Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Desember 2024 Accepted: Desember 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1920 MOTIVASI ANAK BERMAIN: PERAN PENDIDIK DAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Ayu Asmah PG-PAUD, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang ayuasmah@unikama.ac.id Amir Syamsudin Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta amirsyamsudin@uny.ac.id Abstrak Bermain merupakan aktivitas anak usia dini yang fundamental dalam mendukung perkembangan pada aspek fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan spiritual. Artikel ini membahas peran pendidik dan orang tua dalam mendukung motivasi anak bermain dalam mendukung perkembangan optimal anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk menganalisis berbagai sumber data dari jurnal ilmiah yang relevan. Berdasarkan temuan, pendidik PAUD memiliki peran penting dalam merancang strategi pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip "bermain sambil belajar", dengan menggunakan metode pembelajaran yang inovatif, seperti metode bercerita dan permainan tradisional. Selain itu, peran orang tua sebagai pendidik, motivator, dan fasilitator di rumah sangat mendukung motivasi anak dalam bermain. Kolaborasi antara pendidik PAUD dan orang tua menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan merangsang semangat belajar anak. Perkembangan teknologi digital juga menawarkan peluang untuk penggunaan game edukasi sebagai media pembelajaran yang menarik, meskipun penggunaannya perlu didampingi oleh orang tua untuk mencegah dampak negatif. Secara keseluruhan, motivasi anak untuk bermain dapat diperkuat melalui peran aktif pendidik dan orang tua, serta kolaborasi yang baik antara keduanya. Hal ini sangat penting untuk mendukung perkembangan anak usia dini secara optimal, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. Kata kunci: motivasi anak, bermain, peran pendidik, peran orang tua, perkembangan anak usia dini, kolaborasi. Abstract Play is a fundamental early childhood activity in supporting development in physical, cognitive, language, social-emotional and spiritual aspects. This article discusses the role of educators and parents in supporting children's motivation to play in supporting optimal early childhood development. This research uses the literature review method to analyze various data sources from relevant scientific journals. Based on the findings, PAUD educators have an important role in designing learning strategies that integrate the principle of “playing while learning”, using innovative learning methods, such as storytelling methods and traditional games. In addition, the role of parents as educators, motivators and facilitators at home greatly supports children's motivation to play. Collaboration between PAUD educators and parents is a major factor in creating a conducive learning environment and stimulating children's enthusiasm for learning. The development of digital technology also offers opportunities for the use of educational games as an interesting learning medium, although their use needs to be accompanied by parents to prevent negative impacts. Overall, children's motivation to play can be strengthened through the active role of educators and parents, and good collaboration between the two. This is very important to support optimal early childhood development, both in the school and family environment. Keywords: children's motivation, play, educators' role, parents' role, early childhood development, collaboration. P-ISSN: 2502-8197, E-ISSN: 2502-8189 18 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Desember 2024 Accepted: Desember 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1920 rencana