(JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. ANALISIS UNIT COST PEMERIKSAAN BREAKPOINT CLUSTER REGION ABELSON (BCR-ABL) DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG UNIT COST ANALYSIS OF BREAKPOINT CLUSTER REGION - ABELSON (BCRABL) IN INCREASING THE INCOME OF RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG Gusti Putra Permana1*. Ira Gustira Rahayu2 . Entuy Kurniawan3. Rohayati4 Poltekkes Kemenkes Bandung (*E-mail korespondensi: permana. gusti@gmail. ABSTRAK Latar Belakang: Breakpoint Cluster Region Abelson (BCR-ABL) adalah pemeriksaan untuk mendeteksi ekspresi fusi protein BCR-ABL yang dapat digunakan untuk mengindentifikasi ada atau tidaknya Kromosom Philadelphia (Ph 1 ch. RSUP Dr. Hasan Sadikin melakukan pemeriksaan BCR-ABL dengan metode PCR. Harga pemeriksaan ini terhitung mahal dan tidak ditanggung Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sehingga laboratorium harus melakukan pooling sampel untuk menekan unit cost hal ini menyebabkan waktu tunggu hasil pemeriksaan BCL-ABL menjadi 1 bulan. Terdapat metode lain pemeriksaan BCR-ABL yaitu Tes Cepat Molekuler (TCM) yang diwakili GenXpert yang memiliki sensitivitas yang sama dengan metode PCR. Dengan metode TCM pemeriksaan ini dapat segera dikerjakan dan hasil dapat dikeluarkan pada hari yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi unit cost pemeriksaan BCR-ABL menggunakan TCM dibandingkan dengan PCR. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif secara kuantitatif dengan desain menghitung unit cost berdasarkan biaya-biaya dari aktivitas yang dilakukan dari pemeriksaan PCR dan TCM mulai dari pasien datang hingga keluar hasil. Populasi dari penelitian ini adalah reagen PCR BCRABL dan TCM BCR-ABL di logistik laboratorium dan sedangkan sampel dari penelitian ini adalah pasien yang diperiksa BCR-ABL di RSUP Dr. Hasan Sadikin. Hasil: Diperoleh unit cost dari pemeriksaan BCR ABL metode TCM yaitu Rp. 246,00 dan unit cost dari pemeriksaan BCR ABL metode PCR yaitu Rp. 739,00 dengan selisih selisih Rp. Kesimpulan: Bahwa metode TCM adalah yang paling efektif dan efisien untuk pemeriksaan BCR-ABL dengan harga yang lebih murah dan waktu tunggu pemeriksaan lebih cepat. Kata Kunci : BCR ABL. Unit Cost . Tes Cepat Molekuler ABSTRACT Background: Breakpoint Cluster Region Abelson (BCR-ABL) is an examination to detect the expression of BCR-ABL protein fusion which can be used to identify the presence or absence of Philadelphia Chromosome (Ph 1 ch. RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung conducts BCRABL examination using the PCR method. The price of this examination is relatively expensive and is not covered by the Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) so that the laboratory must pool samples to reduce unit costs, causing the waiting time for BCL-ABL examination results to be 1 month. There is another method of BCR-ABL examination, namely the Molecular Rapid Test (TCM) represented by GenXpert which has the same sensitivity as the PCR method. With the TCM method, this examination can be done immediately and the results can be issued on the same day. This study aims to determine the unit cost efficiency of BCR-ABL examination using TCM compared to PCR. Methods: This type of research is quantitatively descriptive with the design of calculating unit costs based on the costs of activities carried out from PCR and TCM examinations starting from the patient's arrival until the results come out. The population of | 51 this study were BCR-ABL PCR reagents and BCR-ABL TCM in laboratory logistics and while the sample of this study were patients examined for BCR-ABL at RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Results: The unit cost of the BCR ABL examination using the TCM method was Rp. 2,338,246. 00 and the unit cost of the BCR ABL examination using the PCR method was Rp. 6,816,739. 