Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK https://jbe -upiyptk. org/ojs Vol. No . Hal: 423-430 ISSN: 2502-6275 Pengaruh Return on Invesment (ROI). Earning Per Share (EPS), dan Price Earning Ratio (PER) Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Infrastruktur Muhd Alex1A. Elfiswandi 2. Zefriyenni 1,2,3 Progrm Studi Magister Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Putra Indonesia YPTK Padang alexmuhd98@gmail. Abstract This research is motivated by the development of stock prices in companies in the Infrastructure. Utilities, and Transportation This study aims to determine the movement of stock prices from year to year with Dividend Policy as an intervening variable in Infrastructure. Utilities, and Transportation Sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange 2017-2021. The sample in this study was taken using a purposive sampling technique with a total sample of 37 companies in the Infrastructure. Utilities, and Transportation Sectors listed on the IDX from 2017-2021. The analytical method of this research uses multiple linear regression analysis methods. This study aims to determine the effect of Return On Investment (ROI). Earning Per Share (EPS), and Price Earning Ratio (PER) on stock price movements with Dividend Policy as an intervening variable in Infrastructure. Utilities, and Transportation Sector Companies listed on the stock exchange. Indonesian effect The results of this study indicate that partial Return On Investment (ROI) has a significant effect on dividend policy while Earning per Share (EPS) and Price Earning Ratio (PER) has no significant effect on dividend policy. Return On Investment (ROI) has no significant effect on dividend policy. Stock Prices, while Earning per Share (EPS) and Price Earning Ratio (PER) have a significant effect on Stock Prices. Dividend Policy has a significant effect on Stock Prices. Return On Investment (ROI) and Price Earning Ratio (PER) have no significant effect on On Stock Prices through Dividend Policy as an intervening variable while Earning per Share (EPS) has a significant effect on Stock Prices through Dividend Policy as an intervening variable in Infrastructure. Utilities and Transportation Sector Companies listed on the Indonesia Stock Exchange Keywords: Return On Investment (ROI). Earning per Share (EPS). Price Earning Ratio (PER). Dividend Policy, and Stock Price Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya perkembangan harga saham pada perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas Dan Transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pergerakan Harga Saham dari tahun ketahun dengan Kebijakan Dividen sebagai variabel intervening pada perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas Dan Transportasi yang terdaftar di bursa efek indonesia 2017-2021. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas Dan Transportasi yang terdaftar di BEI sejak 20172021. Metode analisis dari penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Pada penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return On Invesment (ROI). Earning Per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) terhadap pergerakan harga saham dengan Kebijakan Dividen sebagai variabel intervening pada Perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas Dan Transportasi yang terdaftar di bursa efek indonesia 2017-2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Return On Infesment (ROI) berpengaruh signifikan terhadap kebijakan Dividen, sedangkan Earning per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan Dividen. Return On Infesment (ROI) tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham, sedangkan Earning per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) berpengaruh signifikan terhadap Terhadap Harga Saham. Kebiajakan Dividen berpengaruh signifikan terhadap Terhadap Harga Saham. Return On Infesment (ROI) dan Price Earning Ratio (PER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Terhadap Harga Saham melalui Kebijakan Dividen sebagai variabel intervening, sedangkan Earning per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap Terhadap Harga Saham melalui Kebijakan Dividen sebagai variabel intervening pada Perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas Dan Transportasi yang terdaftar di bursa efek indonesia 2017-2021. Kata kunci: Return On Infesment (ROI). Earning per Share (EPS). Price Earning Ratio (PER). Kebijakan Dividen. Harga Saham. Jurnal Ekobistek is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Diterima: 10-09-2022 | Revisi: 17-09-2022 | Diterbitkan: 30-09-2. doi: 10. 