Pengembangan Media Layanan Bimbingan Klasikal Website BK-CERITA PENGEMBANGAN MEDIA LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL WEBSITE BK-CERITA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS 8 SMPN 2 PORONG Jashon Aldriyan Selgi Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya 20037@mhs. Prof. Dr. Budi Purwoko. Pd. Pd. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya budipurwoko@unesa. Abstrak Prestasi belajar merupakan hal yang sangat penting dalam pendidikan, karena mencerminkan tingkat pencapaian peserta didik dalam memahami materi pelajaran. Di SMPN 2 Porong, ditemukan bahwa peserta didik kelas 8 menghadapi berbagai hambatan dalam meningkatkan prestasi belajar mereka. Beberapa masalah yang diidentifikasi meliputi kurangnya motivasi, kesulitan dalam menyusun metode belajar yang efektif, serta tantangan dalam memanfaatkan informasi yang tersedia secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media layanan bimbingan klasikal berbasis website BK-CERITA dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas 8 SMPN 2 Porong. Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) dengan lima tahapan utama: pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft produk, uji coba produk, dan revisi produk. Pengujian dilakukan melibatkan ahli materi, ahli media, dan calon pengguna, yang menghasilkan validitas yang sangat baik dengan skor total validitas ahli materi 96,66%, ahli media 93,33%, dan calon pengguna 91,66%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media BK-CERITA memenuhi kriteria akseptabilitas dalam aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Kesimpulannya, media BK-CERITA dapat digunakan sebagai media layanan informasi untuk meningkatkan prestasi belajar pada peserta didik kelas 8 SMPN 8 Porong. Kata Kunci: Media Layanan Bimbingan Klasikal. BK-CERITA. Prestasi Belajar. Pendidikan Menengah. Abstract Achievement Learning achievement is very important in education because it reflects the level of students' understanding of the subject matter. At SMPN 2 Porong. Grade 8 learners faced various obstacles to improving their learning achievement. Some identified problems include lack of motivation, difficulties in devising effective learning methods, and challenges in optimally utilizing available information. This research aims to develop and test the effectiveness of classical guidance service media based on the BKCERITA website to improve the learning achievement of 8th-grade students at SMPN 2 Porong. The method used is a research and development (R&D) approach with five main stages: data collection, planning, product draft development, product testing, and product revision. Testing involved material experts, media experts, and prospective users, resulting in excellent validity scores: 96. 66% for material expert validity, 93. 66% for media expert validity, and 91. 66% for prospective user validity. Research results showed that the BK-CERITA media met acceptability criteria in terms of usefulness, feasibility, accuracy, and appropriateness. In conclusion. BK-CERITA media can be used as an information service medium to enhance learning achievement among Grade 8 students at SMPN 2 Porong. Keywords: Information Service classical Guidance. BK-CERITA. Learning Achievement. Education. budaya, ekonomi, dan pendidikan, baik secara positif maupun negative (Putri, 2. Bagi sektor pendidikan, variasi penggunaan teknologi dapat terlihat dari pemanfaatan media digital, khususnya sebagai sumber Tentunya. Kondisi ini juga berdampak pada kondisi belajar peserta didik yang terlibat dalam proses pendidikan dan pembelajaran tersebut. PENDAHULUAN Memanfaatkan teknologi dan informasi menghasilkan wawasan baru dalam setiap aspek kehidupan di era digital saat ini, asalkan segala bentuk informasi dapat diakses dengan cepat dan mudah melalui alat-alat teknologi seperti smartphone atau laptop. Kehidupan manusia dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dalam hal sosial. Pengembangan Media Layanan Bimbingan Klasikal Website BK-CERITA Kondisi belajar ideal dapat mendorong peserta didik menjadi lebih aktif, mendorong kreativitas, dan mencapai tujuan pembelajaran. Kondisi belajar yang ideal akan menjadi indikator keberhasilan siswa. Seberapa besar perubahan perilaku yang dapat dicapai melalui proses belajar dapat menunjukkan keberhasilan belajar peserta Taksonomi Bloom mengkategorikan perubahan perilaku ini menjadi perubahan pada kemampuan kognitif . ognitif domai. , afektif . ffective domai. , dan psikomotorik . sikosomotorik domai. (Degeng, 2. Hasil belajar dapat dinilai melalui proses evaluasi. Dalam pelaksanaanya, salah satu tolok ukur keberhasilan kondisi belajar yang ideal terletak pada evaluasi hasil belajar peserta didik yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Evaluasi hasil belajar peserta didik merupakan