PENDAMPINGAN EDUKASI KREATIVITAS TEKNIK LUKIS BATIK GUTTA KEPADA JEMAAT WANITA DI GEREJA UTUSAN PANTEKOSTA BANDUNG Dewi Isma Aryani1*. Dina Fatimah2. Miki Tjandra3. Saskia Putri Agustine4 1, 3, 4 Program Sarjana DKV. Fakultas Seni Rupa dan Desain. Universitas Kristen Maranatha 2 Program Sarjana Desain Interior. Fakultas Desain. Universitas Komputer Indonesia ia@art. ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan melalui kolaborasi dua institusi yakni Universitas Kristen Maranatha dan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung kepada mitra jemaat wanita dari Gereja Utusan Pantekosta Bandung memberikan pendampingan edukasi kreativitas teknik lukis batik gutta. Kegiatan PkM ini melibatkan mitra industri ISTANA KAEN yang berkontribusi membantu penyediaan kebutuhan kain kepada seluruh peserta. Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah praktik pendampingan. Pelaksanaan PkM dilaksanakan secara luring dengan jumlah anggota tim pengabdi sebanyak 4 tenaga pengajar dan 16 volunteer mahasiswa FSRD, 1 tenaga pengajar Program Sarjana Manajemen, 1 tenaga pengajar Program Sarjana Sistem Informasi. Universitas Kristen Maranatha, serta 1 tenaga pengajar Program Sarjana Desain Interior. UNIKOM. Peserta kegiatan PkM ini berjumlah 20 orang jemaat wanita dari Gereja Utusan Pantekosta Bandung. Proses PkM dari persiapan hingga pelaksanaan membutuhkan waktu sekitar 3 bulan dan dilakukan dalam rentang semester Genap 2023/2024. Hasil PkM ini diharapkan bahwa proses kreatif dengan teknik lukis batik gutta dapat membantu meningkatkan kreativitas serta ketrampilan seluruh peserta jemaat wanita Gereja Utusan Pantekosta Bandung. Tujuan utama PkM ini dilaksanakan adalah untuk membuka pemahaman dan wawasan para peserta mengenai pentingnya kreativitas seni, khususnya teknik lukis batik gutta. Kata kunci: Kolaborasi. Kreativitas Seni. Pendampingan Edukasi. Teknik Lukis Batik Gutta ABSTRACT Through joint community service projects. Universitas Kristen Maranatha and Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung educate female congregation partners from the Gereja Utusan Pantekosta Bandung on the creative uses of gutta batik painting techniques. ISTANA KAEN industrial partners are involved in this activity and support to provide all participants' demands for fabric. Mentoring is the method employed in PkM. Four faculty members and sixteen FSRD student volunteers made up the service Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Dewi Isma Aryani1. Dina Fatimah. Miki Tjandra, dan Saskia Putri Agustine Pendampingan Edukasi Kreativitas Teknik Lukis Batik Gutta A. team for the offline PkM implementation. Additional members included one faculty member from Universitas Kristen Maranatha's Bachelor of Information Systems Program and one faculty member from the Bachelor of Management Program. , also one faculty member from UNIKOM's Bachelor of Interior Design Program. Twenty female members of the Gereja Utusan Pantekosta Bandung congregation participated in this activity. The PkM process is completed in the Even semester of 2023Ae2024 and takes around three months from planning to implementation. The outcomes of this PkM are expected to demonstrate how the gutta batik painting method may foster creativity and enhance artistic abilities in all female congregation members at the Gereja Utusan Pantekosta Bandung. The primary goal of this activity is to increase participants' awareness of artistic creativity values, particularly as it relates to gutta batik painting techniques. Keywords: Artistic Creativity. Collaboration. Educational Assistance. Gutta Batik Painting Techniques PENDAHULUAN Gereja Utusan Pantekosta (GUP) Bandung adalah sebuah gereja beraliran Pantekosta di bawah Sinode Gereja Utusan Pantekosta, berlokasi di Jalan Kalipah Apo no. Bandung. Saat ini Gereja Utusan Pantekosta Bandung dipimpin oleh Pdt. Pilipus Obadja. Gereja Utusan Pantekosta Bandung memiliki enam bidang komisi, salah satunya adalah Komisi Wanita yang bertujuan membina para wanita dengan rentang usia Kegiatan yang