Perencanaan Seaworld Di Balikpapan Dengan Penekanan Arsitektur Metafora Rahmat Sultan Fachrain1 Arman Efendi. Ahmad Riza. 1Mahasiswa Program Studi Arsitektur. Fakultas Teknik. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. 2,3Dosen Pembimbing Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Jl. Ir. Juanda No. Air Hitam. Samarinda Ulu. Kota Samarinda. Kalimantan Timur 75124 Alamat Email Penulis : fachrain@gmail. ABSTRAKSI Seaworld di Balikpapan merupakan wisata alternatif bagi wisatawan yang ini mengenal ekosistem dan spesies biota laut. Wahana ini dibuat untuk memberikan pendidikan atau pengetahuan yang menghibur agar mereka bisa mencintai dan menghargai alam. Selain menyediakan fasilitas, secara tampilan fisik bangunan akan bertemakan laut agar menjadi ciri khas dari tempat tersebut dan mampu menjadi ikon dari kota ini. Konsep yang digunakan untuk mendukung tema laut pada Perencanaan Seaworld di Balikpapan yaitu dengan Penekanan Arsitektur Metafora. Kata kunci : Seaworld. Balikpapan. Arsitektur Metapora ABSTRACT Seaworld in Balikpapan is an alternative tourism for tourists who are familiar with the ecosystem and species of marine biota. This rides are designed to provide education or entertaining knowledge so that they can love and appreciate nature. In addition to providing facilities, the physical appearance of buildings will be the theme of the sea to be the hallmark of the place and able to become an icon of this city. The concept used to support the marine theme at Seaworld Planning in Balikpapan is with Metaphor Architectural Emphasis. Keywords: Seaworld. Balikpapan. Metapora Architecture PENDAHULUAN Latar Belakang Kota Balikpapan merupakan pintu gerbang Provinsi Kalimantan Timur, yang dilengkapi bandara udara dan pelabuhan internasional. Dimana pelabuhan dan bandara udara berfungsi sebagai pintu masuk dan keluar berbagai kegiatan ekonomi dan lainnya. Letak Kota Balikpapan berada di pinggir laut . , merupakan salah satu potensi Kota Balikpapan yang dapat menjadi tujuan wisata. Letak Kota Balikpapan yang berada dekat dengan laut menjadikan kota tersebut terkenal akan wisata pantainya. Untuk menikmati keindahan salah satu wisata alam tersebut para melakukan berbagai aktifitas di tepi pantai itu. Namun kondisi laut di Kota balikpapan mulai berkurang keindahannya hal ini dikarenakan keadaan laut yang mulai tercemar oleh sampah dan limbah pabrik disekitar laut tersebut menjadikan kondisi ekosistem laut mulai terganggu yang dapat berdampak kepada anak cucu kita yang tidak bisa menikmati kekayaan laut tersebut. Untuk menghadapi hal tersebut diperluakan sebuah tempat yang dapat menggambarkan atau memperlihatkan keindahan dari ekosistem bawah laut kota Balikpapan yang dapat dinikmati oleh semua masyarakat serta dapat memberikan pendidikan atau pengetahuan yang menghibur agar mereka bisa mencintai dan menghargai alam. Tempat tersebut juga bisa menjadi salah satu fasislitas rekreasi dan memiliki tampilan fisik yang bertemakan laut agar bisa menjadi ciri khas dari tempat itu Dari permasalahan di atas maka Kota Balikpapan menerapkan hal di atas yaitu adalah Seaworld. Tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi Seaworld secara tampilan fisik dapat memberikan kesan tentang kehidupan bawah laut dengan penekanan Arsitektur Metafora. Rumusan Masalah Bagaimana menggabungan tema laut kedalam bentuk bangunan Seaworld agar bisa menjadi ciri khas dari tempat itu sendiri ? Tujuan Tujuan dari perencanaan Seaworld di Balikpapan adalah untuk menciptakan tempat rekreasi yang memiliki nilai edukasi tentang keindahan dan keadaan ekosistem bawah laut di Kota Balikpapan dan sekitarnya dengan pendekatan arsitektur metafora. Sasaran Tercapainya konsep Perencanaan Seaworld di Kota Balikpapan dengan pendekatan Arsitektur Metafora menggambarkan suatu bangunan terlihat atau menyerupai suatu bentuk lain