ISSN: 2088-0510 e-ISSN : 2827-9921 Pengawasan Kepala Bina Marga Dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung Dalam Melakukan Kegiatan Rutin Perawatan Jalan Kota Bandar Lampung Di Era Covid-19 Ajie Setya J . Ida Farida. 12Program Studi Administrasi Publik. Fakultas Ilmu Soisal Dan Politik. Universitas Bandar Lampung Email: adiahmadanwar@gmail. farida@ubl. ARTICLE HISTORY Received . Mei 2. Revised . Juni 2. Accepted . Juli 2. KEYWORDS Pengawasan. Jalan Raya dan Konstruksi. Jalan. Pemeliharaan This is an open access article under the CCAeBY-SA ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi Provinsi Lampung dalam melaksanakan kegiatan pemeliharaan jalan secara rutin di Kota Bandar Lampung di era Covid19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teori yang digunakan adalah supervisi. Dari hasil yang diperoleh, kegiatan pemeliharaan jalan secara rutin tetap diprioritaskan untuk dilakukan guna menciptakan infrastruktur yang baik bagi pengguna jalan. Namun, ada penurunan jumlah pekerja karena kondisi Covid-19. Faktor penghambat dalam mengawasi kegiatan pemeliharaan jalan rutin adalah kondisi lapangan seperti akses jalan yang sulit ditempuh untuk pengawasan dan perbaikan jalan, masyarakat sekitar yang kurang peduli dengan aturan yang diterapkan selama bekerja, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang sering melakukan intimidasi pekerjaan. Namun disisi lain terdapat pula faktor pendukung dalam pengawasan kegiatan pemeliharaan jalan rutin seperti anggaran yang disediakan pemerintah sudah mulai normal dan mencukupi, sumber daya manusia (SDM) yang memadai, kesehatan petugas yang rutin melakukan pengecekan jalan. kesehatan setiap karyawan sebelum proses. jam kerja, dan kondisi jalan yang harus dipelihara secara teratur ABSTRACT This study aims to find out how the supervision carried out by the head of the Department of Highways and Construction of Lampung Province in carrying out routine road maintenance activities in the city of Bandar Lampung in the Covid19 era. This research uses a qualitative research type with descriptive research methods. The theory used is supervision. From the results obtained, routine road maintenance activities are still prioritized to be carried out in order to create good infrastructure for road users. However, there has been a decrease in the number of workers due to the Covid-19 condition. The inhibiting factors in supervising routine road maintenance activities are field conditions such as road access that is difficult to take for road supervision and repair, local communities who are less concerned with the rules applied during work, and NonGovernmental Organizations (NGO. who often carry out job However, on the other hand there are also supporting factors in supervising routine road maintenance activities such as the budget provided by the government has started to return to normal and is sufficient, adequate human resources (HR), the health of staff who routinely checks the health of each employee before the process. working hours, and road conditions that should be regularly maintained. PENDAHULUAN Jalan yang diperuntukkan untuk kegiatan lalu lintas bagi masyarakat umum ialah merupakan pengertian jalan umum adalah. Selanjutnya yang dimaksud dengan penyelenggaraan jalan ialah suatu proses yang diantaranya pembinaan, pembangunan, pengaturan, dan kegiatan pengawasan terhadap Adapun yang dimaksud dengan pengaturan jalan ialah suatu kegiatan dari suatu perancangan terhadap kebijakan untuk perencanaan, penyusunan perencanaan umum, dan penyusunan peraturan yang selanjutnya menjadi perundang-undangan jalan. Hingga masa ini. Indonesia merupakan salah satu negara yang telah berada dimasa baru untuk melakukan penanganan dari lonjakan covid-19, yaitu new Adapun yang dimaksud yaitu suatu proses kehidupan yang