35 PENGARUH FINANCIAL KNOWLEDGE TERHADAP FINANCIAL BEHAVIOR DENGAN FINANCIAL ATTITUDE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Tia Apriani. Mardiyati. Megawati Tia. mi@gmail. IBE Indonesia Pontianak ABSTRACT The positive impact of technological advances is to make it easier for humans to meet their needs, and the negative impact is that it will make humans spend their resources to meet their desires and not their needs. So, if the fulfillment of these needs is not well controlled, it will have an impact on the future and financial behavior of humans. One of the variables that influence financial behavior is financial knowledge. The implementation of good financial behavior is not an easy thing for students to do. This study examined the financial behavior of students of IBE Indonesia in the 5th and 7th semesters of the accounting department. Thus, the students should have good financial knowledge in managing their finances, so that financial problems can be avoided. The population in this study was 144 students and the sample was 64 students. the sample was determined using the formula of Taro Yamane. The results of this study were the effect of directly stating that the variable financial knowledge has a significant influence . < 0. on the variable financial behavior with an effect of Effect indirectly stated that the variable financial knowledge mediated by the variable financial attitude has a significant effect . < 0. on the variable Financial Behavior with an effect of 0. The total effect stated that the variable financial knowledge mediated by the variable financial attitude has a significant effect . < 0. on the variable Financial Behavior with an effect of 0. Keywords: Financial Knowledge. Financial Behavior dan Financial Attitude PENDAHULUAN Perkembangan zaman dan teknologi di era sekarang ini membawa dampak positif dan negative terhadap kehidupan manusia. Dampak positifnya yaitu kemajuan teknologi ini mempermudah manusia dalam memenuhi kebutuhannya, dan dampak negatifnya adalah kemudahan ini akan membuat manusia akan membelanjakan sumberdaya yang dimiliki untuk memenuhi keinginan bukan Sehingga apabila pemenuhan kebutuhan tersebut tidak terkontrol dengan baik maka akan berdampak kepada masa depan dan perilaku keuangan (Financial Behavio. Menurut Upadana & Herawati dalam Andrinaldo . mendefinisikan Perilaku Keuangan (Financial Behavio. adalah sebuah ilmu yang mengamati bagaimana seorang individu berperilaku yang merupakan pengaruh dari psikologi ketika akan melakukan keputusan, salah satunya keputusan Salah satu variable yang mempengaruhi financial behavior adalah pengetahuan keuangan (Financial Knowledg. Menurut Herdjiono & Damanik dalam Andrinaldo . Pengetahuan keuangan . inancial knowledg. adalah merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk dapat mengetahui dan mengelola segala sesuatu yang berhubungan dengan masalah, teori, serta konsepkonsep keuangan dengan menggunakan pengetahuan sebagai dasar penentuannya. Selain financial knowledge, financial attitude juga berpengaruh terhadap financial behavior. Financial attitude menunjukan cara seseorang dalam menanggapi, memikirkan, berargumentasi, menilai atau merespons atas sebuah permasalahan, yang berkaitan dengan keuangan. Financial attitude dapat dicerminkan oleh enam konsep utama, yaitu: Power. Effort. Security. Obsession. Retention. Dan Inadequacy (Herdjiono & Damanik, 2. dalam Andrinaldo . Penerapan perilaku keuangan yang baik bukanlah merupakan sesuatu yang mudah dilakukan apalagi untuk generasi milenial. Generasi milenial saat ini salah satunya adalah mahasiswa yang hidup JES [Jurnal Ekonomi STIEP] Vol. No. 2 ,November 2022 ditengah-tengah gaya hidup yang serba mahal, selalu mengikuti trend, kebiasaan mahasiswa yang sering membelanjakan uang mereka untuk mengkonsumsi sesuatu yang mereka inginkan bukan sesuatu yang mereka butuhkan sehingga mereka tidak takut untuk berhutang dalam memenuhi kebutuhannya. Maka hal ini mendapatkan perhatian khusus dalam perilaku pengelolaan keuangan, karena usia mahasiswa dikategorikan sebagai usia dimana mereka dituntut untuk menghadapi berbagai macam