ANALISIS ESTETIKA MONTAGE PADA FILM IRRATIONAL MAN KARYA WOODY ALLEN Della Dwinanti Sumpena della@gmail. Universitas Widyatama ARTIKEL Diterima: 6 April 2022 Direvisi: 12 Mei 2022 Disetujui: 26 Mei 2022 ABSTRACT The study in this article is motivated by the importance of revealing meaning in a film. Films are audio-visual works that have been enjoyed by many people or people, both with fiction and nonfiction genres. However, not many people are able to understand the film to the meaning involved in The study of a film work, one of which can be done through Sergei Eisenstein's Theory which states that the meaning of a film can be studied through interrelated image montages. One of the films in this modern era that deserves to be studied using image montage is the film Irrational Man. In the film there are montage parts that launch each other, thus forming a meaning that can be accepted by the audience. The image montages in the film Irrational Man show simplicity. This shows that in working on a good film, one does not always have to rely on super-sophisticated technology. Keywords: Film. Montage Theory. Irrational Man ABSTRAK Pengkajian dalam artikel ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengungkap makna dalam sebuah film. Film merupakan karya audio visual yang sudah banyak dinikmati masyarakat atau orang-orang, baik dengan genre fiksi maupun nonfiksi. Namun, belum banyak masyarakat yang mampu memahami film sampai kepada makna yang tersirat di Pengkajian sebuah karya film salah satunya dapat dilakukan melalui Teori Sergei Eisenstein yang menyatakan bahwa makna film dapat dikaji melalui montasemontase gambar yang saling berkaitan. Salah satu film di era modern ini yang layak untuk dikaji menggunakan montage gambar adalah film Irrational Man. Di dalam film terdapat bagian-bagian montase yang saling berkesinambungan satu sama lain, sehingga membentuk sebuah makna yang dapat diterima oleh penonton. Montage-Montage gambar LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 1 Juni 2022 pada film Irrational Man menunjukkan kesederhanaan. Hal ini menunjukkan bahwa dalam menggarap sebuah film yang baik, tidak harus selalu mengandalkan teknologi yang super Kata Kunci : Film. Teori Montage. Irrational Man PENDAHULUAN bekerja dan mengajar di perguruan tinggi Dewasa ini, film cukup digemari sebuah kota kecil. Setibanya di kampus dia oleh masyarakat, terlebih ketika kegiatan mulai berhubungan dengan Parker Posey banyak dilakukan di rumah. Penikmat film seorang pemain dengan karakter driven. mulai dari anak hingga orang dewasa. Film Meskipun situasinya terlihat positif, tetapi disajikan dengan cakupan berbagai usia. sebenarnya dia berada di bawah depresi. Dengan begitu, dewasa ini, film menjadi Karakter driven ini dibentuk sesuai mak- salah satu konsumsi publik yang sifatnya sudnya yaitu untuk mengembangkan sifat sebagai hiburan ketika di rumah. Akhmad tokoh yang berfokus pada konflik internal. dan Ajeng . 