International Research on Big Data and Computer Technology Vol 9 No 2 Ae September 2025 ISSN 2356-3974 DOI: https://dx. org/10. 53514/ir. RANCANG BANGUN APLIKASI KECERDASAN BUATAN BERBASIS FUZZY PROFILE MATCHING SEBAGAI REKOMENDASI OBAT PASIEN HIPOTENSI ARTOSTATIK Mezan el-Khaeri Kesuma Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung mezan@radenintan. ABSTRAK Aplikasi Kecerdasan Buatan Berbasis Fuzzy Profile Matching Sebagai Rekomendasi Obat Pasien Hipotensi OrtostatikAy yang dikembangkan. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrogrman Pascal dan Borland Delphi sebagai GUI. Aplikasi ini memiliki beberapa bagian yaitu Form Menu Utama. Form perhitungan rekomendasi obat, dosis dan frekuensi dan Form Informasi Singkat Tentang Aplikasi. Tujuan dari pengembangan aplikasi ini adalah untuk membantu para dokter muda dalam memberikan rekomendasi obat menggunakan Aplikasi Kecerdasan Buatan Berbasis Fuzzy Profile Matching Sebagai Rekomendasi Obat Pasien Hipotensi Ortostatik. Hasil penelitian ini selain rekomendasi jenis obat, sistem juga dapat merekomendasikan dosis dan frekuensi penggunaan Fuzzy sehingga lebih tepat dan mengurangi kesalahan petugas medis dalam merekomendasikan obat serta dapat memberikan dampak positif bagi pasien dalam hal waktu, proses penyembuhan, dan biaya yang lebih rendah. Penelitian ini memberikan pengetahuan bahwa penentuan obat hipotensi memerlukan sebanyak 17 parameter ata pasien. Rekomendasi obat yang cocok untuk Hipotensi Ortostatik ada 2 jenis yaitu Fludrocortisone dan Midodrine. Keyword: Aplikasi. Fuzzy. Hipotensi. Kecerdasan Buatan. Obat. Profile Matching Latar Belakang Setiap orang memiliki keinginan untuk mencapai kesehatan yang optimal. Namun ketika seseorang dalam kondisi yang tidak prima akan menyebabkan produktivitas seseorang menurun, salah satunya adalah masalah tekanan darah yang dapat menyebabkan produktivitas seseorang menurun. Tekanan Darah (Blood Pressure tidak selalu di posisi batas normaal shingga dapat menimbulkan efek gangguan pada tekanan darah yang sering disebut dengan Hipertensi(Tekanan Darah Tingg. dan Hipotensi (Tekanan Darah Rendah. Sangat penting mencapai tujuan tekanan darah (BP) yang optimal untuk orang dewasa yang lebih tua (Salvador and Bakris 2. BP adalah parameter yang sangat dinamis yang ditandai dengan fluktuasi terus menerus yang mencakup variabilitas jangka pendek dan jangka panjang(Parati et Hipotensi biasanya terjadi karena tidak seimbangnya antara kapasitas pembuluh dan volume darah atau ketika jantung manusia menjadi lemah untuk menghasilkan tekanan yang dapat mendorong darah ke seluruh tubuh(Utami et al. Hipotensi dapat terjadi karena salah satunya disebabkan oleh kurangnya asupan zat gizi dari makanan, gaya hidup, bertambahnya usia Copyright @ 2025 Penulis https://e-jurnal. id/index. php/ir seseorang mengakibatkan penurunan aktivitas dan laju metabolisme basal serta penurunan fungsi berbagai organ tubuh(Nasution and Moona 2. Menurut Prawira . hipotensi dapat terjadi karena berbagai sebab antara lain faktor keturunan, perdarahan, pelebaran pembuluh darah akibat infeksi yang meluas dan berkurangnya volume darah, hal ini dapat terjadi pada orang yang menderita diare. Senada dengan Lintang . tekanan darah yang terlalu rendah akan menimbulkan masalah mengenai nutrisi dan oksigen pada organ vital seperti jantung dan otak(Utami et al. Salah satu tanda gejala hipotensi saat melakukan aktivitas kerja seperti kelelahan(Nasution and Moona Menurut Roman dalam Sriminanda dkk . , prevalensi hipotensi secara umum diperkirakan 5% sampai 34% dan memiliki kecenderungan meningkat pada usia 17-19 tahun. Prevalensi yang lebih tinggi yaitu lebih dari 50% kejadian