E-ISSN 2798-3846 Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 SOSIALISASI PERAN ORANG TUA DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PADA KELOMPOK BELAJAR HARAPAN BUNDA KABUPATEN MADIUN Farida Styaningrum1*. Nur Wahyuning Sulistyowati1. Liana Vivin Wihartanti1. Elva Nuraina1. Andien Nugrahaningtyas1. Puspa Widya Ningrum1 Universitas PGRI Madiun *faridastyaningrum@unipma. id, nurwahyu@unipma. id, lianavivin@unipma. elvanuraina@unipma. id, andien_2002106013@mhs. puspa_1902106009@mhs. ABSTRAK Pembelajaran daring saat pandemi Covid-19 menuntut orang tua untuk dapat memanfaatkan teknologi khususnya handphone demi kelancaran proses pembelajaran. Orang tua peserta didik dari Kelompok Belajar (KB) Harapan Bunda di Desa Sambirejo Kabupaten Madiun mengalami kesulitan saat mendampingi anak dalam kegiatan pembelajaran daring pada masa pendemi Covid-19. Tim pengabdian masyarakat Universitas PGRI Madiun mengadakan sosialisasi kepada orang tua peserta didik di KB Harapan Bunda tentang pemanfaatan teknologi handphone untuk memperlancar pembelajaran daring selama Covid-19. Tahapan pelaksanaan pengabdian masyarakat yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat oleh tim pengabdian Universitas PGRI Madiun menunjukkan hasil sesuai harapan. Orang tua peserta didik berpartisipasi aktif selama kegiatan dan merasakan kebermanfaatan dari kegiatan. Pengetahuan orang tua meningkat tentang cara pemanfaatan teknologi khususnya handphone untuk pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Harapan selanjutnya akan ada kegiatan yang serupa untuk meningkatkan pembelajaran tidak hanya pada tingkat KB atau TK tetapi juga pada tingkat SD dan selanjutnya. Kata Kunci: Peran Orang Tua. Teknologi Pembelajaran. Handphone ABSTRACT Online learning during the Covid-19 pandemic requires parents to be able to utilize technology, especially handphone, to ensure the learning process runs smoothly. Parents of students from the Harapan Bunda Study Group in Sambirejo Village. Madiun Regency, experienced difficulties accompanying their children in online learning activities during the Covid-19 The Universitas PGRI Madiun community service team held outreach to parents of students at Harapan Bunda Study Group about the use of handphone technology to facilitate online learning during Covid-19. The stages of implementing community service are preparation, implementation and evaluation. Community service activities by the Universitas PGRI Madiun service team showed results as expected. The students' parents actively participated during the activity and felt the benefits of the activity. Parents' knowledge has increased about how to use technology, especially handphone, for online learning during the Covid-19 pandemic. It is hoped that there will be similar activities to improve learning not only at the KB or Kindergarten level but also at the elementary school level and beyond. Keywords: The Role of Parents. Learning Technologies. Handphone Tanggal Masuk: 20 Mei 2024 Tanggal Diterima: 25 Juni 2024 Halaman: 30-38 Styaningrum. Sulistyowati. Wihartanti. Nuraina. Nugrahaningtyas, dan Ningrum Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 PENDAHULUAN Teknologi saat ini berkembang begitu pesat dalam bidang pendidikan dan Adanya teknologi membantu dalam memperlancar proses pembelajaran maupun proses belajar mandiri peserta didik dalam memahami materi pelajaran maupun menambah pengetahuan umum. Namun terdapat juga dampak negatif teknologi dalam pembelajaran yaitu dapat merubah kehidupan sosial peserta didik seperti mengikis norma-norma kemasyarakatan, moralitas, dan peraturan pendidikan (Lestari, 2018. Maritsa et al. , 2. Peran