Vol. 8 No. 2 April 2022 p-ISSN : 2252-4150 e-ISSN : 2716-3474 Tersedia online di http://ejurnal. id/index. php/JurnalPublisitas/ Partisipasi Masyarakat Desa Kuripan dalam Pembangunan pada Bidang Pendidikan Roni Rustandi1. Nurzaman AM 2. Hendri3 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Universitas Pamulang. Tangerang Selatan. Indonesia Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Universitas Pamulang. Tangerang Selatan. Indonesia Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Universitas Pamulang. Tangerang Selatan. Indonesia E-mail: dosen02176@unpam. E-mail: Nurzaman85@unpam. E-mail: Dosen02650@unpam. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pembangunan dalam bidang pendidikan di Desa Kuripan. Subjek penelitian ini yaitu Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Kuripan. Sedangkan pendekatan penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menggunakan metode survei. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan kuesioner. Dalam penelitian ini salah satu instrumen yang digunakan untuk mengukur tanggapan terhadap sebuah pertanyaan/pernyataan atau masalah yaitu dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase dan tabulasi silang. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian tentang partisipasi masyarakat dalam pembangunan pada bidang pendidikan, maka diketahui bahwa lebih dari setengah masyarakat Desa Kuripan . ,85%) ikut berpartisipasi dalam pembangunan pada bidang pendidikan, dan kurang dari setengah masyarakat desa kuripan . ,15%) meyatakan tidak ikut berpartisipasi dalam pembangunan pada bidang pendidikan. Kata kunci : Partispasi. Pembangunan. Pendidikan ABSTRACT The purpose of this study is to find out community participation in development in the field of education in Kuripan Village. The subjects of this study are the Village Government and the people of Kuripan Village. While the research approach used descriptive qualitative approach, using survey methods. While the data collection techniques in this study used observations, interviews and questionnaires. In this study one of the instruments used to measure responses to a question / statement or problem is by using a likert scale. Data analysis techniques use percentage techniques and cross tabulation. Based on the results of processing research data on community participation in development in the field of education, it is known that more than half of the people of Kuripan Village . 85%) participate in development in the field of education, and less than half of the people of the village of gratitude . 15%) say they do not participate in development in the field of education. Keywords : Participation. Development. Education Jurnal Publisitas. Vol. No. April 2022 PENDAHULUAN Keberhasilan pembangunan tidak dapat dilepaskan dari Setiap mempunyai peranan penting dalam menentukan jalan keberhasilan bersama, baik sebagai kesatuan sistem maupun sebagai individu yang merupakan bagian yang sangat penting dalam proses dan dinamika pembangunan nasional. Sebab pembangunan nasional harus dimulai dari pedesaan. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pasal 1 menjelaskan merupakan upaya untuk meningkatkan masyarakat pedesaan. Hal ini juga diperkuat dan didukung oleh Pasal 78 yang menjelaskan bahwa Aupembangunan pedesaan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan dan infrastruktur pedesaan, mengembangkan potensi ekonomi lokal, dan menggunakan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutanAy. Pembangunan pedesaan pelaksanaan dan pengendalian. Secara desain, pembangunan desa masyarakat yang bersinergi secara kekeluargaan dan gotong royong untuk cita-cita bersama. Namun, yang terjadi dilapangan selama ini tidak sesuai dengan yang diharapkan, sebagaimana prinsip yang dicanangkan untuk mencapai tujuan pembangunan nasional. Hal tersebut, dipicu oleh tingkat SDM . umber daya manusi. yang kurang baik mengakibatkan meningkatkan potensi, sempitnya ruang lingkup dalam mengembangkan dan mengelola kekayaan alam, sehingga permasalahan yang datang dengan silih berganti tidak kunjung dapat diselesaikan, peperti masalah ekonomi, kurangnya pendidikan . aik sarana dan