JPAP 10 . ISSN (Ceta. : 2548-6233. ISSN (Onlin. : 2548-6241 Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan https://jurnalpasca. id/index. php/jpap/index Peran Asosiasi Orang Tua dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan di Sekolah Nusa Alam Mataram Nurhidayatul Millah1. Heri Hadi Saputra1. Abdul Kadir Jaelani1* Program Studi Magister Administrasi Pendidikan. Pascasarjana. Universitas Mataram. Mataram. Indonesia. *Corresponding Author: Abdul Kadir Jaelani. Program Studi Magister Administrasi Pendidikan. Pascasarjana. Universitas Mataram. Mataram. Indonesia. aqj_fkip@unram. DOI: 10. 29303/jpap. A 2026 The Authors. This open access article is distributed under a (CC-BY Licens. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran asosiasi orang tua, pola kemitraan yang terjalin dengan pihak manajemen sekolah, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan triangulasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah nasional, kepala sekolah ekspatriat, pengurus asosiasi orang tua, guru, dan Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asosiasi orang tua berperan dalam memberikan dukungan sarana dan prasarana, mendukung kegiatan ekstrakurikuler, serta menjadi jembatan komunikasi antara sekolah dan orang tua. Pola kemitraan yang terbentuk meliputi pola pengasuhan . , belajar di rumah . earning at hom. , komunikasi . , kolaborasi . , sukarelawan . , dan pengambilan keputusan . ecision makin. Keberadaan asosiasi orang tua memberikan dampak positif berupa meningkatnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua, kelancaran pelaksanaan program unggulan sekolah, terciptanya lingkungan belajar yang lebih suportif, meningkatnya rasa memiliki terhadap sekolah, serta meningkatnya kualitas layanan pendidikan baik dalam aspek akademik, karakter, kreativitas, maupun perkembangan sosial peserta didik. Dengan demikian, asosiasi orang tua memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui kemitraan yang sinergis antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kata Kunci: Asosiasi Orang Tua. Kemitraan Sekolah. Kualitas Pendidikan. Layanan Pendidikan. Pendahuluan Asosiasi orang tua pada suatu sekolah memiliki peran yang sangat besar dan penting dalam sebuah institusi pendidikan. Asosiasi orang tua adalah sebuah organisasi yang sangat dihargai dan dapat mendukung peningkatan sekolah yang mempunyai berbagai macam Di setiap sekolah yang berstatus SPK (Satuan Pendidikan Kerjasam. terdapat organisasi asosiasi orang tua yang mendukung keberhasilan sebuah Dengan adanya asosiasi orang tua ini diharapkan adanya kolaborasi yang positif antara pihak sekolah dan orang tua. Asosiasi orang tua memiliki peran penting dalam memberikan dukungan terhadap berbagai program sekolah. Melalui organisasi ini, orang tua dapat menyampaikan aspirasi, saran, dan masukan terkait kebijakan maupun kegiatan pendidikan yang dilaksanakan oleh sekolah. Selain itu, asosiasi orang tua juga menjadi sarana komunikasi yang efektif antara pihak sekolah dan keluarga peserta didik sehingga informasi mengenai perkembangan siswa, kebutuhan sekolah, serta program pendidikan dapat tersampaikan dengan baik (Kriswantono & Muhyadi, 2. Orang tua memiliki peran yang potensial di sekolah (Hayden, 2. Peran pelibatan asosiasi orang tua juga dapat memberikan berbagai manfaat seperti sikap positif orang tua terhadap guru dan sekolah, perilaku dan sikap para siswa menjadi lebih positif, adanya peningkatan kemajuan siswa, peningkatan moral guru dan peningkatan iklim sekolah (Hornby. Partisipasi aktif asosiasi orang tua dalam komite ___________ Sitasi: Millah. Saputra. , & Jaelani. Peran Asosiasi Orang Tua dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan di Sekolah Nusa Alam Mataram. (JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan, 10. , 303Ae311. https://doi. org/10. 29303/jpap. Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan peningkatan mutu pendidikan. Dukungan dan keterlibatan orang tua dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan pengawasan terhadap perkembangan anak, serta mendorong terciptanya budaya sekolah yang positif. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas (Sukinawan et al. , 2. Peningkatan kualitas layanan pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga dipengaruhi oleh pola kepemimpinan yang mampu membangun kolaborasi dan komitmen seluruh warga sekolah. Jaelani dan Sugito . menjelaskan keterlibatan berbagai pihak dalam proses pengambilan keputusan sehingga dapat meningkatkan komitmen organisasi dan produktivitas kerja yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan mutu layanan Oleh karena itu, keterlibatan para pemangku kepentingan, termasuk asosiasi orang tua sebagai mitra strategis sekolah, menjadi bagian penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang Adanya pelibatan asosiasi orang tua dapat meningkatkan ketercapaian para siswa di berbagai area, adanya peningkatan kepuasan dari orang tua terhadap sekolah, peningkatan rasa percaya diri para orang tua dan peningkatan sekolah secara keseluruhan. Pada kenyataannya banyak diberbagai sekolah baik negeri maupun swasta terjadi permasalahan seperti perilaku negatif siswa di sekolah, prestasi akademik siswa menurun dan ketidakpuasan orang tua terhadap layanan pendidikan yang ada di suatu sekolah. Hal ini disebabkan karena kurangnya pelibatan orang tua dengan pihak sekolah. Pentingnya Asosiasi orang tua sebagai bagian dari komite sekolah juga diatur diatur dalam Permendikbud No 75 pasal 1 - 3 menjelaskan bahwa komite sekolah adalah sebuah lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. Orang tua melalui komite sekolah berperan sebagai mitra strategis yang membantu sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program pendidikan (Yuliana, 2. Komite sekolah ini berfungsi untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan. Setiap satuan pendidikan baik negeri maupun swasta di Indonesia memiliki komite sekolah nya masing-masing. Namun, pada pelaksanaannya di berbagai sekolah baik negeri maupun swasta, komite sekolah masih kurang dilibatkan dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan dari satuan pendidikan tersebut. Fungsi Juli 2026. Volume 10. Nomor 2, 303-311 komite sekolah juga untuk memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan, menggalang dana, mengawasi layanan pendidikan dan menindak lanjuti keluhan, saran dan kritik dam aspirasi dari komunitas sekolah. Namun, pada praktiknya banyak komite sekolah kurang mengoptimalkan fungsinya pada sebuah sekolah. Sehingga, beragam permasalahan antara pihak sekolah dan orang tua sering terjadi. Hal ini disebabkan karena minimnya pelibatan komite sekolah dalam fungsinya sebagai jembatan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua. Peningkatan kualitas layanan pendidikan memerlukan pengelolaan sekolah yang dilakukan secara efektif melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program yang berkesinambungan. Menurut Makki penyelenggaraan pendidikan tidak hanya bergantung pada penerapan kurikulum, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan manajemen sekolah dalam membangun koordinasi dan kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi yang terjalin dengan baik akan membantu sekolah memberikan layanan pendidikan yang lebih berkualitas, sesuai dengan kebutuhan peserta didik, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, keterlibatan asosiasi orang tua sebagai mitra sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengelolaan program pendidikan sehingga kualitas layanan yang diberikan kepada peserta didik dapat terus meningkat. Asosiasi orang tua sebagai bagian dari anggota masyarakat adalah potensi yang besar bagi pendidikan berbasis masyarakat yang merupakan amanat dari UU Sisdiknas no 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 16. Hal ini jelaskan bahwa pendidikan berbasis masyarakat adalah penyelenggaraan pendidikan berdasarkan agama, sosial, budaya, aspirasi dan potensi masyarakat sebagai perwujudan dari, oleh dan untuk masyarakat. Setiap satuan pendidikan baik negeri maupun swasta diharapkan dapat menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dari, oleh dan untuk masyarakat sesuai dengan karakter agama, sosial, budaya, aspirasi dan potensi yang ada pada suatu daerah. Dengan demikian, setiap sekolah baik swasta maupun negeri yang mempunyai manajemen berbasis masyarakat, dapat meningkatkan kualitas dengan memanfaatkan potensi yang dimilikinya. Pada pasal 8 UU Sisdiknas tahun 2003 juga dijelaskan tentang hak dan kewajiban orang tua. Disebutkan bahwa orang tua memiliki hak untuk berpartisipasi dalam memilih dan memperoleh informasi tentang kemajuan anak-anak. Hal ini menunjukkan bahwa sebagai orang tua, mereka Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan mempunyai peran yang sangat krusial pada proses Para orang tua juga berhak untuk memilih tentang proses pembelajaran yang akan diberikan dan juga pilihan institusi lembaga pendidikan yang sesuai dengan karakteristik anak-anak mereka. Pada prakteknya saat ini baik di sekolah negeri maupun swasta, masih kurang adanya pelibatan partisipasi oang tua dalam proses pembelajaran dan memperoleh informasi tentang kemajuan anak-anak. Sekolah Nusa Alam, adalah sekolah yang status Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) mengaplikasikan