LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi https://ejournal. id/index. php/lofian/ Vol. No. Agustus 2025. Halaman 29-37 e-ISSN: 2798-9593 p-ISSN: 2798-9836 Metode Waterfall dalam Perancangan Sistem Informasi Penjualan Elektronik Yuli Friska Meha1. Ratna Wati Simbolon2 1,2Universitas Mandiri Bina Prestasi Jl. Letjend. Djamin Ginting No. Padang Bulan. Medan Baru. Kota Medan. Sumatera Utara. Indonesia - 20155 1yulifriska52@gmail. com, 2ratna@umbp. DOI: https://doi. org/10. 58918/1xzvxt34 Abstrak Pendayagunaan teknologi informasi menjadi solusi utama dalam menjual produk para produsen, sehingga dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan yang diperoleh secara pribadi maupun organisasi. Penjualan suatu produk akan membutuhkan waktu yang cukup lama jika dikelola secara manual, namun pada era serba komputerisasi sekarang sistem informasi dapat dengan mudah dikelola ataupun diakses. Begitu lah yang dilakukan oleh Toko Vins Elektronik, berusaha memperbaiki sistem penjualan mereka dengan memanfaatkan teknologi informasi yaitu merancang sistem informasi penjualan menggunakan metode waterfall. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem informasi penjualan elektronik dengan metode waterfall pada Toko Vins Elektronik. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan menggunakan pengujian blackbox diketahui bahwa setiap aspek dalam sistem informasi penjualan barang elektronik dapat dioperasikan sesuai dengan fungsinya. Kemudian setelah sistem dioperasikan dan dilakukan penilaian menggunakan 10 indikator diperoleh nilai 33 dari total maksimal 40, dengan kata lain 82,5% sistem sangat layak digunakan untuk membantu dalam hal pengelolaan barang, mengontrol stok barang, proses penjualan hingga pelaporan penjualan barang dan perhitungan pendapatan toko. Dengan demikian sistem informasi penjualan dapat membantu pihak toko dalam pengelolaan barang, mengontrol stok barang dan menghasilkan laporan penjualan elektronik. Kata Kunci: Sistem Informasi. Penjualan. Elektronik. Waterfall. Blackbox. Pendahuluan Teknologi yang telah berkembang pesat seperti saat ini sangat banyak dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, selain sangat berguna bagi pribadi juga bagi para pelaku usaha dalam berbagai bidang, salah satunya adalah perdagangan. Manfaat yang dirasakan dalam bidang perdagangan dari perkembangan teknologi saat ini yaitu perubahan proses jual beli suatu produk yang sebelumya masih dilakukan secara konvensional . atap muka antara penjual dan pembel. inkonvensional/modern . idak lagi terjadi tatap muka langsung antara penjual dan pembel. Bagi produsen, pendayagunaan teknologi informasi menjadi solusi utama dalam menjual produk-produknya, sehingga dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan yang Dengan demikian teknologi informasi mampu menciptakan jangkauan pasar yang luas pada proses penjualan produk. Teknologi informasi mempunyai peran penting dalam membantu suatu usaha agar dapat berkembang, karena teknologi informasi mampu mempermudah pekerjaan dan memberikan informasi yang akurat untuk mengurangi risiko kesalahan dan kerugian. Dalam proses bisnis, teknologi informasi dapat meningkatkan daya guna pengendalian dan penjualan produk. Wujud dari hal tersebut diatas adalah sebuah sistem informasi penjualan yang digunakan untuk aktivitas penjualan dan pengendalian suatu produk. Toko Vins Elektronik adalah sebuah toko yang berlokasi di Jl. Kapuk Raya No. RT. 4/RW. Kapuk. Kecamatan Cengkareng. Kota Jakarta Barat, yang menjual barang-barang elektronik yang tentunya sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Toko Vins Elektronik masih menghadapi sejumlah permasalahan dalam operasionalnya. Proses penyelesaian pencatatan transaksi, manajemen stok barang, dan penyusunan laporan keuangan masih sangat lambat dikerjakan karena hanya mengandalkan tenaga/pengetahuan seorang petugas . yang mungkin sangat Hal ini menyebabkan berbagai kendala, seperti informasi persediaan yang tidak akurat, risiko kehabisan stok, serta penyusunan laporan keuangan yang membutuhkan waktu lama. Selain itu, ketidaktersediaan data secara real-time menghambat pemilik toko dalam memantau arus kas dan kondisi keuangan usaha secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem informasi penjualan elektronik menggunakan LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi https://ejournal. id/index. php/lofian/ Vol. No. Agustus 2025. Halaman 29-37 e-ISSN: 2798-9593 p-ISSN: 2798-9836 metode waterfall pada Toko Vins Elektronik. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini yaitu membantu Toko Vins Elektronik dalam hal pengelolaan barang, mengontrol stok barang, proses penjualan hingga pelaporan penjualan barang dan perhitungan pendapatan toko. kesalahan dari tahap pertama berpengaruh ke tahapan kedua . emikian seterusny. Tinjauan Pustaka Sistem Informasi Penjualan Penjualan organisasi/perusahaan dalam menciptakan keuntungan yang memberi pengaruh penting dalam keberhasilan suatu organisasi/perusahaan tersebut. Dengan adanya sistem informasi penjualan ini, dapat membantu Toko Vins Elektronik mempermudah mengetahui informasi barang, stok barang, dan informasi penjualan dalam bentuk laporan penjualan harian, bulanan dan tahunan. Sistem informasi penjualan mampu membuat laporan secara detail sehingga lebih mempermudah dalam meningkatkan omset penjualan. Pengembangan sistem informasi penjualan dengan bantuan teknologi dibutuhkan dalam kegiatan usaha agar data dapat diolah dengan cepat dan meminimalisir terjadinya kesalahan. Metode Waterfall Metode waterfall adalah satu diantara beberapa model pengembangan sistem informasi dari System Development Life Cycle atau biasa disebut sebagai model SDLC yang berarti siklus hidup pengembangan sistem. Metode waterfall ini memiliki beberapa tahapan yang hirarki dalam pembuatan sistem artinya jika ada tahapan yang masih dikerjakan . ungkin ada kendal. , mengakibatkan tidak dapat berlanjut ke tahapan berikutnya. Dengan kata lain, metode Waterfall menyajikan sebuah pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekunsial . Sifat dari metode waterfall ini sistematis dan berurutan dalam pembuatan sistem informasi yaitu mengikuti alur analisis, desain, kode, pengujian dan pemeliharaan. Kelebihan dari model waterfall adalah mudah dipahami dan diterapkan pada proses pengembangan perangkat lunak. Siklus pengembangan sistem informasi/SDLC identik dengan istilah metode air terjun (Waterfall Metho. Setiap tahap akan mempengaruhi dan menjadi dasar dari keberlangsungan tahap pengembangan berikutnya, sama seperti air terjun yang mengalir dari atas kebawah. Tahapan yang diatas . harus selesai terlebih dahulu sebelum berlanjut kepada tahap berikutnya . , begitu juga Gbr. Metode Waterfall . Tahap pertama dalam pembuatan sistem informasi penjualan ini yaitu analisis terhadap kebutuhan sistem dan data. Analisis kebutuhan sistem dilakukan untuk menguraikan seluruh kebutuhan suatu sistem informasi yang akan dibangun. Analisis terhadap kebutuhan data ada dua jenis yaitu: . analisis kebutuhan yang berkaitan langsung dengan kegiatan sistem yang disebut analisis kebutuhan data . analisis yang ditentukan untuk sistem yang akan dibangun, disebut dengan analisis kebutuhan data non fungsional. Tahap kedua yaitu desain sistem. Aktivitas yang berkaitan dengan desain sistem meliputi struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi antar muka dan prosedur pengkodean. Pada tahap ini, peneliti menggunakan Unitefed Modeling Language (UML) seperti Use Case Diagram. Activity Diagram. Sequence Diagram. Tahap ketiga adalah merancang sistem dalam bentuk kode program . Kode program mengacu pada desain sistem yang telah dihasilkan di tahap sebelumnya. Setelah dilakukan perancangan kode program, dilanjutkan dengan proses pengujian . ahap keempa. Pengujian . merupakan proses pengujian perangkat lunak secara menyeluruh untuk memastikan seluruh komponen sistem berfungsi sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan pengguna, termasuk aspek fungsional dan non-fungsional. Pengujian menggunakan metode blackbox testing. Metode pengujian ini dapat diterapkan secara virtual untuk setiap tingkat, pengujian perangkat lunak: unit, integrasi, sistem, dan penerimaan. Setelah pengujian dilakukan, dilanjutkan dengan pemeliharaan . ahap Pemeliharaan . merupakan aktivitas untuk menjaga agar sistem informasi atau aplikasi tetap berfungsi dengan baik, aman, dan Tidak terlepas juga proses pemeliharaan harus mengantisipasi apabila terjadi pengembangan LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi https://ejournal. id/index. php/lofian/ Vol. No. Agustus 2025. Halaman 29-37 e-ISSN: 2798-9593 p-ISSN: 2798-9836 terhadap perangkat keras, perangkat lunak dan data yang digunakan dalam membangun sistem informasi. Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara atau langkah mengumpulkan dan menganalisis data dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Metode Pengumpulan Data Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan antara lain: Wawancara Narasumber yang diwawancarai adalah pemilik Toko Vins Elektronik. Berikut pertanyaan yang penulis ajukan kepada Bagaimana mengetahui informasi barang? Bagaimana mengetahui stok barang terkini? Bagaimana mengetahui penjualan perhari, perminggu dan perbulan? Berikut adalah hasil wawancara dengan Bagi kasir penjualan dalam mengetahui informasi barang yaitu dengan melihat spesifikasi yang ada dalam katalog barang. Cara untuk mengetahui stok barang terkini adalah dengan menghitung satu persatu barang yang ada di rak Cara mengetahui penjualan harian, mingguan, bulanan yaitu dengan menghitung secara manual. Observasi Adapun hasil observasi yang peneliti lakukan sebagai berikut: Informasi lengkap barang ada pada catalog barang Proses penjualan masih sistem mencatat pada buku Pengecekan ketersediaan barang dilakukan dengan menghitung satu per satu Penghitungan pendapatan masih manual sehingga sering menimbulkan ketidakakuratan hasil perhitungan dan juga tidak bisa dilakukan secara Gbr. Diagram Alir Penelitian Gbr. menunjukkan tahapan yang dilakukan pada penelitian ini. Tahapan yang dilakukan peneliti diawali dengan menentukan lokasi penelitian sebagai tempat seluruh aktivitas dilakukan sampai memperoleh hasil yang diharapkan untuk kemudian Hasil dan Pembahasan Hasil Hasil dari perancangan sistem informasi penjualan diawali dengan antamuka halaman login. Tahapan Penelitian Penelitian dilakukan dengan bantuan dari berbagai data agar hasil yang didapatkan secara optimal dan lebih akurat. Gbr. Halaman Login LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi https://ejournal. id/index. php/lofian/ Vol. No. Agustus 2025. Halaman 29-37 e-ISSN: 2798-9593 p-ISSN: 2798-9836 Gbr. adalah tampilan awal ketika sistem Sistem mengarahkan user untuk masuk dengan mengisi username dan password. Tampilan diatas merupakan hak akses bagi admin untuk masuk ke sistem. Setelah penginputan barang, hasil tampilannya seperti Gbr. Gbr. Halaman Informasi Penjualan Gbr. Halaman Dashboard Admin Toko Gbr. adalah untuk menampilkan menu pada sistem yang bisa dilihat oleh admin toko. Setelah selesai penginputan seluruh data ke sistem, maka sistem dapat menghasilkan laporan untuk informasi barang dilengkapi dengan jumlah persediaan masing-masing barang, harga setiap barang dan total penjualan. Rekapitulasi penjualan akan menghasilkan laporan penjualan beserta total penjualan elektronik yang dapat menampilkan data per periodik sesuai kebutuhan toko. Gbr. Halaman Input Barang Gbr. adalah untuk menampilkan halaman input barang elektronik yang akan ditambahkan ke sistem. Gbr. Tampilan Laporan Penjualan Gbr. merupakan tampilan laporan penjualan perusahaan per periodik yang dapat menampilkan informasi barang yang terjual dan penerimaan yang diperoleh per periodik. Pembahasan Gbr. Halaman Informasi Barang Analisis Kebutuhan Tahap analisis kebutuhan dilakukan peneliti dengan menganalisa secara langsung alur sistem yang sedang berjalan pada Toko Vins Elektronik serta mengumpulkan dan mengelola informasi yang dibutuhkan untuk memudahkan peneliti dalam LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi https://ejournal. id/index. php/lofian/ Vol. No. Agustus 2025. Halaman 29-37 e-ISSN: 2798-9593 p-ISSN: 2798-9836 merancang aplikasi sistem sesuai dengan kebutuhan Pada awal berdiri hingga saat ini Toko Vins Elektronik belum menggunakan sistem penjualan berbasis teknologi dalam menjalankan usaha penjualan barang elektronik. Dalam proses penjualan dan penyediaan barang yang dijual masih menggunkan sistem perhitungan konvensional. Dengan mengecek barang yang tersedia satu per satu sehingga sering sekali terjadi kesalahan data yang tidak valid. Sering terjadi kurang ataupun lebih stok yang tersedia dikarnakan cara perhitungan yang salah. Begitu juga dalam proses pelaporan keuangan dalam keuntungan penjualan dan jumlah barang elektronik yang terjual. Sering terjadi kesalahan hasil perhitungan dikarenakan masih menggunakan