hipotensi terjadi pada lansia yang datang ke klinik geriatri, dirawat inap di rumah sakit dan tinggal di panti sosial lansia. Di Amerika Serikat, kejadian tahunan diperkirakan 36 per 100. orang dewasa dan meningkat menjadi 233 per 100. pada orang berusia 75 tahun ke atas(Oksigen and Spo International Research on Big Data and Computer Technology ISSN 2356-3974 Hipotensi postural dan postprandial. Hipotensi postural lebih sering terjadi pada orang tua. Hal ini dimungkinkan untuk hidup berdampingan dengan peningkatan tekanan darah terlentang dan duduk, dan penting bahwa tekanan darah dinilai pada posisi ini selain berdiri, pada penilaian awal dan dari waktu ke waktu jika obat yang diketahui menyebabkan hipotensi postural sedang dikonsumsi. Ini termasuk, tidak hanya obat penurun tekanan darah seperti diuretik, tetapi juga obat non-kardiovaskular, misalnya agen neuroleptik dan antidepresan trisiklik(OAoBrien et al. Menurut Prawira . pengobatan hipotensi tergantung pada apa yang menyebabkan hipotensi. Penderita hipotensi direkomendasikan oleh dokter untuk meminum air putih sebnayak 6-8 gelas perhari, mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan garam(Utami et al. Hipotensi dapat diobati secara farmakologis . bat-obata. Hipotensi dapat terjadi karena salah satunya disebabkan oleh kurangnya asupan zat gizi dari makanan, gaya hidup, bertambahnya usia seseorang mengakibatkan penurunan aktivitas dan laju metabolisme basal serta penurunan fungsi berbagai organ tubuh(Nasution and Moona 2. Soft computing pada dasarnya terdiri dari jaringan syaraf tiruan, logika fuzzy dan algoritma Penggunaan logika fuzzy dan metode AI lainnya memberikan hasil yang positif untuk medis(Rusliyawati et al. Sebagai salah satu blok bangunan soft computing, pada tahun 1965 Lotfi A Zadeh memperkenalkan konsep teori himpunnan fuzzy. Teori himpunan fuzzy merupakan dasar dari logika Nilai keanggotaan merupakan ciri utama penalaran logika fuzzy Logika fuzzy dengan tingkat kebenaran nilai antara hitam dan putih . bu-ab. menggantikan kebenaran boolean. Inspirasi untuk algoritma yang disajikan berasal dari sistem aturan logika fuzzy yang secara dinamis dapat memutuskan di mana menempatkan ambang batas yang serupa dengan yang disajikan dalam literatur(Bias et al. Untuk mengakomodasi "ketidakjelasan" dan kelonggaran variasi gaya hidup pasien yang merupakan masalah realistis, metodologi baru dari pembuatan aturan deskriptif dan fuzzy diusulkan dalam penelitian ini (Fong et al. Metode yang tidak tepat, seperti variabel fuzzy linguistik dapat menjadi alternatif yang benar jika diperlukan desain sistem yang dinamis dan adaptif(Orujov et al. Menurut Medsker . untuk model yang akan dikembangkan, digunakan teknik soft computing, seperti jaringan syaraf tiruan dan logika fuzzy, karena metodologi ini memiliki beberapa karakteristik yang sama, termasuk fakta bahwa mereka adalah penduga model bebas yang dapat disesuaikan atau dilatih untuk meningkatkan kinerja mereka(Melin et al. Mengintegrasikan himpunan fuzzy untuk membakukan setiap variabel prediktor dengan menetapkan derajat keanggotaan atau non-keanggotaan membantu menjelaskan ketidakpastian dalam data. Konsep ini dijelaskan dalam teori himpunan kabur yang dikemukakan oleh Zadeh pada tahun 1965(Stewart et al. Kami memperkenalkan konsep ketidakjelasan dan himpunan kekaburan untuk mempelajari status kesehatan yang tidak tepat. Kekaburan adalah semacam ketidakpastian yang disebabkan oleh subjektivitas. sisi lain, keacakan dalam teori probabilitas didasarkan pada fenomena acak(Sekita and Tabata 1. Bagus mengembangkan fuzzy rule based advisor menggunakan model pasien untuk memprediksi nilai parameter ventilator