GG I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN VIDEO EDUKASI AuAYAHANDA ASIAy TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI TPMB WILAYAH KECAMATAN DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR EFFECTIVENESS OF DEVELOPING THE EDUCATIONAL VIDEO AuASI FATHERAy TOWARDS INCREASING HUSBANDSAo KNOWLEDGE AND SUPPORT IN PROVIDING EXCLUSIVE BREASTFEEDING IN TPMB IN DUREN SAWIT DISTRICT, EAST JAKARTA Cust Meliana Suri*1. Sri Rahayu2. Riza Dwi N. Si3. Ani Kristianingsih4. Desi Kumalasari5 Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu (Email: Cutmeliana2@gmail. ABSTRAK ASI memiliki banyak manfaat diantaranya menurunkan risiko terjadinya penyakit infeksi misalnya infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran pernafasan, dan infeksi telinga. ASI juga dapat mencegah terjadinya penyakit non infeksi seperti penyakit alergi, obesitas, kurang gizi, asma, dan eksim, selain itu juga dapat meningkatkan kecerdasan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengembangan video edukasi dalam peningkatan pengetahuan dan dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian ini adalah kuantitaif dengan desain quasy experiment, pendekatan penelitiannya adalah two group pre-test post-tes design dengan memberikan intervensi yang berbeda pada 2 kelompok. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sample 30 orang. Teknik mengolah data dilakukan dengan uji independent T test dan dependent T test, kemudian uji Mann whitney dan uji Wilcoxon. Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan dan dukungan suami dalam mendorong pemberian ASI eksklusif antara kelompok suami yang diberikan video edukasi AuAyahanda asiAy dengan kelompok suami yang tidak diberikan video edukasi AuAyahanda asiAy . value=0,000 < 0,. Dan hasil analisis lanjutan menunjukan bahwa video edukasi AuAyahanda asiAy efektif dalam meningkatkan pengetahuan suami dalamAy . value=0,000 < 0,. dan efektif dalam meningkatkan dukungan suamiAy . value=0,000 < 0,. Dalam mendorong keberhasilan ibu memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Pengetahuan dan dukungan suami kepada para istri mesti ditingkatkan dengan cara promosi kesehatan melalui penyberan video edukasi tentang asi agar para suami tahu, mau dan mampu memberi dukungan kepada para istri saat memberikan ASI eksklusif bagi bayinya Kata kunci :ASI Eksklusif. Pengetahuan. Dukungan Suami. Video Edukasi JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. ABSTRACT Breast milk has many benefits, including reducing the risk of infectious diseases such as digestive tract infections, respiratory tract infections and ear infections. Breast milk can also prevent non-infectious diseases such as allergies, obesity, malnutrition, asthma and eczema, apart from that it can also increase children's intelligence. The aim of this research is to determine the effectiveness of developing educational videos in increasing husbands' knowledge and support in providing exclusive breastfeeding. This type of research is quantitative with a quasi-experimental design, the research approach is a two group pre-test post-test design by providing different interventions to the 2 groups. Sampling used purposive sampling. The sample size was 30 people. The data processing technique was carried out using the independent T test and dependent T test, then the Mann Whitney test and the Wilcoxon test. The results of statistical tests show that there is a difference in the average knowledge and support of husbands in encouraging exclusive breastfeeding between the group of husbands who were given the educational video "Daddy Breastfeeding" and the group of husbands who were not given the educational video "Daddy Breastfeeding" . value=0. 000 < 0, . And the results of further analysis show that the "ASI father" educational video is effective in increasing husbands' internal knowledge . value=0. 000 < 0. and effective in increasing husbands' support . value=0. 000 < 0. In encouraging the success of mothers in providing exclusive breast milk to their babies. Husbands' knowledge and support for wives must be increased by promoting health through the distribution of educational videos about breastfeeding so that husbands know, are willing and able to provide support to wives when providing exclusive breastfeeding for their babies. Keywords : Exclusive breastfeeding, knowledge, husband's support and educational videos PENDAHULUAN Angka kematian bayi dan anak mencerminkan tingkat pembangunan kesehatan dari suatu negara. Salah satu tujuan Sustainable Development Goals (SDG. ketiga pada target kedua yaitu pada tahun 2030 mengakhiri kematian bayi dan balita yang dapat dicegah (Ogbo et al. , 2. Oleh karena itu, dalam rangka