JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal. id/jurnal/index. php/JPE JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 PENGARUH PROSEDUR PEMBIAYAAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGAMBILAN PEMBIAYAAN PADA BPD KALIMANTAN BARAT KCP SYARIAH CABANG SINTANG Munawar Thoharudin1. Yulia Suriyanti2. Fatkhan Amirul Huda3 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Indonesia E-mail: munnawar. thoha99@gmail. com, suryantiyuli@yahoo. fatkhanamirulhuda@gmail. Diterima: 10 Januari 2019. Disetujui: 2 Maret 2019. Diterbitkan: 1 April 2019 Abstract: The purpose of this study was to determine the effect of the Financing Procedure on Financing Decision Making at the Regional Development Bank of West Kalimantan. Kcp Syariah. Sintang Branch. This research has a quantitative, descriptive type. The population in this study were customers who applied for funding to the Sintang BPD KCP Syariah. The research sample in this study was 56 respondents. Where all of them are customers who have taken financing at the Sintang Syariah KCP BPD both employees and non-employees. The analysis in this study examines how the influence of independent variables is the procedure on the independent variables of customer decisions. Financing procedures have a positive direct effect on Customer Decisions Taking Financing, with py2 coefficient value = 0. 341 sig 0,000 at the significance level = 0. 05 Financing Procedure contributes 12. The rest is not examined in this study. Keyword: Financing Procedure. Financing Decision Making Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Prosedur Pembiayaan Terhadap Keputusan Pengambilan Pembiayaan Pada Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat Kcp Syariah Cabang Sintang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan berjenis deskriptif. Adapaun populasi penelitian ini adalah nasabah yang mengajukan pembiayaan kepada BPD KCP Syariah Sintang. Jumlah Sampel penelitian dalam penelitian ini sebanyak 56 responden. Dimana semuanya adalah nasabah yang telah mengambil pembiayaan di BPD KCP Syariah Sintang baik pegawai maupun non pegawai. Analisis dalam penelitian ini menguji bagaimana pengaruh variabel-variabel bebas yakni prosedur terhadap variabel bebas keputusan nasabah. Prosedur Pembiayaan berpengaruh langsung positif terhadap Keputusan Nasabah Mengambil Pembiayaan, dengan nilai koefisien py2= 0,341 sig 0,000 pada taraf signifikansi = 0,05 Prosedur Pembiayaan memberikan kontribusi sebesar 12,60%. Sisanya tidak diteliti dalam penelitian ini Kata Kunci: Prosedur Pembiayaan. Keputusan Pengambilan Pembiayaan Copyright A 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 2 | Munawar Thoharudin. Yulia Suriyanti. Fatkhan Amirul Huda. Pengaruh Prosedur Menurut Griffin . keputusan PENDAHULUAN Bagi pengambilan kredit yang dilakukan oleh dikatakan sebagai darahnya perekonomian, seorang nasabah merupakan suatu tindakan oleh karena itu peranan perbankan sangat memilih satu alternatif dari serangkaian mempengaruhi kegiatan ekonomi suatu alternatif yang ada. Keputusan ini penting Peranan dunia perbankan dalam dilakukan sebelum nasabah mengambil kredit pada lembaga keuangan supaya tersebut dapat diartikan keberadaan dunia pengambilan kredit dan memperoleh apa pemerintah dan masyarakatnya. Saat ini yang diharapkan. Keputusan kredit yang dunia perbankan merupakan mitra usaha dilakukan nasabah didorong oleh beberapa yang sangat penting bagi perusahaan- faktor yang dapat mempengaruhi, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor perusahaan jasa non keuangan lainya. internal meliputi faktor pribadi dan faktor Bank berperan perantara di bidang jasa psikologis, faktor pribadi meliputi usia dan tahap siklus hidup, pekerjaan dan keadaan sektor ekonomi baik yang berskala besar ekonomi, kepribadian dan konsep diri, maupun kecil. hal ini mendorong berbagai serta gaya hidup dan nilai, sedangkan Indonesia Langkah-langkah strategis yang dilakukan Faktor eksternal meliputi faktor sosial, kelompok