Volume: 22 Nomor 2. September 2024 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KEMENTRIAN AGAMA KOTA SINGKAWANG Rina Afriani1*. Erik Sudarso2* 1* STIE Mulia Singkawang. Indonesia. Email: rinaafriani496@gmail. 2 * STIE Mulia Singkawang. Indonesia. Email: erick. sudarso83@gmail. Abstract: This study was conducted to determine how much influence Training and Career Development has on Employee Performance at the Ministry of Religious Affairs Office of Singkawang City. The research method used is quantitative research with data collection techniques using questionnaires and using probability sampling techniques alongside simple random sampling in taking samples. The data used are profile data from the Ministry of Religious Affairs Office of Singkawang City, questionnaire data, primary processed data, and processed data from SPSS Version 25. Based on the results of the T test or partial test, it shows that the significant value of Training and Career Development has a positive effect on Employee Performance. The F test shows that the significant value of 0. 000 is smaller than 0. 05, so Training and Career Development simultaneously have an effect on Employee Performance. Based on the results of the Determination Test (R. , the R2 value is 0. 361 or 36. 1 percent. The suggestion submitted by the author, namely the Office of the Ministry of Religion of Singkawang City should be able to use the results of the research on the influence of Training and Career Development can be used as information in viewing employee performance which can be used to help improve Training and develop employee careers so that it can increase motivation in working and improve employee performance. Keywords: Training. Career Development. Employee Performance. Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan datamenggunakan kuisioner dan menggunakanteknik probability sampilng simple random sampling dalam mengambil sampel. Data yang digunakan, yaitu data profil Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang,data kuisioner, data olahan primer, dan data olahan SPSS Versi 25. Berdasarkan hasil uji T atau uji parsial menunjukan nilai signifikan Pelatihan dan Pengembangan Karir berpengaruh positifterhadap Kinerja Pegawai. Uji F diketahuinilai signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05 makaPelatihan dan Pengembangan Karir secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Berdasarkan Hasil Uji Determinasi (R. diperoleh nilai R2 sebesar 0,361 atau 36,1 persen. Saran yang disampaikan penulis, yaitu Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang sebaiknya bisa menggunakan hasil dari penelitian pengaruh Pelatihan dan Pengembangan karir ini dapat dijadikan informasi dalam melihat kinerja Pegawai yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan Pelatihan dan mengembangkan karir pegawai sehingga bisa meningkatkan motivasi dalam bekerja dan meningkatkan kinerja pegawai. Kata Kunci: Pelatihan. Pengembangan Karir. Kinerja Pegawai. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 PENDAHULUAN Perkembangan dan pertumbuhan suatu organisasi/perusahaan maupun lembaga dalam menghadapi persaingan yang sangat kompetitif baik dalam negeri maupun luar negeri di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Keberhasilan suatu organisasi dipengaruhi oleh kualitas Sumber Daya Manusia dalam penguasan teknologi yang semakin canggih dan perubahan sistem/peraturan dalam suatu Sumber daya manusia salah satu asset sebuah organisasi yang paling berharga, karena dengan sumber daya manusia yang baik dapat diharapkan mampu menjawab semua tantangan yang ada agar tujuan organisasi dapat tercapai. Setiap pegawai harus memiliki kompetensi tinggi dalam melaksanakan tugas / pekerjaan, wewenang maupun tanggungjawabnya sesuai dengan jabatan yang dijabatnya agar tujuan suatu organisasi dapat tercapai. Sehingga mendorong organisasi untuk melakukan dan pengembangan karier. Pelatihan kemampuan, keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman bagi pegawai terhadap Karyawan yang memiliki kompetensi terhadap pekerjaanya akan mengikuti tahapan jenjang karir yang baik. Kegiatan pelatihan dilakukan melalui kegiatan pengajaran, pendidikan dan pelatihan yang meliputi materi ilmu pengetahuan, keterampilan dan keahlian. Seperti yang dialami oleh Pegawai Kantor Kementeriaan Agama Kota Singkawang yang memerlukan pelatihan saat ada penggunaan aplikasi terbaru yang diluncur oleh Kantor Pusat yang berada di P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Jakarta. Pelatihan yang dilakukan dua sampai tiga kali dalam tahun berjalan. Pelatihan yang dilakukan oleh pegawai Kantor Kementeriaan Agama Kota Singkawang dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak maupun di Jakarta. Dari data pegawai yang diketahui menjelaskan peningkatan jumlah pegawai berdasarkan golongan terjadi peningkatan dan penurunan. Pada tahun 2015 jika didapatkan peningkatan pegawai dari 125 orang menjadi 127 orang, artinya ada kenaikan 1,60 persen dari tahun sebelumnya atau sebanyak dua orang. Pada tahun 2016 terjadi penurunan dari 127 orang pada tahun 2015 menjadi 124 orang atau -2,36 persen dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2017 terjadi penurunan dari 124 orang pada tahun 2016 menjadi 117 orang atau -5,65 persen dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2018 terjadi penurunan dari 117 orang pada tahun 2017 menjadi 109 orang atau -6,84 persen. Penurunan yang terjadi disebabkan oleh adanya mutasi, promosi Dengan pelatihan yang sesuai dengan jabatan / meningkatkan kemauan para pegawai untuk mengembangkan kariernya sesuai dengan kemampuan / keahlihan mereka. Pengembangan dilakukan untuk meningkatkan semangat dan memotivasi pegawai dalam bekerja. Sistem pengembangan karier yang tepat dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan pegawai sehingga moral kerja dan kinerjanya meningkat. Pengembangan Karier di Kementerian Agama Kota FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 Singkawang terjadi jika ada pengosongan jabatan struktural maupun fungsional. Pengembang karir yang bersifat struktural yang berdasarkan golongan, pangkat, kesetiaan masa kerja, pendidikan dan KERANGKA PENELITIAN GAMBAR 1. KERANGKA PEMIKIRAN Sumber: Data Diolah,Tahun 2024 Berdasarkan kerangka tersebut maka hipotesis dalam penelitian ini yakni: H1: Pelatihan dan Pengembangan Karier secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang. H2:Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang. H3:Pengembangan Karier berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang. METODE PENELITIAN Metode digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Kegiatan pengembangan karier karyawan bertujuan mempersiapkan karyawan agar dapat menyesuaikan diri terhadap tugasnya. Menurut Hikmawati . kuesioner merupakan: AuTeknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau dilakukan tertulis kepada responden untuk dijawabAy. Responden disini merupakan pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang. Adapun uji yang di pakai dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi berganda. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pernyataan yang menyatakan bahwa pelatihan berpengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa indikator pelatihan berpengaruh Hubungan positif dengan nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05, disimpulkan bahwa hipotesis pertama yang menyatakan diduga terdapat pengaruh indikator pelatihan (X. terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang adalah diterima. Alasan bermanfaat bagi pegawai dan mampu meningkatkan kemampuan dan kinerja FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Berdasarkan persepsi pegawai mengenai indikator pelatihan dalam kuesioner yang memiliki lima indikator pernyataan tersebut menunjukan nilai rata-rata 4,27 yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Pernyataan yang menyatakan bahwa secara parsial terrhadap kinerja pegawai. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa faktor pengembangan karier berpengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai. Hubungan positif dengan nilai signifikan 0,039 lebih kecil dari probabilitas 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis kedua yang menyatakan diduga terdapat karier (X. terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang adalah diterima. Alasan diterimanya hipotesis ini karena dengan pendidikan yang tinggi karir pegawai meningkat,pelatihan diberikan dapat bermanfaat dalam mengembangkan karier,mutasi dapat menempatkan pegawai dibidang yang pengembangan karier sesuai dengan masa kerja, dan adanya kesempatan bagi pegawai dalam promosi. Berdasarkan persepsi pegawai mengenai faktor pengembangan karier dalam kuesioner pernyataan, kelima indikator pernyataan tersebut menunjukan nilai rata-rata 4,09 yang termasuk dalam kategori tinggi. Pernyataan yang menyatakan bahwa pelatihan dan pengembangan karier berpengaruh secara simultan terrhadap kinerja pegawai. Dari hasil pengujian dapat dilihat dari nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05. Artinya seluruh variabel bebas yaitu pelatihan dan pengembangan karier secara bersamasama mempengaruhi variabel terikat yaitu kinerja pegawai. Hubungan positif dengan nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari alpha 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis ketiga yang menyatakan masing-masing pelatihan (X. dan pengembangan adanya pelatihan dan pengembangan Berdasarkan persepsi pegawai kuesioner yang memiliki lima indikator Kelima indikator pernyataan tersebut menunjukan nilai rata-rata 4,18 yang termasuk dalam kategori tinggi. TABEL 1 HASIL UJI PARSIAL (UJI T) Coefficientsa Model 1 (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error Pelatihan Pengembangan Karir Dependent Variable: KEPUASAN KONSUMEN Standardized Coefficients Beta Sig. Sumber: Data primer diolah, 2024 FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Hasil analisis uji parsial . ji T) variabel pelatihan dan pengembangan karier diterima dengan signifikasi kurang dari 0,05. Berikut hasil dari uji T adalah: Nilai uji T pada indikator Pelatihan dengan tingkat signifikan 0,000 < probabbilitas 0,05, maka Pelatihan diterima. Hal ini menunjukan bahwa Pelatihan secara parsial berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Nilai