PENDAHULUAN Bermain merupakan filosofi dasar pembelajaran mengembangkan untuk semua pembelajaran bagi anak usia dini di Indonesia perkembangan (Rahardjo, (Rahardjo, 2016). Selain itu, pendidik juga 2016). Bermain merupakan anak aspek menerapkan secara aktivitas yang sangat penting bagi anak usia dapat dini. Prinsip bermain sambil belajar menjadi inovatif seperti "model ASYIK" yang wacana PAUD terutama di Indonesia, terbukti sehingga hal tersebut sering dikampanyekan belajar dan motivasi anak (Hulukati & melalui kegiatan parenting, sosialisasi, dan Watini, 2022). dapat model optimal pembelajaran meningkatkan semangat praktik langsung oleh guru di kelas (Iskandar, Selain peran pendidik, peran orang tua 2021). Anak usia dini perlu untuk bermain, juga sangat penting dalam mendukung hal tersebut mendukung proses tumbuh, motivasi anak bermain. Pendidik PAUD belajar, dan bermain adalah cara untuk membutuhkan dukungan orang tua dalam mengambil bagian dalam kehidupan sehari- memberikan motivasi bermain bagi anak- hari (MOLU, 2023). anak. Kolaborasi antara guru dan orang tua memberikan akan memperkuat motivasi belajar anak, manfaat dalam proses pertumbuhan dan terutama melalui kegiatan bermain yang perkembangan anak usia dini (Tawakal & mendidik, Kurniati, 2022). Bermain dapat memberikan perkembangan stimulasi positif terhadap berbagai aspek emosional perkembangan anak, seperti keterampilan memberikan rasa aman, nyaman, dan reward gerak manipulatif (Ardanari et al., 2020), dalam kegiatan bermain anak kemampuan bahasa (Khairani et al., 2023), 2021). Selain itu, orang tua juga perlu kreativitas kemampuan memediasi interaksi anak dengan game yang memecahkan masalah (Lestariningrum & dimainkannya untuk mencegah adiksi video Wijaya, game (Adwitiya & Wimbarti, 2020). Aktivitas bermain (Safitri, 2023), 2020), dan kemampuan interpersonal (Mogelea & Watini, 2022). yang dapat sosial, mereka. meningkatkan kognitif, Orang tua dan perlu (Sonnie, Perkembangan teknologi digital juga Motivasi belajar anak anak usia dini memberikan peluang baru dalam proses dipengaruhi oleh dua faktor yaitu internal, pembelajaran anak usia dini. Game edukasi seperti minat dan bakat, serta faktor digital dapat menjadi sarana pembelajaran eksternal, seperti lingkungan belajar dan yang strategis bagi anak, karena anak-anak metode digunakan sangat terkait dengan permainan (Setiawan (Julaiha et al., 2023). Pendidik dapat et al., 2019). Penggunaan teknologi digital mengintegrasikan "high level of play" dalam perlu pendampingan oleh orang tua agar pembelajaran yang P-ISSN: 2502-8197, E-ISSN: 2502-8189 19 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Desember 2024 Accepted: Desember 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1920 anak-anak dapat menggunakannya secara mengajar di depan kelas, di hadapan peserta efektif dan juga untuk mengurangi dampak didik AUD yang duduk dan mendengarkan negatif (Faila Shofa, 2022). Penggunaan guru (Rahardjo, 2016). gadget yang berlebihan dimasa Anak usia dini memiliki dunia sendiri perkembangan anak akan membawa dampak yang khas , sebagian besar semua negatif bagi perkembangan sosial dan kegiatannya adalah bermain, mengeksplorasi emosional anak (Miranti & Putri, 2021) . benda-benda di sekitar mereka adalah Hasil Survei Asosiasi Penyelenggara kegiatan Internet 2020 2018). Prinsip bermain sambil belajar pada menunjukkan 73,7% pengguna smartphone anak usia dini memiliki tujuan untuk di Indonesia adalah anak dengan usia mengembangkan potensi yang terkandung prasekolah 2023). dalam diri serta akan menjadi modal awal Berdasarkan hasil studi pendahuluan kepada untuk masa depan ketika menghadapi lima (5) ibu yang mempunyai anak usia masalah dalam hidup (Wahyuni & Azizah, prasekolah, didapatkan