255 Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. IMPLEMENTASI MANAJEMEN KURIKULUM BERBASIS KEJURUAN DALAM MENINGKATKAN SKILL SISWA Nindhi Avicha Imani1. Lutfi Wakhid2. Mamlukhah3 e-mail: nindhiavicha@gmail. com1, wakhid1@iaida. id2, mamlukhah@iaida. Prodi Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi Abstrak Manajemen kurikulum dengan berbasis kejuruan merupakan seperangkat rencana pembelajaran yang dirancang khusus untuk mempersiapkan bekal keterampilan yang sesuai dengan minat bakat dan keahlian siswa sehingga dapat meningkatkan skill keterampilan yang diminati. Tujuan penelitian pada penelitian ini adalah . untuk mengetahui bagaimana implementasi manajemen kurikulum berbasis kejuruan dalam meningkatkan skil siswa di MAN 4 Banyuwangi . Untuk mengetahui Hambatanhambatan dalam pengimplementasian manajemen kurikulum berbasis kejuruan dalam meningkatkan skill siswa di MAN 4 Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan data, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa . penerapan manajemen kurikulum pada program unggulan dalam meningkatkan keterampilan siswa di MAN 4 Banyuwangi meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. hambatan-hambatan dalam penerapan manajemen kurikulum terletak pada pendanaan dan tenaga pendidik pada program kejuruan diambil dari basic guru yang bukan selinier tetapi telah memiliki keahlian khusus dibidangnya, untuk kedepanya MAN 4 Banyuwangi akan memperbarui tenaga pendidik dengan basic yang linier. Kata Kunci : Manajemen Kurikulum. Kejuruan. Skill Abstract Vocational-based curriculum management is a set of learning plans specifically designed to prepare skills that suit students' interests, talents and expertise so that they can improve the skills they are interested in. The research objectives of this study are . to find out how to implement vocational-based curriculum management in improving students' skills at MAN 4 Banyuwangi . To find out the obstacles in implementing vocational-based curriculum management in improving students' skills at MAN 4 Banyuwangi. This research uses a qualitative approach with a descriptive type, collecting research data using observation, interviews and documentation methods. Data analysis uses data collection, data reduction, data presentation, and drawing Data validity using source triangulation, data collection technique triangulation, and time triangulation. The research results show that . the Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Kejuruan Dalam Meningkatkan Skill Siswa Nindhi Avicha Imani. Lutfi Wakhid. Mamlukhah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. implementation of curriculum management in superior programs in improving student skills at MAN 4 Banyuwangi includes planning, organizing, implementing and . the obstacles in implementing curriculum management lie in funding and the teaching staff in vocational programs are taken from basic teachers who are not linear but have special expertise in their field. In the future. MAN 4 Banyuwangi will update the teaching staff with a linear basic. Keywords: Curriculum Management. Vocational. Skills Pendahuluan Kebutuhan manusia akan selalu berkembang dan berubah sesuai perkembangan Begitu pula dengan kurikulum dalam sebuah bangsa akan terus berkembang menyesuaikan dengan kebutuhan, perkembangan serta kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Salah satu faktor yang berpengaruh di dunia pendidikan tak lain adalah tenaga pendidik. Secara umum, pendidik merupakan orang yang bertanggungjawab terhadap perkembangan anak didiknya. Namun dalam agama Islam, orang yang paling bertanggung jawab terhadap hal tersebut adalah orang tua dari peserta didik (Sudiyono, 2009:. Tanggung jawab yang terletak kepada orang tuanya tersebut dijelaskan sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam surat At-Tahrim ayat 6 sebagai berikut: a a a a AA eO aI EEa aIA a A aO e a aa aEa aON aIE aE Ea a E eOA a AOaOUcNa EOe aI aI eIO CaOaI aA a aE eI aOa eNEeO aE eI aaI U O eCO a aN EIA aIaaN eI aOO eA aEa eO aI aIa eOaIaeO aIA Artinya: AuWahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. Menurut Kadarisman mendefinisikan Skill . sebagai salah satu faktor penting dalam mencapai tujuan