problematika dan kemandirian dalam masalah finansial. Selain itu sebagian mahasiswa juga masih mengharapkan uang kiriman dari orang tuanya untuk membayar kuliah dan memenuhi kebutuhan mereka selama kuliah. Maka dari itu, mereka juga dituntut untuk dapat mengelola keuangan mereka dengan baik, serta dapat mempertimbangkan dampak jangka panjang ketika mereka mengambil keputusan mengenai urusan financial mereka. Kemudahan yang mereka dapatkan dalam menggunakan alat keuangan seperti kemudahan dalam membuat dan menggunakan kartu debit dan kredit juga merupakan salah satu faktor juga yang menentukan perilaku keuangan mahasiswa dalam Apabila kemudahan yang mereka dapatkan tersebut tidak dibekali dengan pengetahuan keuangan yang baik, maka hal ini justru membuat mereka tidak memiliki tanggungjawab dalam mengelola keuangannya. Oleh sebab itu, pengetahuan tentang pengelolaan keuangan merupakan sesuatu yang sangat penting untuk dipelajari dan diterapkan oleh mahasiswa. Pada penelitian ini mengkaji perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa Institut Bisnis dan Ekonomi Indonesia jurusan Akuntansi semester 5 dan semester 7. Pada saat perkuliahan, mahasiswa tersebut sudah dibekali dengan ilmu dan pengetahuan keuangan yang mereka dapatkan, yaitu mata kuliah manajemen keuangan, pengantar akuntansi dan manajemen investasi. Dengan demikian, seharusnya mahasiswa akan memiliki pengetahuan keuangan yang baik dalam mengatur keuangannya, sehingga masalah keuangan dapat Berdasarkan uraian di atas maka hal inilah yang membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini Bagaimana pengaruh langsung antara variabel financial knowledge terhadap variabel financial Bagaimana pengaruh tidak langsung antara variabel financial knowledge yang dimediasi oleh variabel financial attitude terhadap variabel financial behavior? Bagaimana pengaruh secara total antara variabel financial knowledge terhadap variabel financial behavior? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: Pengaruh secara langsung antara variable financial knowledge terhadap variabel financial Pengaruh secara tidak langsung antara variabel financial knowledge yang dimediasi oleh variabel financial attitude terhadap variabel financial behavior. Pengaruh secara total antara variabel financial knowledge terhadap variabel financial TINJAUAN TEORETIS Financial Knowledge Financial Knowledge atau pengetahuan keuangan dapat didefinisikan sebagai penguasaan seseorang atas berbagai hal tentang keuangan yang dialami atau yang terjadi dalam kehidupan seharihari. Financial knowledge adalah penguasaan seseorang atas berbagai hal tentang dunia keuangan (Kholilah dan Iramani, 2. Financial knowledge merupakan segala hal yang berhubungan dengan keuangan dalam kehidupan sehari-hari (Humaira & Sagoro, 2. Individu memerlukan pengetahuan tentang keuangan untuk membuat keputusan yang akan meningkatkan kualitas hidup sekarang dan yang akan datang (Wiharno, 2. Adapun sumber pengetahuan keuangan dapat diperoleh dari pendidikan formal maupun sumber-sumber Menurut Herdjiono. Damanik, & Musamus . , terdapat berbagai sumber pengetahuan keuangan yang dapat diperoleh, yaitu termasuk pendidikan formal, seperti program sekolah tinggi atau kuliah, seminar dan kelas pelatihan di luar sekolah, serta sumber-sumber informal, seperti dari orangtua, teman, dan lingkungan pekerjaan. Menurut Durband. Law, dan Mazzolini . AuFinancial knowledge, in this sense, refers to a basic understanding of financial concepts and procedures as well as the use of this knowledge to solve financial problems. Ay Pada pengertian ini. Financial knowledge atau pengetahuan keuangan dapat diartikan sebagai pemahaman dasar tentang konsep dan prosedur keuangan serta penggunaan pengetahuan tersebut untuk memecahkan masalah Berdasarkan pengertian tersebut indikator variabel financial knowledge yang dapat digunakan, yaitu pemahaman dasar . dan pemecahan masalah keuangan. JES [Jurnal Ekonomi STIEP] Vol. No. 2 ,November 2022 Financial Attitude Financial attitude yang dimiliki oleh individu akan membantu individu tersebut dalam menentukan bagaimana dalam bersikap dan berperilaku