serangkaian proses belajar yang dimana keseluruhan kegiatan belajar peserta didik akan diukur lewat sebuah instrumen penilaian oleh guru yang kemudian akan diintegrasikan dengan ketercapaian dan kesesuaian tujuan belajar. Dalam keseluruhan proses tersebut (Nuriyah, 2. , guru BK memiliki peran penting dalam penjaminan hasil belajar peserta didik, yakni melalui layanan bimbingan konseling yang diberikan (Sari, 2. Menurut prayitno . Bimbingan adalah proses metodis dan sistematis dalam memberikan bantuan kepada seseorang untuk membantu mereka memecahkan masalah yang mereka hadapi. Tujuan dari bimbingan adalah untuk memberikan kemampuan untuk memahami diri sendiri . elf understandin. , menerima diri sendiri . elf acceptanc. , mengarahkan diri sendiri . elf directio. , dan merealisasikan diri sendiri . elf Semua kemampuan ini didasarkan pada potensi atau kemampuan seseorang untuk mencapai penyesuaian diri dengan lingkungannya. Bimbingan, menurut Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, adalah bantuan yang diberikan kepada siswa untuk menemukan diri mereka sendiri, mengenal diri mereka sendiri, dan merencanakan masa Fatchiah E. Kertamuda . menjelaskan Konseling adalah Proses konseling adalah penerapan konseling profesional oleh konselor kepada individu yang sedang mengalami kesulitan, dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Konsistensi adalah aspek terpenting dari bimbingan karena membantu konsultan atau klien secara langsung dengan tujuan memungkinkan konsultan memiliki pemahaman yang jelas tentang masalah mereka sendiri. Salah satu fokus dari guru bimbingan dan konseling adalah hasil belajar peserta didik (Yulianti, 2. Dalam penjaminan hasil belajar peserta didik, guru BK berperan aktif dalam perancangan program bimbingan pribadi. Bimbingan yang dimaksud harus bersifat korektif, kuratif, preservatif, dan objektif. Tanggung jawab seorang konselor melibatkan aspek dari perencanaan hingga evaluasi layanan bimbingan. Hal ini termasuk dalam pemberian layanan yang sesuai dengan tiap karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Seiring dengan pelayanan yang baik, guru BK akan mencapai standar keterampilan profesional dalam penjaminan mutu pendidikan, khususnya dalam aspek bimbingan dan konseling. Meski dalam pembelajaran membutuhkan evaluasi hasil belajar yang baik dan terukur, seringkali banyak tantangan yang menjadi hambatan dalam proses pembelajaran itu sendiri, salah satunya datang dari peserta didik, berupa kondisi belajar peserta didik yang kurang Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan, pada peserta didik SMPN 2 Porong ditemukan kondisi peserta didik memiliki Tingkat prestasi belajar yang kurang memuaskan yang disebabkan rata-rata peserta didik tidak fokus dalam proses belajar di sekolah karena terlalu sibbuk menggunakan handphone yang mereka miliki untuk bermain game ataupun menonton youtube hanya untuk tujuan hiburan, sehingga peserta didik kerapkali meninggalkan pembelajaran yang seharusnya menjadi kewajiban peserta didik. Penyalahgunaan teknologi tersebut juga berpengaruh pada Tingkat prestasi belajar peserta didik, dimana ketika melaksanakan ujian peserta didik tidak bisa fokus belajar untuk mempersiapkan ujian yang akan dihadapi, dan selalu menyiapkan waktu untuk bermain game ataupun menonton video Selain penyalah gunaan teknologi yang menjadi salah satu permasalahan, peserta didik juga memiliki Tingkat semangat belajar yang rendah hal tersebut disebabkan karena peserta didik bingung apa fungsi dari belajar selain mendapat nilai yang baik. Sehingga peserta didik tidak terlalu menganggap belajar merupakan hal yang penting untuk dilakukan, dan kurang tertarik untuk melakukan kegiatan belajar. Berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada guru BK, dijelaskan intervensi yang dilakukan untuk menangani Tingkat prestasi belajar peserta didik yang kurang memuaskan dilakukan layanan untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemanggilan orang tua untuk peserta didik yang memiliki Tingkat prestasi belajar yang rendah ataupun menurun. Tetapi dirasa intervensi yang dilakukan kurang efektif dilihat dari salah satu masalah peseta didik adalah penyalahgunaan teknologi, sehingga Ketika pemberian layanan untuk meningkatkan semangat belajar peserta didik bersikap pasif dalam proses layanan, dan pemanggilan orang tua dirasa kurang efisien karena tidak semua hadir sesuai dengan jadwal pemanggilan karena kesibukan kerja atau kesibukan rumah. Berdasarkan hasil yang telah didapat dari permasalahan peserta didik serta hasil intervensi yang Pengembangan Media Layanan Bimbingan Klasikal Website BK-CERITA Salah satu alternatif solusi yang dapat diimplementasikan adalah pengembangan website sebagai media platform bimbingan klasik yang dapat digunakan oleh guru BK pada awal proses pengajaran bimbingan klasik dan menggunakan siswa sebagai salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk fungsi yang tepat di bidang Situs web adalah jenis media yang dapat diakses melalui koneksi internet menggunakan komputer atau smartphone. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Borg and Gall . menjelaskan bahwa penilitian dan pengembangan yang dilakukan sebagai proses dari pengembangan produk Pemilihan bentuk pengembangan ini dirasa tepat berdasarkan permasalahan yang terjadi pada SMPN 2 Porong Penggunaan web dalam proses pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling akan memudahkan konselor dalam penunjangan mutu layanan informasi yang diberikan kepada konseli, khususnya dalam efektivitas dan efisiensi layanan. Penggunaan web ini dapat menjawab hambatan belajar yang dialami peserta didik. Nantinya, web ini akan bersifat sebagai database dari asesmen yang telah dilakukan guru BK terhadap peserta Hal tersebut akan mempermudah aksesibilitas penggunaan instrumen asesmen yang dapat digunakan langsung oleh peserta didik, agar lebih mengenali dan terbuka terhadap hambatan yang dialaminya selama proses belajar. Langkah penggunaan media interaktif berupa web dapat menjadi solusi yang menjawab hambatan belajar peserta didik. Selain itu, guru BK juga dapat melakukan evaluasi berdasarkan data yang diperoleh dari website yang digunakan siswa secara tenang dan sistematis, memastikan layanan penyuluhan dan bimbingan yang diberikan akurat dan tepat, sesuai dengan karakteristik khusus masing-masing siswa. Untuk menyikapi tujuan meningkatkan taraf belajar siswa, ada juga pilihan untuk menggunakan situs media "BK-CERITA". Meskipun menggunakan situs web tidak secara otomatis menghasilkan peningkatan pembelajaran siswa, namun dapat membantu siswa dalam meningkatkan tingkat Rumusan masalah penelitian ini adalah untuk mengembangkan media layanan bimbingan klasikal website BK-CERITA untuk peserta didik kelas 8 SMPN 2 Porong memenuhi kriteria akseptabilitas yaitu kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan dimana pada website akan terdapat materi mengenai penjelasan serta faktor prestasi belajar serta cara meningkatakan faktor prestasi belajar pada peserta didik, serta menguji tingkat kesesuain produk penelitian ini dengan kriteria akseptabilitas yang METODE Penelitian ini merupakan studi penelitian dan pengembangan (Research and Development/ R&D) dengan menggunakan metodologi kuantitatif dan Tujuan penelitian pengembangan adalah untuk menghasilkan suatu produk atau mengembangkan suatu inovasi yang dapat memecahkan masalah-masalah praktis. Penelitian pengembangan dipilih karena fokus utamanya adalah menghasilkan sebuah produk atau inovasi, dalam hal ini media layan informasi bimbingan dan konseling website bk-cerita. Pendekatan ini sangat relevan dalam konteks meningkatkan efektivitas proses pembelajaran dan bimbingan di sekolah, khususnya untuk mengatasi tantangan dalam memahami prestasi belajar peserta didik. Dalam penelitian ini, akan fokus pada pengembangan media layan informasi bimbingan dan konseling website bk-cerita untuk meningkatkan kemampuan memahami prestasi belajar peserta didik kelas 8 SMPN 2 PORONG. Analisis pengembangan media pada BK-CERITA hanya mencakup lima dari sepuluh tahapan yaitu tahapan Borg dan Gall. Prosedur yang dilakukan adalah pendataan dan analisis, penelitian, pengembangan produk, uji coba lapangan awal, dan revisi hasil uji coba utama. Karena kendala waktu, ketidakpastian, dan biaya, tugas yang tersisa tidak diselesaikan. Berikut ini adalah ringkasan dari lima fase penelitian Penelitian dan Pengumpulan Data: Studi lapangan dengan pengambilan data di SMPN 2 PORONG dengan pengamatan dan Studi kepustakaan yang dilaksanakan dengan kajian literatur untuk menemukan teori yang berkaitan dengan produk yang dikembang serta berkaitan dengan penyelesaian masalah Perencanaan: Identifikasi dan analisis masalah atau kebutuhan pendidikan yang ingin diatasi. Pengumpulan data dan informasi terkait untuk memahami konteks dan karakteristik target Menentukan media yang cocok untuk dikembangkan sebagai produk Menyusung tujuan dari pengembangan produk Mengembangkan ide produk Pengembangan Produk Awal: Merancang dan mengembangkan prototipe atau versi awal dari produk pendidikan. Menerapkan prinsip-prinsip pengembangan yang telah diidentifikasi. Validasi Ahli: Mendapatkan masukan dan validasi dari ahli materi, ahli media, serta calon pengguna yaitu guru BK SMPN 2 PORONG. Pengembangan Media Layanan Bimbingan Klasikal Website BK-CERITA Revisi Produk Awal: Melakukan revisi berdasarkan umpan balik ahli untuk meningkatkan kualitas produk Desain uji coba merupakan langkah penting dalam mengevaluasi efektivitas dan penerimaan pengguna terhadap media layanan informasi berbasis website. Penelitian ini akan melibatkan uji coba yang terstruktur untuk mengevaluasi efektivitas dan