prasaran. , kurangnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat berusia produktif, dan seringkali masih terikat pada tradisi lama, serta mentalitas yang masih rendah, polapikir yang sulit dirubah. Dapat kita lihat rujukannya dalam data Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM) Desa Kuripan. Kecamatan Ciseeng. Kabupaten Bogor. Tahun 20202025, maka rumusan isu strategis yang akan ditangani dalam pembangunan desa 6 . tahun ke depan adalah: . Peningkatan . Peningkatan sumber daya manusia melalui pemerataan fasilitas . Peningkatan laju pertumbuhan ekonomi kemasyarakatan. Peningkatan kondisi lingkungan . Pemerataan dan peningkatan infrastruktur sarana umum . alan desa, jaringan irigasi, jaringan telekomunikasi, sarana olahraga, dan pelayanan kesehatan dan infrastruktur yang lainny. Hal ini merupakan tantangan yang harus dihadapi bagi kepemimpinan Kepala Desa Kuripan sekarang dalam upaya masyarakatnya menuju yang lebih baik. Jurnal Publisitas. Vol. No. April 2022 Selain itu kondisi masyarakat Dusun Kuripan menurut hasil sensus tahun 2019, tercatat status penduduk desa Kuripan jumlah penduduk desa Kuripan adalah sebanyak 10. 383 jiwa, sedangkan 185 jiwa pada tahun 2018 dan 919 jiwa pada tahun 2017. Jadi dapat disimpulkan bahwa penduduk Desa Kuripan meningkat sebesar 5% pertahunnya, demikian rinciannya dapat dilihat dalam tabel dibawah ini: Tabel 1. Jumlah Penduduk No. Tahu Jumlah Penduduk Jumlah Laki Jml Sumber: RPJM Desa Kuripan Tahun 2020-2025 Sedangkan untuk data tingkat pendidikan penduduk Desa Kuripan pada Tahun 2019, dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Tingkat Pendidikan Penduduk Desa Kuripan Tahun 2019 Tingkat Pendidikan Penduduk Tidak Tamat Tamat SD Tamat SLTP Jumlah Prosentase (%) Orang Tamat SLTA Orang 12 Orang 10 Orang 10 Orang 8 orang 10 S3 JUMLAH Orang Sumber: RPJM Desa Kuripan Tahun 2020-2025 Data tingkat pendidikan penduduk Desa Kuripan pada tahun 2019, dapat disimpulkan bahwa dari jumlah lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP/MT. yang melanjutkan ke jenjang berikutnya (SMA/SMK/Perguruan Tingg. hanya sebanyak 530 Orang, dari 2. Hal ini tentu menjadi masalah yang harus segera dicarikan merupakan hal yang sangat penting dan mendasar untuk terlaksananya tujuan dari Berdasarkan tersebut, maka dapat diidentifikasi permasalahan pembangunan pada bidang pendidikan di Desa Kuripan. Kecamatan Ciseeng. Kabupaten Bogor, yaitu : . Masih rendahnya partisipasi masyarakat Desa Kuripan baik dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan terhadap rencana pembangunan Desa. Minimnya sarana dan prasarana pendidikan Formal dan Non Formal. Tingginya angka putus sekolah, khususnya dari jenjang SMP menuju SMA/SMK. Rendahnya jumlah lulusan SMA/SMK, yang berakibat pada jumlah penduduk yang melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi masih sangat minim. Banyaknya penduduk usia sekolah yang sudah dan sedang mencari kerja. Belum meratanya tigkat ekonomi masyarakat Desa Kuripan. Kondisi seperti ini dapat masyarakat dalam pembangunan di Desa Kuripan. Kecamatan Ciseeng. Kabupaten Bogor baik dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi atau penilaian, dan pemanfaatan hasil-hasil pembangunan Jurnal Publisitas. Vol. No. April 2022 desa itu sendiri, khususnya pembangunan pada bidang pendidikan. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan pada latar belakang masalah sebelumnya, maka yang menjadi fokus penelitian ini yaitu: Partisipasi masyarakat dalam pembangunan pada bidang pendidikan di Desa Kuripan. Kecamatan Ciseeng. Kabupaten Bogor. Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan latar belakang masalah, fokus penelitian, dan rumusan sebelumnya, maka yang menjadi tujuan penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui pembangunan pada bidang pendidikan di Desa Kuripan. Kecamatan Ciseeng. Kabupaten Bogor. Provinsi Jawa Barat TINJAUAN PUSTAKA Partisipasi Masyarakat Partisipasi merupakan asal dari bahasa Inggris, yaitu kata "participation", yang dapat ditafsirkan sebagai kegiatan untuk meningkatkan perasaan dan mengikuti kegiatan suatu organisasi. Mengutip dari pendapat Simatupang. tentang partisipasi yang akan secara detail dapat dikaji sebagai