PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI GURU DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Salasiah1 Pendidikan Biologi Pascasarjana Universitas Palangka Raya salasiahayaa@gmail. *Agus Haryono2. Wahyu Supriyati3 Pendidikan Biologi Pascasarjana Universitas Palangka Raya2. Jurusan Kehutanan Universitas Palangka Raya3. Corresponding Author: haryono@fkip. id, wahyu. supriyati@for. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merancang perangkat pembelajaran secara kolaboratif antar guru dalam kegiatan Lesson Study, untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Developmen. berbasis Lesson Study. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun akademik 2022/2023 kelas 7. 7 SMPN 6 kota Palangka Raya. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP. LKPD dan Penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid oleh validator dan observer dengan rata-rata nilai kevalidan 3,56 kategori valid. Perangkat pembelajaran yang dihasilkan efektif berdasarkan hasil belajar siswa dengan nilai ratarata postest 80,17. Kegiatan Lesson Study meningkatkan keterampilan kolaborasi guru dalam menyampaikan pendapat, memperhatikan guru lain, merespon guru lain dengan rata-rata skor 84,33 kriteria baik. Perangkat pembelajaran yang dihasilkan dapat diterapkan dalam pembelajaran karena memiliki kategori valid, efektif, dan praktis. Abstract This study aims to design collaborative learning tools between teachers in Lesson Study activities, to improve students' critical thinking skills. This research is a development research (Research and Developmen. based on Lesson Study. This research was conducted in the odd semester of the 2022/2023 academic year for class 7. 7 SMPN 6 Palangka Raya city. The learning tools developed are in the form of lesson plans, worksheets and assessments. The results showed that the learning tools developed were valid by the validator and observer with an average validity value of 3. 56 in the valid The resulting learning tools are effective based on student learning outcomes with an average posttest score of 80. Lesson Study activities improve teacher collaboration skills in expressing opinions, paying attention to other teachers, responding to other teachers with an average score of 84. 33 good criteria. The resulting learning tools can be applied in learning because they have valid, effective, and practical categories. Kata kunci: lesson Study. Kolaborasi. Kemampuan. Berfikir Kritis dan efektif yang diharapkan mampu PENDAHULUAN meningkatkan kualitas pembelajaran (Zagoto & Dakhi 2. Siswa dituntut pendidikan diharapkan dapat terlaksana memiliki berbagai keterampilan, yaitu keterampilan berpikir kreatif . reative Kegiatan menyenangkan, menantang, memotivasi pemecahan masalah . ritical thingking memberikan ruang bagi siswa mengolah and problem solvin. , berkomunikasi . , berkolaborasi. standar proses pendidikan dasar dan (Frasandy, 2. Pihak sekolah berperan penting menengah (Tinenti, 2. Setiap satuan dalam meningkatkan dan memperbaiki perencanaan pembelajaran yang baik dan kualitas pembelajaran (BaroAoah, 2. berdampak pada proses pembelajaran Hal dimiliki dalam melakukan kegiatan efektivitas kompetensi lulusan yang (Erwinsyah, dihasilkan (Fatmawati, 2. Proses Pengembangan pembelajaran dengan perencanaan yang dimiliki guru dapat dilakukan dengan baik, dan didukung oleh perangkat pembelajaran yang valid, praktis, dan model-model diperoleh melalui penelitian pembelajaran abad 21 yang digunakan ketercapaian pembelajaran (Manurung, tersebut (Septikasari, 2. Indikator Perangkat pembelajaran dalam perangkat dengan kriteria valid, praktis 59 Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2023: Salasiah. Haryono, dan Supriyati Guru dapat berkolaborasi dengan sesama belajar yang melibatkan berpikir kritis siswa (Minah, 2. Kualitas Berdasarkan observasi awal dapat ditingkatkan melalui kolaborasi yang dilakukan di SMPN 6 Kota antar guru pada kegiatan Lesson Study Palangka Raya ditemukan beberapa (LS) profesional guru. Lesson berbasis masalah, pembelajaran yang Study berlangsung di kelas masih berpusat