Ilmu Al-QurAoan (IQ) Jurnal Pendidikan Islam Volume 5 No. ISSN: 2338-4131 (Prin. 2715-4793 (Onlin. DOI: 10. 37542/iq. Karakteristik Siswa Program Tahfidz dalam Proses Menghafal di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ditinjau dari Tipologi Kepribadian HippocratesGalenus Lutfiah Sani 1 Erni Munastiwi 2 Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta saniasma99@gmail. munastiwi@uin-suka. Abstrak: Penelitian ini mengidentifikasi dan mendeskripsikan tentang karakteristik siswa program Tahfidz dalam proses menghafal Al-QurAoan di SMA Al-Muhajirin Purwakarta sebagai salah satu lembaga pendidikan yang memiliki program Tahfidz Al-QurAoan bagi siswa kelas X-XI yang berlokasi di daerah Citapen Purwakarta Jawa Barat. Peneliti merumuskan masalah terkait tipe kepribadian dan karakteristik siswa dalam proses menghafal Al-QurAoan ditinjau dari tipologi kepribadian Hippocrates-Galenus. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode tes dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, teridentifikasi bahwa siswa program Tahfidz SMA Al-Muhajirin Purwakarta memiliki 4 tipe kepribadian campuran di antaranya campuran alami yaitu Melankolis-Phlegmatis, campuran pelengkap yaitu Sanguinis-Phlegmatis dan Melankolis-Koleris, serta campuran berlawanan yaitu KolerisPhlegmatis. Karakteristik siswa program Tahfidz dalam proses menghafal Al-QurAoan menyangkut motivasi dan metode yang digunakan untuk menghafal Al-QurAoan ditinjau dari tipologi kepribadian Hippocrates-Galenus. Kata Kunci: Tahfidz Al-QurAoan. Tipologi Kepribadian Abstract: Lutfiah Sani. Erni Munastiwi This study identifies and describes the characteristics of the Tahfidz program students in the process of memorizing the Qur'an at Al-Muhajirin High School Purwakarta as one of the educational institutions that has the Tahfidz Al-Qur'an program for class X-XI students located in the Citapen area of Purwakarta. West Java. Researchers formulate problems related to personality types and student characteristics in the process of memorizing the Qur'an in terms of the Hippocrates-Galenus personality typology. The approach used is descriptive qualitative with test and interview methods. Based on the results of the study, it was identified that the students of the Tahfidz program at SMA Al-Muhajirin Purwakarta had 4 mixed personality types including a natural mixture, namely Melancholy-Phlegmatic, complementary mixture, namely Sanguine-Phlegmatic and Melancholy-Choleric, and the opposite mixture, namely Choleric-Phlegmatic. Characteristics of Tahfidz program students in the process of memorizing the Qur'an regarding the motivation and methods used to memorize the Qur'an in terms of the Hippocrates-Galenus personality typology. Keywords: Tahfidz Al-Qur'an. Personality Typology Pendahuluan Al-QurAoan merupakan kitab suci yang dijaga dan dipelihara orisinalitasnya sepanjang zaman oleh Allah Swt (QS. Al-Hijr: . 1 Al-QurAoan juga diyakini oleh umat Islam sebagai kalAmullAh . irman Alla. yang mutlak benar, berlaku sepanjang zaman dan mengandung ajaran dan petunjuk tentang berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan manusia di dunia dan di akhirat nanti. 2 Hal tersebut membuat banyak muslim yang berminat untuk menghafal Al-QurAoan. Mengutip laporan Yasmina Hasni bahwa penghafal Al-QurAoan di Indonesia 000 orang pada tahun 2010 dan Koordinator Sekretariat Musabaqah Tahunan Hafalan Al-QurAoan Sultan Bin Abdul Aziz Tingkat Nasional. Gunaim Ikhsan menuturkan bahwa lomba Musabaqah hafalan Al-QurAoan dianggap penting agar bisa terus menghasilkan penghafal Al-QurAoan dan hadits di kemudian hari. Hingga di era globalisasi ini jumlah HamAlatal QurAoan di Indonesia terus berkembang secara signifikan menurut Nyai Akhlis Nur Fauziah selaku Ketua Panitia pada acara yang Yayan Rahtikawati & Dadan Rusmana. Metodologi Tafsir Al-QurAoan: Strukturalisme. Semiotik, dan Hermeneutik (Bandung: CV Pustaka Setia, 2. Abuddin Nata. Tafsir Ayat-ayat Pendidikan (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2. Yasmina Hasni. AuJumlah Penghafal Alquran Indonesia Terbanyak di Dunia,Ay Republika. id, 25 September 2010,https://w. id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/10/09/24/136336-jumlah-penghafalalquran-indonesia-terbanyak-di-dunia. 88 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. Karakteristik Siswa Program Tahfidz dalam Proses Menghafal di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ditinjau dari Tipologi Kepribadian Hippocrates-Galenus digelar oleh JamAoiyyah Mudarasatil QurAoan Lil Hafizhat (JMQH) Kabupaten Magelang. Lanjutnya, hal tersebut ditandai dengan maraknya kehadiran instansi lembaga pendidikan yang berbasis menghafal Al-QurAoan. Sekolah-sekolah Al-QurAoan dan JamAoiyyah Al-QurAoan telah banyak digalakkan mulai dari perkotaan hingga pedesaan. Menurutnya. Pemerintah sendiri juga tampak merespon fenomena ini secara positif dengan mengedepankan pemanfaatan SDM (Sumber Daya Manusi. dari kalangan Hamilul QurAoan di berbagai sektor. Menghafal Al-QurAoan merupakan suatu proses mengingat, dimana seluruh materi ayat . incian bagian-bagiannya seperti fonetik, waqaf, dan lain-lai. harus diingat secara 5 Menghafal Al-Qur'an adalah sebuah upaya untuk memudahkan seseorang di dalam memahami dan mengingat isi-isi Al-Qur'an dan untuk menjaga keontentikannya serta menjadi sebuah amal shaleh. Menghafal Al-QurAoan baiknya tidak hanya lafadz-nya, namun harus diiringi dengan pemahaman dan pengamalan. Menurut Aida Imtihana, dasar menghafal Al-QurAoan adalah bahwa di zaman Rasulullah. Al-QurAoan tersimpan di dalam pikiran dan hati para pemeluk agama Islam. Sedangkan Al-QurAoan dibukukan atau dijadikan mushaf pada zaman Utsman Bin