berikut: . Partisipasi, apa yang kita aktifkan sebagai bagian dari perusahaan bersama dengan saudarasaudara pengetahuan bersama. Partisipasi dapat diartikan pula sebagai kerjasama diantara warga, masyarakat dengan latar belakang yang berbeda-beda dengan tercapainya tujuan bersama. Dengan demikian semua warga negara yang memiliki latar belakang kepercayaan mempunyai dasar hak dan kewajiban yang sama untuk masa depan negara kita. Partisipasi bukan hanya mengambil bagian dalam pelaksanaan-pelaksanaan, perencanaan pembangunan. Partisipasi lebih memberikan kontribusi agar dalam pengertian kita mengenai pembangunan, nilai-nilai kemanusiaan dan cita-cita mengenai keadilan sosial tetap dijunjung . Partisipasi pembangunan dapat diartikan sebagai mendorong kearah pembangunan yang lebih baik, serasi dan bermartabat, bekeadilan sosial, keadilan nasional dan penuh dengan kepedulian, kesadaran lingkungan hidup manusia yang akan digunakan untuk generasi yang akan Partisipasi masyarakat dalam pembangunan diartikan sebagai ikut pembangunan, ikut dalam kegiatan memanfaatkan dan ikut menikmati hasilhasil pembangunan. Hakikat Pembangunan Kata pembangunan mungkin sudah sangat familiar ditelinga kita. Secara umum kata ini dipahami sebagai upaya memajukan kehidupan berbangsa atau Secara umum makna pembangunan diartikan sebagai usaha mewujudkan hidup yang lebih baik, sebagaimana yang didefinisikan oleh suatu negara Auanincreasing attainment of ones own cultural valuesAy Ini yang disebut sebagai cita-cita bangsa. Pokok pikiran pembangunan tertuju pada cita-cita keadilan sosial. Sedangkan terwujudnya keadilan sosial, hal ini yang dipegang teguh, jadi bukan saja aspirasi Jurnal Publisitas. Vol. No. April 2022 masyarakat yang ikut dipertimbangkan, tetapi juga keberadaan lembaga-lembaga sosial . ocial capita. ikut dipelihara bahkan fungsinya ditingkatkan untuk mewujudkan cita-cita nasional. Secara pembangunan sebagai suatu proses perencanaan . ocial pla. yang dilakukan oleh birokrat perencanaan pembangunan untuk membuat perubahan sebagai proses Beberapa pakar memberikan definisi pembangunan yang berbeda-beda sebagaimana dijelaskan berikut ini. Upaya meningkatkan taraf hidup serta merealisasikan potensi yang ada secara sistematis. Proses sistematik paling tidak terdiri dari 3 unsur. Pertama, adanya input, yaitu bahan masukan Kedua, adanya proses konservasi, yaitu wahana untuk mengolah bahan masukan. Ketiga, adanya output, yaitu sebagai hasil dari proses konservasi yang dilaksanakan. Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar manusia, baik secara individual maupun kelompok, cara-cara menimbulkan kerusakan, baik terhadap kehidupan sosial maupun lingkungan sosial. Bintoro Tjokroamidjojo AuPembangunan merupakan suatu proses perubahan sosial berencana, karena meliputi berbagai dimensi untuk mengusahakan kemajuan wawasan lingkungan dan bahkan peningkatan kualitas manusia untuk memperbaiki kualitas hidupnyaAy Upaya terkoordinasi untuk menciptakan alternatif yang lebih banyak secara sah kepada setiap warga negara untuk memenuhi dan mencapai aspirasinya yang paling manusiawi. Pembangunan nasional juga dapat dipahami sebagai transformasi ekonomi, masyarakat dan budaya yang disengaja melalui kebijakan dan strategi kearah yang diinginkan. Deddy T. Tikson transformasi dalam struktur ekonomi. Peningkatan atau pertumbuhan produksi yang cepat di sektor industri dan jasa pendapatan nasional semakin besar. Sebaliknya, ia mengkritisi kontribusi sektor pertanian akan menjadi semakin kecil dan berbanding terbalik dengan modernisasi ekonomi. Hakikat Pendidikan Pada perinsipnya pendidikan merupakan usaha sadar manusia yang terencana untuk menciptakan suasana proses belajar dan pembelajaran, tujuannya adalah supaya peserta didik secara lebih aktif dalam mengembangkan otherworldly keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan, kepribadian, akhlak mulia, serta segala keterampilan yang berpotensi untuk dirinya, masyarakat, bangsa dan negara kelak nanti. Pendidikan sangat berguna dalam kehidupan manusia. Pendidikan setidaktidaknya memiliki ciri sebagai berikut: Pendidikan merupakan proses mengembangkan kemampuan, sikap, dan bentuk-bentuk tingkah laku lainnya