yaitu volume control dan regulasi tekanan (Radhakrishnan et al. Karena kenyataan bahwa bidang-bidang ini, di mana komputer digunakan yang memiliki tingginya tingkat kompleksitas dan ketidak pastian, dan pengembangan sistem kecerdasan buatan antara lain algoritma genetika, jaringan syaraf tiruan dan logika Teknik Kecerdasan Buatan menawarkan kemungkinan untuk merancang sistem seperti itu yang memungkinkan membangun model cerdas untuk memprediksi respons pasien dalam proses pengobatan dan menentukan dosis obat yang memadai(Saritas et al. Pendekatan fuzzy juga diketahui sering digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah Kami akan menguji model menggunakan beberapa data pasien di Rumah Sakit yang berada di Bandar Lampung Fuzzy digunakan untuk menghitung kesesuaian antara kondisi pasien dengan jenis obat Hipotensi. Tujuan dari digunakannya Profile Matching dalam menghitung faktor primer dan faktor sekunder dalam mendapatkan nilai total masing-masing obat. Evaluasi model dilakukan dengan membandingkan data rekomendasi dari dokter. Perlunya mengembangkan dan memelihara sistem pengobatan dalam upaya memastikan pasien mendapatkan layanan pengobatan yang baik dikarenakan semakin banyak dan bervariasi obat Hipotensi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai Rancang Bangun Aplikasi Kecerdasan Buatan BerbasisA. International Research on Big Data and Computer Technology alternatif untuk membantu paramedis. Dokter muda merekomendasikan dosis dan frekuensi obat yang tepat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mempercepat proses penyembuhan, dan mengurangi biaya pengobatan(Wantoro et al. Pemberian obat hipotensi, dokter umum, dan tenaga medis memerlukan pengetahuan standar dokter Tidak semua klinik kesehatan atau rumah sakit memiliki ahli di bidang farmakologi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan model menggunakan metode Fuzzy Logic dan Profile Matching untuk menghitung kesesuaian obat dan dosis bagi penderita Hipotensi. Logika fuzzy dipilih karena memiliki nilai yang lebih fleksibel jika dibandingkan dengan pembobotan Ordinal. Metode Fuzzy-Profile Matching (FPM) telah banyak digunakan dalam penelitian di berbagai bidang. Penelitian rekomendasi obat dengan menggunakan metode Profile Matching dapat memberikan tingkat akurasi antara sistem dan pakar sebesar 87%(Agus Wantoro et al. Pada bagian ini, kami menyajikan sistem rekomendasi pemilihan obat Hipotensi berdasarkan teknik fuzzy. Pentingya sebuah sistem rekomendasi obat Hipotensi yang diusulkan untuk pemilihan obat Hipotensi, di mana kami mengadopsi data praktik klinis dari American Association of Clinical Endocrinologists Medical Guidelines13 untuk membangun basis pengetahuan(Chen et al. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model sistem pakar dengan pendekatan baru dalam merekomendasikan obat Hipotensi dengan parameter yang lebih lengkap serta merekomendasikan dosis dan Model yang dikembangkan menggunakan metode Fuzzy Profile Matching(Wantoro et al. Telah banyak penelitian tentang penerapan kecerdasan buatan untuk bidang medis pertama Wantoro dalam artikelnya yang berjudul Implementasi fuzzy-profile matching dalam menentukan kesesuaian obat untuk pasien hipotensi artostetik menerapkan teknik kecerdasan buatan di bidang kesehatan (Susanto et al. Rumusan Permasalahan Rumusan membangun model sistem pakar dengan pendekatan baru dalam merekomendasikan obat Hipotensi Artostatik dengan parameter yang lebih lengkap serta merekomendasikan dosis dan frekuensi? Kajian Terdahulu Yang Relevan Peneliti mencantumkan peneltian terdahulu dan serupa Rancang Bangun Aplikasi Kecerdasan Buatan BerbasisA. ISSN 2356-3974 dengan tujuan