0: . menyajikan data bah- Hal ini dipaparkan melalui kronologis wa penonton film semakin hari semakin adegan yang disuguhkan dalam kese- banyak, jutaan penonton misalnya menon- luruhan film. ton beberapa film pada tahun-tahun Kronologis cerita disusun melalui montage-montage gambar dengan menggu- Film merupakan karya audio-visual nakan alur campuran . aju-mudu. Ada- yang terdiri atas genre fiksi dan nonfiksi. pun pembahasan mengenai montage film Di dalam alur cerita film, selain terdapat Irrational Man ini dibedah menggunakan unsur hiburan yang disampaikan, ternyata salah satu teori montage film Rusia yang terdapat aspek lain seperti edukasi atau dikemukakan oleh Sergei Einstein. Pema- penyampaian pesan kepada khalayak. paran teori yang dikemukakan Einstein Dengan begitu, kita kenal istilah nilai dapat mengungkap sudut pandang me- moral atau hikmah dalam penyajian suatu ngenai montage film yang berkaitan erat karya film. dengan montage attraction. Teori Einstein Salah satu film yang menarik untuk ini mengemukakan bahwa terdapat Metric dikaji adalah AuFilm Irrational ManAy. Film Montage. Rythmic Montage. Tonal Montage, tersebut berdurasi 96 menit, dengan genre dan Overtonal Montage. Teori ini dibentuk drama misteri yang yang telah dirilis pada Einstein untuk memperkuat tesis-tesisnya. Tanggal 24 Juli 2015, disutradarai dan dan pada kajian mengenai Estetika Mon- ditulis langsung oleh Woody Allen. Film tage Film Karya Woody Allen ini mengu- tersebut menceritakan tentang Abe Lucas pas pembahasan melalui Rythmic Montage diperankan oleh Joaquin Phoenix, yaitu dan kajian teks dalam film yang berjudul seorang profesor filsafat yang mulai Irrational Man. Dengan begitu judul yang Della Ae Analisis Estetika Montage. diambil untuk penulisan ilmiah ini yaitu yang memaparkan mengenai Montage Estetika Montage pada Film Irrational Man Rusia. Pada kenyataannya Eisenstein ada- Karya Woody Allen. lah salah seorang yang direkrut oleh Lev Kuleshov dalam rangka mengembangkan METODE PENELITIAN laboratorium filmnya pada saat itu. Na- Metode penelitian diartikan sebagai mun ternyata Eisenstein dan Leuv menjadi suatu cara untuk memperoleh pengeta- oposisi yang dianggap Leuv menjadi salah huan berupa analisis atau pemecahan ma- satu lawan kuatnya terutama dari teori- Metode penelitian yang dipakai ada- teori yang dikemukakan bursama Pudov- lah metode deskriptif analitis. Deskriptif kin, dan secara tegas Eisenstein mengritik analitis dijelaskan Sugiyono . ada- Pudovkin, karena menurut Einstein seha- lah suatu metode yang berfungsi untuk rusnya penonton juga dibangun aspek in- mendeskripsikan/memberi gambaran ter- telektual/pemikirannya juga. hadap objek yang diteliti melalui data atau Berdasarkan sampel yang telah terkumpul apa adanya munculah teori konflik yang memaparkan tanpa melakukan analisis dan membuat bahwa sebuah pemikiran . harus di- kesimpulan yang berlaku untuk umum. benturkan dengan pemikiran lain . nti- Sementara itu menurut Ratna . , sehingga akan memunculkan pemi- menjelaskan bahwa penelitian deskriptif kiran baru . Dasar pemikiran analitik dilakukan dengan cara mendes- Eisenstein itu dicontohkan dengan Huruf kripsikan fakta-fakta yang kemudian disu- Hieroglif dalam bahasa Mesir Kuno, de- sul dengan analisis. Arikunto memperjelas ngan mengibaratkan apabila sebuah gam- kembali dengan menjelaskan bahwa meto- bar disandingkan dengan gambar lain, ma- de deskriptif yaitu penelitian yang dimak- ka akan menghasilkan makna lain. Sehing- sudkan untuk menyelidiki keadaan, kon- ga membentuk sebuah kombinasi yang disi, dan hal-hal lain, (Arikunto, 2010: . menghasilkan makna, seperti maksud dari Pada penelitian ini dikumpulkan data-data berupa scene pada Film Irrational Montage adalah kombinasi dari Man Karya Woody Allen. Data-data yang generalisasi