dengan 3 tahapan kegiatan yaitu plan, pada guru. Kolaborasi antar guru do, dan see secara berkelanjutan (Riyati, masih relatif rendah dalam merancang Guru berkolaborasi merancang kegiatan pembelajaran sehingga belum terbentuknya persamaan persepsi guru bukti yang telah dikumpulkan untuk terkait perangkat pembelajaran yang digunakan, kemampuan berpikir kritis (Plantin, 2. Guru saling bertukar Study IPA hidup masih relatif rendah. Uraian Lesson khususnya materi klasifikasi makhluk terhadap permasalahan yang dihadapi (Rahayu, 2. perangkat pembelajaran IPA yang berdasarkan hasil kolaborasi guru, dan berpikir kritis belajar yang diperoleh pada mata kuliah Penelitian ini menggunakan Zoology (Haryono, 2. Sebagai menghubungkan teori dalam kegiatan tindak lanjut dari LS diperlukan output pembelajaran siswa yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari siswa konsep materi berbasis HOTS (Higher Other Thinking Skill. , dan kemampuan Penelitian tentang LS berpikir kritis siswa. Sekolah sebagai belum banyak dilakukan berkaitan 60 Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2023: Salasiah. Haryono, dan Supriyati pembelajaran, sehingga akan dilakukan dikembangkan meliputi RPP. Lembar Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kerja Siswa, dan Penilaian. Instrumen IPA Berbasis Lesson Study untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi validasi perangkat, lembar observasi guru dan berpikir kritis siswa. kolaborasi guru, dan lembar penilaian METODE PENELITIAN Penelitian penelitian pengembangan menggunakan desain pengembangan model ADDIE Lesson Study. Model ADDIE yaitu singkatan (Analyze. Design. Develop. Implement, and Evaluat. Penelitian dilaksanakan 6 Kota Palangka Raya dengan subjek uji coba perangkat sebanyak 30 orang. Data diambil yaitu validitas, efektivitas. Pelaksanaan Lesson Study . , . dan see . Berikut teknik pengumpulan pada semester ganjil Tahun Akademik 2022/2023 pada siswa kelas 7. 7 SMPN data dari pengembangan perangkat pembelajaran berbasis Lesson Study dapat dilihat pada Tabel 1. Perangkat pembelajaran yang Tabel 1. Teknik Pengumpulan Data Data Teknik Pengumpulan data Instrumen Validitas perangkat Efektivitas : Berpikir kritis siswa Validasi pakar/ahli . ivalidasi oleh guru mitra, tim LS) Tes Lembar Validasi Soal Tes Kepraktisan Respon observer/guru mitra Respon siswa. Keterampilan kolaborasi guru Respon observer Angket Respon guru dan siswa Lembar 61 Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2023: Salasiah. Haryono, dan Supriyati Teknik Kemudian peneliti mulai menetapkan dilakukan dalam penelitian ini yaitu masalah-masalah yang dihadapi selama perangkat yang layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi kemudian melakukan analisis RPP dan berpikir kritis siswa berdasarkan sebagai bahan redesain. pengelompokkan data sesuai dengan jenis datanya. Peneliti Kegiatan yang dilakukan dalam merancang RPP secara kolaboratif bersama tim LS yaitu . menentukan tujuan pembelajaran, . menentukan HASIL DAN PEMBAHASAN Lesson Langkah awal dalam kegiatan materi esensial yang harus dikuasai Study siswa, . sharing pengalaman dalam kelompok atau tim LS. Pada penelitian ini, tim LS yang dibentuk adalah tim LS dibahas mulai dari apersepsi, motivasi, tim LS SMPN 6 kota Palangka Raya. pembentukan kelompok, media yang Keanggotaan yang beragam dari segi digunakan, teknik penskoran dalam usia, latar belakang pendidikan, dan Sharing Anggota kelompok terdiri dari 4 guru, kepala perangkat yang lebih baik sehingga sekolah, dan pakar perguruan tinggi. Setelah terbentuknya kelompok, peneliti dilaksanakan dapat berlangsung secara melakukan tahapan analisis terhadap kolaboratif, dan mendorong berpikir kondisi di lapangan melalui kegiatan kritis siswa. Tahap plan juga dilakukan Lesson Study yang berlangsung. Redesign Plan (Perencanaa. analisis RPP awal, setelah menganalisis Hasil analisis yaitu peneliti melakukan awal peneliti melakukan rancangan awal, kemudian peneliti melakukan redesign RPP untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi ternyata belum tersedianya perangkat dan berpikir kritis