Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis 5. : 1-10 https://jurnal. net/index. php/jikab doi: https://doi. org/10. 53088/jikab. ISSN: 2962-2433 Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen. Komitmen Organisasi, dan Motivasi Terhadap Kinerja Manajerial (Studi Kasus di Mangano Sushi Sukoharj. Dwi Sulistanti Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia. Sukoharjo. Indonesia. Alamat Email: dwisulistanti@gmail. Sitasi Artikel: Sulistanti. Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen. Komitmen Organisasi, dan Motivasi Terhadap Kinerja Manajerial: Studi Kasus di Mangano Sushi Sukoharjo. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis, 5. , 1Ae10. https://doi. org/10. 53088/jikab. Abstract: This study aims to examine the influence of management accounting systems, organizational commitment, and work motivation on managerial performance at Mangano Sushi Sukoharjo. This study employed a quantitative approach with an explanatory research design. The population consisted of 60 employees, all of whom were selected using a census sampling technique. Primary data were collected through a structured questionnaire using a five-point Likert scale and analyzed using multiple linear regression after passing validity, reliability, and classical assumption tests. The findings reveal that management accounting systems and work motivation have a positive and significant effect on managerial performance, whereas organizational commitment does not significantly affect managerial performance. These findings indicate that the availability of relevant information to support managerial decision-making and employees' work motivation are associated with improved managerial performance. This study contributes empirical evidence to the management accounting literature from the perspective of Contingency Theory and provides practical implications for organizations in strengthening management accounting systems and enhancing employee motivation to improve managerial performance. Keywords: Contingency Theory. management accounting systems. managerial performance. work motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem akuntansi manajemen, komitmen organisasi, dan motivasi terhadap kinerja manajerial pada Mangano Sushi Sukoharjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 60 karyawan yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi manajemen dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, sedangkan komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketersediaan informasi yang relevan dalam mendukung pengambilan keputusan serta motivasi kerja memiliki keterkaitan dengan peningkatan efektivitas pelaksanaan fungsi manajerial. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan kajian akuntansi manajemen berdasarkan perspektif Contingency Theory serta memberikan implikasi praktis bagi organisasi dalam mengembangkan sistem akuntansi manajemen dan strategi peningkatan motivasi kerja guna mendukung kinerja manajerial. Kata Kunci: Contingency Theory. kinerja manajerial. komitmen organisasi. sistem akuntansi yang menentukan efektivitas organisasi dalam Pendahuluan Kinerja manajerial merupakan salah satu aspek Kemampuan manajer dalam melaksanakan fungsi Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Sulistanti. Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen. Komitmen Organisasi, dan Motivasi Terhadap Kinerja Manajerial: Studi Kasus di Mangano Sushi Sukoharjo. Allen, 1. Di sisi lain, motivasi kerja merupakan pengarahan, dan pengendalian menjadi faktor dorongan yang memengaruhi intensitas, arah, dan penting dalam memastikan bahwa sumber daya organisasi dapat dimanfaatkan secara optimal. Dalam lingkungan bisnis yang semakin dinamis, produktivitas maupun efektivitas pelaksanaan organisasi dituntut untuk mampu mengambil tugas (Robbins & Judge, 2. Kombinasi antara keputusan secara tepat berdasarkan informasi yang akurat sehingga kualitas kinerja manajerial menjadi organisasi, dan motivasi kerja diharapkan mampu salah satu indikator keberhasilan organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas pengambilan keputusan serta kinerja manajerial organisasi. (Anthony & Govindarajan, 2007. Hansen & Mowen. Oleh karena itu, identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja manajerial menjadi perhatian penting dalam penelitian akuntansi Penelitian manajerial telah