308 e-ISSN: 2685-5607 Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 9 No. September 2025 . THE INFLUENCE OF PROFITABILITY. SOLVENCY. AND AUDIT OPINION ON AUDIT DELAY IN PHARMACEUTICAL COMPANIES LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE IN 2021Ae2023 Okta Yolanda1*. Fitria Fertha Agustina2. Fauzan Fuadi3, dan Naufal Sinatria4 1,2,3,4 Universitas Aisyah Pringsewu Email: oktayolanda310@gmail. *Corresponding author DOI: https://doi. org/10. 35145/bilancia. Received: 13/08/2025. Revised: 24/09/2025. Accepted: 25/09/2025 ABSTRACT This study aims to determine and explain the influence of profitability, solvency, and audit opinion on audit delay in pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2021Ae2023. Profitability is proxied by Return on Assets (ROA), while solvency is proxied by the Debt to Equity Ratio (DER). The study population consisted of 11 companies. This quantitative research employed a purposive sampling technique, resulting in a sample of 10 companies over three years, with a total of 30 data observations. Data were analyzed using multiple linear regression analysis processed with SPSS version 23. The results showed that profitability and audit opinion have a negative and significant effect on audit delay, while solvency has no significant effect. These findings support agency theory, suggesting that agents . tend to accelerate the audit process when the company is in good and profitable condition. Therefore, audit delay may serve as an important indicator for evaluating the effectiveness of agency relationships within a company. Keywords: Agency Theory. Audit Delay. Audit Opinion. Profitability,Solvency PENGARUH PROFITABILITAS. SOLVABILITAS. DAN OPINI AUDIT TERHADAP AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN FARMASI DI BEI TAHUN 2021-2023 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh profitabilitas, solvabilitas dan opini audit terhadap audit delay pada perusahaan farmasi yang terdaftar di Busa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2023. Profitabilitas diproksikan dengan Return On Asset (ROA) sedangkan solvabilitas diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER). Populasi penelitian terdiri dari 11 perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 10 perusahaan selama tiga tahun periode penelitian dan menghasilkan data sampel sebanyak 30. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan software SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan opini audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay, sedangkan solvabilitas tidak berpengaruh terhadap audit delay. Temuan ini memperkuat agency theory, dimana pihak agen . akan mempercepat proses audit ketika perusahaan dalam kondisi baik dan Oleh karena itu, audit delay bisa menjadi indikator penting dalam mengevaluasi efektivitas hubungan keagenan dalam suatu perusahaan. Kata Kunci: Agency theory. Audit Delay. Opini Audit. Profitabilitas. Solvabilitas. Pengaruh Profitabilitas. Solvabilitas, dan Opini Audit terhadap Audit Delay pada Perusahaan Farmasi di BEI Tahun 2021-2023 (Okta Yolanda. Fitria Fertha Agustina. Fauzan Fuadi, dan Naufal Sinatri. http://w. id/ojs32/index. php/BILANCIA/index Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi e-ISSN: 2685-5607 PENDAHULUAN Salah satu indikasi perubahan lingkungan perusahaan di era modern adalah meningkatnya jumlah perusahaan yang go public. Go public adalah cara bagi perusahaan untuk terus berkembang dan bertumbuh. Perusahaan perlu memenuhi sejumlah persyaratan agar dapat terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kinerja perusahaan selama periode waktu tertentu ditampilkan dalam laporan keuangan, yang merupakan komponen krusial manajemen. Laporan keuangan perusahaan mengandung informasi penting tentang kesehatan keuangannya yang krusial bagi operasionalnya (Ginting et al. , 2. Salah satu sektor yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia adalah sektor farmasi (BEI). Dalam hal reformasi kesehatan, industri farmasi memegang peranan yang sangat penting. Masalah kesehatan yang muncul umumnya terkait langsung dengan akses masyarakat terhadap obat-obatan yang diperlukan. Banyak perusahaan farmasi, baik domestik maupun asing, telah beroperasi sebagai produsen obat di Indonesia (Alpi & Gani, 2. Untuk meningkatkan keberlanjutan perusahaan publik, pelaporan keuangan merupakan salah satu instrumen terpenting. Memberikan informasi yang relevan kepada pembaca tentang kinerja, status keuangan, dan perkembangan perusahaan merupakan tujuan laporan keuangan (Gustiana & Rini, 2. Empat kriteria menentukan kualitas pelaporan keuangan: keandalan, relevansi, pemahaman, dan keterbandingan (Maulana & Purwantoro, 2. Laporan keuangan perusahaan dapat memberi tahu investor tentang kesehatan keuangannya. Bursa Efek Indonesia, atau BEI, mencatatkan perusahaan setiap saat (Gustiana & Rini, 2. Semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia diwajibkan untuk menyampaikan laporan keuangan tepat waktu dan sesuai dengan standar akuntansi, di samping audit dan akuntansi oleh pihak ketiga yang independen (Puspitasari & Adi, 2. Emiten atau perusahaan publik wajib menyampaikan laporan tahunannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) paling lambat akhir bulan keempat . setelah tahun buku berakhir, sesuai dengan Peraturan Nomor 29/POJK. 04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Sanksii administratif, termasuk peringatan tertulis, denda, pembatasan dan penghentian kegiatan usaha, pencabutan izin, pembatalan izin, dan/atau penghentian pendaftaran, akan dikenakani kepadai pelaku usaha yang melanggar undang-undang iini (Muhammad et al. , 2. Keterlambatani iaudit adalah lamanya waktu antara akhir tahun fiskal dan publikasi laporan keuangan yang telah diaudit. Keterlambatan ini menunjukkan waktu yang dibutuhkan