Jurnal Pengabdian West Science Vol. No. Desember, 2023, pp. Healthy Lifestyle Movement Pada Remaja di Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang Rani Tiyas Budiyanti1*. Nurhasmadiar Nandini2. Wulan Kusumastuti3. Septo Pawelas Arso4. Sutopo Patria Jati5 1,2,3,4,5 Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Diponegoro *Corresponding author E-mail: ranitiyas@lecturer. Article History: Received: Desember, 2023 Revised: Desember, 2023 Accepted: Desember, 2023 Abstract: Kesehatan remaja merupakan hal yang krusial untuk diperhatikan. Kelurahan Bulusan Kota Semarang telah mengaktifkan posyandu remaja sejak tahun 2022. Meskipun demikian, penggalakan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai hidup sehat baik fisik, mental maupun sosial pada remaja perlu untuk dilakukan. Oleh karena itu dilakukan pelaksanaan pengabdian untuk penggerakan hidup sehat . ealthy lifestyl. pada remaja dengan melibatkan lintas sektor seperti Forum Kesehatan Kelurahan. Kelurahan, dan Kecamatan. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan pada bulan September hingga November 2023. Dalam pelaksanaannya dilakukan koordinasi perizinan, pengembangan media edukasi, pelaksanaan sosialisasi, dan Penguatan kesehatan fisik, mental, maupun sosial perlu dilakukan dan diperlukan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya sektor kesehatan tetapi juga non kesehatan. Keywords: Kesehatan Remaja. Kesehatan Masyarakat. Posyandu Remaja Pendahuluan Kesehatan remaja merupakan hal yang sangat penting diperhatikan, karena pada masa remaja mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Terdapat berbagai hal yang mempengaruhi kesehatan remaja, antara lain pola makan yang sehat, aktivitas fisik, gaya hidup, perilaku, dan lingkungan (Hanani. Badrah, & Noviasty, 2. Menerapkan gaya hidup sehat adalah upaya preventif yang perlu dibudayakan untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan. Saat ini, tren penyakit tidak menular (PTM) mulai bergeser ke kelompok usia yang lebih muda (Yuningrum. Trisnowati, & Rosdewi, 2. Kejadian PTM pada kelompok usia produktif adalah salah satu dampak dari gaya hidup tidak sehat saat remaja. Jika hal ini dibiarkan, dan tren PTM usia muda semakin meningkat, maka pada masa yang akan datang, sumber daya manusia usia produktif akan terancam dengan kasus PTM. Vol. No. Desember, 2023, pp. Tingginya kasus PTM disebabkan dari gaya hidup yang tidak sehat. Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan bahwa 95,5% masyarakat Indonesia kurang mengkonsumsi sayur dan buah. Kemudian 33,5% masyarakat kurang aktivitas fisik, 29,3% masyarakat usia produktif merokok setiap hari, 31% mengalami obesitas sentral, serta 21,8% terjadi obesitas pada usia dewasa (Faisal, dkk, 2. Hal ini perlu menjadi perhatian karena gaya hidup yang tidak sehat dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan baik dampak jangka pendek maupun dampak jangka Selain permasalahan PTM, permasalahan kesehatan mental juga menjadi perhatian pada usia remaja. Peningkatan kasus depresi dan bunuh diri dari tahun ke tahun yang dapat disebabkan karena berbagai faktor, menjadikan kesehatan mental merupakan permasalahan yang krusial (Dianovinina, 2. Selain itu, tekanan teman sebaya . eer pressur. dalam lingkungan sosial juga menjadi beban tersendiri bagi remaja (Asyia, dkk. Terlebih dengan penggunaan media sosial, potensi untuk terpapar kejahatan siber seperti cyberbullying, penyebaran hoax, maupun cybercrime lebih besar (Jubaidi&Fadilla, 2. Kelurahan Bulusan Kota