00 with a difference of Rp. 4,502,460. Conclusion: That the TCM method is the most effective and efficient for BCR-ABL examination with a lower price and faster examination waiting time. Keywords: BCR ABL. Unit Cost. Molecular Rapid Tests PENDAHULUAN menunggu hasil hingga 1 bulan. Jika Breakpoint Cluster Region Abelson (BCR-ABL) akan lebih efektif karena pemeriksaan dapat mendeteksi ekspresi fusi protein BCR-ABL langsung dikerjakan ketika sampel datang dan dapat memangkas Turn Around Time (TAT) menjadi hanya 1 hari, namun efisiensi dari Kromosom Philadelphia (Ph 1 ch. Gen BCR metoda ini belum dapat dipastikan mengingat belum ada perhitungan unit cost untuk menyebabkan peningkatan aktifitas enzim pemeriksaan BCR-ABL menggunakan TCM. Pemeriksaan dilakukan dengan metode TCM ABL yang sangat tinggi pada protein ABL. Gorison Perpindahan atau translokasi kromosom 9:22 bahwa Metode Active Based Costing (ABC) ini dikenali sebagai kromosom Philadelphia merupakan suatu metode kalkulasi biaya yang (P. Terbentuknya kromosom Ph ini jarang menciptakan suatu kelompok biaya . ost terjadi pada orang normal tapi hampir selalu poo. untuk setiap kejadian atau aktivitas . %) ditemukan pada kasus kanker darah dalam suatu organisasi yang berlaku sebagai dengan tipe Chronic Myeloid Leukemia (CML). Penyakit tersebut merupakan salah perhitungan ini didasarkan pada aktivitas satu contoh terjadinya kerusakan genetik pada yang mengkonsumsi sumber daya RS. Dalam sel punca . tem cel. darah (Cito, 2. implementasinya, penggunaan sumber daya Pemeriksaan BCR-ABL menggunakan . ost Metode PCR mendapatkan unit cost yang murah jika memperhatikan efisiensi dan efektivitas dari sampel di pooling hingga minimal 10. suatu aktivitas, karena jika hal tersebut tidak Berdasarkan dilakukan, maka unit cost yang dihasilkan pemeriksaan BCR ABL pada Januari Ae akan semakin tinggi (Raymond, 2. Oktober 2023 adalah 50 pasien. Maka rata- Sehingga Metode ABC dianggap lebih tepat rata Pemeriksaan per bulan adalah 5 pasien. digunakan di rumah sakit karena dapat Hal mengatasi distorsi pada akuntansi biaya Pemeriksaan menjadi mahal, dan pasien perlu tradisional (Ridwan, 2. | 52 BAHAN DAN METODE reagen dan bmhp dari laboratorium Biologi Jenis penelitian ini adalah deskriptif Molekuler. Pengolahan data yang terkumpul secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan akan di analisis menggunakan metode Activity untuk menghitung data mengenai unit cost Based Costing. Dicari data direct resources antara PCR BCR ABL dengan Tes Cepat overhead, indirect resources overhead dan Molekuler BCR ABL menggunakan metode direct cost. activity based costing (ABC). Populasi dari penelitian ini adalah reagen PCR BCR-ABL dan TCM BCR-ABL di logistik laboratorium dan sedangkan sampel dari penelitian ini adalah pasien yang diperiksa BCR-ABL di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian dilaksanakan di Unit Laboratorium Biologi Molekuler RSUP Hasan Sadikin Bandung mulai bulan HASIL Pada Pemeriksaan BCR-ABL . nit TCM menggunakan metode Activity Based Costing dengan Langkah-langkah sebagai berikut (Baker,1. Menentukan Activity Centers, biaya dan cost driver September Ae Oktober 2023. Mengidentifikasi Metode pengumpulan data diperoleh dari data primer dan sekunder. Data sekunder diperoleh dari harga reagen dan BMHP dari Biaya Langsung Pemeriksaan PCR dan TCM BCR-ABL Mengidentifikasi Biaya Overhead Pemeriksaan PCR dan TCM BCR-ABL logistik laboratorium dan jumlah pemakaian Tabel 1. Activity Center Pemeriksaan laboratorium BCR-ABL Tempat Kegiatan Pendaftaran Laboratorium Ruang sampling laboratorium Laboratorium Biologi Molekuler Loket Hasil Lab Total Waktu Activity Center Penerimaan formulir Pemeriksaan Pendaftaran Pemeriksaan Pengambilan sampel darah Pengiriman sampel darah ke Penerimaan sampel Preparasi sampel Pengerjaan TCM sampel Validasi hasil Input hasil ke HClab Print hasil Distribusi hasil lab ke pasien Cost Driver . | 53 dari pendaftaran hingga distribusi hasil Tabel 1 diatas menunjukan activity center dalam pemeriksaan BCR ABL mulai laboratorium ke pasien memerlukan waktu selama 192 menit. Tabel 4. Biaya Langsung Pemeriksaan laboratorium PCR BCR-ABL/10 sampel Nama Barang Alkohol swab Kapas bulat Plester Vacutainer Tabung EDTA . Alkohol 70% Masker Bedah Harga 000/Liter 600/box isi 50 Harga/Tes (R. Sarung tangan nitril 370/box isi 50 pasang Accupower BCR-ABL 000/kit . ntuk pengerjaan 10 sampe. Jumlah Ppn Total metode PCR per sepuluh sampel yaitu sebesar Tabel 1 diatas merupakan biaya Rp. 318,00. langsung yang dibebankan saat pelayanan dilakukan untuk pemeriksaan BCR-ABL Tabel 3. Biaya Langsung Pemeriksaan laboratorium PCR BCR-ABL/1 sampel Nama Barang Alkohol swab Kapas bulat Plester Vacutainer Tabung EDTA . Alkohol 70% Masker Bedah Sarung tangan nitril Harga 000/Liter 600/box isi 50 370/box isi 50 pasang Harga/Tes (R. Accupower BCR-ABL 000/kit . ntuk pengerjaan 1 sampe. Jumlah Ppn Total | 54 pemeriksaan BCR-ABL metode PCR per 1 Tabel 3 diatas merupakan biaya sampel yaitu sebesar Rp. 708,00. Tabel 4. Biaya Langsung Pemeriksaan laboratorium TCM BCR-ABL Nama Barang Alkohol swab Kapas bulat Plester Vacutainer Tabung EDTA . Alkohol 70% Masker Bedah Sarung tangan nitril Cartride gen GX BCR-ABL Tips Barrier 1000 uL Alkohol 96% Tube 15 mL Jumlah Ppn Total Harga 000/Liter 600/box isi 50 370/box isi 50 pasang Harga/Tes (R. 370/kit . igunakan untuk 9 tes sudah termasuk contro. 000/box . 000/Botol . 9000/pcs ABL per satu sampel yaitu sebesar Rp. Data 215,00. langsung yang dibebankan saat pelayanan dilakukan untuk Pemeriksaan TCM BCRTabel 5. Indirect Resource Overhead di RSUP Dr. Hasan Sadikin Jenis Biaya Labour Related Biaya Pegawai Equipment Related Biaya Alat Kantor Biaya Pemeliharaan Alat Biaya Depresiasi peralatan Space related Biaya Pemeliharaan Gedung Biaya depresiasi Gedung Service related Biaya listrik Biaya air Biaya cleaning service Biaya limbah Total Biaya (R. | 55 Dasar Dari tabel diatas, didapatkan biaya indirect resource overhead di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung untuk Instalasi Laboratorium Klinik di laboratorium biologi molekuler adalah sebesar Rp. menggunakan dasar alokasi jumlah pegawai karena biaya terbesar disebabkan oleh biaya Selain itu, jumlah pegawai juga berpengaruh cukup signifikan dalam semua komponen biaya . abor related, equipment related, space related, service relate. Tabel 6. Direct Resource Overhead di Laboratorium Biologi Molekuler Jenis Biaya Labour Related Biaya Pegawai Equipment Related Biaya Alat Kantor Biaya Pemeliharaan Alat Biaya Depresiasi peralatan Space related Biaya Pemeliharaan Gedung Biaya depresiasi Gedung Service related Biaya listrik Biaya air Biaya cleaning service Biaya limbah Total Biaya (R. untuk setiap pemeriksaan BCR-ABL di Dari tabel diatas didapatkan biaya Instalasi Laboratorium Klinik. Laboratorium Biologi Molekuler sebesar Rp. Tabel 7. Total Overhead Biaya Indirect Resource Overhead Direct Resource Overhead Total Biaya 049,00 dan total biaya direct resource Data diatas merupakann total biaya indirect resource overhead adalah Rp. overhead adalah Rp. 981,00 kemudian kedua data tersebut dijumlahkan dan didapat | 56 biaya total overhead, yaitu sejumlah Rp. costing adalah menjumlahkan biaya langsung 031,00 kemudian tahap terakhir dari dan biaya overhead. Pada masing Ae masing perhitungan unit cost pemeriksaan BCR- ABL menggunakan metode activity-based Tabel 9. Unit Cost Pemeriksaan BCR-ABL Jenis Biaya PCR BCR-ABL/ 10 sampel Biaya (R. PCR BCR-ABL/ 1 sampel TCM BCR-ABL Biaya direct cost Biaya Overhead Total dan indirect resources ini berasal dari biaya Data diatas merupakan unit cost pemeriksan PCR BCR Ae ABL per 10 sampel yaitu sejumlah Rp 2. 349,00. PCR BCRABL per 1 sampel yaitu sejumlah Rp 739,00, sedangkan TCM BCR-ABL yaitu sejumlah Rp 2. 