Journal of Engineering, Electrical and Informatics Vol.2, No.3 Oktober 2022 e-ISSN: 2809-8706; p-ISSN: 2810-0557, Hal 01-07 PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI TK TERPADU SANTOSA DI CV. AKASYAH SYAHDAN MAKMUR Gigih Priyogi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Korespondensi penulis: 2283190020@untirta.ac.id Didik Aribowo Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Email: d_aribowo@untirta.ac.id Abstract. Along with the rapid development of education, and the demands of keeping up with technological developments, schools need to continue to innovate in improving services and more comprehensive interactions with guardians of students in particular and society in general. Departing from these needs, schools need to have media that can be used as a means of interaction between the school and the community and as a means of school existence in cyberspace. School information systems are currently becoming a trend in the world of education and school information systems are getting attention, very good responses from various parties, both from education staff, students and also the community and the existence of a school information system at this time is very important. Keywords: technology, innovation, information systems. Abstrak. Seiring dengan pesatnya perkembangan pendidikan, dan tuntutan mengikuti perkembangan teknologi, maka sekolah perlu untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan serta interaksi yang lebih komprehensif dengan wali siswa pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Berangkat dari kebutuhan tersebut, sekolah perlu mempunyai media yang bisa digunakan sebagai sarana interaksi antara pihak sekolah dengan masyarakat dan sebagai sarana eksistensi sekolah di dunia maya. Sistem informasi sekolah sekarang ini sedang menjadi tren di dunia pendidikan dan sistem informasi sekolah mendapatkan perhatian, tanggapan yang sangat bagus dari berbagai pihak baik itu dari tenaga kependidikan, siswa dan juga masyarakat serta keberadaan sistem informasi sekolah pada saat ini memang sangat penting. Kata kunci: teknologi, inovasi, sistem informasi. LATAR BELAKANG Seiring dengan pesatnya perkembangan pendidikan, dan tuntutan mengikuti perkembangan teknologi, maka sekolah perlu untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan serta interaksi yang lebih komprehensif dengan wali siswa pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan media internet (website sekolah). Berangkat dari kebutuhan tersebut, sekolah perlu mempunyai media Received Agustus 07, 2022; Revised September 2, 2022; Oktober 21, 2022 * Gigih Priyogi, 2283190020@untirta.ac.id PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI TK TERPADU SANTOSA DI CV. AKASYAH SYAHDAN MAKMUR yang bisa digunakan sebagai sarana interaksi antara pihak sekolah dengan masyarakat dan sebagai sarana eksistensi sekolah di dunia maya. Untuk itu perlu diadakan kegiatan dalam pembuatan dan pemanfaatan website sekolah sehingga dari hasil kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan proses belajar mengajar, pelayanan, dan interaksi antara sekolah dengan wali siswa maupun masyarakat. Sistem informasi sekolah sekarang ini sedang menjadi tren di dunia pendidikan dan sistem informasi sekolah mendapatkan perhatian, tanggapan yang sangat bagus dari berbagai pihak baik itu dari tenaga kependidikan, siswa dan juga masyarakat serta keberadaan sistem informasi sekolah pada saat ini memang sangat penting. Proses penginputan data siswa, data guru dan karyawan disekolah tersebut, akan tetapi sekolah ini belum memiliki sistem informasi sendiri untuk mempermudah siswa, guru dan karyawan mendapatkan informasi, dengan begitu sulit untuk mengetahui informasi yang ada pada sekolah tersebut. KAJIAN TEORITIS Sistem (Dini Indriani, 2019) “informasi adalah data yang sudah diklasifikasikan atau diolah diinterpretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan”.sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kegiatan atau suatu prosedur atau bagian pengolahan yang mencari suatu tujuan-tujuan bersama dengan mengoperasikan data atau barang pada waktu tertentu untuk