253 EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Pengaruh Return On Asset. Leverage. Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di BEI 2020-2023 Faradilla1. Suri Mahrani2 Program Studi Sarjana Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Mercu Buana. Indonesia E-mail: faradilla946@gmail. com1, suri. mahrani@gmail. Article History: Received: 15 Agustus 2025 Revised: 10 Oktober 2025 Accepted: 25 Oktober 2025 Keywords: Tax Avoidance. Return on Asset. Leverage. Firm Size Abstrak: Penelitian ini menganalisis pengaruh leverage, return on assets (ROA), dan ukuran perusahaan terhadap praktik penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan 22 perusahaan dengan metode purposive sampling. Analisis menggunakan regresi data panel melalui software Econometric View 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif. Temuan ini memberikan implikasi bagi regulator dan pemangku kepentingan faktor-faktor memengaruhi kepatuhan pajak PENDAHULUAN Penghindaran pajak . ax avoidanc. merupakan upaya legal perusahaan untuk meminimalkan beban pajak dengan memanfaatkan celah peraturan perundang-undangan (Mardiasmo, 2. Fenomena ini menjadi perhatian utama pemerintah karena berdampak pada penerimaan negara. Di Indonesia, subsektor makanan dan minuman memberikan kontribusi pajak signifikan sebesar 37,77% (Kementerian Perindustrian, 2. , namun beberapa perusahaan seperti PT Akasha Wira Internasional Tbk dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk diduga melakukan praktik penghindaran pajak (Ayuningtyas, 2019. Sari & Indrawan, 2. Penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang beragam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penghindaran pajak. Tebiono et al. menemukan bahwa ROA berpengaruh positif, sedangkan leverage dan ukuran perusahaan tidak signifikan. Sebaliknya. Fauzan et al. menyatakan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan. Berdasarkan gap penelitian ini, studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ROA, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak dengan sampel perusahaan makanan dan minuman di BEI periode LANDASAN TEORI Teori Keagenan (Agency Theor. Menurut Jensen & Meckling . , teori keagenan menjelaskan hubungan kontraktual a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 antara principal . emegang saha. dan agent . di mana principal memberi wewenang kepada agent untuk mengelola perusahaan. Dalam konteks perpajakan, pemerintah berperan sebagai principal dan perusahaan sebagai agent, sehingga muncul konflik kepentingan karena pemerintah berupaya memaksimalkan penerimaan pajak, sedangkan perusahaan berusaha meminimalkan pembayaran pajak guna meningkatkan laba bersih (Widayanti, 2. Perbedaan kepentingan dan asimetri informasi ini memberi peluang bagi manajemen untuk mengambil keputusan strategis yang bersifat agresif, seperti penghindaran pajak, demi memenuhi ekspektasi pemegang saham (Mardiasmo, 2016. Nugraha & Mulyani, 2019. Prapitasari & Safrida, 2. Penghindaran Pajak (Tax Avoidanc. Penghindaran pajak . ax avoidanc. adalah upaya legal wajib pajak untuk mengurangi pajak terutang dengan memanfaatkan celah peraturan tanpa melanggar hukum (Mardiasmo, 2. Dalam sistem self-assessment di Indonesia, wajib pajak menghitung, membayar, dan melaporkan pajaknya sendiri, yang memberi fleksibilitas namun juga peluang manipulasi pelaporan (Prapitasari & Safrida, 2. Salah satu ukurannya adalah Cash Effective Tax Rate (CETR), yaitu rasio pajak yang dibayarkan terhadap laba sebelum pajak, di mana nilai CETR yang rendah mengindikasikan kemungkinan penghindaran pajak yang lebih tinggi (Dyreng et al. Praktik ini sejalan dengan teori keagenan, di mana pemegang saham memberi insentif kepada manajemen untuk memaksimalkan laba bersih, termasuk melalui strategi penghindaran pajak (Astuti & Putri, 2. Return On Asset Return on Asset (ROA) mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih dari total aset yang dimiliki, sehingga semakin tinggi ROA menunjukkan semakin optimal dan efisien penggunaan aset (Brigham & Houston, 2019. Harahap Syafri, 2. Berdasarkan teori keagenan. ROA berkaitan dengan konflik kepentingan antara manajer sebagai agent dan pemegang saham sebagai principal, di mana manajer berupaya meningkatkan kinerja keuangan perusahaan melalui peningkatan ROA. Namun, peningkatan laba berpotensi menambah beban pajak, sehingga manajemen dapat terdorong melakukan strategi penghindaran pajak untuk meminimalkan kewajiban tersebut dan mempertahankan laba bersih (Arianandini & Ramantha, 2018. Widayanti. Leverage Leverage mencerminkan sejauh mana aset perusahaan didanai melalui utang, diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) yang menunjukkan proporsi utang terhadap modal sendiri (Brigham & Houston, 2019. Hery, 2. Berdasarkan teori keagenan, leverage dapat menimbulkan konflik kepentingan antara manajer sebagai agent dan pemegang saham sebagai principal, karena manajer dapat memanfaatkan utang untuk ekspansi atau meningkatkan laba, namun beban bunga yang tinggi mendorong perusahaan memanfaatkan potongan bunga sebagai biaya yang dapat dikurangkan dari penghasilan kena pajak, sehingga mengurangi kewajiban Dengan demikian, semakin tinggi leverage, semakin besar potensi perusahaan melakukan penghindaran pajak, meskipun pengaruhnya dapat bervariasi tergantung struktur pendanaan dan a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 regulasi yang berlaku (Fauzan et al. , 2. Ukuran Perusahaan Ukuran perusahaan . irm siz. mengklasifikasikan besar kecilnya perusahaan yang umumnya diukur dengan logaritma natural total aset (Ln Total Asset. untuk menyederhanakan nilai tanpa mengubah proporsinya (Brigham & Houston, 2019. Gupta & Newberry, 1. Berdasarkan teori keagenan, perusahaan besar menghadapi biaya keagenan lebih tinggi akibat kompleksitas operasional dan konflik kepentingan antara manajer sebagai agent dan pemegang saham sebagai principal, sehingga mendorong manajer mencari cara mengurangi beban pajak guna meningkatkan laba bersih (Prapitasari & Safrida, 2. Perusahaan besar cenderung memiliki sumber daya dan akses yang lebih baik untuk perencanaan pajak, namun penelitian terdahulu menunjukkan hasil beragam terkait pengaruh ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak. Berdasarkan uraian tersebut,maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut: Return on asset berpengaruh terhadap penghindaran pajak Leverage berpengaruh terhadap penghindaran pajak Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap penghindaran pajak Gambar 1. Kerangka Pemikiran METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan subsektor makanan dan minuman di BEI tahun 2020-2023. Adapun jumlalh sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Analisis data meliputi uji statistik deskriptif, regresi data panel (Fixed Effect Mode. , serta uji asumsi klasik . ormalitas, multikolinearitas, heteroskedastisita. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Analisis Deskriptif Berikut tabel statistik deskriptif untuk masing-masing variabel dalam penelitian : Tabel. 1 Descriptive Statistics Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean Std. Dev ROA 0,000271 0,312982 0,090693 0,064287 DER 0,1085 2,9044 0,8907 0,75175 SIZE 25,3101 32,8599 29,1156 1,5372 CETR 0,0005 2,1383 0,2483 0,25315 Valid N Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata Return on Asset (ROA) perusahaan sampel sebesar 9,07% dengan penyebaran data yang baik, di mana nilai minimum 0,000271 (PT Panca Mitra Multiperdana Tbk, 2. dan maksimum 0,312982 (PT Multi Bintang Indonesia Tbk, 2. Rata-rata leverage sebesar 0,8907 juga memiliki sebaran data