terhadap hal keuangan, baik dalam hal manajemen keuangan, penganggaran keuangan pribadi, atau bagaimana keputusan individu tersebut mengenai bentuk investasi yang akan diambil. Sikap keuangan . inancial attitud. mengarah pada cara seseorang mengambil keputusan atau tindakan yang sesuai dengan pandangan atau prinsipnya (Rizkiawati & Asandimitra, 2. Menurut Herdjiono. Damanik, & Musamus . , seseorang yang memiliki tingkat financial attitude yang baik menunjukan bahwa pola pikirnya mengenai uang baik pula. Financial attitude menunjukkan sikap keuangan yang mengacu pada keyakinan dan nilainilai seseorang terkait dengan berbagai konsep keuangan, seperti apakah seseorang merasa bahwa mengehemat uang dan menabung adalah hal yang penting (Chowa. Despard, & Akoto, 2. Pankow . , mendefinisikan financial attitudes sebagai keadaan pikiran, pendapat serta penilaian tentang Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sikap keuangan seseorang individu dapat memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan individu tersebut. Menurut Praba dan Malarmathi . , financial attitude merupakan pola pikir dalam merespon bentuk kesukaan atau ketidaksukaan yang berkaitan dengan emosi . , kepercayaan . , dan tingkah laku . Yang mengakibatkan adanya stimulus-stimulus seperti kebiasaan meminjam, dan keputusan investasi. Berdasarkan hal tersebut indikator variabel financial attitude yang dapat digunakan, yaitu kebiasaan meminjam, dan keputusan investasi. Financial Behavior Financial behavior atau perilaku keuangan mulai dikenal dan berkembang di dunia bisnis dan akademis pada tahun 1990. Perkembangannya dipelopori oleh adanya perilaku seseorang dalam proses pengambilan keputusan. Olehnya financial behavior haruslah mengarah pada perilaku keuangan yang bertanggungjawab sehingga seluruh keuangan baik individu maupun perusahaan dapat dikelola dengan baik (Herdjiono. Damanik, & Musamus. Nofsinger . mendefinisikan perilaku keuangan yaitu mempelajari bagaimana manusia secara actual berperilaku dalam sebuah penentuan keuangan . financial settin. Menurut Kholiah dan Iramani . , perilaku keuangan merupakan penyimpanan dana keuangan sehari-hari. Financial behavior menurut OAoNeill dan Xiao . diartikan sebagai enam perilaku keuangan dengan frekuensi terendah yang dilakukan setidaknya adalah mengontrol keinginan saat ini, menulis tujuan keuangan dengan tanggal dan kurs dolar, menghitung kekayaan bersih tiap tahun, memiliki biaya tetap setidaknya dalam waktu tiga bulan, menuliskan anggaran untuk pengeluaran dan penghematan uang dan mendapatkan laba dari investasi lebih besar. Apabila disimpulkan terdapat tiga dimensi penting yang terdiri dari budget . , spending . , dan savings . Faktor yang Mempengaruhi Financial Behavior Faktor yang mempengaruhi financial management behavior menurut Rizkiawati & Asandimitra . AuTerdapat tujuh faktor yang mempengaruhi financial management behavior seseorang diantaranya pendapatan, jenis kelamin . , usia, pengetahuan keuangan . inancial knowledg. , sikap terhadap keuangan . inancial attitud. , locus of control, dan financial selfefficacyAy. Pendapat lain mengenai faktor yang Mahgfiroh et al. , . berpendapat bahwa faktorfaktor yang mempengaruhi financial behavior yaitu antara lain financial attitude, financial knowledge, serta income. Berdasarkan beberapa faktor tersebut, dapat mempengaruhi financial behavior, salah satunya adalah faktor financial knowledge yang merupakan suatu keterampilan yang dimiliki seseorang mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan keuangan, jika tingkat financial knowledge seseorang baik, maka pengelolaan keuangan juga akan baik, dengan kata lain semakin tinggi financial knowledge yang dimiliki oleh individu, maka individu tersebut akan mampu dalam mengambil suatu keputusan yang lebih bijak, sehingga pengelolaan keuangan yang dihasilkan jauh lebih KERANGKA BERPIKIR Kerangka berpikir dalam penelitian ini dapat digambarkan pada gambar di bawah ini: JES [Jurnal Ekonomi STIEP] Vol. No. 2 ,November 2022 pengambilan sampel dilakukan dengan cara memilih responden karena memiliki pertimbangan tertentu. Untuk memenuhi karakteristik responden tersebut maka dalam menentukan jumlah sampel, peneliti menggunakan rumus perhitungan Taro Yamane. Adapun rumusnya sebagai berikut: Gambar 1. Kerangka Berpikir HIPOTESIS PENELITIAN Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan dan masih harus dibuktikan kebenaranya (Sugiyono. Berdasarkan penjelasan tersebut didapatkan hipotesis sebagai berikut: H1: Financial knowledge berpengaruh secara langsung terhadap financial behavior H2: Financial knowledge berpengaruh secara tidak langsung terhadap financial behavior yang dimediasi oleh financial attitude H3: Financial knowledge berpengaruh secara total terhadap financial behavior METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian jenis kuantitatif, yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat . ejala/realitas/fenomen. digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel Penelitian gejala/realitas/fenomena dapat diklasifikasikan, relatif tetap, konkrit, teramati, terukur, dan hubungan gejala bersifat sebab akibat. Pada umumnya dilakukan pada populasi atau sampel tertentu yang Proses penelitian bersifat deduktif, di mana untuk menjawab rumusan masalah digunakan konsep atau teori sehingga dapat dirumuskan hipotesis (Sugiyono, 2. Penelitian ini dilakukan di kampus Institut Bisnis dan Ekonomi Indonesia di Pontianak. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan akuntansi IBE Indonesia yang berjumlah 144 mahasiswa yaitu mahasiswa semester 5 dan semester 7, karena mereka telah mendapat pengetahuan tentang financial knowledge pada mata kuliah pengantar akuntansi, manajemen keuangan dan manajemen investasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan Teknik purposive sampling yaitu Keterangan: n = Jumlah sampel N = Jumlah Populasi yang diketahui d = Presisi yang ditetapkan Pada penelitian ini, peneliti menggunakan toleransi kesalahan sebesar 10%. Berikut ycA penelitiannya:= ycAycc 2 1 = 144ycu10%2 1 144ycu 0,01 1 1,44 1 2,44 n = 59,01 Berdasarkan rumus di atas maka sampel yang bisa dijadikan sampel adalah minimal 59 responden. Maka dalam penelitian ini akan menggunakan sebanyak 64 responden. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik kuesioner . , yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Teknik ini merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti mengetahui dengan pasti variabel yang akan diukur dan mengetahui apa saja yang bisa diharapkan dari Kuesioner cocok digunakan bila jumlah responden cukup besar dan tersebar di wilayah yang luas (Sugiyono, 2. Kuesioner dalam penelitian berupa pertanyaan tertutup dan dibagikan melalui perantara internet. Untuk menjawab rumusan masalah penelitian ini, digunakan teknik analisis secara statistik parametrik, yaitu Analisis Mediasi. Untuk efisiensi waktu dalam melakukan analisis jalur, maka peneliti menggunakan aplikasi komputer statistik klasifikasi freeware, yaitu JASP (Jeffreys's Amazing Statistics Progra. JES [Jurnal Ekonomi STIEP] Vol. No. 2 ,November 2022 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Karakteristik responden pada penelitian ini adalah berdasarkan jenis kelamin adalah 76% dan 24% laki-laki. Sedangkan berdasarkan usia yaitu berusia 19 tahun sebesar 7,8%, berusia 20 tahun 25%, berusia 21 tahun 34,5%, berusia 22 tahun dan 23 tahun masing-masing 11%, berusia 24 tahun sebesar 3,2 % dan berusia 26,32, 39,41, dan 42 tahun masing-masing sebesar 1,5%. Dengan dominasi uang saku yang diterima mahasiswa adalah sebesar 85,94% yang memiliki uang saku antara Rp. 000 Ae Rp. 000/ bln, sebesar 3,12% yang memiliki uang saku antara Rp. 001 Ae Rp. 000/ bln dan sebesar 10,94% yang memiliki uang saku di atas Rp. 000/ bln. Mahasiswa yang pernah melakukan investasi adalah sebesar 6,25% dan sisanya sebesar 93,75% belum pernah melakukan investasi. Tanggapan responden mengenai financial knowledge rata-rata skornya adalah 46, 10% dengan kategori AuSetujuAy. Dan tanggapan responden mengenai financial behavior rata-rata skornya adalah 40,82% dengan kategori AuSetujuAy. Sedangkan tanggapan responden mengenai financial attitude rata-rata skornya 44. 