menghasilkan informasi atau energi atau barang. Menurut A. Herlina (2016) Informasi adalah “kumpulan data yang relevan dan mempunyai arti yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian atau kegiatan-kegiatan. ”Informasi (E. Mulyanah, 2016), ” informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna, bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber informasi”. Informasi adalah sekumpulan data atau fakta yang telah diproses dan diolah sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi orang lain untuk menggambarkan suatu kondisi atau keadaan tertentu. Data adalah fakta-fakta mentah kemudian dikelola sehingga menghasilkan informasi yang penting bagi sebuah perusahaan atau organisasi. Sistem informasi menurut (Dini Indriani, 2019) “Sistem Informasi adalah kumpulan dari perangkat keras dan perangkat lunak komputer serta perangkat manusia 2 JEEI - VOLUME 2, NO. 3, OKTOBER 2022 Journal of Engineering, Electrical and Informatics Vol.2, No.3 Oktober 2022 e-ISSN: 2809-8706; p-ISSN: 2810-0557, Hal 01-07 yang akan mengolah data menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak tersebut. Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan unuk mengintegrasikan data, memproses dan menyimpan serta mendistribusikan informasi. Dengan kata lain, Sistem informasi merupakan kesatuan elemen-elemen yang saling berinteraksi secara sistematis dan teratur untuk menciptakan dan membentuk aliran informasi yang akan mendukung pembuatan keputusan dan melakukan kontrol terhadap jalannya perusahaan. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan model pengembangan atau Research and Development. Model pengembangan yang akan direncanakan ini mengikuti alur dari ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch (2009) dalam Sugiyono (2016:38). ADDIE merupakan singkatan dari analysis, design, development, implementation dan evaluation. Pada tahap analysis, berkaitan dengan kegiatan menganalisis situasi dan lingkungan sehingga memperoleh produk apa yang harus dikembangkan. Tahap design merupakan kegaiatan merancang suatu produk sesuai yang dibutuhkan. Tahap development merupakan kegiatan pembuatan serta pengujian produk yang dihasilkan. Tahap Implementation merupakan kegiatan menggunakan produk yang telah diuji. Dan evaluation merupakan kegiatan menilai langkah dan produk yang telah dibuat. Berikut adalah alur langkah – langkah penelitian dan pengembangan menurut Robert Maribe Branch (2009) dalam Sugiyono (2016:39). Gambar 1. Desain ADDIE Sebelum pada pembuatan sistem informasi, terdapat tahapan pembuatan flowchart sebagai panduan model di dalam pembuatan website informasi TK Terpadu Santosa. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI TK TERPADU SANTOSA DI CV. AKASYAH SYAHDAN MAKMUR Gambar 2. Flow Chart Model Sistem Informasi TK Terpadu Santosa HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam proses penelitian, hal yang pertama dilakukan adalah mencari referensi desain website yang sesuai dengan tujuan dari pembuat website. Setelah itu, praktikan membuat wireframe dari website sistem informasi TK Terpadu Santosa tersebut. Gambar 3. Wireframe Sistem Informasi TK Terpadu Santosa 4 JEEI - VOLUME 2, NO. 3, OKTOBER 2022 Journal of Engineering, Electrical and Informatics Vol.2, No.3 Oktober 2022 e-ISSN: 2809-8706; p-ISSN: 2810-0557, Hal 01-07 Setelah selesai membuat wireframe, kemudian melanjutkan pekerjaan dengan mengunduh framework yang dibutuhkan, diantaranya Bootstrap, Codeigneter. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan praktikan membuat logika yang berada di dalam beserta tampilan dari website. Setelah semua framework terunduh, praktikan melanjutkan pembuatan website dengan menulis program sesuai dengan flowchart yang sudah tersedia. Berikut adalah tampilan menu pada setiap pengguna. Gambar 4. Tampilan Menu Admin Gambar 5. Tampilan Menu User Tenaga Kependidikan Setelah selesai melakukan pengerjaan fitur-fitur pada sistem informasi, hal yang dilakukan adalah melakukan pelatihan pada operator serta tenaga kependidikan yang ada di TK Terpadu Santosa. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan kemampuan kepada operator dan tenaga kependidikan di TK Terpadu Santosa dalam mengelola sistem informasi yang telah selesai dibuat. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI TK TERPADU SANTOSA DI CV. AKASYAH SYAHDAN MAKMUR Gambar 6. Pelatihan Pengelolaan Website Sekolah KESIMPULAN DAN SARAN Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Pembuatan sistem informasi sekolah TK Terpadu Santosa dimaksudkan untuk membuat sekolah dapat dikenal secara luas dari informasi – informasi yang dibuat pada TK Terpadu Santosa. Pembuatan sistem informasi sekolah TK Terpadu Santosa dimulai dengan pembuatan flowchart model Sistem Informasi Sekolah TK Terpadu Santosa sehingga memudahkan praktikan dalam membuat tampilan pada website. Pelatihan pada pengelolaan website sekolah dimaksudkan untuk memberikan keterampilan pada administrator dan Tenaga Kependidikan di TK Terpadu Santosa terkait pengelolaan website sekolah agar terkelola dengan baik. DAFTAR REFERENSI Hertati, L., & Safkaur, O. (2020). Dampak Revolusi Industri 4.0 Era Covid-19 pada Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Struktur Modal Perusahaan. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 8(3), 503–518. Mulyanto, J. D., & Zahra, F. (2019). Sistem Informasi Pelayanan Pasien Berbasis Website Pada Puskesmas II Baturraden. Indonesian Journal on Software Engineering (IJSE), 5(2), 121–134. https://doi.org/10.31294/ijse.v5i2.7097 Sitinjak Daniel Dido Jantce TJ, M., & Suwita, J. (2020). Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Administrasi Kursus Bahasa Inggris Pada Intensive English Course Di Ciledug Tangerang. Ipsikom, 8(1), 1–19. Karim, W. S. (2012). Panduan praktis pemrograman web. September, 4–47. Sari, A. O., Abdilah, A., & Sunarti. (2019). Buku Web Programming. Abidilah, M. N. (2018). Implementasi Framework Codeigniter ( Ci ) Pada Sistem Informasi Pemesanan Produk Dan Meningkatkan Media Promosi Pada Cv Azharku 6 JEEI - VOLUME 2, NO. 3, OKTOBER 2022 Journal of Engineering, Electrical and Informatics Vol.2, No.3 Oktober 2022 e-ISSN: 2809-8706; p-ISSN: 2810-0557, Hal 01-07 Media Implementation of Framwork Codeigniter ( Ci ) in Information Systems of Product Ordering and Improvement of Promotional M. Jurnal Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer (JTIIK), x(30), 1–10. https://doi.org/10.25126/jtiik Rio Renaldo Prasena, H. S. (2020). Studi Komparasi Pengembangan Websitedengan Framework Codeigniter Dan Laravel. Conference on Business, Social Sciences and Innovation Technology, 1(1), 613–621. https://journal.uib.ac.id/index.php/cbssit/article/view/1469/969 Wiryotinoyo, M., Budiyono, H., Akhyaruddin, Setyonegoro, A., & Priyanto. (2020). Pemanfaatan Website sebagai Media Promosi dan Sumber Belajar di Sekolah Menengah. Jurnal Abdi Pendidikan, 01(1), 1–5. Christian, A., Hesinto, S., & Agustina, A. (2018). Rancang Bangun Website Sekolah Dengan Menggunakan Framework Bootstrap ( Studi Kasus SMP Negeri 6 Prabumulih ). Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi Dan Komputer), 7(1), 22–27. https://doi.org/10.32736/sisfokom.v7i1.278 Bahari, K., & P., W. I. (2020). Perancanagan Website Sekolah di Sekolah Dasar negeri 002 Meral Barat Karimun Menggunakan PHP & MySQL. Jurnal TIKAR, 1(2), 118– 130. Christian, A., Hesinto, S., & Agustina. (2018). Rancang Bangun Website Sekolah Dengan Menggunakan Framework Bootstrap. Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi Dan Komputer), 7(1), 22–27. solekhan, -. (2012). Rancang Bangun Website Sekolah Sebagai Media Interaksi Yang Lebih Komprehensif Antara Sekolah Dengan Masyarakat. Jurnal Sains Dan Teknologi Muria Kudus, 5(2), 16–19. Sutanta, E. (2003). Sistem Informasi Manajemen. 1(1), xvi+320. http://grahailmu.co.id/ Ardian, Y. (2016). Buku Ajar Modul 1 Mikrotik Operating System Jaringan Komputer. Universitas Kanjuruhan Malang - Fakultas Teknologi Informasi, 1–105. https://repository.unikama.ac.id/378/1/Modul Jarkom ISBN.pdf Rahman, T., Zaini, T. R., Chrisnawati, G., Studi, P., Informasi, S., Informasi, F. T., Bina, U., Informatika, S., Studi, P., & Informatika, T. (2020). PERANCANGAN JARINGAN VIRTUAL LOCAL AREA NETWORK ( VLAN ) & DHCP PADA PT . NAVICOM INDONESIA BEKASI. 36–41.