Affan, walaupun prosesnya sudah berlangsung di zaman Abu Bakar Shiddiq. Beberapa alasan yang menjadikan dasar hukum dalam menghafal Al-QurAoan: . Menghafal Al-QurAoan adalah landasan awal ketika Rasulullah menerima Al-QurAoan dari malaikat Jibril. Al-QurAoan adalah sumber dan muara semua sistem dan undang-undang umat Islam. Menghafal Al-QurAoan adalah fardhu kifayah. Menghafal Al-QurAoan berarti meneladani Rasulullah Saw. Jaminan kemurnian Al-QurAoan dari usaha pemalsuan. Jaminan kemurnian Al-QurAoan diabadikan dalam QS. Al-Hijr . Kebenaran Al-QurAoan pada zaman Nabi seringkali dibenturkan oleh logika orang-orang kafir pada saat Sehingga mereka tidak bisa menerima kebenaran sama sekali dari Al-QurAoan. Namun kini kebenaran Al-QurAoan dan keterpeliharaannya sampai saat ini justru semakin terbukti. a Aaua aea aeaa aceua aOaua aa aiA AOeaIA Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-QurAoan, dan sesungguhnya Kami benarbenar memeliharanya. (QS. Al-Hijr . : . Chandra Yoga. AuJumlah Penghafal Al-QurAoan di Indonesia Terus Bertambah,Ay BERITAMAGELANG. ID, 23 Februari 2020, http://beritamagelang. id/jumlah-penghafal-al-quran-di-indonesia-terus-bertambah. Wiwi Alawiyah Wahid. Cara Cepat Menghafal Al-QurAoan (Jogjakarta: DIVA Press, 2. Aida Imtihana. AuImplementasi Metode Jibril dalam Pelaksanaan Hafalan Al-QurAoan di SD Islam Terpadu Ar-Ridho Palembang,Ay Tadrib: Jurnal Pendidikan Islam 2, no. : 2. Aida Imtihana. AuImplementasi Metode Jibril dalam Pelaksanaan Hafalan Al-QurAoan di SD Islam Terpadu Ar-Ridho Palembang. Ay, 3-4 Ahsin W. Alhafidz. Bimbingan Praktis Menghafal Al-QurAoan (Jakarta: Bumi Aksara, 2. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. 01 2022 | 89 Lutfiah Sani. Erni Munastiwi Esensi pendidikan bila dikaitkan dengan institusi Islami seperti pesantren akan sangat erat kaitannya dengan pembelajaran Al-QurAoan. Al-QurAoan adalah materi pokok yang dipelajari oleh santri di pesantren yang perluasannya meliputi mempelajari makna sampai pada belajar menghafal Al-QurAoan. Mengafal Al-QurAoan, selain berdampak positif pada ketenangan hati karena dekat dengan Allah Swt, kegiatan belajar atau latihan menghafal Al-QurAoan juga berdampak positif pada pengolahan kemampuan memori para santri. Hikmah menghafal AlQurAoan bersifat meliputi peningkatan unsur religiusitas dan juga peningkatan kualitas memori karena plastisitas otak terus terlatih. Sesungguhnya setiap individu memiliki perbedaan dalam menghafal dan mengingat Al-QurAoan. Tetapi setiap individu dapat meningkatkan kemampuan menghafalnya dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang lebih baik serta memperhatikan metode yang tepat agar cepat menghafal Al-QurAoan. 10 Merujuk pada hal tersebut berarti setiap individu memiliki karakteristik yang cukup kompleks. Karakteristik siswa yang dapat diidentifikasi sebagai faktor yang amat berpengaruh terhadap proses dan hasil belajar adalah kecerdasan, kemampuan awal, gaya kognitif, gaya belajar, motivasi, dan faktor sosial-budaya. Informasi tentang tingkat perkembangan kecerdasan siswa amat diperlukan sebagai pijakan dalam memilih komponen-komponen dalam pembelajaran, seperti tujuan pembelajaran, materi, media, strategi pembelajaran, dan evaluasi. Menurut Seels dan Richey yang dikutip oleh Asri bahwa karakteristik siswa adalah bagian-bagian pengalaman siswa yang berpengaruh pada keefektifan proses belajar. Penelitian tentang karakteristik siswa bertujuan untuk mendeskripsikan bagian-bagian kepribadian siswa yang perlu diperhatikan untuk kepentingan rancangan pembelajaran. Selain itu Asri juga mengutip pendapat Ardhana yang lebih jelas mengatakan bahwa karakteristik siswa adalah salah satu variabel dalam domain desain pembelajaran yang biasanya didefinisikan sebagai latar belakang pengalaman yang dimiliki oleh siswa termasuk aspek-aspek lain yang ada pada diri mereka seperti kemampuan umum, ekspektasi terhadap pembelajaran, dan ciri-ciri jasmani serta emosional siswa, yang memberikan dampak terhadap keefektifan belajar. Lanjutnya dengan mengutip Degeng yang mengatakan bahwa karakteristik siswa adalah aspek-aspek atau kualitas perseorangan siswa yang telah dimilikinya. Menganalisis karakteristik siswa dimaksudkan untuk mengetahui ciri-ciri perseorangan siswa. Hasil dari kegiatan ini akan Meirani Agustina. Ngadri Yusro. Syaiful Bahri. AuStrategi Peningkatan Minat Menghafal Al-QurAoan Santri di Pondok Pesantren Ar-Rahmah Curup,Ay Didaktika: Jurnal Kependidikan 14, no. 1 (Juni 2. Meirani Agustina. Ngadri Yusro. Syaiful Bahri. Nevi Septiani & Rara Afiani. AuPentingnya Memahami Karakteristik Siswa Sekolah Dasar di SDN Cikokol 2,Ay As-Sabiqun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini 2, no. 1 (Maret 2. : 7Ae17. 90 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. Karakteristik Siswa Program Tahfidz dalam Proses Menghafal di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ditinjau dari Tipologi Kepribadian Hippocrates-Galenus berupa daftar yang memuat pengelompokkan karakteristik siswa, sebagai pijakan untuk mempreskripsikan metode yang optimal guna mencapai hasil belajar tertentu. Mengidentifikasi kemampuan awal dan karakteristik peserta didik mempunyai tujuan yaitu: . Memperoleh informasi yang lengkap dan akurat berkenaan dengan kemampuan serta karakteristik awal siswa sebelum mengikuti program pembelajaran tertentu. Menyeleksi tuntutan, bakat, minat, kemampuan, serta kecenderungan peserta didik berkaitan dengan pemilihan program-program pembelajaran tertentu yang akan diikuti mereka. Menentukan desain program pembelajaran dan atau pelatihan tertentu yang perlu dikembangkan sesuai dengan kemampuan awal peserta didik. Empat pokok hal dominan dari karakteristik siswa yang harus dipahami oleh guru yaitu: . Kemampuan dasar seperti kemampuan kognitif atau intelektual. Latar belakang kultural lokal, status sosial, status ekonomi, agama dan lain-lain. Perbedaan-perbedaan kepribadian seperti sikap, perasaan, minat, dan lain-lain. Cita-cita, pandangan ke depan, keyakinan diri, daya tahan, dan lain-lain. 14 Dalam hal ini, penulis hendak memfokuskan pada poin ketiga mengenai perbedaan kepribadian peserta didik. Berkaitan dengan karakteristik siswa yang menghafal Al-QurAoanAidalam hal ini kepribadian, salah satu sekolah yang memiliki program Tahfidz adalah SMA Al-Muhajirin yang berlokasi di daerah Citapen Purwakarta. Jawa Barat. Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3 merupakan lembaga pendidikan Islam berbasis bahasa (Arab dan Inggri. yang mengintegrasikan kurikulum pesantren berbasis kitab kuning dengan kurikulum sekolah berstandar nasional. Semua santri diwajibkan tinggal di Asrama dengan program pembinaan berupa pembiasaan Shalat Berjamaah. Shalat-shalat Sunat. Puasa Sunat. Dzikir Pagi dan Sore. Kajian Kitab Kuning. Percakapan Bahasa Arab dan Inggris serta Tahsin dan Tahfidz AlQurAoan. Di bawah naungan pondok pesantren ini ada 3 jenjang pendidikan formal yaitu SMP 3 Al-Muhajirin. SMA Al-Muhajirin (Jurusan IPA), dan SMK Al-Muhajirin (Jurusan Teknik Komputer Jaringan dan Perbankan Syaria. Penulis hendak meneliti siswa pada jenjang pendidikan SMA Al-Muhajirin, ada 19 siswa dari kelas X-XI yang fokus mengikuti program Tahfidz Al-QurAoan. Menurut Ustadzah Ira Nazhifatul QolbahAisalah satu pembimbing/instruktur tahfidz, adanya program tahfidz Asri Budiningsih. AuKarakteristik Siswa Sebagai Pijakan dalam Penelitian dan Metode Pembelajaran,Ay Cakrawala Pendidikan x, no. 1 (Februari 2. : 166 Meriyati. Memahami Karakteristik Anak Didik (Lampung: Fakta Press, 2. Meriyati. Memahami Karakteristik Anak Didik, 2 PP Al-Muhajirin 3. AuAl-Muhajirin 3 Islamic Boarding School Citapen Sukatani Purwakarta,Ay Sekolah. Profil PP. Al-Muhajirin 3 . , 2022, https://muhajirin3. com/tentang-kami. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. 01 2022 | 91 Lutfiah Sani. Erni Munastiwi adalah untuk mencetak santri yang mempunyai modal kuat dalam menghafal dan mengkaji AlQurAoan, yang menjadi program pembeda dari biasanya yaitu bahasa dan kitab. Alasan utamanya pun adalah lebih menghidupkan esensi nilai Al-QurAoan dalam metode menghafal. Selain Ustadzah Ira, ada juga instruktur lain yaitu Ustadzah Indri dan Ustadz Shihab. Melalui penelitian ini, penulis akan meneliti 19 siswa yang mengikuti program Tahfidz di SMA AlMuhajirin tersebut. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2022 hingga 3 April 2022 di SMA AlMuhajirin, tepatnya di daerah Citapen Purwakarta Jawa Barat. Subjek pada penelitian ini adalah 19 siswa SMA Al-Muhajirin dari angkatan kelas X-XI. Pemilihan subjek penelitian mempertimbangkan beberapa karakteristik yang sama seperti berada pada jenjang kelas dan periode waktu menghafal yang setara, kemampuan menghafal, komunikatif, dan bersedia. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah tes kepribadian Hippocrates-Galen dan pedoman wawancara. Tes kepribadian digunakan untuk mendapatkan data tipe kepribadian siswa dan wawancara dengan jenis wawancara terstruktur digunakan untuk memperoleh data tentang berbagai informasi lebih mendalam mengenai proses menghafal Al-QurAoan sesuai dengan tipe kepribadian masingmasing. Analisis data tes kepribadian dilakukan dengan menghitung jumlah angka yang telah diberikan pada setiap kolom tipe kepribadian. Nilai tertinggi yang muncul pada penilaian akhir pada salah satu tipe kepribadian merupakan hasil akhir yang didapat dan disimpulkan bahwa mendeskripsikan proses menghafal Al-QurAoan ditinjau dari tipe kepribadian. Hasil Penelitian dan Pembahasan Identifikasi Tipe Kepribadian Siswa Peneliti melakukan identifikasi melalui tes kepribadian kepada subjek penelitian . dengan menggunakan tes tipologi kepribadian Hippocrates-Galenus. Peneliti meminta informed consent terlebih dahulu kepada masing-masing responden di sekolah tersebut disertai bantuan oleh pihak wakil sekolah. Peneliti menjelaskan tujuan dan manfaat penelitian yang akan dilakukan kepada responden setelah peneliti menemukan responden yang Ira Nazhifatul Qolbah. Wawancara bersama Instruktur Tahfidz Al-QurAoan, 3 April 2022. 92 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. Karakteristik Siswa Program Tahfidz dalam Proses Menghafal di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ditinjau dari Tipologi Kepribadian Hippocrates-Galenus sesuai kriteria inklusi dan responden bersangkutan menyetujui untuk menjadi responden Untuk mengidentifikasi kepribadian, siswa diarahkan untuk mengisi skala nilai 1-4 terhadap 8 kelompok pernyataan pada kolom jawaban tes tipologi kepribadian HippocratesGalenus. Setiap kelompok pernyataan mengandung 4 kalimat pernyataan poin A. C, dan D. Siswa memberi nilai 1 untuk pernyataan paling tidak cocok dengan diri mereka dan nilai 4 untuk pernyataan yang paling cocok dengan gambaran diri mereka. Hasil identifikasi tipe kepribadian mahasiswa dapat dilihat pada Tabel 1 dan 2. Tabel 1. Uraian hasil tes kepribadian siswa Inisial Nama Jenis Kelas Kelamin Jumlah Hafalan 2 Juz SNH 4 Juz 5 Juz 5 Juz AMR 7 Juz ANM 8 Juz ASN 9 Juz SSR 10 Juz JSA 10 Juz KAAK 11 Juz NAF 12 Juz AFA 12 Juz TMS 14 Juz 14 Juz MSA 14 Juz Kepribadian Sanguinis-Phlegmatis (Campuran Pelengka. Phlegmatis-Sanguinis (Campuran Pelengka. Phlegmatis-Koleris (Campuran Berlawana. Melankolis-Phlegmatis (Campuran Alam. Koleris-Phlegmatis (Campuran Berlawana. Koleris-Phlegmatis (Campuran Berlawana. Melankolis-Phlegmatis (Campuran Alam. Melankolis-Phlegmatis (Campuran Alam. Melankolis-Koleris (Campuran Pelengka. Phlegmatis-Sanguinis (Campuran Pelengka. Melankolis-Phlegmatis (Campuran Alam. Melankolis-Koleris (Campuran Pelengka. Phlegmatis- Sanguinis (Campuran Pelengka. Koleris-Melankolis (Campuran Pelengka. Melankolis-Phlegmatis (Campuran Alam. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. 01 2022 | 93 Lutfiah Sani. Erni Munastiwi 14 Juz FNA 15 Juz AMP 17 Juz OPN 18 Juz Melankolis-Phlegmatis (Campuran Alam. Koleris-Melankolis (Campuran Pelengka. Phlegmatis- Melankolis (Campuran Alam. Phlegmatis- Melankolis (Campuran Alam. Sumber: data primer. Maret 2022 Tabel 2. Klasifikasi Siswa berdasarkan Kelas. Jenis Kelamin. Jumlah Hafalan dan Kepribadian Karakteristik Siswa Kelas Total Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total Jumlah Hafalan O 5 Juz O 10 Juz O 15 Juz O 20 Juz Total Kepribadian Campuran alami Campuran pelengkap Campuran berlawanan Total Jumlah . Persentase 47,37% 52,63% 26,31% 73,69% 21,05% 26,31% 42,11% 10,53% 42,11% 42,11% 15,78% Sumber: data primer. Maret 2022 Hasil identifikasi berdasarkan tabel 1 yaitu identifikasi kelas dapat diketahui bahwa kelas X memiliki 9 siswa . ,37%) dan kelas XI memiliki siswa sebanyak 10 orang . ,63%). Identifikasi jenis kelamin dapat diketahui bahwa laki-laki berjumlah sebanyak 5 orang . ,31%) dan perempuan sebanyak 14 orang . ,69%). Identifikasi jumlah hafalan dapat diketahui bahwa siswa yang memiliki hafalan O 5 Juz sebanyak 4 orang . ,05%), siswa yang 94 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. Karakteristik Siswa Program Tahfidz dalam Proses Menghafal di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ditinjau dari Tipologi Kepribadian Hippocrates-Galenus memiliki hafalan O 10 Juz sebanyak 5 orang . ,31%), siswa yang memiliki hafalan O 15 Juz sebanyak 8 orang . ,11%), dan siswa yang memiliki hafalan O 20 Juz sebanyak 2 orang . ,53%). Identifikasi kepribadian dapat diketahui bahwa siswa memiliki tipe kepribadian campuran, yaitu campuran alami sebanyak 8 orang . ,11%), campuran pelengkap sebanyak 8 orang . ,11%), dan campuran berlawanan sebanyak 3 orang . ,78%). Deskripsi Data Tipe Kepribadian Deskripsi data tipe kepribadian ini menggunakan instrumen tipe kepribadian siswa yang diadaptasi dari buku Personality Plus karangan Florence Littauer. Deskripsi data tipe kepribadian siswa dapat dilihat pada tabel 3 dan 4 berikut ini. Tabel 3. Klasifikasi Siswa berdasarkan Jumlah Hafalan dan Tipe Kepribadian Jumlah Tipe Kepribadian Jumlah Hafalan O 5 Juz O 10 Juz O 15 Juz O 20 Juz Keterangan Orang Campuran Alami Melankolis-Phlegmatis Campuran Pelengkap Sanguinis-Phlegmatis Campuran Berlawanan Phlegmatis-Koleris Campuran Alami Melankolis-Phlegmatis Campuran Pelengkap Melankolis-Koleris Campuran Berlawanan Koleris-Phlegmatis Campuran Alami Melankolis-Phlegmatis Campuran Pelengkap Phlegmatis-Sanguinis Melankolis-Koleris Campuran Alami Melankolis-Phlegmatis Total 4 tipe kepribadian Sumber: data primer. Maret 2022 Tabel 4. Rekapitulasi Hasil Tes Kepribadian Siswa Tipe Kepribadian Jumlah Persentase Orang Campuran alami Melankolis-Phlegmatis 42,11% IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. 01 2022 | 95 Lutfiah Sani. Erni Munastiwi Campuran pelengkap Campuran berlawanan Sanguinis-Phlegmatis 21,05% Melankolis-Koleris 21,05% Koleris-Phlegmatis 15,79% Total Sumber: data primer. Maret 2022 Berdasarkan tabel 3 dan 4, data tentang tipe kepribadian dapat diketahui bahwa siswa program Tahfidz ini memiliki 4 tipe kepribadian campuran. Campuran alami yaitu MelankolisPhlegmatis sebanyak 8 orang . ,11%), campuran pelengkap yaitu Sanguinis-Phlegmatis sebanyak 4 orang . ,05%) dan Melankolis-Koleris sebanyak 4 orang . ,05%), serta campuran berlawanan yaitu Koleris-Phlegmatis sebanyak 3 orang . ,79%). Hal tersebut dapat dimungkinkan untuk dilakukan analisis lebih lanjut dan mendalam dengan sub-bab pembahasan terkait dengan teori 4 tipe kepribadian campuran para responden. Tipe Kepribadian Siswa Program Tahfidz di SMA Al-Muhajirin Purwakarta Berdasarkan hasil penelitian pada siswa SMA Al-Muhajirin yang mengikuti Program Tahfidz, data tentang tipe kepribadian dari seluruh responden memiliki 4 tipe kepribadian Campuran alami yaitu Melankolis-Phlegmatis, campuran pelengkap yaitu Sanguinis-Phlegmatis dan Koleris-Melankolis, serta campuran berlawanan yaitu KolerisPhlegmatis. Campuran Alami Menurut Florence Littauer, kepribadian campuran alami yaitu perpaduan antara kepribadian Sanguinis dengan Koleris serta campuran antara kepribadian Melankolis dan Phlegmatis. Berdasarkan hasil penelitian, ada 8 siswa yang memiliki tipe kepribadian Melankolis-Phlegmatis. Melankolis-Phlegmatis17 Menurut Florence Littauer, salah satu kepribadian campuran alami adalah Melankolis yang Sempurna dan Phlegmatis yang Damai. Keduanya sama-sama introvert18, pesimistis dan Florence Littauer. Personality Plus (Kepribadian Plu. Dalam menjalin komunikasi, perbedaan dapat terlihat pada tipe kepribadian ekstrovert dan introvert, yaitu individu introvert mempunyai kesulitan dalam bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya. Hal ini dikarenakan individu introvert mencurahkan fokus lebih ke dalam diri daripada di luar dirinya. Individu introvert kurang memberikan perhatian lebih terhadap orang-orang yang ada di sekitarnya dan lebih merasa nyaman dalam kesendirian serta tergolong orang yang mempunyai sifat pemalu. Hal ini sangat berbeda dengan tipe ekstrovert yang mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru serta tidak mengalami kesulitan untuk dapat menjalin hubungan sosial dengan orang-orang di sekitarnya. [Komang Sri Widiantari dan Yohanes Kartika 96 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. Karakteristik Siswa Program Tahfidz dalam