baik, dengan nilai terendah 0,1085 (PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk, 2. dan tertinggi 2,9044 (PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, 2. Ukuran perusahaan memiliki rata-rata log total aset 29,1156, dengan nilai minimum 25,3101 (PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, 2. dan maksimum 32,8599 (PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Rata-rata Cash Effective Tax Rate (CETR) sebesar 0,2483 menunjukkan potensi penghindaran pajak sekitar 24,83%, dengan nilai terendah 0,0005 (PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, 2. dan tertinggi 2,1383 (PT Sekar Bumi Tbk, 2. Pemilihan Model Teknik Estimasi Dalam analisis data panel terdapat tiga macam pendekatan yang dapat digunakan yaitu Common Effect model. Fixed Effect Model dan Random Effect Model untuk menentukan model paling tepat yang digunakan dalam analisis regresi data panel. Hasil uji spesifikasi pemilihan model sebagai berikut: Tabel 2. Pemilihan Estimasi Model Uji Tujuan Statistik p-value Keputusan ( = 0,. Model Terpilih Chow (Redundant Fixed Effect. Bandingkan CEM vs FEM Cross-section F = 2,161136 . f 21,. 0,011 Tolak H0 Ie efek tetap Fixed Effect Model (FEM) a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Hausman (Correlated Random Effect. Bandingkan FEM vs REM Chi-Sq = 11,63888 . f 0,0087 Tolak H0 Ie FEM Fixed Effect Model (FEM) Model terbaik untuk mengestimasi pengaruh return on asset, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak pada sampel penelitian adalah Fixed Effect Model (FEM). sehingga uji LM tidak diperlukan. Uji Asumsi Klasik Dalam uji asumsi klasik terdiri dari uji normalitas, autokorelasi. Heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Menurut Basuki & Prawoto . dalam data panel tidak di wajibkan menggunakan uji autokorelasi karena data panel bersifat cross section, sedangkan autokorelasi hanya terjadi pada data time series. Uji Normalitas Pengujian normalitas residual menggunakan uji Jarque-Bera menunjukkan nilai statistik sebesar 4. 1063 dengan p-value 0. > 0. Hasil ini mengindikasikan bahwa residual terdistribusi secara normal, memenuhi asumsi regresi linier. Gambar 2. Uji Normalitas Uji Multikolinearitas Dibawah ini menunjukkan kolerasi antar variabel independen yang telah dilakukan uji Tabel 3. Hasil Uji Multikolinearitas Sumber: Hasil olahdata Eviews 12 . Hasil yang didapati dari uji multikolinearitas menunjukkan nilai korelasi antar variabel independen . eturn on asset, leverage dan ukuran perusahaa. kurang dari 0,80, a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 maka H0 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak ada masalah multikolinearitas antar variabel independen dalam model regresi. Uji Heteroskedastisitas Hasil dari uji heteroskedastisitas dengan menggunakan uji glejser adalah sebagai Tabel 4. Hasil Uji Heteroskedastisitas-Glejser Dependent Variabel: ABSRES Method: Panel Least Squares Variable Coffiicient Std. Error T-Statistic Sumber: Hasil olahdata Eviews 12 . Prob Hasil yang diperoleh dari uji heteroskedastisitas dengan menggunakan uji Glejser menunjukkan bahwa semua variable tidak menunjukkan adanya heteroskedastisitas, hal ini dibuktikan dengan nilai return on asset, leverage dan ukuran Perusahaan lebih besar dari 5% maka H0 diterima menggunakan nilai absolut residual (ABSRES). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak mengindikasikan adanya heteroskedastisitas. Uji Hipotesis Uji Koefisien Determinasi (R. Hasil uji koefisien determinasi pada perusahaan sektor makanan dan minuman sebagai Tabel 5. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Cross-section fixed Weighted Statistics R-square Adjusted R-squared Sumber: Hasil olahdata Eviews 12 . Berdasarkan hasil pengujian koefisien determinasi, diperoleh nilai R-square 4832 yang menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini, yaitu return on asset (ROA), leverage, dan ukuran perusahaan, secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi pada variabel dependen . enghindaran paja. Namun, setelah disesuaikan dengan jumlah variabel dan ukuran sampel melalui Adjusted R-squared, nilai penjelasan model menurun menjadi 26. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun ketiga variabel independen memiliki kontribusi dalam menjelaskan praktik penghindaran pajak, masih terdapat 73. 06% faktor lain di luar model yang mempengaruhi variasi penghindaran pajak. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Uji F Adapun hasil dari uji F tertera pada tabel 6 berikut ini: Tabel 6. Hasil Uji F Cross-section fixed Weighted Statistics F-statistic Prob (F-statisti. Sumber: Hasil olahdata Eviews 12 . Berdasarkan tabel 4. 7, diperoleh nilai F-statistik sebesar 2. 2599 dan Prob (F-statisti. 00594 dengan tingkat signifikansi 0,05 atau 5 persen maka dapat dsimpulkan bahwa Prob (F-statisti. 005943 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel return on asset, leverage, dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap penghindaraan pajak dan model layak untuk dilakukan pengujian. Uji T Hasil uji statistik t pada perusahaan subsektor makanan dan minuman periode 2020 hingga 2023 sebagai berikut : Tabel 7. Hasil Uji T Dependent Variabel: Y Method: Panel Least Squares Observations: 83 Variable Coffiicient Std. Error Sumber: Hasil olahdata Eviews 12 . T-Statistic Prob Dari tabel 4. 10 diatas menunjukkan bahwa return on asset dan leverage mempunyai nilai probabilitas 0. > 0. > 0. Nilai tersebut mengindikasikan bahwa return on asset dan leverage tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak, sehingga H1 dan H2 ditolak. Sedangkan ukuran perusahaan mempunyai koefisien sebesar -0. 0385 dengan probabilitas signifikansi Nilai tersebut mengindikasikan bahwa ukuran perusahan berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, sehingga H3 diterima. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian oleh Riyadi & Rahmayani . ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 8. Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Dependent Variabel: Y Method: Panel Least Squares Observations: 83 Variable Coffiicient Std. Error T-Statistic Prob Sumber: Hasil olahdata Eviews 12 . Pada tabel 4. 8 diatas menunjukkan koefisien regresi dari konstanta dan masing-masing variabel, sehingga didapatkan model regresi penelitian ini yaitu: CETR = 1. 392901 Ae 0. 424029 ROA Ae 0. 032006 DER Ae 0. 038580 SIZE e Persamaan diatas dapat diinterpretasikan sebagai berikut: Nilai konstanta sebesar 1. 392901 artinya variabel return on asset, leverage, dan ukuran perusahaan sama dengan nol maka variabel penghindaran pajak Koefisien x1 (ROA) sebesar -0. 424029 artinya jika nilai variabel return on asset mengalami kenaikan sebesar 1 satuan, maka nilai CETR akan menurun 424029 yang artinya penghindaran pajaknya akan mengalami peningkatan dengan asumsi nilai variabel independen yang lain berada dalam kondisi tetap. Koefisien x2 (DER) sebesar -0. 032006 artinya jika nilai variabel levarage mengalami kenaikan sebesar 1 satuan, maka nilai CETR akan menurun sebesar 032006, sehingga kemungkinan perusahaan melakukan penghindaran pajak akan meningkat dengan asumsi nilai variabel independen yang lain berada dalam kondisi tetap. Koefisien x3 (SIZE) sebesar -0. 038580 artinya jika nilai variabel ukuran perusahaan mengalami kenaikan sebesar 1 satuan, maka nilai CETR akan menurun sebesar -0. 038580 dengan asumsi nilai variabel independen yang lain berada dalam kondisi tetap. Pengaruh Return On Asset Tehadap Penghindaran Pajak Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Asset (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sehingga hipotesis H1 ditolak. Temuan ini tidak sejalan dengan teori keagenan yang menyatakan manajemen cenderung meminimalkan beban pajak ketika profitabilitas meningkat. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh kebijakan internal, tekanan pemangku kepentingan, serta regulasi yang membatasi ruang gerak perusahaan. Hasil ini sejalan dengan penelitian Lukman et al. yang juga menemukan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, mengindikasikan bahwa praktik penghindaran pajak lebih dipengaruhi faktor eksternal seperti regulasi, pengawasan pemerintah, dan tekanan sosial. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Pengaruh Leverage Tehadap Penghindaran Pajak Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sehingga hipotesis H2 ditolak. Temuan ini tidak sejalan dengan teori keagenan yang memprediksi manajemen akan memanfaatkan utang untuk menekan beban pajak melalui potongan bunga. Hasil ini konsisten dengan penelitian Irawati et al. yang menemukan bahwa perusahaan berleverage tinggi justru menanggung beban bunga besar sehingga tidak memperoleh keuntungan optimal dari penggunaan utang, ditambah adanya manfaat pengurang pajak sesuai UU No. 36 Tahun 2008 Pasal 6. Namun, hasil ini berbeda dengan Aulia & Mahpudin . yang menyatakan leverage berpengaruh terhadap penghindaran pajak karena peningkatan utang meningkatkan beban bunga yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi pajak terutang. Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Penghindaran Pajak Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, sehingga hipotesis H3 diterima. Artinya, semakin besar ukuran perusahaan, semakin rendah kecenderungan melakukan penghindaran pajak. Temuan ini tidak sejalan dengan teori keagenan yang memprediksi manajemen memanfaatkan celah hukum untuk menghindari pajak, namun dapat dijelaskan oleh tingginya transparansi, pengawasan investor dan regulator, serta tata kelola yang lebih baik pada perusahaan besar. Hasil ini konsisten dengan penelitian Riyadi & Rahmayani . yang menemukan pengaruh negatif ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak, namun berbeda dengan Maulana & Mahrani . yang menyatakan tidak ada pengaruh signifikan. KESIMPULAN Berdasarkan analisis terhadap hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab terdahulu, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Return on asset tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki profitabilitas tinggi mungkin memilih untuk tidak melakukan penghindaran pajak karena mereka ingin mempertahankan hubungan baik dengan otoritas pajak dan menghindari risiko pemeriksaan pajak yang lebih ketat. Leverage tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat penggunaan utang dalam struktur modal perusahaan tidak secara langsung memengaruhi praktik penghindaran pajak. Ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa bahwa semakin besar ukuran perusahaan, semakin rendah kecenderungan perusahaan untuk terlibat dalam praktik penghindaran pajak. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena penelitian ini hanya menggunakan variabel independen yaitu return on asset, leverage dan ukuran perusahaan. Selain itu penelitian ini memiliki tahun pengamatan yang terbatas yaitu 4 tahun dari 2020 hingga 2023, apabila penelitian menggunakan tahun pengamatan yang lebih lama akan memperoleh hasil yang berbeda. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti memberikan saran sebagai berikut: Untuk peneliti berikutnya agar penelitian selanjutnya menggunaan sampel pada kategori perusahaan manufaktur lainnya diharapkan dapat menghasilkan temuan yang a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Untuk peneliti berikutnya agar penelitian selanjutnya penggunaan periode yang lebih panjang dan terbaru diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih representatif dan Untuk peneliti berikutnya agar penelitian selanjutnya menggunaan variabel yang lebih bervariasi diharapkan menghasilkan temuan yang berbeda dan lebih akurat. DAFTAR REFERENSI Arianandini. , & Ramantha. Pengaruh profitabilitas, leverage, dan kepemilikan institusional pada tax avoidance. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 22. , 2088Ae2116. Astuti. , & Putri. Pengaruh manajemen laba, leverage, dan kepemilikan institusional terhadap tax avoidance. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi (JIRA). Vol. No. Aulia. , & Mahpudin. Pengaruh profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan AKUNTABEL, 17. , 289Ae300. http://journal. id/index. php/AKUNTABEL Ayuningtyas. Penjualan ADES Turun. Kok Laba Bisa Naik 39%. Https://w. Cnbcindonesia. Com/Market/20190327170626-17-63264/Penjualan-Ades-Turun-KokLaba-Bisa-Naik-39. Basuki. , & Prawoto. Analisis Regresi Dalam Penelitian Ekonomi & Bisnis . ilengkapi aplikasi SPSS & EVIEWS). Rajawali Pers. Brigham. , & Houston. Fundamentals of financial management . th ed. Dyreng. Hanlon. , & Maydew. The effects of executives on corporate tax The Accounting Review, 85. , 1163Ae1189. Fauzan. Ayu Wardan. , & Nissa Nurharjanti. The Effect of Audit Committee. Leverage. Return on Assets. Company Size, and Sales Growth on Tax Avoidance. JURNAL Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 4. http://journals. id/index. php/reaksi/index Gupta. , & Newberry. Determinants of the variability in corporate effective tax rates: Evidence from longitudinal data. Journal of Accounting and Public Policy, 1Ae34. Harahap Syafri. Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan (Edisi Revis. Hery. Analisis Laporan Keuangan. Grasindo. Irawati. Akbar. Wulandari. , & Barli. Analisis Profitabilitas. Leverage. Pertumbuhan Penjualan Dan Kepemilikan Keluarga Terhadap Penghindaran Pajak. Jurnal Akuntansi Kajian Ilmiah Akuntansi (JAK), 190Ae199. https://doi. org/10. 30656/jak. Jensen. , & Meckling. Theory Of The Firm: Managerial Behavior. Agency Costs And Ownership Structure. In Journal of Financial Economics (Vol. Q NorthHolland Publishing Company. Kementerian Perindustrian. July . Kontribusi Industri Makanan dan Minuman Tembus 37,77 Persen. https://kemenperin. id/artikel/23393/Kontribusi-Industri-Makanan-danMinuman-Tembus-37,77-Persen Lukman. , & Ilmiyono. Pengaruh Ukuran Perusahaan Dan Return On Assets (Ro. Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Akuntansi. Mardiasmo. PerpajakanAeEdisi Terbaru. Penerbit Andi. Maulana. , & Mahrani. Pengaruh Thin Capitalization. Current Ratio Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2. Jurnal Telaah Akuntansi Dan Bisnis , 10. Nugraha. , & Mulyani. Peran Leverage Sebagai Pemediasi Pengaruh Karakter Eksekutif. Kompensasi Eksekutif. Capital Intensity. Dan Sales Growth Terhadap Tax Avoidance. Jurnal Akuntansi Trisakti, 6. , 301Ae324. https://doi. org/10. 25105/jat. Prapitasari. , & Safrida. The effect of profitability and leverage on tax avoidance (Empirical study on mining and agriculture companies listed on the Indonesia stock exchange period 2013-2. International Journal of Innovation. Creativity and Change, 3. , 247Ae258. Riyadi. , & Rahmayani. Pengaruh Debt To Equity Ratio. Return On Assets dan Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance. Jurnal Akuntansi Kompetif, 5. Sari. , & Indrawan. Pengaruh kepemilikan instutional, capital intensity dan inventory intensity terhadap Tax Avoidance. Owner: Riset Dan Jurnal Akuntansi, 6. , 4037Ae4049. https://doi. org/10. 33395/owner. Tebiono. Bagus. , & Sukadana. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI (Vol. http://jurnaltsm. id/index. php/JBA Widayanti. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi (Consumer Good. Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. ISSN : 2828-5298 .