komposisi tentang gambar terkumpul dianalisis berdarkan konsep dan gambar itu sendiri: fungsi dari unsur- estetika montage. Dengan begitu, muncul unsur komposisi yang disatukan bersama penganalisisan yang dijelaskan selanju- tnya pada bagian pembahasan. (Einstein, 2010: . Menurut Nurseha . memaparkan bahwa montage adalah benPEMBAHASAN tuk film editing yang dijelaskan oleh Eins- TEORI MONTAGE FILM tein dengan menekankan dinamis ter- Teori montage film merupakan teori utama hubungan antara shot, mengguna- yang dikemukakan oleh Sergei Eisenstein kan shot untuk menciptakan ide-ide tidak LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 1 Juni 2022 Rythmic Montage hanya mempersembahkan film itu sendiri. Tujuan utamanya menyediakan banyak Teori ini lebih melibatkan hampir informasi dalam waktu singkat. seluruh aspek film secara menyeluruh Saat diterapkan di dalam film, dengan mempertimbangkan kontinuitas Eisenstein beranggapan bahwa sebuah shot yang timbul dari pola visual dalam shot, seharusnya tidak sekedar disambung de- karena selain pemotongan berdasarkan ngan shot lain, namun harus dibenturkan waktu, juga aspek komposisi visual, pe- atau dikonflikkan . ontage attractio. yang ngaturan mise en scene, screen direction bah- akan menghasilkan makna yang sama kan suara juga sangat diperhatikan dalam sekali baru. Teori dari pemikiran Einstein Intelectual Montage dalam penggambarannya. Tonal Montage Selain Intelectual Montage. Eisenstein Teori ini tidak hanya sekedar meng- juga mengembangkan teori-teori lainnya gunakan panjang-pendeknya shot dalam dalam rangka lebih memperkuat tesis- menampilkan emosi, namun juga kandu- tesisnya yang akan digunakan dalam film. ngan emosi di dalam shot tersebut juga Teori tersebut terbagi menjadi beberapa menjadi penting untuk membangun karak- jenis yang dijabarkan oleh Dancyger . ter yang emosional pada suatu adegan . dalam bukunya yang berjudul The yang bisa jadi berubah sesuai lokasi ke- Technique of Film and Video Editing yang Suasana hati atau suara digunakan juga memasukan intellectual montage ke sebagai panduan untuk menafsirkan mon- dalam salah satu jenis montage, yang di tage jenis ini. antaranya adalah sebagai berikut. Metric Montage Overtonal Montage Teori ini menekankan bahwa dra- Teori ini merupakan penggabungan matik shot-shot yang disambung tidaklah ketiga teori sebelumnya . etric, rhythmic, penting karena tujuannya adalah kesan dan tona. yang dampaknya membuat pe- yang akan diterima oleh penonton dengan nonton menjadi lebih abstrak dan rumit. tujuan mendapatkan aspek emosi penon- Keterlibatan interaksi yang mencampur Jenis montage ini mengacu pada relative kecepatan, ide, dan emosi untuk mengin- shot terhadap satu sama lain, maksudnya duksi efek yang diinginkan dari penonton. memperpendek shot secara singkat pada Intellectual Montage saat penonton harus menyerap informasi dalam setiap shot, sehingga memunculkan Teori jenis ini mengacu pada pe- penekanan emosi yang lebih intens dari ngenalan ide menjadi urutan yang sangat korelasi setiap shot yang disuguhkan. dituntut dan emosional. Della Ae Analisis Estetika Montage. Berdasarkan pada pemahaman me- Setelah kita menonton dan me- ngenai teori tentang montage yang di- mahami alur yang disuguhkan pada film sampaikan oleh Sergei Eisenstein tersebut, ini, kita dapat membahasnya berdasarkan dapat kita lihat bahwa film yang