Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 DOI http://dx. org/10. 36722/psn. [SN . Penyuluhan Pentingnya Sikap Peduli Lingkungan sejak Dini di Panti Yatim Indonesia Cabang Tebet Putri Syakina1*. Iin Suryaningsih2 Ilmu Komunikasi. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Al Azhar Indonesia. Bahasa dan Kebudayaan Arab. Ilmu Budaya Universitas Al Azhar Indonesia Jl. Sisingamangaraja. Kebayoran Baru. Kota Jakarta Selatan 12110 Email Penulis Korespodensi: iin. suryaningsih@uai. Abstrak Panti Yatim Indonesia (PYI) yang berlokasi pada kelurahan Tebet Barat. Jakarta selatan ini adalah cabang yang mengasuh anak-anak laki-laki, yang sampai dengan hari dilaksanakan pengabdian masyarakat ini, anak asuh PYI Tebet berjumlah 11 orang anak asuh. Dalam hal pendidikan. PYI Tebet menerapkan dasar pendidikan islam yang mana 60% adalah belajar mengenai agama islam dan selebihnya ada pendidikan baca tulis berhitung sesuai kelas masing-masing anak asuh. Lalu, setelah mewawancarai salah satu stafnya, ternyata PYI Tebet kewalahan untuk pemberdayaan pendidikan disebabkan kurangnya staf. Maka dilakukan kegiatan edukasi tentang Go Green di Panti Yatim Indonesia. Tebet. Jakarta Selatan. Kegiatan ini meliputi Baca Tulis dan Berhitung, menonton kartun bertemakan Go Green, yaitu AuWALL-EAy, dan berkreativitas melukis di tote bag, yang bisa digunakan sebagai pengganti plastik. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran anak-anak asuh Panti Yatim Indonesia. Tebet akan pentingnya Go-green demi bumi yang lebih sehat. Kata kunci: Go-Green. Kreativitas. Panti. Pelestarian. Yatim & Dhuafa, salah satu dari sekian banyak asrama pemberdayaan Laznas PYI Yatim & Zakat di Kota Jakarta. Panti Yatim Indonesia di kelurahan Tebet Barat berusaha untuk membantu mengurangi masalah kemiskinan dengan bekerjasama dengan berbagai kalangan Mendukung usaha kecil di lingkungan sekitar dengan peningkatan modal dan reparasi tempat usaha. Menggulirkan program pangan berupa sembako untuk kalangan kurang mampu serta berusaha untuk menerima anak-anak asuh dalam hal Panti Yatim Indonesia menerapkan asrama dengan sistem terpisah antara laki-laki dan perempuan di setiap cabangnya. PYI cabang Tebet merupakan cabang yang menerima anak asuh laki-laki. Anak asuh yang ada pada PYI Tebet berjumlah 11 orang, yang mana mereka mempunyai rentang dari kelas 1-5 SD. Lalu, dikarenakan PYI menerapkan sistem asrama. PENDAHULUAN Panti Yatim Indonesia (PYI) Tebet berlokasi di Jalan Tebet Barat IV No. RT. 7/RW. kelurahan Tebet Barat, kecamatan Tebet, kota Jakarta Selatan. Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kecamatan Tebet merupakan salah satu kecamatan yang berada di lingkungan padat penduduk, yaitu berjumlah 242,754 jiwa sedangkan luasnya adalah 21. 87 kmA. Satuan terkecil dari sebuah wilayah adalah RT dan RW, terdapat 925 RT dan 79 RW di bawah Pemerintahan Desa/Kelurahan di kecamatan Tebet. Salah satu yang penulis tinjau terhadap situasi di kecamatan Tebet adalah kelurahan Tebet Barat. Yatim Panti Indonesia yang berlokasi di Kelurahan Tebet Barat memiliki kekurangan dalam segi perekonomian maupun pendidikan yang diperoleh. Panti Yatim Indonesia di kelurahan Tebet Barat adalah tempat ini merupakan asrama pemberdayaan Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 panti asuhan ini menjadikan setiap cabangnya adalah