Semarang telah membentuk posyandu remaja pada Untuk menggalakkan program tersebut, perlu dilakukan berbagai kegiatan salah satunya terkait edukasi dan sosialisasi mengenai hidup sehat pada remaja agar remaja mengetahui kondisi tubuh mereka sendiri dan memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan. Metode Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: Koordinasi dan penentuan sasaran Pada tahap ini dilakukan koordinasi dan perizinan dengan FKK Kelurahan Bulusan yang juga berpartisipasi dalam menggerakkan Posyandu Remaja di Kelurahan Bulusan. Pengembangan materi dan media pengabdian Tahap selanjutnya dilakukan pengembangan materi pengabdian dan media pengabdian. Materi pengabdian yang dikembangkan dalam bentuk power point yang akan dipaparkan saat kegiatan. Sedangkan media pengabdian yang digunakan adalah kalender edukasi dan modul pelatihan. Vol. No. Desember, 2023, pp. Pelaksanaan edukasi Edukasi dilakukan dengan sosialisasi mengenai materi terkait hidup sehat bagi remaja di Kelurahan Bulusan baik fisik, mental, maupun sosial. Evaluasi Pada tahap ini dilakukan evaluasi terkait pelaksanaan kegiatan serta feedback dari peserta atau sasaran pengabdian. Hasil Koordinasi Dan Perizinan Pada kegiatan koordinasi dan perizinan. Ketua FKK Kelurahan Bulusan menyambut baik mengenai kegiatan tersebut, selanjutnya bersama dengan tim menyusun jadwal, sasaran, dan identifikasi kebutuhan yang akan digunakan dalam pelaksanaan pengabdian. Pengembangan Materi dan Media Pengabdian Tahap selanjutnya dilakukan pengembangan materi pengabdian dan media Materi pengabdian yang dikembangkan terdiri dari aspek kesehatan fisik, mental dan sosial dalam bentuk power point yang dikombinasikan dengan game bagi remaja. Gambar 2. Materi Pengabdian Selain itu juga dikembangkan media edukasi dalam bentuk kalender edukasi yang terdiri dari edukasi mengenai penggunaan gadget, tidur yang berkualitas, pencegahan anemia, pencegahan bullying, pencegahan obesitas, menjaga kesehatan reproduksi, pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak, pengurangan stress dan kesehatan jiwa, aktivitas fisik remaja di sekolah, dan sebagainya. Vol. No. Desember, 2023, pp. Gambar 2. Kalender Healthy Lifestyle bagi Remaja Selain itu, juga dikembangkan modul panduan pelatihan sosialisasi healthy lifestyle bagi remaja yang dapat digunakan sebagai panduan dalam pelatihan hidup sehat bagi remaja. Gambar 3. Modul pelatihan edukasi healthy lifestyle Pelaksanaan kegiatan Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi kepada remaja di Kelurahan Bulusan yang terdiri dari edukasi terkait kesehatan fisik, mental, dan Edukasi dilakukan dengan pemberian materi diselingi dengan permainan atau Seperti misalnya pada edukasi terkait kesehatan fisik, remaja dibagi menjadi beberapa kelompok untuk bermain game menyusun kata terkait makanan sehat. Selain itu juga dilakukan game menggunakan aplikasi quizizz untuk mengetahui pemahaman remaja terkait hidup sehat. Dalam kegiatan ini juga melibatkan FKK Kelurahan Bulusan sebagai penggerak posyandu remaja di Kelurahan Bulusan. Vol. No. Desember, 2023, pp. Gambar 4. Pelaksanaan Edukasi Terkait Kesehatan Kepada Remaja Evaluasi Pada tahap evaluasi, didapatkan respon yang positif dari remaja atau sasaran Mereka tampak antusias dalam mengikuti materi dan game yang Selain itu, respon positif juga diberikan oleh FKK Kelurahan Bulusan. Ketua RW, dan Lurah yang hadir pada acara tersebut. Mereka berharap acara serupa terutama dengan sasaran remaja lebih sering dilakukan. Diskusi