dilakukan secara baru yakni dengan tetap mematuhi aturan yang telah dibuat oleh pemerintah, sehingga masayarakat dapat tetap melakukan aktivitas seperti biasanya namun dibatasi dengan aturan yang telah ditetapkan. Ragam upaya telah dicoba untuk tetap dapat beraktivitas ditengah-tengah gencataan virus untuk dapat beraktivitas dan memulai kehidupan new normalpun telah diupayakan oleh pemerintah, tak luput juga dalam susunan sistem pemerintahan agar dapat melakukan pelayanan publik dengan baik walaupun masih dalam kondisi Covid-19. Prasarana denagn kualitas baik yang sesuai dengan kenyamanan dan keamanan 56 | M. Ajie Setya J. Ida Farida. Pengawasan Kepala Bina Marga Dan Bina Konstruksi . dapat menunjang berjalan dengan baiknya segala kegiatan yang dilakukan oleh setiap individu guna dimanfaatkan dengan baik. Tentunya hal ini akan meringankan roda perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan bersama. Ini termasuk keadaan objek jalan dapat memenuhi kebutuhan dan dapat dipergunakan dengan baik serta objek-objek yang diperlukan lainnya, serta nilai dari suatu keahlian dan juga suatu kualitas kerja pekerja. Inilah yang menjadi suatu tanggungjawab serta peranan pemerintah yang penting dan Kementerian Pembangunan Jalan Provinsi Lampung agar terciptanya suatu kelancaran kegiatan masyarakat umum. Menurut Pasal 4 PPRI 34/2006. Pasal 4, jelas bahwa penyelenggara jalan ini berupaya untuk memajukan kesejahteraan rakyat dan pertumbuhan ekonomi nasional. Sulit karena ada banyak kerusakan di jalan raya saat ini. Jika ini terus berlanjut, tidak dapat disangkal bahwa kerusakan ini akan menghambat perbaikan ini. Fenomena yang terjadi saat ini terlihat pada berikut ini: Masih terdapat sejumlah ruas jalan yang rusak dan berlobang. Anggota merasa terkendala untuk menjaga jalan mereka di jalan di era COVID-19 karena hampir setengah dari anggaran mereka telah dikhususkan untuk memerangi pandemi COVID-19 Kekeliruan dan kurangnya komunikasi antara anggota dan pimpinan. Sehingga banyak menimbulkan keluhan dari masyarakat sebagai pengguna jalan mengenai kerusakan jalan tersebut. LANDASAN TEORI Konsep dalam penelitian ini memiliki kegunaan untuk dapat menggambarkan atau menjelaskan proses pemikiran dari peneliti. Sehingga, dapat dijadikan acuan agar penelitian yang dilakukan tidak keluar dari konsep yang sudah dibuat untuk melihat Pengawasan Kepala BMBK Provinsi Lampung Dalam melaksanakanKegiatan Rutin Perawatan Jalan Kota Bandar Lampung di Era Covid-19. Pengawasan dapat didefinisikan sebagai proses yang menjamin tercapainya tujuan organisasi dan Ini menunjukkan bagaimana melaksanakan kegiatan yang direncanakan sesuai dengan pedoman yang diberikan dan prinsip-prinsip yang disajikan. Pemantauan umpan balik adalah pemantauan yang mengukur hasil tugas tertentu yang telah diselesaikan. Metode pengawasan menurut Sarwoto antara lain: Pengawasan Langsung Pengawasan langsung adalah pengawasan yang dilakukan oleh seorang manajer atau pimpinan dalam pelaksanaan suatu kegiatan. Pemantauan dapat dilakukan dalam bentuk berikut: Inspeksi Langsung Inspeksi langsung adalah pengawasan yang dilakukan secara langsung oleh atasan terhadap bawahan pada saat kegiatan, dilakukan. Observasi Ditempat Observasi ditempat adalah pengawasan yang dilakukan oleh atasan terhadap bawahan sebelum kegiatan dilakukan. Laporan Ditempat Laporan ditempat adalah laporan yang disampaikan bawahan secara langsung pada saat atasan mengadakan inspeksi langsung kegiatan dilaksnakan. Pengawasan Tidak Langsung Pengawasan tidak langsung adalah pengawasan yang dilakukan dari jarak jauh melalui telepon dan dilakukan oleh bawahan berupa: Laporan Tertulis Laporan tertulis adalah laporan yang disampaikan oleh bawahan kepada atasan dalam bentuk laporan kegiatan yang dibukukan, dilaporkan secara berkala. Laporan lisan Laporan lisan