siswa. Selanjutnya IPA Lesson Design Lesson Study sehingga keterampilan kolaborasi guru, siswa, dan berpikir perangkat pembelajaran bersama tim LS. Guru mitra memberikan masukan 62 Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2023: Salasiah. Haryono, dan Supriyati sekaligus menjadi validator sehingga dikembangkan untuk delapan indikator dirancang dinilai valid sebagai bahan memiliki nilai rata-rata 3,56 dengan pelaksanaan pembelajaran. kategori valid. Validitas Perangkat validator berkaitan dengan perangkat Perangkat Adapun saran dari yang dikembangkan yaitu : . media divalidasi oleh tim LS yaitu 4 orang guru IPA sebagai menarik minat siswa dalam menyenangi meliputi RPP. LKPD, dan Penilaian. digunakan lebih disederhanakan sesuai Jaya . mentakan bahwa validasi memvalidasi perangkat pembelajaran IPA, materi,. dikembangkan bertujuan untuk menilai valid atau tidaknya perangkat yang sesuaikan dengan kondisi lapangan. Perangkat pembelajaran kemudian Perangkat pembelajaran yang direvisi berdasarkan hasil penilaian dikembangkan bernilai baik dengan validator, setelah direvisi perangkat kategori valid berdasarkan hasil validasi. Perangkat Hasil validitas perangkat dikembangkan dapat digunakan untuk melaksanakan pembelajaran. Perangkat dapat dilihat pada Gambar 1. memberikan materi ajar (Putri et al. Fitri, 2020 mengatakan bahwa sehingga dapat meningkatkan aktivitas Gambar 1. Validitas Perangkat Pembelajaran Berdasarkan Gambar 1 hasil validitas belajar peserta didik. Perencanaan 63 Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2023: Salasiah. Haryono, dan Supriyati Perencanaan pembelajaran yang sudah disusun secara sistematis oleh guru seperti halnya RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajara. Astari . mengatakan bahwa LKPD (Wikanengsih, 2. RPP berisi suatu sebagai bahan ajar untuk menambah rencana pembelajaran yang didesain informasi siswa terkait konsep yang guru sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan belajar. LKPD disusun untuk (Suciati. RPP dibuat untuk setiap KD yang (Siahaan, dan menunjang tujuan pertemuan ataupun lebih (Mayudana, indikator. KI. KD yang sesuai dengan tuntutan kurikulum (Ekselsa, 2. Standar (SKL), Kompetensi Kompetensi Kompetensi Dasar Lulusan LKPD sebagai bahan untuk siswa Inti (KI), mencapai tujuan pembelajaran. (KD), Indeks Do (Pelaksanaa. Pencapaian Kompetensi (IPK). Tujuan Pembelajaran. Materi Proses Perangkat pembelajaran yang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dan pelaksanaan pembelajaran pada tahapan Penilaian merupakan komponen yang do . , tahap ini dilakukan harus ada dalam penyusunan RPP kegiatan open lesson/open class. Guru (Rachmawati, 2. Keselarasan antar model melaksanakan kegiatan mengajar RPP sedangkan guru mitra yang mengajar sangat penting. Penyusunan RPP yang mata pelajaran yang sama terlibat dalam dilakukan oleh guru wajib lengkap dan pembelajaran yang sedang berlangsung. sistematis (Vidiarti, 2. Selain RPP Peneliti bertindak sebagai guru model melakukan pembelajaran sesuai RPP. Kerja Lembar Peserta Didik (LKPD). bertindak selaku observer. Tujuan do Lembar Kerja Peserta Didik menghasilkan lesson design model PBL merupakan lembaran yang untuk berpikir kritis siswa berdasarkan berisi kumpulan kegiatan peserta didik uji coba perangkat yang dikembangkan. (LKPD) yang berisi materi, ringkasan, petunjuk 64 Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2023: Salasiah. Haryono, dan Supriyati memenuhi nilai tuntas atau memenuhi Efektivitas Hasil KKM, sehingga perangkat pembelajaran keefektifan perangkat (Susanto. Efektivitas kritis siswa dan dapat diterapkan pada pengembangan perangkat pembelajaran Hal ini sejalan dengan dilakukan untuk melihat seberapa efektif penelitian yang dilakukan oleh (Putri dkk, 2. yang menyatakan bahwa kritis peserta didik. Hasil keefektivan yang dikembangkan dilihat pada hasil perangkat dapat dilihat pada Gambar 2. belajar yang diperoleh siswa. Sartyka, . mengatakan ketuntasan hasil yang digunakan. Keefektifan perangkat pembelajaran dapat dilihat dari hasil pretest dan postest yang diperoleh peserta didik (Masnah, dkk 2. Gambar 