246,00. Berdasarkan pegawai, biaya alat kantor, biaya depresiasi alat, biaya listrik dan biaya lain nya yang berhubungan dengan pemeriksaan BCRABL, kemudian kedua data biaya tersebut dibagi berdasarkan aktivitas-aktivitas yang dilakukan mulai dari phlebotomi hingga hasil data-data perhitungan diatas dapat diketahui unit cost sehingga didapat total biaya overhead sebesar pemeriksaan BCR-ABL metode PCR per 1 Rp. 031,00. Lalu data biaya tersebut sampel yaitu Rp 6. 739,00. Sedangkan dijumlahkan dengan direct cost dari masing- unit cost pemeriksaan BCR-ABL metode masing pemeriksaan. Maka Harga satu kit pemeriksaan PCR BCR- didapatkan selisih yang signifikan yaitu Rp. ABL adalah Rp. 000/ 48 tes, namun 493,00. setiap pengerjaan metode PCR diperlukan TCM 246,00. satu standar dan 6 kontrol. Dapat dilihat PEMBAHASAN Dari bahwa unit cost pemeriksaan BCR-ABL didapatkan direct resource overhead sebesar Rp. overhead Rp. 08, data tersebut didapatkan dari bagian Akuntansi RSUP Dr. Hasan Sadikin. Biaya biaya direct resources metode PCR dengan pooling 10 sampel didapatkan yaitu Rp 2. 349,00. Untuk Pemeriksaan BCR-ABL metode PCR biaya yang dibutuhkan untuk running setiap satu sampel maupun sepuluh sampel itu berbeda. Jika hanya running satu sampel saja maka unit | 57 cost nya adalah Rp. 739,00. Sehingga BCR-ABL adalah Rp. 370 /10 tes, untuk menekan biaya pemeriksaan dilakukan Dalam pemeriksaan metode TCM tidak ada pooling dengan jumlah minimum sepuluh perbedaan dalam pengerjaan satu sampel dan Namun hingga bulan Oktober tahun 2023, jumlah total pemeriksaan BCR-ABL dilakukan dalam cartridge. hanya 50 sampel. Harga tersebut didapatkan Selisih harga dari pemeriksaan metode dari semua bmhp dan reagen yang digunakan. PCR dan metode TCM adalah Rp. terdapat perbedaan harga dari pengerjaan terdapat selisih yang cukup besar karena antara satu dan sepuluh sampel pada metode perbedaan metode dari kedua pemeriksaan PCR, hal itu disebabkan karena dalam setiap Selain kelebihan dari segi harga, pengerjaan metode PCR diperlukan satu dalam pemeriksaan BCR-ABL metode TCM standar dan enam control. Sehingga jika juga tidak perlu dilakukan pooling, dapat hanya running satu sampel maka reagen yang dikerjakan setiap sampel datang sehingga digunakan adalah sebanyak delapan tes. waktu tunggu pemeriksaan lebih singkat dan Dalam satu kit reagen PCR BCR-ABL pasien bisa mendapatkan hasil lebih cepat terdapat 48 tes, sehingga jika pengerjaan per satu sampel , maka dalam satu kit hanya dapat pemeriksaan BCR-ABL metode TCM lebih mengerjakan enam sampel dan menyebabkan biaya per sampel menjadi mahal. Tujuan dilakukan pooling sampel KESIMPULAN DAN SARAN Dapat disimpulkan pengujian BCR- adalah untuk menekan biaya pemeriksaan metode PCR. Dengan minimal pooling sepuluh sampel, maka unit cost per tes nya adalah Rp 2. 349,00. Karena setiap pengerjaan sepuluh sampel jumlah standar dan kontrol yang digunakan tetap sama seperti pengerjaan satu sampel. Maka dalam satu kit reagen PCR BCR-ABL dapat mengerjakan 27 sampel dengan asumsi pengerjaan sepuluh sampel ditambah satu standar dan enam Sedangkan untuk pemeriksaan metode TCM didapatkan unit cost per test nya adalah Rp. 246,00. Harga satu kit reagen TCM ABL metode TCM lebih efektif karena pengerjaan sampel tidak perlu dilakukan pooling sehingga waktu tunggu layanan pemeriksaan lebih singkat yang semula dengan metode pooling memerlukan waktu 1 bulan menjadi maksimal 1 hari kerja. Pada pengujian BCR-ABL metode TCM lebih efisien karena biaya yang diperlukan untuk pengerjaan 1 sampel dengan metode PCR 739,00 pengerjaan 1 sampel dengan metode TCM adalah Rp 2. 246,00 sehingga selisih biaya PCR dan TCM adalah Rp. 493,00 | 58 Saran bagi rumah sakit mengadakan Fahrudi. Masita Indinia. Penerapan penelitian tentang tingkat kepuasan pasien Activity Based Costing System Dalam dengan hasil pemeriksaan BCR-ABL dengan Menghitung Tarif Jasa Pemeriksaan metode TCM. Laboratorium (Studi Kasus Pada RSI Aisyiyah Malan. DAFTAR PUSTAKA