35134/jbeupiyptk. Muhd Alex, dkk Pendahuluan Kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam kegiatan operasionalnya merupakan fokus 2 utama dalam penilaian prestasi perusahaan dan juga merupakan elemen penting dalam penciptaan nilai perusahaan pada masa yang akan datang. Sementara Tujuan utama dari investor dalam menanamkan dananya ke dalam perusahaan adalah untuk mencari pendapatan atau tingkat pengembalian investasi . baik berupa pendapatan deviden . eviden yiel. maupun pendapatan dari selisih harga jual saham terhadap harga belinya . apital gai. Pasar modal merupakan suatu tempat yang mempertemukan pembeli dan penjual efek dengan risiko berupa laba dan rugi . Pasar modal bisa menjadi sarana perusahaan dalam meningkatkan kebutuhan akan dana jangka panjang dengan cara menawarkan saham atau obligasi . Pasar modal menurut UU No. 8 Tahun 1995 pasal 1 ayat 13 adalah suatu pasar yang mempunyai kegiatan melakukan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek . Pengertian pasar modal adalah pertemuan antara pihak yang kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana cara memperjualbelikan sekuritas seperti, obligasi, reksadana, dan saham . ekonomi, pada dasarnya mengandung informasi berharga yang tidak bisa lepas dari pasar modal. Salah satu peristiwa non ekonomi yang bisa sangat berpengaruh terhadapfluktuasi harga saham di pasar modal adalah peristiwa politik . Kondisi politik suatu negara yang stabil dan tenang cenderung meningkatkan kinerja ekonomi negara tersebut . Hal ini dikarenakan rendahnya risiko kerugian yang mungkin diakibatkan oleh faktor politik tersebut . Pasar modal merupakan media investasi modal dengan cara membeli surat-surat berharga seperti saham ataupun obligasi . Pasar modal merupakan salah satu indikator kemajuan perekonomian negara, yang turut berperan serta menunjang perkembangan dan pertumbuhan ekonomi . Gambaran keadaan politik dalam suatu negara merupakan cerminan keadaan pasar modal, yang dapat mempengaruhi kepercayaan dan psikologi Investor dalam mengambil keputusan Investasi . Pasar Modal dapat bereaksi terhadap peristiwa yang mempunyai kandungan informasi, sehingga berpengaruh terhadap terbentuknya fluktuasi harga saham . Reaksi Pasar Modal Terhadap Pencalonan Jokowi Menjadi Presiden Republik Indonesia menemukan bahwa Peristiwa pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia ke7 tidak mengandung kandungan informasi yang berarti bagi investor sehingga membuat pasar tidak bereaksi . Adapun Rata-rata harga saham perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas, dan Transportasi yang terdaftar di BEI tahun 2017-2021 dapat disajikan pada Tabel 1. Berbagai peristiwa yang terjadi di suatu wilayah atau negara, baik itu berupa peristiwa ekonomi maupun non Tabel 1. Pergerakan Harga Saham (Closing Price ) Pada Beberapa Perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas, dan Transportasi periode 2017 2021 RATA- RATA TAHUN HARGA SAHAM KODE BALI BUKK GHON GOLD IBST OASA PPRE SUPR TBIG CMNP JSMR META EXCL FREN TLKM KOPI MPOW PGAS POWR RAJA TGRA ASSA 1,550. 1,550. 1,320. 8,100. 6,800. 1,285. 1,540. 6,400. 2,960. 4,440. 1,750. 1,300. 1,900. 1,900. 1,312. 8,300. 6,800. 1,280. 4,280. 1,980. 3,750. 740,00 1,120. 1,400. 1,400. 1,400. 6,525. 3,280. 1,230. 1,855. 5,175. 3,150. 3,970. 620,00 2,170. 1,400. 1,400. 1,765. 7,250. 4,100. 1,630. 1,540. 4,630. 2,730. 3,310. 505,00 1,655. 1,215. 1,215. 2,390. 5,825. 15,475. 2,000. 3,890. 3,170. 4,040. 645,00 1,375. 3,320. 