teknologi dalam pembelajaran sangat dibutukan saat terjadi pandemi Covid19 di Indonesia sejak 2019 sampai 2021 dan mengakibatkan banyak perubahan dalam setiap kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran yang awalnya dilaksanakan dengan tatap muka berganti pada pembelajaran daring . alam jaringa. yang dikenal juga dengan pembelajaran online. Adanya pembelajaran online mengharuskan peserta didik untuk melakukan pembelajaran jarak jauh. Agar proses pembelajaran dapat dilakukan secara efektif dan efisien maka dibutuhkan bantuan teknologi. Teknologi berperan positif dalam mendukung pembelajaran daring selama Covid-19. Orang tua harus berperan dalam membimbing dan mendukung proses pembelajaran di rumah karena pembelajaran online menghambat siswa untuk belajar secara maksimal. (Majid et al. , 2021. Mawar et , 2. Anak yang tumbuh pada era digital dengan teknologi yang berkembang pesat, dapat dididik dengan pola asuh demokratis dibandingkan pola asuh otoriter. Namun, anak tetap harus berada di bawah pengawasan orang tua. Selain itu, orang tua perlu mengetahui berbagai aplikasi pendidikan yang tersedia untuk anak, membantu anak mempelajari cara penggunaan yang benar, dan mengawasi cara anak menggunakan alat teknologi untuk menghindari hasil yang dapat membahayakan perkembangan nilai-nilai moral anak (Ramadhani & Ritonga, 2. Dalam membantu anak usia dini menggunakan teknologi digital, peran orang tua sangatlah penting. Pendidikan karakter harus ditanamkan oleh orang tua yang juga harus tegas dalam menerapkan batasan penggunaan gadget dan kreatif dalam melakukan aktivitas alternatif seperti bermain di luar rumah, aktivitas kerja kelompok diperbanyak, dan menggalakkan sosialisasi dengan lingkungan (Yunita et al. , 2. Styaningrum. Sulistyowati. Wihartanti. Nuraina. Nugrahaningtyas, dan Ningrum Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 Teknologi sebagai penunjang dalam pembelajaran daring digunakan pada semua jenjang sekolah mulai tingkat KB. TK. SD. SMP. SMA, bahkan perguruan tinggi. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran daring bagi peserta didik terutama pada tingkat KB atau TK harus mendapat pendampingan dari orang tua. Bagi peserta didik KB atau TK, peran orang tua sangat dibutuhkan dalam pemanfaatan teknologi Orang tua akan lebih ekstra dalam melakukan pendampingan dan pengawasan kepada anak selama mengikuti pembelajaran secara daring maupun ketika anak belajar secara mandiri di rumah. Orang tua berfungsi sebagai mentor, guru, wali, pengembang, dan pengawas anak. Orang tua mempunyai tanggung jawab untuk mengawasi anak saat menyelesaikan tugas sekolah secara online selama pandemi Covid-19 (Kurniati et al. , 2. Selama pandemi Covid-19, orang tua harus aktif mendampingi anak dalam proses pembelajaran agar dapat mengikuti pola kegiatan pembelajaran daring. Bagi para orang tua, kebiasaan baru ini menghadirkan kesulitan sekaligus sesuatu yang baru. Butuh waktu bagi orang tua untuk memulai kebiasaan baru tersebut, namun kebanyakan orang tua tidak tahu cara menggunakan sumber belajar online dan tidak menyadari betapa pentingnya keterlibatan mereka dalam pendidikan anak-anak mereka (Sitinjak & Saragih, 2. Hasil pengabdian Maslahah & Rofiah . terkait peran orang tua dalam membantu anak belajar online di rumah, menunjukkan bahwa orang tua semakin sadar akan tanggung jawabnya untuk membantu anak belajar dari rumah. Orang tua juga lebih mampu memberikan tanggung jawab dan peran kepada anak, serta memahami strategi untuk membantu anak merasa nyaman ketika belajar dari rumah. Teknologi yang biasa digunakan untuk media pembelajaran daring adalah Orang tua harus bijak dalam penggunaan