kurikulum Cambridge dan kurikulum nasional sebagai kurikulum resmi pada sekolah Sekolah Nusa Alam mempunyai komitmen untuk memberikan kualitas sistem pendidikan yang mempunyai izin lisensi kurikulum Cambridge bagi para siswa ekspatriat dan nasional. Sekolah Nusa Alam memiliki berbagai tantangan yang harus dihadapi dalam mempertahankan mutu layanan pendidikan. Adapun tantangan tersebut meliputi kualitas pembelajaran, kepuasan orang tua, keberlanjutan program sekolah, serta manajemen sekolah secara Peningkatan kualitas layanan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana dan prasarana maupun kurikulum yang diterapkan di Faktor lain yang juga berperan penting adalah kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun kerjasama dengan seluruh warga sekolah dan para pemangku kepentingan. Saputra et al. menjelaskan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah mampu meningkatkan kinerja guru melalui pemberian motivasi, arah yang jelas, serta dukungan terhadap pengembangan kompetensi guru. Kepemimpinan yang demikian akan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga proses pembelajaran dan kualitas layanan pendidikan dapat berjalan dengan lebih baik. Oleh karena itu, upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan memerlukan sinergi yang baik antara kepala sekolah, guru, dan orang tua sebagai mitra yang saling mendukung dalam penyelenggaraan pendidikan. Sebagai satuan pendidikan swasta yang mendasarkan pada pembiayaan secara mandiri. Sekolah Nusa Alam harus berkompetisi dengan berbagai sekolah negeri dan swasta lainnya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik. Dalam peningkatan kualitas pendidikan, satuan pendidikan tidak dapat berjalan sendiri. Seperti kata pepatah asing mengatakan, it takes a village to raise a child, yang artinya diperlukan kerjasama seluruh warga dalam menjaga dan mengasuh seorang anak. Dalam dunia pendidikan sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Juli 2026. Volume 10. Nomor 2, 303-311 Sisdiknas no 20 pasal 8 menjelaskan bahwa masyarakat berhak berperan serta dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program pendidikan. Hal ini menjadi dasar hukum bahwa wali murid sebagai bagian dari komunitas sekolah dan masyarakat berperan sangat penting dalam melakukan kerjasama dengan institusi sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dalam suatu institusi sekolah. Sebuah sekolah yang melibatkan dukungan orang tua dalam kegiatan sekolah secara komprehensif dapat menghasilkan kualitas pendidikan dan siswa yang lebih baik daripada sekolah yang tidak melibatkan para orang Sekolah yang mempunyai hubungan yang baik dengan komunitas orang tua dan saling memberikan respon positif dapat memberikan kualitas dari peserta didik yang lebih baik. (Epstein, 2. Ada berbagai bentuk pelibatan orang tua yang dipilih dalam sebuah institusi sekolah. Di sekolah, orang tua berkeinginan untuk menjadi bagian dari struktur sekolah agar dapat berperan aktif di sekolah (Blandford, 2. Tujuan dari adanya asosiasi orang tua ini adalah memberikan masukan dan berkomunikasi dengan kepala sekolah dan yayasan, berkontribusi positif, menyusun kegiatan sekolah, membantu para orang tua lainnya dan menjaga hubungan baik antara sekolah dan orang tua serta memberikan saran dan ide antara orang tua, pihak administrasi sekolah, siswa dan komunitas sebuah Sekolah Nusa Alam, sebagai salah satu lembaga pendidikan swasta yang mengedepankan kualitas pendidikan, tidak hanya berfokus pada pengembangan pendidikan peserta didik secara akademik. Namun. Sekolah Nusa Alam juga mengembangkan hubungan kerjasama yang harmonis antara orang tua dan masyarakat melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan peningkatan kinerja dan layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam Mataram dapat tercapai. Peneliti yang juga sebagai pendidik di Sekolah Nusa Alam telah melakukan observasi bahwa Asosiasi Orang Tua mempunyai peran penting dalam memberikan dukungan dan sebagai jembatan antara pihak orang tua dalam memberikan layanan pendidikan. Ada berbagai kegiatan inovatif dan berkualitas yang telah dilakukan oleh Asosiasi Orang tua bekerjasama dengan pihak Saat ini kegiatan yang diamati oleh peneliti sebagai pendidik di Sekolah Nusa Alam ada beragam, meliputi adanya pertemuan wali murid dan guru di awal semester (Parent Teacher Conferenc. guna mengkomunikasikan kuriulum yang akan dipelajari. Para wali kelas mempunyai grup komunikasi melalui whatsapp guna mengkomunikasikan segala program Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan yang dilakukan oleh pihak sekolah guru dan siswa. Adanya beragam