1,434 1,434 276,936 7,200 275,16 7,291 1,643 4,875 2,798 83,96 3,902 1,614 Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muhd Alex, dkk BBRM BLTA CANI HITS KARW LRNA MBSS NELY PORT PSSI PTIS SDMU SMDR TAXI TCPI 196,00 6,625. Berdasarkan tabel tersebut di atas, dapat dilihat bahwa harga saham berdasarkan harga Closing Price pada berbagai perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas, dan Transportasi beragam,ada yang tinggi ada juga yang Dan dapat kita lihat 10 Rata Rata harga saham tertitnggi dari periode 2017 -2021 berdasarkan harga Closing Price pada berbagai perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas, dan Transportasi yang terdaftar di BEI yaitu : perusahaan Jasa Marga (Perser. Tbk (JSMR) dengan rata rata harga Closing Price dari tahun 2017 -2021 sebesar 4,875. Transcoal Pacific Tbk (TCPI) sebesar 4,602. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) sebesar 3. XL Axieta Tbk (EXCL) sebesar 2,798. PT. Citra Marga Nushaphala Tbk (CMNP) sebesar 10,615. Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) sebesar 1,537. PT. Perusahaan Gas Negara (Perser. Tbk (PGAS) sebesar 1,614. Tower Bersama Infrastucture Tbk (TBIG) sebesar 1,563. Bali Towerrindo Sentra Tbk (BALI) Sebesar 1. Dan Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) Sebesar 1. Pengertian harga saham adalah Satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan atau sebuah bentuk kepemilikan perusahaan dipasar modal . Harga saham di pasar modal merupakan ukuran yang objektif mengenai investasi pada sebuah Sehingga pemahaman tentang harga saham dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahannya sangat penting, karena dapat memberikan informasi bagi investor dalam melakukan investasi . Investor membutuhkan informasi berupa suatu analisis tentang surat berharga yang akan dibeli dengan alat ukur kinerja keuangan perusahaan . Salah satu pendekatan analisis harga saham yaitu dengan menggunakan pendekatan fundamental yang dapat dianalisis dengan menggunakan rasio keuangan . Pendekatan ini berguna untuk menginformasikan keadaan keuangan perusahaan dan untuk memprediksi 472,00 2,000. 4,602 harga saham dengan cara menganalisis laporan keuangan perusahaan . Tujuan analisis rasio keuangan yaitu memperoleh rasio keuangan dalam memberikan informasi tentang peristiwa kedepan dan dapat digunakan dalam model financial distress atau memprediksi kebangkrutan . Kinerja keuangan suatu perusahaan merupakan gambaran kegiatan yang dilakukan guna mencapai tujuan bisnis pada kurun waktu tertentu . Kinerja perusahaan dapat diukur dengan melakukan analisa dan evaluasi atas laporan keuangan di masa lalu dan digunakan untuk memprediksi posisi keuangan dan kinerja keuangan di masa yang akan datang . Laporan keuangan merupakan laporan yang mampu menunjukkan perkembangan posisi finansial. Laporan keuangan ini memiliki arti yang sangat penting bagi suatu perusahaan. Karena laporan keuangan dapat mencerminkan kinerja yang terlah dicapai oleh perusahaan pda periode tertentu . Laporan keuangan juga mampu memberikan gambaran tentang seberapa besar perolehan profit pada suatu perusahaan pada periode tertentu . Berdasarkan permasalahan penelitian dapat diidentifikasikan yakni bagaimana melakukan analisis harga saham bisa naik maupun turun dikarnakan hal tertentu bisa dari faktor internal perusahaan tersebut maupun faktor eksternal. Harga pasar saham terbentuk melalui mekanisme permintaan dan penawaran di pasar modal. Dengan demiikian maka tujian penelitian dalam hal ini adalah untuk melihat pengaruh Return On Invesment (ROI) terhadap Kebijakan Dividen pada perusahaan sektor infrastruktur, utilitas dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Metodologi Penelitian Dalam penelitian akan membahas mengenai Pengaruh Return On Invesment (ROI). Earning Per Share (EPS). Dan Price Earning Ratio (PER) Terhadap Harga Saham Dengan Kebijakan Deviden Pada Perusahaan Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muhd Alex, dkk Sektor Infrastruktur. Utilitas Dan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 20172021. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas Dan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 20172021. Peneliti melakukan penelitian ini pada Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui alamat web. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Time series. Data time series merupakan data yang terkumpul dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran perkembangan suatu nilai kegiatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan dengan mengumpuulkan data berupa angka data tersebut kemudian diolah dan dianalisis untuk mendapatkan suatu informasi ilmiah dibalik angkaangka tersebut . Penelitian dilakukan di Bursa Efek Indonesia dengan mengakses website w. Perusahaan manufaktur periode 2017-2021 yang menyediakan data mengenai laporan keuangan atau annual report perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. 1 Populasi dan Sampel Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya . Berdasarkan pengertian di atas, maka populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas Dan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2021. Jumlah populasi adalah sebanyak 80 perusahaan dan tidak semua populasi ini akan menjadi objek penelitian, sehingga perlu dilakukan pengambilan sampel lebih lanjut. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut . Pengukuran sampel merupakan suatu langkah untuk menentukan besarnya sampel yang diambil dalam melaksanakan penelitian suatu objek . Untuk menentukan besarnya sampel bisa dilakukan dengan statistik atau berdasarkan estimasi penelitian. Sampel penelitian ini adalah perusahaan Sektor Infrastruktur. Utilitas Dan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Metode purposive sampling, yaitu teknik pengumpulan sampel dengan pertimbangan Untuk representative sesuai dengan kriteria yang ditentukan. 2 Analisis Statistik Deskriptif Analisis deskriptif adalah mengalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi . Analisis statistik deskriptif bertujuan untuk memberikan penjelasan terhadap permasalahan atau fenomena dari data yang akan diteliti, sehingga mempermudah untuk memahami variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian tersebut . Statistik deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran serta deskripsi variabel- variabel terkait dengan penelitian yang dilihat dari nilai rata-rata . , standar deviasi, minimum, dan maksimum. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data agar dapat menggambarkan suatu keadaan dan mengetahui sejauh mana pengaruh antara variabel in Berdasarkan olahan data SPSS yang meliputi. Return On Invesment. Earning Per Share. Price Earning Ratio. Kebijakan Dividen dan Harga saham, maka akan dapat diketahui mean, nilai maksimum, nilai minimum, dan standaar deviasi. dependen ke dependen secara signifikan . 3 Uji Normalitas Uji normalitas data merupakan uji distribusi data yang akan dianalisis, apakah penyebarannya normal atau tidak, sehingga dapat digunakan dalam analisis parametrik . Apabila data tidak berdistribusi normal, maka kita tidak dapat menggunakan analisis parametrik melainkan menggunakan analisis nonparametrik . Cara untuk menentukan apakah suatu model berdistribusi normal atau tidak, biasanya melihat pada bentuk histogram residual yang bentuknya seperti lonceng atau tidak, atau menggunakan scatter plot dengan mengacu pada nilai residual yang membentuk pola tertentu. Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk menentukan apakah data sudah berdistribusi normal atau tidak yaitu dengan menggunakan uji kolmogorof-Smirnov . 4 Uji Analisis Regeresi Berganda Analisis mendapatkan koefisien regresi yang akan menentukan apakah hipotesis yang dibuat akan diterima atau ditolak . Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan alat analisis statistik . Dengan demikian proses analisis menggunakan persamaan aanalisis regressi akan di optimlakan untuk menguji data penelitian. 