handphone untuk mendukung pembelajaran daring. Lestari et al. melakukan kegiatan penyuluhan kepada para wali murid TK terkait tata cara mengontrol penggunaan handphone yang dipakai oleh peserta didik untuk mengurangi dampak negatif dari penggunaan handphone terhadap anak di bawah umur. Selain memantau dan mengontrol apa saja yang boleh dan tidak boleh diakses oleh anak saat menggunakan handphone, orang tua yang memiliki anak usia prasekolah di KB atau TK harus aktif membantu mendidik anak tentang penggunaan handphone yang benar. (Lestari et al. , 2. Styaningrum. Sulistyowati. Wihartanti. Nuraina. Nugrahaningtyas, dan Ningrum Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 Perlu adanya sosialisasi untuk memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan kepada orang tua dalam menjalankan peran sebagai pendamping belajar peserta didik dirumah selama pandemi Covid-19. Orang tua perlu diedukasi manfaat teknologi dan cara penggunaan dalam menunjang belajar peserta didik sehingga kegiatan pembelajaran berjalan lancar selama Covid-19. METODE Pengabdian masyarakat terlaksana pada 5 Desember 2021 di Pendopo Desa Sambirejo Kabupaten Madiun. Peserta pengabdian masyarakat adalah wali murid atau orang tua dari peserta didik di Kelompok Belajar (KB) Harapan Bunda yang berjumlah 29 orang. Materi yang disampaikan berupa peran orang tua dalam pemanfaatan teknologi pada peserta didik dengan tujuan meningkatkan pemahaman orang tua dalam pemanfaatan teknologi dalam mendampingi peserta didik belajar dan mengikuti proses pembelajaran daring. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat meliputi persiapan, pelaksanaan, dan Persiapan meliputi kegiatan survei lapangan untuk mengetahui masalah mitra, selanjutnya memberikan solusi melalui kegiatan sosialisasi, menyusun materi kegiatan, kemudian berkoordinasi dengan tim dan mitra terkait jadwal kegiatan. Pelaksanaan yaitu menyampaikan materi sosialisasi terkait peran orang tua dalam memanfaatkan teknologi berupa handphone dalam pembelajaran daring selama Covid-19. Evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat, mengetahui hambatan yang dihadapi, menyusun laporan, dan merencanakan kegiatan pengabdian masyarakat berikutnya. Tahapan kegiatan tersaji dalam gambar 1 berikut ini. Styaningrum. Sulistyowati. Wihartanti. Nuraina. Nugrahaningtyas, dan Ningrum Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 Persiapan Survei lapangan Menentukan masalah dan solusi Menyusun materi sosialisasi Menyusun jadwal kegiatan Pelaksanaan A Menyampaikan materi terkait definisi teknologi pembelajaran, aplikasi pendukung pembelajaran daring, manfaat aplikasi pembelajaran, dan peran orang tua dalam memanfaatkan aplikasi Evaluasi Hasil yang dicapai Hambatan yang dihadapi Menyusun laporan Merencanakan kegiatan berikutnya Gambar 1. Tahapan Kegiatan Pengabdian Masyarakat HASIL DAN PEMBAHASAN Pengabdian masyarakat terlaksana pada 5 Desember 2021 di Pendopo Desa Sambirejo Kabupaten Madiun. Peserta pengabdian masyarakat adalah wali murid atau orang tua dari peserta didik di KB Harapan Bunda yang berjumlah 29 orang. Peserta terdiri dari 25 perempuan dan 4 laki-laki dengan usia sekitar 27 sampai dengan 54 tahun. Materi yang disampaikan berupa peran orang tua dalam pemanfaatan teknologi pada anak dengan tujuan meningkatkan pemahaman orang tua dalam pemanfaatan teknologi dalam mendampingi anak belajar dan mengikuti proses pembelajaran daring. Gambar 2 menunjukkan sebagian materi yang disampaikan oleh tim pengabdian masyarakat dan gambar 3 menunjukkan kegiatan penyampaian materi pengabdian masyarakat. Styaningrum. Sulistyowati. Wihartanti. Nuraina. Nugrahaningtyas, dan