kalkulator tangan dalam menghitung keuangan toko. terjadi pada sebuah sistem. Alur aktivitas data yang dirancang menggambarkan proses berjalan dan memahami proses sistem keseluruhan. Desain Sistem (Perancanga. Rancangan sistem digambarkan dengan Unified Modeling Language (UML) menggunakan use-case diagram, activity diagram dan sequence diagram. Diagram use case menggambarkan fungsionalitas sistem dari perspektif pengguna/user. Diagram use case membantu dalam mengidentifikasi kebutuhan fungsional sistem dan memastikan bahwa sistem memenuhi kebutuhan pengguna, membantu dalam memahami alur kerja sistem, yaitu urutan langkahlangkah yang harus dilakukan oleh pengguna untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan kata lain, diagram use case memberikan gambaran besar jalannya sistem pengguna/user memahaminya. Gbr. Activity Diagram Login Admin Gbr. menjelaskan aktivitas admin untuk masuk ke sistem penjualan. Admin diminta login dengan memasukkan username dan password. Sistem melakukan validasi terhadap login yang dilakukan, apabila valid maka sistem menampilkan halaman Tabel 1 Perancangan Use Case Aktor Proses use Keterangan Admin Login Admin memasukkan username dan password pada halaman login Admin Pengendalian Admin melakukan pengendalian terhadap keluar masuk barang seperti menambah, memperbaharui stok, dan dapat melihat rekapitulasi Admin Penjualan Admin melakukan proses penjualan pada form penjualan dan mencetak kuitansi penjualan Admin Mengelola Admin mencetak laporan penjualan Activity diagram, dalam Bahasa Indonesia diagram aktivitas menggambarkan aliran kerja . atau aktivitas dari sebuah sistem yang ada pada perangkat Diagram aktivitas memodelkan proses yang Gbr. Activity Diagram Data Barang LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi https://ejournal. id/index. php/lofian/ Vol. No. Agustus 2025. Halaman 29-37 e-ISSN: 2798-9593 p-ISSN: 2798-9836 Gbr. menjelaskan kegiatan dalam pengelolaan barang baru yang didaftarkan pada sistem. Sequence diagram berfungsi menjelaskan logika dari sebuah metode operasi, fungsi ataupun prosedur. Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek berdasarkan urutan waktu kegiatan secara vertikal. Gbr. Activity Diagram Transaksi Penjualan Gbr. Sequence Diagram Login Gbr. menjelaskan kegiatan dalam proses Gbr. Sequence Diagram Data Barang Gbr. Activity Diagram Pencetakan Laporan Gbr. menjelaskan kegiatan dalam pembuatan LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi https://ejournal. id/index. php/lofian/ Vol. No. Agustus 2025. Halaman 29-37 e-ISSN: 2798-9593 p-ISSN: 2798-9836 Pengujian (Testin. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Metode black box digunakan untuk menguji bagian luar perangkat lunak. Dengan kata lain, metode black box fokus untuk memastikan kendala yang terjadi pada sistem ketika dioperasikan pengguna. Tabel 2 Hasil Pengujian Blackbox Gbr. Sequence Diagram Transaksi Penjualan Gbr. Sequence Diagram Pelaporan Modul Prasyarat Hasil yang Hasil Login Admin login username dan Masuk halaman dashboard yang berisi informasi barang, penjualan harian, bulanan, dan Valid Informasi Barang Admin masuk ke halaman Melihat Informasi barang secara lengkap serta dapat barang baru dan pembaruan stok. Valid Transaksi Admin Terjadi aktivitas transaksi penjualan dan mencetak Pemeliharaan (Maintenanc. Pemeliharaan sistem merupakan perbaikan dari . Jika kelemahan/kekurangan sistem maka dilakukan perbaikan sampai akhirnya diperoleh hasil yang Kode Program (Codin. Setelah diperoleh desain sistem yang akurat sesuai proses sistem, kemudian disesuaikan menjadi bentuk kode program yang menghasilkan sebuah sistem. Desain antarmuka yang dihasilkan menjadi penghubung antara user dengan sistem, apabila desain tidak sesuai dengan kebutuhan sistem menyebabkan berkurangnya informasi yang diterima sistem dan berpengaruh terhadap penolakan user. Dalam penerjemahan kode menggunakan microsoft visual studio code sebagai teks editor serta admin sebagai template utama dengan perancangan sistem yang telah ditentukan pada tahap sebelumnya serta penggunaan basis data menggunakan Mysql sebagai penyimpanan LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi https://ejournal. id/index. php/lofian/ Vol. No. Agustus 2025. Halaman 29-37 Tabel 3 e-ISSN: 2798-9593 p-ISSN: 2798-9836 Ucapan Terima Kasih