menemukan titik perbedaan dan persamaan penelitian yang dilakukan guna memvalidasi keaslian penelitian yang dilakukan. Peneltian terdahulu yang relevan antara lain: Nama Peneliti/ Judul Agus Wantoro. Admi Syarif. Khairun Nisa Berawi. Lukman Pura/ ApplicationBased on Fuzzy Tsukamoto And Profile Matching for Combination Drugs Recommendati ons in Patients Hypertension Complications I Ketut Gede Darma Putra. Putu Manik Prihatini/ Fuzzy Expert System for Tropical Infectious Disease by Certainty Factor Hasil Penelitian penelitian ini menghasilkan model dan aplikasi menggunakan metode Fuzzy Logic dan Profile Matching untuk kesesuaian jenis obat, nama obat, dosis, dan frekuensi berdasarkan kesehatan Di dalamnya terdapat perhitungan nilai presisi, akurasi, dan recall yang menunjukkan hasil yang cukup baik yang artinya aplikasi ini dapat digunakan oleh dokter untuk antihipertensi yang tepat. Namun penelitian ini masih perlu dikembangkan karena masih terdapat beberapa kekurangan dan kelemahan. Penciptaan basis dan disesuaikan dengan kondisi pasien kulit putih dan hitam(Agus Wantoro et al. Sistem mendiagnosis penyakit infeksi tropis telah dikembangkan di web platform berbasis untuk menerima masukan berupa gejala hematologi rutin di laboratorium. Inputnya adalah nilai yang tajam dan fuzzy untuk menangani ketidakjelasan gejala. Aturan hubungan gejala masing-masing penyakit dengan menggunakan faktor kepastian dari pakar. Sistem memberikan output dari diagnosis tujuh penyakit yang dinyatakan sebagai persentase kepastian pengalaman pengguna terhadap penyakit tersebut. Hasil pengujian sistem menunjukkan kemiripan dengan real expert International Research on Big Data and Computer Technology 93,99%(Putra Prihatini 2. Luther Latumakulita. Chriestie E. Montolalu/ Sistem Pakar Pendiagnosa Penyakit Ginjal Aplikasi pendiagnosa penyakit ginjal terhadap penyakit ginjal menurut pengetahuan yang diperoleh dari pakar . okter ahli penyakit dala. dan diinput sebagai basis pengetahuan pada system ini. Tingkat diperoleh dapat mewakili tingkat pakar(Latumakulita et al. Merujuk beberapa penelitian terdahulu yang relevan di atas, peneliti memiliki perbedaan yakni penelitian paling terkini yang fokus dalam membangun model sistem pakar dengan pendekatan baru. Teori implementasi yang digunakan oleh peneliti yaitu berfokus teori ini belum pernah dilakukan riset untuk merekomendasikan obat Hipotensi Artostatik dengan parameter yang lebih lengkap serta merekomendasikan dosis dan frekuensi. Konsep/ Teori Yang Relevan Rancang Bangun Rancang Bangun/ Rancangan/ Perancangan adalah prosedur-prosedur yang dirangkai untuk menerjemahkan hasil analisis ke dalam program . demi menggambarkan bagaimana komponen detail(Pressman 2. Sedangkan menurut Barch . Rancang Bangun merupakan pembuatan, deskripsi, perencanaan, penggambaran dan pembuatan sketsa atau aturan beberapa elemen menjadi satu terpisahakan(Burch 2. Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence (Kecerdasan Buata. adalah suatu sistem komputer yang dikembangkan merupai dan menyamai konsep nalar, pola fikir dan kecerdasan seperti manusia. AI dirancang untuk proses otomatisasi kegiatan yang dilakukan manusia di lingkungannya yang terdiri dari basis data . , perangkat lunak . dan komputer sehingga dapat menambah efektifitas dan efisiensi dalam pembuatan keputusan seperti manusia(Paramita and Ginting 2. Fuzzy Profile Matching Rancang Bangun Aplikasi Kecerdasan Buatan BerbasisA. ISSN 2356-3974 Profile Matching (PM) adalah mekanisme aturan dalam pengambilan keputusan . utamanya dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) untuk menentukan suatu keputusan dengan kualifikasi yang telah ditetapkan. Proses