5 Hipotesis Penelitian ini, dilakukan pengujian variabel bebas . ndependent variabl. terhadap dependent variable . ariabel terika. yang terdiri dari uji t . ji secara parsia. , uji f . ji secara bersama-sam. , dan pengujian koefisien determinasi (R. 1 Uji Parsial ( Uji . Pada dasarnya, uji t digunakan untuk mengukur seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen . Hipotesis untuk uji parsial adalah sebagai berikut : Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muhd Alex, dkk H0 : b1-b4 = 0, artinya faktor-faktor Return On Invesment (ROI). Earning Per Shere (EPS), dan Price Earning Ratio (PER) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. mempengaruhi variabel Y . Pengujian ini dimaksud untuk mengetahui tingkat kepastian yang paling baik dalam analisis regresi yang dinyatakan dengan koefisien determinasi. Nilai koefisien determinasi yaitu R2 = 1 berarti variabel independen berpengaruh sempurna terhadap variabel dependen, dan jika sebaliknya R2 = 0 berarti variabel independen tidak berpengaruh terhadap variabel dependen. H1 : b1-b4 O 0, artinya faktor-faktor Return On Invesment (ROI). Earning Per Shere (EPS), dan Price Earning Ratio (PER) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hasil uji t . ji parsia. dilakukan dengan syarat Bila t hitung > t tabel dan signifikansi < = 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Bila t hitung < t tabel dan signifikansi > = 0,05, maka H0 diterima dan H1 ditolak. Hasil dan Pembahasan Statistik deskriptif mendeskripsikan data menjadi sebuah informasi yang lebih jelas dan mudah dipahami . Analisis deskriptif dapat disajikan dalam bentuk skor minimum, skor maksimum, jangkauan . , mean, median, dilakukan diperolah ringkasan statistik deskriptif dari masing-masing variable penelitian yang digunakan seperti pada Tabel 2. 2 Uji Koefisien Determinasi (Adjust R Squa. Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur kemampuan variabel X . ariabel independe. Tabel 2. Hasil Uji Statistik Deskriptif Data Penelitian Descriptive Statistics Minimum Mean Std. Deviation ROI EPS PER KEBIJAKAN DEVIDEN HARGA SAHAM Valid N . Berdasarkan tabel 2 menunjukkan bahwa dari 185 observasi data penelitian yang dapat dijelaskan sebagai berikut ini: Maximum Pada variabel ROI memiliki nilai tertinggi sebesar 306,49, nilai terendah sebesar -679,29, dengan mean . ata-rat. sebesar 1,1736, serta standar devisiasi sebesar 75,48866. Pada variabel EPS memiliki nilai tertinggi sebesar 621,49, nilai terendah sebesar -1075,83, dengan mean . ata-rat. sebesar 32,5323, serta standar devisiasi sebesar 134,71957. Pada variabel PER memiliki nilai tertinggi sebesar 2115,38, nilai terendah sebesar -7100,00, dengan mean . ata-rat. sebesar 125,5439, serta standar devisiasi sebesar 587,64523. Pada variabel Kebijakan Deviden memiliki nilai tertinggi sebesar 456189, nilai terendah sebesar 321,08, dengan mean . ata-rat. sebesar 55948,93, serta standar devisiasi sebesar 36,6825. Pada variabel Harga Saham memiliki nilai tertinggi sebesar 6368,00, nilai terendah sebesar 1,09, dengan mean . ata-rat. sebesar 233,0329, serta standar devisiasi sebesar 512,34017 1 Hasil Uji Normalitas Uji normalitas dimaksudkan untuk menguji apakah nilai residual yang telah distandarisasi pada model regresi berdistribusi normal atau tidak . Nilai residual dikatakan berdistribusi normal jika nilai residual terstandarisasi tersebut sebagian besar mendekati nilai rata-ratanya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov. Uji Kolmogorov-Smirnov menggunakan fungsi distribusi kumulatif di mana nilai residual terstandarisasi berdistribusi normal jika nilai signifikansi lebih besar dari alpha atau sig. > 0,05. Adapun hasil uji tersebut Tabel Tabel 3. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Test Statistic Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muhd Alex, dkk Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. nilai signifikan sebesar 0,200 diatas 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa data penelitian residual terdistribusi normal. Dilihat dari tabel diatas hasil perhitungan uji normalitas terdistribusi tidak normal. Untuk mendapatkan nilai yang terdistribusi normal maka dilakukan cara transformasi data dengan menggunakan Ln. Berdasarkan uji normalitas dengan menggunakan uji One-Sample Kalmpgrov-Smirnov, terlihat bahwa 2 Hasil Regresi Liner Berganda Model yang digunakan dala regresi berganda untuk melihat pengaruh ROI. EPS dan PER terhaadap Kebijakan Dividen dalam penelitian