di dalam masyarakat, dimana dia hidup, . Pendidikan merupakan proses sosial. Jurnal Publisitas. Vol. No. April 2022 dimana seseorang dihadapkan pada pengaruh lingkungan yang terpilih dan terkontrol . hususnya yang datang dari sekola. untuk mencapai kompetensi sosial dan pertumbuhan individual secara optimal, . Pendidikan merupakan proses pengembangan pribadi atau watak manusia. Meningkatkan integritas siswa dengan berbagaia disiplin karanter. Menteri Pendidikan mempunyai merubah kebijakan. Merdeka Belajar menjadi torobosan program yang akan menghantarkan siswa kritis, demokratis, kreatif dan inovatis. Hal dapat kita lihat dengan pendidikan Indonesia akhir-akhir ini yang lebih mengacu ke grass root atau akar rumput, yang berarti pendidikan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan . i bawa. dan akan difasilitasi dan regulasi oleh pemerintah dan pihak berwenang lainnya . i ata. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di Desa Kuripan. Kecamatan Ciseeng. Kabupaten Bogor. Provinsi Jawa Barat. Desa Kuripan terletak antara Bujur Lintang Selatan dan Barat Bujur Timur, dengan luas wilayah 58. 878 Ha, yang teridiri dari 4 Dusun dengan 5 Rukun Warga (RW) dan 29 Rukun Tetangga (RT). Dimana subjek penelitiannya adalah Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Kuripan. Waktu yang digunakan peneliti dilaksanakan dalam kurun waktu kurang lebih 6 bulan, yaitu dimulai pada bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2021. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi. Sedangkan teknik persentase dan tabulasi silang adalah teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian. Manfaat dari menggunakan teknik analisis data dengan menggunakan tabulasi silang adalah memberikan masukkan atau pandangan mengenai sifat dari korelasi, karena penambahan satu atau lebih variabel pada analisis kualifikasi silang dua arah adalah sama dengan mempertahankan masingmasing variabel tetap konstan. Tabulasi silang dapat digunakan jika: . Salah satu variabel bersifat kualitatif dan lainnya kuantitatif. Kedua variabel berupa variabel kualitatif. PENELITIAN HASIL PEMBAHASAN DAN Partisipasi dalam Pembangunan Dari hasil survei menggunakan kuesioner kepada kepala keluarga dan masyarakat umum tentang Partisipasi Masyarakat Desa Kuripan dalam Pembangunan pada Bidang Pendidikan, maka diperoleh data sebagaimana uraian berikut. Pertama. Sosialisasi Program Pembangunan Desa. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 kepala keluarga dan masyarakat umum, maka diketahui . %) menyatakan bahwa pemerintah Desa Kuripan sudah melakukan sosialisasi mengenai program pembangunan Desa. Jurnal Publisitas. Vol. No. April 2022 pembangunan bidang pendidikan di desa Kuripan. Series1 Y = 48 Gambar 1. T=0 Sosialisasi Pembangunan Desa Program Series1 Y = 22 T = 26 Sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis Gambar 3. Kedua. Mengetahui Program Pembangunan Desa pada Bidang Pendidikan. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 kepala keluarga dan masyarakat umum, maka diketahui . %) menyatakan mengetahui, dan sebanyak 12 . %) responden meyatakan tidak mengetahui program pembangunan pada bidang pendidikan di desa Kuripan. Berpartisipasi pada Program Pembangunan Desa Sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis Keempat. Mengawasi Jalannya Program Pembangunan Desa. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 kepala keluarga dan masyarakat umum, maka diketahui . %) menyatakan ikut mengawasi, dan sebanyak 29 . %) responden meyatakan tidak ikut mengawasi jalannya program pembangunan pada bidang pendidikan di desa Kuripan. Series1 Y = 36 Gambar 2. T = 12 Mengetahui Program Pembangunan Desa Bidang Pendidikan Sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis Ketiga. Berpartisipasi pada Program Pembangunan Desa. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 kepala keluarga dan masyarakat umum, maka diketahui . %) menyatakan ikut berpartisipasi, dan sebanyak 26 . %) responden meyatakan tidak ikut berpartispasi pada program Series1 Y = 19 T = 29 Gambar 4. Mengawasi Jalannya Program Pembangunan Desa Sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis Kelima. Kondisi Program Pembangunan Desa Pada Bidang Pendidikan. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 Jurnal Publisitas. Vol. No. April 2022 kepala keluarga dan masyarakat umum, maka diketahui sebanyak 35 responden . %) menyatakan bahwa program pembangunan sudah berjalan dengan baik, dan sebanyak 13 . %) responden meyatakan program pembangunan desa pada bidang pendidikan belum berjalan dengan baik. Y = 24 T = 24 Series1 Gambar 6. Program Pembangunan Desa pada Bidang Pendidikan sesuai dengan Kebutuhan Masyarakat Series1 Y = 35 T = 13 Gambar 5. Kondisi Program Pembangunan Desa Pada Bidang Pendidikan Sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis Keenam. Program Pembangunan Desa pada Bidang Pendidikan sesuai dengan Kebutuhan Masyarakat. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 kepala keluarga dan masyarakat umum, maka diketahui . %) pembangunan pada bidang pendidikan masyarakat, dan sebanyak 24 . %) kebutuhan masyarakat Desa Kuripan. Sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis Ketujuh. Keadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan di Desa Kuripan. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 kepala keluarga dan masyarakat umum, maka diketahui . %) menyatakan bahwa sarana dan prasarana pada bidang pendidikan sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan sebanyak 28 . %) responden meyatakan bahwa sarana dan prasaran pendidikan masyarakat Desa Kuripan. Series1 Y = 20 T = 28 Gambar 7. Keadaan Sarana dan Prasarana Pendidikan di Desa Kuripan sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis Kedelapan. Sekolah dianggap penting oleh masyarakat di Desa Kuripan. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 kepala keluarga dan masyarakat umum. Jurnal Publisitas. Vol. No. April 2022 diketahui bahwa semua responden . %) menyatakan bahwa Sekolah merupakan hal yang penting bagi masyarakat desa Kuripan. Kesepuluh. Keingian Orang Tua Agar Anak Memiliki Pendidikan yang Tinggi. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 kepala keluarga dan masyarakat umum, diketahui bahwa semua responden . %) menyatakan bahwa orang tua memiliki keinginan agar anak-anaknya memiliki pendidikan yang tinggi. Series1 Y = 48 T = 0 Gambar 8. Sekolah dianggap penting oleh masyarakat di Desa Kuripan Series1 Sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis Kesembilan. Yakin Bahwa dengan Sekolah yang Lebih Tinggi. Kehidupan Akan Lebih Baik. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 orang tua, diketahui bahwa 47 orang . %) menyatakan dengan sekolah yang lebih tinggi, kehidupan akan lebih baik. Dan hanya 1 orang . %) yang menyatakan. Y = 48 T=0 Gambar 10. Keingian orang tua agar anak memiliki pendidikan yang Sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis Kesebelas. Berusaha agar anak dapat melanjutkan ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil survei terhadap 48 orang tua, diketahui bahwa seluruh orang tua menyatakan berusaha agar anak dapat melanjutkan Pendidikan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Series1 Y = 47 T=1 Gambar 9. Yakin bahwa dengan sekolah yang lebih tinggi, kehidupan akan lebih baik Sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis Jurnal Publisitas. Vol. No. April 2022 Series1 Y = 48 T=0 Gambar 11. Berusaha agar anak dapat pendidikan yang lebih tinggi memberikan referensi baru bagi setiap lapisan masyarakat, akademik khususnya meningkatkan kualitas sumber daya (SDM) pentingnya pendidikan. DAFTAR PUSTAKA Sumber: Hasil Pengolahan Data Penulis KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian tentang partisipasi masyarakat dalam pembangunan pada bidang pendidikan, diketahui bahwa lebih dari setengah masyarakat Desa Kuripan . ,85%) ikut berpartisipasi dalam pembangunan pada bidang pendidikan, dan kurang dari setengah masyarakat desa kuripan . ,15%) meyatakan tidak ikut berpartisipasi dalam pembangunan pada bidang pendidikan. Sedangkan Partisipasi orang tua dan masyarakat desa kuripan terhadap pentingnya pendidikan, hampir seluruh masyarakat Desa Kuripan . ,5%) menyatakan bahwa pendidikan itu penting dan berusaha untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi untuk kehidupan yang lebih . Saran