PM dimulai dengan pemilihan syarat kriteria yang dibutuhkan demi memberikan poin target pada setiap aspek. Tahap selanjutnya yaitu membandingkan antara kemampuan dan kualifikasi sesorang yang telah ditetapkan sehingga diperoleh GAP dimana semakin kecil nilainya makan bobot nilai semakin besar(Purwanto 2. Tekanan Darah Tekanan darah (BP) adalah kekuatan yang diberikan terhadap dinding arteri saat jantung memompa darah, yang diperlukan darah untuk bersirkulasi melalui pembuluh darah dan menyediakan oksigen dan nutrisi yang diperlukan untuk semua organ agar tubuh dapat berfungsi dengan benar(Oksigen and Spo 2. ,(Melin et al. Rekomendasi Obat Sistem pemberi rekomendasi adalah jenis teknologi jaringan cerdas yang secara efektif menyaring data yang tidak perlu dan merekomendasikan informasi yang sesuai kepada pengguna. Biasanya, alur kerja sistem rekomendasi memiliki tiga langkah: . pengumpulan dan pengarsipan data pengguna. pemilihan dan rekomendasi informasi sesuai dengan data pengguna. evaluasi pengguna atas rekomendasi, yang dikirim kembali ke sistem dan diberikan kepada pengguna lain untuk referensi. Sistem pemberi rekomendasi umum dapat dibagi menjadi dua kategori: sistem pemberi rekomendasi berbasis konten dan sistem pemberi rekomendasi kolaboratif(Tsai et al. Hipotensi Artostatik Menurut Klabunde . Hipotensi (Darah Renda. merupakan suatu kondisi tekanan arteri sistolik kurang dari 90 mmHg atau tekanan diastolik kurang dari 6- mmHg. Gejalanya seperti sulit berkonsentrasi, bingung, pandangan kabur, berkeringat, kedinginan, haus, mual dan muntah, tidak teraturnya jetak jantung, nyeri di dada dan sesak napas, kepala terasa ringan, lelah dan lemas, pusing hingga bisa menyebakan pingsan(Nasution and Moona 2. ,(Oksigen and Spo Hipotensi atau darah rendah Artostatik diartikan rendahnya darah minimal 20 mmHg . atau rendahnya darah minimal 10 mmHg . terjadi International Research on Big Data and Computer Technology ISSN 2356-3974 karena perubahan posisi seseorang dari berbaring ke posisi beridiri dalam waktu sekitar 3 menit dibandingkan dengan tekanan darah awal(Hidayati et al. menggambarkan arsitektur prototipe yang diusulkan dari model obat. Model prototipe terdiri dari 2 . bagian utama, yaitu pengembangan lingkungan dan lingkungan konsultasi . nowledge bas. pada Gambar 1(A Wantoro et al. Metode Penelitian/ Metode Dan Teknik Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan pengembangan sistem menggunakan metode Pengembangan Model sedangkan metode Fuzzy Profile Matching. Menurutnya Sugiono dipandang sebagai logika tindakan tingkat makro, menggambarkan komponen operasional dan kegiatan integrasi tubuh pengetahuan, basis pengetahuan, dan ekonomi pengetahuan dalam tindakan sehari-hari(Paro and Rajamyki 2. Penerapan kesesuaian obat Hipotensi Artostatik dengan kondisi kesehatan pasien dikembangkan dengan menggambarkan arsitektur model yang diusulkan. Pengembangan model terdiri dari 2 . bagian utama yaitu development knowledge base dan development environment yang dikembangkan dari model kesesuaian obat. Model ini dikembangkan oleh Soetanto(Wantoro et al. ,(Agus Wantoro et al. Tahapan pengembangan model Pengembangan dimulai dengan pembuatan dasar menggunakan pengetahuan ahli dan literatur. Langkah-langkah penelitian yang dimulai dengan konsultasi ahli melalui pengujian sistem. Metode yang digunakan adalah Fuzzy Logic dengan menggunakan kurva dan fungsi Selanjutnya hasil kecocokan dihitung faktor inti dan faktor sekunder menggunakan metode Profile Matching. Hasil akurasi sistem dan pakar diuji menggunakan tabel Confusion Matrix untuk mendapatkan nilai presisi, akurasi, dan recall. Kriteria Masukan untuk menentukan obat Berdasarkan