SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 126-136 Bahasa Indonesia Sebagai Media Komunikasi Efektif Dalam Dakwah (Analisis Ustadz Dr. Adi Hidayat. LC. Raihan Firdaus Naufal 1. Muhammad Rizal Khatami 2 Universitas Langlangbuana Jalan Karapitan No. Bandung raihanfirdaus9402@gmail. com, 2 rizalkhtm08@gmail. ABSTRACT This article aims to understand the important role of Indonesian in proselytizing or spreading Islam by understanding and mastering Indonesian well. In the context of Indonesian diversity, the use of Indonesian in da'wah needs to pay attention to inclusive and tolerant messages. Language is something that cannot be separated from human life. Preachers can communicate religious messages more effectively to the general public and to avoid the use of inappropriate Indonesian in preaching. The research method used is descriptive qualitative method. Data collection was carried out with data collection techniques through documentation techniques, listening techniques, and recording techniques on da'wah videos delivered by Ustadz Dr. Adi Hidayat. Lc. A in the Adi Hidayat Official YouTube Channel. Based on the results of the study, it was found that there was assertiveness in conveying messages and interaction in this case it was also found that Indonesian language in da'wah was better understood, touched the heart, closer between the preacher and the audience so that the audience's interest in the preacher was formed in listening to the da'wah. Keywords: Indonesian Language. Effective Communication. Da'wah ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk memahami peran penting bahasa indonesia dalam dakwah atau penyebaran agama islam dengan memahami dan menguasai bahasa indonesia dengan Dalam konteks keberagaman Indonesia, penggunaan Bahasa Indonesia dalam dakwah perlu memperhatikan pesan-pesan yang inklusif dan toleran. Bahasa merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Para pendakwah dapat mengkomunikasikan pesan pesan keagamaan dengan lebih efektif kepada khalayak umum dan untuk menghidari penggunaan bahasa indonesia yang kurang tepat dalam berdakwah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat terhadap dakwah video dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Adi Hidayat. Lc. A dalam Channel youtube Adi Hidayat Official. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan adanya ketegasan dalam menyampaikan pesan serta adanya interaksi dalam hal ini pula ditemukan bahwa bahasa indonesia dalam dakwah lebih dipahami, menyentuh hati, lebih dekat antara pendakwah dengan audience sehingga terbentuk ketertarikan audience terhadap pendakwah dalam mendegarkan dakwah tersebut. Kata kunci: Bahasa Indonesia. Komunikasi Efektif. Dakwah Received Febuari 28, 2023. Revised Maret 14, 2023. April 26, 2023 * Raihan Firdaus Naufal, raihanfirdaus9402@gmail. Bahasa Indonesia Sebagai Media Komunikasi Efektif Dalam Dakwah (Analisis Ustadz Dr. Adi Hidayat. LC. PENDAHULUAN Manusia menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi. Sebagai makhluk sosial, manusia selalu menggunakan komunikasi untuk berhubungan dengan orang lain. Manusia berkomunikasi dengan manusia lainnya melalui bahasa. Oleh karena itu bahasa sangat penting bagi manusia. Melalui bahasa manusia dapat menyampaikan hasil pemikirannya dan hasil budidayanya, sehingga manusia dapat membangun peradaban dari zaman dahulu hingga sekarang. Sarana komunikasi manusia yang terpenting adalah bahasa, sehingga pemahaman bahasa sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Tanpanya, seseorang tidak akan bisa mengungkapkan niat dan keinginannya. Pesan yang disampaikan juga harus tersampaikan secara akurat dan lengkap agar pendengar dapat dengan mudah memahami maksud pembicara, menghindari kesalahpahaman. Komunikasi yang baik terjalin dengan saling pengertian antara pendengar dan pembicara, dan tentunya dengan penggunaan bahasa yang akan dapat mengirim pesan langsung ke target. Bahasa dapat ditransmisikan dalam tiga mode lisan, tulisan dan kode. Bahasa merupakan alat komunikasi sehari-hari. Peran bahasa tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia dalam berinteraksi satu sama lain, khususnya dalam kegiatan Dakwah adalah proses penyampaian pesan atau informasi kepada orang lain dengan menggunakan bahasa sebagai sarananya (Shobikah, 2. Kenyataannya banyak pesan dakwah yang tidak sampai kepada masyarakat karena tidak dapat menggunakan bahasa yang tidak komunikatif, sehingga masyarakat tidak dapat memahami dengan baik pesan yang Islam dan dakwah adalah bagian yang tak terpisahkan. Dalam berdakwah. Islam mengajak dan menyeru untuk menyebarkan ajaran Islam kepada seluruh umat manusia. Saat ini. Islam disebarkan ke seluruh dunia melalui dakwah yang terus-menerus. Saat berdakwah, antara pembicara dan pendengar tidak hanya terjadi pertukaran informasi tetapi juga bersifat persuasif, mengajak pendengar untuk memahami keyakinan dan kegiatan yang berkaitan dengan agama. Oleh karena itu, seorang da'i perlu terampil dan pandai merangkai kata dan bahasa agar mampu memberikan ceramah yang baik. Bahasa Indonesia juga merupakan bahasa yang digunakan untuk berdakwah atau menyampaikan ajaran Islam. Sebagai media dakwah yang efektif, bahasa Indonesia memungkinkan para da'i atau dai untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat yang berbeda budaya dan bahasa. Dalam dakwah, bahasa Indonesia dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi yang efektif untuk mengajarkan nilai- SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 126-136 nilai keislaman dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan agama dengan cara yang mudah dipahami oleh masyarakat. Penggunaan bahasa memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan Misalnya, bisa dilihat dan diamati bagaimana para da'i ternama seperti Abdul Somad. Abdullah Gymnastiar. Arifin Ilham dan Ustad Maulana. dalam menyampaikan pesan-pesan kebenaran dalam Islam. Bagaimana para pendeta Kristen. Hindu, dan Budha mencoba mendekatkan agama mereka ke publik. Mereka semua tentu saja berusaha membungkusnya dengan bahasa yang menarik dan gayanya masing-masing (Arman, 2. Dalam hal ini perlu ditekankan bahwa penggunaan bahasa Indonesia sebagai alat dakwah harus diimbangi dengan pemahaman ajaran agama Islam yang baik dan kemampuan komunikasi yang baik. Efektivitas dakwah membutuhkan penggunaan bahasa yang tepat agar audiens dapat mendengarkan dengan takjub dan memperhatikan pesan dakwah yang disampaikan oleh penyampai. Dakwah keagamaan yang menggunakan bahasa yang sama seperti para audiens dapat menjadikan dakwah tersebut terasa hidup dan nyata. Oleh karena itu, bahasa Indonesia merupakan sarana dakwah yang penting dan harus dikembangkan dan dipelihara sebagai sarana yang efektif dalam menyebarkan ajaran Islam. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif didefinisikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang dipelajari dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan subjek penelitian atau keadaan subjek saat ini dengan menggunakan fakta-fakta yang terlihat. Dari sini dapat disimpulkan bahwa metode terdiri dari menganalisis dan mendeskripsikan data untuk menggambarkan keadaan objek yang diteliti. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kualitatif yang disajikan dalam bentuk kata-kata atau gambar dan bukan dalam bentuk angka-angka. Data pada penelitian ini adalah penggunaan bahasa Indonesia yang efektif dalam dakwah Ustadz Adi Hidayat. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah video Hadiah Allah Ketika Mengalami Kesulitan melalui youtube Adi Hidayat Official. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data Bahasa Indonesia Sebagai Media Komunikasi Efektif Dalam Dakwah (Analisis Ustadz Dr. Adi Hidayat. LC. yang ditetapkan (Hardani et al. , 2. Maka dari itu peneliti mengumpulkan data melalui teknik dokumentasi, simak dan catat. Peneliti menggunakan metode dokumentasi untuk mengumpulkan data pada video dakwah Ustadz Adi Hidayat yang kemudian di analisis oleh peneliti. Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karyakarya monumental dari seseorang. Dokumen yang berbentuk tulisan misalnya catatan harian, sejarah kehiclupan . ife historie. , ceritera, biografi, peraturan, kebijakan. Dokumen yang berbentuk gambar, misalnya foto, gambar hidup, sketsa dan lain-lain. Dokumen yang berbentuk karya misalnya karya seni, yang dapat berupa gambar, patung, film, dan lain-lain (Sugiyono, 2. Menurut (Azwardi, 2. menjelaskan, bahwa metode simak adalah cara pengumpulan data melalui menyimak penggunaan bahasa, baik bahasa lisan maupun bahasa Metode ini memiliki teknik dasar yang berwujud teknik sadap. Teknik sadap disebut teknik dasar dalam metode simak karena pada hakikatnya penyimakan diwujudkan dengan penyadapan Artinya, untuk memperoleh data peneliti menyadap penggunaan bahasa seseorang atau beberapa orang yang menjadi informan. Metode ini digunakan untuk melihat tayangan video Hadiah Allah Ketika Mengalami Kesulitan melalui youtube Adi Hidayat Official. Pada tahap selanjutnya ini peneliti mengumpulkan data dengan cara menandai dan mencatat tuturan yang menjadi data penelitian dalam Video Hadiah Allah Ketika Mengalami Kesulitan. Teknik catat ialah teknik lanjutan yang dilakukan ketika menerapkan metode simak dengan teknik lanjutannya. Teknik Analisis Data Menurut (Sugiyono, 2. dalam penelitian kualitatif, data diperoleh dari berbagai sumber, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang bermacam-macam . , dan dilakukan secara terus menerus sampai datanya jenuh. Dengan pengamatan yang terus menerus tersebut mengakibatkan variasi data tinggi sekali. Adapun teknik analisis data pada penelitian ini dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/ Mereduksi data berarti meringkas, menyusun pokok-pokok pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, kemudian dicari tema atau polanya. Dalam minimisasi data, peneliti dapat menyederhanakan data menjadi bentuk ringkasan. Reduksi data Dalam penelitian ini, peneliti akan melakukan reduksi data terkait penggunaan bahasa Indonesia SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 126-136 sebagai media efektif dalam dakwah Ustadz Adi Hidayat di channel resmi Adi Hidayat Official. Setelah data direduksi, langkah selanjutnya adalah menyajikan data. Penyajian data dilakukan dalam bentuk uraian singkat, hubungan antar kategori, dll. Penyajian data terbatas pada seperangkat informasi terstruktur yang memberikan peluang untuk kesimpulan dan Dalam penelitian ini penyajian data disajikan dalam bentuk deskripsi terkait penggunaan bahasa Indonesia sebagai media efektif dalam dakwah Ustadz Adi Hidayat di channel resmi Adi Hidayat Official. Langkah terakhir adalah menyimpulkan dan memverifikasi . , dengan data baru memungkinkan keaslian hasil penelitian diperoleh. Dalam penelitian ini, peneliti akan mendeskripsikan penggunaan bahasa Indonesia sebagai media efektif dalam dakwah Ustadz Adi Hidayat yang artinya meringkas, mengkategorikan hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal penting kemudian mencari tema atau pola yang disajikan dalam cara deskriptif. HASIL DAN PEMBAHASAN Bahasa memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. Bisa dibayangkan bagaimana nasib manusia jika tidak memiliki bahasa sebagai alat komunikasi dalam segala aspek kehidupannya. Manusia dianggap makhluk berpikir dan berbudaya karena memiliki bahasa. Bahasa memungkinkan seseorang untuk berpikir dan mengungkapkan sesuatu kepada orang lain. Proses penyampaian pesan dakwah dari dai ke madAou yang berisi mengenai seruan atau ajakan untuk menuju Allah swt. Dai harus mampu mengetahui dan mengerti hal yang dibutuhkan dan disenangi madAou. Sehingga pesan-pesan dakwah bukan hanya kemauan yang ada dipikiran dari dai namun pesan dakwahnya pula dibutuhkan oleh masyarakat dengan bahasa yang juga bahasa kesaharian madAou. Hal ini menunjukkan bahwa analisis pesan dakwah dan medan dakwah menjadi sangat penting sehingga pesan dakwah merupakan kebutuhan masyarakat dan sesuai situasi-kondisi madAou (Herman, 2. Maka hasil penelitian yang ditemukan dalam dalam dakwah Ustadz Adi Hidayat yang berjudul AuHadiah Allah Ketika Mengalami KesulitanAy (Hidayat, 2. dalam channel resmi Adi Hidayat Official ditemukan bahwa penggunaan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi sangat efektif didalam dakwah bagi masyarakat yang ada