berjudul konteks hiburan dan pemikiran sains. Irrational Man ini termasuk ke dalam Hiburan Rythmic Montage. Hal ini dapat terlihat dari Film yang berjudul Irrational Man berbagai aspek yang terdapat di dalam ini dirasakan memiliki tujuan sebagai film ini, baik secara teknis, maupun secara media hiburan yang mampu menghibur pemikiran alur dramatik yang disampai- Bagian entertaint nampak terasa kan pada penonton. pada film ini karena di dalamnya tidak Penyampaian pada penonton mela- nampak sisi edukatif yang bisa dijadikan lui pembentukan waktu, aspek komposisi bahan sebagai media penambahan ilmu. visual, pengaturan mise en scene, screen Seperti halnya tujuan utama orang direction bahkan suara juga sangat diper- dalam menonton film yaitu ingin terhibur. hatikan dalam pemotongannya. Film Irra- Akan tetapi bukan hanya hiburan saja tional Man menggunakan korelasi keselu- yang dapat kita lihat dari film Irrational ruhannya, sehingga secara karakter mau- Man tersebut. Berikut ini adalah beberapa pun isi dari film ini menumbuhkan emo- manfaat yang dapat kita peroleh, yang di sional bagi para penontonnya. Susunan gambar dengan menggunakan montage . Menarik kita untuk mempelajari hal memiliki tujuan akhir yang sama, yaitu un- baru dalam film Irrational Man ini, yang tuk memunculkan keindahan. Dalam mak- juga kita jumpai mengenai hal-hal baru na modernnya, estetika sering dipahami yang tidak kita ketahui. Sebagai contoh sebagai disiplin filsafat, yakni filsafat ten- dalam film ini kita melihat bagaimana tang fenomena estetik . bjek, kualitas, pe- sebuah bentuk keilmuan psikologi da- ngalaman, dan nila. , atau filsafat seni pat terlihat karena adanya perubahan . reativitas, karya seni, dan persepsiny. , karakter dari seorang dosen yang ingin juga sebagai filsafat kritik seni dalam pe- merubah hasrat dalam hidupnya de- ngertian luas . , juga disiplin ngan membantu orang lain berdasar- yang terkait secara filosofis dengan ketiga kan cara yang diinginkannya. bidang tersebut. Pada film ini membantu kita untuk mengenal budaya asing, bukan hanya KONTEKS FILM IRRATIONAL budaya modern yang kita dapat dari MAN Seperti pola kehidupan suatu ma- Berdasarkan konteks yang terdapat syarakat di suatu kota dan tahun ter- pada film yang berjudul Irrational Man, tentu dimana pada film ini meng- dapat kita pahami bahwa hal tersebut gunakan suasana yang terjadi di tahun memiliki pengaruh yang dapat penonton 2015, baik dari gaya berpakaian, cara LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 1 Juni 2022 berbicara, dan seni yang menjadi iden- KAJIAN titas suatu kota/negara. TEKS KARYA FILM WOODY ALLEN IRRATIONAL MAN Dalam film ini kita juga mendapatkan Pengkajian terhadap karya fiksi itu pembelajaran dalam hubungan. Karena dimaksudkan untuk proses penelaahan, film ini juga termasuk ke dalam film penyelidikan, atau mengkaji karya fiksi yang bergenre romantis. Film romantis akan memotivasi untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan pasangan. Untuk melakukan pengkajian Nilai positif dari film tersebut dapat terhadap unsur-unsur pembentuk karya dijadikan pengetahuan tentang bagai- sastra khususnya fiksi, disertai oleh kerja mana bersikap dan berperilaku yang Istilah analisis, misalnya analisis menyenangkan hati pasangan. karya fiksi, yaitu mengurai karya atas unsur-unsur pembentuknya yang berupa Pemikiran Sains unsur-unsur