penerimaan media layanan informas dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas 8 di SMPN 2 PORONG. Uji coba ini akan memfokuskan pada kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan website. Subjek uji coba akan melibatkan guru BK. Pra-uji coba akan dilakukan dengan memberikan panduan penggunaan dan mengobservasi interaksi awal peserta dengan website. Uji coba lapangan awal akan dilakukan dengan memberikan akses kepada guru BK untuk menggunakan website dalam periode tertentu, diikuti dengan pengisian kuesioner kegunaan dan kelayakan. Hasil analisis akan menjadi dasar untuk revisi. Pengembangan dan uji coba media layanan informasi untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas 8 di SMPN 2 PORONG memegang peran krusial dalam mendukung proses bimbingan dan konseling (BK) di Dengan pendekatan uji coba yang mencakup kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur efektivitas dan penerimaan website sebagai alat bimbingan dan konseling. Para konselor dapat memanfaatkan data dan informasi hasil uji coba untuk mengidentifikasi area kebutuhan dan memberikan dukungan yang lebih tepat sasaran kepada peserta didik. Secara lebih luas, implementasi website ini dalam kegiatan BK dapat membantu peserta didik mengembangkan pemahaman konsep diri, pengetahuan akademis, dan keterampilan hidup, seiring dengan memperkuat hubungan antara peserta didik dan konselor. Dengan demikian, media ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pendukung prestasi belajar, tetapi juga sebagai sarana yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan peserta didik secara holistik melalui pelayanan BK. Dalam tahap uji coba, subjek yang terlibat melibatkan tiga kelompok utama, yaitu uji validitas ahli materi, uji validitas ahli media, dan uji validitas calon pengguna. Uji Validitas Ahli Materi Subjek dalam uji validitas ahli materi melibatkan para ahli di bidang kurikulum dan materi pelajaran yang relevan dengan konten media layanan informasi. Para ahli ini akan memberikan evaluasi dan validasi terhadap konten pembelajaran yang disajikan dalam media, memastikan bahwa isi materi mendukung kurikulum dan tujuan pembelajaran yang diinginkan. Kriteria ahli materi yang akan dijadikan penguji adalah sebagai berikut: Memiliki kualifikasi pendidikan minimal S2 Memiliki pengalaman pada bidang bimbingan dan konseling minimal 5 tahun Uji Validitas Ahli Media Subjek dalam uji validitas ahli media adalah mereka yang memiliki keahlian dalam desain grafis, interaksi pengguna, dan elemen visual dari media pembelajaran. Mereka akan mengevaluasi tampilan, navigasi, dan aspekaspek desain lainnya dalam media layanan informasi. Umpan balik dari ahli media ini akan membantu memastikan bahwa media memiliki antarmuka yang menarik dan mudah digunakan. Kriteria ahli materi yang akan dijadikan penguji adalah sebagai berikut: Memiliki kualifikasi minimal S2 Memiliki pengalaman pada bidang bimbingan dan konseling minimal 5 tahun Uji Validitas Calon Pengguna Subjek uji validitas calon pengguna mencakup guru BK SMPN 2 PORONG sebagai responden. Guru BK akan mengakses media layanan informasi website BKCERITA, dan memberikan penilaian berdasarkan kriteria akseptabilitas, yaitu kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan, serta memberikan masukan, dan memberikan persepsi mereka terhadap media layanan informasi. Melibatkan calon pengguna pada tahap ini penting untuk memastikan bahwa media dapat diterima dan digunakan dengan baik, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Dalam penelitian ini, akan digunakan dua jenis data utama, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data Kualitatif Hasil uji validitas ahli materi dan ahli media: data ini mencakup tanggapan, saran, dan evaluasi ahli materi dan ahli media terhadap konten dan desain media layanan informasi. Hasil dari sesi wawancara atau diskusi dengan ahli akan dicatat dan dianalisis untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang keefektifan dan validitas materi serta desain media. Umpan balik dari calon pengguna: data kualitatif juga akan diperoleh melalui wawancara atau kuesioner terstruktur dengan calon pengguna, yaitu peserta didik kelas 8 SMPN 2 PORONG. Tanggapan mereka terhadap tampilan, kegunaan, dan keberlanjutan media layanan informasi akan dijelaskan dan dianalisis untuk mendukung hasil uji validitas calon pengguna. Data Kuantitatif Hasil uji coba lapangan skala kecil dan skala besar: data ini mencakup prestasi belajar peserta didik sebelum dan sesudah penerapan media Pengembangan Media Layanan Bimbingan Klasikal Website BK-CERITA layanan informasi. Nilai instrumen pengukuran akan dikumpulkan dan dianalisis secara kuantitatif untuk menentukan apakah ada perbedaan signifikan dalam prestasi belajar setelah menggunakan media tersebut. Data statistik deskriptif: untuk mendukung analisis