auditor untuk menyelesaikan audit. Keterlambatan audit yang lebih lama dapat menimbulkan masalah karena mengakibatkan waktu penyelesaian dan penyampaian laporan keuangan yang lebih lama (Alfiani & Nurmala, 2. Pelaku pasar modal akan merespon negatif terhadap audit delay, yang berpotensi merusak reputasi perusahaan (Puryati, 2. Di Indonesia, keterlambatan audit terus menjadi masalah yang umum meskipun ada aturan yang mengatur batas waktu pengajuan laporan keuangan. Keterlambatan dalam penerbitan laporan keuangan akibat prosedur audit yang lambat pada akhirnya merugikan keputusan pinjaman kreditur dan pilihan investasi investor (Maulana & Purwantoro, 2. Sebagian besar perusahaan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan audit tepat waktu. Sebuah pernyataan di situs web resmi idx. id mengklaim bahwa beberapa perusahaan, terutama yang untuk periode yang berakhir pada 31 Desember, gagal menyampaikan laporan keuangan audit mereka sebelum batas waktu (Muhammad et al. , 2. Bursa Efek Indonesia mengawasi sembilan puluh satu perusahaan yang belum menyampaikan laporan keuangan audit untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2021. Peringatan formal tentang konsekuensinya diperlukan untuk ini. Selain itu, 61 perusahaan publik belum menyampaikan laporan keuangan audit untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022, hingga 2 Mei 2023. Bursa Efek Indonesia mendenda perusahaanperusahaan ini sebesar Rp50. 000,00 dan mengeluarkan peringatan tertulis kedua karena tidak menyampaikan laporan keuangan audit sesuai batas waktu. 129 organisasi menerima peringatan tertulis pertama karena tidak menyampaikan laporan keuangan audit paling lambat 1 April 2024, untuk tahun buku iyang berakhir pada 31 Desemberi 2023. Perusahaan farmasi PT Phapros Tbk (PEHA). PT Kimia Farma Tbk (KAEF), dan PT Indofarma Tbk (INAF) tercatat di Bursa Efek iIndonesia (BEI) . Denda sebesar Rp tersebut telah disertai dengan peringatan tertulis i dari Bursa Efek Indonesia. Sebanyak 62 perusahaan tercatat dikenakan denda dengan total Rp150. 000,00 karena tidak menyampaikan Kegagalan membayar denda dan/atau laporan keuangan interim untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Maret PT Kimia Farma Tbk (KAEF) dan PT Indofarma Tbk (INAF), dua perusahaan farmasi, telah dikenai denda. PT Indofarma Tbk (INAF) dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) telah menerima teguran tertulis kedua dan denda sebesar Rp50. 000,00 karena tidak menyampaikan laporan keuangan interim mereka paling lambat 30 Mei Sampai dengan tanggal 31 Maret 2024, belum ada akuntan publik jenis apa pun yang telah menyampaikan, mengaudit, atau memeriksa laporan keuangan interim untuk tahun buku 2024. Untuk menjaga pendapatan, sangat penting untuk mempertimbangkan dengan cermat kapan harus memberikan laporan keuangan kepada pihak eksternal, karena penundaan audit dapat menghalangi investor untuk mendanai suatu bisnis (Maulana & Purwantoro, 2. Profitabilitas, solvabilitas, dan opini audit hanyalah beberapa dari variabel yang dapat memengaruhi penundaan audit. Perusahaan dengan keuntungan tinggi umumnya memiliki prosedur audit keuangan yang lebih singkat karena manajemen tidak akan menunda penerbitan laporan keuangan untuk mengumumkan kabar baik ini. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi--- Vol. 9 No. September 2025 e-ISSN: 2685-5607 Temuan studi oleh Susanti . menunjukkan bahwa tingkat keuntungan bisnis memiliki dampak terhadap penundaan audit. Hal ini juga sejalan dengan studi oleh Mulyadi et al. dan Widyastuti & Zulaikha . , yang menunjukkan bahwa penundaan audit secara signifikan dipengaruhi oleh tingkat keuntungan. Hal ini berbeda dengan studi oleh Fadhillah et al. dan Maulana & Purwantoro . , yang menemukan tidak adanya hubungan antara audit delay dan profitabilitas. Faktor yang selanjutnya adalah solvabilitas. Tingkat solvabilitas yang tinggi menjadi sinyal negatif bagi investor, yang mendorong manajemen perusahaan untuk memperpanjang proses audit. Tingkat solvabilitas yang tinggi sering kali menyebabkan periode penyampaian laporan keuangan mengalami keterlambatan, karena informasi yang diberikan mencakup elemen-elemen positif dan negatif dari laporan keuangan tersebut (Purwantoro & Suhartono, 2. Berdasarkan penelitian oleh Isnaeni & Nurcahya . Susanti . , dan Mulyadi et al. ditemukan bahwa audit delay dipengaruhi oleh solvabilitas perusahaan. Sementara itu, hasil penelitian dari Fadhillah et al. Widyastuti & Zulaikha . , dan Maulana & Purwantoro . menunjukkan bahwa tidak ditemukan pengaruh antara solvabilitas dan audit delay. Kondisi laporan keuangan suatu perusahaan tercermin dalam opini audit. Opini yang dihasilkan akan bersifat positif jika laporan keuangan perusahaan tersebut sehat. Namun, opini yang buruk juga akan diperoleh jika laporan keuangan perusahaan tersebut tidak memuaskan (Muhammad et al. , 2. Menurut studi Nurrohimah & Muniroh . , pandangan audit secara signifikan mengurangi keterlambatan audit. Hal ini mendukung temuan penelitian Widyastuti & Zulaikha . , yang menunjukkan bahwa opini audit secara signifikan mengurangi keterlambatan audit. Maulana & Purwantoro . dan Mulyadi et al. , tidak menemukan hubungan antara opini audit dan keterlambatan audit. Audit delay telah menjadi subjek berbagai studi yang menggunakan berbagai variabel dan objek Hasilnya pun beragam dan bertentangan antara satu dengan lainnya. Penelitian di sektor kesehatanAi terutama subsektor farmasi yang kurang ditelitiAidigunakan dalam studi ini. Oleh karena itu, melakukan dan meninjau studi ini masih relevan dan menarik. Penelitian ini difokuskan untuk menjawab tiga rumusan masalah, yaitu: . Bagaimana profitabilitas dikaitkan dengan keterlambatan audit 2021Ae2023 pada bisnis farmasi yang tercatat di BEI?, . Bagaimana keterlambatan audit iuntuk iperusahaan farmasi iyang iterdaftar idi iBEI antara tahun 2021 dan 2023 bergantung pada solvabilitas, dan . Antara tahun 2021 dan 2023, bagaimana opini audit akan memengaruhi penundaan audit untuk bisnis ifarmasi iyang iterdaftar idi iBEI. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh profitabilitas terhadap audit delay pada perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun Berdasarkan rumusan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk untuk memahami dan menjelaskan hubungan antara keterlambatan audit dengan profitabilitas, solvabilitas, dan opini audit. TINJAUAN PUSTAKA Agency Theory Jensen dan Meckling memperkenalkan konsep teori agensi pada tahun 1976. Berdasarkan teori ini, sebuah kontrak tercipta ketika satu atau lebih pemilik perusahaan memilih seorang agen untuk melakukan tugas-tugas tertentu atas nama mereka, termasuk memberikan agen tersebut sejumlah wewenang pengambilan keputusan. Dalam hal penundaan audit, konsep ini membantu prinsipal memantau kinerja manajemen . melalui auditor. Prinsipal dapat menerima informasi terkini tentang situasi keuangan perusahaan dari auditor melalui pemantauan ini (Salsabila et al. , 2. Terkait penundaan audit, pemilik . berhak meminta auditor untuk menyelesaikan audit secepat mungkin atau melakukan pemeriksaan secara lebih rinci terhadap poin tertentu. Audit Auditing adalah proses metodis untuk mengumpulkan dan menilai informasi terkait klaim atas tindakan dan kejadian ekonomi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pernyataan tersebut mematuhi hukum yang berlaku dan untuk memberi tahu pihak yang berkepentingan tentang temuan penilaian. Menurut Clarisa dan Pangerapan . , audit dilakukan oleh para ahli ya ng tidak berafiliasi dengan perusahaan (Elisabeth, 2. Audit Delay Audit delay diukur dari akhir tahun fiskal hingga tanggal laporan audit dirilis ke publik (Widyastuti & Zulaikha. Perbedaan antara tanggal publikasi laporan audit dan tanggal akhir tahun fiskal perusahaan digunakan untuk menentukan berapa hari yang dibutuhkan. Opini auditor atas laporan keuangan dirilis pada tanggal 31 Desember, yang menandai akhir tahun fiskal (Nanda et al. , 2. Jika perusahaan dapat menghasilkan keuntungan, proses audit biasanya akan lebih cepat berbeda dengan bisnis yang mengalami kerugian. Ketika perusahaan mengalami laba atau rugi, laporan keuangan menjadi lebih kompleks, sehingga auditor perlu memahami, mempertimbangkan, dan mengevaluasi laporan keuangan. Keterlambatan audit dapat mempengaruhi keakuratan data, yang pada akhirnya dapat berdampak pada pengambilan keputusan yang didasarkan pada data yang dilaporkan (Meizary et al. , 2. Pengaruh Profitabilitas. Solvabilitas, dan Opini Audit terhadap Audit Delay pada Perusahaan Farmasi di BEI Tahun 2021-2023 (Okta Yolanda. Fitria Fertha Agustina. Fauzan Fuadi, dan Naufal Sinatri. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi e-ISSN: 2685-5607 Profitabilitas Rasio yang disebut profitabilitas digunakan untuk mengevaluasi kapasitas perusahaan dalam menghasilkan pendapatan dari operasinya. Kemampuan bisnis untuk menghasilkan laba sangat dipengaruhi oleh profitabilitas yang tinggi. Aset dan pendapatan perusahaan mencerminkan profitabilitas, yang menunjukkan seberapa sukses manajemen dalam menghasilkan pendapatan secara keseluruhan (Sari, 2. Profitabilitas mencerminkan kemampuan keseluruhan manajemen dalam menghasilkan laba, sebagaimana dibuktikan oleh nilai aset dan laba yang telah direalisasikan oleh perusahaan. Selain itu, profitabilitas menunjukkan bagaimana suatu bisnis mengelola arus kasnya, yang memungkinkan bisnis tersebut untuk berkembang dan memberikan manfaat tambahan (Maulana & Purwantoro, 2. Tingkat profitabilitas dapat berpengaruh pada penundaan audit. di AS, perusahaan yang sukses dianggap penting dan lebih cenderung melaporkan hasil keuangan lebih awal daripada perusahaan yang merugi, yang biasanya dikaitkan dengan berita negatif di AS. Bisnis yang menguntungkan biasanya merilis laporan keuangan mereka lebih cepat daripada perusahaan dengan margin keuntungan rendah atau bahkan rugi (Alpi & Gani, 2. Rasio pengembalian atas aset (ROA) adalah metrik yang digunakan dalam studi ini. ROA digunakan dalam perhitungan ini karena memberikan gambaran yang lebih menyeluruh tentang seberapa efektif manajemen menggunakan aset bisnis untuk menghasilkan pendapatan (Rochmah, 2. Dengan menggunakan rumus berikut, rasio pengembalian atas aset (ROA) dapat ditentukan: ROA = ycyeCyeeyeayeOyeayeO ycyeNyeiyeIyee ycyeCyeo ycyeayeiyeCyes ycyeiyeiyeIyei X 100 % . Solvabilitas Kemampuan suatu perusahaan untuk melunasi seluruh utangnya, baik yang lampau maupun yang sekarang, merupakan tolok ukur solvabilitasnya (Alpi & Gani, 2. Sebuah perusahaan yang solvable berarti memiliki cukup kekayaan atau aset untuk menutupi semua kewajibannya. Di sisi lain, suatu usaha yang tidak memiliki sumber daya untuk melunasi hutangnya dikatakan tidak mampu membayar hutang (Fadhillah et al. , 2. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan auditor eksternal menyelesaikan proses audit lebih lambat adalah solvabilitas yang tinggi. Untuk mengevaluasi solvabilitas perusahaan, total liabilitasnya dibandingkan dengan total utangnya. Ekuitas. Rasio utang terhadap ekuitas suatu organisasi meningkat seiring dengan lamanya proses audit (Fadhillah et al. , 2. Risiko bisnis yang tinggi merupakan tanda kesulitan keuangan. Masalah keuangan ini sering diartikan sebagai berita buruk yang dapat merusak reputasi perusahaan. Ketika laporan keuangan mengandung informasi yang kurang baik, manajemen biasanya menundanya. Auditor mungkin memerlukan waktu tambahan untuk menyelesaikan audit ketika rasio solvabilitas tinggi (Muhammad et al. , 2. Perhitungan rasio solvabilitas dilakukan dengan menggunakan persamaan berikut: ycycuycycayco ycoycnycaycaycnycoycnycyc DER = ycycuycycayco yceycycycnycyc