organisasi. Keterampilan tersebut dapat membantu seseorang untuk lebih efektif dan efisien dalam melakukan segala bentuk tugas, sehingga dapat berkontribusi pada kesuksesan organisasi. Terkait Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Kejuruan Dalam Meningkatkan Skill Siswa Nindhi Avicha Imani. Lutfi Wakhid. Mamlukhah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. dengan manajemen kurikulum berbasis kejuruan dalam meningkatkan skill siswa. Malalui program kejuruan dalam peningkatan skill ini siswa dilatih dengan berbagai kecakapan dan keterampilan untuk mengasah keahlian siswa agar ahli pada bidang yang diminati (Kadarisman, 2013:. Masalah pengangguran yang memprihatinkan pemerintah, masyarakat, dan orang tua pada setiap tahunya sangat berdampak buruk pada perekonomian masyarakat menengah kebawah. Banyak orang yang setelah menyelesaikan sekolah tinggi hanya memiliki kecerdasan tanpa memperoleh pekerjaan yang layak, hal seperti ini dapat merusak citra pendidikan. Banyak orang berpendapat bahwa salah satu penyebab pengagguran disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya kesempatan kerja, keterampilan yang tidak sesuai dengan kebutuhan kerja pasar, atau masalah ekonomi yang dialami. Meskipun terdapat pendidikan keterampilan, sifatnya hanya teoritis dan tidak memberikan keterampilan yang praktis (Anwar, 2012:. Keberhasilan sistem pendidikan dapat diukur dari seberapa banyak lulusannya dapat menerapkan hasil pendidikan pada keseharinya. Sistem pendidikan yang memberikan kualitas dan manfaat yang baik bagi peserta didik harus memberikan persiapan bagi lulusan untuk menghadapi kehidupan dan memberikan keterampilan hidup pada peserta didik (Harun & Safira, 2. Semakin luasnya pengetahuan seseorang, semakin baik pula kualitas kehidupannya dan peluang untuk Program keterampilan hidup bertujuan agar dapat memberikan pendidikan dan keterampilan praktis yang berguna, serta membangun sikap ulet, terampil dan kreatif dapat yang menjadi solusi mengatasi keterbatasan dan menghentikan lingkaran kemiskinan (Asmi dkk, 2013:. Berpijak pada informasi yang peneliti peroleh dari informan menjelaskan bahwasanya untuk memberikan keterampilan khusus kepada lulusan SMA dan Madrasah Aliyah. Kementerian Agama sebagai instansi pemerintahan melakukan pembinaan terhadap madrasah dengan mengambil langkah nyata dengan kreativitas baru, seperti pendirian program kejuruan Madrasah Aliyah dengan Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Kejuruan Dalam Meningkatkan Skill Siswa Nindhi Avicha Imani. Lutfi Wakhid. Mamlukhah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. program kejuruan untuk meningkatkan skill atau keterampilan siswa. Kegiatan pembelajaran keterampilan ini sejalan dengan program pendidikan akademik pada kurikulum reguler Madrasah Aliyah. Tujuan dari program keterampilan adalah untuk memebekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan dan etos kerja pada lulusan madrasah sehingga mampu mengembangkan kemampuan pada seorang individu untuk sanggup melakukan berbagai tugas khusus maupun tugas kasar yang diperlukan dalam dunia kerja sosial dan kemasyarakatan. MAN 4 Banyuwangi merupakan salah satu madrasah yang menerapkan kurikulum dengan beriorientasi vokasi untuk meningkatkan kecakapan hidup peserta didiknya yang meliputi ilmu pendidikan, pengintegrasian kecakapan hidup berupa ilmu agama, karya seni serta pelatihan lainya. Semua itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan untuk menunjang siswa. Program unggulan kejuruan dalam keterampilan yang dihadirkan untuk siswa antara lain adalah tata rias, tata busana, dan otomotif. Ketiga program kejuruan tersebut saat ini telah dimaksukkan pada kegiatan belajar mengajar di kelas. Telah dibuktikan pada salah satu program kejuruan tersebut berhasil menorehkan beberapa pencapaian atas hasil belajar siswa sehingga dapat menggeret nama harum madrasah. Salah satu prestasi yang telah ditorehkan oleh siswa MAN 4 Banyuwangi pada program kejuruan adalah dengan mewakili Kabupaten Banyuwangi pada ajang lomba otomotif di tingkat provinsi. Dengan lahirnya program unggulan membawakan banyak dampak positif karena selain lebih baik dalam ilmu pendidikan dan keagamaan juga unggul dalam bidang ilmu kejuruan disamping