Proses Menghafal di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ditinjau dari Tipologi Kepribadian Hippocrates-Galenus bersuara lembut. Mereka lebih serius, melihat ke kedalaman situasi, dan mereka tidak ingin menjadi pusat perhatian. Mereka mengikuti nasihat Teddy Roosevelt. AuBicara lunak dan bawa tongkat besar. Ay Orang Phlegmatis yang Damai memperlunak sisi mendalam orang Melankolis yang Sempurna, dan orang Melankolis yang Sempurna menyadarkan kelonggaran orang Phlegmatis yang Damai. Perpaduan ini menjadikan pendidik terhebat yang mencintai studi dan penelitian seorang Melankolis yang Sempurna, ditingkatkan oleh kemampuan orang Phlegmatis yang Damai yang menyesuaikan diri dengan orang lain dan menyajikan materi dengan cara menyenangkan. Campuran Pelengkap Menurut Florence Littauer, campuran pelengkap yaitu campuran antara kepribadian Koleris dan Melankolis serta campuran kepribadian Sanguinis dan Phlegmatis. Berdasarkan hasil penelitian, ada 4 siswa yang memiliki tipe kepribadian Sanguinis dan Phlegmatis, dan 4 siswa yang memiliki tipe kepribadian Koleris dan Melankolis. Sanguinis-Phlegmatis19 Salah satu campuran Pelengkap adalah campuran Sanguinis yang Populer dan Phlegmatis yang Damai. Jika watak campuran Koleris yang Kuat dan Melankolis yang Sempurna berorientasi kerja, campuran Sanguinis yang Populer dan Phlegmatis yang Damai cenderung untuk berlaku santai dan bersenang-senang. Perpaduan porsi ganda humor dengan sifat suka bergaul menjadikan watak Sanguinis yang Populer dan Phlegmatis yang Damai menjadi sosok sahabat yang paling baik. Koleris-Melankolis20 Watak Koleris yang Kuat dan Melankolis yang Sempurna adalah Campuran Pelengkap, perpaduan yang sesuai dan melengkapi kekurangan pada watak lainnya. Watak Koleris yang Kuat dan Melankolis yang Sempurna merupakan orang bisnis yang terbaik karena perpaduan kepemimpinan, dorongan dan tujuan watak Koleris yang Kuat dengan pikiran analitis, sadar perincian dan berorientasi jadwal watak Melankolis yang Sempurna, merupakan perpaduan yang tidak bisa dikalahkan. Tidak ada yang melebihi perpaduan ini, dan mereka akan sukses tidak peduli berapa lama waktu yang diperlukan. Kalau mereka bertekad memperbaharui seorang teman hidup, mereka akan terus tekun sampai memperoleh produk . yang Herdiyanto. AuPerbedaan Intensitas Komunikasi Melalui Jejaring Sosial antara Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert pada Remaja,Ay Jurnal Psikologi Udayana 1, no. : 112. Florence Littauer. Personality Plus (Kepribadian Plu. Florence Littauer. Personality Plus (Kepribadian Plu. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. 01 2022 | 97 Lutfiah Sani. Erni Munastiwi Campuran berlawanan21 Campuran yang berlawanan yaitu campuran antara kepribadian Sanguinis dan Melankolis serta antara kepribadian Koleris dan Phlegmatis. Berdasarkan hasil penelitian, ada 3 siswa yang memiliki kepribadian campuran berlawanan yaitu Koleris-Phlegmatis. Jelas sekali ada pertikaian batin yang bisa dimasukkan ke dalam satu orang yang berwatak campuran Sanguinis yang Populer dengan Melankolis yang Sempurna serta campuran Koleris yang Kuat dan Phlegmatis yang DamaiAisifat introvert dan ekstrovert dengan pandangan optimistis dan Watak Sanguinis yang Populer dan Melankolis yang Sempurna adalah yang paling emosional di antara keduanya, sebagaimana satu tubuh berusaha menampung keadaan naik turunnya watak Sanguinis yang Populer dengan trauma yang lebih mendalam dan lebih lama dari watak Melankolis yang Sempurna. Kepribadian yang saling berlawanan ini bisa menuju masalah emosional. Koleris-Phlegmatis22 Dalam buku Personality Plus karya Florence Littauer dijelaskan bahwa watak-watak Koleris yang Kuat dan Phlegmatis yang Damai yang saling berlawanan tidak mempunyai jalur emosional yang sama, mereka mempunyai konflik besar antara bekerja atau tidak bekerjawatak Phlegmatis yang Damai ingin bersikap santai, dan watak Koleris yang Kuat merasa bersalah kalau tidak berproduksi. Persoalan ini biasanya berkisar pada pembagian hidup menjadi dua segmen-membanting tulang di pekerjaan dan menyesuaikan diri dengan keadaan di rumah. Kerap kali orang Koleris yang Kuat memberikan segalanya di pekerjaan, kemudian entah terlalu lelah sehingga tidak bisa melakukan apa-apa di rumah, atau tidak merasa bahwa pekerjaan rumah cukup penting sehingga layak mendapatkan pengerahan tenaganya. Seseorang yang merasa memiliki campuran ini, tanyakanlah kepada dirinya sendiri apakah ia seorang Phlegmatis yang Damai, yang mempertahankan sisi rendah hati di rumah, atau orang Koleris yang Kuat yang benar-benar termotivasi untuk bekerja. Kalau semua pertanyaan ini rupanya tidak mendatangkan jawaban yang memuaskan, mungkin ia memakai Autopeng bertahan hidupAy23 dan tidak menyadari bahwa rasa sakit hati di masa kanak-kanak masih mempengaruhi kehidupannya setelah dewasa. Florence Littauer. Personality Plus (Kepribadian Plu. Florence Littauer. Personality Plus (Kepribadian Plu. Menurut Florence Littauer, sementara mereka melakukan penelitian riwayat kasus yang intensif terhadap orang-orang yang berfungsi dalam keadaan ekstrim ini, mereka mendapatkan bahwa biasanya salah satu dari hal itu adalah tanggapan yang dipelajari terhadap rasa sakit hati di masa lalu. Mereka menyebut ini AuTopeng Bertahan Hidup. Ay Anak Melankolis yang Sempurna dalam mencari perhatian orangtua memakai topeng popularitas watak Sanguinis yang Populer, dan anak Sanguinis yang Populer, karena perlakuan yang tidak semestinya atau penolakan, menjadi tertekan jiwanya dan memakai topeng kesakitan watak Melankolis yang Sempurna. Banyak anak yang dibesarkan dalam rumah tangga yang tidak berfungsi dengan baik memakai topeng kesakitan watak 98 