tempat istirahat dan bermain anak-anak Mereka disediakan tempat untuk tidur, dan ada jadwal tersendiri untuk sekolah di dalam asrama dengan guru yang mana adalah staf panti itu sendiri. Dalam hal pendidikan. PYI Tebet menerapkan dasar pendidikan islam yang mana 60% adalah belajar mengenai agama islam dan selebihnya ada pendidikan baca tulis berhitung sesuai kelas masing-masing anak asuh. Lalu, setelah mewawancarai salah satu stafnya, ternyata PYI Tebet kewalahan untuk kurangnya staf. Dari masalah yang ada ini, penulis tergugah untuk membuat kegiatan edukasi yang bisa membantu dalam hal literasi anak usia dini, terbungkus dengan tema Gogreen dan nama kegiatan AuPeduli Bumi bersama PantiAy Pengabdian masyarakat yang bertemakan Go-green sudah banyak dilakukan oleh Willma Fauzzia (Fauzzia, 2. , dalam artikelnya mengatakan bahwa sekolah menjadi tempat interaksi sosial namun sayangnya beberapa fasilitas sekolah masih kurang terpelihara bahkan sering diabaikan dan tidak tersentuh sama sekali oleh warga sekolah mengenai taman sekolah atau lingkungan hidup yang ada. Dari artikel tersebut, kami menimbang bahwa PYI Tebet juga perlu ditingkatkan kesadarannya akan taman-taman di sekitar, dan lingkungan disekitarnya karena mengingat mereka banyak kegiatan yang memerlukan kegiatan di taman dekat Panti, seperti untuk bermain dan Tema Go-green juga diangkat karena mengingat bumi yang kita tinggali sudah semakin tua. Hal ini terlihat dari berubahnya kondisi iklim dan bumi beberapa tahun belakangan ini. Seiring berjalannya waktu, banyak bagian dari bumi yang mulai rusak dan terkikis, kepunahan berbagai spesies hewan dan Banyak kondisi alam yang mengalami kerusakan dikarenakan beberapa Diantaranya polusi, penebangan liar, pembuangan limbah secara sembarangan dan faktor lainnya. Dampak kerusakan bumi yang semakin bertambah parah setiap harinya jika tidak dihentikan maka semakin lama akan menyebabkan kesulitan bagi kita mendapatkan sumber daya alam untuk bertahan hidup seharihari, misalnya seperti air dan udara yang bersih. Maka, sudah menjadi tugas kita untuk menjaga kelestarian bumi untuk keberlangsungan peradaban manusia di masa depan. Beberapa hal yang harus kita miliki untuk mendukung kita melestarikan bumi adalah diantaranya memiliki pola pikir yang terbuka, orientasi ke masa depan, peka terhadap perencanaan dan memiliki sikap toleransi yang tinggi. Setelah menanamkan hal tersebut dalam diri kita, sudah sepatutnya kita menjalankan upaya pelestarian bumi, dimulai dari generasi muda. Untuk membantu PYI dalam pengembangan literasi, dirancang program edukasi mengenai pelestarian lingkungan. Program yang diadakan ini berbasis pendidikan dan berfokus kepada pendidikan literasi dasar dan kreativitas pada anak usia dini karena literasi adalah hal yang sangat penting bagi proses perkembangan khususnya pada anak kecil. Dari fokus permasalahan yaitu pelestarian bumi dan masalah literasi, maka agar edukasi yang dibawakan tersampaikan dengan baik, kegiatan ini melibatkan kegiatan melukis dengan media totebag dan film AoWALL-EAo sebagai media Film ini memberikan edukasi tentang bumi dan bagaimana cara merawat bumi sekaligus memberikan gambaran bagaimana bumi tanpa pohon. Dari penjelasan tersebut diharapkan anak-anak PYI dapat mengasah kreativitasnya, serta memahami cara merawat bumi hingga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari hari. METODE Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka. Oleh karena itu, protokol kesehatan akan selalu Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan AuPeduli Bumi bersama PantiAy dilakukan bertempatan di Panti Yatim Indonesia Tebet berlokasi di Jalan Tebet Barat IV No. RT. 7/RW. 2, kelurahan Tebet Barat, kecamatan Tebet, kota Jakarta Selatan. Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari yaitu 14, 15, 21 dan 22 Agustus Kegiatan ini melibatkan 3 hingga 4 mahasiswa pendamping setiap harinya, yang mana kegiatan ini menyasar untuk 11 anak asuh dari PYI Tebet dengan rentang umur 7 hingga 13 tahun. Alat dan Bahan: Diperlukan alat-alat utama untuk menunjang kegiatan ini, yaitu proyektor untuk memudahkan Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 kegiatan edukasi hingga menonton film. Totebag sebagai media lukis beserta spidol Lalu, dibutuhkan juga alat tulis untuk mengajarkan baca, tulis dan berhitung. Juga beberapa kebutuhan hadiah doorprize untuk mengambil perhatian dan antusias anak asuh PYI, seperti botol minum dan alat lukis. halaman sekolah. Selain itu juga terjadi interaksi dengan siswa kelas 3 SD Cipta Karya selama melaksanakan pengabdian masyarakat ini. Interaksi ini berbentuk partisipasi mereka dalam kegiatan belajar mengajar. Kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan terbukti memiliki dampak positif terhadap sasaran mitra dimana mereka melakukan pengabdian masyarakat. Kegiatan pada artikelartikel terdahulu ini mempunyai langkah pelaksanaan juga alat dan bahan yang mempunyai kemiripan dengan kegiatan yang penulis laksanakan. Program AuGerakan Peduli Bumi bersama PantiAy ini berlangsung selama 4 pertemuan, memakan waktu selama 4 hari dengan selang waktu seminggu dengan masingmasing pertemuan 2 hari berturut-turut. Berhubung dengan harapan diadakannya kegiatan ini yaitu bisa meningkatkan literasi anak-anak asuh PYI beserta kesadaran mereka akan pelestarian lingkungan, penulis beserta tahapan-tahapan kegiatan yang sudah dibuat yang sampai akhir berjalan dengan lancar, juga berhasil sesuai dengan ekspektasi. Langkah Pelaksanaan Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahapan utama, yang mana setiap tahapannya akan ada berbagai doorprize menarik untuk berkegiatan sehari-hari. Tahap-tahapannya Tahap pertama, koordinasi dan perkenalan pada 14 Agustus 2022. Di bagian ini akan ada bonding antara panitia dengan anak-anak asuh Panti PYI Tebet dan penjelasan tentang pertemuan yang akan dilakukan. Tahap kedua, pendampingan ke-1 pada 15 Agustus 2022. Bagian ini akan dilaksanakan kegiatan belajar menulis, membaca, dan Tahap ketiga, pendampingan ke-2 pada 21 Agustus 2022. Pengembangan kreativitas dengan diadakannya lomba melukis di atas Tahap terakhir, pendampingan ke-3 pada 21 Agustus 2022. Dimana dilaksanakan kegiatan menonton bersama film AuWALL-EAy sebagai edukasi Go-green, dan penulisan kesan pesan terhadap panitia selama berkegiatan sekaligus Pada 14 Agustus 2022, pertemuan dijadwalkan sebagai koordinasi dengan pengurus panti, juga pembukaan dan perkenalan panitia dengan anak-anak asuh, juga memberitahukan tentang kegiatan ini dan apa saja yang akan dilaksanakan pada 4 pertemuan ke depan. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat yang menggunakan tema Go-green ataupun program edukasi yang motivasinya ingin meningkatkan literasi anak usia dini di Panti Asuhan sudah banyak dilakukan oleh para penggiat atau mahasiswa, seperti AuPengembangan Literasi melalui Kegiatan KODIE Mengajar pada Anak Panti Asuhan di Kota MedanAy (Sinaga, 2. , yang mana pada pengabdian masyarakat ini dilakukan latihan membaca, menulis dan berhitung dengan suasana belajar yang Lalu, ada AuPenyuluhan Gerakan Go Green Sejak Dini di SD Cipta Karya BandungAy (Fauzzia, 2. , yang melakukan pengadaan dan optimalisasi penghijauan ruang terbuka SD Cipta Karya seperti menanam bunga, tanaman hijau, dan desain ruang hijau Gambar 1. Pembukaan Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Pada pertemuan kedua ini, mereka cukup aktif dengan materi-materi yang dibawakan, walau mereka terbata-bata khususnya pada materi berhitung, tetapi pada akhirnya mereka bisa mengerti sedikit banyak tentang materimateri yang dibawakan. Dari mereka yang penjumlahan sederhana, hingga pada saat di akhir pertemuan kedua mereka sudah dinilai lancar dalam menjumlahkan angka belasan hingga puluhan. Lalu ada pertemuan ketiga dimana mereka melukis menggunakan media totebag, sekaligus memberikan edukasi bahwa totebag adalah alat pengganti plastik jika dibutuhkan. Melukis juga diharapkan menjadi media kreativitasnya, dan sepertinya melukis adalah segmen kegiatan yang paling mereka gemari, terlihat dengan bagaimana mereka teliti mewarnainya dan mencari warna kesukaan. Gambar 2. Bermain games Selain pembukaan dan koordinasi bersama pengurus dan anak-anak asuh panti, untuk lebih merekatkan hubungan dan membuat anak-anak asuh panti nyaman dengan kegiatan yang akan diadakan kedepannya, penulis beserta kelompok melakukan sesi games dengan bernyanyi bersama dan tebak hewan, juga tebak gambar agar mereka bisa lebih berpikir teliti dalam memecahkan masalah. Di Samping manfaat itu, tujuan kami bermain games adalah supaya suasana lebih menyenangkan. Tidak lupa pada sesi games ini ada hadiah yang berbentuk snack agar mereka lebih antusias bermain. Hari pertama cukup menyenangkan dan membuat anak-anak asuh panti menjadi lebih dekat dengan panitia. Pada 15 Agustus 2022, kegiatannya adalah belajar menulis, membaca dan berhitung. Di sini anak-anak asuh diberikan materi menggunakan slide presentasi mengenai bagaimana caranya mengeja dan membaca kalimat singkat, lalu dilanjut berhitung dengan kuis berhadiah yang menyertai, lalu ditutup dengan menulis pengalaman yang pernah mereka lakukan atau kejadian yang paling mereka ingat. Gambar 4. Melukis di atas Totebag Gambar 3. Pertemuan kedua Gambar 5. Foto bersama Hasil Karya Lukis Lalu 22 Agustus 2022, yaitu pertemuan keempat sekaligus penutupan. Pada pertemuan ini jadwal kegiatannya adalah menonton film berjudul AuWall-EAy yaitu kartun bertemakan Gogreen. Mereka cukup antusias untuk menonton dan mengikuti kuis yang dibawakan pada akhir Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Pesan yang dibawakan film bisa tersampaikan dengan baik, dan berhasil membuat 2 anak asuh mendapatkan hadiah karena berhasil menjawab kuis yang diberikan oleh panitia. antusias anak-anak dapat meningkat jika ada suatu target pencapaian. Lalu, observasi terlebih dahulu sejauh mana kemampuan audiens untuk pemberian materi baca, tulis dan berhitung. Dalam paparan materi pun, buat materi dan semenyenangkan mungkin. UCAPAN TERIMA KASIH