kegiatan sekolah yang melibatkan pelibatan asosiasi orang tua seperti, peringatan hari besar/penting baik skala nasional dan global. Namun, masih ada berbagai fungsi dari asosiasi pelibatan orang tua menurut Epstein yang masih belum dioptimalkan, seperti fungsi parenting dengan adanya pelatihan atau contoh praktik baik pola asuh di rumah dan fungsi belajar di rumah. Hal ini menurut hasil observasi meningkatkan prestasi dan kualitas layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam. Keterlibatan orang tua yang aktif tidak hanya memberikan manfaat bagi sekolah, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan (Suryosubroto. Orang tua dapat memberikan dukungan dalam pembentukan karakter, pengawasan penggunaan teknologi digital, serta pengembangan minat dan bakat Keterlibatan orang tua dalam proses pengambilan keputusan juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah karena berbagai kebijakan yang diambil mempertimbangkan aspirasi dan kebutuhan seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, komite sekolah tidak hanya berfungsi sebagai pendukung, tetapi juga sebagai pengawal mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan (Mulyasa. Oleh karena itu, kemitraan yang kuat antara sekolah dan asosiasi orang tua menjadi salah satu faktor kunci dalam menciptakan pendidikan yang holistik dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik di masa depan (Lestari, 2. Pada penelitian sebelumnya. Evinoria . yang berjudul Pelibatan Orang Tua melalui AuParent Teacher AssociationAy (PTA) di Sekolah Buin Batu KSB, didapatkan hasil bahwa di Sekolah Buin Batu terdapat pola pelibatan orang tua melalui Parent Teacher Assocoation yangterdiri dari 2 pola yaitu pola manajemen pelibatan orang tua melalui PTA dan pola kolaborasi pelibatan orang tua melalui PTA. Bentuk pelibatan orangtua melalui PTA di Sekolah Buin batu dapat dikategorikan ke dalam 5 jenis yaitu. parenting (Pola Asu. , volunteering (Sukarelawa. , communication . , learning at home (Belajar di ruma. , dan contributing to the community (Kontribusi pada . Adanya berbagai tantangan dan dampak baik positif dan negatif dari adanya pelibatan orang tua. Keberadaan asosiasi orang tua dalam komite sekolah juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penguatan budaya partisipatif di lingkungan sekolah. Orang tua yang Juli 2026. Volume 10. Nomor 2, 303-311 terlibat aktif dalam kegiatan sekolah cenderung memiliki kepedulian yang lebih tinggi terhadap perkembangan pendidikan anak serta kemajuan sekolah secara keseluruhan (Hasbullah, 2. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menemukan celah penelitian bahwa pola pelibatan orang tua di Sekolah Nusa Alam pada khususnya dan di sekolah baik negeri dan swasta di wilayah Mataram masih belum optimal. Hal ini menyebabkan perlunya dilakukan penelitian tentang Peran Asosiasi Orang Tua dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan di Sekolah Nusa Alam. Mataram. Metode Peneliti akan melakukan penelitian ini dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Menurut Moleong . penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk memahami suatu fenomena dalam kontak sosial secara alami dengan mengedepankan proses interaksi yang mendalam antara peneliti dengan fenomena yang akan dibahas. Hardani, . menjelaskan bahwa pada penelitian kualitatif yang menjadi instrumen atau alat penelitian adalah peneliti sendiri. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode purposive sampling dalam proses pengambilan data dengan menggunakan metode wawancara mendalam dan mencatat hasil wawancara Penelitian ini bertempat di salah satu Satuan Pendidikan Kerjasama Sekolah Nusa Alam yang terletak di Kota Mataram. Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini akan dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025-2026 hingga selesai. Jenis data dalam penelitian ini dikategorikan atas data primer dan data Data primer dalam penelitian ini terdiri dari 2 kepala sekolah. Kepala sekolah nasional dan Kepala sekolah ekspatriat (WNA) dan Asosiasi Orang tua Nusa Alam, guru dan siswa. Data sekunder bersumber pada dokumen - dokumen resmi yang ada di Sekolah Nusa Alam berupa arsip dan file yang dimiliki sekolah. Selain itu, sumber data dari pengamatan penelitian terhadap sumber daya manusia yaitu kegiatan asosiasi orang tua di sekolah, program sekolah, dan kegiatan pelibatan orang tua di sekolah. Adapun prosedur yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 3 tahapan yaitu: . Tahap deskripsi/orientasi yaitu peneliti mendeskripsikan informasi yang diperolehnya secara singkat apa yang dilihat, didengar dan dirasakan, . Tahap reduksi yaitu