menurunkan angka kesakitan dan kematian anak. United Nation Childrens Fund (UNICEF) dan World Health Organization (WHO) merekomendasikan inisiasi menyusui dini (IMD) dalam satu jam setelah persalinan, bayi harus mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan, dan pemberian ASI dilanjutkan sampai 2 tahun (Maycock et al. , 2. Data Profil Anak Indonesia tahun 2021 menunjukkan bahwa sekitar 94,56% anak umur di bawah dua tahun . pernah diberi Air Susu Ibu (ASI). Persentase baduta yang pernah diberi ASI relatif lebih tinggi di pedesaan JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 dibandingkan dengan di perkotaan (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Berdasarkan data profil anak Indonesia tahun 2019 secara nasional cakupan bayi mendapatkan ASI eksklusif yaitu sebesar 68,74% (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Badan Pusat Statistik. Angka tersebut sudah melampaui target (Renstr. Kementerian Kesehatan tahun 2019 yaitu 47,0%, hanya saja angka ini tidak merata persentase nya di seluruh Indonesia (Noviani amalia et al. , 2. Cakupan bayi mendapatkan ASI eksklusif di provinsi DKI Jakarta sebanyak 45,29%, angka ini belum mencapai target rencana strategi (Renstr. , cakupan target yang diharapkan Kementerian Kesehatan sebesar 80% (Rolita Efriani. Dhesi Ari Astuti, 2. Pemberian ASI eksklusif dapat menekan angka kematian hingga 13%. Hal tersebut dapat diasumsikan dengan dasar asumsi GG I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. jumlah penduduk 219 juta, angka kelahiran total 22/1000 kelahiran hidup, angka kematian balita 46/1000 kelahiran hidup, maka jumlah bayi yang terselamatkan sebanyak 30 ribu (Ogbo et al. Berdasarkan data profil kesehatan DKI Jakarta tahun 2022 di wilayah Jakarta Timur, persentase balita yang mendapatkan ASI eksklusif sebanyak 79. 39 % lebih rendah jika dibandingkan dengan wilayah Jakarta Selatan 53 % sebagai wilayah tertinggi presentasi pemberian ASI eksklusif (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2. Berdasarkan data badan pusat statistik provinsi DKI Jakarta diketahui bahwa pada tahun 2022 prevalensi angka kejadian balita gizi kurang tertinggi ialah di Kota Jakarta Timur sebanyak 1. 826 balita, kedua di kota Jakarta Barat sebanyak 1. balita dan ketiga di Kota Jakarta Pusat sebanyak 989 balita. Hubungan antara kejadian kurang gizi pada balita erat kaitannya dengan rendahnya pemberian ASI eksklusif, dan ini terlihat bahwa Jakarta Timur juga memiliki cakupan ASI eksklusif yang lebih rendah dibandingkan kotamadya yang ada di DKI Jakarta lainnya (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. Menurut laporan Puskesmas Duren Sawit disebutkan bahwa masih ditemukan banyak ibu yang tidak memebrikan ASI eksklusif pada bayinya, persentase balita yang mendapatkan ASI eksklusif di wilayah ini hanya 52 % lebih rendah jika dibandingkan dengan target nasional, angka ini masih di bawah target rencana strategi Kementrian Kesehatan (Kemenkes RI), yaitu 80,0%. Banyak faktor yang berhubungan dengan masih rendahnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi, diantaranya adalah pengetahuan ibu yang rendah dalam pentingnya ASI pengetahuan suami dan dukungan suami karena suami tidak paham tentang pentingnya ASI eksklusif dan suami juga tidak memiliki pengetahuan bagaimana cara memberikan dukungan kepada ibu untuk memberikan ASI JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 eksklusif (Prihandani et al. , 2. (Fartaeni et al. (Brown & Davies, 2. Penelitian tentang pengetahuan dan dukungan suami di beberapa tempat menyatakan bahwa suami yang berpengathuan baik akan memberikan dukungan kepada istri dalam proses menyusui akan meningkatkan pemberian ASI eksklusif hingga 2 kali dibandingkan dengan yang tidak ada dukungan suami (Ramadani & Hadi, 2. (Maycock et al. , 2. Dukungan suami dalam pemberian ASI memegang peranan penting dalam mempengaruhi ibu mengambil keputusan untuk melanjutkan memberikan ASI atau tidak (Ogbo et al. , 2. Suami yang memiliki pengetahuan dan sikap yang memadai tenatng pentingnya ASI eksklusif bagi bayi akan mendukung istrinya agar mampu memberikan ASI eksklusif bagi Dalam meningkatkan pengetahuan seseorang dibutuhkan media edukasi yang efektif, salah satunya adalah media audio visual. Dalam penelitian Ani. Isy dan Shindi . menjelaskan bahwa audio visual efektif meningkatkan dukungan suami terhadap istri. Selanjutnya, penelitian penelitian Sherly. Anggraeni. Arika . menjelaskan bahwa penggunaan media promosi audio visual lebih disarankan sebagai media promosi karena efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap responden dalam memberikan ASI eksklusif. Sejalan juga dengan penelitian Sari. Visty dan Shintia . bahwa terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap pengetahuan ibu dan keluarga serta peran keluarga dalam pemberian ASI eksklusif. Upaya meningkatkan pengetahuan dan dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif menjadi tugas penting yang harus dilakukan oleh tenaga kesehatan, diantaranya adalah dengan meningkatkan edukasi bagi suami tentang pemberian dukungan ASI eksklusif bersamasama dengan istrinya yang memberikan ASI eksklusif tersebut (Ulu & ynztyrk, 2. (Brown & Davies, 2. I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. BAHAN DAN METODE Bagian ini menjelaskan tentang jenis penelitian, lokasi dan waktu penelitian, populasi dan sampel, teknik sampling, teknik pengumpulan data, analisis data, dan penyajian data. Penelitian yang menggunakan alat dan bahan, perlu menuliskan spesifikasi alat dan bahan yang digunakan. Penelitian kualitatif seperti studi kasus, fenomenologi, etnografi, dan lain Ae lain, perlu menambahkan uraian mengenai pengecekan keabsahan hasil penelitian Penelitian tahap 1 . pada penelitian ini dengan design Research and Development (R&D). R&D digunakan untuk memvalidasi dan Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari s/d Maret 2024 bertempat di TPMB di wilayah Duren Sawit. Jakarta Timur, data diambil di 2 TPMB, yaitu TPMB Suyatmi dan TPMB Rojela. suami/ pasangan dan ibu menyusui yang memiliki bayi usia 2 bulan yang melakukan kunjungan rutin untuk imunisasi ke TPMB Suyatmi dan TPMB Rojela di Kec. Duren Sawit Jakarta Timur, periode bulan Januari sampai maret 2024 sebanyak 70 orang. Jumlah sampel sebanya 60 orang. Tehnik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan tehnik purposive sampling. Proses pengumpulan data variabel pengetahuan, dukungan suami menggunakan kuesioner yang pernah digunakan pada penelitian sebelumnya yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen. pengolahan data dalam penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu. editing, coding, processing, cleaning dan analisa. Uji yang digunakan adalah uji statistik Uji Paired Sample T test . epedent t tes. jika data terdistribusi normal, namun jika tidak normal maka digunakan uji Wilcoxon test yang tujuannya untuk mengetahui efektifitas video edukasi terhadap perubahan pengetahuan dan dukungan suami, nilai signifikan p= 0,05. Kemudian selanjutnya, dilakukan uji statistic independent t test . ika data terdistribusi norma. , dan jika tidak terdistribusi normal maka digunakan uji Mann Whiteney U Test. untuk mengetahui uji komparasi dengan dua sampel bebas yang digunakan untuk membandingkan dua sampel bebas yang berasal dari populasi berbeda, yaitu diberikan intervensi video edukasi dan kelompok intervensi leaflet. Jika hasil penelitian didapatkan nilai p < 0. 05 maka Ho ditolak dan H1 diterima, artinya ada perbedaan responden antara kelompok pemberian edukasi dengan Video dan kelompok edukasi dengan leaflet HASIL Tahap 1 Pada tahap implementasi setelah video selesai dibuat maka diuji cobakan kepada 7 Responden kemudian untuk evaluasi dinalisa dengan instrument SUS yaitu instrument hasil evalusi didapatkan skor yang bervariasi. Hasil SUS dalam penelitian ini adalah 70,3 dengan demikian dikatakan baik, maka video layak untuk digunakan. JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Tahap 2 Univariat . Rata rata sebelum dan sesudah intervensi video Variabel Rata Ae Rata Sebelum Intervensi Video Pengetahuan 6,27 Rata-Rata Skor Sesudah Intervensi Video 11,33 Dukungan suami 67,67 83,90 Pada tabel di atas diketahui bahwa rata skor pengetahuan sebelum diintervensi video adalah 6,27 dan rata-rata skor dukugan suami sebelum intervensi video adalah 67,67. Selanjutnya, rata- rata skor pengetahuan setelah intervensi video adalah 11,33 dan rata-rata skor dukungan suami setelah intervensi video adalah 83,90. Rata rata sebelum dan sesudah intervensi leaflet Variabel Rata Ae Rata Sebelum Intervensi Leaflet Rata-Rata Skor Sesudah Intervensi Leaflet Pengetahuan 5,36 6,47 Dukungan suami 64,82 72,03 Pada tabel di atas diketahui bahwa rata skor pengetahuan sebelum diintervensi leaflet adalah 5,36 dan rata-rata skor dukugan suami sebelum intervensi leaflet adalah 64,82. Selanjutnya, ratarata skor pengetahuan setelah intervensi leaflet juga dadalah tetap adalah 6,47 dan rata-rata skor dukungan suami setelah intervensi leaflet adalah 72,03. Bivariat . Efektivitas Video Edukasi AuAyahanda asiAy Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Dukungan Suami Dalam Pemberian ASI eksklusif. Pengaruh Video Edukasi AuAyahanda asiAy Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Dukungan Suami Dalam Pemberian ASI eksklusif Indikator Pengetahuan Suami Dukungan Suami Pre test Mean 6,27 67,67 Standar deviasi 1,530 2,617 Range Minimum Maksimum JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 I ILM e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Post Test Mean 11,33 83,90 Standar deviasi 1,845 3,428 Range Minimum Maksimum Test of Normality 0,050/0,003 . idak terdistribusi norma. 