Ningrum Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 Gambar 2. Materi Pengabdian Masyarakat Gambar 3. Penyampaian Materi Pengabdian Masyarakat Selama kegiatan penyampaian materi pengabdian masyarakat terlihat bapak dan ibu yang merupakan orang tua atau wali murid di KB Harapan Bunda. Desa Sambirejo Kabupaten Madiun memperhatikan dengan baik meskipun ada beberapa orang tua yang sibuk mengkondisikan anak-anaknya yang diajak dalam kegiatan tersebut. Penyampaian materi berjalan dengan baik, ada sesi tanya jawab dan diskusi untuk memperdalam pemahaman orang tua dalam pemanfaatan teknologi berupa handphone. Pada awal menyampaikan jika selama pembelajaran daring, peserta didik lebih banyak menggunakan handphone dan terkadang orang tua kesulitan dalam mendampingi peserta didik saat pembelajaran daring. Orang tua juga kadang membiarkan peserta didik untuk belajar mandiri dengan handphone tanpa ada pengawasan yang ketat tentang apa yang dilihat peserta didik. Styaningrum. Sulistyowati. Wihartanti. Nuraina. Nugrahaningtyas, dan Ningrum Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 Dengan adanya materi terkait pemanfaatan teknologi handphone dalam pembelajaran daring maka sesi tanya jawab dan diskusi berjalan aktif. Orang tua berpartisipasi aktif dan bersama dengan tim pengabdian menentukan cara terbaik dalam pemanfaatan teknologi handphone untuk mendukung pembelajaran daring selama Covid-19. Berdasarkan hasil tanya jawab selama kegiatan berlangsung diketahui jika orang tua sangat mendukung acara sosialisasi dan mendapat tambahan pengetahuan tentang cara pemanfaatan handphone untuk pembelajaran. Orang tua akan melakukan pengawasan yang lebih ketat tentang penggunaan handphone olah peserta didik dan mencarikan aplikasi-aplikasi yang sesuai dengan usia peserta didik. Kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu tidak semua orang tua peserta didik yang hadir. Jumlah undangan yang disebar sebanyak 40 dan kenyataannya hanya 29 orang tua yang dapat hadir. Kondisi di tempat pengabdian kurang kondusif dikarenakan banyak orang tua yang membawa anak dengan usia batita . ayi dibawah tiga tahu. dan ada yang menangis ataupun bermain saat kegiatan Berdasarkan hasil evaluasi dapat disimpulkan jika kegiatan berjalan sesuai rencana meskipun ada beberapa kendala. Orang tua merasakan kebermanfaatan dari kegiatan sosialiasasi yang dilakukan tim pengabdian dan merencanakan untuk mengundang lagi tim pengabdian dalam acara pengabdian lainnya. SIMPULAN DAN SARAN Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat Universitas PGRI Madiun berjalan sesuai rencana dan mencapai hasil sesuai dengan yang diharapkan. Orang tua mengikuti kegiatan dengan baik, meskipun ada beberapa Orang tua menyampaikan jika kegiatan sosialisasi memberikan banyak manfaat diantaranya menambah pengetahuan orang tua dalam pemanfaatan teknologi berupa handphone untuk mendukung dalam pembelajaran daring. Kegiatan selanjutnya dapat direncanakan untuk keberlanjutan program pengabdian dari tim Universitas PGRI Madiun yaitu terkait dengan peningkatan mutu pembelajaran tidak hanya pada jenjang KB tetapi juga pada jenjang atasnya. Styaningrum. Sulistyowati. Wihartanti. Nuraina. Nugrahaningtyas, dan Ningrum Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 UCAPAN TERIMAKASIH Tim pengabdian dari Universitas PGRI Madiun mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah, guru, dan orang tua dari KB Harapan Bunda yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengabdian yang dilaksanakan. Terima kasih juga kepada Kepala Desa Sambirejo Kabupaten Madiun yang telah memberikan izin serta menyediakan tempat untuk kegiatan pengabdian masyarakat. DAFTAR PUSTAKA