2. Berpikir Kritis Siswa Gambar 2 menunjukkan Kepraktisan Kepraktisan sebagai tolak ukur pembelajaran efektif digunakan untuk kualitas perangkat pembelajaran dilihat dari tingkat kemudahan siswa dan guru kritis siswa. Peningkatan kemampuan perbedaan nilai pretest dan postest yang Kepraktisan yang dikembangkan diketahui melalui kemampuan berpikir kritis siswa pada respon siswa dan respon guru. Perangkat saat pretest yaitu 58,1 dan meningkat pembelajaran dikatakan praktis jika pada saat postest dengan nilai rerata hasil respon siswa dan respon guru yang diperoleh yaitu 80,17. Nilai Hasil belajar yang diperoleh (Amanda, (Wijayanti, 2. Hasil kepraktisan 65 Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2023: Salasiah. Haryono, dan Supriyati dikembangkan Gambar 3. Refleksi evaluasi bersama terhadap kegiatan yang masalah yang terjadi, serta merumuskan bersama cara pemecahannya sehingga selanjutnya menjadi lebih baik. Proses sehingga dapat dijadikan pedoman serta sebagai bahan sharing sesama guru. Gambar 3. Kepraktisan Perangkat Pembelajaran Berdasarkan Gambar 3 diketahui bahwa hasil skor rata-rata respon siswa 82,33 dengan kategori praktis, dan hasil rerata skor respon guru 81,25 dengan Hasil dikembangkan praktis sehingga dapat diterapkan dalam pembelajaran. Amir, . mengatakan bahwa respon siswa permasalahan yang ditemukan selama Tahap setelah pelaksanaan open class adalah tahap refleksi. Kemampuan guru untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan pembelajaran yang sudah dilaksanakan menjadi faktor penting pembelajaran yang akan dilaksanakan pengalaman atau literatur yang ada. Hasil refleksi berupa permasalahan serta solusi yang sudah dilaksanakan lalu dibukukan oleh notulen dan selanjutnya dijadikan dokumen sekolah guru model. Rangkaian Lesson Study meningkatkan keterampilan kolaborasi See (Refleks. observer bukan sekedar mengungkapkan memenuhi kriteria atau bernilai baik. Kegiatan refleksi akan bermakna apabila daripada sebelumnya. Output produk disekolah yaitu perangkat pembelajaran yang valid, efektif dan praktis sehingga dapat diterapkan pada kegiatan belajar. 66 Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2023: Salasiah. Haryono, dan Supriyati Lesson Study melatih guru agar sebagai bentuk profesionalisme bekerja Kolaborasi sebagai proses belajar kegiatan belajar. Hasil kolaborasi guru untuk bekerja sama melalui perencanaan dapat dilihat pada Gambar 4. yang baik, saling berpartisipasi dalam pendapat, merespon dan mendukung pendapat orang lain yang dianggap sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai (Sari, 2. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian Gambar 4. Kolaborasi Guru menunjukkan ketiga aspek yang diamati yaitu kolaborasi guru memperoleh skor rata-rata 84,33 dihasilkan dengan nilai 3,56 yaitu dengan kategori baik. Keterampilan Perangkat Gambar kemampuan bekerja secara efektif dan meningkatkan kemampuan berpikir bertanggung jawab dalam membuat kritis siswa dibuktikan dengan nilai postest siswa dengan rata-rata 80,17 Zubaidah . mengatakan, dibandingkan dengan nilai pretest bahwa keterampilan kolaborasi dapat sebelumnya yaitu 58,1. Perangkat ditingkatkan melalui Lesson Study. pembelajaran praktis untuk digunakan Keterampilan kolaborasi penting berdasarkan respon positif dari siswa dimiliki oleh guru dan siswa sehingga dan guru dengan rata-rata skor 82,33 untuk respon siswa dan 81,25 untuk bermakna dan efektif. Guru dan siswa respon guru. dituntut agar mampu berkolaborasi satu Pengembangan sama lain sehingga pembelajaran lebih meningkatkan keterampilan kolaborasi (Sari. Menurut Zubaidah . kolaborasi sebagai gaya interaksi dalam orang atau lebih Dengan 67 Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2023: Salasiah. Haryono, dan Supriyati perangkat dihasilkan dari kegiatan lesson study dapat diterapkan karena memenuhi kriteria valid, efektif dan praktis meningkatkan kemampuan berpikir kolaborasi guru. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada dosen pembimbing atas bantuan, arahan, dan bimbingan dalam melakukan penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA