Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2020 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 PENGARUH PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI MERAH DAN JERUK TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL ANEMIA: A LITERATURE REVIEW Lastri Mei Winarni1. Desti Puji Lestari2. Wibisono3 1,2,3 STIKes Yatsi Tangerang Jl. Aria Santika No. 40A Margasari Karawaci Tangerang 15113 e-mail: lastri@stikesyatsi. id, destylestari. d@gmail. com, aygwibisono@gmail. ABSTRAK Pendahuluan : Di Provinsi Banten, angka kejadian anemia masih sangat tinggi dengan prevalensi 37,1%. Angka kejadian anemia berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang tahun 2017 mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2016 dengan jumlah 4329 jiwa menjadi 5390 jiwa yang mengalami anemia. Tujuan Penelitian : Dari literature review adalah untuk mereview apakah pemberian jus jambu biji merah dan jeruk dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Metode : Penelitian yang diterbitkan antara tahun 2012-2020 ditinjau secara sistematis melalui google search. Google Scholar, dan Ditemukan 50 penelitian dalam literature review ini dan disaring menjadi 10 penelitian yang memenuhi kriteria inklusi untuk dibahas. Dilakukan berdasarkan issue, metodologi, dan juga persamaan hasil yang didapat dan metode yang digunakan. Dari 10 penelitian yang digunakan semuanya menggunakan penelitian kuantitatif. Hasil : Dari 10 penelitian didapatkan bahwa selisih peningkatan kadar hemoglobin setelah diberikan jus jambu biji merah dengan tablet Fe yaitu 2,96 gr/dl, jambu biji merah saja yaitu 2,89 gr/dl, jus jambu biji merah dan madu 1,21 gr/dl, kombinasi jus bayam dan jambu biji yaitu 0,96 gr/dl, tablet Fe dengan jus jeruk yaitu 0,40 gr/dl, jus jeruk yaitu 0,63 gr/dl. Fe-Folat dengan air jeruk yaitu 0,47 gr/dl. Sehingga dari semua penelitian tersebut bahwa pemberian jus jambu biji merah dengan tablet Fe selisih peningkatannya lebih efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia dibandingkan dengan pemberian jus jeruk. Kesimpulan : Pemberian jus jambu biji merah dan jeruk dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Kata Kunci : jambu biji merah dan jeruk, kadar hemoglobin, ibu hamil Jurnal Menara Medika Vol 2 No 2 Maret 2020 | 101 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2020 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 ABSTRACT Background : In Banten Province, the incidence of anemia is still very high with a prevalence of The number of anemia based on data from the Tangerang City Health Office in 2017 has increased compared to 2016 with 4329 people becoming 5390 people who have anemia. Objective : From the literature review is to review whether the administration of red guava juice and oranges can increase hemoglobin levels in anemic pregnant women. Methods : Research published between 2012-2020 was reviewed systematically through Google search. Google Scholar, and Mendley. Found 50 studies in this literature review and filtered into 10 studies that met the inclusion criteria to be discussed. Done based on the issue, methodology, and also the equation of the results obtained and the methods used. All of the 10 studies used quantitative Results : From 10 studies it was found that the difference in increased hemoglobin levels after being given red guava juice with Fe tablets was 2. 96 gr/dl, red guava alone was 2. gr/dl, and red guava juice and honey 1. 21 gr/dl, a combination of spinach and guava juice is 0. gr/dl. Fe tablets with orange juice is 0. 40 gr/dl, orange juice is 0. 63 gr/dl. Fe-Folate with orange juice is 0. 47 gr/dl. So from all these studies that the administration of red guava juice with Fe tablets the difference in the increase is more effective in increasing hemoglobin levels in anemic pregnant women compared with orange juice. Conclusion : Provision of red guava juice and oranges can be an alternative in increasing hemoglobin levels in anemic pregnant women. Keywords : red guava and orange, hemoglobin level, pregnant women Jurnal Menara Medika Vol 2 No 2 Maret 2020 | 102 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index PENDAHULUAN Anemia pada ibu hamil merupakan penurunan kadar hemoglobin dibawah 11 gr/dl, trimester I dan i atau kadar < 10,5 gr/dl pada trimester II, akibatnya dapat mengangkut oksigen keseluruh tubuh. Anemia merupakan indikator untuk gizi buruk dan kesehatan yang buruk. Anemia pada ibu hamil sangat terkait pada morbiditas dan mortilitas ibu dan bayi, termasuk resiko keguguran, prematuritas, bayi berat lahir rendah. Pada wanita hamil, anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Resiko kematian maternal, berat badan bayi lahir rendah, angka prematuritas, dan angka kematian perinatal meningkat. Perdarahan antepartum dan postpartum lebih sering dijumpai pada wanita yang anemis dan lebih sering berakibat fatal, sebab wanita anemia tidak dapat mentolerir kehilangan darah (Rukiyah & Yulianti, 2. Organisasi Kesehatan Dunia WHO ( World Health Organization ) 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia pada kehamilan, kebanyakan disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut, tidak jarang keduanya saling berinteraksi. Prevalensi wanita hamil yang mengalami kekurangan darah sebesar 35% - 75% yang telah mempengaruhi hampir setengah dari wanita hamil yang menderita anemia di Dunia di mana 52% di negara berkembang dan 23% di negara maju dan kondisi ini terus meningkat seiring bertambahnya usia gestasi (WHO, 2. Menurut Riskesdas tahun 2013 prevalensi anemia terjadi sebanyak 37,1% ibu hamil di indonesia, 36,4% ibu hamil di perkotaan, 37,8% ibu hamil di pedesaan dan mengalami kenaikan di Indonesia tahun 2018 sebanyak 48,9% (Riskesdas, 2. Penyebab anemia biasanya disebabkan karena kehilangan darah saat persalinan lalu, kekurangan zat JMM 2020 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 besi, kurang gizi, dan penyakit-penyakit kronik (Almatsier, 2. Upaya penanggulangan dan pencegahan anemia adalah pemberian suplementasi tablet Fe dan menanggulangi penyebabnya. Selain itu, mengkonsumsi makanan dengan kandungan zat besi dan mengubah kebiasaan pola makan dengan mengkonsumsi makanan seperti buah dan sayuran (Mahardika. Nurul, dkk, 2. Pengobatan non farmakologi bisa menggunakan sayur-sayuran, dan buahbuahan yang sederhana dan mudah di dapatkan, salah satu buah yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yaitu buah jambu biji merah. Menurut Muhlisah . kandungan zat kimia dalam jambu biji yaitu asam amino . riptofan, lisi. , besi, fosfor, kalsium. Vitamin A, belereng. Vitamin C, dan Vitamin B1. Kandungan mineral yang ada dalam jambu biji merah dapat mengatasi penderita anemia . ekurangan darah mera. karena jambu biji merah mengandung zat mineral yang dapat hemoglobin sel darah merah (Indah, 2. Sedangkan buah jeruk memiliki kandungan zat besi 0,4 mg, dan senyawa bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil. Selain kandungan zat besi jeruk juga merupakan buah-buahan yang mudah di dapatkan dan enak untuk di konsumsi. Disini peneliti memilih untuk menggunakan jeruk manis karena selain kandungan zat besi jeruk manis juga mengandung zat lain seperti Vitamin C, kalsium. Vitamin B6, magnesium, folat, fosfor, dan karbohidrat (Wijaya, 2. BAHAN DAN METODE Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Literature Review yang diawali dengan pemilihan topik dengan menggunakan strategi secara komprehensif, seperti pencarian artikel dalam jurnal penelitian, pencarian melalui internet, dan Jurnal Menara Medika Vol 2 No 2 Maret 2020 | 101 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Kemudian menuliskan kata kunci yaitu Aupengaruh jus jambu biji merah dan jerukAy. Aukadar hemoglobinAy. Auibu hamil anemiaAy. Jurnal yang digunakan dalam Literature Review didapatkan melalui database antara lain Google Search. Google Scholar, dan Mendley. Pencarian jurnal dalam Literature Review melalui penelusuran hasil publikasi ilmiah dengan rentang tahun 2012-2020. JMM 2020 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 Selama pencarian jurnal ditemukan 50 jurnal yang sudah terkait dengan kata kunci yang dicari, terbagi menjadi 40 jurnal sebagai pendukung Literature Review dan 10 jurnal yang akan di review utama dipembahasan. Data yang diperoleh akan ditelaah, kemudian akan disusun secara sistematis serta membandingkan dari setiap artikel penelitian atau literature terkait. HASIL Tabel 1 Literature Review : Perbandingan Antara Peningkatan Kadar Hb Dalam Penelitian Jus Jambu Biji Merah dan Jeruk Peneliti Judul Penelitian Intervensi Hasil Kesimpulan Penelitian Yuli Yantina Pengaruh konsumsi jambu biji merah peningkatan kadar ibu hamil trimester I Pemberian jambu biji merah 250 ml 1 kali sehari selama 7 hari Peningkatan kadar diberikan jus jambu biji merah : 2,89 gr/dl Efektif kadar Hb ibu hamil anemia. Halimatus Saidah Kombinasi jambu biji merah dan madu dalam meningkatkan kadar pengaruh pemberian tablet fe dengan jus jambu biji terhadap hamil anemia Pengaruh pemberian ibu hamil trimester i Pemberian jambu biji merah dan madu Dapat kadar Hb pada ibu hamil anemia pengaruh pemberian bayam dan jambu biji terhadap kadar Pemberian bayam dan jambu Setelah diberikan jus jambu biji dan kadar Hb sebanyak 1,21 gr/dl. Setelah diberikan tablet fe dengan jus jambu biji terjadi peningkatan kadar Hb sebanyak 2,024 gr/dl Kadar meningkat sebesar 78,6% . 21,4% peningkatan kadar Dapat kadar Hb sebesar 0,96 gr/dl. Mia Rita Sari Yulia Fitriani. Ardi Panggayuh, dan Tarsikah Putri Wahyu Wigati. Nikmatul Firdaus Pemberian tablet fe dengan jus jambu Pemberian sebanyak 250 ml 1 kali sehari selama 7 Efektif kadar Hb ibu hamil anemia. Pemberian jambu biji merah kadar Hb ibu hamil anemia Pemberian bayam dan jus jambu biji hanya Jurnal Menara Medika Vol 2 No 2 Maret 2020 | 102 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Tria Novi Hardiani, dkk ibu hamil Manfaat pemberian terhadap kenaikan ibu hamil Perbedaan pemberian tablet fe dengan jus jeruk dan tablet kenaikan kadar hemoglobin pada trimester II Efektifitas Galuh Pradian, jambu biji merah Anis Nikmatul sereal terhadap Nikmah perubahan kadar hemoglobin pada ibu hamil Neila tomat dan jus Sulung. Beauty Hartini hemoglobin ibu feRatih Indah Pengaruh Kartikasari, folat dengan air jeruk terhadap Yusnita Arisanti hemoglobin ibu Sunarsih. Soraya Putri. Neneng Siti Lathifah JMM 2020 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 kadar Hb. Pemberian tablet fe dengan jus jambu biji merah lebih baik dalam hanya pemberian tablet fe saja. Pemberian jambu biji merah selama 1 bulan Dapat kadar Hb sebanyak 2,96 gr/dl Pemberian tablet fe jus jeruk sebanyak cc/hari selama 7 hari Pemberian tablet fe jus sebanyak 0,40 gr/dl Dapat hanya sedikit jus Pemberian jus biji jambu gr/dl Efektif dalam kadar Hb ibu hamil anemia Pemberian jus Pemberian jus jeruk selama 7 jeruk sebanyak 0,63 gr/dl. Dapat kadar Hb ibu hamil anemia Pemberian tablet fe 60 mg, asam folat 250 mcg dan 1 gelas air jeruk yang di minum 1 kali Pemberian fefolat dan air jeruk efektif hanya sedikit. Pemberian Peningkatan fefolat dan air jeruk sebanyak 0,47 gr/dl yang selama 15 hari Jurnal Menara Medika Vol 2 No 2 Maret 2020 | 102 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index PEMBAHASAN Kandungan Zat Besi Dalam