adalah laporan yang disampaikan bawahan secara langsung kepada atasan mengenai kendala yang dihadapi pada saat melaksanakan kegiatan, baik berupa penyimpangan maupun sasaran-sasaran. METODE PENELITIAN Jenis penelitian deskriptif merupakan jenis penelitian yang dipilih oleh Penulis Dalam melaksanakan penelitian pada Pengawasan Kepala BMBK Provinsi Lampung disaat melaksanakan kegiatan rutin perawatan jalan di Era Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif ialah data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, bukan angka. Metode ini merupakan gambaran mengenai suatu kondisi bahkan kejadian dan mendeskripsikan secara akurat dan sistematis. Metode analisis deskriptif merupakan suatu penelitian yang sudah spesifik dan mencerminkan variabel dan permasalahan yang nantinya akan diteliti. Metode penelitian kualitatif dapat digunakan untuk data peneliti ketika akan menetapkan variabel yang nantinya akan digunakan sebagai teknik analisis data dan (Sugiyono,2014:. Latar belakang bagi Penulis dalam memilih jenis penelitian deskriptif ini dikarenakan jenis penelitian inilah yang sangat selaras bagi Penulis untuk melakukan penelitian JURNAL STIABENGKULU:Committe to Administration for Education Qualit. Vol. 1 No. 2 Juli 2022 page: 56 Ae . ISSN: 2088-0510 e-ISSN : 2827-9921 mengenai Pengawasan Kepala BMBK Provinsi Lampung dalam melakukan kegiatan rutin perawatan jalan di Era Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor penghambat dan pendukung Pengawasan Kepala BMBK Provinsi Lampung Dalam Melakukan Kegiatan Rutin Perawatan Jalan Kota Bandar Lampung di Era Covid-19. Dalam fokus penelitian ini ada beberapa teori para ahli yang Penulis kutip guna menjadi dasar bagi peneliti untuk dapat menetapkan fokus penelitian. Menurut Moleong . mengemukakan bahwa pada fokus penelitian merupakan inti yang didapatkan dari pengalaman peneliti atau melalui pengetahuan yang diperoleh dari studi kepustakaan ilmiah. Dari adanya fokus penelitian pada penelitian kualitatif yang akan diteliti ini bertujuan untuk menegaskan batasanbatasan dalam melakukan penelitian yakni pada proes observasi yaitu pada saat Peneliti melakukan pengambilan data, sehingga pada penelitian ini peneliti dapat memfokuskan penelitian atas fenomena-fenomena atau masalah-masalah yang akan menjadi fokus penelitian. Lokasi Penelitian ialah tempat yang diperuntukkan sebagai sumber dalam mendapatkan informasi-informasi terkait penelitian yang akan diteliti. Lokasi penelitian tidak terpaku pada satu tempat saja melainkan dimana saja tempatnya selagi itu merupakan lokasi sebagai sumber informasi atau lokasi pengambilan data bagi Penulis untuk melakukan penelitiannya. Pada penelitian ini yang berkaitan langsung sesuai dengan aspek yang akan diteliti oleh peneliti adalah berlokasi di BMBK Provinsi Lampung yang ada di Jl. ZA. Pagar Alam No. KM. Rajabasa. Kec. Rajabasa. Kota Bandar Lampung. Saat melakukan riset atau penelitian pada suatu objek yang akan diteliti harus diperolehnya datadata yang akurat, yang menjadikan penelitian tersebut dapat diakui kekonkritanya. Dalam penentuan saat melakukan pemilihan informan untuk dijadikan sebagai sumber dalam melakukan pengumpulan data oleh Sehingga, dapat tercapainya tujuan dari penelitian ini didasarkan atas dasar subjektif, subjektif yang dimaksud ialah subjek yang merupakan orang yang dapat menguasai permasalahan, tidak hanya itu saja yang menjadi kriterianya, kriteria yang selanjutnya adalah informan juga yang memiliki data, yang diperlukan serta dapat bersedia untuk memberikan informasi yang lengkap dan juga akurat kepada Informan dalam penelitian ini adalah Kepala BMBK Provinsi Lampung. Kabid dan Kasi Pemeliharaan Jalan BMBK Provinsi Lampung. Ketika pengumpulan data diperlukan adanya teknik untuk pengumpulan data yang akan dijadikan sebagai upaya yang penting dalam