data kuantitatif, akan digunakan statistik deskriptif persentase untuk memberikan gambaran yang jelas tentang hasil uji coba Dengan memanfaatkan data kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini akan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang efektivitas sistem manajemen informasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas 8 SMPN 2 PORONG. Pada penelitian ini terdapat definisi operasional masing-masing variabel. Definisi operasional digunakan untuk mempermudah pemahaman serta penyamaan persepsi pada penelitian. Layanan Bimbingan Klasikal layanan bimbingan klasikal merupakan bantuan yang diberikan kepada seluruh peserta didik yang ditujukan untuk membantu peserta didik dalam pengembangan diri, pencegahan masalah, serta mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memenuhi tugas perkembangan yang Media Website website merupakan kumpulan halaman yang berisi item-item tertentu yang berguna sebagai sumber informasi untuk mendukung aktivitas yang dilakukan serta dapat diakses kapanpun dan dimanapun melalui portal pencarian Angket penilaian akseptabilitas digunakan dalam proses pengembangan ini untuk mengumpulkan data (Setyana & Purwoko, 2. Angket ini membahas kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan layanan informasi berbasis web Wix. Com dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas 8 SMPN 2 PORONG. Dengan menggunakan instrumen ini, penelitian bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana media pembelajaran yang dibuat diterima dan Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan analisis data kualitatif dan kuantitatif untuk mengevaluasi efektivitas media layanan informasi berbasis website Wix. Com. Analisis Data Kualitatif Tujuan dari analisis kualitatif dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh wawasan mendalam terhadap kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan media layanan informasi berbasis website Wix. Com. Dalam mencapai tujuan ini, metode analisis isi kualitatif akan Analisis ini akan memfokuskan pada pengolahan tanggapan dan umpan balik yang diperoleh dari berbagai sumber seperti angket, wawancara, serta evaluasi dari ahli media dan materi. Selama proses analisis, aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan akan diidentifikasi secara sistematis. Identifikasi ini bertujuan untuk mendukung interpretasi data secara menyeluruh, memungkinkan pemahaman mendalam terhadap efektivitas media pembelajaran yang Analisis Data Kuantitatif Teknik ini merupakan metode pengolahan data yang menggunakan data numerik. Metode ini berfokus pada jumlah data dan tidak memerlukan penjelasan dari setiap jawaban pendek yang diberikan oleh responden. Analisis data kuantitatif digunakan untuk mengukur dan menyajikan data kuantitatif terkait kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan secara statistik (Setyana & Purwoko, 2. Setelah data terkumpul, data kemudian diolah dengan menggunakan rumus persentase berikut. Keterangan. P = Persentase nilai yang diperoleh F = Frekuensi jawaban alternating N= Jumlah frekuensi/ banyaknya individ. Hasil perhitungan dibandingkan digunakan kriteria penilaian sebagai berikut. Tabel 1. Kriteria penilaian Presentase (%) Kriteria/Kategori Sangat baik, tidak perlu direvisi Baik, tidak perlu direvisi Kurang baik, perlu direvisi Tidak baik, perlu direvisi (Arikunto, 2018 dengan dimodifikasi penelit. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini mengembangkan dan menguji media layanan informasi berbasis website BK-CERITA untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas 8 SMPN 2 PORONG. Pengembangan website BK-CERITA dilakukan melalui beberapa tahapan sesuai dengan metode Research and Development yang disederhanakan menjadi lima tahap, yaitu pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft produk, uji coba produk, dan revisi Data awal dikumpulkan melalui wawancara dengan guru BK dan observasi kondisi belajar peserta didik di SMPN 2 PORONG. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta didik menghadapi berbagai hambatan dalam memaksimalkan prestasi belajar, termasuk kurangnya motivasi dan ketidakmampuan dalam Pengembangan Media Layanan Bimbingan Klasikal Website BK-CERITA menyusun metode belajar yang efektif. Berdasarkan data yang terkumpul, dirumuskan desain website yang mencakup fitur-fitur seperti asesmen bakat minat, informasi tentang pengembangan prestasi belajar, serta artikel dan video referensi. Website BK-CERITA dikembangkan menggunakan platform Wix. com dengan tampilan yang menarik dan navigasi yang mudah. Konten diisi dengan materi yang relevan dan mendukung pengembangan prestasi belajar peserta didik. Uji coba dilakukan dengan melibatkan tiga kelompok utama, yaitu ahli materi, ahli media, dan calon pengguna . uru BK SMPN 2 PORONG). revisi yang diberikan, tindak lanjut yang dilakukan