referensi, keluarga, peranan dan serta memberikan bantuan modal bagi kebudayaan, sub-budaya dan kelas sosial, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah sedangkan faktor dari dalam perusahaan (UMKM). Lembaga keuangan merupakan meliputi kualitas pelayanan dan prosedur salah satu pihak yang berpartisipasi dalam konsumen, memperbaiki kualitas produk, sektor-sektor usaha dalam negeri supaya Persepsi pemilik UMKM dalam yaitu sebagai sumber pendanaan kegiatan memilih pendanaan kreditnya didasarkan usaha, khususnya masyarakat berpenghasil pada pengetahuan yang dimiliki terhadap menengah kebawah dan UMKM prosedur pemberian kredit, jaminan yang dibutuhkan dalam pinjaman kredit, bunga Copyright A 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 3 dalam pemberian, promosi yang dilakukan dan kualitas pelayanan yang ada pelaksanaan kerja yang seragam. Kebutuhan masyarakat akan dana Menurut Mulyadi . yang aman, cepat dan mudah membuat karakteristik prosedur diantaranya sebagai masyarakat memilih pinjaman ke lembaga keuangan yang memiliki proses atau Prosedur menunjang tercapainya tujuan prosedur yang tidak rumit. Prosedur yang tidak rumit ini akan menjadi pertimbangan Prosedur mampu menciptakan adanya pengawasan-pengawasan yang baik dan menggunakan biaya yang seminimal keuangan yang bersangkutan. Pada Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat KCP Syariah Cabang Sintang prosedur yang ditawarkan hampir sama dengan Prosedur menunjukkan urutan-urutan yang logis dan sederhana. Prosedur yang ditawarkan lembaga keuangan lain. penetapan keputusan dan tanggung KAJIAN TEORI Beberapa pendapat yang menulis tentang pengertian prosedur salah satunya Prosedur menunjukkan tidak adanya keterlambatan dan hambatan Ardiyos . menyatakan bahwa: Adapun AuProsedur adalah suatu bagian sistem yang menurut Mulyadi . adalah sebagai Lebih memudahkan dalam menentukan ditetapkan untuk menjamin agar suatu langkah-langkah kegiatan dimasa yang kegiatan usaha atau transaksi daat terjadi akan datang. seragamAy. Sedangkan menurut Nafarin urutan-urutan seri tugas Dengan Mengubah pekerrjaan yang berulangulang menjadi rutin dan terbatas. Adanya suatu petunjuk atau program yang saling kerja yang jelas dan harus dipatuhi oleh seluuh pelaksana. Membantu dalam usaha menginkatkan produktifitas kerja yang lebih efektif merrupakan tata cara atau urutan yang dan efisien. saling berhubungan satu sama lain dan Mencegah dilakukan secara berulang-ulanng dengan dan memudahkan dalam pengawasan. Copyright A 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 4 | Munawar Thoharudin. Yulia Suriyanti. Fatkhan Amirul Huda. Pengaruh Prosedur Dengan demikian prosedur memiliki Meningkatkan peredaran barang manfaat untuk mempermudah langkah- Sebagai alat stabilitas ekonomi langkah kegiatan, mengubah pekerjaan yan Untuk berulang-ulang menjadi rutin, menjadi petunjuk yang harus dipatuhi, membantu Untuk meningkatkan produktifitas kerja serta mencegah terjadinya penyimpangan Untuk Tujuan dan Fungsi Kredit Adapun tujuan utama pemberian kredit menurut Jenis-Jenis Kredit Menurut Kasmir Kasmir . adalah sebagai berikut: , secara umum jenis-jenis kredit Mencari keuntungan Yaitu bertujuan dibedakan sebagai berikut: Hasil Kredit Produktif Kredit yang digunakan tersebut terutama dalam bentuk bunga untuk peningkatan usaha, produksi atau yang diterima sebagai balas jasa dan Kredit ini diberikan untuk biaya administrasi kredit Membantu Untuk Misalnya menghasilkan produk pertanian. memerlukan dana, baik dana investasi maupun dana untuk modal kerja. Membantu Kredit Konsumtif Kredit Bagi Dalam kredit ini tidak ada pemerintah semakin banyak kredit pertambahan barang dan jasa yang yang disalurkan oleh pihak perbankan, perumahan, kendaraan dan lain-lain. semakin banyak kredit berarti adanya Kredit Misalnya Perdagangan Kredit peningkatan pembangunan diberbagai digunakan untuk perdagangan biasaya untuk membeli barang dagangan yang Selain pembayarannya diharapkan dari hasil mempunyai fungsi sebagai berikut: Untuk meningkatkan daya guna uang Kredit ini sering diberikan kepada Untuk meningkatkan peredaran dan supplier atau agen-agen perdagangan lalu lintas uang yang akan membeli barang dalam Untuk jumlah besar. Copyright A 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 5 METODOLOGI PENELITIAN Analisis Metode penelitian yang digunakan menguji bagaimana pengaruh variabel- dalam penelitian ini yaitu kuantitatif variabel bebas yakni prosedur terhadap Dikatakan variabel bebas keputusan nasabah Penelitian Uji menggambarkan data kuantitatif yang mengetahui apakah analisis data untuk diperoleh menyangkut keadaan subjek atau pengujian hipotesis dapat dilanjutkan atau Populasi dalam penelitian ini adalah Meliputi Uji Normalitas. Uji Linieritas, uji Multikolinieritas nasabah yang mengajukan pembiayaan kepada BPD KCP Syariah Sintang. HASIL DAN PEMBAHASAN Sampel penelitian dalam penelitian Berdasar ini adalah sebanyak 56 responden. Dimana responden yang dijadikan sampel yaitu semuanya adalah nasabah yang telah mengambil pembiayaan di BPD KCP gambaran variabel Prosedur Pembiayaan Syariah Sintang baik pegawai maupun non (X) yaitu rata-rata hitung . 19,9107, median (M. 20, modus . Dapat Teknik Responden, dikatakan bahwa Prosedur Pembiayaan digunakan peneliti dalam penelitian ini termasuk kategori Baik. Selanjutnya untuk Kuesioner melihat sebaran data hasil penelitian merupakan angket merupakan pertanyaan- variabel Prosedur Pembiayaan ditunjukkan pertanyaan yang berhubungan erat dengan dengan gambar berikut: dipecahkan, disusun, dan disebarkan ke Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui gambaran umum tanggapan responden tentang, prosedur pembiayaan dan keputusan pengambilan pembiayaan. frekuensi relatif, rata-rata hitung, nilai Gambar 5. 3 Deskripsi Prosedur Pembiayaan (X) Berdasar angket yang dijawab maksimum, minimum dan deviasi standar responden yang dijadikan sampel yaitu dari variabel indikator maupun item-item gambaran variabel Keputusan Nasabah Dalam dilakukan analisis Copyright A 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 Responden, 6 | Munawar Thoharudin. Yulia Suriyanti. Fatkhan Amirul Huda. Pengaruh Prosedur Mengambil Pembiayaan (Y) yaitu rata-rata Selanjutnya taraf signifikansi linieritas hitung . 19,2679, median (M. 19, terlihat dari hasil perhitungan bahwa nilai modus . Dapat dikatakan bahwa p-value < alpha . ,000 < 0,. Dengan demikian persamaan regresi = 8,903 Keputusan Nasabah Mengambil Pembiayaan termasuk kategori 0,521X Cukup Baik. Selanjutnya untuk melihat Prosedur Pembiayaan (X) sebesar satu sebaran data hasil penelitian variabel satuan akan menyebabkan peningkatan Keputusan Nasabah Mengambil Keputusan Nasabah Mengambil Pembiayaan ditunjukkan dengan gambar Pembiayaan (Y) sebesar 0,521. Artinya penurunan satu skor pada variabel X1 penurunan pada variabel Y sebesar 0,521 pada konstanta 8,903. Secara grafis dapat digambarkandengan gambar berikut: Gambar 5. 1 Deskripsi Keputusan Nasabah Mengambil Pembiayaan (Y) Uji Linieritas Regresi dan signifikansi Regresi Y atas X Dari hasil perhitungan uji Linieritas persamaan regresi Prosedur Pembiayaan (X) Keputusan Nasabah Mengambil Pembiayaan (Y) diperoleh persamaan regresi = 8,903 0,521X, tampak pada tabel berikut dilakukan dengan uji kolmogorov-smirnov Berdasarkan hasil pengujian tersebut Flinierity 1,478 Ftabel. 2,147288 deviation from linierity 0,192 > 0,05. Maka Gambar 5. 8: Kurva linieritas Variabel Y atas Variabel X Uji Normalitas Variabel Y atas X Pengujian residual Variabel Y atas X persamaan regresi tersebut bersifat linier. berdasarkan regresi = a bX. Hasil perhitungan atas konstanta a dan nilai kemiringan b dari X1 yang telah dilakukan diperoleh persamaan regresi = 8,903 0,521X. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai signifikansi p-value = 0,687 Copyright A 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 7 sehingga p-value > . Dengan demikian H0 disimpulkan bahwa Prosedur Pembiayaan diterima, dapat disimpulkan bahwa data berpengaruh langsung positif terhadap residual berasal dari populasi berdistribusi Keputusan Hasil perhitungan dapat dilihat Pembiayaan. P-P Plot Regression Standart Residual Nasabah Mengambil Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa Prosedur Pembiayaan digambarkan pada gambar berikut: memberikan sumbangan relatif sebesar 17,49% dan sumbangan efektif sebesar 12,60%. Pembiayaan Kualitas Layanan relatif sebesar 37,55% dan sumbangan efektif sebesar 27,05%. Gambar 5. 5:Normalitas Residual Variabel Y atas X Hasil prosedur pembiayaan terhadap keputusan nasabah mengambil pembiayaan di Bank Uji Hipotesis Kalbar Syariah KCP Sintang. Pada hasil Prosedur Pembiayaan (X. perhitungan kuesioner mengenai Prosedur berpengaruh positif signifikan terhadap pembiayaan yang diberikan oleh BPD Keputusan Kalbar Syariah Cabang Sintang kepada Nasabah Mengambil Pembiayaan (Y) Hipotesis statistik yang diuji adalah : Berdasarkan data angket dapat H0 . y2 O0 dilihat skor jawaban responden paling H1 . y2 >0 rendah berada pada item pernyataan Berdasarkan AuPelaksanaan prosedur pembiayaan pada BPD Kalbar Syariah Cabang Sintang 0,341 dengan thitung = 3,825 dan ttabel = 2,00665. lambatAy AuSaya Karena tht > ttabel yaitu 3,825> 2,00665, maka H0 ditolak yang berarti koefisien p y2 pencairan pembiayaan yang diberikan oleh 0,341 adalah signifikan pada taraf BPD Kalbar Syariah Cabang SintangAy. signifikansi = 0,05. Demikian pula bila Walaupun prosedur yang ditawarkan dapat dilihat dari nilai signifikansi/probabilitas dengan mudah dipahami nasabah, namun yang tertera dalam kolom sig. lebih kecil mereka merasa proses verifikasi kredit 0,05 0,000. Jadi Copyright A 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 8 | Munawar Thoharudin. Yulia Suriyanti. Fatkhan Amirul Huda. Pengaruh Prosedur membuat kendala saat proses pengajuan atau pencairan kredit. rakara, kredit dinilai masih terlalu lama, proses rekomendasi dan pemberian keputusan realisasi pencairan kredi. , penyusunan pemberian kredit, masih memerlukan Hal menunjukkan bahwa sebagian nasabah merasa prosedur pencairan pada BPD Kalbar Syariah Cabang Sintang lebih Semakin mudah prosedur kredit suatu lambat dibandingkan lembaga keuangan lembaga keuangan dalam memberikan kredit terhadap nasabah maka keputusan Dengan melihat nilai koefisien regresi nasabah dalam mengambil kredit Prosedur Kredit sebesar 0,341 artinya lembaga keuangan tersebut akan semakin terdapat hubungan positif antara Prosedur Hal senada juga diungkapkan Kredit (Kasmir, 2002: . prosedur pemberian mengambil pembiayaan di Bank Kalbar pinjaman adalah tahap-tahap yang harus Syariah KCP Sintang. Jika Prosedur Kredit dilalui sebelum suatu kredit diputuskan yang ditawarkan semakin mudah maka akan meningkatkan keputusan nasabah untuk mempermudah mengambil pembiayaan di Bank Kalbar menilai kelayakan Syariah KCP Sintang. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Handayani dan Nurtantiono Tujuannya PENUTUP Faktor Berdasarkan jhasil penelitian dapat prosedur pinjaman mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap keputusan berpengaruh langsung positif terhadap Keputusan dalam melakukan Prosedur Nasabah Pembiayaan Mengambil pada KSU Jati Diri Simo Boyolali. Hasil Pembiayaan, dengan nilai koefisien py2= 0,341 sig 0,000 pada taraf signifikansi = Mudrajad Kuncoro 0,05. Dapat disarankan untuk BPD Kalbar menyatakan prosedur kredit merupakan Syariah Cabang Sintang diharapkan lebih upaya bank dalam mengurangi resiko responsif terhadap persyaratan nasabah pemberian kredit, yang dimulai dengan yang belum lengkap sehingga nasabah pengkreditan, dilanjutkan dengan proses mempermudah Prosedur pembiayaan yang Copyright A 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi persyaratan yang lebih JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 9 pada perumahan puri mediterania semaran. jurnal studi manajemen & organisasi volume 4, nomor 2, juli, tahun 2007 cepat sehingga nasabah segera mendapat kepastian apakah pengajuan diterima atau ditolak DAFTAR PUSTAKA