dilakukan oleh Komisi Wanita GUP Bandung meliputi pembekalan rohani berupa ibadah khusus wanita dengan tema-tema spesifik untuk wanita, serta pembekalan keahlian dan keterampilan untuk mendukung perannya sebagai wanita di tengah keluarga dan masyarakat. Para jemaat wanita Gereja Utusan Pantekosta Bandung selain memiliki fungsi penopang keluarga juga memiliki potensi sebagai penunjang upaya untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Peran tersebut dapat berkontribusi terhadap lingkungan tempat tinggalnya menjadi kampung mandiri sehingga nantinya dapat berkembang sebagai sentra UMKM yang terpadu, maju, dan sejahtera (Aryani. Nurviana. Heryadi, 2. Berdasarkan analisis situasi di atas, mendasari adanya permohonan pendampingan seni dan kreativitas dari Komisi Wanita Gereja Utusan Pantekosta Bandung kepada Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Program Sarjana Desain Komunikasi Visual (DKV). Universitas Kristen Maranatha sebagai Permohonan pelatihan kreativitas seni oleh Komisi Wanita Gereja Utusan Pantekosta yang dapat dimanfaatkan oleh para ibu jemaat gereja untuk mengoptimalkan waktu luang mereka, sehingga dapat ditindaklanjuti menjadi usaha untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Pelatihan kreativitas seni berupa teknik lukis batik gutta serta aplikasi hasil lukis batik gutta menjadi desain produk siap pakai. Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pemeringkatan klaster universitas, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) untuk memfasilitasi permintaan pihak GUP Bandung tersebut dilakukan dengan menerapkan konsep pentahelix yang sejalan dengan perkembangan industri kreatif di Indonesia. Adapun konsep pentahelix yang dilakukan ini melibatkan: . Akademisi. Badan atau pelaku usaha/ bisnis. Unsur . Media. Masyarakat atau komunitas. Akademisi diwakili oleh tim dosen PkM kolaborasi tiga fakultas di Universitas Kristen Maranatha yakni FSRD. Fakultas Bisnis, dan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) serta Fakultas Desain. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Badan atau pelaku usaha/ bisnis diwakili oleh ISTANA KAEN. Unsur pemerintah diwakili oleh pemerintah setempat dari lokasi Gereja Utusan Pantekosta Bandung berada. Media yang dilibatkan dalam PkM ini adalah media serta . Masyarakat atau komunitas dari mitra yakni kelompok ibu-ibu jemaat Gereja Utusan Pantekosta Bandung (Awaludin dkk, 2. Kelompok ibu-ibu jemaat Gereja Pantekosta Bandung memiliki permasalahan: . Keterbatasan SDM dari gereja yang dapat memberikan materi keterampilan, dalam hal kreativitas dan seni, . Terbatasnya sarana prasarana jenis kegiatan dengan kreativitas maupun keterampilan dalam hal seni rupa dan desain untuk dilakukan dalam PkM, . Minimnya skill yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi waktu luang oleh para ibu jemaat Adanya keterbatasan SDM dalam kegiatan kreativitas seni itulah yang menjadikan kegiatan sejenis belum pernah dilakukan sebelumnya, sehingga upaya pendampingan teknik lukis batik gutta dalam pengabdian ini dianggap sangat perlu. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Dewi Isma Aryani1. Dina Fatimah. Miki Tjandra, dan Saskia Putri Agustine Pendampingan Edukasi Kreativitas Teknik Lukis Batik Gutta A. Diharapkan hasil kegiatan PkM ini dapat bermanfaat bagi peserta terkait pembelajaran kreatif, khususnya seni rupa dan desain, dengan pembekalan keahlian baru yang dapat dimanfaatkan menjadi usaha kreatif untuk membantu meningkatkan ekonomi para ibu jemaat Gereja Utusan Pantekosta Bandung. Kegiatan PkM dengan metode praktik pendampingan yang dilakukan diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan mitra sehingga memenuhi target ukuran keberhasilan suatu tujuan dan sasaran strategis operasional (Aryani et. , 2. Kegiatan PkM ini melibatkan 7 orang dosen dan 16 orang mahasiswa dari Universitas Kristen Maranatha, serta 1 orang dosen UNIKOM Bandung. METODE Kegiatan PkM ini dilaksanakan dalam bentuk praktik pendampingan selama kurang lebih empat jam. Alokasi waktu yang disediakan untuk praktik selama kurang lebih tiga jam dan satu jam untuk istirahat. Kegiatan ini dilakukan dalam dua bagian yaitu sesi pemaparan materi dan sesi praktik. Sesi pemaparan materi disampaikan oleh tim dosen, sedangkan selama sesi praktik pendampingan melibatkan seluruh tim mahasiswa. Kegiatan PkM berjudul AuPendampingan Edukasi Kreativitas dengan Teknik Lukis Batik Gutta untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga pada Kelompok Ibu-Ibu Gereja Utusan Pantekosta BandungAy dilakukan pada Sabtu, 23 Maret 2024 pukul 10. 