melakukan penelitian. Teknik pengumpulan data merupakan indikator yang penting hal ini dikarenakan bahwa mendapatkan data adalah tujuan dari dilakukannya penelitian. Tingkat kualitas dalam menentukan pengumpulan data merupakan hal yang sangat berdampak penting pada tingkat kualitas data yang didapatkan kemudian selaras dengan reabilitas serta validitas suatu data. Teknik analisi data merupakan suatu upaya atau metode yang dilakukan oleh peneliti dalam memproses data yang telah didapatkan dan selanjutnya menjadikan data yang telah didapatkan tersebut sebagai bentuk informasi. Karena, lingkup penelitian yang dilakukan ini digunakan suatu tipe penelitian atas observasi dengan jenis deskriptif kualitatif. Dalam melakukan metode keabsahan data pada penelitian kualitatif diskriptif keabsahan data dapat meliputi suatu uji atas kredibilitas yaitu untuk menguji atas triangulasi, meningkatkan ketekunan, perpanjangan pengamatan, analisis- analisis atas kasus negative, atau mengadakan pemeriksaan pada pemberi data. HASIL DAN PEMBAHASAN Sejarah Dinas Bina Marga provinsi Lampung Dinas Pekerjaan Umum Dati I Lampung berdiri pada tanggal 11 maret 1967 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor: PD/145/UP/1967 atas pertimbangan dari menteri dalam negeri (MENDAGRI). Surat Keputusan Gubernur Provinsi Lampung pada tahun 1971 mengalami perubahan struktur organisasi Dinas Pekerjaan Umum dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor: 172/UP/71 pada tanggal 25 Juni. Surat Keputusan Gubernur Provinsi Lampung pada tahun 1978 tentang perubahan struktur organisasi Dinas Pekerjaan Umum dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor 12 tahun 1978 pada tanggal 4 Oktober. Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung Dati I Lampung dengan No. 09 tahun 1997 tanggal 16 Juni. Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung Dati I Lampung dengan No. 10 tahun 1997 tanggal 16 Juni 1997. BMBK Provinsi Lampung memilki beberapa bidang didalamnya, yaitu Bidang bina konstruksi, bidang pembangunan jalan dan jembatan, bidang pemeliharaan jalan dan jembatan, dan bidang bina Pembangunan infrastruktur jelas sangat dibutuhkan mengingat kiprah dan kontribusinya terhadap pertumbuhan negara pada bidang ekonomi, pendidikan, pertanian, sosial, budaya, keamanan dan bidang lainnya. Peran aktif pemerintah, beserta menggunakan sektor partikelir danmasyarakat, sangat krusial bagi pembangunan infrastruktur Indonesia yang berkelanjutan. Adapun teknik pengawasan 58 | M. Ajie Setya J. Ida Farida. Pengawasan Kepala Bina Marga Dan Bina Konstruksi . menurut Sarwoto yaitu pengawasan secara langsung yang meliputi inspeksi langsung, observasi di tempat, dan laporan di tempat. Sedangkan pengawasan tidak langsung meliputi laporan secara tertulis dan laporan lisan Pengawasan Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung Dalam Teknik Pengawasan Langsung Pengawasan langsung adalah pengawasan yang dilakukan oleh seorang manajer atau pimpinan dalam pelaksanaan suatu kegiatan. Menurut Sekretaris Kepala BMBK Provinsi Lampung: AuMengenai pengawasan yang dilakukan, ada Pejabat Pelaksana Tekhnik Kegiatan (PPTK) yang langsung ikut serta dalam melakukan pengawasan, ada juga Pengawas Tekhnik (Waste. , dan ada pengawas lain dibawahnya yang juga ikut bertugas mengawas, serta konsultasn pengawasanAy. Dalam pernyataan Sekretaris Kepala BMBK Provinsi Lampung tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa pengawasan yang dilakukan dalam melakukan kegiatan sudah dibagi berdasarkan profesi masingmasing staff dan pengawasan dalam melakukan pengawasan kegiatan tersebut sudah dikepalai oleh Pejabat Pelaksana Tekhnik Kegiatan (PPTK). Inspeksi langsung ialah suatau pengawasan yang dilakukan oleh atasan daripada bawahan selama suatu kegiatan. , dilakukan. Sebagaimana pemaparan oleh