0,387 (Terdistribusi norma. Uji Signifikansi 0,000 (Berpengaruh signifika. /Uji Wilcoxon 0,000 (Berpengaruh signifika. / Uji depedent t test Pada tabel diatas didapati bahwa rata-rata skor pengetahuan . re tes. adalah 6,27 dan post test naik menjadi 11,33. Dan rata Ae rata skor variabel dukungan suami sebelum meningkat naik setelah diintervensi video edukasi pada kondisi post test menjadi 83,90. Uji statistik non parametrik yang digunakan pada variabel pengetahuan adalah uji Wilcoxon, kemudian hasil uji normalitas pada variabel dukungan suami didapati nilai sig = 0,800 . ilai sig > 0,. , . Perbandingan Pengetahuan dan Dukungan Suami Antara Kelompok Yang Diintervensi dan Tidak Diintervensi Video Edukasi AuAyahanda asiAy Perbadingan Pengetahuan dan Dukungan Suami Antara Kelompok Yang Diintervensi dan Tidak Diintervensi Video Edukasi AuAyahanda asiAy Indikator Pengetahuan Suami Dukungan Suami Mean 11,33 83,90 Standar deviasi 1,845 3,428 Range Minimum Mean 6,47 72,03 Standar deviasi 1,092 3,275 Kelompok Video Maksimum Kelompok leaflet JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 I ILM e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Range Minimum Maksimum Test of Normality 0,068 (Terdistribusi norma. 0,090 (Terdistribusi norma. Uji Signifikansi 0,000 (Berpengaruh signifika. / Uji Indepedent t test 0,000 (Berpengaruh signifika. / Uji Indepedent t test RataAe rata skor variabel dukungan suami pada kelompok yang diintervensi video edukasi AuAyahanda asiAy adalah 83,90, sedangkan rata Ae rata skor pengetahuan kelompok Leaflet hanya 72,03. PEMBAHASAN Pengembangan Video edukasi Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi adalah langkah penting untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan optimal. ASI mengandung semua nutrisi yang diperlukan bayi dan memberikan perlindungan terhadap berbagai Namun, keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak hanya bergantung pada ibu, tetapi juga dukungan dari suami dan keluarga. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan suami dalam proses ini. Pengembangan vedio edukasi AuAyahanda asiAy adalah Salah satu cara yang terbukti dapat digunakan sebagai solusi untuk meningkatkan pengetahuan dan dukungan tentag ASI eksklusif. Dukungan suami memiliki peran krusial dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Suami yang mendukung dapat membantu mengurangi stres dan kelelahan pada ibu, memberikan bantuan praktis, dan menciptakan lingkungan yang positif untuk menyusui. Studi menunjukkan bahwa dukungan dari pasangan dapat meningkatkan motivasi dan ketekunan ibu JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 Hasil uji statistik uji independent t test tentang perbedaan pengetahuan dan dukungan suami antara kelompok yang diberikan video edukasi AuAyahanda asiAy dan kelompok control nilai sig pada variabel pengetahuan = 0,000 dan nilai sig dukungan suami = 0,000 . ilai sig < 0,. ,Ay. dalam memberikan ASI eksklusif. Oleh karena itu, edukasi yang efektif untuk suami dapat berdampak positif terhadap praktik menyusui ibu. (Suharyani et al. Pengembangan video edukasi untuk meningkatkan dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif adalah langkah strategis untuk meningkatkan keberhasilan menyusui. Dengan menyampaikan informasi yang jelas, menarik, dan mudah diakses, video edukasi dapat membantu suami memahami peran penting mereka dan memberikan dukungan yang Melalui pendekatan ini, dampak yang dicapai adalah tingkat pemberian ASI eksklusif pada ibu meningkat dan menjadi lebih berperan dalam pemberian asi ekslusif yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan bayi serta ibu. Implementasi dan evaluasi pengembangan video edukasi bagi suami dalam mendukung istri memberikan ASI eksklusif adalah langkah penting dalam meningkatkan keberhasilan Dengan menyediakan informasi yang jelas, menarik, dan mudah diakses, video edukasi I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. dapat membantu suami memahami peran mereka dan memberikan dukungan yang diperlukan. Evaluasi yang sistematis memastikan efektivitas program ini dan memberikan panduan untuk perbaikan berkelanjutan, sehingga tingkat pemberian ASI eksklusif dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu dan bayi. Teori/rujukan sebelumnya oleh Zakaria dan Fatmah . Dalam penelitian yang diterbitkan di Jurnal Protein. Zakaria dan Fatmah menganalisis pengaruh media video terhadap peningkatan pengetahuan dan peran ayah dalam