yang tercipta dari bentuk fasad bangunan, struktur serta detail arsitektural yang sesuai dengan teori yang diterapkan kedalam bangunan agar dapat menjadi ciri khas dari tempat itu sendiri. TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Seaworld Seaworld berasal dari kata sea dan world yang berarti dunia laut atau dunia samudera. Seaworld digunakan untuk sebuah sarana hiburan yang mengandung nilai rekreasi, informasi, dan edukasi serta mengkonservasi biota laut ke dalam tangki aquarium atau wadah pamer yang diperlihatkan secara alami kepada pengunjung. Istilah Seaworld di setiap negara berbeda-beda. Misalnya di Singapura menggunakan Jepang menggunakan istilah sealife park atau seafront aquarium, di Cina dikenal dengan nama ocean world, sedangkan di Eropa dan Amerika lebih banyak menggunakan Aquarium. Di Indonesia menggunakan istilah Seaworld. Meskipun menggunakan berbagai macam istilah, tetapi pada dasarnya memiliki arti yang sama yakni sarana hiburan yang memamerkan biota laut. ANALISA PERENCANAAN Analisa Site Pemilihan lokasi ini merupakan hal yang sangat penting dalam menempatkan sebuah seaworld, dikarenakan bangunan ini harus dekat dengan daerah pantai sebagai sumber air laut, adapun beberapa kriteria yang dijadikan pemilihan site yaitu : Harus berada di daerah yang dekat dengan Memenuhi Balikpapan akan keperluan yang diterima masyarakat Balikpapan Berada di daerah yang sesuai dengan peruntukan site dan baik dalam pencapaian sarana dan prasaran Harus memiliki potensi alam dan eksisting lahan yang dapat digunakan dalam proses perancangan agar dapat selaras dengan Harus memiliki aksebilitas, sirkulasi kendaraan pada site dan memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Berdasarkan pertimbangan diatas adapun lokasi yang cocok untuk Perencanaan Seaworld di Balikpapan berada di kawasan pantai Lamaru. pantai ini adalah tempat wisata terkenal di kota ini. Selain pantai, hutan yang berada di sekitar jalan masuk ke lokasi ini memiliki daya tarik yang besar untuk di nikmati oleh pengunjung sebelum mencapai pantai. Analisa Matahari Potensi Matahari pagi sangat bermanfaat pada ruangan di area pengeola, maka ruanganruangan di area tersebut akan lebih banyak berada di bagian kanan bangunan sehingga pemanfaatan sinar matahari pagi yang masuk ke dalam ruangan dari jam 07. 00 - 11. 00 akan lebih maksimal. Ketika matahari berada di jam 11. 00 akan mengakibatkan meningkatnya hawa panas pada ruangan yang akan menggangu permasalahan yang akan digunakan adalah menggunakan kisi-kisi pada bagian fasade yang bertujuan untuk menghalau cahaya matahari langsung mengenai bangunan. Analisa Arah Angin Potensi Potensi hembusan angin yang berasal dari pantai yang memungkinkan bangunan dengan memberikan bukaan untuk pemanfaatan penghawan alami terhadap sisi kanan bangunan sehingga memberikan kenyamanan dalam bangunan. Analisa Point Of View Potensi bentuk denah dan bangunan yang menghadap ke jalan sehingga bangunan dapat mudah dikenali dari berbagai arah jalan atau dari kendaraan. Analisa View Dari Dalam Bangunan Potensi view pada posisi bangunan yang akan menghadap kearah jaan utama yaitu jalan yang digunakan untuk menuju ke pantai lamaru Analisa Penyusunan Massa Bangunan Berdasarkan Aktivitas Setelah mendapatkan penataan area dan zona aktivitas yang ada berdasarkan kondisi lingkungan site sebagai berikut : Pada bagian depan site terdapat area parkir dari bangunan Seaworld ini, dimana pada area ini termasuk kedalam kategori publik karena semua orang bisa memasuki area Setelah area parkir ditengah terdapat wahana yang menjadi pusat perhatian, yaitu adalah tempat yang dijadikan Seaworld, wahana ini termasuk kedalam area semi publik karena area ini hanya diperuntukan untuk pengunjung yang akan menikmati wahana Seawolrd itu sendiri dan tentunya yang sudah memiliki tiket masuk wahana. Bagian paling belakang