanaan pembelajaran sebeleum pembelajaran itu dimulai agar pembelajaran berlangsung dengan sistematis serta guru tidak bingung dalam melaksanakan pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran membaca Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA seorang guru hendaknya memiliki rencana yang matang dalam mendidik siswanya. Siswa harus memiliki buku metode A BA TA TSA dan guru membaca buku panduan metode A BA TA TSA. Setelah menyusun perencanaan pembelajaran sesuai dengan pedoman metode pembelajaran dengan metode A BA TA TSA. Maka guru harus melaksanakan pembelajaran sesuai dengana apa yang direncanakan. Pelaksanaan pembelajaran bagi seorang guru hendaknya dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar proses pembelajaran tersebut bisa lebih efektif dan produktif. Seorang guru pada dasarnya memiliki peran yang sangat strategis dalam mengawali belajar dengan rasa senang dan penuh kasih sayang, dimana siswa sebagai subjek Pendidikan membutuhkan kenyamanan dalam pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran dilakuan tanpa paksaan kepada siswa, pembelajaran harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan tanpa ada tekanan yang diberikan, guru dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan bervariasi dan seorang guru juga perlu memperhatikan tempat, waktu, ruang serta metode pembelajaran yang akan Muhammad Sopian Saputra et. al (Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Qura. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN: 2962-9187 dilaksanakan bila pembelajaran berjalan dengan lancar dan nyaman. Untuk melaksanakan hal ini, diperlukan seorang guru yang memiliki kompetensi dan komunikasi yang baik dengan anak didiknya, agar guru bisa menguasai siswanya dan menjalin suasana belajar dengan perasaan menyenangkan, sebagai awal untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dan memotivasinya. Pelaksanaan membaca Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA harus dilaksanakan oleh guru yang memahami dan menguasai metode A BA TA TSA dan tata cara Dalam pelaksanaanya harus mengikuti pedoman pengajaran metode A BA TA TSA biar pembelajaran terlaksana dengan efektif dan produktif, metode A BA TA TSA sendiri dalam pelaksanaannya memberikan pengalaman langsung kepada siswa dengan sistem individual, kelompok maupun klasikal. Pernyataan diatas dapat menerangakn bahwa pelaksanaan pembelajaran harus sesuai dengan aturan-aturan yang ditetapkan. Hal tersebut juga disampaikan oleh kepala sekolah ustadz Mustamir bahwa beliau menganggap Pelaksanaan pembelajaran AlQurAoan dengan metode A BA TA TSA Alhamdulillah sudah berjalan lancar dan efaktif sesuai aturan yang ditetapkan. Dapat dilihat dari banyak siswa yang sudah bisa membaca Al-QurAoan bahkan ada yang sudah selesai I juz dan lanjut Juz 2, selain itu juga banyak dari orang tua yang berminat memasukkan anaknya ke Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin karena cukup tertarik dengan metode yang Peneliti juga mewawancarai beberapa wali siswa untuk memperkuat seberapa efektif metode ini. Salah satu wali siswa, bapak Jon Asri menyatakan bahwa pembelajaran dengan metode A BA TA TSA cukup efektif karena pembelajaran yang sebelumnya di tempat kami masih kurang baik makhrojul huruf atau kecepatan Peningkatan anak terasa lebih dibandingkan sebelumnya. Gurunya juga memberitahukan perkembangan anak baik secara tulisan maupun secara lanngsung, dan anak biasanya mengulang pembelajaran sehabis sholat maghrib. Tidak hanya bapak Jon Asri namun salah satu wali siswa lainnya juga menyampaiakan bahwa Alhamdulillah metode A BA TA TSA walaupun baru bagi saya tapi mudah dimengerti. Anak saya yang dulu terbata-bata sekarang sudah lancar dan tajwidnya juga dimengerti, tutur ibu Nurhayati. Pelaksanaan pembelajaran metode A BA TA TSA tidak lepas dari evaluasi Evaluasi merupakan suatu tindakan atau proses untuk menentukan nilai dari sesuatu(Anwar, 2. Pengertian evaluasi lebih dipertegas lagi oleh Sudjana dengan batasan sebagai proses memberikan atau menentukan nilai kepada objek Muhammad Sopian Saputra et. al (Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Qura. ISSN: 2962-9187 Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. tertentu berdasarkan suatu kriteria tertentu (Suardipa, 2. Dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran membaca Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA dapat dilakukan setelah siswa membaca buku A BA TA TSA, penilaian membaca A BA TA TSA pada siswa dilakukan setiap hari. Evaluasi yang dilakuakan yaitu dengan Pelaksanaan EBTA setiap akhir Jilid. Faktor Pendukung dan Penghambat Metode A BA TA TSA Keberhasilan pembelajaran metode ini dapat dilihat dari dari faktor-faktor diatas. Namun pada faktanya tidak hanya di pengaruhi oleh perencanaan pembelajaran sajaterdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran metode Berikut faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pembelajaran metodeA BA TA TSA Sarana Prasarana Faktor inisangat mendukung keberhasilan metode ini, dengan adanya faktor ini dapat membantu siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik. Tenaga Pendidik Tenaga pendidik yang telah tersertifikasi sebagai pengajar metode A BA TA TSA sangat mendukung keberhasilan metode ini. Pendidik yang sesuai kafasitasnya akan mendorong keberhasilan pembelajaran metode tersebut. Dukungan Orang Tua Motivasi dan dukungan dari orang tua wali sangat penting dalam mendukung keberhasilan metode ini, orang tua wali sadar akan pentingnya mengantarkan anakanaknya mempelajari Al QurAoan. Selain faktor pendukung di atas, terdapat juga beberapa faktor penghambat yang menyebabkan pembelajaran menjadi kurang efektif. Misalnya, faktor lingkungan yang kurang kondusif yang menyebabkan siswa kurang minat belajar, lingkungan keluarga yang kurang mendukung, dan peserta didik yang masih malas belajar. Simpulan Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al-QurAoan di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin dapat disimpulkan sangat terencana. Mulai dari perencanaan pra pembelajaran, kemudian pelaksanaan dan evaluasi. Pelaksanaan pembelajaran Al-QurAoan dengan metode A BA TA TSA di Rumah Tahfizh Daarus Sunnah Sekayu terlaksana dengan baik. Dapat dilihat dari pencapaian siswa yang telah mampu membaca Al QurAoan dengan baik dan benar. Melihat kepuasan wali siswa dapat Muhammad Sopian Saputra et. al (Implementasi Metode A BA TA TSA Dalam Pembelajaran Al Qura. Educativa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. No. November 2023, pp. ISSN: 2962-9187 menyimpulkan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran metode ini. Evalusiyang selalu diadakan setiap bilan dengan konsep EBTA cukup menjadi acuan keberhasilan metode ini. Keberhasilan pembelajaran metode A BA TA TSA juga didasari oleh beberapa faktor pendukung, seperti sarana prasarana yang memadai, pendidik yang tersertifikasi langsung dari penulis buku metode A BA TA TSA, dan dokungan dari wali siswa. Selain terdapat faktor pendukung, sekolah juga memiliki tugas yang harus dibenahi, seperti faktor lingkungan yang kurang kondusif, dan peserta didik yang masih malas belajar. Daftar Pustaka