00 hingga 14. 00 WIB di ruang serbaguna Gereja Utusan Pantekosta Bandung. Kegiatan ini diawali dengan pemberian arahan oleh ketua pengabdi kepada tim mahasiswa dengan berkumpul di kampus Universitas Kristen Maranatha pukul 9. 00 WIB. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 45 menit menggunakan mobil, dan seluruh tim dosen serta mahasiswa tiba di lokasi pada 45 WIB. Selama kegiatan berlangsung, materi tentang teknik lukis batik gutta disampaikan oleh ketua pengabdi. Dewi Isma Aryani. Ds. Ds. dan materi tentang aplikasi produk pakai disampaikan oleh Dina Fatimah. Ds. Ds. Selanjutnya mahasiswa membagikan alat dan bahan untuk diberikan kepada peserta meliputi frame kayu dan kain, alat gambar berupa pensil, serta kuas untuk mewarnai. Selain kebutuhan tersebut, disediakan pula aneka motif gambar di atas kertas roti yang telah disiapkan oleh Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 tim mahasiswa untuk dapat dipilih dan digunakan oleh para peserta saat melukis kain dengan cara menjiplak. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 20 orang ibu-ibu yang juga menjadi jemaat wanita di Gereja Utusan Pantekosta Bandung. HASIL DAN PEMBAHASAN Persiapan dan Koordinasi Tim Pengabdi Persiapan PkM telah dilakukan sejak Januari hingga pertengahan Maret 2024. Koordinasi secara rutin dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa melalui platform grup WhatsApp dan juga pertemuan daring menggunakan Google Meet. Koordinasi yang dilakukan tersebut di antaranya meliputi persiapan dan proses desain media publikasi kegiatan PkM seperti spanduk, flyer infografis teknik lukis batik gutta, dan juga video singkat tutorial. Gambar 1. Suasana persiapan PkM dan koordinasi tim pengabdi secara daring (Foto oleh: Miki Tjandr. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Dewi Isma Aryani1. Dina Fatimah. Miki Tjandra, dan Saskia Putri Agustine Pendampingan Edukasi Kreativitas Teknik Lukis Batik Gutta A. Gambar 2. Suasana persiapan PkM dengan pembuatan motif gambar oleh tim mahasiswa (Foto oleh: Dewi Isma Aryan. Tujuan koordinasi yang dilakukan oleh tim dosen kepada mahasiswa bertujuan supaya mahasiswa dapat memahami peran dalam tim serta dapat meningkatkan produktivitas (Sutedi et. , 2. serta kreativitas pada mahasiswa selaku pendamping edukator kepada peserta PkM. Pelaksanaan Kegiatan PkM di Gereja Utusan Pantekosta Bandung Persiapan-persiapan yang telah dilakukan selama kurang lebih dua bulan, selanjutnya disampaikan dan dipraktikkan secara langsung kepada peserta (Haryanto & Utomo, 2. di Gereja Utusan Pantekosta pada 23 Maret 2024. Kegiatan dilakukan di ruang serbaguna Gereja Utusan Pantekosta. Pada sesi pertama, sebelum tim dosen menyampaikan materi, para mahasiswa membagi peserta ke dalam lima kelompok kerja dengan masing-masing terdiri atas empat orang peserta. Selanjutnya para mahasiswa membagikan alat dan bahan kepada seluruh peserta. Tujuan pembentukan kelompok tersebut untuk memudahkan bagi tim dosen dan mahasiswa memantau dan mendampingi para peserta ibu-ibu yang mengikuti pelatihan teknik lukis batik gutta. Dua orang dosen yang menyampaikan materi yakni Dewi Isma Aryani. Ds. Ds. menyampaikan materi dan tutorial teknik lukis batik gutta serta Dina Fatimah. Ds. Ds. mempresentasikan materi aplikasi hasil lukis batik gutta ke dalam sebuah produk pakai. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Gambar 3. Perkenalan tim dosen kepada peserta pelatihan membatik gutta di GUP (Foto oleh: Dewi Isma Aryan. Gambar 4. Tim dosen menyampaikan materi PkM kepada peserta (Foto oleh: Dewi Isma Aryan. Gambar 5. Tim mahasiswa mendampingi seluruh peserta PkM saat melakukan praktik (Foto oleh: Dewi Isma Aryan. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Dewi Isma Aryani1. Dina Fatimah. Miki Tjandra, dan Saskia Putri Agustine Pendampingan Edukasi Kreativitas Teknik Lukis Batik Gutta A. Saat kegiatan PkM berlangsung, tim dosen dan mahasiswa secara bergantian memantau serta mengarahkan para peserta pelatihan. Beberapa contoh proses dan hasil karya lukis batik gutta para peserta ditampilkan pada gambar 6 sebagai berikut: Gambar 6. Proses dan hasil karya peserta PkM (Foto oleh: Dewi Isma Aryan. Gambar 7. Penyerahan penghargaan kepada mitra industri ISTANA KAEN (Foto oleh: Dewi Isma Aryan. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 Konsep pentahelix yang dilakukan dalam PkM ini melibatkan mitra industri selaku sponsor salah satu bahan yang diperlukan yakni ISTANA KAEN sebagai penyedia kain jenis ceruti. ISTANA KAEN selaku mitra sponsor PkM turut diundang hadir saat kegiatan berlangsung sekaligus untuk mengikuti sesi penyerahan penghargaan berupa plakat yang telah disediakan oleh tim pengabdi mewakili Universitas Kristen Maranatha selaku Berdasarkan pelaksanaan kegiatan PkM tentang edukasi kreativitas seni melalui teknik lukis batik gutta kepada peserta jemaat wanita Gereja Utusan Pantekosta Bandung didapat hasil sebagai berikut: Perkembangan zaman dan teknologi saat ini harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat melalui literasi digital untuk menstimulasi ide dan kreativitas. Literasi digital paling sederhana adalah masyarakat dapat mempelajari hal baru dari berbagai media yang dapat diakses melalui internet, salah satunya dari media sosial seperti Instagram maupun YouTube. Pada kegiatan PkM ini literasi digital disampaikan kepada peserta dengan menayangkan video tutorial tentang tahapan pembuatan lukis batik gutta di atas kain. Pembuatan lukis batik gutta di atas kain dapat dilakukan dengan mudah dan kreatif oleh para peserta sehingga menghasilkan karya yang unik dan beragam. Hasil lukisan batik gutta di atas kain tersebut nantinya dapat dilanjutkan menjadi produk pakai yang dapat dikerjakan secara rumahan, dapat dibuat secara manual tanpa membutuhkan peralatan canggih misalnya dijahit manual dengan tangan. Namun, apabila usaha telah berkembang dan harus melayani pesanan dalam jumlah banyak, maka teknik manual tidak mungkin lagi dilakukan sehingga diperlukan keterlibatan teknologi atau peralatan semimasinal untuk dapat memenuhinya dengan bantuan mesin jahit. Kegiatan PkM di Gereja Utusan Pantekosta Bandung telah selesai dilaksanakan dan ditutup dengan kegiatan foto bersama antara seluruh tim pengabdi, peserta, dan perwakilan Komisi Wanita GUP Bandung. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Dewi Isma Aryani1. Dina Fatimah. Miki Tjandra, dan Saskia Putri Agustine Pendampingan Edukasi Kreativitas Teknik Lukis Batik Gutta A. Gambar 8. Penyerahan penghargaan kepada mitra Komisi Wanita Gereja Utusan Pantekosta Bandung (Foto oleh: Dewi Isma Aryan. Gambar 9. Seluruh peserta dan tim pengabdi PkM berfoto bersama (Foto oleh: Dewi Isma Aryan. PENUTUP Kegiatan PkM yang diselenggarakan oleh Universitas Kristen Maranatha berkolaborasi dengan UNIKOM ini bertujuan untuk memberikan transfer keilmuan dan keterampilan dalam hal kreativitas seni melalui teknik lukis batik gutta kepada peserta. Kegiatan PkM dengan metode pendampingan ini dianggap cocok dan sesuai dengan kebutuhan peserta yang terdiri atas kaum ibu dari jemaat wanita Gereja Utusan Pantekosta Bandung. Materi PkM yang disampaikan dan dipraktikkan oleh seluruh peserta mampu diserap dan menghasilkan karya-karya yang menarik. Hasil karya seni yang dihasilkan oleh para peserta melalui teknik lukis batik gutta tersebut nantinya akan dipamerkan untuk dijual dalam event bazaar yang rutin diselenggarakan oleh Gereja Utusan Pantekosta Bandung. Volume 16 Nomor 1 Juni 2025 Abdi Seni Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat pISSN: 2087-1759 eISSN: 2723-2468 DAFTAR PUSTAKA