intrinsik. Analisis merupakan Proses evaluatif terhadap film se- sarana untuk memahami karya-karya ka- perti ilustrasi di atas merupakan keja- sastraan itu sebagai satu kesatuan yang makan yang kerap terjadi di kalangan padu dan bermakna. Dengan adanya ana- penikmat seni apapun. Proses evaluatif ter- lisis, kita akan lebih dapat memahami dan hadap karya seni sendiri ditujukan ter- menikmati cerita, tema, pesan-pesan, pe- utama sebagai aktivitas apresiatif, kemu- nokohan, gaya dan hal-hal lain yang di- dian sebagai upaya penilaian, dan yang ungkapkan dalam karya itu. terakhir sebagai upaya penyebarluasan Pada karya Film Woody Allen yang ilmu kajian tentang seni itu sendiri. Ber- berjudul Irrational Man terdapat banyak bagai model evaluasi ini meluaskan spek- hal yang menjadikan karya tersebut pada trum pendekatan ketika penikmat seni akhirnya dapat dinikmati. Apabila meru- mulai menjalani fungsi evaluatornya. nut pada bagian tersebut, penulis mencoba Evaluasi terhadap film yang telah untuk mengkajinya dari beberapa bagian. kita tonton pun dibagi ke dalam tiga tujuan Bagian-bagian tersebut terdiri dari bentuk Jika tujuan menonton film untuk penyajian, montage, struktur dramatik / melakukan apresiasi, maka model evalu- pola dramatik, dan dialog. asinya dapat dilakukan secara lisan mau- Bentuk Penyajian pun tulisan dengan cara merinci hal-hal Pada karya Woody Allen ini, ia me- yang menarik bagi penonton. Aktivitas nyajikan karyanya ke dalam bentuk media apresiasi ini biasanya tak bisa dilepaskan audio visual yang berupa film fiksi. Selain dari aktivitas penilaian. Model evaluasi itu pada film tersebut ia menggunakan untuk penilaian terhadap film yang diton- genre mistery, dengan memanfaatkan teka- ton pun dapat dilakukan secara lisan teki sebagai konflik utama di dalam film. maupun tulisan dengan cara mendedah- Film ini merupakan film yang menarik kan argumen penilaian. karena pengemasan cerita yang dirangkai Della Ae Analisis Estetika Montage. sedemikian rupa sehingga membuat inter- tarnya yaitu di layar lebar. Sehingga hal vensi tersendiri bagi penontonnya. tersebut terasa sesuai berdasarkan aspek Format 16:9 digunaka pula di dalam teknis dalam pembuatan film yang harus film ini sehingga visual nampak lebih dipenuhi agar tidak terjadi ketimpangan lebar, dan sesuai dengan media pemu- visual pada proses editing. Montage Gambar 1. Capture Irrational Man Sumber: Capture Film Irrational Man, pada Tanggal 20 Mei 2021. Pukul 50 WIB Masalah hidup dan kehidupan yang Tema sebuah cerita tidak mungkin disampaikan secara langsung melainkan hanya secara implisit melalui cerita. Unsur-unsur tokoh, plot, latar dan cerita dimungkinkan padu dan bermakna jika diikat oleh sebuah tema. Tokoh-tokoh cerita terutama tokoh utama, adalah pembawa dan pelaku cerita, pembuat dan peristiwa-peristiwa Plot berkaitan erat dengan tokoh dihadapi dan dialami manusia amat luas dan kompleks, seluas dan sekompleks kehidupan yang ada. Berbagai masalah dan pengalaman kehidupan yang banyak diangkat ke dalam karya fiksi, baik berupa pengalaman yang bersifat individu maupun sosial, adalah cinta, kecemasan, dendam, kesombongan, takut, maut, religius, harga diri, dan juga kesetiakawanan, pengkhianatan, dan sebagainya. Plot hakikatnya adalah apa yang Sebuah tema baru akan menjadi makna cerita jika ada dalam keterkaitannya dengan unsur-unsur cerita lainnya. dilakukan oleh