uji T pada indikator Pengembangan karier dengan tingkat signifikan 0,039< probabbilitas 0,05, maka Pengembangan karier diterima. Hal ini menunjukan bahwa Pengembangan karier secara parsial berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Hasil uji F . Tabel 2. Hasil Uji F ANOVA Model Sum Of Squares 244,238 Regression 431,875 Residual 676,113 Total Sumber: Data diolah. Tahun 2024. Uji mengetahui pengaruh antara variabel bebas . ndependent ) yaitu pelatihan dan pengembangan karierterhadap variabel terikat . yaitu kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang secara simultan. Dasar pengambilan keputusan uji f . berdasarkan nilai signifikansi (Sig. nilai signifikansi (Sig. ) < probabilitas 0,05 maka ada pengaruh variabel variabel terikat yaitu kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang atau hipotesis diterima Jika nilai signifikansi (Sig. ) > probabilitas 0,05 maka tidak ada pengaruh variabel bebas yaitu pelatihan dan pengembangan karier terhadap variabel terikat yaitu kinerja Meam Square 122,119 8,638 Sig. 14,138 ,000b pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang atau hipotesis tidak Berdasarkan Tabel 2 dapat diketahui bahwa nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05. Artinya seluruh variabel bebas yaitu pelatihan dan pengembangan karier berpengaruh simultan terhadap variabel terikat yaitu kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan mengenai AuAnalisis Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Karier terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kementerian Agama Kota SingkawangAy, maka dapat disimpulkan berbagai hal sebagai berikut: FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 Nilai uji T pada indikator Pelatihan dengan tingkat signifikan 0,000 < probabilitas 0,05, maka Pelatihan Hal ini menunjukan bahwa Pelatihan secara parsial berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Nilai Pengembangan karier dengan tingkat signifikan 0,039< probabilitas 0,05, maka Pengembangan karier diterima. Hal Pengembangan karier secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan Uji F dengan nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari probabilitas 0,05. Artinya seluruh variabel bebas yaitu pelatihan dan pengembangan karier variabel terikat yaitu kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang. Koefisien determinasi (R Squar. sebesar 0,361 atau 36,1 persen. Hal ini berarti variabel pelatihan dan bersama-sama hubungan terhadap kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang sebesar 36,1 persen dan sisanya 63,9 persen dipengaruhi oleh variabel luar. Saransaran Bagi pihak Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang agar terusmeningkatkan pelatihan dan pengembangan karier karena dengan P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 pelatihan danpengembangan karier pegawai dapat meningkatkan kinerja Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang memiliki beban kerja dan target yang tinggi. Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang perlu memperhatikan tujuan dari pelatihan karena dalam penelitian ini indikator tujuan mempunyai nilai paling rendah yaitu nilai rata-rata 4,19 diantara semua indikator dan Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang indikator-indikator yang lain karena sudah memiliki nilaiyang baik. Pada variabel pengembangan karier Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang perlu memperhatikan indikator masa kerja yang memiliki nilai paling rendah dari semua lainnya dengan nilai rata-rata sebesar 3,81 diantara semua indikator maka Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang melakukan promosi jabatansesuai dengan masa kerjanya Untuk indikator variabel kinerja pegawai indikator yang paling rendah dikategorikan tinggi dengan rata-rata 97 dari semua indikator kinerja maka Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang memberikan kebebasan bagi pegawai untuk mengajukan gagasan dan inisiatif untuk menyelesaikan pekerjaannya. DAFTAR PUSTAKA Arikunto. Suharsimi. Prosedur Penelitian. Jakarta:Rineka Cipta. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 22 Nomor 2. September 2024 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Danang. Sunyoto. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Buku Seru. Hamali. Arif Yusuf. Pemahaman Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta:PT. Buku Seru. Hasibuan. Malayu. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara. Indrawan. Rully dan R. Poppy Yaniawati. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Kualitatif. Campuran untuk Manajemen. Pembangunan. Pendidikan(Revis. Bandung:PT Refika Aditama. Larasati. Sri. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Penerbit Dee Publish. Mangkunegara. Anwar Prabu. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan Edisi Kesepuluh. Bandung:PT. Remaja Rosda Karya. Prianka. Irfan. Analisis FaktorFaktor Motivasi Kerja Guru Pada SMP Negeri 4 Singkawang. Singkawang: STIE Mulia Singkawang. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Widodo. Suparno Eko. Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Pustaka