itu peserta didik juga dapat mengembangkan minat bakat sesuai pada keinginan masing-masing sehingga dapat memberikan bekal yang dapat mempermudah prospek kerja terhadap output kelulusan siswa. Metode Penelitian Salah satu jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis deskriptif kualitatif kadang disebut juga dengan metodologi penelitian naturalistik yang digunakan untuk menganalisis data tentang objek penelitian yang diamati serta dikumpulkan melalui kerja lapangan dan dokumentasi. Tujuan metode ini adalah untuk mengetahui sebanyak-banyaknya tentang fenomena Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Kejuruan Dalam Meningkatkan Skill Siswa Nindhi Avicha Imani. Lutfi Wakhid. Mamlukhah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. yang diteliti. Metode ini dimaksudkan untuk mengorganisasikan data sedemikian rupa sehingga diperoleh hasil yang akurat (Sugiyono 2017:. Dalam informasi penelitian ini telah melibatkan berbagai personal yang dapat menghasilkan sumber informasi yang kemudian diolah menjadi data berupa kalimat deskriptif sebagai output dari wawancara dan hasil penelitian. Informan dari penelitia ini adalah Kepala Madrasah. Waka Kurikulum, dan Guru. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari berbagai sumber yang berbeda, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan jelas mengenai fokus penelitian dengan judul yang diangkat dalam penelitian ini. Menurut Sugiyono . menjelaskan bahwa pengumpulan data di lapangan dilakukan pada kondisi yang alamiah dengan melibatkan lebih banyak pada teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Jenis pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Observasi. Wawancara dan Dokumentasi. Dengan ini. Jenis pengumpulan data diharapkan dapat saling melengkapi sehingga informasi yang diperlukan sesuai dengan penelitian yang telah Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan data, dan triangulasi waktu. Hasil dan Pembahasan Berdasarkan dari hasil verifikasi data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi tentang implementasi manajemen kurikulum berbasis kejuruan dalam meningkatkan skill siswa di MAN 4 Banyuwangi terdapat dua pembahasan dari hasil penelitian tersebut yaitu sebagai Penerapan manajemen kurikulum pada program unggulan dalam meningkatkan keterampilan Siswa di MAN 4 Banyuwa ngi Perencanaan Perencanaan kurikulum berbasis kejuruan di MAN 4 Banyuwangi merupakan inovasi baru bagi suatu madrasah yaitu dengan menambahi pelajaran keterampilan seperti . ata rias, tata busana dan otomoti. kedalam Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Kejuruan Dalam Meningkatkan Skill Siswa Nindhi Avicha Imani. Lutfi Wakhid. Mamlukhah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. jam pelajaran biasa. MAN 4 Banyuwangi memberikan mata pelajaran khusus kejuruan dengan maksud untuk meningkatkan skill keterampilan siswa, sehingga lulusan dari madrasah tersebut telah dibekali kemampuan untuk hidup di Perencanaan kurikulum pada program unggulan didalamnya dapat dilihat dari visi, misi, tujuan, serta struktur kurikulum yang ada di MAN 4 Banyuwangi. Dalam rangka mencapai tujuan kurikulum, maka MAN 4 Banyuwangi keterampilan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa nantinya dapat dijadikan sebagai bekal siswa bermasyarakat. Menurut Suyitno . Pendidikan kejuruan memiliki tujuan Tujuan pendidikan tersebut terutama berkaitan dengan : Mengidentifikasi pengetahuan diperlukan untuk kinerja yang efektif dalam . Pengalaman mengorganisir sebagai pembelajaran ketika sudah terjun didunia kerja . Dapat menemukan cara untuk menggunakan pengalaman sebagai pelajaran agar dalam praktik kerjanya tidak lagi bingung . Mempertahankan efektifitas kerja terhadap seluruh kehidupan kerja termasuk transisi pengalaman ke lain pekerjaan. Oleh karena itu, masalah pendidikan kejuruan membantu dalam mengidentifikasi keahian yang dimiliki oleh seseorang, pengembangan awal kapasitas yang diperlukan untuk pekerjaan, dan penyempurnaan kapasitas. Termasuk keharusan memiliki pekerjaan khusus di lapangan dan dibidang pekerjaan lainnya, seperti keterampilan komunikasi, pemecahan masalah, perencanaan, perkembangan era modern masa kini. Proses perencanaan manajemen kurikulum di MAN 4 Banyuwangi ini dilaksanakan pada sebelum tahun ajaran baru setiap tahunya. Dari analisa peneliti mengenai kebutuhan Siswa. Guru diminta untuk menyusun perangkat pembelajaran bagi siswa yang meliputi, kompetensi dasar dan analisis standar kompetensi dengan dilengkapi program tahunan, program semester, silabus. Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Kejuruan Dalam Meningkatkan Skill Siswa Nindhi Avicha Imani. Lutfi Wakhid. Mamlukhah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Pengorganisasian Dalam pengorganisasian perencanaan kurikulum senada dengan apa yang di katakan oleh Ibu Indah Murniansih. Pd. selaku Waka Kurikulum koordinatornya adalah beliau dalam urusan pelaksanakan atau pengorganisaian kurukulum karena hal tersebut bisa berjalan karena Waka Kurikulum di dudukung oleh teamnya yang membatunya jadi dalam mengkordinator perencanaan kurikulum tersebut bisa terlaksana dengan baik. Berdasarkan pandangan komprehensif terhadap setiap kegiatan yang menggabungkan ruang lingkup, rangkaian, inteprestasi, keseimbangan subject matter, teknik mengajar, dan hal lain yang dapat direncanakan sebelumnya . aylor, alaxander, dan lewi. Pada hakikatnya kurikulum sebagai suatu program kegiatan terencana . rogram of planed activitie. memiliki rentang yang cukup luas, hingga membentuk suatu pandangan yang menyeluruh. suatu dokumen tertulis dan di lain pihak, kurikulum dipandang sebagai rencana tidak tertulis yang terdapat dalam pikiran pihak pendidik. ( Hamalik Oemar. Pelaksanaan Pengimplementasian manajemen kurikulum yang berada di MAN 4 Banyuwangi melibatkan dengan tim pengembang kurikulum yang terdiri dari Kepala Madrasah. Waka Kurikulum dan team Waka Kurikulum. Langka. langkah yang dilakukan adalah dengan cara menganalisis konteksnya dan kebutuhan serta mengidentifikasi standar nasional pendidikan yang ada di Untuk Kepala Madrasah dan tim pengembang kurikulum menentukan visi, misi, tujuan Sekolah tersebut, dan struktur, muatan kurikulum hingga kalender pendidikan. Kepala Madrasah MAN 4 Banyuwangi melakukan penjadwalan kegiatan untuk para siswa dan Guru disetiap semester maupun tahunan. Akan tetapi dilihat dari jawaban wawancara yang peneliti dapatkan, di tekankan dalam ruang lingkup pengimplementasian manajemen kurikulum dalam kualitas Guru. Jadi, hal yang pertama yang harus dilakukan Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Kejuruan Dalam Meningkatkan Skill Siswa Nindhi Avicha Imani. Lutfi Wakhid. Mamlukhah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. dalam pengimplementasia kurikulum di MAN 4 Banyuwangi yaitu meningkatkan kualitas Guru, yang mana hal ini termasuk salah satu faktor dalam ruang lingkup pelaksanaan implementasi manajemen kurikulum dalam meningkatkan kualitas penndididkan di MAN 4 Banyuwangi. Evaluasi Evaluasi yang dilakukan di MAN 4 Banyuwangi ini Waka Kurikulum melaksanakan setiap satu bulan sekali dan diakhir tahun pembelajaran juga diikuti oleh ujian semester. Dalam evaluasi tersebut menggunakan evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Dimana kedua jenis evaluasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui keberhasilan guru dalam mengajar yang dilihat dari hasil atau prestasi yang dikuasai oleh peserta didik. Tujuan evaluasi kurikulum sendiri adalah untuk mencapai dua sasaran, yakni evaluasi terhadap proses kurikulum dan evaluasi terhadap produk . Evaluasi terhadap proses kurikulum dimaksudkan untuk mengetahui apakah proses itu berjalan secara optimal sehingga dapat memungkinkan tercapai tujuan. Sedangkan evaluasi terhadap produk, dimaksudkan untuk menilai sejauh mana keberhasilan kurikulum dapat mengantarkan siswa- siswi kearah tujuan yang ditetapkan. Komponen-komponen yang harus dievaluasi dalam kurikulum, sehingga evaluasi menjadi sangat komprehensip dalam melibatkan berbagai penelitian, komponen-komponen tersebut adalah sebagai berikut: Penentuan tujuan umum, penilaian yang dimulai adalah apakah tujuan kurikulum sesuai dengan nilai-nilai bangsa, politik pemerintahan dalam pengembangan negara, perkembangan zaman, aspiransi masyarakat, akan tetapi juga kebutuhan peserta didik untuk masa depan. Program madrasah sebagai satu kesatuan. Program madrasah tersebut mencangkup keseluruha n kegiatan yang berada di bawah unit administrasi yang sama, atau sasaran-sa saran yang saling bergantung dan saling melengkapi, yang semuanya harus dilaksanakan secara bersamaan atau . Bagian khusus program pendidikan. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Kejuruan Dalam Meningkatkan Skill Siswa Nindhi Avicha Imani. Lutfi Wakhid. Mamlukhah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. yang diperlukan oleh siswa. Pengajaran menjadi kegiatan utama seorang guru dalam menyampaikan pengetahuan kepada siswa. Evaluasi program. Hambatan-hamba tan dalam pengimplementasian ma najemen kurikulum berbasis kejuruan dalam meningkatka n skill siswa di MAN 4 Banyuwa ngi Cholilah . menyatakan bahwa kurikulum pendidikan akan selalu berubah, karena itu harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa waktu penyusunan. Perencanaan pengembangan kurikulum harus berfokus pada kebutuhan, pendapat, pengalaman hasil belajar, dan kepentingan siswa, sehingga pusat pendidikan adalah siswa. Dalam pengimplementasian manajemen kurikulum ada beberapa hambata. hambatan yang terjadi karena itu pasti akan dialami dalam sebuah pelaksaan apapun, dan hambatan pada manajemen kurikulum di MAN 4 Banyuwangi dapat diketahui dari hasil wawancara melalui observasi langsung dilokasi tempat penelitian bahwa yang menjadi hambatan dalam mencukupi sarana prasarana bagi Siswa pada program unggulan termasuk program tata busana yang membutuhkan banyak mesin jahit serta perlengkapan yang mendukung, program otomotif yang juga banyak membutuhkan perlengkapan bengkel, dan juga program tata rias yang tentunya perlu mengadakan pengadaan barang untuk alat-alat yang dibutuhkan pada bidang studi tersebut. Karena sejauh ini untuk sarana prasarananya masih menggunakan yang seadaanya, sebab untuk memenuhi fasilitas siswa diperkirakan membutuhkan banyak dana untuk mencukupi kebutuhan fasilitas tersebut. Hambatan yang terjadi juga muncul dari guru yang mengajar pada program unggulannya juga masih menggunakan jasa guru yang bukan pada profesi keahlianya, namun hal ini juga terus diupayakan untuk mencari pengganti guru yang sesuai dengan keahlian yang Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Kejuruan Dalam Meningkatkan Skill Siswa Nindhi Avicha Imani. Lutfi Wakhid. Mamlukhah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Kesimpulan Berdasarkan apa yang sudah peneliti ja barkan di bab V yang membahas dari hasil jawaban wawancara dengan pihak yang terkait ma ka ada 2 kesimpula n yang bisa peneliti ambil yaitu: Penerapan meningkatkan keterampilan siswa di MAN 4 Banyuwangi. Kepa la Madrasah bersta tus seba gai ma na jer da la m mela kuka n pela ksa naa n ma najemen kurikulum khususnya pada a spek perenca naa n. Dalam penerapanya proses manajemen kurikulum melewati tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. MAN 4 Banyuwangi juga telah menggunakan kurikulum merdeka belajar sesuai dengan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan, na mun pa da progra m unggula nnya di MA N 4 Ba nyuwa ngi ya ng telah menda pa tka n izin resmi da ri ata sa n baru ta hun 2023 ja di hanya kela s X ya ng memilki izin yang resmi, a ka n teta pi sebena rnya progra m seperti ta ta ria s, ta ta busa na da n otomotif suda h a da seja k la ma, sekarang tinggal meneruskan dan mengembangkanya dengan lebih baik . Perenca na a n kurikulum di MA N 4 Ba nyuwa ngi mengguna ka n RPP, sila bus, prota n, seba ga i acua n pa ra gur. guru untuk mengaja r di kela s. Hambatan-hambatan dalam pengimplementa sian manajemen kurikulum pada program unggulan di MAN 4 Banyuwangi. Hambata n-hambatan yang terjadi di MAN 4 Banyuwangi adalah terhambat dari segi pengadaan fasilitas sa rana prasana yang difungsikan pada pembelajaran terhadap program unggulan di MAN 4 Banyuwangi, hal ini terjadi karena terhambatnya pendanaan yang mempersulit pengadaan barang. Hambatan lainya yaitu masih adanya Guru yang mengajar bukan dari latar belakang pendidikan yang sama dengan program unggulan yang diajarkan. Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Kejuruan Dalam Meningkatkan Skill Siswa Nindhi Avicha Imani. Lutfi Wakhid. Mamlukhah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 255-265. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Daftar Pustaka