keberhasilan menyusui di Kabupaten Cirebon. Hasil penggunaan media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan peran ayah dalam mendukung pemberian ASI eksklusif. Adapun video AuAyahanda asiAy yang dibuat peneliti saat ini memiliki perbedaan dengan video peneliti sebelumnya yaitu informasi yang disajikan lebih lengkap dan kemudahan dalam mengakses video disesuaikan dengan kebutuhan dan keterbatasan waktu ayah. Ayah bisa memilih menonton video full, potongan informasi, atau dukungan ayah tentang ASI eksklusif. Efektifitas Video Edukasi AuAyahanda asiAy Terhadap Perubahan Pengetahuan Suami Dalam Pemberian ASI eksklusif Hasil uji statistik Wilcoxon tentang efektfitas video edukasi AuAyahanda asiAy terhadap perubahan pengetahuan didapati bahwa nilai sig pada variabel pengetahuan pre dan post test = 0,000 . ilai sig < 0,. , maka dapat disimpulkan bahwa video edukasi AuAyahanda asiAy efektif dalam meningkatkan pengetahuan suami dalam mendukung pemberian ASI eksklusif pada bayi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor pengetahuan suami sebelum dan sesudah diintervensi video edukasi AuAyahanda asiAy. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Prihandani. Khayana dan MarfuAoati . yang menyatakan bahwa 53,1% responden berhasil memberikan asi secara Hasil analisis diperoleh terdapat JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu terhadap keberhasilan asi ekskusif . =0,. Selanjutnya, penelitian Khati dan Lubis . menunjukan bahwa ada hubungan bermakna pengetahuan suami dengan pemberian ASI eksklusif hasil uji statistik nilai P value 0,02 O dari . Dalam penelitiannya disampaikan bahwa semakin tinggi pengetahuan suami biasanya cenderung untuk memberi dorongan pada istri untuk memberikan ASI eksklusif pada Suami berperan untuk meningkatkan kesadaran dan kemauan istri untuk memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Suami yang pengetahuannya baik akan berupaya untuk mempengaruhi para istri agar mau dan mampu memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Pengetahuan suami merupakan informasi yang dimiliki suami dari berbagai sumber tentang manfaat, kegunaan dan pentingnya ASI eksklusif pada bayinya. Istilah pengetahuan didefinisikan sebagai suatu hasil dari rasa keingintahuan melalui proses sensoris, terutama pada mata dan telinga terhadap objek tertentu. Menurut Donsu . pengetahuan merupakan domain yang penting dalam terbentuknya perilaku terbuka atau open Selanjutnya menurut Notoatmodjo . menegaskan bahwa pengetahuan atau knowledge adalah hasil penginderaan manusia atau hasil tahu seseorang terhadap suatu objek melalui pancaindra yang dimilikinya. Panca indra manusia guna penginderaan terhadap objek yakni penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan perabaan. Pada waktu penginderaan untuk menghasilkan pengetahuan tersebut dipengaruhi oleh intensitas perhatian dan persepsi terhadap Pengetahuan seseorang sebagian besar diperoleh melalui indra pendengaran dan indra Berdasarkan hasil penelitian ini dan penjelasan dalam teori sebelumnya, maka peneliti berpendapat bahwa pengetahuan suami adalah domain penting yang keberadaanya sentral dalam mendukung tercapainya target pemberian ASI eksklusif bagi bayi. Menurut peneliti, setiap suami berkewajiban untuk tahu. I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. mau dan mampu memastikan bayinya mendapatkan asupan ASI eksklusif yang memadai melalui dorongan dan dukungan kepada para istri agar mau menyusui bayinya secara lengkap hingga bayi berusia antara 0-6 bulan, karena setiap bayi baru lahir tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan padat, dan para suami harus memahami bahwa ASI merupakan sumber gizi utama untuk bayi baru Para suami harus memahami dan mengoptimalkan pemberian asi bagi bayinya, karena manfaat yang diperoleh bayi dan ibu dari pemberian asi sangat banyak. Harapan kita, pemberian asi yang optimal bagi bayi dapat perkembangan bayi, memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi, meminimalisir risiko munculnya berbagai macam jenis alergi pada bayi, membantu menjaga berat badan bayi agar tetap ideal, menurunkan risiko terkena kanker payudara, menurunkan risiko perdarahan dari rahim selepas melahirkan, menjaga berat badan ibu dan sebagai KB alami bagi Ibu, serta memperkuat hubungan emosional ibu dan anak. Menurut Peneliti, pemberian perhatian untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak bukan saja tugas para istri, namun ini juga merupakan tugas para suami. Para suami harus menyadari bahwa tumbuh kembang anak di masa depan ditentukan oleh nutrisi anak ketika di kandungan dan saat lahir di usia 0-6 bulan pertama. Generasi penerus bangsa harus memiliki kesehatan yang baik, imunitas yang