peneliti melakukan proses reduksi informasi . segala informasi yang diperoleh pada tahap Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan orientasi untuk difokuskan pada masalah tertentu, . Tahap seleksi yaitu peneliti menguraikan masalah sebagai fokus yang telah ditetapkan menjadi lebih rinci dan melakukan analisis secara mendalam. Pada pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan triangulasi. Kriteria yang digunakan dalam penelitian kualitatif dalam mengetahui keabsahan data atau validitas data dengan kriteria sebagai berikut, . , . , keandalan . dan konfirmasi . Sedangkan, analisis data menggunakan Miles dan Huberman . , analisis data dengan metode ini dibagi menjadi 3 alur kegiatan yaitu kondensasi data, penyajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil dan Pembahasan Berdasarkan hasil data yang diperoleh peneliti, di Sekolah Nusa Alam terdapat pola pelibatan orang tua dalam bentuk Asosiasi Orang tua. Latar belakang dari pembentukan Asosiasi Orang tua ini adalah dibutuhkannya sebuah forum yang meneruskan pola pelibatan yang ada sebelumnya dalam bentuk sukarelawan yang secara informal. Sekolah membentuk organisasi pelibatan orang tua yang lebih formal dan menyeluruh mendapatkan persetujuan semua orang Peran Asosiasi Orang Tua di Sekolah Nusa Alam Asosiasi Orang tua dalam melaksanakan pola pelibatannya di sekolah Nusa Alam, mempunyai 6 jenis pelibatan yang terdiri dari: Tipe pola Asuh (Parentin. dan Tipe Belajar di Rumah (Learning at Hom. Di Sekolah Nusa Alam, peran Asosiasi Orang tua dapat memberikan dukungan moral dan soaial terhadap berbagai program pendidikan yang dijalankan di sekolah. Selain itu juga, adanya Asosiasi Orang tua dpat membantu membangun budaya sekolah yang inklusif, aman dan mendukung perkembangan siswa. Hal Ini dapat terlihat dengna adanaya kegiatan Open House di awal semester dan Parent Teacher Conference (PTC) pembelajaran di kelas. Tipe Sukarelwan (Collaboratin. Di Sekolah Nusa Alam. Asosiasi Orang tua berperan sebagai sukarelawan dalam membantu program unggulan sekolah baik program yang bersifat Juli 2026. Volume 10. Nomor 2, 303-311 nasioanl, keagaamaan dan multikultural. Adapun kegiatan rogram unggulan yang melibatkan Asosiasi Orang tua sebagai sukarelawan adalah sepert: Minggu literasi, (Literacy wee. Hari Makanan Sedunia (The World Food Da. Minggu Kebaikan (Kindness Wee. Perayaan Tahun Baru Cina (Lunar New Yea. Perayaan Hari Raya Nyepi (Nyepi Da. Tipe Komunikasi (Communicatin. Asosiasi Orang tua sebagai jembatan komunikasi mempunyai peran yang sangat penting. Adapun perannya adalah sebagai berikut: Menjadi jembatan komunikasi antara pihak seolah dan komunitas orang tua dalam menyampaikan informasi aspirasi, maupun masukan yang . Mendukung program-program sekolah yang berkaitan dengan pengembangan akademik. Karakter, kesejahteraan, dan kegiatan siswa. Membantu menciptakan kerjasama yang positif antara rumah dan sekolah sehingga proses pendidikan dapat berjalan selaras. Berpartisipasi dalam kegiatan sekolah, kegiatan sosial, perayaan sekolah, maupun program pengembangan komunitas. Memebrikan dukungna moral dan sosial terhadap berbagai program pendidikan yang dijalankan di . Membantu membangun budaya sekolah yang inklusif, aman dan mendukung perkembangan . Menjadi bagian dari komunitas sekolah yang mendrong nilai-nilai kerjasama, kepedulian dan komunikasi yang sehat. Berperan dalam memperkuat rasa kebersamaan antara keluarga dan sekolah sehingga siswa dapat merasakan dukungan yang konsisten baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Menjadi mitra sekolah sekolah yang dapat pendidikanyang kolaboratif, berorientasipada perkembangan siswa secara menyeluruh. Tipe Kolaborasi (Collaboratin. Di Sekolah Nusa Alam. Asosiasi Orang tua berperan dalam melakauna kolaborasi dengna pihak sekolah. Kontribusi dalam mendukung program kegiatan unggulan Sekolah Nusa Alam. Asosiasi Orang tua memberikan dukungan yang positif baik dengan mendiskusikan terlebih dahulu dengan anggota Asosiasi Orang tua yang lain dan guru serta kepala Ada berbagai kegiatan yang telah didukung oleh Asosiasi Orang tua, seperti. Perayaan 17 Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Agustus. Minggu Literasi (Liteacy Wee. Halloween. MUN-UGM Jogjakarta 2026. Minggu kebaikan (Kindness wee. Bazaar dan Ramadhan Berbagi (Ramadhan Bazaar and Charit. Perayaan Tahun Baru Cina (Lunar New Year /Imle. Perayaan hari Raya Nyepi (Nyepi Da. Peran asosiasi orang tua juga mempunyai program jangka panjang untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan ekstra kurikuler di Sekolah Nusa Alam, seperti kegiatan kelompok pemain bola basket dan pemandu sorak . Namun, rencana ini akan mulai dilaksanakan pada tahun pelajaran Pola Kemitraan Antara Asosiasi Orang Tua dan Pihak Manajemen Sekolah Nusa Alam dalam Pengambilan Keputusan dan Pengelolaan Program Pendidikan Berdasarkan penjelasan dari 5 informan yang merupakan Kepala Sekolah Ekspatriat. Kepala sekolah nasional. Presiden Asosiasi Orang tua. Guru dan siswa Sekolah Nusa Alam, ada bebrapa tipe pola kemitraan antara asossiai orang tua di Sekolah Nusa Alam, yanng terdiri dari: Tipe Pola Asuh Anak (Parentin. dan Tipe Belajar di Rumah (Learning At Hom. Di Sekolah Nusa Alam. Asosiasi Orang tua belum terlibat secara langsung dalam mendukung pola asuh dan belajar di rumah. Namun. Adanya pelibatan orang tua dalam mendukung pola asuh dan belajar di rumah ada terlibat dalam bentuk dukungan baik berupa dukungan saat melakukan ujian Cambridge, berbagai kegiatan lomba dan juga dapat membantu membangun budaya sekolah yang inklusif, aman, dan mendukung perkembangan . Tipe Komunikasi (Communicatin. Asosiasi Orang tua di Sekolah Nusa Alam mempunyi peran sebagai jembatan komunikais antara pihak manajemen sekolah dan para wali murid. Komunikasi yang dijalin antara pihak manajemen Sekolah Nusa Alam yang terdiri dari yayasan, kepala Sekolah dan guru terhadap tim Asosiasi Orang tua adalah bersifat kolaboratif dan saling mendukung. Adapun prosedur komunikasi yang terjalin adalah dengan mendiskusikan berbagai program yang akan dilakukan pelibatan Asosiasi Orang tua. Ruang diskusi dan mendengarkan saran dan masukan antara pihak manajemen sekolah dan Asosiasi orang tua dapat membangun suksesnya kegiatan yang akan Dengan komunikasi yang intens dan efektif, segala kegiatan yang dilakukan secara kolaboratif antara guru, kepala sekolah dan asosiasi Juli 2026. Volume 10. Nomor 2, 303-311 Orang tua, semua kegiatan berjalan dengna sangat baik dan sukses. Tipe Kolaborasi (Collaboratin. Asosiasi orang tua di sekolah Nusa Alam berfungsi sebagi mitra strategis yang mengedepankan kolaborasi yang akktif antara orang tua,guru dan kepala sekolah. Dalam melakukan tugasnya. Asosiasi orang tua mempunyai fokus dalam mensukseskan program unggulan nasional mulai dari peringatan hari besar nasional, keagamaan dan juga bertema global di Sekolah Nusa Alam. Adapun kolaborasi Asosiasi orang tua dalam membantu pelaksanaan program sekolah melalui kerjasama dalam menyediakan sarana dan prasarana kegiatan. Selain itu juga dalam bentuk pemikiran dan masukan melalui pemberian masukan ide kreatif dan juga pada pelaksanaan. Dengan adanya kolaborasi antara asosiasi orang tua dengan pihak manajeen sekolah dapat memberikan sinergi yang positif sebagai jembatan antara pihak sekolah dengan orang tua. Tipe Pembuat Keputusan (Decision Makin. Asosiasi orang tua di sekolah Nusa Alam dalam melakukan kolaborasi dalam menjalankan program unggulan mempunyai fungsi pembuat keputusan. Dalam menjalankan fungsinya sebagai pembuat keputusan, bersama dengan pihak manajemen sekolah. Asosiasi orang tua selalu melakukan diskusi dan menjalankan fungsinya sebagai bagain dari komunitas yang memberikan saran dan masukan bagi peningkatan dan kemajuan kegiatan di Sekolah Nusa Alam. Kemudian, tim Asosiasi Orang tua juga melibatkan para wali murid yang lain dalam mensukseskan semua kegiatan ungguan yang disuuslkan oleh pihak sekolah. Dengan adanya kolaborasi baik sarana dan prasarana maupun pikiran dan pendapat, semua program unggulan yang disusulkan oleh kedua belah pihak dapat terlaksana dengan sangat memuaskan. Tipe Sukarelawan (Volunteerin. Asosiasi orang tua dalam berkolaborasi guna meningkatkan layanan pendidkan dan program di Sekolah Nusa Alam, berfungsi juga sebagai pola Hal ini terkait dengan pola kolaborasi. Dalam menyukseskan progam unggulan sekolah, para tim Asosiasi Orang tua bekerja sama dengan orang tua lainnya menjadi tim sukarelwan untuk turun langsung dalam berbagai kegiatan di sekolah. Hal ini menunjukkan adanya hubungna yang harmonis antara pihak Sekolah Nusa Alam dan komunitas orang tua. Sebagai sukarelawan, pihak orang tua dapat melakukan tugasnya sebagai Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan pendidik bagi semua siswa di Sekolah Nusa Alam pelibatannya di sekolah. Hal ini juga bermanfaat bagi para siswa dengan adanaya kehadiran para orang tua yang turut serta berpartisipasi di sekolah. Dampak dari Adanya Peran Asosiasi Orang Tua dalam Meningkatkan Layanan Pendidikan di Sekolah Nusa Alam Mataram Keberadaan pelibatan orang tua dalam bentuk Asosiasi di Sekolah Nusa Alam, mempunyai dampak yang sangat positif dari semua informan yang dikumpulkan oleh peneliti yang dapat disimpulkan sebagai berikut: Adanya pelibatan orang tua dalam bentuk