tokoh dan peristiwa yang dialami tokoh. Plot merupakan penyajian secara linear tentang berbagai hal yang LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 1 Juni 2022 berhubungan dengan tokoh, maka pema- Dalam keseharian. Prof. Abe sering haman kita terhadap cerita amat ditentikan bertatap muka dengan Emma karena oleh plot. berada di satu gedung, membuat mereka Latar merupakan tempat, saat dan pada akhirnya berkenalan dan mulai keadaan sosial yang menjadi wadah tepat Tidak ada yang lain dalam pan- tokoh melakukan dan dikenai suatu dangan Emma tentang perkenalannya dengan Prof. Abe, seorang dosen filsafat AyaturanAy permainan terhadap tokoh. Latar yang sedang galau dalam menjalani hidup. akan mempengeruhi tingkah laku dan cara Lama kelamaan, keakraban antara Latar Emma dan Prof. Abe semakin baik, dan hal mempengaruhi pemilihan tema. Dengan leluasa dalam menceritakan apa yang ada kemudian menjadikannya satu kesatuan dibenaknya, termasuk curhat dan pro- yang utuh dan dapat dinikmati. Seperti blema cinta yang dihadapinya. Hal ini itu pula yang membuat Abe semakin membuat Emma merasa semakin ingin menjadi bagian-bagian terpisah, namun tahu, dan situasi semakin dekat, hari-hari apabila bagian terpisah itu digabungkan mereka jalani bersama setiap waktu luang akan menimbulkan cerita yang utuh. Film di luar kampus. Irrational Man ini pun tersusun atas montage-montage Di saat yang bersamaan Prof. Abe juga dekat dengan Parker Posey, dan mengisi sehingga pada akhirnya memben- mereka sudah tinggal seatap, mengetahui tuk suatu kesatuan cerita. kedekatan Emma dengan teman prianya itu, namun dia tidak menaruh curiga atas Struktur Dramatik / Pola Dramatik hal tersebut, meski dia juga mengingatkan Dalam Film Irrational Man tersebut agar mereka tidak terlalu sering bersama, bila berdasarkan peristiwa yang dapat meski antara mahasiswa dan dosen. penulis uraikan, maka sesuai dengan alur Sementara itu, hubungan Emma dan Abe dramatik itu terdapat 3 pembabakan yang sepertinya sudah meningkat dari sekedar dirangkai melalui awal, tengah, dan akhir. hubungan guru dan siswi. Diawali Abe Emma sedikit terganggu dengan (Joaquin Phoeni. yang pindah ke kota lain curhatan Abe, dan apa yang dia pikirkan dan mulai mengajar mata kuliah filsafat di tentang Prof. Abe ternyata benar. Emma sebuah fakultas sosial politik. Setiap hari mengira bahwa Abe sebagai dosen biasa, perkuliahan berjalan mulus hingga suatu tetapi justru Abe sepertinya memiliki cara ketika di bertemu dengan Emma diantara pandang baru setelah bertemu Emma dan jam-jam kuliah. Saat itu Emma juga dengannya, sementara itu Abe juga sedang Profesor departemen itu. dekat dengan seorang wanita lain. Della Ae Analisis Estetika Montage. Namun Abe memiliki rahasia yang meninggal di Irak. Ironinya, sebagai pro- diketahui oleh Posey, dan rahasia ini fesor filsafat. Lucas Abe (Joaquin Phoeni. diungkapkannya pada Emma saat mereka tak mampu mencerna apa yang telah bertemu dan bergosip tentang bagaimana terjadi padanya meskipun ia telah hatam perilaku aneh Prof. Abe pada dirinya. Dari dengan berbagai pemikiran dan teori segi umur, tentunya Abe lebih condong Terdapat dialog dalam film yang pada Posey, sementara pada Emma, umur AuBecause thereAos is a different between, `a mereka terpaut jauh. theoretical world of philosophy bullshit and real life, you know? Athat much of Dialog philosophy is verbal