ini disajikan pada Tabel 4. Tabel 4. Hasil Uji Liner Berganda Coefficientsa Model (Constan. LN_X1 LN_X2 LN_X3 Dependent Variable: LN_Z Unstandardized Coefficients Std. Error Berdasarkan tabel diatas maka dapat dilihat persamaan regresinya yaitu : Kebijakan Deviden = 1,747 0,425ROI - 0,323EPS -0,004 PER Dari persamaan regresi berganda di atas dapat disimpulkan bahwa Nilai konstanta sebesar 1,747, artinya jika ROI. EPS dan PER bernilai konstan . , maka nilai variabel harga saham nilainya adalah sebesar 1,747. Koefisien regresi variabel ROI sebesar 0,425, jika variabel ROI mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel EPS dan PER bernilai konstan . maka variabel harga saham akan mengalami peningkatan sebesar 0,425. Koefisien regresi variabel EPS sebesar 0,323, jika variabel EPS mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel ROI dan PER bernilai konstan . maka harga saham akan mengalami penurunan sebesar 0,323. Koefisien regresi variabel PER sebesar -0,004, jika variabel kebijakan PER mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel ROI dan EPS bernilai konstan . maka harga saham akan mengalami penurunan sebesar 0,004. 3 Uji Parsial ( Uji . Pada dasarnya, uji t digunakan untuk mengukur seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen . Hipotesis untuk uji parsial adalah sebagai berikut : H0 : b1-b4 = 0, artinya faktor-faktor (Return OnInvesmentt (ROI). Earning Per Shere (EPS) dan Price Earning Rati. secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. H1 : b1-b4 O 0, artinya faktor-faktor (Return OnInvesmentt (ROI). Earning Per Shere (EPS) dan Standardized Coefficients Beta Sig. Price Earning Rati. secara parsial berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hasil uji t . ji parsia. dilakukan dengan syarat Bila t hitung > t tabel dan signifikansi < = 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Bila t hitung < t tabel dan signifikansi > = 0,05, maka H0 diterima dan H1 4 Uji Koefisien Determinasi ( R. Koefisien determinasi (R. pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menjelaskan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Nilai RA yang kecil berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat sangat terbatas, begitu pula sebaliknya. Kelemahan determinasi adalah bias terhadap jumlah variabel independen yang dimasukkan ke dalam model. Oleh karena itu, banyak peneliti menganjurkan untuk menggunakan nilai Adjusted R2 pada saat mengevaluasi mana model regresi terbaik. Adapun hasil uji dapat dilihat pada Tabel 5. Tabel 5. Hasil Uji Koefisien Determinasi ( R. Model Summaryb Adjusted Model Square R Square Predictors: (Constan. LN_X3. LN_X2. LN_X1 Dependent Variable: LN_Z Berdasarkan tabel di atas diperoleh angka Adjusted RA sebesar 0,201 atau 20,1%, hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan variabel ROI. EPS dan PER terhadap Kebijakan Dividen sebesar 0,201 atau 20,1%, sedangkan sisanya sebesar 79,9% dipengaruhi oleh Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Muhd Alex, dkk variabel lain di luar penelitian ini seperti CAR. Suku Bunga dan lainya. Kesimpulan Setelah dilakukan penelitian terhadap 37 perusahaan pada perusahan Sektor Infrastruktur. Utilitas dan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021, maka hasil uraian tentang Pengaruh Return On Infesment (ROI). Earning per Share (EPS) dan Price Earning Ratio (PER) terhadap Harga Saham dengan Kebijakan Divivden sebagai variabel intervening,dapat disimpulkan bahawa variabel Return On Infesment (ROI) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kebijakan Dividen pada Perusahan Sektor Infrastruktur. Utilitas dan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Variabel Earning per Share (EPS) secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kebijakan Dividen pada Perusahan Sektor Infrastruktur. Utilitas dan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Price Earning Ratio (PER) secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kebijakan Dividen Perusahan Sektor Infrastruktur. Utilitas dan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Return On Infesment (ROI) secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan Harga Saham pada Perusahan Sektor Infrastruktur. Utilitas dan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Variabel Earning per Share (EPS) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham pada Perusahan Sektor Infrastruktur. Utilitas dan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Variabel Price Earning Ratio (PER) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham pada Perusahan Sektor Infrastruktur. Utilitas dan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Daftar Rujukan . Hanif And Bustamam. AuPengaruh Debt To Equity Ratio. Return On Asset. Firm Size. Dan Earning Pe Share Terhadap Dividend Payout Ratio (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2. ,Ay J. Ilm. Mhs. Ekon. Akunt. Vol. No. Pp. 73Ae81, 2017. Guminto And M. Marlina. AuReaksi Pasar Modal Dari Dampak Peristiwa Kerusuhan Mako Brimob Mei 2018 Terhadap Abnormal Return Indeks Lq45 Yang Terdaftar Di Bei,Ay Performa. Vol. No. Pp. 30Ae36, 2021. Doi: 10. 37715/Jp. V4i2. A D. Saeri. AuProposal Penelitian,Ay Pp. 0Ae3, 2010. Masdiantini And N. Warasniasih. AuLaporan Keuangan Dan Prediksi Kebangkrutan Perusahaan,Ay J. Ilm. Akunt. Vol. No. 196, 2020. Doi: 23887/Jia. V5i1. Putra. Darwis. And A. Priandika. AuPengukuran Kinerja Keuangan Menggunakan Analisis Rasio Keuangan Sebagai Dasar Penilaian Kinerja Keuangan (Studi Kasus: Cv Sumber Makmur Abadi A,Ay J. Ilm. Sist. Vol. No. Pp. 48Ae59, 2021. Elisabeth. AuPengaruh Current Ratio (C. Return On Investment (Ro. Fixed Asset Ratio (Fa. Terhadap Debt To Equity Ratio (De. Pada Perusahaan Sub Sektor Non Cyclical Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Be. Tahun 2015-2019,Ay Vol. No. Pp. 190Ae198, 2021. Priyatnasari. Dan Hartono. AuRasio Keuangan. Makroekonomi Dan Financial Distress: Studi Pada Perusahaan Perdagangan. Jasa Dan Investasi Di Indonesia. ,Ay J. Ilmu Manaj. Vol. No. Pp. 1005Ae 1016, 2019. Sari. AuPengaruh Quick Ratio Total Asset Turnover Dan Return On Investment Terhadap Harga Saham,Ay Balanc. Akunt. Dan Bisnis. Vol. No. 123, 2020. Doi: 10. 32502/Jab. V5i2. Riset. Indonesia. Rasyidi. Munika. Riset. And M. Indonesia. AuPengaruh Return On Investmen ( Roi ). Earning Per Share ( Eps ). Dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Harga Saham Perusahaan Sub Sektor Logam Dan Sejenisnya Yang Terdaftar Di Bei Periode 2018-2020 The Influence Of Return On Investment ( Roi ). Earning Per S,Ay Vol. No. Pp. 252Ae260, 2022. Indah And Parlia. AuPengaruh Earning Per Share Terhadap Harga Saham Pada Pt. Bank Mega Tbk,Ay J. Penelit. Ekon. Akunt. (Jens. Vol. No. Juni 2017. Vol. No. Pp. 72Ae81, 2017. Munggaran Dkk. AuPengaruh Earning Per Share (Ep. Terhadap Harga Saham. ,Ay J. Ris. Bsinis Investasi. Vol. No. Pp. 1Ae12, 2017. Chaeriyah. Supramono. And R. Aminda. AuPengaruh Earning Per Share (Ep. Dan Return On Investment (Ro. Terhadap Harga Saham Pada Sektor Perbankan,Ay Manag. Ilmu Manaj. Vol. No. 403, 2020. Doi: 10. 32832/Manager. V3i3. Aufa And D. Wahyuni. AuPengaruh Return On Equity. Earning Per Share Dan Price Earning Ratio Terhadap Harga Saham,Ay J. Ilmu Dan Ris. Manaj. Vol. Pp. 1Ae15, 2019. Handayani And E. Arif. AuPengaruh Pengaruh Price Earning Ratio ( Per ). Debt To Equity Ratio ( Der ). Net Profit Margin ( Npm ) Dan Total Assets Turnover ( Tato ) Terhadap Harga Saham Pada Pt . Unilever Indonesia Tbk Periode 2011 Ae 2018,Ay J. Manaj. Fe-Ub. Vol. No. Pp. 72Ae91, 2021. Rahmadewi And N. Abundanti. AuPengaruh Eps. Per. Cr Dan Roe Terhadap Harga Saham Di Bursa Efek Indonesia,Ay E-Jurnal Manaj. Univ. Udayana. Vol. No. Doi: 24843/Ejmunud. V07. I04. P14. Kinasih. Maslichah. And D. Sudaryanti. AuPengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan Pertimbangan Dalam Perspektif Teori Agensi,Ay E-Jra. Vol. No. Pp. 13Ae24, 2021. Subekti And Y. Chomsatu. AuFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Return On Asset Pada Perusahan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi,Ay J. Manajemen. Ekon. Keuang. Dan Akunt. Vol. No. Pp. 230Ae238, 2021. Sari. AuBab Ii Kajian Pustaka Bab Ii Kajian Pustaka 2. ,Ay Bab Ii Kaji. Pustaka 2.