Asosiasi Orang tua mempunyai dampak yang baik karena dapat membantu menjalin kerjasama antara pihak dengan organisasi eksternal serta memfasilitasi berbagai kegiatan yang dilakukan sekolah dengan berbagai pihak eksternal tersebut. Adanya Asosiasi Orang tua menjadikan semua kegiatan berjalan dengan sangat baik dan lancar dengan memberikan kontribusi yang besar demi kelancaran dan kesuksesan semua kegiatan program unggulan di Sekolah Nusa Alam. Adanya peran Asosiasi Orang tua sebagai jembatan komunikasi antara sekolah dan orang tua. Asosiasi Orang tua dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih suportif dalam berperan sebagai pengamat dan partisipan utama dalam membantu layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam. Asosiasi Orang kenyamanan bagi perkembangan anak-anak dalam belajar dan berkembang di sekolah dengan lebih Hal ini dikarenakan karena adanya lingkungan sekolah yang sinergis antara lingkungan rumah dna sekolah. Asosiasi orang tua dapat meningkatkan rasa memiliki pada sekolah sehingga para orang tua dapat lebih terlibat dan peduli pada program-program pendidikan yang berkualitas di Sekolah Nusa Alam. Adanya kolaborasi yang harmonis antara pihak sekolah dengan orang tua melalui Asosiasi Orang tua dalam memberikan dukungan baik berupa sarana dan prasaraan maupun pemikira sehingga semua kegiatan unggulan sekolah dapat memberikan kepuasan bagi orang tua. Asosiasi orang tua berdampak positif bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam melalui adanya kolaborasi yang baik Juli 2026. Volume 10. Nomor 2, 303-311 antara orang tua dan pihak sekolah melalui kerjasama dalam menjalankan program kegiatan unggulan di Sekolah Nusa Alam. Persepsi Orang Tua. Guru, dan Siswa Terhadap Mutu Layanan dan Capaian Pendidikan di Sekolah Nusa Alam Mataram Adanya asosiasi orang tua di Sekolah Nusa Alam mempunyai peranan yang sangat penting basi peningkatan mutu layanan dan capaian pendidikan di Sekolah Nusa Alam. Hal ini dapat peneliti simpulkan dari beberapa persepsi informan, sebagai berikut. Presiden Asosiasi Orang Tua Menurut Presiden Asosiasi Orang tua. Kualitas layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam mengalami peningkatan karena program layana pendidikan yang ditawarkan tidak hanya fokus pada bidang akadeik melainkan juga karakter, kreatifitas dan perkembangan sosial anak melalui pendiidkan yang bersifat holistik dan adaptif. Guru dan Koordinator Paud - TK Menurut guru dan juga sebagai Koordinator Paud TK, kualitas layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam sangat bagus dengan adanya beragam program unggulan Sekolah Nusa Alam baik yang secara nasional dan juga bertema global berjalan dengan sukses dengan adanya kolaborasi dengan Asosiasi Orang tua. Selain itu juga peningkatan layanan pendidikan dis bidang kurikulum , sarana dan prasarana serta kegiatan ekstra kurikuler. Namun, masih diperlukan adanya adanya peningkatan di bidang prestasi peserta didik melalui partisipasi beragam lomba baik di bidang akademik maupun non akademik. Siswa Keberadaan Asosiasi Orang tua di Sekolah Nusa Alam memberikan ruang peningkatan layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam dengan semakin beragamnya kegiatan program unggulan yang bersifat multikultural. Selain itu juga, dengan adanya implementasi kurikulum Cambridge dan nasional, para peserta didik dapat mempunyai kesempatan melanjutkan kuliah di dalam dan di luar negeri. Sukmawati et al. menjelaskan bahwa bentuk partisipasi dari orang tua dalam pendidkan adalah melalui adanya keterlibatan nyata orang tua am berjalannya suatu program pemelajaran di SElain itu juga, partisipasi orang tua dapat berupa ide, kritik membangun, dukungan dan Partisipasi pelaksanaan pendidikan. Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Selain itu juga. Agyekum B, et al. dalam jurnal yang berjudul Eksplorasi Dampak Komite Sekolah (PTA) sebagai Ranah bagi Pengembangan Sekolah dan Masyarakat (Exploring the implications of using parent-teacher temuannya bahwa inisiatif Komite Sekolah (PTA) dapat meningkatkan keragaman kegiatan yang tersedia di sekolah, sekaligus membangun keterampilan dan kapasitas masyarakat setempat serta memungkinkan individu untuk membangun hubungan sosial. Rekomendasi utama dari penelitian ini adalah bahwa dalam membangun sistem pendidikan yang tangguh, sumber daya ketangguhan berbasis sekolah-masyarakat seperti itu harus dijaga, dikembangkan, dan dihargai. Epstein . menjabarkan tentang 6 pola pelibatan orang tua sebagai berikut: Pola Asuh Anak (Parentin. , pada tipe ini, sekolah dan komite diharapkan dapat membantu orangtua dalam mendukung anak dalam menciptakan lingkungan