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. Karakteristik Siswa Program Tahfidz dalam Proses Menghafal di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ditinjau dari Tipologi Kepribadian Hippocrates-Galenus Salah satu dari situasi ini, atau perpaduan dari beberapa situasi, menyebabkan anak Koleris yang Kuat memakai topeng watak Phlegmatis yang Damai. Sebagai orang dewasa dia berayun masuk dan keluar kontrol dan kepatuhan, dan tidak mengerti apa sebabnya. Anak Phlegmatis yang Damai tidak mencari kontrol dan biasanya punya perilaku yang paling baik. Karakteristik Tipe Kepribadian Siswa Program Tahfidz SMA Al-Muhajirin Purwakarta Motivasi Menghafal Al-QurAoan Mengutip Fadli Padila Putra, dkk yang merujuk pendapat Sumadi Suryabrata, motivasi adalah keadaan pada diri seseorang yang menggerakkannya agar melakukan sesuatu demi tujuan tertentu. Jika dilihat dari sumbernya, maka jenis-jenis motivasi terbagi menjadi 2, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik yaitu motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang tanpa adanya hubungan dengan orang lain. Sedangkan motivasi ektrinsik yaitu motivasi yang ada pada seseorang karena adanya pengaruh, dorongan, dan rangsangan dari orang lain. Dalam menghafal Al-QurAoan seseorang juga mempunyai motivasi tertentu yang membuat ia ber semangat dan bersungguh-sungguh dalam menghafal Al-QurAoan. Berdasarkan hasil wawancara pada siswa program Tahfidz di SMA Al-Muhajirin Purwakarta, ditemukan alasan dan motivasi siswa untuk menghafal Al-QurAoan sesuai dengan kepribadian masing-masing. Siswa berkepribadian campuran alami (Melankolis-Phlegmati. yang berjumlah 8 orang menyampaikan bahwa motivasi utama mereka untuk menghafal Al-QurAoan adalah berasal dari diri sendiri . Hal ini sesuai dengan sisi emosi seorang melankolis dimana ketika mereka hendak melakukan sesuatu akan dilandaskan pada pemikiran yang penuh dan Siswa berkepribadian campuran pelengkap (Sanguinis-Phlegmati. berjumlah 4 orang menyampaikan bahwa motivasi utama mereka menghafal Al-QurAoan berasal dari luar . yaitu permintaan orang tua dan dikarenakan sewaktu kecil masuk ke sekolah tahfidz sehingga melanjutkannya di SMA ini. Hal ini sesuai dengan sisi emosional seorang sanguinis dan phlegmatis yang antusias dan ekspresif, periang dan penuh semangat, bahagia Melankolis yang Sempurna. AuKalau saja saya sempurna Papa tidak akan menyakiti saya, dan Mama tidak akan berteriak-teriak kepada saya. Ay Apakah ini dari alkohol, obat terlarang, penolakan, penyalahgunaan seksual atau emosional, atau legalisme agama yang ekstrim, rumah tangga yang berfungsi secara kurang baik ini mengakibatkan pemakaian topeng kepribadian pada diri anak-anaknya. Mereka tidak tahu bagaimana caranya harus melawan sistem, maka mereka cenderung menjadi apa saja yang akan membantu mereka bertahan hidup. [Florence Littauer. Personality Plus (Kepribadian Plu. Fadli Padila Putra, dkk. AuPengaruh Motivasi Menghafal Al-QurAoan terhadap Kualitas Hafalan Al-QurAoan Santri,Ay Jurnal Cerdas Mahasiswa 2, no. : 170. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. 01 2022 | 99 Lutfiah Sani. Erni Munastiwi menerima kehidupan dan baik/kuat berada di bawah tekanan. Meskipun kehendak menghafal muncul dari pihak luar diri mereka, namun mereka tetap menerimanya dengan penuh antusias. Siswa berkepribadian campuran pelengkap (Koleris-Melankoli. berjumlah 4 orang menyampaikan bahwa motivasi utama mereka menghafal Al-QurAoan berasal dari diri sendiri dengan alasan yang cukup idealis, yaitu untuk membuat bangga orang tua, diri sendiri dan menggapai ridho Allah. Hal ini sesuai dengan watak seorang koleris yang idealis dan seorang melankolis yang filosofis. Siswa berkepribadian campuran berlawanan (Koleris-Phlegmati. berjumlah 3 orang menyatakan bahwa motivasi utama mereka untuk menghafal Al-QurAoan berasal dari diri sendiri . dan dari dorongan orang tua . Dua di antara mereka mengatakan ingin menjaga Al-QurAoan dan memberikan syafaat untuk kebahagiaan kedua orang tua. Semenjak menghafal Al-QurAoan, mereka mengaku merasakan adem dan nyaman sehingga lebih tenang batinnya, dan ada keseruan tersendiri di dalamnya. Seringnya merasa senang karena waktunya enak digunakan untuk menghafal. Namun tidak jarang juga ada rasa bosan dan lelah karena aktivitas yang padat sehingga tidak memiliki waktu untuk fokus menghafal. Metode Menghafal Al-QurAoan Dalam menghafal Al-QurAoan, ada dua hal pokok yang senantiasa dilaksanakan, yaitu menambah dan menjaga hafalan. Masing-masing minimal harus menambah hafalan sebanyak satu halaman dalam sehari. Aktivitas menambah hafalan lebih sering dilaksanakan setelah qiyamullail sampai menjelang waktu sholat subuh, yang mana hal ini juga telah dipersiapkan sedari sebelum tidur. Adapun aktivitas menjaga hafalan lebih banyak dilakukan, mengingat bahwa menjaga hafalan lebih sulit jika dibandingkan dengan aktivitas menambah hafalan. Menurut instruktur Program Tahfidz SMA Al-Muhajirin, sistem atau metode yang digunakan adalah ziyadah . enambah hafala. dan murajaAoah . engulang hafala. Setiap setelah Subuh, para siswa menambah hafalan . dengan target 1 halaman/hari. Ketika menjelang sore, para siswa mengulang hafalan . urajaAoa. yang disetorkan pada waktu subuh Jadwal rutin lainnya adalah pada hari JumAoat malam, para siswa mengulang hafalan . urajaAoa. yang sudah disetorkan selama sepekan. Lalu pada Sabtu pagi, para siswa melakukan kegiatan murajaAoah bersama-sama untuk mengulang hafalan-hafalan dari juz 1 sampai seterusnya. 