adalah perbaikan media dengan menambahkan kepanjangan dari judul website serta penambahan sumber video yang dicantumkan pada website Hasil Uji Validitas Calon Pengguna Uji validitas calon pengguna dilakukan oleh calon pengguna yakni koordinator BK SMPN 2 Porong ibu Nurma Yulyasari. Pd. pada 4 Juli 2024. Hasil uji validitas calon pengguna mendapatkan total skor 55 dari skor maksimal 60. Selanjutnya dilakukan perhitungan presentase validitas calon pengguna sebagai berikut: Hasil Uji Validitas Ahli Materi Uji validitas ahli materi dilakukan oleh ahli materi yakni dosen Universitas Negeri Surabaya bapak Dr. Denok Setiawati. Pd. Kons pada 3 Juli 2024. Hasil uji validitas ahli materi mendapatkan total skor 58 dari skor Selanjutnya dilakukan perhitungan presentase validitas ahli materi sebagai berikut: Sehingga hasil uji validitas calon pengguna sebenar 91,66% dengan kategori AuSangat BaikAy. Kesimpulan dari hasil uji validitas calon pengguna adalah layak tanpa Adapun saran dari calon pengguna, yakni: . Dikembangkan untuk jenjang kelas 7 dan 9. Berdasarkan saran yang diberikan dari calon pengguna, dilakukan tindak lanjut dimana materi serta video yang dicantumkan pada website di buat lebih luas sehingga bisa dilakukan pada kelas 7 serta 9 Sehingga hasil uji validitas ahli materi sebenar 96,66% dengan kategori AuSangat BaikAy. Kesimpulan dari hasil uji validitas ahli materi adalah layak dengan revisi sesuai Adapun saran dari ahli materi, yakni: . Perlu dipertimbangkan desain layanan yang cocok serta teknis pengaksesan, apakah lewat HP atau nobar lewat LCD. Perlu desain pretest dan posttest untuk mengukur ketercapaian tujuan pengembangan website. Berdasarkan revisi yang diberikan, dilakukan tindak lanjut dimana penambahan desain test serta pemaksimalan teknis pengaksesan media Pembahasan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menilai efektivitas media informasi berbasis website BK-CERITA dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa kelas delapan SMPN 2 PORONG. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa situs web BK-CERITA telah dikembangkan dengan pendekatan sistematis dan telah melalui validasi yang ketat dari panduan pengguna, media, dan sumber lainnya, sejalan dengan penelitian Lestari dkk. , . Proses pengembangan website BK-CERITA dilakukan melalui lima tahap utama: pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft produk, uji coba produk, dan revisi produk. Pendekatan Research and Development yang digunakan dalam penelitian ini memastikan bahwa website yang dikembangkan didasarkan pada kebutuhan nyata dari pengguna, yakni guru BK dan peserta didik (Bukahares, 2. Data awal yang dikumpulkan melalui wawancara dan observasi menunjukkan bahwa peserta didik menghadapi hambatan dalam memaksimalkan prestasi belajar, termasuk kurangnya motivasi dan ketidakmampuan dalam menyusun metode belajar yang efektif. Berdasarkan data ini, desain website yang mencakup asesmen bakat minat, informasi tentang pengembangan prestasi belajar, serta artikel dan video referensi dirumuskan. Website BK- Hasil Uji Validitas Ahli Media Uji validitas ahli media dilakukan oleh ahli media yakni dosen Universitas Negeri Surabaya ibu Dr. Evi Winingsih. Pd. Pd. pada 4 Juli 2024. Hasil uji validitas ahli media mendapatkan total skor 56 dari skor Selanjutnya dilakukan perhitungan presentase validitas ahli media sebagai berikut: Sehingga hasil uji validitas ahli materi sebenar 93,33% dengan kategori AuSangat BaikAy. Kesimpulan dari hasil uji validitas ahli media adalah layak dengan revisi sesuai Adapun saran dari ahli media, yakni: . Judul diberi . Sumber web ditambahkan. Berdasarkan Pengembangan Media Layanan Bimbingan Klasikal Website BK-CERITA CERITA dikembangkan dengan tampilan yang menarik dan navigasi yang mudah menggunakan platform Wix. Konten diisi dengan materi yang relevan dan mendukung pengembangan prestasi belajar peserta didik. Penggunaan platform ini memungkinkan untuk pengembangan yang cepat dan fleksibel serta pemeliharaan yang mudah. Uji validitas ahli materi dilakukan oleh Dr. Denok Setiawati. Pd. Kons dari Universitas Negeri Surabaya. Hasil uji validitas menunjukkan skor 96,66%, yang tergolong dalam kategori "Sangat Baik", selaras dengan penelitian Yadnya dkk. , . bahwa konten yang disajikan dalam website BK-CERITA telah memenuhi standar kualitas yang tinggi dan relevan dengan kebutuhan peserta didik serta tujuan pembelajaran. Saran untuk mempertimbangkan desain layanan yang cocok serta teknis pengaksesan, apakah lewat HP atau nobar lewat LCD, dan perlunya desain pretest dan posttest untuk mengukur ketercapaian tujuan pengembangan website, memberikan arahan yang berharga untuk penyempurnaan lebih lanjut. Uji validitas ahli media dilakukan oleh Dr. Evi Winingsih. Pd. Pd. dari Universitas Negeri Surabaya. Hasil uji validitas menunjukkan skor 93,33%, yang