di Indonesia. Berikut beberapa hal yang ditemukan dalam video dakwah Ustad Adi Hidayat adalah sebagai berikut: Bahasa Indonesia Sebagai Media Komunikasi Efektif Dalam Dakwah (Analisis Ustadz Dr. Adi Hidayat. LC. Lebih Dipahami Bahasa Indonesia adalah bahasa yang lebih dipahami oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Dalam konteks dakwah,khususnya al ustadz adi hidayat menggunakan bahasa indonesia yang mudah dipahami oleh target jamaah/audiensnya, ini sangat penting agar pesan yang disampaikan dapat mudah dicerna dengan baik. Selain itu, dengan menggunakan bahasa indonesia yang lebih mudah dipahami, jamaah/masyarakat /audience akan lebih tertarik untuk mendengarkan pesan dakwah dan tidak merasa kesulitan untuk mengikuti arah cerita atau konten dakwah tersebut. Karna jika dakwah al ustadz adi hidayat menggunakan full sepenuhnya bahasa asing, maka dapat dipastikan bahwa mayoritas jamaah yang ada di indonesia tidak akan ada yang mendengarkannya , kecuali hanya segelintir orang saja. "Ustadz adi hidayat memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan-pesan agama dengan bahasa yang informal yang membuat mudah dipahami oleh berbagai kalangan, dari yang awam sampai yang sudah terbiasa dengan ilmu agama. Selain itu, gaya penyampaiannya yang santai dan ramah namun dapat tetap tegas membuat jamaah/ para pendengar merasa nyaman dan mudah memahami pesan-pesan yang disampaikan. Dan juga pesan yg disampaikan oleh beliau sangat jelas dan terarah serta beliau menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. Hal ini sangat penting dalam menyampaikan pesan dakwah, karena pesan yang mudah dipahami akan lebih mudah diterima dan diaplikasikan oleh para Salah satu Contoh sederhana ust adi hidayat dalam dakwahnya menggunakan bahasa indonesia sebagai media komunikasi efektif dalam dakwah : "Jika masalahmu sebesar kapal laut , maka yakinlah nikmat allah seluas lautan". Bukti kongkret bahwa penggunaan bahasa indonesia sebagai media komunikasi sangat efektif dalam dakwah ust adi hidayat . ika ditinjau dari sisi lebih dipaham. Dilihat dari jumlah pengikutnya yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Selain itu, kajian-kajian beliau juga banyak diunduh dan disebarkan oleh masyarakat melalui berbagai media sosial, mulai dari youtube, instagram, hingga ke tiktok. sehingga pesan dakwah yang disampaikan dapat menyebar dengan sangat cepat dan luas hanya dalam kurun waktu yang singkat. Dari sisi lebih dipahami juga salah satu bukti nyata keefektifan penggunaan bahasa Indonesia dalam dakwah Ustaz Adi Hidayat dapat dilihat dari respon masyarakat yang positif dan antusias terhadap ceramah dan pengajiannya. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi dalam dakwah dapat SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 126-136 memudahkan jama'ah /audiensnya untuk memahami pesan dakwah dan menyerap dan mencernanya dengan sangat baik. Lebih Menyentuh Hati Penggunaan bahasa Indonesia sebagai media komunukasi dalam dakwahnya ust adi hidayat lebih menyentuh hati jama'ah. Dalam berdakwah, tidak hanya penting untuk menyampaikan pesan dengan jelas ,lugas, logis dan terstruktur, tetapi juga penting untuk membangun ikatan emosional dengan jamaah. Ditinjau dari Kemampuan berkomunikasi: ustadz adi hidayat dalam meyampaikan dakwahnya dapat menyentuh hati pendengarnya, karna memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Ustadz adi dapat mengemukakan pesan dakwahnya dengan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat umum dan mampu menghadirkan pesan tersebut dengan cara yang menarik dan inspiratif. Ditinjau dari Integritas dan kredibilitas: ustaz adi hidayat dapat menyampaikan dakwahnya sangat menyentuh hati pendengarnya , karna memiliki integritas dan kredibilitas yang tinggi dalam menjalankan tugas dakwahnya. Ust adi selalu mengedepankan kejujuran dan keikhlasan dalam menyampaikan pesan dakwah, serta selalu berusaha untuk mencontohkan nilai-nilai yang diajarkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ditinjau dari Kepedulian sosial: ustaz adi hidayat dalam menyampaikan dakwahnya dapat menyentuh hati pendengarnya karna