berkembang cukup pesat, namun hasil empiris yang diperoleh masih menunjukkan Penelitian oleh Suprantiningrum & Lukas . menunjukkan bahwa karakteristik Dalam perspektif Contingency Theory, efektivitas berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial, kesesuaian antara sistem yang diterapkan dengan sedangkan Rumapea et al. , . juga menemukan karakteristik organisasi dan lingkungan bisnis yang bahwa sistem informasi akuntansi manajemen Tidak terdapat satu sistem pengendalian berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja maupun sistem informasi yang dapat diterapkan manajerial, meskipun sistem pengukuran kinerja secara universal pada seluruh organisasi, sehingga keberhasilan implementasi suatu sistem sangat pengaruh yang signifikan. Berbeda dengan temuan tersebut, penelitian mengenai praktik akuntansi eksternal organisasi (Otley, 1980. Chenhall, 2. Salah satu sistem yang berperan penting dalam menunjukkan bahwa penerapan praktik akuntansi mendukung proses pengambilan keputusan adalah manajemen tidak selalu berhubungan dengan Sistem nonkeuangan yang digunakan manajemen dalam organisasi dan konteks bisnis yang berbeda (Sirait et al. Di sisi lain. Trisnanda et al. kinerja, dan pengambilan keputusan sehingga melaporkan bahwa sistem akuntansi manajemen dan komitmen organisasi berpengaruh positif pelaksanaan fungsi-fungsi manajerial (Chenhall & terhadap kinerja manajerial, sedangkan Kuntadi & Morris, 1. Ramayani . menunjukkan bahwa pengaruh Selain sistem akuntansi manajemen, faktor perilaku organisasi juga memiliki peranan penting dalam membentuk kinerja manajerial. Komitmen individu terhadap organisasi yang ditunjukkan keanggotaan, menerima nilai-nilai organisasi, serta berupaya mencapai tujuan bersama (Meyer & dipengaruhi oleh faktor organisasi lainnya, seperti gaya kepemimpinan dan implementasi anggaran berbasis kompetensi. Perbedaan temuan tersebut mengindikasikan bahwa hubungan antara sistem memerlukan pengujian lebih lanjut, khususnya Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 1-10. pada konteks perusahaan jasa makanan yang akuntansi manajemen, komitmen organisasi, dan memiliki karakteristik operasional, pola pelayanan, dan kebutuhan pengambilan keputusan yang Mangano Sushi berbeda dibandingkan sektor manufaktur maupun diharapkan dapat memberikan kontribusi secara organisasi publik. teoritis dalam memperkaya penelitian, sebagian besar penelitian terdahulu manufaktur, organisasi sektor publik, maupun Penelitian mengkaji pengaruh sistem akuntansi manajemen, komitmen organisasi, dan motivasi terhadap kinerja manajerial pada sektor usaha kuliner masih relatif terbatas. Padahal, karakteristik industri kuliner yang berorientasi pada pelayanan, memiliki memungkinkan munculnya kondisi organisasi yang berbeda dibandingkan sektor usaha lainnya. Dengan demikian, pengujian kembali hubungan makanan menjadi relevan untuk memperluas bukti empiris dalam literatur akuntansi manajemen. Penelitian ini dilakukan pada Mangano Sushi Sukoharjo. Hasil kajian akuntansi manajemen, khususnya yang berkaitan dengan penerapan Contingency Theory dalam menjelaskan determinan kinerja manajerial. Selain itu, secara praktis hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi manajemen perusahaan dalam manajemen, memperkuat komitmen organisasi, serta meningkatkan motivasi kerja sebagai upaya Tinjauan Teoritis Penelitian ini menggunakan Contingency Theory hubungan antara sistem akuntansi manajemen. Contingency Theory menyatakan bahwa tidak terdapat satu sistem manajemen yang dapat Sukoharjo sebagai salah satu perusahaan yang dipengaruhi oleh karakteristik organisasi, kondisi bergerak di bidang jasa makanan. Aktivitas lingkungan, strategi, serta kebutuhan informasi yang dihadapi organisasi (Otley, 1. Dalam pelayanan kepada pelanggan, dan pengambilan menjelaskan bahwa sistem akuntansi manajemen keputusan secara cepat menjadikan perusahaan ini relevan sebagai konteks penelitian mengenai dirancang sesuai dengan kebutuhan organisasi kinerja manajerial. Kebaruan penelitian ini terletak sehingga mampu menghasilkan informasi yang relevan dalam proses perencanaan, pengendalian, akuntansi manajemen, komitmen organisasi, dan evaluasi, dan pengambilan keputusan (Chenhall, konteks industri kuliner yang masih relatif jarang penelitian-penelitian Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja manajerial pada sektor jasa makanan. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem Berdasarkan perspektif tersebut, pencapaian kinerja manajerial tidak hanya ditentukan oleh kualitas sistem informasi yang dimiliki organisasi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor perilaku Sistem menyediakan informasi sebagai dasar pengambilan keputusan, sedangkan komitmen organisasi dan Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Sulistanti. Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen. Komitmen Organisasi, dan Motivasi Terhadap Kinerja Manajerial: Studi Kasus di Mangano Sushi Sukoharjo. melaksanakan fungsi manajerial. Oleh karena itu, penelitian ini memandang bahwa kombinasi antara sistem informasi yang memadai dan faktor perilaku meningkatkan efektivitas kinerja manajerial. terhadap Kinerja Manajerial Komitmen organisasi mencerminkan tingkat keterikatan individu terhadap organisasi yang diwujudkan melalui loyalitas, keterlibatan, dan mencapai tujuan organisasi (Meyer & Allen, 1. Dalam Sistem akuntansi manajemen merupakan sistem informasi yang menyediakan informasi keuangan maupun nonkeuangan untuk mendukung aktivitas Kinerja Manajerial kesediaan untuk memberikan kontribusi dalam 1 Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen 2 Pengaruh Komitmen Organisasi terhadap pengambilan keputusan. Berdasarkan Contingency Theory, informasi yang dihasilkan sistem akuntansi manajemen akan meningkatkan efektivitas kinerja apabila karakteristik informasi tersebut sesuai dengan kebutuhan organisasi dan lingkungan Contingency Theory, perilaku individu menjadi salah satu unsur yang Individu yang memiliki komitmen tinggi cenderung memanfaatkan sumber daya organisasi secara optimal, menunjukkan tanggung Penelitian bisnis yang dihadapi (Chenhall & Morris, 1986. Chenhall, 2. Informasi yang relevan, tepat peningkatan kinerja karena mendorong individu waktu, dan terintegrasi memungkinkan manajer bekerja lebih efektif dan konsisten dalam mencapai mengambil keputusan secara lebih efektif sehingga tujuan organisasi (Meyer et al. , 2. Namun dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi demikian, beberapa penelitian juga menemukan bahwa hubungan tersebut tidak selalu signifikan Secara karena dipengaruhi oleh karakteristik organisasi, menunjukkan bahwa sistem akuntansi manajemen budaya kerja, maupun sistem penghargaan yang berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial Oleh karena itu, penelitian ini menguji karena mampu meningkatkan kualitas informasi kembali hubungan antara komitmen organisasi dan kinerja manajerial pada perusahaan jasa kuliner keputusan (Cadez & Guilding, 2008. Naranjo-Gil & untuk memperoleh bukti empiris pada konteks Hartmann, 2. Meskipun demikian, beberapa organisasi yang berbeda. penelitian juga menunjukkan bahwa besarnya H2 : Komitmen Organisasi berpengaruh positif terhadap pengaruh tersebut bergantung pada karakteristik organisasi dan lingkungan bisnis sehingga masih ditemukan hasil yang berbeda pada berbagai Kinerja Manajerial. 3 Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Manajerial konteks penelitian (Chenhall, 2. Berdasarkan Motivasi merupakan dorongan internal maupun landasan teori dan hasil penelitian terdahulu, eksternal yang memengaruhi intensitas, arah, dan penelitian ini menduga bahwa penerapan sistem akuntansi manajemen yang lebih baik akan pekerjaannya (Robbins & Judge, 2. Menurut meningkatkan kinerja manajerial. Self-Determination Theory, individu yang memiliki H1 : Sistem Akuntansi Manajemen berpengaruh positif motivasi tinggi akan menunjukkan usaha yang terhadap Kinerja Manajerial. lebih besar dalam menyelesaikan pekerjaannya karena terdorong oleh kebutuhan akan kompetensi, otonomi, dan pencapaian tujuan (Deci & Ryan. Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 1-10. Dalam organisasi, motivasi menjadi salah pelaksanaan fungsi manajerial sehingga mampu dan Allen . , serta Deci dan Ryan . Metode Penelitian Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori pengambilan keputusan. Hasil bahwa motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial karena mampu meningkatkan disiplin kerja, kreativitas, produktivitas, serta tanggung jawab individu dalam menjalankan tugasnya (Locke & Latham, 2. Individu yang memiliki motivasi tinggi cenderung menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menyelesaikan permasalahan organisasi dibandingkan individu dengan motivasi rendah. Berdasarkan