JURNAL ILMU EKONOMI (JIE) Vol. 02 No. April 2023 https://risetekonomi. com/jurnal/index. php/jie E-ISSN : 2985-4652 ANALISIS PERGESERAN EKONOMI SEKTOR UNGGULAN DENGAN SHIFT-SHARE PADA PEREKONOMIAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2019-2022 Muhammad Dzul Fadlli1. Ali Akbar Hidayat2. Vici Handalusia Husni3. Jaka Anggara4. Ruth Eviana Hutabarat5 1, 2, 3, 4 Universitas Mataram. Mataram. Nusa Tenggara Barat. Indonesia 5 Universitas Negeri Surabaya. Surabaya. Jawa Timur. Indonesia ABSTRAK Kondisi pandemik membawa banyak perubahan dalam aktivitas ekonomi termasuk diantaranya terbuka peluang adanya pergeseran sektor ekonomi unggulan. Pada penelitian ini ingin menganalisis pergeseran ekonomi sektor unggulan dengan shift-share pada perekonomian provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Adapun teknik analisis data akan menggunakan shift-share. Adapun data yang digunakan yaitu data sekunder berupa data produk domestik regional bruto NTB dan produk domestik bruto Indonesia yang diambil dari BPS. Kata Kunci: Pergeseran Ekonomi. Sektor Unggulan. Shift-Share. PDRB. Nusa Tenggara Barat RIWAYAT ARTIKEL Tanggal Masuk: Tanggal Diterima: Tersedia Online: KORESPONDENSI: Nama : Muhammad Dzul Fadlli E-mail: fadlli@unram. PENERBIT: Laboratorium Riset Ekonomi Analisis Pergeseran Ekonomi Sektor Unggulan Dengan Shift-Share Pada Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019-2022 PENDAHULUAN Aktivitas perekonomian banyak yang terganggu akibat adanya pandemik covid19. Bencana ini tidak hanyak menghantam sisi kesehatan namun juga berdampak pada sisi ekonomi. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus banyak beradaptasi termasuk dalam hal melakukan aktivitas ekonomi. Hal ini tentu berimplikasi pada terjadinya perubahan kondisi perekonomian. Salah satu tolak ukuran kondisi perekonomian yakni produk domestik bruto. Kondisi perekonomian yang dilihat dari produk domestik bruto terlihat bergejolak karena covid-19 seperti terlihat pada gambar berikut ini: Gambar 1 PDRB NTB ADHK 2019-2022 . alam Juta Rupia. PDRB NTB ADHK 2019-2022 (Juta Rupia. Sumber: Diolah dari data BPS NTB . Pada gambar diatas terlihat bahwa ketika pandemik covid-19 mulai menghantam menyebar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun 2020, juga berdampak pada terjadinya penurunan produk domestik bruto di NTB. Hal ini menandakan bahwa kejadian covid-19 memberikan dampak pada aktivitas ekonomi. Namun, setelah mulai dilakukan masa transisi dan pemulihan terlihat bahwa perekonomian NTB mulai mengalami pertumbuhan ekonomi kembali. Krisis kesehatan akibat pandemik membuat segalanya berubah termasuk dalam aktivitas ekonomi. Adanya pandemik membuat aktivitas manusia dan aktivitas ekonomi Akibat kondisi ini membuat cara berinteraksi antar manusia berubah seperti meningkatnya aktivitas yang dilakukan secara online, kondisi kebutuhan juga seperti kebutuhan untuk menjaga kesehatan yang lebih diprioritaskan, serta berbagai perubahan Kondisi berimplikasi pada perubahan kondisi ekonomi yang pada akhirnya dapat mempengaruhi sektor unggulan ekonomi. Hasil penelitian (Pramaria, 2. tentang kondisi ekonomi NTB pada tahun 20152020 menunjukkan kondisi yang cenderung menurun. Berdasarkan hasil analisis teknik overlay LQ dan SS diketahui bahwa meskipun Kabupaten dan Kota mempunyai pertumbuhan yang cenderung menurun, namun masih banyak ditemukan sektor-sektor yang mampu tumbuh cepat, sektor basis dan masuk dalam katagori prima. Sektor prima jika diprioritaskan akan mempercepat pertumbuhan. Pada penelitian ini ingin melihat bagaimana pergeseran sektor ekonomi unggulan dengan menggunakan alat analisis shift-share pada perekonomian Nusa Tenggara Barat. Muhammad Dzul Fadlli. Ali Akbar Hidayat. Vici Handalusia Husni. Jaka Anggara. Ruth Eviana