Sekretaris Kepala BMBK Provinsi Lampung diatas, bahwa pengawasan dilakukan secara langsung oleh Pejabat Pelaksana Tekhnik Kegiatan (PPTK) diikuti juga oleh staff yang bertugas dalam melakukan pengawasan. Menurut Sekretaris Kepala BMBK Provinsi Lampung, memaparkan: AuKoordinasi antara pihak yang bertugas di lapangan berjalan sesuai dengan rencana kegiatan yang diadakan sebelumnya. Jadi, ketika sudah terjun lapangan masing-masing staff sudah tau tugasnya masing-masing, apa yang harus dikerjakan berdasarkan bidang kerja tugasnya saat melakukan pengawasan. Tetap pada pantauan pejabat juga pastinya saat berlangsung kegiatan. Ay Menurut Sekretaris Kepala BMBK Provinsi Lampung, juga memaparkan bahwa: AuUntuk tenaga kerja yang terdaftar bekerja di BMBK Provinsi Lampung, mendapatkan asuransi kesehatan bagi pegawai sedangkan bagi staff/pthl menggunakan BPJS Ketenaga KerjaanAy. Dalam pernyataan Sekretaris Kepala BMBK Provinsi Lampung dan Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan di atas, peneliti menyimpulkan bahwa sistem koordinasi dapat berjalan dengan baik, karena sebelum 38 dilakukannya kegiatan pengawasan jalan sudah direncanakan secara bersama baik antara atasan dengan bawahan. Peneliti juga menyimpulkan bahwa antara pejabat dengan anggota bawahannya yang bertugas dalam melakukan kegiatan perawatan jalan saling berkoordinasi satu sama lain untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada saat di lapangan. Peneliti juga menyimpulkan bahwa, program kerja yang berlangsung di BMBK Provinsi Lampung bisa dijalankan dengan baik. Dalam pernyataan Sekretaris Kepala BMBK Provinsi Lampung dan Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan di atas, peneliti menyimpulkan bahwa sebelum kegiatan berlangsung atasan bersama bawahan melakukan persiapan-persiapan untuk kegiatan yang akan dilaksanakan. Peneliti juga menyimpulkan bahwa, mengenai tenaga kerja yang bekerja di BMBK Provinsi Lampung sudah mendapatkan jaminan keselamatan kerja. Dibutuhkan pula kesehatan yang menjadi faktor utama untuk menjalankan tugas dalam bekerja di tengah kondisi covid-19 ini, serta harapan yang disampaikan oleh beliau adalah sebagai pacuan agar lebih bersinergi lagi dalam mengedepankan infrastruktur yang 40 ada. Hal tersebut berkaitan dengan pendapat dari Fremont E. Kast dan James R. Rosenzweig dalam Fahmi . mengenai pengawasan yaitu tahap proses manajerial mengenai pemeliharaan kegiatan organisasi dalam batas-batas yang diizinkan yang diukur dari harapan-harapan. Pengawasan Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung Dalam Teknik Pengawasan Tidak Langsung. Pengawasan nir eksklusif merupakan supervisi yg dilakukan berdasarkan jeda jauh melalui telepon yg disampaikan sang bawahan yg berbentuk misalnya laporan tertulis dan laporan lisan. Menurut Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan BMBK Provinsi Lampung, memaparkan: AuSituasi pandemi saat ini memang tenaga kerja yang diarahkan untuk melakukan kegiatan dibatasi jumlahnya, dan dijadwalkan berdasarkan tugas kerja masing-masing staff. Untuk hal-hal mengenai laporan kegiatan secara berjaringan itu kita lakukan secara tentatif, melihat situasi dan kondisi. Tapi, mengenai laporan kegiatan kita atur waktu kapan harus bertatap muka dan online. Saat PPKM berlangsung kami selalu lakukan laporan kerja itu memang lewat online, alhamdullilah setelah new normal ini kita sudah bisa adakan rapat bersama dan itu wajib dihadiri atasan juga ada, staff lainnya juga akan di absen. Ay Kemudian hal yang serupa pun dipaparkan oleh Skretaris Kepala yakini. AuUntuk laporan tertulisnya kita selalu masukan dalam laporan akhir kegiatan dan laporan kegiatan disetiap tahunnya. Ay Dan JURNAL STIABENGKULU:Committe to Administration for Education Qualit. Vol. 1 No. 2 Juli 2022 page: 56 Ae . ISSN: 2088-0510 e-ISSN : 2827-9921 ditambahkan