x 100% . Opini Audit Penilaian auditor atas kewajaran laporan keuangan menggunakan prosedur audit dikenal sebagai opini audit. Penilaian audit yang baik bagi perusahaan akan meningkatkan kepercayaan dari klien, sehingga hasil pemeriksaan audit menjadi sangat bermanfaat bagi klien yang meninjau laporan keuangan dan berinvestasi di perusahaan Penilaian terhadap opini auditor dilakukan menggunakan variabel dummy, di mana nilai 1 diberikan untuk perusahaan yang memperoleh opini wajar tanpa pengecualian . nqualified opinio. , sedangkan nilai 0 diberikan untuk perusahaan yang menerima jenis opini lainnya (Muhammad et al. , 2. Pengembangan Hipotesis Pengaruh Profitabilitas terhadap Audit Delay Kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba diukur dari profitabilitasnya. Oleh karena itu, suatu bisnis dapat menghasilkan lebih banyak laba jika semakin menguntungkan (Gustiana & Rini, 2. Karena bisnis yang lebih menguntungkan harus menyajikan laporan keuangan kepada publik, audit membutuhkan waktu lebih lama. Hal ini menunjukkan keterlambatan audit memiliki hubungan dengan profitabilitas. Dengan demikian, profitabilitas tinggi akan memengaruhi penundaan audit (Mulyadi et al. , 2. Tingginya profitabilitas perusahaan dapat mencerminkan prospek yang positif. Karena para agen . ingin segera memberitahukan para investor dan pihak-pihak terkait lainnya tentang kabar baik ini, organisasi dengan tingkat keuntungan tinggi umumnya memiliki penundaan audit yang lebih singkat. Di sisi lain, jika bisnis mengalami kerugian atau tingkat keuntungan yang rendah, agen . cenderung menunda penerbitan laporan keuangan tahunan guna menghindari pengungkapan informasi negatif kepada pemegang saham dan untuk menghindari konflik kepentingan yang mungkin terjadi. Umumnya, perusahaan dengan profitabilitas rendah mengharuskan auditor untuk melakukan audit yang lebih menyeluruh karena risiko ekonomi yang tinggi. Akibatnya, waktu audit laporan keuangan akan meningkat. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi--- Vol. 9 No. September 2025 e-ISSN: 2685-5607 Mulyadi et al. Widyastuti & Zulaikha . Nanda et al. , dan Purwantoro & Suhartono . telah menemukan bahwa keterlambatan audit berdampak negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Berdasarkan efek negatif ini, kemungkinan keterlambatan audit menurun seiring dengan peningkatan profitabilitas H1:Profitabilitas berpengaruh negatif terhadap audit delay Pengaruh Solvabilitas terhadap Audit Delay Organisasi dikatakan solven jika dapat memenuhi semua komitmen jangka pendek dan jangka panjangnya (Alpi & Gani, 2. Ketika rasio solvabilitas rendah, proses audit umumnya berjalan lebih cepat. Namun, karena harus dilunasi tepat waktu, utang yang besar dapat berdampak pada masa depan perusahaan. Agar tidak perlu menyampaikan kabar buruk kepada investor dan pemangku kepentingan lainnya, lembaga . menunda penerbitan laporan keuangannya. Mencapai irasio isolvabilitas yang itinggi iakan imembutuhkan iwaktu ilebih ilama karena manajemen biasanya merekomendasikan pemeriksaan data keuangan yang lebih menyeluruh oleh auditor eksternal. Penelitian oleh Purwantoro & Suhartono . dan Nanda et al. imendukung itemuan iini idengan imenunjukkan ibahwa solvabilitasi berdampak positif terhadap keterlambatan audit. Keterlambatan audit meningkat seiring dengan meningkatnya rasio solvabilitas. H2: Solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit delay Pengaruh Opini Audit terhadap Audit Delay Opini adalah pernyataan yang menggambarkan tingkat kewajaran dan keakuratan laporan keuangan setelah melalui proses audit (Muhammad et al. , 2. Periode audit yang lebih panjang diperlukan bagi organisasi yang menerima pandangan audit selain opini audit wajar tanpa pengecualian dibandingkan dengan organisasi yang menerima iopini iaudit iwajar itanpa ipengecualian. iHal iini idikarenakan iauditor harus berkonsultasi dengan klien dan auditor lain jika menemukan masalah idengan istandar akuntansii yang iberlaku iumum (PABU). juga diharuskan untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian dan memberikan bukti untuk mendukung kesimpulan mereka (Nurrohimah & Muniroh, 2. Seluruh manajemen organisasi menginginkan opini tanpa pengecualian. Opini yang kurang menguntungkan akan menunda penerbitan laporan keuangan yang telah diaudit (Muhammad et al. , 2. iAgen iharus imemberikan iinformasi keuangan yang itepat waktu dan irelevan kepada iprinsipal, menurut teori keagenan (Isnaeni & Nurcahya, 2. Opini audit telah terbukti berdampak negatif terhadap keterlambatan audit menurut studi oleh Widyastuti & Zulaikha . dan Nurrohimah & Muniroh . Penerimaan opini audit tanpa pengecualian meningkatkan kemungkinan perusahaan untuk menyampaikan laporan keuangannya tepat waktu. Dengan peningkatan kualitas opini yang diperoleh, waktu tunggu audit pun berkurang. H3: Opini audit berpengaruh negatif terhadap audit delay Kerangka Konsep Berdasarkan kajian teoritis yang telah dikaji dan dibahas sebelumnya, kerangka konseptual untuk penelitian ini Hubungan antara penundaan audit dengan opini audit, solvabilitas, dan profitabilitas pada perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dikaji dalam penelitian ini Profitabilitas (X. Solvabilitas (X. Audit Delay (Y) Opini Audit (X. Gambar 1. Kerangka Konsep METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Salah satu jenis penelitian yang terstruktur dengan baik adalah pendekatan kuantitatif. Tugas analisis data meliputi tabulasi data dari semua responden berdasarkan variabel, pengurutan data berdasarkan jenis responden dan variabel, serta penyajian data untuk setiap Analisis data meliputi pemeriksaan, penghitungan jawaban atas rumusan masalah, dan pengujian konsep yang diajukan. Pengaruh Profitabilitas. Solvabilitas, dan Opini Audit terhadap Audit Delay pada Perusahaan Farmasi di BEI Tahun 2021-2023 (Okta Yolanda. Fitria Fertha Agustina. Fauzan Fuadi, dan Naufal Sinatri. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi e-ISSN: 2685-5607 Populasi dan Sampel Populasi adalah sekelompok besar item atau individu dengan karakteristik spesifik yang telah dipilih oleh peneliti untuk diteliti dan kemudian ditarik kesimpulannya. Oleh karena itu, manusia dan objek alami lainnya merupakan bagian dari populasi. Populasi juga lebih dari sekadar jumlah individunya. Semua karakteristik yang ditemukan dalam item atau subjek penelitian meliputi. Tabel 1. Populasi Penelitian No. Kode DVLA INAF KAEF MERK KLBF PEHA PYFA SCPI SIDO SOHO TSPC Nama Perusahaan Darya-Varia Laboratoria Tbk. Indofarma Tbk. Kimia Farma Tbk. Merck Tbk. Kalbe Farma Tbk. Phapros Tbk. Prydam Farma Tbk. Organon Pharma Indonesia Tbk Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Soho Global Health Tbk. Tempo Scan Pasifik Tbk. Sumber: w. Sampel adalah bagian dari keseluruhan populasi, termasuk semua karakteristiknya. Pengambilan sampel secara purposif, yang berfokus pada kesulitan tertentu (Sugiyono, 2. Komponen-komponen tersebut antara Tabel 2. Kriteria Pengambilan Sampel Kriteria Sampel Penelitian Perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 20212023 dan menerbitkan laporan keuangan yang diaudit. Perusahaan yang data untuk keseluruhan variabel tidak lengkap . engalami Perusahaan farmasi yang menyajikan laporan keuangan selain menggunakan mata uang rupiah. Jumlah sampel Periode penelitian Jumlah sampel selama periode penelitian Jumlah . Sumber: Data Olahan . Oleh karena itu, jumlah perusahaan yang memenuhi persyaratan dapat diperkirakan. Terdapat sepuluh perusahaan dalam sampel penelitian. Dengan demikian, total ukuran sampel penelitian adalah tiga puluh. Definisi Operasional Variabel dan Pengukuran Variabel Tabel 3. Definisi Operasional Variabel Variabel Indikator Variabel Audit Delay Audit delay = Tanggal laporan audit Ae tanggal laporan keuangan (Y) Sumber:(Fadhillah et al. , 2. Profitabilitas Return On Asset ycoycaycayca ycayceycycycnEa (X. (ROA)=ycycycoycoycaEa ycaycyceycx 100% Solvabilitas (X. Opini Audit (X. Sumber: (Maulana & Purwantoro, 2. yaycycoycoycaEa yaycnycaycaycnycoycnycycayc Debt to Equity Ratio (DER) = yaycycoycoycaEa yceycoycycnycycayc x 100% Sumber: (Maulana & Purwantoro, 2. Pendapat wajar tanpa pengecualian . nqualified opinio. diberikan angka 1 . dan pendapat selain wajar tanpa pengecualian diberikan angka 0 . Sumber: (Maulana & Purwantoro, 2. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi--- Vol. 9 No. September 2025 Skala Rasio Rasio Rasio Dummy e-ISSN: 2685-5607 Analisis Data Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan bagian dari statistika yang digunakan untuk mengkaji data dengan memberikan penjelasan atau uraian terhadap informasi yang diperoleh tanpa berupaya membuat generalisasi atau kesimpulan yang luas (Sugiyono, 2. Uji Asumsi Klasik Regresi linier berganda dilakukan setelah pengujian asumsi klasik. Kesesuaian pengujian dengan asumsi konvensional, multikolinearitas, autokorelasi, dan uji normalitas data dapat ditunjukkan dengan pemeriksaan regresi linier, heteroskedastisitas (Ghozali, 2. Pengujian asumsi klasik yang meliputi: . Untuk memastikan apakah variabel gangguan atau residu dalam model regresi terdistribusi secara normal, dilakukan uji normalitas. Uji statistik nonparametrik Kolmogorov-Smirnov (K-S) adalah salah satu cara untuk memeriksa normalita. Untuk menentukan apakah variabel independen dalam model regresi saling berkorelasi, dilakukan pengujian Untuk menguji multikolinearitas, nilai variance inflation factor (<. dan nilai toleransi (>0,. Uji autokorelasi digunakan untuk menentukan apakah gangguan galat pada periode t-1 . dan gangguan galat pada periode t dalam suatu model regresi linier saling terkait. Untuk mengetahui apakah terdapat autokorelasi, dilakukan pengujian melalui uji Durbin Watson. Dalam model regresi, uji heteroskedastisitas menentukan apakah varians residual berfluktuasi secara tidak merata di seluruh set data. Regresi Linear Berganda Regresi dengan satu variabel dependen dan dua atau lebih variabel independen dikenal sebagai analisis regresi linier berganda (Sugiyono, 2. Tujuan analisis regresi linier berganda adalah untuk menganalisis pengaruh dan hubungan antara dua atau lebih variabel independen dan satu variabel dependen. Berikut adalah rumus persamaan regresi linier berganda: Y = 1X1 2X2 3X3 e Keterangan: = audit delay = Nilai Konstanta = Koefisien Regresi = Profitabilitas = Solvabilitas =Opini audit = Standar Eror Uji Hipotesis Uji statistik-t menunjukkan seberapa baik satu variabel independen atau penjelas dapat menjelaskan variasi variabel lain. Terdapat tingkat signifikansi 5% untuk statistik uji ini. Koefisien Determinasi Koefisien determinasi (R. pada dasarnya mengukur seberapa efektif suatu model dapat memperhitungkan variasi variabel dependen. Koefisien determinasi berkisar antara 0 dan 1. Nilai R2 yang rendah menunjukkan kontribusi faktor-faktor independen terhadap varians variabel dependen minimal. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian dan Analisa Dengan mengkarakterisasi atau menjelaskan informasi yang diperoleh, statistik deskriptif digunakan untuk mengevaluasi data tanpa mencoba menggeneralisasi atau menarik kesimpulan. Kesimpulan dari statistik deskriptif adalah sebagai berikut. Tabel 4. Hasil Analisis Statistik Deskriptif Minimum X1_PROFITABILITAS -0,95 X2_SOLVABILITAS -1,94 X3_OPINI AUDIT 0,00 Y_AUDIT DELAY 35,00 Valid N . Maximum 0,31 16,77 1,00 179,00 Mean 0,0387 1,4520 0,9333 86,2667 Std. Deviation 0,21750 3,09755 0,25371 28,05774 Sumber : Data Olahan . Pengaruh Profitabilitas. Solvabilitas, dan Opini Audit terhadap Audit Delay pada Perusahaan Farmasi di BEI Tahun 2021-2023 (Okta Yolanda. Fitria Fertha Agustina. Fauzan Fuadi, dan Naufal Sinatri. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi e-ISSN: 2685-5607 Tabel 4. menyatakan jika hasil analisis statistik deskriptif konsisten dengan nilai profitabilitas yang diharapkan. ROA senilai 0,0490 dan deviasi standar senilai 0,21493. Dalam rentang tersebut, angka ini dapat bervariasi antara -0,95 hingga 0,31. Akibatnya. PT Indofarma Tbk memiliki potensi laba terendah tahun 2023, sementara PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO) memiliki potensi laba tertinggi pada tahun 2021. Rata-rata DER yang diprediksi Solvabilitas adalah 13,281, dengan deviasi standar 3,03633. Nilai maksimumnya adalah 16,77, sementara minimumnya adalah -1,94. Meskipun PT Indofarma Tbk memiliki kemampuan terendah yang dilaporkan untuk membayar utangnya pada tahun 2022, kemampuan tertingginya ditunjukkan pada tahun 2023. Nilai DER meningkat seiring dengan meningkatnya ketergantungan perusahaan pada dana pinjaman. Berdasarkan variabel dummy, opini audit memiliki rata-rata 0,9333, deviasi standar 0,25371. Nilai maksimumnya adalah 1, sementara minimumnya adalah 0. Sebagaimana dibuktikan oleh fakta bahwa 93% dari 30 sampel dalam penelitian ini memiliki nilai 1, kode perusahaan menerima peringkat wajar tanpa pengecualian. Untuk 6% sisanya, opini wajar tanpa pengecualian diberikan. Dengan mengurangi tanggal laporan audit dari tanggal laporan audit, keterlambatan audit dihitung. Nilai rata-rata laporan keuangan adalah 86,2667, dan simpangan bakunya adalah 28,05774. Durasi tertinggi yang diketahui adalah 179 hari, sementara terendah adalah 35 hari. Pada tahun 2023. PT Indofarma Tbk mengalami keterlambatan audit terbesar, sementara pada tahun 2021. PT Industri Sido Muncul Jamu dan Farmasi (SIDO) mengalami keterlambatan audit terpendek. Hal ini menunjukkan bagaimana beberapa bisnis melewatkan tenggat waktu pengungkapan laporan keuangan audit mereka. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Jika nilai probabilitas lebih besar dari 0,05, data dapat dianggap terdistribusi secara normal berdasarkan tabel Kolmogorov-Smirnov. Tabel di bawah ini menampilkan hasil uji. Tabel 5. Hasil Uji Normalitas Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Test Statistic Asymp. Sig. -taile. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Sumber : Data Olahan . Berdasarkan hasil uji one-sample Kolmogorov-Smirnov yang digunakan untuk uji normalitas, nilai signifikansi adalah 0,052, yang menunjukkan bahwa nilainya lebih besar dari 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini memiliki distribusi normal. Uji Multikolinearitas Untuk menentukan apakah variabel independen dalam model regresi berkorelasi, uji multikolinearitas digunakan (Ghozali, 2. Hasil uji multikolinearitas disajikan pada tabel di bawah ini. Tabel 6. Hasil Uji Multikolinearitas Model Collinearity Statistics Tolerance X1_PROFITABILITAS X2_SOLVABILITAS X3_OPINI AUDIT VIF Sumber : Data Olahan . Meskipun Faktor Inflasi Varians (VIF) kurang dari 10, seperti yang ditunjukkan Tabel 4. 3, batas toleransi opini audit, profitabilitas, dan solvabilitas semuanya lebih besar dari 0,10. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa multikolinearitas tidak ada. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi--- Vol. 9 No. September 2025 e-ISSN: 2685-5607 Uji Heteroskedastisitas Tabel 7. Hasil Uji Heteroskedastisitas Model (Constan. X1_PROFITABILITAS X2_SOLVABILITAS X3_OPINI AUDIT Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Sumber : Data Olahan . Berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas di atas, menunjukkan nilai signifikansi masing-masing variabel independen lebih dari 0,050. Artinya, model regresi tidak mengalami heteroskedastisitas. Uji Autokorelasi Untuk menentukan apakah kesalahan gangguan pada periode t dan kesalahan gangguan pada periode sebelumnya . saling terkait, dilakukan uji autokorelasi. Uji Durbin-Watson digunakan sebagai teknik analisis dalam penelitian ini. Kriteria Du 2,055, atau lebih besar dari nilai t tabel. H1 diterima karena dapat disimpulkan bahwa profitabilitas memiliki pengaruh negatif terhadap keterlambatan audit, maka H1 diterima. Koefisien variabel solvabilitas (X. negatif dan nilai t-hitungnya -0,148. Oleh karena itu, nilai signifikansinya adalah 0,884 > 0,05 dan nilai t-hitung lebih kecil daripada nilai t-tabel, yaitu 0,148 lebih kecil dari 2,055. Dapat disimpulkan bahwa solvabilitas tidak berpengaruh terhadap keterlambatan audit, maka H2 ditolak. Untuk variabel (X. , opini audit menunjukkan koefisien negatif dengan nilai t hitung sebesar -2,736. Oleh karena itu, nilai signifikansinya adalah 0,011 < 0,05 dan 2,736 > 2,055, atau t hitung > t tabel. Karena dapat disimpulkan bahwa opini audit berdampak negatif terhadap waktu audit, maka H3 diterima. Pembahasan Pengaruh Profitabilitas Terhadap Audit Delay Hasil uji-t menunjukkan bahwa profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA) berpengaruh negatif terhadap kinerja audit. Seiring meningkatnya profitabilitas perusahaan, waktu tunggu audit pun semakin singkat. Temuan penelitian ini mendukung teori keagenan, yang menyatakan bahwa perusahaan yang lebih sukses akan mempercepat audit laporan keuangan. Hal ini karena tujuan manajemen . adalah mengomunikasikan informasi keuangan secara efektif kepada para pemangku kepentingan dan investor (Mulyadi et al. , 2. Bukti empiris yang mendukung penelitian ini yaitu pada perusahaan SIDO menunjukkan pengembalian aset (ROA) tertinggi, yang secara empiris mendukung studi ini. Oleh karena itu. SIDO memiliki penundaan audit paling sedikitAihanya 35 hariAijika dibandingkan dengan organisasi serupa. KLBF. TSPC. SCPI, dan SOHO juga memiliki ROA yang kuat dan konsisten. Karena manajemen perusahaan yang sangat menguntungkan secara aktif berupaya mengomunikasikan berita positif kepada publik, periode audit yang panjang tidak diperlukan. Namun. ROA