Hutabarat Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE). Vol. 02 No. April 2023 Hal ini untuk melihat telah terjadinya pergeseran sektor unggulan dari masa sebelum covid-19 dengan pada masa pemulihan ekonomi. Oleh sebab itu, pada penelitian mengangkat judul AuAnalisis Pergeseran Ekonomi Sektor Unggulan Dengan Shift-Share Pada Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019-2022Ay. TELAAH LITERATUR Sektor Unggulan Tumenggung . berpendapat bahwa sektor unggulan adalah sektor yang memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif dengan produk dari sektor sejenis dari daerah lain serta memberikan manfaat besar. Sektor unggulan juga didefinisikan memberi nilai tambah dan produksi yang besar, memiliki multiplier effect yang besar dalam perekonomian lain, serta memiliki permintaan yang tinggi baik pasar local maupun pasar ekspor (Mawardi, 1. Tumenggung dalam (MaulidaAoIa et al. , 2. berpendapat bahwa sektor unggulan adalah sektor yang memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif dengan produk dari sektor sejenis dari daerah lain serta memberikan manfaat besar. Pengembangan sektor ekonomi yang berpotensi sebagai sektor unggulan dapat memicu terciptanya peluang bagi pengembangan sektor lain yang terkait, baik sebagai input untuk sektor unggulan maupun akibat dari meningkatnya kebutuhan tenaga kerja dari sektor unggulan yang mengalami peningkatan pendapatan. Hal inilah yang memungkinkan pengembangan sektor unggulan dapat dijadikan langkah awal pengembangan perekonomian dan pengembangan wilayah secara keseluruhan. Shift Share Teknik analisis shift-share digunakan dalam menentukan sektor-sektor yang berkembang dalam suatu wilayah dibandingkan dengan perkembangan ekonomi Nasional. Teknik ini pertama kali dikembangkan oleh Daniel B. Creamer pada tahun 1943 yang mengkaji hubungan antara struktur ekonomi dan pertumbuhan wilayah. Teknik ini kemudian dipakai sebagai suatu alat analisis pada permulaan tahun 1960-an oleh Ashby . sampai sekarang (Soepono, 1. Analisis shift-share adalah metode yang terkenal dan sering diterapkan untuk menguraikan tingkat pertumbuhan menjadi komponen struktural dan kompetitif. Analisis ini menggunakan metode berbagai faktor yang menyebabkan perubahan bidang usaha di suatu daerah dari satu periode ke periode berikutnya (Khusaini, 2. Analisis shift-share adalah alat tradisional untuk perbandingan antar daerah, mengukur dan mengevaluasi kinerja sektoral. Analisis shift-share menguraikan perubahan lapangan kerja . tau pendapata. di wilayah tertentu menjadi tiga komponen: komponen pangsa nasional (NC), komponen pergeseran sektoral (SC), dan komponen pergeseran regional (RC) (Mo et al. , 2. Analisis Pergeseran Ekonomi Sektor Unggulan Dengan Shift-Share Pada Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019-2022 PENELITIAN TERDAHULU Hasil penelitian menunjukkan bahwa perikanan NTB masih relatif besar produksi dan luas lahan ikan . angkap dan budiday. Dan juga, produksi non-ikan cocok untuk digunakan sebagai sumber utama industrialisasi. Namun, beberapa kendala yang perlu dibenahi seperti rendahnya SDM, infrastruktur, pengawasan, dan penegakan hukum terhadap praktek illegal di bidang perikanan, rendahnya dukungan fiskal dan koordinasi antar pemangku kepentingan belum juga teratasi. Diperlukan validitas data terkait aspek perikanan, forum lintas pemegang saham seperti forum investasi produk Maritim yang terdiri dari pemerintah, akademisi, dan dunia usaha, serta mengarahkan pengembangan industri menuju klaster industri Maritim (ICM). (Firmansyah et al. , 2. Hasil kajian menunjukkan terdapat 9 sektor basis di Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu sektor pertambangan dan penggalian dengan nilai indeks 2,39, kemudian sektor kesehatan dan kegiatan