masturbation,AyAbe Dialog merupakan sebuah percakapan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan maksud tertentu untuk tujuan jalan cerita. Misalnya saja suatu Harapan mendapati tujuan hidup dialog yang nampak seperti komedi muncul ketika ia ingin menghakimi se- namun ternyata itu berbeda. Komedi yang seorang yang dianggap bertindak salah ideal berasal dari kesepakatan tidak lang- kepada orang lain. Dalam film ditampilkan sung mengenai referensi antara si pelontar pada adegan ketika Abe dan mahasiswi- jokes kepada si penerima, contohnya kesa- nya. Jill (Ema Ston. mahasiswi yang maan latar budaya. Layaknya mengirim mengidolakan dan mengagumi profesor- pesan, simbol atau makna yang dimaksud nya sedang berada di tempat makan dan pelontar jokes harus sampai kepada si menguping pembicaraan di meja sebelah. Di sisi lain komedi dianggap Hasil sebagai sesuatu yang diluar logika artinya membuat Abe berpikir secara radikal be- ketika sesuatu gagasan tidak bisa dicerna rencana untuk membunuh seseorang. dengan pemikiran yang lumrah maka akan Latar pembunuhan tidak seperti film menimbulkan keanehan yang berujung Woody Allen lainnya Match Point . pada tawa. Selain kedua hal tersebut, dan Crimes & Misdemeanors . , ke- komedi dapat dirumuskan sebagai tragedi duanya berdasarkan hubungan gelap. ditambah waktu. Suatu tragedi yang di- Mungkin menjadi tidak jauh berbeda, alami seseorang dimasa lalu akan menjadi ketika Abe memutuskan untuk meng- sebuah kelucuan pada saat ini dan di masa habisi sahabatnya yang telah merebut Irrational Man Tokoh Abe juga tidak digambarkan Seorang profesor sebagai tokoh Jasmin di Blue Jasmin . filsafat menjadi orang yang bermasalah dan Eve pada film Interiors. Kega- galan hubungan cinta membuat tokoh dengan sahabatnya serta teman dekatnya menjadi frustasi dan keduanya tidak sadar LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 1 Juni 2022 untuk membedakan mana fantasi dan sesuatu yang ringan. Pelajaran hidup Abe lain, ia sadar dirinya ber- memang tidak hanya sebatas teori dan masalah dan sulit untuk menemukan jalan hanya ada di buku, namun ada dimana- Kebenaran bukanlah kepuasan Alih-alih dalam menyampaikan kata-kata indah. dengan membunuh, ia memiliki argumen Apakah tragedi yang dialami Abe pada dasarnya setiap orang memiliki ke- dapat dikatakan komedi mengingat rumus bebasan memilih. Akan tetapi ia tidak sadar bahwa ia tidak melibatkan nilai Sebagian mungkin mengatakan komedi, moral di dalamnya meskipun ada adegan sebagian yang lain menganggap bukan dimana ia membahas nilai moral di dalam Batasan apakah yang bisa dika- Singkat cerita ia lupa bahwa produk takan komedi dan tidak. Harus seperti apa berpikir yang benar pada dasarnya adalah agar komedi menjadi universal dan tidak praktik yang benar juga. Sepenggal dialog menimbulkan miskomunikasi. Mungkin yang saat itu ia sampaikan. layaknya kebenaran, komedi itu kongkrit AuKant said human reason is troubled by sekaligus abstrak. questions that if cannot dismiss, but also cannot answer. Okay, so what we are SIMPULAN talking about here? Morality? Choices? The Estetika dalam montage film Woo- randomness of life? Aesthetic? Murder?,Ay dy Allen mampu memberikan pemaha- Abe said. man baru bagi masyarakat yang mencoba mengambil intisari atas makna yang Rencana pembunuhan mulai dila- dimunculkan dari karya-karyanya. Man- kukan, ia bangun lebih