yang mendukung belajar anak di semua workshop/training dan brosur/pamflet dan buletin yang berkaitan dengan praktik baik pola asuh anak yang dapat mendukung siswa belajar di rumah. Komunikasi (Communicatin. , pada tipe ini diharapkan sekolah dan orang tua dapat membangun komunikasi antara orangtua dan sekolah dan menginformasikan kemajuan anak pada orang tua. Menjadi Relawan (Volunteerin. , pada tipe ini, pelibatan orang tua dalam menjadi tenaga relawan dalam membantu pihak sekolah dalam melakukan kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Belajar di Rumah (Learning at home ), pada tipe ini. Pelibatan orang tua dapat dilakukan dengan memberikan informasi praktik baik yang mereka lakukan dengan berbagi bagi para keluarga lain dalam membantu para siswa belajar di rumah, kegiatan yang sesuai dengan kurikulum, keputusan dan rencana sekolah yang lainnya. Pengambil Keputusan (Decision Makin. , pada tipe ini. Pelibatan orang tua dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan sekolah dan dalam memilih komite orang tua. Berkolaborasi dengan Komunitas (Collaborating with the Communit. , pelibatan orang tua berkolaborasi dengan sekolah dalam menyediakan berbagai informasi sumber belajar dan jasa dalam komunitas yang dapat dilakukan dengan pihak Juli 2026. Volume 10. Nomor 2, 303-311 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data dari Peran Asosiasi Orang tua di Sekolah Nusa Alam, penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut: Peran Asosiasi Orang Tua dalam meningkatkan layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam. Asosiasi Orang tua yang di Sekolah Nusa Alam mempunyai peran sebagai berikut: . Peran Asosiasi Orang tua dalam memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana dalam kegiatan unggulan di Sekolah Nusa Alam. Peran Asosiasi Orang tua dalam memberikan dukungan pada kegiatan Ekstra Pola kemitraan antara asosiasi orang tua dan pihak manajemen Sekolah Nusa Alam dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan program pendidikan di bagi menjadi beberapa tipe yaitu: . Tipe kolaborasi (Collaboratin. Tipe Komunikasi (Communicatin. Tipe Sukarelawan (Volunteerin. Tipe Pembuat Keputusan (Decision Makin. , . Tipe Pola Asuh (Parentin. dan tipe Belajar di rumah (Learning at hom. Dampak dari adanya peran asosiasi orang tua dalam meningkatkan layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam Mataram yaitu sebagai berikut: . Adanya Asosiasi orang tua dapat membantu menjalin kerjasama antara pihak sekolah dengan organisasi eksternal serta memfasilitasi berbagai kegiatan yang dilakukan sekolah dengan berbagai pihak eksternal tersebut. Adanya asosiasi orang tua menjadikan semua kegiatan berjalan dengan sangat baik dan lancar dengan memberikan kontribusi yang besar demi kelancaran dan kesuksesan semua kegiatan program unggulan di Sekolah Nusa Alam. Adanya peran Asosiasi orang tua sebagai jembatan komunikasi antara sekolah dan orang tua. Asosiasi orang tua dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih suportif dalam berperan sebagai pengamat dan partisipan utama dalam membantu layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam. Asosiasi Orang tua dapat menumbuhkan kenyamanan bagi perkembangan anak-anak dalam belajar dan berkembang di sekolah dengan lebih Hal ini dikarenakan karena adanya lingkungan sekolah yang sinergis antara lingkungan rumah dan . Asosiasi orang tua dapat meningkatkan rasa memiliki pada sekolah sehingga para orang tua dapat lebih terlibat dan peduli pada program-program pendidikan yang berkualitas di Sekolah Nusa Alam. Adanya kolaborasi yang harmonis antara pihak sekolah dengan orang tua melalui Asosiasi Orang tua dalam memberikan dukungan baik berupa sarana dan Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan prasaraan maupun pemikira sehingga semua kegiatan unggulan sekolah dapat memberikan kepuasan bagi orang tua. Asosiasi orang tua dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam melalui adanya kolaborasi yang baik antara orang tua dan pihak sekolah melalui kerjasama dalam menjalankan program kegiatan unggulan di Sekolah Nusa Alam. Persepsi orang tua, guru dan siswa terhadap mutu layanan dan capaian pendidikan di Sekolah Nusa Alam. Kualitas layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam mengalami peningkatan program layanan pendidikan baik di bidang akademik juga karakter, kreatifitas dan perkembangan sosial anak melalui pendidikan yang bersifat holistik dan adaptif. Kualitas layanan pendidikan di Sekolah Nusa Alam sangat bagus dengan adanya beragam program unggulan Sekolah Nusa Alam baik yang secara nasional dan juga bertema global. Daftar Pustaka