memiliki rasa empati dan keprihatinan yang tinggi terhadap kondisi sosial masyarakat. Ust adi hidayat tidak hanya fokus pada aspek keagamaan dalam dakwahnya, tetapi juga mampu menghadirkan pesan-pesan sosial yang relevan dan memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam membangun Ditinjau dari Kreativitas dan inovasi: ustaz adi hidayat dapat menyampaikan dakwahnya sangat menyentuh hati pendengarnya karna memiliki kreativitas dan inovasi dalam menghadirkan pesan dakwahnya. Ust adi hidayat tidak hanya mengandalkan metode dakwah yang konvensional, tetapi juga mampu menciptakan metode dakwah yang lebih kreatif dan inovatif, seperti melalui media sosial atau penggunaan teknologi informasi Ditinjau dari Konsistensi dan keteladanan: ustaz adi hidayat dalam menyampaikan dakwahnya dapat menyentuh hati pendengarnya , karna memiliki konsistensi dan keteladanan dalam menjalankan tugas dakwahnya. Ust adi hidayat selalu berusaha untuk Bahasa Indonesia Sebagai Media Komunikasi Efektif Dalam Dakwah (Analisis Ustadz Dr. Adi Hidayat. LC. mempertahankan konsistensi dalam menyampaikan pesan dakwahnya, serta selalu berupaya untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjalankan nilai-nilai agama dan sosial yang diajarkannya. Dalam hal ini, penggunaan bahasa indonesia sebagai media komunikasi dalam dakwah ust adi hidayat yang lebih akrab dan mudah dicerna dapat membuat jamaahnya merasa lebih dekat dan lebih terhubung dengan komunikator dakwah. Dengan demikian, jamaah akan lebih mudah tergerak hatinya untuk menerima dan menyerap pesan dakwahnya. Contoh bukti kongkret bahwa penggunaan bahasa indonesia sebagai media komunikasi sangat efektif dalam dakwah ust adi hidayat . ika ditinjau dari sisi lebih menyentuh hat. Dalam kajian tentang hadiah Allah ketika mengalami kesulitan. Ustaz Adi Hidayat dapat menggunakan bahasa Indonesia yang sangat efektif dalam hal lebih menyentuh hati. Beliau memberikan contoh-contoh kisah dari Al-Quran dan Hadits tentang orang-orang ya ng mengalami kesulitan namun tetap bersabar dan berusaha mencari jalan keluar, serta mendapatkan hadiah dari Allah SWT. Dalam kajian ini. Ustaz Adi Hidayat menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, namun mampu menyentuh hati jamaahnya. Beliau memberikan motivasi dan dorongan kepada jamaah untuk tidak putus asa dalam menghadapi kesulitan,karna seberat beratnya ujian dan masalah, apapun itu pasti akan tuntas. serta mengajak untuk selalu bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT. Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan kepada para jamaahnya tentang pentingnya memperbaiki diri dan memperbanyak amal ibadah, karena itulah kunci untuk mendapatkan hadiah dari Allah SWT. Dalam kajian ini. Ustaz Adi Hidayat berhasil menyampaikan pesan dakwah dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, sehingga para jamaahnya merasa terinspirasi dan tergerak untuk lebih dekat dengan Allah SWT. Melalui penggunaan bahasa yang sederhana namun penuh makna. Ustaz Adi Hidayat mampu membawa para jamaahnya untuk merenungkan makna dari pesan-pesan dakwah yang disampaikan, serta memotivasi mereka untuk selalu berusaha dan bertawakal kepada Allah SWT. Lebih Dekat Dengan Komunikan Bahasa Indonesia sebagai media komunikasi efektif dalam dakwah juga dapat membuat lebih dekat antara komunikator dengan komunikan. Dalam konteks dakwah, penting untuk mengenali karakteristik dan budaya masyarakat Indonesia. Penggunaan SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 126-136 bahasa yang sesuai dengan budaya dan kebiasaan masyarakat Indonesia dapat membantu ust adi hidayat sebagai pendakwah untuk lebih dekat dengan jamaahnya dan menjalin hubungan yang lebih kuat. Oleh karena itu, dengan menggunakan bahasa yang sesuai, ust adi hidayat sebagai pendakwah dapat menjangkau lebih banyak orang dan meningkatkan efektivitas pesan didalam dakwah dakwahnya. Contoh bukti bahwa penggunaan bahasa indonesia sebagai media komunikasi sangat efektif dalam isi dakwah ust adi hidayat . ika ditinjau dari sisi lebih lebih dekat ) : Dalam kajian ini. Ustaz Adi Hidayat membahas tentang bagaimana kita harus bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan-Nya kepada kita, baik yang besar maupun yang kecil, termasuk ketika kita mengalami kesulitan. Beliau mengajak kepada para jamaahnya untuk selalu mengingat bahwa setiap kesulitan yang kita alami sebenarnya adalah sebuah hadiah dari Allah SWT yang bertujuan untuk menguji keimanan dan keteguhan hati kita. sesungguhnya sesudah kesulitan pasti ada Dalam menjelaskan konsep ini. Ustaz Adi Hidayat menggunakan bahasa yang sangat dekat dengan keseharian jamaahnya, sehingga jamaahnya dapat merasakan rasa kedekatan dan kebersamaan dengan materi yang dibawakan. Penggunaan bahasa Indonesia yang efektif oleh Ustaz Adi Hidayat dalam kajian dakwah "Hadiah Allah Ketika Mengalami Kesulitan" dapat memberikan bukti konkrit bahwa penggunaan bahasa Indonesia dapat membuat jamaah merasa lebih dekat dengan materi yang dibawakan dan memahami makna pesan dakwah dengan lebih dalam. Makna dan Konotasi Yang Sangat Dalam Penggunaan bahasa Indonesia sebagai media konunikasi efektif dalam dakwah yang dilakukan oleh ust adi hidayat jterdapat banyak istilah atau kata yang memiliki makna dan konotasi yang sangat dalam , sehingga penggunaan bahasa Indonesia dalam dakwah dapat mmembantu ust adi hidayat sebagai pendakwah untuk mengungkapkan pesan secara lebih tajam dan efektif. Dengan demikian, jamaah akan lebih mudah memahami pesan dakwah dan merenungkan maknanya lebih dalam. Ditinjau dari Kesesuaian pesan dakwah dengan Al-Quran dan Sunnah: ustadz adi hidayat selalu berpegang pada ajaran Al-Quran dan Sunnah dalam menyampaikan pesan Contoh pesan yang disampaikan beliau : Au Aa aeO a eae aa a ac aIA Artinya: Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Bahasa Indonesia Sebagai Media Komunikasi Efektif Dalam Dakwah (Analisis Ustadz Dr. Adi Hidayat. LC. Keluwesan dalam penyampaian pesan: Ustadz adi hidayat mampu menyampaikan pesan dakwah dengan cara yang mudah dipahami dan mudah diimplementasikan oleh Serta dalam penggunaan tata bahasa , intonasi ,artikulasi , dan aksentuansi nya sangat baik. Contoh pesan yang disampaikan beliau : Auketika mengalami kesulitan yang amat berat, jangan pernah mengatakan masalahku sangat besar, tapi katakanlah wahai masalah aku memiliki allah yang maha besarAy. Memberikan solusi bagi permasalahan umat: Dakwah yang disampaikan ustadz adi hidayat dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh umat Islam. Contoh pesan yang disampaikan beliau : Au seberat beratnya ujian apapun itu pasti akan tuntas, sikapi masalah dengan proposional, jangan menyikapi sesuatu secara berlebihan dan berlarut larut. Karna sesudah kesulitan pasti ada kemudahan. Maka Secara keseluruhan, penggunaan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi dalam dakwah sangat efektif dan memiliki banyak manfaat, mulai dari lebih mudah dipahami, lebih menyentuh hati, lebih dekat, dan membuat makna pesan dakwah lebih Oleh karena itu, para pendakwah perlu memperhatikan penggunaan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi efektif dalam menyampaikan pesan dakwah, sehingga dakwah dapat lebih efektif , mudah dipahami, diresapi dan bermanfaat bagi masyarakat. SIMPULAN Penggunaan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi dalam setiap dakwah itu sangat efektif karena bahasa Indonesia adalah bahasa yang umum digunakan oleh Indonesia penceramah. dan pendengar/jamaah . Selain itu, penggunaan bahasa Indonesia juga dapat memudahkan penceramah untuk mengungkapkan pesan-pesan agama dengan lebih jelas dan mudah dipahami oleh masyarakat umum, tanpa harus mengalami kesulitan dalam memahami kata-kata ataupun kalimat yang sulit. Penggunaan bahasa Indonesia juga dapat memberikan kesan yang lebih akrab dalam dakwah, sehingga dapat mempererat hubungan antara penceramah dan pendengar, dan mempermudah pendengar untuk menerima pesan-pesan agama yang disampaikan. Dengan demikian, penggunaan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi dalam setiap dakwah dapat menjadi strategi yang sangat efektif dalam menyebarkan pesan-pesan agama kepada masyarakat Indonesia. SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 126-136 DAFTAR PUSTAKA