sosial dengan nilai indeks 1,78, dan sektor pertanian dengan nilai indeks indeks 1,77. Sedangkan untuk sektor potensial di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2016-2020 terdapat 11 sektor potensial yang pertumbuhannya lambat di NTB tetapi cepat di tingkat nasional dan terdapat 3 sektor potensial yang pertumbuhannya lambat. pertumbuhan lambat di tingkat Nasional sedangkan di NTB cepat yaitu sektor Pertambangan dan Penggalian. Pengangkutan dan Pergudangan, serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum. (Purwadinata et al. , 2. Lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi NTB memang merupakan sektor unggulan tetapi pertumbuhannya tertekan dan berfluktuasi setiap tahunnya. (Islamy, 2. Provinsi Nusa Tenggara Barat mempunyai produksi perikanan darat dan laut yang meningkat setiap tahun, perikanan darat lebih memberikan kontribusi daripada perikanan laut. Sektor perikanan memberikan kontribusi nilai ekspor yang relatif lebih rendah dan daya saing Provinsi NTB masih lemah. (Farizi et al. , 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan lebih khususnya jenis penelitian deskriptif. Penggunaan penelitian deskriptif ini untuk memberikan gambaran pergeseran ekonomi sektor unggulan yang terjadi di Nusa Tenggara Barat Tahun 20192022. Penelitian ini akan menggunakan data sekunder. Data yang akan digunakan yakni data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Nusa Tenggara Barat dan data Produk Domestik Bruto Indonesia atas dasar harga konstan. Penelitian ini akan menggunakan data penelitian tahun 2019-2022. Kedua data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Data tersebut akan dianalisis menggunakan teknik analisis shift-share untuk mengetahui pergeseran ekonomi sektor unggulan. Analisis shift-share memiliki tiga komponen pertumbuhan yang akan diteliti yakni komponen pertumbuhan nasional . ational growth componen. disingkat N, komponen pertumbuhan proporsional . roportional or industrial mix growth componen. disingkat PP dan komponen Muhammad Dzul Fadlli. Ali Akbar Hidayat. Vici Handalusia Husni. Jaka Anggara. Ruth Eviana Hutabarat Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE). Vol. 02 No. April 2023 pertumbuhan pangsa wilayah . egional snare growth componen. disingkat PPW. (Salakory & Matulessy, 2. Adapun perhitungan ketiga komponen tersebut sebagai berikut: Langkah-langkah analisis Shift-Share . indikator kegiatan ekonomi . roduksi/kesempatan kerj. digunakan untuk melihat perbandingan produksi/kesempatan kerja sektor ekonomi wilayah tertentu. Rasio ini terdiri dari ri. Ri. Ra. Menentukan ycycn = ycIycn = ycIyca = Dimana: rasio produksi (PDRB) sektor i di Nusa Tenggara Barat rasio produksi (PDB) sektor i di Nasional rasio produksi (PDB) Nasional Yij. produksi (PDRB) dari sektor i pada wilayah j (Nusa Tenggara Bara. pada tahun dasar analisis YAoij. produksi (PDRB) dari sektor i pada wilayah j (Nusa Tenggara Bara. pada tahun akhir analisis YAoi. Produksi (PDB Nasiona. dari sektor i pada tahun akhir analisis Yi. Produksi (PDB Nasiona. dari sektor i pada tahun akhir analisis YAo. Produksi (PDB Nasiona. pada tahun akhir analisis Produksi (PDB Nasiona. pada tahun dasar analisis Menghirtung Komponen pertumbuhan wilayah terdiri dari komponen pertumbuhan nasional (PN), pertumbuhan proporsional (PP), dan pertumbuhan pangsa wilayah (PPW): ycEycAycnyc = . cIyc. Yij Dimana: ycEycAycnyc = Komponen pertumbuhan nasional sektor i untuk wilayah j Yij = Produksi dari sektor i untuk wilayah j pada tahun dasar analisis Analisis Pergeseran Ekonomi Sektor Unggulan Dengan Shift-Share Pada Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019-2022 . ycEycEycnyc = . cIycn Oe ycIyc. Yij Dimana: ycEPycnyc = Komponen pertumbuhan proporsional sektor i untuk wilayah j Yij = Produksi dari sektor i untuk wilayah j pada tahun dasar analisis Apabila: C ycEPycnyc < 0, menunjukkan sektor i pada wilayah j memiliki pertumbuhan C ycEPycnyc > 0, menunjukkan sektor i pada wilayah j memiliki pertumbuhan . ycEycEycOycnyc = . cycn Oe ycIyc. Yij Dimana: ycEycEycOycnyc Yij = Komponen pertumbuhan pangsa wilayah sektor i untuk wilayah j = Produksi dari sektor i untuk wilayah j pada tahun dasar analisis = rasio produksi (PDRB) sektor i di Nusa Tenggara Barat = rasio produksi (PDB) sektor i di Nasional Apabila: C ycEycEycOycnyc < 0, menunjukkan sektor i pada wilayah j (NTB) relatif tidak mempunyai daya saing dibandingkan dengan sektor yang sama di wilayah yang menjadi perbandingan . C ycEycEycOycnyc > 0, menunjukkan sektor i pada wilayah j (NTB) relative mempunyai daya saing yang baik dibandingkan dengan sektor yang sama di wilayah yang menjadi perbandingan . Menentukan pergeseran bersih ( ycEyaAycny. Bila komponen ycEycEycnyc dan ycEycEycOycnyc dijumlahkan maka akan diperoleh pergeseran bersih yang dapat digunakan u ntuk mengidentifikasi pertumbuhan suatu sektor Pergeseran sektor i diwilayah j dihitung dengan rumus berikut: ycEyaAycnyc = ycEycEycnyc ycEycEycOycnyc Dimana ycEyaAycnyc = Pergeseran bersih sektor i pada wilayah j (Nusa Tenggara Bara. Apabila: C PBij > 0 menunjukkan pertumbuhan sektor i pada wilayah j (NTB) termasuk kedalam kelompok progresif . C PBij < 0 menunjukkan pertumbuhan sektor i pada wilayah j (NTB) termasuk kedalam kelompok lamban. Muhammad Dzul Fadlli. Ali Akbar Hidayat. Vici Handalusia Husni. Jaka Anggara. Ruth Eviana Hutabarat Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE). Vol. 02 No. April 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Pada pembahasan penelitian ini menganalisis pergeseran sektor ekonomi unggulan di Nusa Tenggara Barat pada tahun 2019-2022. Pergeseran sektor ekonomi unggulan dilakukan dengan menggunakan teknik analisis shift-share. Terdapat beberapa langkah dan perhitungan yang dilakukan untuk analisis shift-share. Terdapat tiga komponen pertumbuhan yang akan diteliti untuk analisis shift-share yakni komponen pertumbuhan nasional, pertumbuhan proporsional dan komponen pertumbuhan pangsa wilayah. Pertumbuhan Nasional dan PP Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai pertumbuhan ekonomi nasional dan PP. Adapun hasil perhitungan dapat ditampilkan pada tabel berikut: Tabel Pertumbuhan Nasional dan PP Sektor PNij Juta Rupiah Pertanian. Kehutanan, dan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik dan Gas Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran. Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan dan Asuransi Real Estat Jasa Perusahaan Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa lainnya PPij Juta Rupiah % Sektor Pertanian. Kehutanan, dan Perikanan menjadi sektor ekonomi di NTB yang mendaptkan dampak paling besar dari adanya pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Analisis Pergeseran Ekonomi Sektor Unggulan Dengan Shift-Share Pada Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019-2022 Indonesia. Adapun sektor kedua dan ketiga yang mendapatkan dampak terbesar dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yakni sektor Perdagangan Besar dan Eceran. Reparasi Mobil dan Sepeda Motor dan sektor Pertambangan dan Penggalian. Adapun sektor Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang di NTB mendapatkan dampak paling kecil dari adanya pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan pada perhitungan PP dapat diketahui sektor ekonomi NTB yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang cepat dan lambat. Mayoritas sektor ekonomi di NTB mengalami pertumbuhan ekonomi yang lamban dibandingkan pertumbuhan ekonomi sektor tersebut ditingkat nasional. Terdapat 11 sektor yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dibanding nasional, dan hanya 6 sektor yang tumbuh lecih cepat. Adapun keenam sektor yang tumbuh lebih cepat dibandingkan sektor tersebut ditingkat nasional yakni sektor Pengadaan Listrik dan Gas. Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang. Informasi dan Komunikasi. Real Estat. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. dan Jasa lainnya. Dari gambaran data ini dapat dilihat bahwa sektor-sektor ekonomi NTB yang tergolong mendapatkan dampak besar dari adanya pertumbuhan ekonomi nasional, memiliki kecenderungan sebenarnya tumbuh lebih lamban dibandingkan sektor tersebut ditingkat nasional. Hal ini berbanding terbalik dengan sektor-sektor ekonomi yang mendapatkan dampak kecil dari adanya pertumbuhan ekonomi nasional justru cenderung tumbuh lebih cepat dibandingkan sektor tersebut di tingkat nasional. PWij dan PBij Adapun hasil perhitungan PWij dan PBij pada penelitian ini sebagai berikut: Tabel PWij dan PBij Sektor Pertanian. Kehutanan, dan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik dan Gas Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran. Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan dan Asuransi Real Estat Jasa Perusahaan PWij PBij Juta Rupiah % Juta Rupiah % Muhammad Dzul Fadlli. Ali Akbar Hidayat. Vici Handalusia Husni. Jaka Anggara. Ruth Eviana Hutabarat Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE). Vol. 02 No. April 2023 Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa lainnya Dari hasil PWij diatas dapat diketahui bahwa sektor ekonomi NTB mayoritas secara relatif tidak memiliki daya saingan dibandingkan sektor yang sama ditingkat Indonesia. Dari 17 sektor yang ada, terdapat 11 sektor yang tergolong secara relatif tidak memiliki daya saing dibandingkan sektor tersebut ditingkat nasional. Sedangkan sektor ekonomi yang relatif dianggap memiliki daya saing hanya terdapat 6 sektor yakni sektor Pertambangan dan Penggalian. Pengadaan Listrik dan Gas. Jasa Keuangan dan Asuransi. Jasa Perusahaan. Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib. Jasa Pendidikan. Dari hasil perhitungan PBij dapat dilihat bahwa mayoritas sektor ekonomi di NTB tergolong memiliki pertumbuhan yang lamban. Terdapat 10 sektor yang dianggap lamban pertumbuhannya. Hanya terdapat 7 sektor yang dianggap progresif/maju yakni sektor Pertambangan dan Penggalian. Pengadaan Listrik dan Gas. Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang. Informasi dan Komunikasi. Jasa Keuangan dan Asuransi. Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib. dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Hal ini sejalan juga dengan penelitian (Harsono et al. yang menunjukkan bahwa sektor Pengadaan Listrik dan Gas memiliki potensi untuk mendorong kemajuan ekonomi. SIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Mayoritas sektor ekonomi di NTB tergolong memiliki pertumbuhan yang lamban. Terdapat 10 sektor yang dianggap lamban pertumbuhannya. Hanya terdapat 7 sektor yang dianggap progresif/maju yakni sektor Pertambangan dan Penggalian. Pengadaan Listrik dan Gas. Pengadaan Air. Pengelolaan Sampah. Limbah dan Daur Ulang. Informasi dan Komunikasi. Jasa Keuangan dan Asuransi. Administrasi Pemerintahan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib. dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Saran Dari hasil penelitian terdapat beberapa saran yang dapat diberikan: Pemerintah perlu memperhatikan kebijakan ekonomi yang dibuat, karena banyak sektor ekonomi yang tidak terlalu menggembirakan hasilnya. Pemerintah perlu memberikan fokus pada sektor ekonomi unggulan Analisis Pergeseran Ekonomi Sektor Unggulan Dengan Shift-Share Pada Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019-2022 REFERENSI