baik, kecerdasan yang baik serta hal-hal baik lainnya, hal ini semua kuat dipengaruhi oleh asupan gizi di usia 0-6 bulan. ASI eksklusif menjadi jawaban atas seluruh kebutuhan ini. Setiap orang tua harus menyadari bahwa setiap bayi yang lahir memiliki hak untuk hidup dan juga memiliki hak untuk mendapakan asupan gizi yang optimal. ASI eksklusif adalah salah satu hak yang mesti didapatkan oleh setiap bayi baru lahir. Kita berharap bahwa setiap generasi anak bangsa yang lahir dan bertumbuh akan menjadi generasi yang tangguh dan siap berkompetisi di masa JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 Efektifitas Video Edukasi AuAyahanda asiAy Terhadap Perubahan Dukungan Suami Dalam Pemberian ASI eksklusif Hasil uji statistik uji dependent t test tentang efektifitas video edukasi AuAyahanda asiAy terhadap perubahan dukungan suami didapati bahwa nilai sig pada variabel dukungan suami pre dan post test = 0,000 . ilai sig < 0,. , maka dapat disimpulkan bahwa video edukasi AuAyahanda asiAy efektif dalam meningkatkan dukungan suami dalam mendukung pemberian ASI eksklusif pada bayi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor dukungan suami sebelum dan sesudah diintervensi video edukasi AuAyahanda asiAy. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Andriani dan Dewi . bahwa berdasarkan uji chi square menyatakan nilai P-value yaitu 0,001 < 0,05, artinya terdapat hubungan antara dukungan suami dengan keberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Selanjutnya, penelitian Khati dan Lubis . menunjukan bahwa ada hubungan bermakna dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif hasil uji statistik nilai P value 0,01 O dari . Kemudian dalam penelitian Prihandani. Khayana dan MarfuAoati . yang menyatakan bahwa mayoritas ibu telah mendapat dukungan suami yang baik . %). Dukungan suami menjadi komponen penting yang berpengaruh besar terhadap keberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif pada bayi. Dengan demikian dukungan suami harus optimal dan wajib diberikan oleh setiap suami dalam menjamin terpenuhinya asupan nutrisi pada bayi. Menurut teori L Green dalam Notoatmodjo . menjelaskan bahwa perilaku kesehatan seseorang dipengaruhi oleh reinforcing factors, salah satunya adalah Perilaku memberikan ASI eksklusif dipengaruhi oleh dukungan suami. Menurut Ulug & Ozturk . menjelaskan bahwa dukungan merupakan suatu pola interaksi yang positif atau perilaku GG I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. menolong yang diberikan pada individu dalam menghadapi suatu peristiwa atau kejadian yang Dukungan yang dirasakan oleh individu dalam kehidupannya membuat dia merasakan akan dicintai, dihargai, dan diakui serta membuat dirinya menjadi lebih berarti dan dapat mengoptimalkan potensi yang ada dalam Orang yang mendapat dukungan akan merasa menjadi bagian dari pemberi dukungan. Dukungan bisa didapat dari internal keluarga, seperti dukungan dari suami, istri atau dukungan dari saudara kandung dan dapat juga berupa dukungan dari luar keluarga seperti teman dan kerabat lainnya. Menurut Sriwidaya dkk . menyatakan bahwa dukungan dapat diberikan dalam beberapa bentuk, yaitu dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional, dukungan penilaian. Suami berperan besar untuk mendukung istri secara emisional, mendukung secara instrumental, mendukung secara informasional dan mendukung secara penilaian. Suami merupakan pasangan hidup resmi seorang wanita menjadi faktor pendukung pada kegiatan yang bersifat emosional dan psikologis yang diberikan kepada ibu menyusui. Selanjutnya. Prihandani dkk . menjelaskan bahwa suami merupakan orang pertama dan utama yang dapat memberikan dukungan dan ketenangan batin serta perasaan senang dalam diri istri. Menurut Peneliti, keberadaan suami dan peran suami sangatlah besar dalam memastikan keberhasilan istri menyusui ASI eksklusif pada Pemberian dukungan suami dapat meningkatkan kepercayaan diri, kenyamanan, dan pengalaman keberhasilan ibu dalam Suami dianggap pihak yang paling mampu memberikan pengaruh kepada ibu untuk memaksimalkan pemberian ASI eksklusif. Dukungan atau support dari suami sangatlah berperan dalam sukses tidaknya menyusui. Semakin besar dukungan yang didapatkan maka ibu akan semakin semangat untuk terus Dengan demikian maka diharapakan kepada seluru suami untuk senantiasa mendukung istrinya dalam mengoptimalkan pemberian ASI eksklusif pada bayinya. Anak Ae JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 anak yang lahir di negeri ini perlu mendapatkan asupan gizi yang memadai, karena di tangan merekalah masa depan bangsa. Oleh karena itu, perlu adanya kemitraan antara stake holder terkait untuk memastikan setiap bayi yang lahir wajib mendapatkan ASI eksklusif. Para