awal, sebuah faat ini memiliki pengaruh yang cukup kebiasaan yang sudah lama ia tinggali. signifikan untuk masyarakat dalam kebu- mulai mencari cara untuk membunuh Manfaat ini terasa lebih besar sekaligus cara untuk tidak meninggalkan bagi para penggiat film untuk menentukan Hari selanjutnya ia mulai obeservasi. sebuah dramatik berdasarkan topik atau ia menjadi lebih bergairah untuk hidup. tema yang diangkat sehingga apa yang Dalam kondisi terancam hukuman, ia ma- ingin disampaikan dapat tersampaikan lah merasa eksistensinya sebagai manusia dengan baik pada khalayak masyarakat muncul kembali. Masalah, kepanikan dan sebagai penonton. tekanan membuatnya lahir menjadi ma- Kesederhanaan membuatnya me- Ia merasa gairahnya menulis, me- miliki sebuah pandangan baru untuk ngajar, dan minatnya yang lain berapi-api membuat karya yang dapat diterima oleh masyarakan bukan atas semata-mata atas Film dasar pengaruh teknologi, akan tetapi Woody Allen ingin menyam- kreativitas yang juga turut berperan di da- paikan sesuatu yang berat ke dalam Kekuatan yang muncul atas Della Ae Analisis Estetika Montage. kreativitasnya membuat ia memiliki sebu- org/wiki/Woody_Allen. Di- ah kemampuan untuk dapat menganalisa akses Tanggal 14 Mei 2021. Pukul berbagai sudut pandang pengetahuan 14:52 WIB. yang dapat ia sisipkan ke dalam karya Dancyger. Ken. The Technique of Film Sehingga karya-karyanya menja- and Video Editing Fifth Edition : dikan sesuatu yang bernilai dan dapat history, theory, & practice. United dimaknai bagi para penggiat seni khu- State Of Amerika: British Library. Gergus. Sam B. The Films Of Woody susnya di bidang perfilman tentang caranya yang khas dalam membuat sebuah Allen Second Edition. Hasil analisis dari film Karya Woody Kingdom: Cambridge University Allen yang berjudul Irrational Man me- Press. United nunjukkan bahwa sebuah karya modern Hermansyah. Kusen Dony https://editing pun memiliki bagian-bagian yang perlu com/2011/11/24/eise dikaji pada setiap bagiannya. nstein/ Diakses Tanggal 05 Agustus 2020. Pukul 17. 03 WIB. DAFTAR REFERENSI http://w. com/repository-upi- Agustin. Siska. Fiksi: Sebuah Teks operator-upload-t-bing-0909628- Prosa Naratif. https://siskaagustin Diakses Tanggal 22 Mei com/2011/02/teori- 2021. Pukul 01. 11 WIB. pengkajian-fiksi. Diakses Irsyad. Rosida. Melintas Batas : Tanggal 22 Mei 2021. Pukul 01. Upaya WIB. Dalam Kajian Film. https://rosida Akhmad. Imam dan Ajeng A. Transformasi Allen. Pendekatan com/2009/07/04/ Ayat-Ayat melintas-batas-upaya-pengawinan- Cinta 2 Ke Dalam Film. Layar: pendekatan-dalam-kajian-film/. Di- Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. akses Tanggal 22 Mei 2021. Pukul Vol. , 25-38. 11 WIB. Woody: Novel Pengawinan Saya Sutradara Nurseha. Reza. Editing Montage Pemalas dan Kurang Teliti, http:// Dalam Film Pendek Kisah Yang Tak com/woody- Terbaca. E-Proceeding of Art & allen-saya-sutradara-yang- Design, 4. : 518-525. pemalas-dan-kurang-teliti/. Diakses Ratna. Nyoman Kutha. Teori. Tanggal 11 Mei 2021, 22:05. Metode. Arikunto. Suharsimi. Penelitian Commons Atribusi. Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara. Creative Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Biodata Woody Allen. https://id. Bandung: Alfabeta. LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 1 Juni 2022 Yohanes. Benny. Estetika Seni Pertunjukan. Bandung : Pascasarjana ISBI Bandung.