juga tergolong dalam kategori "Sangat Baik", selaras dengan penelitian Astuti & Baysha . bahwa desain visual dan navigasi website telah memenuhi standar estetika dan fungsionalitas yang tinggi, sehingga mudah digunakan dan menarik bagi pengguna. Saran untuk memberikan kepanjangan pada judul dan menambahkan sumber web memberikan panduan untuk peningkatan kejelasan dan referensi yang lebih baik pada website. Uji validitas calon pengguna dilakukan oleh koordinator BK SMPN 2 Porong. Ibu Nurma Yulyasari. Pd. Hasil uji validitas menunjukkan skor 91,66%, yang tergolong dalam kategori "Sangat Baik", selaras dengan penelitian Meiluwati . bahwa website BK-CERITA diterima dengan baik oleh calon pengguna dan dianggap bermanfaat serta praktis untuk digunakan dalam layanan bimbingan konseling di sekolah. Saran untuk mengembangkan website untuk jenjang kelas 7 dan 9 menunjukkan adanya kebutuhan yang lebih luas untuk media layanan informasi ini dan potensi perluasan penggunaannya di masa depan. Akseptabilitas kegunaan website BK-Cerita dari ahli materi menunjukkan bahwa media layanan informasi website BK-CERITA dianggap sangat bermanfaat oleh ahli materi. Semua aspek kegunaan, seperti membantu guru BK dalam memberikan layanan informasi, membantu peserta didik memenuhi faktor internal, mengarahkan peserta didik dalam meningkatkan prestasi belajar, dan membantu peserta didik konsisten dalam meningkatkan prestasi belajar, mendapatkan skor Hal ini menunjukkan bahwa website BKCERITA sangat efektif dalam mencapai tujuan-tujuan ini menurut ahli materi. Dari ahli media menunjukkan bahwa media ini juga dianggap sangat bermanfaat oleh ahli Semua aspek kegunaan, termasuk manfaat bagi guru BK dan peserta didik, tampilan yang menarik, kemudahan penggunaan, dan sebagai alternatif media dalam layanan informasi bidang belajar, mendapatkan skor yang sangat baik, dengan sedikit revisi diperlukan untuk pemilihan judul yang lebih menarik. Dari calon pengguna bahwa calon pengguna juga menganggap media layanan informasi website BK-CERITA sangat Aspek-aspek yang dinilai meliputi manfaat bagi guru BK dan peserta didik, pentingnya diadakan di SMPN 2 Porong, membantu guru BK mengarahkan peserta didik, dan perannya dalam membantu peserta didik meningkatkan prestasi belajar. Akseptabilitas kelayakan website BK-Cerita dari ahli menunjukkan bahwa media layanan informasi website BK-CERITA dianggap sangat praktis dan layak untuk digunakan dalam proses bimbingan dan konseling di Aspek-aspek yang dinilai termasuk kepraktisan, kelayakan sebagai media informasi, kemudahan penggunaan, dan efisiensi waktu. Dari ahli media dinilai sangat layak untuk diakses melalui perangkat smartphone atau komputer, digunakan oleh guru BK, memiliki tampilan tatap muka yang mudah dipahami, dan praktis untuk dioperasikan. Dari calon pengguna menunjukkan bahwa calon pengguna menganggap media layanan informasi website BK-CERITA sangat memudahkan guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan dalam bidang belajar, layak digunakan, mudah digunakan, dan dapat mengefisiensi waktu. Beberapa saran untuk pengembangan lebih lanjut termasuk penerapan untuk jenjang kelas lain. Akseptabilitas ketepatan dari ahli materi media layanan informasi website BK-CERITA dianggap tepat untuk diterapkan pada peserta didik kelas 8, sesuai dengan tujuan pengembangan produk, pemilihan video yang sesuai dengan materi, dan kebutuhan peserta didik. Revisi mungkin diperlukan pada beberapa aspek kecil untuk mencapai kesesuaian yang lebih optimal. Dari ahli media ketepatan dinilai termasuk pemilihan judul website, jenis dan ukuran font, desain warna, dan opsi menu. Beberapa saran diberikan untuk peningkatan lebih lanjut, termasuk penambahan sumber web dan kepanjangan judul. Dari calon pengguna media ini dianggap tepat untuk diterapkan pada peserta didik kelas 8 SMPN 2 Porong, sesuai dengan tujuan pengembangan produk, pemilihan video, dan kebutuhan peserta didik. Akseptabilitas indikator kepatutan dari ahli materi dinilai sangat patut, dengan konten yang tidak melanggar norma, memberikan nilai positif, dan bukan merupakan Pengembangan Media Layanan Bimbingan Klasikal Website BK-CERITA hasil plagiat. Dari ahli media dianggap tidak melanggar nilai-nilai norma, tidak mengandung unsur negatif, dan bukan hasil plagiat. Dari calon pengguna dinilai sangat patut, dengan konten yang tidak melanggar norma, memberikan nilai positif, dan bukan hasil plagiat. Website BK-CERITA dirancang untuk membantu guru BK dalam memberikan layanan informasi yang dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Hasil uji validitas ahli materi, ahli media, dan calon pengguna menunjukkan bahwa website ini bermanfaat dan efektif dalam membantu peserta didik memahami dan menerapkan metode belajar yang lebih baik. Selain itu, website ini juga memotivasi peserta didik untuk terus meningkatkan