petugas kesehatan perlu mengoptimalkan edukasi dan sosialisasi kepada para suami agar tahu, mau dan mampu mendorong para istri untuk memberikan ASI eksklusif pada bayi. Dan para ibu pun harus berupaya keras untuk memberikan asi yang bergizi bagi bayinya. Perbandingan Pengetahuan dan Dukungan Suami Antara Kelompok Yang Diintervensi dan Tidak Diintervensi Video Edukasi AuAyahanda asiAy Hasil uji statistik uji independent t test tentang perbedaan pengetahuan dan dukungan suami antara kelompok yang diberikan video edukasi dan kelompok yang tidak diberikan video edukasi AuAyahanda asiAy nilai sig pada variabel pengetahuan = 0,000 dan nilai sig dukungan suami = 0,000 . ilai sig < 0,. , maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengetahuan dan dukungan suami antara kelompok suami yang diberikan video edukasi AuAyahanda asiAy dan suami yang tidak diberikan video edukasi AuAyahanda asiAy. Artinya, kelompok suami yang diberikan video edukasi AuAyahanda asiAy memiliki pengetahuan yang lebih tinggi dan dukungan yang lebih baik terkait ASI dibandingkan dengan kelompok suami yang tidak diberikan video edukasi AuAyahanda asiAy. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Khati dan Lubis . yang pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif hasil uji statistik nilai P value 0,02 O dari . , ada hubungan bermakna antara dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif hasil uji statistik nilai P value 0,01 O dari . ,dan tidak ada hubungan bermakna status pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif hasil uji statistik nilai P value 0,08 > dari . Terdapat perbedaan kebeerhasilan pemberian asi antara istri yang GG I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. memiliki suami dengan pengetahuan baik dan istri yang mendapatkan dukungan optimal dari para suami. Suami dengan pengetahuan baik akan mendukung, mendorong dan memastikan istrinya memberikan asupan gizi ASI eksklusif yang optimal bayi bayinya. Pengetahuan suami yang memadai tahu tentang manfaat dan pentinggnya ASI eksklusif bayi bayi dan bagi sang ibu. Sehingga, mereka akan beruapa keras untuk memastikan ibu berhasil memberikan asi pada bayi berusia antara 0-6 bulan. Pengetahuan suami dan dukungan suami juga saling terkait, suami yang pengetahuannya baik akan mempiliki dukungan yang baik pula untuk istrinya dalam memberikan asi ekskluif. dukungan suami yang dimaksud bukan sekedar nasehat. Namun dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif yang dimaksud adalah keterlibatan suami atau upaya suami untuk memotivasi ibu menyusui agar hanya memberikan ASI saja kepada bayinya dan tidak ada makanan pendamping ASI lainnya selama 6 Peran suami dalam proses menyusui adalah menciptakan suasana yang nyaman bagi ibu dan membuat ibu lebih sehat baik fisik maupun psikis. Menurut Ogbo et al. menyatakan bahwa dukungan dari suami dalam pemberian ASI eksklusif akan menimbulkan breastfeeding father atau ayah menyusui. Jika ibu merasa didukung, dicintai dan diperhatikan, maka akan muncul emosi positif yang akan meningkatkan produksi hormon oksitosin, sehingga produksi ASI pun lancar. Dukungan suami merupakan faktor penting agar menyusui dapat berhasil, dengan dukungan dari suami ibu akan merasa lebih percaya diri. Menurut Peneliti pengetahuan dan dukungan suami adalah 2 komponen penting yang dapat menjamin keberhasil pemberian ASI Peran suami sangat penting bagi ibu dalam menghadapi proses menyusui, dukungan yang diberikan suami dapat membuat ibu merasa lebih tenang sehingga memperlancar produksi ASI. Suami juga dapat berperan membantu ibu saat bayi rewel, menemani ibu saat bangun malam, mengganti popok, menemani kedokter. JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 atau hal lain yang membuat istri menjadi tenang. Hal ini yang berguna untuk menciptakan ketenangan hati seorang ibu dan mengupayakan ibu tidak stress agar ASI tetap lancar. Dengan demikian maka, perlu ada upaya yang dilakukan oleh petugas medis dalam mensosialisasikan dan mengedukasi para suami sejak awal kehamilan hingga kelahiran bayi. Pendidikan kesehatan mesti dilakukan terus menerus melalui fasilitas kesehatan, seperti: rumah sakit, puskesmas, klinik, praktek bidan, posyandu dan lainnya. Kerjasama semua pihak mesti dilakukan agar keberhasilan program ini tercapai. Video edukasi AuAyahanda asiAy yang telah dikembangkan oleh Peneliti kiranya dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan dukungan suami dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian pada bab sebelumnya, maka peneliti menyampaikan beberapa kesimpulan, sebagai berikut: Tahap 1 Analisa: Video edukasi AuAyahanda asiAy telah di kembangkan melalui R&D, dasar pengembangan media edukasi video ini