26 Berdasarkan hasil wawancara pada siswa program Tahfidz di SMA Al25 Iwan Agus Supriono & Atik Rusdiani. AuIMPLEMENTASI KEGIATAN MENGHAFAL AL-QURAN SISWA DI LPTQ KABUPATEN SIAK,Ay 58. Dengan teks asli: Ausistemnya tentu ada ziyadah . enambah hafala. dan murajaAoah . engulang hafala. Setiap baAoda Subuh, anak-anak menambah hafalan 1 hari 1 halaman, lebih dari itu lebih baik. Terkadang kondisional, jika target tersebut bisa dikira-kirakan dalam beberapa waktu untuk menyelesaikan 1 juz atau 1 surat 100 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. Karakteristik Siswa Program Tahfidz dalam Proses Menghafal di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ditinjau dari Tipologi Kepribadian Hippocrates-Galenus Muhajirin Purwakarta, ada beberapa metode yang digunakan siswa untuk menghafal AlQurAoan sesuai dengan kepribadian mereka masing-masing, antara lain: Siswa berkepribadian campuran alami (Melankolis-Phlegmati. Waktu TahajjudSubuh Suasana . Sebelum tidur . TahajjudSubuh TahajjudSubuh Suasana . amar dan aul. Setelah Asharsebelum sholat Maghrib Setelah Ashar & Tahajjud Suasana ramai tetap bisa menghafal, namun . Suasana . TahajjudSubuh setelah Dzuhur TahajjudSubuh Sebelum tidur . Tempat Suasana . Metode Suasana ramai tetap bisa menghafal, namun . ula, kamar, kela. Suasana . Suasana ramai tetap bisa menghafal, namun Baca dengan melihat . terlebih dahulu agar kenal dengan ayatnya, ketika akan dihafal lebih Baca dengan melihat . terlebih dahulu, lalu diulang setiap ayat saat dihafalkan sampai lancer Ditargetkan 1 halaman/hari, dibagi setengah untuk dihafalkan pagi hari dan setengah lagi untuk dihafalkan malam hari, dihafal ayat per ayat sampai lancer Setelah Dzuhur, fokuskan untuk baca satu halaman, lalu setelah ashar fokus terjemahan lalu baru dihafal ayat per Dibaca dan dimengerti terjemahannya terlebih dahulu, lalu diperhatikan kata perkata kalimat per kalimat, baca dengan melihat 1 halaman, lalu dilihat ada berapa ayat dalam satu halaman lalu dibagi untuk dua waktu menghafal Dibaca dengan melihat . terlebih dahulu satu halaman, lalu satu ayat diulang 3-5x, kata per kata, kalimat per kalimat, setelah ayat kedua hafal lalu ulang lagi dari ayat pertama Dibaca setengah halaman terlebih dahulu lalu dihafal ayat per ayat, setelah dirasa cukup hafal lanjut menghafal setengah halaman lainnya Dibaca satu halaman dengan melihat . terlebih dahulu, lalu dihafalkan ayat per ayat maka dipercepat dalam menghafal. Ketika menjelang sore, anak-anak murajaAoah hafalan yang yang Subuh tadi Dan setiap malam Sabtu, anak-anak murajaAoah hafalan dalam 1 pekan tersebut. Setiap Sabtu pagi, murajaAoah bersama, hafalan yang sudah dihafalkan sebelum-sebelumnya dari awal. Ay [Ustadzah Ira Nazhifatul Qolbah. Wawancara bersama Instruktur Tahfidz Al-QurAoan. IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. 01 2022 | 101 Lutfiah Sani. Erni Munastiwi saat sekolah mengurangi fokus . Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa siswa berkepribadian campuran alami (Melankolis-Phlegmati. cenderung lebih nyaman menghafal pada suasana sepi dan sunyi seperti di mesjid dan aula. Hal ini sesuai dengan karakter atau watak seorang melankolis dan phlegmatis yang damai dan menghindari perhatian khalayak ramai, enggan untuk berada di pusat perhatian. Meskipun ada beberapa yang tetap bisa menghafal di suasana ramai namun tetap mengurangi tingkat fokus seperti di kamar dan kelas. Mengenai waktu, sebagian besar mereka cenderung menghafal di waktu Tahajjud hingga Subuh. Beberapa siswa menghafal di malam hari sebelum tidur, setelah waktu Dzuhur dan Ashar, sebelum Maghrib dan ada yang menghafal saat ada waktu luang di kelas saat bersekolah. Untuk metode yang digunakan, mereka cenderung membaca dengan melihat . terlebih dahulu untuk mengenal ayat agar lebih mudah ketika dihafal, memahami terjemahannya, lalu kemudian menghafal ayat demi ayat hingga lancar. Siswa berkepribadian campuran pelengkap (Sanguinis-Phlegmati. Waktu Tempat Metode Setelah shalat Fardhu Suasana sepi . Setelah Subuh Sesuai mood/suasana hati . adang Subuh, kadang setelah shalat Fardh. Sesuai mood/ suasana hati . eringnya setelah Asha. Suasana ramai & sepi tetap bisa fokus . Suasana sepi . Dibaca satu ayat terlebih dahulu lalu dihafalkan, setelah hafal ayat pertama maka lanjut menghafal ayat kedua dan Namun tidak menambah ayat baru sebelum hafal. Dibaca dengan melihat . terlebih dahulu satu halaman beserta terjemahannya, lalu setiap menghafal ayat diulang beberapa kali Dibaca dengan melihat . terlebih dahulu sebanyak 10x, kemudian Setelah hafal ayat pertama maka lanjut menghafal ayat kedua dan Setelah hafal, kembali mengulang dari ayat pertama. Dibaca dengan melihat . terlebih dahulu sambil memahami terjemahannya lalu dihafalkan kata per kata hingga ayat per ayat yang dikaitkan dengan terjemahannya Suasana ramai & sepi tetap bisa fokus . 102 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. Karakteristik Siswa Program Tahfidz dalam Proses Menghafal di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ditinjau dari Tipologi Kepribadian Hippocrates-Galenus Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa siswa berkepribadian campuran pelengkap (Sanguinis-Phlegmati. lebih memilih aula sebagai tempat utama untuk menghafal dalam suasana sepi dan ramai. Hal ini sesuai dengan karakter atau watak sanguinis yang senang berada di keramaian . usat perhatian/baik di panggun. sebab ia mudah bosan sehingga ia dikenal dengan pribadi yang kreatif dan inovatif. Mereka tidak terganggu dengan adanya keramaian di sekitarnya, meskipun ada beberapa dari mereka yang cenderung menghafal di suasana sepiAidominasi sisi phlegmatis. Mengenai waktu, mereka cenderung mengikuti alur mood . uasana hat. mereka, sehingga tidak terikat dengan jadwal yang terorganisir. Namun jika dapat disimpulkan mereka lebih seringnya menghafal setelah shalat Fardhu. Terkait metode, mereka cenderung membaca dengan melihat . terlebih dahulu, memahami keterkaitan antara ayat dan terjemahannya, kemudian menghafal ayat baru dengan mengulangnya beberapa kali hingga lancar. Siswa berkepribadian campuran pelengkap (Koleris-Melankoli. Waktu Tempat Tahajjud-Subuh & setelah Dzuhur Tahajjud-Subuh Suasana sepi . Dibaca terjemahannya terlebih dahulu, lalu kemudian menghafal ayat per ayat Suasana sepi . asjid, di Suasana ramai & sepi tetap bisa fokus . Suasana sepi . antai 3 Aspa. Dibaca ayatnya terlebih dahulu hingga familiar di memori dan lidah, lalu kemudian dihafal ayatnya Setelah Ashar & sebelum Sesuai mood/suasana hati . eringnya sebelum tidu. Metode Dihafalkan ayat per ayat, setelah dapat ayat kedua dan seterusnya, kembali lagi mengulang ayat pertama Dibaca dengan melihat . terlebih dahulu sebanyak satu halaman sambil membaca terjemahnya, memahami isi terjemah apakah hikmah atau cerita agar lebih mudah diingat ketika menghafal ayatnya. Ketika masa ujian/target tertentu, tidak bisa istirahat sebelum hafal dan terus mengulang. Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa siswa berkepribadian campuran pelengkap (Koleris-Melankoli. cenderung lebih nyaman menghafal pada suasana sepi seperti di masjid, aula, gedung lantai 3 asrama, dan halaman gazebo. Meskipun ada IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. 01 2022 | 103 Lutfiah Sani. Erni Munastiwi salah satu dari mereka yang bisa menghafal dalam suasana ramai dimana pun terutama di kamar dan aula. Mengenai waktu, mereka cenderung menghafal . enambah hafala. ketika Tahajjud dan menjelang tidur, ada pula yang menghafal setelah Ashar. Mereka cenderung memiliki jadwal yang teroganisir dan tegas Metode yang digunakan oleh mereka adalah membaca dengan melihat . ayat dan terjemahnya agar lebih mudah diingat dan kemudian menghafal ayat demi ayat, lalu mengulang dari ayat pertama hingga terakhir. Siswa berkepribadian campuran berlawanan (Koleris-Phlegmati. Waktu Tempat Setelah Subuh Suasana sepi . Setelah Maghrib-Isya Tengah malam . & setelah Subuh Suasana sepi . Suasana sepi . esjid dan Metode Dibaca dengan melihat . menggunakan suara keras . secara terus menerus, jadi lebih mudah untuk dihafal dan diingat kembali Menghafal ayat per ayat hingga lancar Metode tikrar . engulang terus meneru. untuk setiap ayat, lalu kemudian lanjut menghafal ayat berikutnya dengan cara yang sama Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa siswa berkepribadian campuran berlawanan (Koleris-Phlegmati. cenderung menyukai suasana sepi untuk menghafal seperti di masjid, aula, dan lesehan gedung asrama. Waktu yang digunakan oleh mereka setelah Subuh dan Maghrib serta tengah malam hingga Tahajjud. Salah satu siswa ini mengaku jarang tertidur karena saat malamlah waktu tersunyi dan ternyaman baginya untuk menghafal Al-QurAoan. Metode yang digunakan adalah dibaca dengan melihat . menggunakan suara keras . secara terus menerus, menghafal ayat per ayat, dan metode tikrar . engulang terus Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa tipe kepribadian siswa yang mengikuti program Tahfidz kelas X-XI tahun akademik 2021-2022 ditinjau dari teori kepribadian Hippocrates-Galenus, ditemukan memiliki 4 tipe kepribadian campuran. 104 | IQ (Ilmu Al-qurAoa. : Jurnal Pendidikan Isla. Volume 5 No. Karakteristik Siswa Program Tahfidz dalam Proses Menghafal di SMA Al-Muhajirin Purwakarta ditinjau dari Tipologi Kepribadian Hippocrates-Galenus Campuran alami yaitu Melankolis-Phlegmatis, campuran pelengkap yaitu SanguinisPhlegmatis dan Melankolis-Koleris, serta campuran berlawanan yaitu Koleris-Phlegmatis. Karakteristik siswa program Tahfidz dalam proses menghafal Al-QurAoan SMA AlMuhajirin kelas X-XI tahun akademik 2021-2022 menyangkut motivasi dan metode mereka untuk menghafal Al-QurAoan. Secara singkat, dapat disimpulkan beberapa karakteristik tersebut, yaitu . siswa berkepribadian campuran alami (Melankolis-Phlegmati. dengan ciri motivasi berasal dari diri sendiri dan metode mereka cenderung membaca dengan melihat . terlebih dahulu untuk mengenal ayat agar lebih mudah ketika dihafal, memahami terjemahannya, lalu kemudian menghafal ayat demi ayat hingga lancer. siswa berkepribadian campuran pelengkap (Sanguinis-Phlegmati. dengan ciri motivasi berasal dari luar yaitu permintaan orang tua dan metode mereka cenderung membaca dengan melihat . terlebih dahulu, memahami keterkaitan antara ayat dan terjemahannya, kemudian menghafal ayat baru dengan mengulangnya beberapa kali hingga lancar. siswa berkepribadian campuran pelengkap (Koleris-Melankoli. dengan ciri motivasi berasal dari diri sendiri dengan alasan yang idealis dan metode mereka membaca dengan melihat . ayat dan terjemahnya agar lebih mudah diingat dan kemudian menghafal ayat demi ayat, lalu mengulang dari ayat pertama hingga terakhir. siswa berkepribadian campuran berlawanan (Koleris-Phlegmati. dengan ciri motivasi berasal dari diri sendiri dan dorongan orang tua dan metode mereka membaca dengan melihat . menggunakan suara keras . secara terus menerus, menghafal ayat per ayat, dan metode tikrar . engulang terus meneru. Saran Setelah diketahui betapa berlimpahnya situs-situs yang terdapat pada internet dengan kemudahan akses secara online melalui berbagai macam platform gadget membuat para pemerhati pendidikan harus berperan aktif dalam menyikapi fenomena seperti ini. Salah satunya adalah peran guru atau praktisi pendidikan untuk memberikan penyuluhan terkait pemilihan bahan sumber belajar yang terdapat di internet melalui kriteria yang sudah Selanjutnya memasifkan bahasan materi pelajaran secara ilmiah kemudian memanfaatkan media internet agar mudah di akses secara online dan terbaca secara tak terbatas melampaui jarak dan waktu. Daftar Pustaka