Jambu Biji Merah. Jeruk. Bayam, dan Buah Bit Menurut Tria Nopi Hardiani, dkk. Tahun 2019 mengenai pemberian jus jambu biji merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada 15 ibu hamil trimester i di Puskesmas Basuki Rahmat Kota Bengkulu. Diketahui bahwa pemberian jus jambu biji merah dengan tablet fe dapat meningkatkan kadar hemoglobin sebesar 2,96 gr/dl. Hal ini disebabkan oleh kandungan yang terdapat dalam jambu biji merah antara lain zat besi 1,1 mg, dan vitamin C 87 mg per 100 Zat besi adalah mineral yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah Zat besi merupakan mikroelemen yang esensial bagi tubuh. Zat ini terutama . embentukan hemoglobin (H. , hemoglobin yaitu suatu oksigen yang menghantarkan eritrosit berfungsi penting bagi tubuh, zat besi bagi ibu hamil penting untuk pembentukan dan mempertahankan sel darah merah (Yulia, dkk, 2. Sedangkan menurut penelitian Neila Sulung & Beauty Hartini Tahun 2018 mengenai pemberian jus jeruk dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada 10 ibu hamil anemia trimester II di Puskesmas Nilam Sari Bukittinggi. Diketahui bahwa pemberian jus jeruk selama 7 hari berturutturut dapat meningkatkan kadar hemoglobin sebesar 0,63 gr/dl. Hal ini disebabkan buah jeruk memiliki kandungan zat besi sebesar 0,4 mg/100 gramnya, dan kandungan vitamin C sebesar 49 mg/100 gramnya (The George Mateljan Foundation, 2. Besi adalah salah satu nutrien yang tidak dapat diperoleh dalam jumlah yang adekuat dari makanan yang dikonsumsi selama hamil, karena merupakan zat yang sulit diserap oleh tubuh maka dibutuhkan vitamin C agar JMM 2020 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 zat besi dapat diserap secara maksimal (Neila Sulung & Beauty Hartini, 2. Zat besi merupakan mineral yang berperan penting dalam proses pembentukkan sel darah merah. Apabila produksi sel darah merah dalam tubuh dapat tercukupi, maka kadar hemoglobin dalam darah akan normal. Selain pada jambu biji merah zat besi juga terdapat pada buah-buahan lain seperti buah bit dan bayam. Penelitian diatas berbeda dengan penelitian Dina Dewi Anggraini, dkk. Tahun 2019 mengenai pemberian jus buah bit terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada 16 ibu hamil trimester i di Desa Plosoarang Kabupaten Blitar. Diketahui bahwa setelah diberikan jus buat bit selama 7 hari didapatkan hasil terjadi peningkatan kadar hemoglobin sebesar . ,2%) ibu hamil trimester i mengalami anemia ringan. Hal ini disebabkan karena buah bit mengandung zat besi, vitamin C, dan asam folat. Kadar zat besi pada buah bit yaitu 7,4% (Muzaki. Buah bit memiliki kandungan asam folat dan zat besi yang cukup tinggi, kedua zat tersebut sangat diperlukan dalam pembentukan sel darah merah dan hemoglobin baru di dalam tubuh. Kandungan zat besi yang cukup tinggi, yang mengaktifkan kembali dan meregenerasi sel darah merah serta menyuplai oksigen yang berguna bagi kesehatan sel-sel darah merah. Berbeda dengan penelitian Endah Widhi Astuti, dkk. Tahun 2015 mengenai konsumsi jus bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada 20 ibu Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Diketahui bahwa setelah diberikan jus bayam merah selama 14 hari dapat meningkatkan kadar hemoglobin sebesar 0,93 gr%. Hal ini disebabkan karena kandungan zat besi yang terdapat pada bayam merah sebanyak 2,63 - 4,43 mg%. Bayam mengandung Vitamin C, garam Jurnal Menara Medika Vol 2 No 2 Maret 2020 | 103 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index mineral seperti zat besi dan fosfor. Bayam mengandung zat mineral tinggi terutama fe yang dapat digunakan untuk mencegah kelelahan akibat anemia karena kadar besi tersebut dapat membantu pembentukan hem dan globulin dalam tubuh (Dheny, dkk. Zat besi adalah salah satu komponen