landasan teori dan hasil penelitian terdahulu, penelitian ini menduga bahwa semakin tinggi motivasi kerja . xplanatory researc. yang bertujuan untuk menguji hubungan kausal antara sistem akuntansi manajemen, komitmen organisasi, motivasi, dan kinerja manajerial. Pendekatan kuantitatif dipilih karena penelitian ini berfokus pada pengujian hipotesis melalui analisis statistik terhadap data yang diperoleh dari responden. Objek penelitian adalah Mangano Sushi Sukoharjo yang bergerak pada sektor jasa makanan, sedangkan unit analisis penelitian adalah seluruh karyawan yang terlibat dalam aktivitas operasional perusahaan. Populasi maka semakin tinggi pula kinerja manajerial. karyawan Mangano Sushi Sukoharjo. Mengingat H3 : Motivasi berpengaruh positif terhadap Kinerja menggunakan teknik sampling jenuh . ensus Manajerial. , sehingga seluruh anggota populasi 3 Kerangka Konseptual Kerangka dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik ini dipilih agar seluruh karakteristik populasi dapat berdasarkan Contingency Theory yang menjelaskan terwakili dalam penelitian dan mengurangi potensi bahwa efektivitas kinerja manajerial dipengaruhi sampling error (Sugiyono, 2. Dengan demikian, oleh kesesuaian antara sistem organisasi dan faktor jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian perilaku individu. Dalam penelitian ini, sistem ini sebanyak 60 responden. akuntansi manajemen diposisikan sebagai faktor sistem informasi, sedangkan komitmen organisasi dan motivasi merupakan faktor perilaku yang Ketiga variabel independen tersebut terhadap kinerja manajerial. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner Instrumen indikator masing-masing variabel yang diadaptasi dari berbagai penelitian terdahulu dan diukur menggunakan Skala Likert lima poin, yaitu 1 = sangat tidak setuju hingga 5 = sangat setuju. Variabel sistem akuntansi manajemen diukur dikembangkan oleh Chenhall dan Morris . , yaitu broad scope, timeliness, aggregation, dan Variabel komitmen organisasi mengacu pada tiga dimensi komitmen yang dikemukakan Gambar 1. Kerangka Konseptual Penelitian Sumber: Dikembangkan berdasarkan Otley . Chenhall . Meyer Meyer dan Allen . , yaitu affective commitment, continuance commitment, dan normative commitment. Variabel motivasi mengacu pada konsep motivasi Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Sulistanti. Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen. Komitmen Organisasi, dan Motivasi Terhadap Kinerja Manajerial: Studi Kasus di Mangano Sushi Sukoharjo. kerja yang dikembangkan Deci dan Ryan . , sedangkan variabel kinerja manajerial diukur menggunakan indikator yang dikembangkan oleh Mahoney et al. , meliputi perencanaan. Hasil dan Pembahasan Hasil Penelitian Penelitian ini melibatkan 60 responden yang merupakan seluruh karyawan Mangano Sushi Sukoharjo. pengaturan staf, negosiasi, dan representasi. Berdasarkan sebagian besar responden memiliki pendidikan Sebelum Diploma hingga Sarjana sebanyak 38 orang . ,3%), instrumen penelitian terlebih dahulu diuji melalui sedangkan lulusan SMA/SMK sebanyak 22 orang uji validitas menggunakan korelasi Pearson Product . ,7%). Berdasarkan usia, mayoritas responden Moment dan uji reliabilitas menggunakan koefisien berada pada rentang 19Ae25 tahun sebanyak 33 Cronbach's Alpha. Suatu indikator dinyatakan valid orang . ,0%), diikuti usia 26Ae35 tahun sebanyak 24 apabila nilai koefisien korelasi lebih besar dari nilai orang . ,0%), dan usia 36Ae45 tahun sebanyak 3 r tabel pada tingkat signifikansi 5%, sedangkan orang . ,0%). Dari sisi masa kerja, sebagian besar instrumen dinyatakan reliabel apabila memiliki responden telah bekerja selama 1Ae3 tahun sebanyak nilai Cronbach's Alpha lebih besar dari 0,70 (Ghozali, 42 orang . ,0%), sedangkan masa kerja kurang dari Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif satu tahun sebanyak 10 orang . ,7%) dan 4Ae7 untuk menggambarkan karakteristik responden tahun sebanyak 8 orang . ,3%). dan distribusi jawaban masing-masing variabel Tabel 4. 1 Karakteristik Responden Karakteristik Kategori Frekuensi Persentase (%) SMA/SMK DiplomaAe Sarjana 19Ae25 Tahun regresi, terlebih dahulu dilakukan pengujian 26Ae35 Tahun 36Ae45 Tahun < 1 Tahun 1Ae3 Tahun Glejser. 