prestasi belajar mereka. Validitas ahli media menunjukkan bahwa website BK-CERITA memiliki desain yang menarik dan navigasi yang mudah Hal ini penting untuk memastikan bahwa pengguna, baik guru BK maupun peserta didik, dapat mengakses dan memanfaatkan semua fitur yang disediakan dengan mudah. Hasil uji validitas ahli media dan calon pengguna menunjukkan bahwa website ini praktis dan efisien untuk digunakan dalam proses layanan bimbingan dan konseling. Konten yang disediakan dalam website BK-CERITA dinilai tepat dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik Validitas ahli materi menunjukkan bahwa materi yang ada dalam website sesuai dengan tujuan pengembangan produk dan kebutuhan peserta didik. Selain itu, validitas ahli materi dan calon pengguna menunjukkan bahwa konten yang ada dalam website tidak melanggar nilai-nilai norma dan memberikan nilai positif bagi peserta didik. Saran dari ahli materi dan ahli media memberikan panduan berharga untuk penyempurnaan lebih lanjut. Desain layanan yang cocok serta teknis pengaksesan perlu dipertimbangkan, dan pretest serta posttest dapat membantu mengukur ketercapaian tujuan pengembangan website. Selain itu, pengembangan website untuk jenjang kelas 7 dan 9 akan memperluas manfaat dari layanan informasi ini bagi seluruh peserta didik di SMPN 2 PORONG. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan menunjukkan website BK-CERITA memenuhi kriteria akseptabilitas dalam aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Penelitian ini sejalan dengan penelitian Permata . dengan judul AuPengembangan Media Komik Dengan Tema Motivasi Berprestasi Dalam layanan Informasi Bagi Mahapeserta didikAy, penelitian oleh Arwudarachman dkk. , . dengan judul AuPengembangan media pembelajaran audio visual Untuk meningkatkan prestasi belajar Menggambar bentuk peserta didik kelas XIAy, dan penelitian oleh Lestari dkk. AuPengembangan E-Modul Bimbingan Belajar Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta didik Dalam Layanan Bimbingan Dan KonselingAy. Website ini efektif dalam membantu guru BK memberikan layanan informasi yang mendukung peningkatan prestasi belajar peserta didik. Implementasi website BK-CERITA di SMPN 2 PORONG dapat menjadi model bagi sekolah lain yang ingin mengembangkan media layanan informasi serupa. Penggunaan website ini pada tahap inti layanan klasikal dapat mempermudah guru BK dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling serta membantu peserta didik dalam mencapai potensi maksimal mereka. Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil mengembangkan dan menguji media layanan informasi berbasis website yang efektif dan valid dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Saran dari ahli dan calon pengguna memberikan arahan yang berguna untuk penyempurnaan lebih lanjut, sehingga website BK-CERITA dapat terus dikembangkan dan diadaptasi sesuai kebutuhan pengguna. PENUTUP Simpulan Penelitian ini mengembangkan website BK-CERITA sebagai media layanan informasi untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas 8 SMPN 2 PORONG. Melalui pendekatan Research and Development yang terstruktur, pengembangan website dilakukan melalui lima tahap utama, yaitu pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft produk, uji coba produk, dan revisi Kesimpulannya, hasil penelitian menunjukkan bahwa website BK-CERITA memenuhi kriteria akseptabilitas dalam aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan untuk digunakan dalam konteks pendidikan di SMPN 2 PORONG. Saran Berdasarkan hasil penelitian dan batasan, saran yang dapat diberikan: . Mengingat hasil uji calon pengguna yang menyarankan untuk mengembangkan website ini untuk jenjang kelas 7 dan 9, disarankan agar pengembangan selanjutnya mempertimbangkan adaptasi dan pengkustoman konten untuk tingkat kelas yang Hal ini dapat memperluas manfaat dari website BK-CERITA bagi seluruh peserta didik di SMPN 2 PORONG. Untuk menjaga relevansi dan kebergunaan website ini, perlu dilakukan pemeliharaan rutin serta penambahan konten yang up-to-date sesuai dengan perkembangan kurikulum dan kebutuhan belajar peserta Penggunaan fitur pretest dan posttest juga disarankan untuk mengukur efektivitas dan mencapai tujuan pembelajaran secara lebih terukur. Mengingat saran dari ahli materi terkait dengan teknis pengaksesan, perlu dilakukan optimalisasi untuk memastikan website Pengembangan Media Layanan Bimbingan Klasikal Website BK-CERITA dapat diakses dengan baik melalui berbagai perangkat pengguna dengan preferensi yang berbeda-beda. creative problem solving untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SMP (Doctoral dissertation. Universitas Negeri Malan. Miftah. Aryani. Arnidah. Anas. , & Saman, . Developing a web-based online counseling service application. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, 8. , 1-6. DAFTAR PUSTAKA