yang mempengaruhi seluruh reaksi kimia yang penting didalam tubuh kita. Salah satunya untuk merangsang pembentukan sel darah merah, seperti yang kita ketahui kekurangan zat besi dapat menyebabkan Kandungan Vitamin C Dalam Jambu Biji Merah. Jeruk. Bayam, dan Buah Bit Menurut penelitian Yuli Yantina Tahun 2018 mengenai pemberian jus jambu biji merah dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada 15 ibu hamil anemia trimester I di BPS Lolita Puspita Sari Punggur Lampung Tengah. Menyatakan bahwa setelah diberikan jus jambu biji merah sebanyak 250 ml/hari selama 7 hari mengalami peningkatan kadar hemoglobin sebesar 2,89 gr/dl. Diketahui bahwa jambu biji merah mengandung zat besi, vitamin C dan asam amino. Jambu biji merah merupakan salah satu buah yang memiliki banyak manfaat, manfaat jambu biji merah antara lain mengandung vitamin C 228 mg/100 gramnya, kaya akan asam folat, menjaga sistem kekebalan tubuh, dan mencegah anemia. Jambu biji merah juga memperlancar pembentukan hemoglobin sel darah merah. Vitamin C memiliki peran dalam membantu mereduksi besi ferri (Fe3 ) menjadi ferro (Fe2 ) dalam usus halus sehingga mudah diabsorbsi 3-6 kali, proses reduksi tersebut akan semakin besar bila pH didalam lambung semakin asam. Vitamin C dapat menambah keasaman sehingga dapat meningkatkan penyerapan zat besi hingga 30% Sehingga vitamin C JMM 2020 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 sangat berperan dalam pembentukan hemoglobin (Mia, 2. Menurut Sunarsih, dkk. Tahun 2019 mengenai pemberian tablet fe dengan jus jeruk meningkatkan kadar hemoglobin pada 15 ibu hamil trimester II di BPM Z Bandar Lampung. Diketahui bahwa pemberian tablet fe jus jeruk sebanyak 250 ml/hari selama 7 hari dapat meningkatkan kadar hemoglobin sebesar 0,40 gr/dl. Hal ini disebabkan oleh kandungan yang terdapat dalam jus jeruk yang mengandung vitamin C sebesar 49 mg per 100 gramnya. Diketahui bahwa vitamin C membantu penyerapan zat besi hingga 30% (Almatsier, 2. Selama kehamilan konsentrasi vitamin C dalam darah turun akibat terjadinya hemodilusi sel darah merah. Kadar vitamin C pada janin jauh lebih tinggi dibandingkan ibu hamil (> 50%) yang disebabkan aktivitas sistem transfort vitamin C melalui plasenta. Angka kecukupan gizi vitamin C pada ibu hamil dengan penambahan 10 mg/hari (Sunarsih, dkk, 2. Ketika kebutuhan zat besi yang besar maka vitamin C sangat dibutuhkan untuk membantu proses penyerapan zat besi. Vitamin C sangat membantu penyerapan besi-nonheme dengan merubah bentuk feri menjadi bentuk fero, seperti telah dijelaskan bentuk fero lebih mudah diserap. Berbeda dengan penelitian Dheny Rohmatika, dkk. Tahun 2017 mengenai peningkatan kadar hemoglobin pada 17 ibu hamil trimester II-i dengan anemia ringan di Puskesmas Gambirsari Surakarta. Diketahui bahwa setelah pemberian ekstrak bayam hijau selama 7 hari didapatkan hasil terjadi peningkatan kadar hemoglobin sebesar 0,541 gr/dl. Hal ini disebabkan oleh kandungan vitamin C yang terdapat pada bayam hijau sebesar 80 mg/100 gramnya. Diketahui bahwa bayam hijau salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan zat besi (Fatimah, 2. Bayam adalah sumber Jurnal Menara Medika Vol 2 No 2 Maret 2020 | 102 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index besi nonheme, kandungan zat besi pada bayam berperan dalam pembentukan Bayam hijau memiliki manfaat bagi tubuh karena merupakan sumber vitamin C. B12. B6, zat besi dan fosfor. Berbeda dengan penelitian Suci Setyiyaningsih, dkk. Tahun 2020 mengenai pemberian jus buah bit dan lemon dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada 14 ibu hamil anemia di Desa Wonorejo Wilayah Kerja Puskesmas Pringapus. Diketahui bahwa setelah diberikan jus buah bit dan lemon selama 5 hari didapatkan hasil terjadi peningkatan kadar hemoglobin sebesar 1,1 gr/dl. Hal ini disebabkan karena buah bit mengandung vitamin C, zat besi, dan asam folat (Febria, dkk, 2. Kandungan vitamin C dalam buah bit yaitu 10,2%. Ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin C karena dapat membantu penyerapan zat besi. Konsumsi vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Asupan vitamin C rendah dapat memberikan implikasi terhadap kadar hemoglobin ibu hamil. Kadar Hemoglobin dalam darah meningkat maka asupan makanan dan oksigen dalam darah dapat diedarkan ke seluruh jaringan tubuh kelangsungan hidup dan pertumbuhan janin (Fatimah, 2. Dari review beberapa jurnal di atas berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa peningkatan kadar hemoglobin terbanyak terjadi pada pemberian jus jambu biji merah dengan tablet fe yang diberikan 250 ml selama 7 hari dengan peningkatan 2,96 gr/dl. Peneliti membandingkan antara pemberian ke 4 jus tersebut, jika diberikan jus bayam walaupun mudah ditemukan dan murah harganya tidak semua ibu hamil mau untuk meminum jus bayam karena rasanya yang aneh atau tidak manis membuat ibu Sedangkan pada jus buah bit tidak semua ibu hamil tau buah bit, selain buahnya susah JMM 2020 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 dicari buah bit pun mahal harganya dan tidak semua ibu hamil mau untuk Sedangkan pada pemberian jus jeruk walaupun murah harganya, dan manis rasanya tapi hanya sedikit kandungan zat besi dan vitamin C didalamnya jadi jus jeruk lebih baik dikonsumsi bersamaan dengan tablet fe atau di kombinasikan dengan pemberian jambu biji merah. Dari hasil review jurnal dan asumsi peneliti pemberian jus jambu biji merah dengan tablet fe lebih efektif diberikan pada ibu hamil anemia karena jambu biji merah selain harganya yang murah jambu biji merah pun mengandung tinggi vitamin C dan zat besi, bisa didapatkan dengan mudah, enak rasanya, mengandung banyak nutrisi, dan dapat dikonsumsi langsung buahnya atau bisa juga dengan di jus tanpa tambahan gula atau bahan lainnya karena rasanya yang sudah manis dan enak untuk dikonsumsi. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Dari beberapa jurnal yang sudah di review didapatkan hasil bahwa terdapat selisih peningkatan kadar hemoglobin setelah diberikan jus jambu biji merah dengan tablet Fe yaitu 2,96 gr/dl, jambu biji merah saja yaitu 2,89 gr/dl, jus jambu biji merah dan madu 1,21 gr/dl, kombinasi jus bayam dan jambu biji yaitu 0,96 gr/dl, tablet Fe dengan jus jeruk yaitu 0,40 gr/dl, jus jeruk yaitu 0,63 gr/dl. Fe-Folat dengan air jeruk yaitu 0,47 gr/dl. Pada 100 g buah jambu biji terdapat kandungan zat besi sebanyak 1,1 mg dan mengandung vitamin C 228 mg/100 Buah kandungan zat besi sebesar 0,4 mg per 100 gramnya dan kandungan vitamin C sebesar 49 mg per 100 gramnya. Jadi dari semua penelitian yang sudah dipaparkan didapatkan hasil bahwa jus jambu biji Jurnal Menara Medika Vol 2 No 2 Maret 2020 | 103 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index merah lebih efektif meningkatkan kadar hemoglobin lebih besar dibandingkan dengan pemberian jus jeruk dalam meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil Dengan pemberian jus jambu biji merah dan jeruk sebanyak 250 ml/hr yang diberikan selama 7 hari. Saran Dari merekomendasikan pada ibu hamil anemia dalam meningkatkan kadar hemoglobin dengan mengkonsumsi makanan atau buahbuahan yang bergizi yang kaya akan zat besi dan vitamin C yang dapat dikonsumsi pada saat hamil untuk mencegah anemia secara dini, seperti mengkonsumsi jus jambu biji merah, jus jeruk dan meminum tablet fe secara rutin 1- 2 kali sehari, kemudian meminum jus jambu biji merah dan jeruk 1 kali sehari. Pemberian jus jambu biji merah dan jeruk dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. KEPUSTAKAAN