juga oleh Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan mengenai program kerja perawatan jalan, bahwa: AuProgram kerja semenjak adanya Covid-19 ini memang sempat kami dan staff lainnya mengalami kesulitan dalam mejalankan pengawasan karena tenaga kerja yang dibatasi untuk terjun ke lapangan, untuk sekarang yang sudah mulai masuk ke new normal alhamdullilah sudah dapat berjalan lancar dijalankan sebagaimana agenda kegiatan yang ada. Tentu masing-masing pegawai dan staff yang bertugas yang tetap menerapkan protokol kesehatan. Ay Ada juga laporan verbal, adapan yang hal dimaksud yaitu disampaikan langsung oleh bawahan kepada atasannya tentang problem dan juga gangguan yang sedang dihadapi saat melakukan aktivitas. Menurut Sekretaris Kepala BMBK Provinsi Lampung, memaparkan: AuSeperti yang saya sudah jelaskan sebelumnya, bahwa mungkin laporan-laporan mengenai masalah yang muncul di lapangan itu disampaikan ketika sesi evaluasi kegiatan. Dari proses evaluasi tersebut bisa dibicarakan secara bersama dengan atasan sekaligus pegawai yang bertugas di lapangan mengenai solusi dari permasalahan yang ada dilapangan. Ay Maka dari penelitian tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa laporan secara lisan ini bisa disampaikan oleh bawahan ke atasan melalui evaluasi kegiatan yang dilakukan setiap harinya. Artinya, sama seperti penjelasan yang dipaparkan oleh Dale . alam Winardi, 2000:. mengenai pengawasan yang mengatakan bahwa, pengawasan tidak hanya melihat sesuatu dengan seksama dan melaporkan hasil kegiatan mengawasi, tetapi juga mengandung arti memperbaiki dan meluruskannya sehingga mencapai tujuan yang sesuai dengan apa yang direncanakan. Faktor Pendukung dan Penghambat Pengawasan Kepala Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung Dalam Melakukan Kegiatan Rutin Perawatan Jalan Kota Bandar Lampung Di Era Covid-19. Berdasarkan proses identifikasi, wawancara dan analisis yang telah di kemukakan diatas kemudian dapat tergambar mana saja yang menjadi aspek pendukung dan penghambat dalam proses pelaksanaan pengawasan. Aspek pendukung dan penghambat sangat berpengaruh dalam kemajuan sebuah objek. Dalam Pengawasan BMBK Provinsi Lampung Dalam Melakukan Kegiatan Rutin Perawatan Jalan Kota Bandar Lampung di Era Covid-19, menurut anggota pemeliharaan jalan terdapat aspek pendukung dan penghambat diantaranya: Adapun faktor-faktor pendukung dalam penelitian ini Dilansir dari Lampost. co bahwa pada tahun 2020 yang lampau beberapa program infrastruktur di BMBK Provinsi Lampung sedikitnya telah mengalami kendala. Halini dikarenakan, hampir separuh anggaran diharuskan untu dialih fungsikan sebagai upaya dalam menangani kasus Covid-19. Namun, memasuki era new normal anggaran yang disediakan oleh pemerintah sudah mulai kembali normal dan tercukupi. Sumber daya manusia (SDM) yang memadai, karena rata-rata pekerja atau karyawan di BMBK Provinsi Lampung sudah mempunyai gelar sarjana. Rutinnya dilakukan Check Up Kesehatan seperti swab dan pengecekan suhu badan untuk staff dan pegawai di BMBK Provinsi Lampung. Hal tersebut dilakukan setiap hari sebelum proses jam kerja berlangsung dan seluruh pekerja atau karyawan diwajibkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat jam kerja berlangsung. Dilakukannya secara rutin pengawasan perawatan jalan terhadap kerusakan jalan di berbagai titik yang telah ditentukan sebelum turun lapangan. Pengawasan tersebut dilaksanakan oleh pejabat dan pegawai yang bertugas di lapangan dalam perawatan jalan. Selain dari adanya faktor-faktor pendukungyang didapati saat meneliti maka terdapat pula faktor penghambatnya yakni: Kondisi turun lapangan yang akses jalannya sulit untuk ditempuh untuk dilakukan pengawasan dan perbaikan jalan. Sehingga, memakan waktu yang lama saat melakukan pengawasan dan perbaikan Masyarakat sekitar tempat dilakukannya pengawasan dan perbaikan jalan yang kurang perduli terhadap aturan yang diterapkan saat berlangsungnya pekerjaan. Sehingga, beberapa pegawai yang bertugas harus memberikan himbauan yang lebih intens kepada masyarakat agar 46 proses kerja dalam perawatan jalan dapat berjalan dengan lancar. Contoh perilaku yang dilakukan masyarakat sekitar adalah dengan memindahkan palang penutupan jalan yang seharusnya ditutup, karena sedang berlangsung perawatan jalan. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang sering kali melakukan intimidasi terhadap pekerjaan. Adanya campur tangan dari pihak LSM terhadap proses perawatan jalan, karena menurut mereka kinerja pihak Dinas BMBK Provinsi Lampung tidak maksimal. Hal tersebut memicu pro dan kontra 60 | M. Ajie Setya J. Ida Farida. Pengawasan Kepala Bina Marga Dan Bina Konstruksi . diantara kedua belah pihak. Sehingga, atasan dan pegawai yang bertugas di lapangan butuh kesabaran yang lebih dalam menanggapi pihak LSM KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kepada karyawan di BMBK Provinsi Lampung mengenai Pengawasan Kepala BMBK Provinsi Lampung Dalam Melakukan Kegiatan Rutin Perawatan Jalan di Tengah Covid-19. Berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi yang peneliti lakukan, dapat disimpulkan bahwa persepsi yang dibentuk oleh informan terdiri dari berbagai persepsi positif dan Berikut merupakan hasilnya: Pengawasan dalam melakukan kegiatan rutin perawatan jalan di tengah covid-19 ini tetap berjalan dengan lancar seperti biasa dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena, kegiatan rutin perawatan jalan tetap diprioritaskan untuk dijalankan demi terciptanya infrastruktur yang baik bagi pengguna jalan. Mengenai jumlah kinerja staff di tengah covid-19 ini tidak sebanyak pada hari biasanya sebelum covid-19. Pengawasan yang dilakukan secara tidak langsung, terkadang tidak berjalan karena sulitnya menjelaskan secara detail mengenai suatu permasalahn yang terjadi. Adapun yang menjadi aspek-aspek penghambat dalam melakukan pengawasan kegiatan rutin perawatan jalan yaitu kondisi lapangan seperti akses jalan yang sulit untuk ditempuh untuk dilakukan pengawasan dan 48 perbaikan jalan, masyarakat sekitar yang kurang perduli terhadap aturan yang diterapkan saat berlangsungnya pekerjaan, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang sering kali melakukan intimidasi terhadap pekerjaan. Namun, disisi lain terdapat pula aspek-aspek pendukung dalam melakukan pengawasan kegiatan rutin perawatan jalan seperti anggaran yang disediakan oleh pemerintah sudah mulai kembali normal dan tercukupi, sumber daya manusia (SDM) yang memadai karena rata-rata sudah mempunyai gelar sarjana, kesehatan staff yang rutin dilakukan pengecekan kesehatan masingmasing pegawai sebelum proses jam kerja berlangsung, dan kondisi jalan yang seharusnya dilakukan perawatan secara berkala. SARAN Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang diproduksi oleh para peneliti yang berkaitan dengan pengawasan pemimpin jalan raya dan pembangunan Bina provinsi Lampung dalam realisasi kegiatan perawatan jalan rutin di tengah-tengah Covid19, ada beberapa hal itu harus dipertimbangkan saran dan Untuk institusi atau isstatif terkait dengan pengembangan jalan raya dan konstruksi Bina, mereka harus penuh perhatian dan aktif dalam hal pengawasan kegiatan perawatan rutin untuk produksi struktur jalan berkualitas dan standar pemeliharaan Jalan infrastruktur untuk menyediakan fasilitas kualitas dan infrastruktur yang baik dan baik untuk masyarakat. Terdapat kesalahan dan kekurangan dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini, sehingga diharapkan penelitian ini dapat dilanjutkan kembali dengan pengembangan teori-teori lain yang berkaitan dengan penelitian dan pengawasan yang lebih baik. DAFTAR PUSTAKA