adalah bagian pengelola, utilitas, dan karantina. Bagian ini termasuk kedalam area privasi karena hanya pengelola yang bisa memasuki area tersebut. Analisa Sirulasi Kendaraan Pada posisi depan site akan dijadikan area terbuka seperti landscape dan lahan parkir untuk memudahkan para pengunjung untuk menuju Seaworld maka area parkir tidak jauh dari Main Entrance sehingga jarak antar parkir dengan area dan bangunan Seaworld ataupun area publik mudah dicapai. View dari sebalah kanan bangunan yang hanya berfokus ke arah pantai maka pada area tersebut akan dimanfaatkan untuk ruangan yang akan ditempatkan dalam perancangan Pada area utilitas dan karantina akan dibuat jalur khusus yang terpisah dengan area parkir kendaraan umum agar memaksimalkan jalur Service dimana jalur ini ditandai dengan warna kuning pada jalurnya. KONSEP Transformasi Bentuk Pada transformasi bentuk mengunakan bentuk kerang yang akan dijadikan bentuk dari bangunan Seaworld di Balikpapan untuk menampilkan fisik bangunan menyerupai bentuk lain yang sudah direncanakan yaitu Proses pertama membentuk sketsa kasar dari Proses ke empat 2 bidang disatukan untuk menjadi bentuk yang utuh Proses ke lima setelah kedua bidang tersebut disatukan maka terbentuklah bidang yang akan di jadikan bentuk dasar bangunan Proses kedua bentuk kasar yang didapat di bagi menjadi 2 bagian Proses terakhir adalah penambahan gris yang akan mempertegas bidang agar terlihat seperti Proses ketiga didapat 2 buah bidang dengan ukuran yang berbeda Selain bentuk kerang, ada bentuk lain yang digunakan dalam perancangan seaworld ini, yaitu bentuk tripang dan ombak. Kedua bentuk itu di pilih guna memenuhi tema laut yang akan diterapkan pada bangunan. Berikut adalah transformasi bentuk dari Proses pertama membentuk sketsa kasar dari Proses kedua bentuk tripang disempurnakan Proses ketiga dan keempat bentuk tripang ditambahkan bentuk lengkungan diatas dan bawah bentuk dasar tripang tersebut. Berikut adalah transformasi bentuk dari Proses pertama membentuk sketsa kasar dari Proses kedua bentuk ombak disempurnakan Struktur Pada bagian kaki / pondasi menggunakan jenis pondasi dalam setempat yaitu Pile cap dengan panjang dan lebar yang telah di tentukan agar bangunan tetap aman dan pondasi lajur batu kali. Pada struktur Badan Menggunakan : Kolom bangunan menggunakan IWF atau tulangan besi ulir Menggunakan bahan beton karena lebih mudah dibentuk menjadi apapun. Menghubungkan Sloof. Kolom, dan Balok yang saling mengikat satu Untuk dinding bisa menggunakan ACP, atau bahan material lain dengan menggunakan frame yang dapat di buat alurnya sendiri dengan tujuan memudahkan untuk memberikan bentuk peniruan. Menggunakan struktur shell yang nantinya menjadi cangkang untuk badan sekaligus atap bangunan. Pada menggunakan struktur cangkang karena untuk tingkat kerumitan yang lebihtinggi, struktur yang paling cocok adalah struktur cangkang . struktur cangkang / shell structure menurut r. , adalah plat yang melengkung ke satu arah atau lebih yang tebalnya jauh lebih kecil dari pada bentangnya. gaya-gaya yang harus didukung dalam struktur permukaan bidang sebagai gaya-gaya membran yang diserap oleh bentuk strukturnya. demikian tidak terdapat gaya lintang dan momen lentur. Untuk bahan penutup atap dapat digunakan jeis material atap lengkung yaitu Lysaght Trimdek. Lysaght Trimdek adalah profil baja lembaran penutup atap dan dinding berpenampilan menarik dan memiliki jarak gelombang yang tegas dan lebar. Pemakaian profil yang estetis ini menghemat biaya dan dapat digunakan pada bentuk bangunan perumahan, komersial maupun industri. Penggunaan di Indonesia cukup dikenal di kalangan arsitek dengan kemampuan fungsi lengkung . rimp curv. Proses ketiga dan keempat merupakan bentuk ombak yang akan digunakan dalam desain Utilitas Bangunan Instalasi Elektrikal Berikut adalah skema instalasi elektrikal : PENERANGAN TRAFO AUTOMATIC SWICTH GENSET MDP SDP MACHINE STOP KONTAK CCTV SOUND SYSTEM Instalasi Penerangan dan Stop Kontak Untuk Instalasi penerangan kebutuhan bangunan dan lingkungan sekitar bangunan dengan jenis lampu yang seuai. Menggunakan jenis lampu khusus untuk perlakukan ruang khusus agar lebih menarik. Sistem Penghawaan Untuk Penghawaan Menggunakan model Ac Split dan AC Central. AC Split membutuhkan ruang untuk penempatan outdoor AC sedangkan AC Central membutuhkan space ruang di Langitlangit untuk penematan ducting dan AC Cassete serta harus ada ruang AHU (Air Handing Uni. Instalasi Sound Sistem Untuk Semua sistem audio-video dikontrol oleh suatu ruang control yang bertanggung jawab terhadap penanyangan audio-video pada tiap titik ruangan yang telah ditentukan. Sistem Perlindungan Kebakaran Untuk langkah pemadaman diperlukan perangkat sebagai berikut : C sprinkler C hydrant box C Hydrant pillar C Fire extinguisher Upaya penyelamatan dilakukan dengan C Pintu darurat Tangga darurat Suplai Air Bersih Bangunan Kebutuhan air bersih dapat diambil dari saluran air yang bersumber dari sumur artesis dan PDAM. Air dari sumur artesis dan PDAM akan digunakan untuk kebutuhan air minum, air pengisi kolam renang, air mandi, air pengisi penyiraman tanaman pada landscape, dan Dalam sistem distribusi air PDAM akan digunakan tanki penampungan . round reservoi. dengan menganut sistem up-feed Untuk ground reservoir, air yang ada didalam dihubungkan dengan 2 macam pompa : pompa untuk menaikan air ke atas bangunan dan pompa khusus hydrant pillar yang hanya bekerja kala kran hydran dibuka saat terjadi bahaya kebakaran. Sistem Penyediaan Air Laut Bangunan aquarium didukung oleh alat filtrasi untuk menjernihkan air laut. Air untuk main tank . nki utam. dan akuarium air laut lainnya diperoleh dari laut Lamaru. Pembuangan Limbah Sistem pembuangan limbah cair atau air kotor yang berasal dari WC, binatu, dapur dan lavatory akan langsung dibuang ke bak kontrol untuk menyaring material yang masih bersifat padatan . eperti plastik, pembalut wanita dan sebagainy. untuk kemudia dialirkan ke dalam STS (Sewerage Treatdment Syste. dengan bahan kimia yang bersifat menghancurkan dan mengencerkan limbah. Setelah melewati STS, limbah dianggap sudah layak untuk dibuang ke riol kawasan yang kemudian berlanjut ke riol kota karena dianggap sudah tidak banyak membahayakan linhkungan. HASIL DESAIN Master Plan Perspektif Master Plan Perspektif Gedung Wahana Seaworld Perspektif Gedung Pengelola Perspektif Gedung Utilitas Kesimpulan Sebagai salah satu tempat wisata yang ada di beberapa daerah kota di indonesia, diharapkan pada Perencanaan Seaworld di Balikpapan Dengan Penekanan Arsitektur Metafora memiliki peranan penting dalam memajukan perekonomian di kota Balikpapan dan dapat menjadi tempat wisata yang memiliki daya tarik yang berbeda dari tempat Ae tempat sebelumnya di kota tersebut. Selain menyediakan tempat wisata, tempat tersebut juga harus memiliki ciri khas dan daya tarik yang berbeda dari tempat lain yang ada sehingga pada perencanaan seaworld diberikan penekanan arsitektur metafora untuk menampilkan bentuk fisik bangunan memberikan memori tersendiri bagi para Perancangan memerlukan banyak pertimbangan dari segala aspek perancangannya, bukan hanya sekedar memperhatikan fungsi utama sebagai tempat wisata namun juga memperhatikan nilai estetis pengalaman baru kepada pengunjung tidak hanya untuk rekreasi tetapi memberikan nilai edukasi untuk mengenal dan melestarikan ekosistem bawah laut. Penekanan arsitktur metafora digunakan untuk memfisualisasikan bentuk bangunan menyerupai bentuk lain yang berkaitan dengan laut agar bangunan memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan bangunan lain di kota tersebut serta dapat di kenal oleh masyarakat balikpapan dan para wisatawan lokal mauppun mancanegara. DAFTAR PUSTAKA