4Ae7 Tahun Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda karena penelitian ini Pendidikan bertujuan untuk menguji pengaruh lebih dari satu Sebelum dilakukan estimasi model KolmogorovAeSmirnov, multikolinearitas berdasarkan nilai Variance Inflation Factor (VIF) Tolerance. Uji Pengaruh simultan variabel independen terhadap variabel dependen dianalisis menggunakan uji F. Usia masing-masing Masa Kerja Sumber: Data primer diolah . Hasil pengujian instrumen menunjukkan bahwa variabel independen dianalisis menggunakan uji t pada tingkat signifikansi 5%. Selain itu, koefisien koefisien korelasi lebih besar daripada nilai r tabel sehingga seluruh butir pernyataan dinyatakan mengukur kemampuan model dalam menjelaskan Selain itu, nilai Cronbach's Alpha masing- (Adjusted RA) Seluruh menggunakan IBM SPSS Statistics versi 26. memiliki tingkat reliabilitas yang baik. Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. 0,70 Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 1-10. Tabel 4. 2 Ringkasan Hasil Uji Asumsi Klasik. Uji One-Sample KolmogorovSmirnov Test Collinearity Statistics Uji Glejser Hasil Asymp. Sig. Tolerance: 0,204 0,410 VIF: 2,475 4,692 X1 SIM: 0,725. sig: 0,473 1,361. sig: 0,181 X3: 1,157. sig: 0,122 Kriteria Sig. > 0,05 Kesimpulan Data berdistribusi Tolerance > 0,10. VIF < Tidak terjadi Tidak terjadi digunakan untuk menjelaskan hubungan antara itu, nilai Adjusted RA sebesar 0,650 menunjukkan bahwa sistem akuntansi manajemen, komitmen 65,0% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. regresi sebesar 0,055 dengan nilai signifikansi 0,003 Pengujian F-hitung Sig. Nilai 4,798 0,005 Adjusted RA 0,65 Keterangan Model signifikan Model layak Model menjelaskan 65,0% variasi kinerja manajerial Sumber: Data primer diolah . sistem akuntansi manajemen memiliki koefisien signifikan terhadap kinerja manajerial. Komitmen organisasi memiliki koefisien regresi sebesar 0,134 dengan nilai signifikansi 0,181 (>0,. , sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja Sementara itu, motivasi memiliki koefisien regresi sebesar 0,168 dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,. , yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Berdasarkan hasil analisis statistik yang telah dilakukan, model penelitian telah memenuhi persyaratan pengujian instrumen maupun asumsi klasik sehingga layak digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem akuntansi manajemen dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, sedangkan komitmen organisasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selain itu, model regresi yang dibangun mampu menjelaskan berdasarkan nilai koefisien determinasi. Temuan empiris tersebut selanjutnya akan dibahas secara penelitian terhadap landasan teori dan penelitian terdahulu pada bagian pembahasan. Pembahasan Tabel 4. 3 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Sistem Akuntansi Manajemen Komitmen Organisasi Motivasi Tabel 4. 4 Goodness of Fit Model Hasil analisis menunjukkan bahwa Variabel manajerial, sedangkan sisanya sebesar 35,0% Sig. > 0,05 pengaruh sistem akuntansi manajemen, komitmen analisis regresi linier berganda untuk mengetahui (<0,. , organisasi, dan motivasi secara bersama-sama Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan 4,798 dengan tingkat signifikansi 0,005 (<0,. , variabel independen dan variabel dependen. Selain Sumber: Data primer diolah . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi manajemen dan motivasi memiliki Koefisien 0,055 3,077 Sig. Keputusan 0,003 H1 diterima 0,134 0,687 0,181 H2 ditolak H3 diterima Mangano pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial, sedangkan komitmen organisasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam 0,168 3,317 0,000 Sumber: Data primer diolah . Hasil uji F menunjukkan nilai F-hitung sebesar Temuan Sushi Sukoharjo berkaitan dengan tersedianya informasi yang Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Sulistanti. Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen. Komitmen Organisasi, dan Motivasi Terhadap Kinerja Manajerial: Studi Kasus di Mangano Sushi Sukoharjo. mendukung proses pengambilan keputusan serta akuntansi manajemen yang mampu menghasilkan tingkat motivasi individu dalam melaksanakan Sementara itu, komitmen organisasi terintegrasi memiliki hubungan positif dengan belum menunjukkan hubungan yang signifikan peningkatan kinerja manajerial, khususnya pada dengan kinerja manajerial. Secara umum, hasil perusahaan yang bergerak di sektor jasa makanan. penelitian ini sejalan dengan perspektif Contingency Theory organisasi dipengaruhi oleh kesesuaian antara individu yang terlibat dalam proses manajerial (Otley, 1980. Chenhall, 2. Berbeda dengan sistem akuntansi manajemen. Temuan keterikatan individu terhadap organisasi belum pelaksanaan fungsi-fungsi manajerial pada konteks penelitian ini. Kondisi tersebut dimungkinkan karena pencapaian kinerja di perusahaan lebih mengindikasikan bahwa informasi yang dihasilkan dipengaruhi oleh pelaksanaan standar operasional, melalui sistem akuntansi manajemen berkontribusi koordinasi kerja, maupun mekanisme pengawasan dibandingkan tingkat loyalitas individu terhadap pengendalian, koordinasi, dan evaluasi yang Temuan ini sejalan dengan beberapa dilakukan oleh manajemen. Pada perusahaan jasa penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa Sukoharjo, hubungan antara komitmen organisasi dan kinerja informasi mengenai biaya operasional, pengelolaan dapat berbeda bergantung pada karakteristik organisasi, budaya kerja, sistem penghargaan. Mangano Hasil komitmen organisasi tidak menunjukkan pengaruh Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem Sushi melatarbelakanginya (Meyer et al. , 2002. Chenhall, pengambilan keputusan sehari-hari. Ketersediaan hubungan tersebut tidak serta-merta menunjukkan memungkinkan manajer merespons permasalahan bahwa komitmen organisasi tidak penting, tetapi pelaksanaan fungsi manajerial dapat berjalan dengan lebih baik. Oleh bergantung pada kondisi organisasi yang diteliti. Motivasi terbukti berpengaruh positif dan Hasil signifikan terhadap kinerja manajerial. Hasil ini Contingency Theory menunjukkan bahwa individu yang memiliki motivasi kerja yang lebih tinggi cenderung mampu dipengaruhi oleh tingkat kesesuaiannya dengan melaksanakan tanggung jawabnya secara lebih kebutuhan organisasi dan lingkungan bisnis yang dihadapi (Chenhall, 2. Temuan ini juga sejalan pelaksanaan fungsi manajerial. Dalam perspektif dengan penelitian Cadez dan Guilding . serta Self-Determination Theory, motivasi mendorong Naranjo-Gil dan Hartmann . yang melaporkan bahwa sistem akuntansi manajemen berkontribusi sehingga menghasilkan kinerja yang lebih baik Dengan (Deci & Ryan, 2. Temuan penelitian ini juga sejalan dengan teori penetapan tujuan (Goal Setting tambahan bukti empiris bahwa penerapan sistem Theor. yang menjelaskan bahwa individu yang Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 1-10. memiliki tujuan kerja yang jelas dan dorongan usaha yang lebih besar dalam menyelesaikan peningkatan efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi pekerjaannya (Locke & Latham, 2. Dengan Sementara itu, pengaruh komitmen demikian, hasil penelitian ini memperkuat bukti organisasi terhadap kinerja manajerial tampaknya empiris bahwa motivasi merupakan salah satu dipengaruhi oleh karakteristik organisasi dan faktor yang berkaitan dengan peningkatan kinerja pelaksanaan aktivitas kerja. Secara memberikan implikasi bagi pengembangan kajian akuntansi manajemen maupun praktik pengelolaan Dari Contingency Theory efektivitas kinerja manajerial dipengaruhi oleh kesesuaian antara sistem organisasi dan faktor perilaku individu. Dari perspektif praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi akuntansi manajemen yang mampu menyediakan informasi secara relevan dan tepat waktu, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan motivasi karyawan. Selain itu, tidak menunjukkan bahwa faktor-faktor lain, seperti gaya kepemimpinan, sistem penghargaan, budaya organisasi, maupun karakteristik pekerjaan, dapat dipertimbangkan dalam penelitian selanjutnya Kesimpulan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem akuntansi manajemen, komitmen manajerial pada Mangano Sushi Sukoharjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi Keterbatasan Dan Saran Secara teoritis, penelitian ini memberikan dukungan terhadap Contingency Theory yang menjelaskan bahwa efektivitas kinerja manajerial organisasi dan faktor perilaku individu. Secara praktis, hasil penelitian memberikan gambaran manajemen yang mampu menyediakan informasi secara relevan dan tepat waktu, disertai upaya untuk meningkatkan motivasi kerja, dapat menjadi bagian dari strategi organisasi dalam mendukung efektivitas kinerja manajerial. Meskipun demikian, penelitian ini masih terbatas pada satu objek independen, sehingga penelitian selanjutnya dapat berbeda serta menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi kinerja manajerial. Daftar Pustaka