hasil konsultasi dengan ahli dan beberapa tinjauan literatur, kriteria yang digunakan untuk menentukan jenis obat Hipotensi. Penentuan Obat Hipotensi Berdasarkan Kriteria Pasien Hasil konsultasi dengan ahli dan referensi menunjukkan kriteria yang menentukan pemberian obat Hipotensi. Basis Pengetahuan Kesesuaian Obat dengan Kriteria Pasien yang telah ditentukan. Hasil konsultasi dengan ahli Hipotensi didapatkan nilai ideal untuk setiap jenis obat(Agus Wantoro et al. Pengetahuan farmakologis dan parameter obat digunakan sebagai masukan untuk menentukan kesesuaian obat menggunakan metode Fuzzy Profile Matching. Model kesesuaian obat dengan kondisi Rancang Bangun Aplikasi Kecerdasan Buatan BerbasisA. Gambar 1: Model prototipe kesesuaian obat Tahapan pengembangan terdiri dari pembuatan basis pengetahuan yang melibatkan data masukan dari rumah sakit, pengetahuan ahli dan pengetahuan dari studi literatur. Metode yang digunakan adalah metode Profile Matching yang dipadukan dengan pendekatan Logika fuzzy digunakan untuk menghitung kesesuaian pasien dengan jenis obat Hipotensi. Keakuratan sistem diuji oleh para ahli menggunakan tabel Matriks Konfusi untuk mendapatkan nilai akurasi, presisi dan recall, seperti yang disajikan pada Gambar 2. Expert Consultati Expert System Konowled ge Base Fuzzy Members Functions Core Factor Secondar y Factor Using Profile Matching Determini Dosahe Frequenc Create Database Aplication Testing Accuracy Gambar 2. Tahapan Model Pengembangan Tahap Penciptaan Basis Pengetahuan Tahap pembuatan basis pengetahuan dilakukan dengan melibatkan dokter/ahli di bidang Hipotensi, dengan mempertimbangkan data kondisi pasien dan obat Hipotensi, serta kriteria yang dijadikan acuan jenis obat yang sesuai dengan kondisi kesehatan pasien(A Wantoro et al. Tahapan Pengembangan pertama dari tahap konsultasi ahli dan hasilnya disajikan pada Gambar. Konsultasi ahli dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam Hematologi. Onkologi dan farmakologi untuk mendapatkan parameter dan basis pengetahuan. Langkah selanjutnya adalah proses pencocokan obat Hipotensi dengan kondisi pasien dengan menggunakan membership curve. Hasil pertandingan selanjutnya dihitung berdasarkan faktor International Research on Big Data and Computer Technology inti dan faktor sekunder menggunakan metode Profile Matching. Selain jenis obat, untuk penentuan dosis menggunakan Tsukamoto FIS. Konsultasi Ahli Berdasarkan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan ahli farmakologi, serta review dari beberapa literatur. Selain mempertimbangkan parameter kesehatan pasien, khasiat dan harga obat(Wantoro et al. Basis Pengetahuan Sistem Pakar Parameter yang digunakan dibuat dalam bentuk basis pengetahuan untuk setiap parameter derajat kesesuaian dengan jenis obat Hipotensi(Wantoro et al. Pengembangan Berbasis Pengetahuan Berdasarkan konsultasi yang dilakukan dengan para ahli dan beberapa tinjauan literatur tentang skrining darah(Susanto et al. Hasil dan Pembahasan Rekomendasi Dokter dengan Sistem Data yang digunakan adalah 10 data uji yang diambil dari pasien laki-laki dan perempuan yang diambil data rekam medis Klinik Dokter Umum dr. Risna Egong. Lampung. Indonesia, tahun 2023. Data rekam medis dihitung menggunakan skala ordinal 1 dan 0, dalam memetakan kesesuaian kondisi pasien dengan obat hipotensi. Perhitungannya menggunakan query database dengan membuat tabel. kemudian, pemilihan didasarkan pada kondisi masing-masing pasien yang disimpan dalam Data pada pernyataan selanjutnya dihitung menggunakan rumus query untuk mendapatkan totalnya. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Pascal Borland Delphi sebagai GUI. Basisdata menggunakan perangkat lunak Ms. Access Aplikasi ini dapat berjalan pada Platform Tujuan dari pengembangan aplikasi ini adalah untuk membantu para tenaga medis seperti dokter umum dan dokter spesialis dalam merekomendasikan obat, dosis dan frekuensi untuk pasien Hipotensi Ortostatik. Dengan adanya aplikasi ini dokter muda akan memiliki kemampuan layaknya dokter yang berpengelaman karna basis pengetahuan dibangun dari kemampuan seorang pakar yaitu dokter spesialis penyakit dalam. Adapun Perangkat Hardware dan Software yang digunakan Aplikasi ini antara lain: Perangkat Keras Perangkat keras yang dilibatkan dalam pengujian aplikasi ini adalah: Komputer dengan spesifikasi prosesor Intel(R) Rancang Bangun Aplikasi Kecerdasan Buatan BerbasisA. ISSN 2356-3974 CoreE i3-6500 CPU @ 2. 20GHz 2. 19 GHz RAM : Mouse sebagai peralatan penunjuk antarmuka Monitor sebagai peralatan menampilkan dan melihat antarmuka Keyboard sebagai peralatan input pada antarmuka Printer untuk menampilkan laporan Perangkat Lunak Perangkat lunak yang digunakan dalam pengujian Windows sebagai Operating System. Laravel sebagai bahasa pemrograman Ms. Access sebagai basis data Quickreport digunakan untuk menampilkan laporan Pengguna Aplikasi Pengguna aplikasi yang akan menggunaan aplikasi ini terutama dari sisi Pegawai adalah sebagai berikut: Memiliki pemahaman tentang antar muka Pengguna adalah dokter umum dan dokter Antar Muka Pengguna Adapun antar muka pada Aplikasi Pakar Rekomendasi Obat Hipotensi adalah sebagai berikut: Antar Muka Login Halaman login digunakan pengguna untuk masuk kedalam aplikasi. Pengguna akan mengisikan nama pengguna dan password, lalu tekan tombol AuLoginAy. Apabila nama pengguna dan password benar, maka akan masuk kedala menu utama, apabila user dan password salah maka pengguna akan diminta untuk memasukkan kembali nama pengguna dan password. Tombol. AuTombol KeluarAy digunakan untuk keluar dari aplikasi. Tampilan antar muka Login dapat dilihat pada Gambar Gambar 3. Antar Muka Halaman Utama Aplikasi . Antar Muka Menu Utama International Research on Big Data and Computer Technology Tampilkan antar muka menu utama digunakan untuk memilih menu dan sub menu. Menu Login digunakan untuk menampilkan halaman login. Menu pakar digunakan untuk menampilkann halaman rekomendasi obat, dosis dan frekuensi. Menu keluar digunakan untuk keluar dari aplikasi. Antar muka menu utama ditampilkan pada Gambar 3. ISSN 2356-3974 Halaman ini untuk menampilkan nama aplikasi, bahasa pemrograman dan instansi pembuat. Halaman antar muka informasi dapat dilihat pada Gamba 3. Gambar 3. Antar Muka Informasi Gambar 3. Antar Muka Menu Utama . Antar Muka Rekomendasi Obat Hipotensi Antar muka ini digunakan oleh pengguna untuk menginputkan parameter seperti nama pasien, alamat. HbA1C, umur. BMI dan sebagainya seperti pada Gambar 3. Setelah pengguna mengisikan 17 . ujuh bela. parameter pasien selanjutnya system akan menampilkan nilai berupa kecocokan setiap jenis obat. Selain jenis obat, pengguna dapat memilih nama obat dan aplikasi akan menampilkan dosis obat dengan satuan mg/dl yang sesuai serta frekuensi pemberian obat. Gambar 3. Antar Muka Rekomendasi . Antar Muka Informasi Rancang Bangun Aplikasi Kecerdasan Buatan BerbasisA. Kesimpulan Dan Saran Pada bagian ini menjelaskan hasil kesimpulan penelitian yang menjawab rumusan masalah, terdapat saran dalam penelitian untuk kemajuan dan perbaikan dalam penelitian ini, dan terdapat daftar pustaka sebagai kaidah ilmiah yang dijadikan dasar. Kesimpulan Penelitian ini menerapkan kesesuaian obat Hipotensi Ortostetik berdasarkan kondisi kesehatan pasien dengan menggunakan metode Profile Matching dan Fuzzy Logic. Berdasarkan evaluasi Fuzzy