anak menggunakan 2020) Jasa Indonesia tahun (Aprianingrum, gadget lebih dari satu jam setiap harinya dan sudah terampil menyenangkan (Hasanah, Selain bermain, kemampuan literasi mengoperasikan anak usia dini juga menjadi perhatian penting gadget (Aprianingrum, 2023). Hal ini pada proses perkembangannya. Kemampuan menunjukkan anak-anak saat ini sudah sangat membaca dan menulis anak usia dini akrab dengan teknologi digital, termasuk merupakan salah satu aspek perkembangan dalam yang harus dikembangkan (Azizah & Eliza, aktivitas dalam yang bermain. Keberadaan teknologi digital bagi anak-anak sekarang ini 2021). Metode-metode. menjadi sarana utama untuk bisa mengakses berbagai informasi jenis permainan. Penelitian terkait bimbingan belajar calistung (membaca, menulis, berhitung) Salah satu faktor yang diduga menjadi menunjukkan bahwa program tersebut dapat penghambat dalam menciptakan "high level menjadi strategi efektif untuk meningkatkan of play" adalah pembelajaran anak usia dini motivasi selama ini lebih banyak menitikberatkan pedesaan (Hakiki & Kurniawati, 2020). pada petunjuk dan arahan yang diberikan Selain itu, penelitian lain juga menunjukkan oleh bahwa manajemen pendidikan yang baik guru (teacher-directed approach) belajar anak-anak menciptakan di lingkungan daerah (Rahardjo, 2016). Hasil penelitian awal yang dapat belajar dilakukan peneliti melalui pengamatan dan kondusif dan memotivasi anak untuk belajar wawancara pada beberapa guru senior, (Julaiha et al., 2023). mendapat hasil bahwa mereka terbiasa Perkembangan anak usia dini juga melakukan pembelajaran di kelas dengan tidak terlepas dari aspek spiritual dan agama. P-ISSN: 2502-8197, E-ISSN: 2502-8189 19 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Desember 2024 Accepted: Desember 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1920 Pendidik PAUD perlu berperan dalam menanamkan pendidikan akhlak Teknik pengumpulan data dilakukan atau melalui penelusuran online menggunakan perilaku anak usia dini melalui metode database seperti Google Scholar, Sinta, dan pembiasaan (Oktaviana et al., 2022). Orang Mendeley. Kata kunci yang digunakan dalam tua juga perlu berperan serta mendidik iman pencarian adalah "motivasi anak bermain", anak di lingkungan keluarga (Neliana Bin "peran Bolen et al., 2023; Sabina Nogo Liwun, "perkembangan anak usia dini". Seleksi 2021). artikel dilakukan berdasarkan kesesuaian Secara keseluruhan, motivasi anak bermain dapat didukung melalui peran aktif pendidik PAUD dan orang tua. Pendidik pendidik", "peran orang tua", judul, abstrak, dan isi artikel dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan melalui PAUD perlu meningkatkan profesionalisme, deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi, pemahaman konsepsi bermain sambil belajar, mengklasifikasi, dan mensintesis temuan- dan implementasi metode pembelajaran yang temuan dari artikel yang relevan. Proses efektif. Sementara orang tua perlu memenuhi analisis meliputi reduksi data, penyajian data, perannya dan kesimpulan. Validitas data dilakukan sebagai pendidik, fasilitator, motivator, dan pengarah bagi anak, serta melalui triangulasi sumber dan metode. mendukung kegiatan bermain anak di lingkungan keluarga. Pendidik dan orang tua adalah mitra dalam proses pembelajaran serta mendukung perkembangan anak. Kolaborasi HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian antara pendidik dan orang tua sangat penting Pendidik PAUD memiliki peran untuk mendukung perkembangan anak usia penting dalam mendukung motivasi anak dini secara optimal. bermain dan perkembangan anak usia dini. METODE PENELITIAN Pendidik PAUD perlu meningkatkan Penelitian ini menggunakan metode profesionalisme (Alfi, 2023), pemahaman kajian