40% adalah dengan kategori AuSetujuAy Efek secara langsung antara variabel Financial knowledge terhadap variabel financial behavior, dapat dilihat pada Tabel 1 berikut ini: Tabel 1. Efek Secara Langsung variabel Financial Knowledge Terhadap Variabel Financial Behavior Direct effects Confidence Interval Estimat Std. zLowe Uppe Error value 41 < . Ie Note. Delta method standard errors, normal theory confidence intervals. ML estimator. Maknanya: Secara langsung, variabel financial knowledge berpengaruh signifikan . < 0,. terhadap variable financial behavior dengan efek sebesar 0,068. financial behavior dapat dilihat pada Tabel 2 berikut ini: Tabel 2. Efek Secara Tidak Langsung Financial Knowledge Yang Dimediasi Oleh Variabel Financial Attitude Terhadap Variabel Financial Behavior Indirect effects Confidence Interval Std. zp Lower Upper Error value Estimate FK Ie FA Ie FB Note. Delta method standard errors, normal theory confidence intervals. ML estimator. Maknanya: Secara tidak langsung, variabel Financial knowledge dimediasi oleh variabel financial attitude berpengaruh signifikan . < 0,. terhadap variabel Financial Behavior dengan efek sebesar 0,018. Efek secara total antara variabel Financial knowledge terhadap variabel financial behavior, dapat dilihat pada Tabel 3 berikut ini: Tabel 3. Efek Total variabel Financial Knowledge Terhadap Variabel Financial Behavior Total effects Confidence Interval Std. zp Lower Upper Error value 940 < . Estimate FK Ie FB Note. Delta method standard errors, normal theory confidence intervals. ML estimator. Maknanya: Secara total, variabel Financial knowledge dimediasi oleh variabel financial attitude berpengaruh signifikan . < 0,. terhadap variabel Financial Behavior dengan efek sebesar 0,087 Rangkaian path plot dapat dilihat pada gambar 1 di bawah ini: Efek secara tidak langsung antara variabel Financial knowledge yang dimediasi oleh variabel Financial attitude terhadap variabel JES [Jurnal Ekonomi STIEP] Vol. No. 2 ,November 2022 behavior yang dimediasi oleh financial attitude, serta financial knowledge secara total juga berpengaruh terhadap financial behavior. Maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan keuangan penting bagi mahasiswa karena dapat dijadikan bekal untuk menata keuangan mereka di masa sekarang dan akan datang. Penelitian ini masih dapat dikembangkan dengan menambahkan beberapa variabel literasi keuangan lainnya agar dapat memperluas wawasan tentang pentingnya pemahaman pengetahuan keuangan sejak di bangku kuliah. Gambar 1: Pengaruh Financial Knowledge Terhadap Financial Behavior Dimediasi Financial Attitude PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif antara pengetahuan keuangan dan sikap keuangan terhadap perilaku keuangan mahasiswa IBEI yang sudah mendapatkan pendidikan tentang keuangan sebelumnya Artinya, mahasiswa yang memiliki pengetahuan keuangan yang baik dalam mengelola keuangannya maka ia juga akan mempunyai perilaku keuangan yang baik dalam menghadapi masalah keuangan dan akan membuatnya menjadi lebih bijak lagi dalam membuat keputusan yang tepat dan efektif mengenai penggunaan keuangan yang dimiliki. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Andrinaldo, dkk . yang menyatakan bahwa financial knowledge berpengaruh signifikan terhadap variable financial behavior. Baik secara langsung, tidak langsung maupun total, signifikansinya hampir sama maknanya variable financial attitude sebagai varibel mediasi mampu memediasi secara sempurna pengaruh financial knowledge terhadap financial Maka perilaku keuangan mahasiswa IBEI dipengaruhi seberapa banyak pengetahuan mereka tentang keuangan dan sikap mereka terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang Sehingga dapat dikatakan semakin baik financial knowledge mahasiswa maka akan membentuk financial attitude yang baik dan akan dapat mempengaruhi financial behaviornya dalam pengelolaan dan pengambilan keputusan keuangan menjadi semakin baik. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan penelitian menunjukkan financial knowledge secara langsung berpengaruh terhadap financial behavior dan financial knowledge secara tidak langsung berpengaruh terhadap financial DAFTAR PUSTAKA