Logic dapat merekomendasikan obat Hipotensi Ortostetik yang lebih baik dibandingkan dengan menggunakan skala Ordinal. Selain rekomendasi jenis obat, sistem juga dapat merekomendasikan dosis dan frekuensi penggunaan Fuzzy sehingga lebih tepat dan mengurangi kesalahan petugas medis dalam merekomendasikan obat serta dapat memberikan dampak positif bagi pasien dalam hal waktu, proses penyembuhan, dan biaya yang lebih rendah. Penelitian ini memberikan pengetahuan bahwa penentuan obat hipotensi memerlukan sebanyak 17 parameter data Dari 10 pasien, rekomendasi obat yang banyak dipakai untuk Hipotensi Ortostatik ada 2 jenis yaitu Fludrocortisone dan Midodrine. Penelitian ini juga menggambarkan jumlah obat yang dapat diproduksi oleh perusahaan obat. Biasanya perusahaan hanya membuat dosis rendah dan tinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa menciptakan berbagai dosis obat lebih efisien bagi pasien. Saran Bagi peneliti selanjutnya yang akan meneliti Hipotensi, mengingat tujuan penelitian ini adalah untuk International Research on Big Data and Computer Technology ISSN 2356-3974 mengetahui dan menjelaskan penerapan Aplikasi Kecerdasan Buatan diharapkan dapat menggali lagi tentang Hipotensi, selanjutnya bisa menemukan penelitian yang berhubungan dengan Rekomendasi Obat yang dikaitkan dengan variabel hasil penelitian yang lebih mendukung. Penelitian ini masih perlu dikaji ulang dan dilanjutkan mengingat masih terdapat beberapa kelemahan dan kekurangan mulai dari dataset hingga jumlah parameternya. an Effort to Improve Low Blood Pressure. Ay Jurnal Gizi KH 1 . : 32Ae37. OAoBrien. Eoin. Roland Asmar. Lawrie Beilin, et al. AuEuropean Society Hypertension Recommendations Conventional. Ambulatory and Home Blood Pressure Measurement. Ay Journal of Hypertension 21 . 821Ae48. https://doi. org/10. 1097/00004872200305000-00001. Oksigen. Saturasi, and Perifer Spo. AuAnalisis Faktor Yang Mempengaruhi Tekanan Darah Dan Saturasi Oksigen Perifer (Spo . Ay Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, no. Spo 2: 21Ae30. Orujov. Maskeliunas. Damaevisius, and W. Wei. AuFuzzy Based Image Edge Detection Algorithm for Blood Vessel Detection in Retinal Images. Ay Applied Soft Computing Journal 94. https://doi. org/10. 1016/j. Paramita. Saccani, and Desiana Br Ginting. AuPemanfaatan Kecerdasan Buatan Dalam Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Bidang Kelistrikan. Ay AKSELERATOR : JURNAL SAINS TERAPAN DAN TEKNOLOGI 1 . : 29Ae37. https://jurnal. id/index. php/aksel/article/v iew/457. Parati. Gianfranco. George Stergiou. Eoin OAoBrien, et al. AuEuropean Society of Hypertension Practice Guidelines for Ambulatory Blood Pressure Monitoring. Ay Journal of Hypertension . 1359Ae66. https://doi. org/10. 1097/HJH. Paro. Jukka, and Jyri Rajamyki. AuLearning by Research and Development in Perspective of Peer-Group Mentoring. Ay Ie Global Engineering Education Conference. EDUCON 2015-April (Marc. 379Ae83. https://doi. org/10. 1109/EDUCON. Pressman. Roger S. Rekayasa Perangkat Lunak Pendekatan Praktisi. Andi Publisher. Purwanto. Heru. AuPenerapan Metode Profile Matching Dalam Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan Pada PT. Hyundai Mobil Indonesia Cabang Kalimalang. Ay Jurnal Techno Nusa Mandiri 14 . : 15Ae20. Putra. I Ketut Gede Darma, and Putu Manik Prihatini. AuFuzzy Expert System for Tropical Infectious Disease by Certainty Factor. TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Contro. https://doi. org/10. 12928/telkomnika. Radhakrishnan. Sita. Suresh G Nair, and Johney Isaac. AuComputer Methods and Programs in Biomedicine Analysis of Parameters Affecting Blood Oxygen Saturation and Modeling of DAFTAR PUSTAKA