ditemukan bahwa rendahnya cakupan bayi mendapatkan ASI eksklusif di provinsi DKI Jakarta yaitu sebanyak yaitu 45,29%, lebih rendah dari target nasional sebesar 80,0%. Analisa yang kedua dilakukan penelitian pendahuluan tingkat pengetahuan dan dukungan suami, dilakukan di TPMB kepada 15 orang, 7 orang . %) berpengatahuan Design: Setelah dilakukan Analisa dari data dan permasalahan yang dihadapi tentang ASI eksklusif maka penulis merancang sebuah Video dikembangkan dengan melibatkan ahli IT (Rafl. , ahli kesehatan (Faisal Rizal. Hartin. dan ahli script (Dw. Dibuat untuk menyusun video terebut . kemudian dilakukan uji coba. I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. Pada tahap pembuatan video ditemukan kendala bahwa durasi terlalu lama sehingga disempurnakan kembali dan dirubah ke dalam bentuk animasi dengan durasi 5 menit. Development: video edukasi dirancang sesuai dengan kebutuhan hasil analisa yaitu video edukasi untuk meningkatkan pengetahuan suami tentang asi eklusif. Pengembangan video melibatkan ahli dari dinas kesehatan untuk konten materi dan ahli IT untuk pembuatan video animasi edukasi AuAyahanda asiAy. Implementasi dan evaluasi: video edukasi di implementasikan kepada responden dan di validasi dengan menggunakan metode SUS dengan hasil layak digunakan . Tahap 2: Rata rata pengetahuan sebelum intervensi video edukasi AuAyahanda asiAy 6,27. AuAyahanda asiAy pengetahuan suami 11,3. Dan dukungan suami sebelum intervensi video edukasi AuAyahanda asiAy67,67. AuAyahanda asiAy dukungan suami 83,90. Rata rata pengetahuan sebelum intervensi leaflet 5,36, sesudah intervensi leaflet pengetahuan suami 6,47. Dan dukungan suami sebelum intervensi leaflet 64,82, sesudah intervensi leaflet dukungan suami 73,0. Terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan dan dukungan suami dalam mendorong pemberian ASI eksklusif antara kelompok suami yang diberikan video edukasi AuAyahanda asiAy dengan kelompok suami yang tidak diberikan video edukasi AuAyahanda asiAy . value=0,000 < 0,. Video edukasi AuAyahanda asiAy efektif dalam meningkatkan pengetahuan suami dalamAy . value=0,000 < 0,. dan efektif dalam meningkatkan dukungan suamiAy . value=0,000 < 0,. Dalam mendorong keberhasilan ibu memberikan ASI eksklusif pada bayinya. JURNAL KESEHATAN MEDIKA SAINTIKA JUNI 2025 |VOL 16 NOMOR 1 Saran Kepada TPMB di Kecamatan Duren Sawit Pengetahuan suami harus ditingkat Optimalisasi promosi kesehatan kepada para suami tentang manfaat dan pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi bayi di wilayah Kecamatan Duren Sawit Kegiatan ini dapat berupa edukasi kepada setiap suami melalui kegiatan penyuluhan, bimbingan dan konseling di TPMB saat para istri dan suami melakukan antematal care di fasilitas kesehatan. Kegiatan edukasi juga dapat dilakukan melalui kegiatan keagamaan di masjid, gereja dan lainnya. Video edukasi AuAyahanda asiAy yang sudah dibuat oleh Peneliti dapat dibagikan melalui whatsapp, facebook, instagram dan media sosial lainya agar informasi tentang manfaat asi dapat ditonton oleh para suami. Dukungan suami kepada para istri mesti ditingkatkan melalui video edukasi. Setiap suami yang memiliki bayi harus memahi bahwa bayi memiliki hak untuk mendapatkan asupan gizi yang parirpurna dari ibunya. ASI eksklusif adalah hak setiap bayi. Oleh karena itu setiap suami harus diedukasi melalui video agar mereka tahu, mau dan mampu memberi dukungan kepada para istri saat memberikan ASI Suami berkewajiban mendukung istri secara lahir dan batin agar setiap istri merasa percaya diri dan nyaman menyusui Kepada Peneliti Selanjutnya Penelitian ini telah berhasil membuktikan pengaruh video edukasi AuAyahanda asiAy terhadap perubahan pengetahuan dan dukungan suami dalam memastikan keberhasilan pemberian ASI eksklusif bagi Namun, dari beberapa temuan di GG I ILM AT A N S EK O L Jurnal Kesehatan Medika Saintika e-ISSN:2540-9611 p-ISSN:2087-8508 Volume 16 nomor 1 (Juni 2. | https://jurnal. DOI: http://dx. org/10. 30633/jkms. lapangan Peneliti berpendapat perlu ada penelitian lanjutan guna menyempurnakan temuan dalam penelitian ini. Oleh karena itu, berdasarkan pengalaman peneliti di lapangan, maka peneliti menyampaikan beberapa saran metodologis yang dapat dijadikan sebagai masukan bagi penelitian Buatlah video yang lebih singkat, menarik dan gunakan animasi gambar saat pengembangannya, sehingga alur ceritanya lebih kekinian sehingga dapat memberikan support dan effort lebih pada suami untuk menonton vedio edukasi Auayahanda asiAy. Gunakan populasi yang bervariasi, libatkan populasi antara kota dan desa atau kondisi lain agar lebih bervariasi. Bila dimungkinkan, jumlah sampel dinaikan lebih banyak Indonesia. Healthcare In Low-Resource Settings. DAFTAR PUSTAKA