literatur (literature review) untuk konsepsi bermain sambil belajar (Iskandar, menganalisis secara komprehensif peran 2021), pendidik dan orang tua dalam mendukung pembelajaran yang efektif seperti metode perkembangan melalui bercerita (mendongeng) (Lasmini, 2022). yang Pendidik PAUD juga berperan dalam motivasi anak bermain. usia Sumber dini data dan implementasi digunakan adalah artikel jurnal ilmiah, baik menanamkan nasional yang menanamkan nilai-nilai karakter pada anak diterbitkan dalam delapan tahun terakhir usia dini melalui pembiasaan (Oktaviana et (2016-2023). al., 2022). maupun internasional, P-ISSN: 2502-8197, E-ISSN: 2502-8189 pendidikan metode akhlak dan 20 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Desember 2024 Accepted: Desember 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1920 Selain pendidik, orang tua juga menanamkan pendidikan akhlak dan nilai- memiliki peran penting dalam mendukung nilai agama pada anak usia dini(Neliana motivasi bermain dan perkembangan anak Bin Bolen et al., 2023; Oktamarin et al., usia dini. Orang tua berperan sebagai 2022; Sabina Nogo Liwun, 2021). pendidik Pembahasan dalam keluarga, fasilitator, motivator, dan director bagi anak (Putri & Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rahmi, 2022; Muliati et al., 2022). Orang motivasi anak bermain dan perkembangan tua perlu memenuhi perannya dalam anak usia dini dapat didukung melalui meningkatkan peran pendidik PAUD dan orang tua. motivasi belajar anak, terutama di masa pembelajaran daring Pendidik (Putri & Rahmi, 2022), serta mendukung profesionalisme, kegiatan bermain anak di lingkungan bermain sambil belajar, dan implementasi keluarga (Tawakal & Kurniati, 2022). metode PAUD perlu meningkatkan pemahaman pembelajaran konsepsi yang efektif. Bermain merupakan aktivitas yang Sementara orang tua perlu memenuhi sangat penting bagi anak usia dini. Bermain perannya sebagai pendidik, fasilitator, sambil belajar menjadi wacana PAUD di motivator, dan director bagi anak, serta Indonesia (Iskandar, 2021), dan permainan mendukung kegiatan bermain anak di tradisional dapat menjadi sarana untuk lingkungan keluarga. Guru kelas adalah menanamkan nilai-nilai karakter anak usia salah satu faktor utama agar pembelajaran dini (Wulandari, 2016; melalui Ridhwan et al., pendekatan bermain 2023). Selain itu, game edukasi melalui diimplementasikan digital AUD (Rahardjo, 2016). juga dapat menjadi sarana temuan dari berbagai studi sebelumnya dini (Setiawan et al., 2019). Perkembangan anak usia dini tidak hanya mencakup aspek fisik-motorik, tetapi juga ranah aspek kognitif, bahasa, sosialdan pendidikan Hasil penelitian ini sejalan dengan pembelajaran yang strategis bagi anak usia emosional, dalam dapat spiritual-moral. Kemampuan literasi anak usia dini, seperti membaca dan menulis, merupakan salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangkan (Azizah & Eliza, 2021; Nahdi & Yunitasari, 2019). Pendidik PAUD dan orang tua juga berperan dalam P-ISSN: 2502-8197, E-ISSN: 2502-8189 yang menunjukkan pentingnya peran pendidik dan orang tua dalam mendukung motivasi anak bermain dan perkembangan anak usia dini (Fabiani & Krisnani, 2020; Muliati et al., 2022; Putri & Rahmi, 2022; Tawakal & Kurniati, 2022). Orang tua berperan sebagai utama keluarga, sehingga maksimal agar pendidik dibutuhkan anak di upaya mendapatkan pendidikan di semua aspek (Muliati et al., 2022). Orang tua perlu memenuhi perannya 21 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Desember 2024 Accepted: Desember 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1920 sebagai motivator, fasilitator, dan pengarah Perkembangan teknologi digital juga bagi anak dalam proses pembelajaran memberikan peluang baru dalam (Fabiani & Krisnani, 2020; Putri & Rahmi, pembelajaran anak usia dini. Game edukasi 2022). digital dapat menjadi sarana pembelajaran Pendidik PAUD juga memiliki peran yang strategis bagi anak, karena anak-anak penting dalam menanamkan nilai-nilai sangat terkait dengan permainan (Setiawan karakter dan akhlak pada anak usia dini et al., 2019). Namun, penggunaan teknologi melalui pembiasaan (Oktaviana et al., digital perlu didampingi oleh orang tua 2022). Hal ini sejalan dengan penelitian untuk mengurangi dampak negatif (Faila sebelumnya bahwa Shofa, 2022; Tsalisah & Syamsudin, 2022). dapat Secara keseluruhan, hasil penelitian melahirkan insan akademis berakhlak ini memberikan implikasi praktis bagi mulia, pendidik anak usia dini dan orang tua dalam pendidikan menunjukkan akhlak yang berkarakter jujur, jawab, dan disiplin baik bertanggung (Oktaviana et al., 2022). mendukung motivasi perkembangan anak bermain secara dan optimal. Kolaborasi antara pendidik dan Kolaborasi antara pendidik dan orang tua orang tua sangat penting dalam mendukung sangat penting untuk mencapai tujuan perkembangan anak usia dini secara tersebut (Prilia, 2021; Ulfah, 2019). optimal. Pendidik PAUD dapat memberikan pemahaman dan keterampilan PENUTUP kepada orang tua terkait cara mendukung Kesimpulan perkembangan anak kegiatan Peranan pendidik PAUD dan orang bermain. Sebaliknya, orang tua dapat tua memiliki pengaruh terhadap motivasi memberikan informasi kepada pendidik anak dalam bermain serta mendukung PAUD terkait perkembangan anak di perkembangan anak. Bermain tidak hanya rumah, sebagai aktivitas menyenangkan, bermain sehingga melalui pendidik dapat menyesuaikan pembelajaran di sekolah. Selain itu, penggunaan media juga sebagai sarana penting dalam perkembangan fisik, kognitif, bahasa, spiritual anak. pembelajaran yang menarik, seperti game sosial-emosional, dan edukasi digital, juga dapat mendukung Pendidik perlu motivasi anak bermain dan perkembangan pemahaman tentang konsep yang menjadi anak usia dini. Namun, penggunaan prinsip pembelajaran di PAUD yaitu teknologi digital perlu didampingi oleh “bermain sambil belajar" dan menerapkan orang tua untuk mengurangi dampak metode pembelajaran yang efektif serta negatif. inovatif untuk memotivasi anak. Sementara P-ISSN: 2502-8197, E-ISSN: 2502-8189 PAUD meningkatkan 22 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Desember 2024 Accepted: Desember 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1920 itu, orang tua berperan penting sebagai pendidik, fasilitator, pengarah dalam mendukung kegiatan bermain anak di dengan menciptakan motivator, rumah lingkungan menyenangkan, serta aman DAFTAR PUSTAKA dan dan memediasi penggunaan teknologi digital yang tepat untuk pembelajaran. Kolaborasi yang baik antara pendidik dan orang tua menjadi kunci dalam memperkuat motivasi anak untuk bermain secara optimal. Penggunaan Adwitiya, A., & Wimbarti, S. (2020). Motivasi Bermain Game dan Mediasi Orangtua dengan Kecenderungan Adiksi Video Game pada Anak. Psychopolytan : Jurnal Psikologi, 3(2). https://doi.org/10.36341/psi.v3i2.1097 Ardanari, P., Mintarto, E., Tuasikal, A. R. S., & Suroto, S. (2020). AKTIVITAS BERMAIN MENINGKATKAN KETERAMPILAN MANIPULATIF : REVIEW JURNAL. Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia, 4(1). https://doi.org/10.17977/um040v4i1p7378 teknologi digital atau gadget, seperti game edukasi, dapat menjadi alat yang efektif jika dalam penggunaannya didampingi oleh orang tua untuk mengurangi dampak negatif. Peranan pendidik dan orang tua Azizah, A., & Eliza, D. (2021). Pelaksanaan Metode Bermain Peran dalam Mengembangkan Kemampuan Membaca dan Menulis pada Anak. Jurnal Basicedu, 5(2). https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.79 8 sangat penting untuk mencapai tujuan perkembangan anak yang seimbang dan menyeluruh. Saran Pendidik PAUD dan orang tua harus menciptakan lingkungan bermain yang kondusif, kaya akan stimulasi dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Pendidik hendaknya memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih permainan yang mereka suka, agar anak termotivasi untuk terlibat aktif. Orang tua menjadi mitra bermain bagi anak-anak di rumah, hal tersebut akan dapat mengoptimalkan perkembangan anak dari semua aspek. P-ISSN: 2502-8197, E-ISSN: 2502-8189 Fabiani, R. R. M., & Krisnani, H. (2020). PENTINGNYA PERAN ORANG TUA DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI SEORANG ANAK DARI USIA DINI. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1). https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.28257 Faila Shofa, M. (2022). Dukungan Orang Tua dalam Bermain Gadget pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6). https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2485 Hakiki, K., & Kurniawati, F. (2020). Penyesuaian Diri pada Anak Usia Dini dengan Language Disorder ( Adjustment of Early Aged Children with Language Disorder ). Mind Set, 11(1). Hasanah, U. (2018). STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF UNTUK ANAK USIA DINI. INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 23(2). https://doi.org/10.24090/insania.v23i2.22 91 23 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Desember 2024 Accepted: Desember 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1920 Hulukati, Z., & Watini, S. (2022). Implementasi Model “ASYIK” dalam Meningkatkan Semangat Belajar pada Kelompok B TK Negeri Pembina Mimika. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(9). https://doi.org/10.54371/jiip.v5i9.866 Nahdi, K., & Yunitasari, D. (2019). Literasi Berbahasa Indonesia Usia Prasekolah: Ancangan Metode Dia Tampan dalam Membaca Permulaan. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1). https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.372 Iskandar, B. (2021). Bermain Sambil Belajar: Konsepsi Guru dalam Mengelola Permainan Anak Usia Dini di PAUD. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 6(3). https://doi.org/10.29303/jipp.v6i3.242 Neliana Bin Bolen, Petrus Tukan, & Kwen, K. M. K. (2023). PERAN ORANG TUA KATOLIK SEBAGAI PENDIDIK IMAN ANAK DI STASI ST. PAULUS PUKAONE. JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan Dan Budaya, 4(2). https://doi.org/10.56358/japb.v4i2.236 Julaiha, S., Ramli, A., Oktaviany, V., Sudadi, S., Malik, L. R., & Anwar, H. C. (2023). Analisis Pengaruh Manajemen Pendidikan Terhadap Motivasi Belajar Pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4507 Khairani, N., Siregar, R., & Nopriani Lubis, J. (2023). Penerapan Metode Bermain Peran dalam Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5383 Miranti, P., & Putri, L. D. (2021). Waspadai Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini. Jendela PLS, 6(1). https://doi.org/10.37058/jpls.v6i1.3205 Mogelea, B., & Watini, S. (2022). Implementasi Model Bermain Asyik dalam Meningkatkan Kemampuan Interpersonal Anak di TK Negeri Dobonsolo Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(9). https://doi.org/10.54371/jiip.v5i9.864 MOLU, F. E. (2023). IMPORTANCE OF PLAY IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION AND CHILDREN’S RIGHT TO PLAY. Journal Plus Education, 33(Special Issue). https://doi.org/10.24250/jpe/si/2023/fem/ Muliati, M., Zubair, Muh., & Basariah, B. (2022). Peran Orang Tua dalam Mendorong Motivasi Belajar Anak Selama Pembelajaran Daring Pada Mata Pelajaran PPKn (Studi di Lingkungan Tolotongga). Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3b). https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3b.821 P-ISSN: 2502-8197, E-ISSN: 2502-8189 Oktamarin, L., Kurniati, F., Sholekhah, M., Nurjanah, S., Oktaria, S. W., Sukmawati, S., & Apriyani, T. (2022). GANGGUAN KECEMASAN (AXIETY DISORDER) PADA ANAK USIA DINI. Jurnal Multidisipliner Bharasumba, 1(02). https://doi.org/10.62668/bharasumba.v1i0 2.192 Oktaviana, A., Marhumah, M., Munastiwi, E., & Na’imah, N. (2022). Peran Pendidik dalam Menerapkan Pendidikan Akhlak Anak Usia Dini melalui Metode Pembiasaan. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5). https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2715 Prilia, F. R. (2021). Peran Sekolah Sebagai Layanan Penitipan Anak dan Dukungan Bagi Keluarga. JURNAL PAJAR (Pendidikan Dan Pengajaran), 5(3). https://doi.org/10.33578/pjr.v5i3.8289 Putri, S. M., & Rahmi, A. (2022). Peranan Keluarga Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Pasca Pembelajaran Daring. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1). https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.1 00 Rahardjo, M. M. (2016). MENCIPTAKAN HIGH LEVEL OF PLAY DALAM RENCANA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI. Scholaria : Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6(3). https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2016. v6.i3.p206-216 Ridhwan, M., Surya, E., & Andalia, N. (2023). Permainan Tradisional untuk Anak Usia Dini: Literature Review. JURNAL 24 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Desember 2024 Accepted: Desember 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1920 BUNGA RAMPAI USIA EMAS, 9(2). https://doi.org/10.24114/jbrue.v9i2.52451 Sabina Nogo Liwun. (2021). MENINGKATKAN PERAN ORANG TUA KATOLIK DALAM PENDIDIKAN IMAN ANAK DI LINGKUNGAN SANTO THEODORUS. JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan Dan Budaya, 1(1). https://doi.org/10.56358/japb.v1i1.37 Safitri, I. (2023). PENGGUNAAN MEDIA BALOK UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI DI PAUD WIJI UTAMI DESA TINGGARJAYA KECAMATAN SIDAREJA. QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM, 4(01). https://doi.org/10.57210/qlm.v4i01.237 https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.255 Wahyuni, F., & Azizah, S. M. (2020). Bermain dan Belajar pada Anak Usia Dini. AlAdabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 15(01). https://doi.org/10.37680/adabiya.v15i01.2 57 Wulandari, R. (2016). PEMBELAJARAN UNSUR IRAMA MENGGUNAKAN METODE TAKADIMI PADA MAHASISWA PAUD FIP UNY TAHUN AJARAN 2015/2016. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1). https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12369 Setiawan, A., Praherdhiono, H., & Suthoni, S. (2019). PENGGUNAAN GAME EDUKASI DIGITAL SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI. JINOTEP (Jurnal Inovasi Dan Teknologi Pembelajaran) Kajian Dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran, 6(1). https://doi.org/10.17977/um031v6i12019 p039 Sonnie, R. P. (2021). Pola Asuh Orang Tua dalam Pembelajaran Daring Selama COVID-19. Syntax Idea, 3(3). https://doi.org/10.36418/syntaxidea.v3i3.1037 Tawakal, I., & Kurniati, E. (2022). Peran Orang Tua Dalam Kegiatan Bermain untuk Anak Usia Dini di Lingkungan Keluarga. Jurnal Pelita PAUD, 7(1). https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v7i1.2 505 Tsalisah, N. H., & Syamsudin, A. (2022). Dampak Pembelajaran Daring terhadap Proses Belajar Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3). https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1958 Ulfah, M. (2019). Pendekatan Holistik Integratif Berbasis Penguatan Keluarga pada Pendidikan Anak Usia Dini Full Day. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1). P-ISSN: 2502-8197, E-ISSN: 2502-8189 25