KAEF dan INAF yang sangat rendah menunjukkan bahwa mereka mengalami kerugian selama periode Kerugian ini, yang meningkat secara bertahap antara tahun 2021 dan 2023, tidak dapat dihindari. Akibatnya, audit INAF ditunda selama 179 hari. Akibatnya, auditor lebih memperhatikan detail dan lebih fokus pada metode audit. Temuan studi ini sejalan dengan temuan studi oleh Purwantoro & Suhartono . Widyastuti & Zulaikha . , dan Mulyadi et al. , yang menunjukkan bahwa penundaan audit secara signifikan dipengaruhi secara negatif oleh profitabilitas. Tingkat Keuntungan yang tinggi merupakan tanda bahwa Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi--- Vol. 9 No. September 2025 e-ISSN: 2685-5607 perusahaan telah memanfaatkan sumber dayanya dengan optimal untuk menghasilkan pendapatan maksimal, yang merupakan kabar baik bagi manajemen untuk dibagikan kepada investor. Keuntungan memiliki dampak pada penundaan audit, karena bisnis yang lebih menguntungkan cenderung mempercepat audit laporan keuangan agar dapat segera merilis laporan keuangan kepada publik, yang pada gilirannya mengurangi audit delay (Purwantoro & Suhartono, 2. Pengaruh Solvabilitas Terhadap Audit Delay Hipotesis kedua menyatakan bahwa solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit delay, ditolak. Penelitian ini menunjukkan bahwa auditor yang ditugaskan telah menetapkan strategi perencanaan audit dan mengalokasikan waktu sesuai dengan kebutuhan proses audit, nilai solvabilitas suatu perusahaanAibaik tinggi maupun rendahAi tidak menjamin lamanya proses audit (Maulana & Purwantoro, 2. Solvabilitas diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER). Bukti empiris yang mendukung penelitian ini yaitu pada perusahaan INAF, dimana pada tahun 2022 INAF menunjukkan rasio Debt to Equity Ratio (DER) yang cukup tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang lain, namun audit delay perusahaan INAF masih tergolong rendah yaitu 89 hari. Selain itu. PYFA yang menunjukkan rasio yang tinggi dan stabil dari tahun 2021 sampai tahun 2023, juga masih menunjukkan audit delay yang singkat. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Maulana & Purwantoro . yang menunjukkan hasil bahwa solvabilitas tidak memiliki pengaruh terhadap audit delay. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan prosedur audit utang telah dialokasikan oleh auditor yang ditunjuk (Fadhillah et al. , 2. Terlepas dari jumlah utang yang harus dibayar oleh perusahaan, auditor secara inheren melindungi reputasi profesional mereka dan reputasi firma mereka dengan segera merilis temuan audit independen (Maulana & Purwantoro, 2. Pengaruh Opini Audit Terhadap Audit Delay Hipotesis ketiga menyatakan bahwa opini audit berpengaruh negatif terhadap audit delay, diterima. Penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan yang menerima opini wajar tanpa pengecualian cenderung memiliki kepercayaan diri untuk mempublikasikan laporan keuangannya tepat waktu. Semakin tinggi kualitas opini yang diterima, maka audit delay suatu perusahaan akan semakin rendah. Sesuai dengan teori keagenan, mengharuskan bagi agen . mempublikasikan laporan keuangan secara tepat waktu serta relevan kepada prinsipal guna meminimalkan terjadinya asimetri informasi (Isnaeni & Nurcahya, 2. Bukti empiris yang mendukung penelitian ini yaitu, pada perusahaan SIDO memiliki keterlambatan audit terkecil dibandingkan perusahaan lainAi35 hariAidan opini wajar tanpa pengecualian memberikan bobot yang kuat pada pendekatan ini. Di sisi lain, pada tahun 2023. INAF memiliki keterlambatan audit terkecil dan diberi opini wajar tanpa pengecualian. Padahal, pada tahun sebelumnya. INAF telah menerima opini wajar tanpa pengecualian. Hal ini menyebabkan audit INAF tahun 2023 tertunda selama 179 hari. Selain itu, pada tahun 2023, audit KAEF tertunda selama 151 hari karena opini wajar tanpa pengecualian. Temuan ini konsisten dengan penelitian yang menemukan bahwa opini audit berpengaruh negatif pada keterlambatan audit sesuai temuan studi oleh Widyastuti & Zulaikha . dan Nurrohimah & Muniroh . karena data keuangan dianggap cukup transparan dan andal, perusahaan dapat memperoleh opini wajar tanpa pengecualian untuk mempercepat proses audit. Selain itu, opini wajar tanpa pengecualian merupakan jaminan bahwa bisnis akan berjalan dengan baik, sebagaimana dibuktikan oleh laporan keuangan yang diaudit dan dipublikasikan, yang digunakan oleh baik pengguna internal maupun eksternal laporan keuangan untuk mengevaluasi kinerja bisnis selama periode waktu tertentu guna mendukung pengambilan keputusan (Nurrohimah & Muniroh, 2. PENUTUP Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis data yang dilakukan, maka penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay. Hal ini menunjukkan bahwa ketika kinerja perusahaan baik, catatan keuangannya dapat ditinjau lebih cepat dan manajemen dapat mengomunikasikan informasi keuangan kepada pemilik dan pemangku kepentingan lainnya secara lebih efektif. Selain itu. Opini audit juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay Hal ini menunjukkan bahwa jika perusahaan memperoleh opini wajar tanpa pengecualian, proses audit dapat diselesaikan dengan cepat karena laporan keuangan dianggap sudah cukup jelas dan dapat diandalkan. Sedangkan keterlambatan audit hampir tidak terpengaruh oleh solvabilitas. Karena auditor yang dipilih memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan prosedur audit utang, total utang perusahaan tidak akan memengaruhi penyelesaiannya. Bagi mahasiswa, tujuan dari proyek ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang hubungan antara opini audit, penundaan audit, solvabilitas, dan profitabilitas sektor farmasi. Mempelajari hal ini juga dapat mengarah pada referensi untuk proyek yang telah selesai atau studi lebih lanjut, selain mengembangkan keterampilan penelitian dan analisis. Pengaruh Profitabilitas. Solvabilitas, dan Opini Audit terhadap Audit Delay pada Perusahaan Farmasi di BEI Tahun 2021-2023 (Okta Yolanda. Fitria Fertha Agustina. Fauzan Fuadi, dan Naufal Sinatri. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi e-ISSN: 2685-5607 Berdasarkan hasil penelitian, peneliti masa depan dianjurkan untuk memperluas periode penelitian dan memasukkan faktor independen tambahan, seperti ukuran perusahaan, masa audit, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP), untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang alasan keterlambatan audit. DAFTAR RUJUKAN Alfiani. , & Nurmala. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Profitabilitas. Solvabilitas dan Reputasi Kantor Akuntan Publik terhadap Audit Delay. Journal of Technopreneurship on Economics and Business Review, 1. , 79Ae99. https://doi. org/10. 31937/akuntansi. Alpi. firza, & Gani. Peranan Audit Delay : Dengan Profitabilitas dan Solvabilitas Dengan Ukuran Perusahaan sebagai Pemoderasi. Liabilities (Jurnal Pendidikan Akuntans. , 5. , 1Ae14. Elisabeth. Kajian terhadap peranan teknologi informasi dalam perkembangan audit komputerisasi (Studi kajian teoriti. Methomika: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi, 3. , 40Ae https://doi. org/10. 46880/jmika. Vol3No1. Fadhillah. Satya. , & Novietta. Pengaruh Profitabilitas . Solvabilitas , dan Opini Audit terhadap Audit Delay Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderating. Studia Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 8. , 134Ae151. Ginting. Fachruddin. , & Saraswati. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Opini Audit. Profitabilitas. Solvabilitas, dan Ukuran Kap Terhadap Audit Delay Pada Perusahaan Asuransi Yang Terdaftar DI BEI Periode Tahun 2020-2022. Jurnal Ekonomi Revolusioner, 7. , 365Ae379. Ghozali. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 25. Universitas Diponegoro Gustiana. , & Rini. Pengaruh Profitabilitas. Solvabilitas. Ukuran Perusahaan dan Financial Distress Terhadap Audit Delay. Owner, 6. , 3688Ae3700. https://doi. org/10. 33395/owner. Isnaeni. , & Nurcahya. Pengaruh Manajemen Laba. Kompleksitas Operasi Perusahaan. Solvabilitas, dan Opini Audit Terhadap Audit Delay Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi di Indonesia Untuk Tahun Jurnal Akuntansi AKUNESA, 24Ae34. https://doi. org/10. 26740/akunesa. Maulana. taufiq, & Purwantoro. Opini Audit Terhadap Audit Delay. Jurnal Akuntasi Dan Keuangan Kontemporer (JAKK), 7. Meizary. Nuraini. Dimitri. Ulfika. , & Nugraha. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay: Systematic Literature Review Periode 2019-2023. Neraca: Jurnal Ekonomi. Manajemen Dan Akuntansi, 551Ae560. Muhammad. Puspita. retno, & Mamun. Pengaruh Opini Audit. Reputasi Kap. Ukuran Perusahaan. Solvabilitas. Profitabilitas. Kompleksitas Operasi. Dan Pergantian Auditor Terhadap Audit Delay (Study Empiris Pada Perusahaan Consumer Goods Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2. Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa. Vol. 08(Audit Delay Pada Consumer Good. , 1Ae12. https://w. id/index. php/jespb/article/view/773 Mulyadi. Octavianti. , & Sulistiana. The Effect of Company Size. Profitability. Solvency and Audit Opinion on Audit Delay. Journal of Applied Business. Taxation and Economics Research, 2. , 100Ae113. https://doi. org/10. 54408/jabter. Nanda. Sunarsih. , & Munidewi. Umur Perusahaan. Profitabilitas. Solvabilitas. Ukuran Kap Dan Opini Auditor Terhadap Audit Delay Pada Perusahaan Sektor Property Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2020. Kumpulan Hasil Riset Mahasiswa Akuntansi (KHARISMA), 4. , 430Ae441. Nurrohimah. , & Muniroh. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay. AKRUAL : Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 6. , 307Ae317. https://doi. org/10. 34005/akrual. Purwantoro. , & Suhartono. Audit Delay In Industrial Firms: An Analysis Of Firm Size. Profitability. And Solvency. International Journal of Accounting. Management and Economics Research, 1. , 62Ae71. https://ijamer. id/index. php/ijamer/ Puryati. Faktor Yang Mempengaruhi Audit Delay. Jurnal Akuntansi Kajian Ilmiah Akuntansi (JAK), 7. , 200Ae212. https://doi. org/10. 30656/jak. Puspitasari. , & Adi. Pengaruh Kualitas Audit. Profitabilitas. Solvabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Audit Delay. Jurnal EMT KITA, 467Ae478. https://doi. org/10. 35870/emt. Rochmah. Pengaruh profitabilitas, solvabilitas, aktivitas aset dan komite audit terhadap audit delay pada perusahaan property dan real estate Di Indonesia. 119Ae149. Salsabila. Prasetya. Murdianingsih. Erfandi. , & Rosyadi. Pengaruh Profitabilitas. Solvabilitas. Ukuran Perusahaan. Financial Distress , dan Opini Audit Terhadap Audit Delay Pada Perusahaan Sub Sektor Food & Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022. Journal of Economics and Banking, 6. , 207Ae219. Sari. Profitabilitas. Ukuran Perusahaan, dan Komite Audit pada Audit Delay yang Dimoderasi oleh Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi--- Vol. 9 No. September 2025 e-ISSN: 2685-5607 Reputasi Kap. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK, 5. , 20Ae26. https://doi. org/10. 35134/jbeupiyptk. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Susanti. Pengaruh Profitabilitas dan Solvabilitas terhadap Audit Delay di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi KIAT, 32. , 133Ae138. Widyastuti. , & Zulaikha. Pengaruh Profitabilitas. Solvabilitas. Ukuran Perusahaan. Opini Audit dan Ukuran Kantor Akuntan Publik Terhadap Audit Delay. Diponegoro Journal Of Accounting, 11. , 1Ae15. Pengaruh Profitabilitas. Solvabilitas, dan Opini Audit terhadap Audit Delay pada Perusahaan Farmasi di BEI Tahun 2021-2023 (Okta Yolanda. Fitria Fertha Agustina. Fauzan Fuadi, dan Naufal Sinatri.