Analisa Gain Antena Horn Piramida Secara Teoretik. Andy Juswara Dosen Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Jakarta ABSTRAK Penelitian terhadap desain antena yang memiliki gain besar maupun gain kecil dilakukan secara berkesinambungan mengingat penelitian desain antenna tidaklah Banyak factor yang perlu diperhitungkan dalam mendesain antena agar didapatkan bandwidth yang besar. Analisa Gain Horn Piramida Antenna diawali dengan orthogonal sistem koordinat dengan menggunakan syarat batas. Kata kunci : Horn piramida antena. Ortogonal Sistem Koordinat. fase M pada besaran harmonic kedua Jenis-jenis horn antenna dapat ditulis dengan persamaan : Horn antenna adalah jenis antenna yang berbentuk corong, piramida, konik, bikonik, dll. Setiap design horn antenna memiliki tingkat kerumitan yang cukup Hal tersebut harus diimbangi dengan pemahaman fisika dan gejala alam yang cukup agar didapatkan antena yang terukur. yuU ycu2 yc2 yuU ycu2 yc2 AoycA = A ( ycI ycI )a. AoycA = A . cI ycI ) a. Dimana R1 dan R2 adalah jarak dari pusat untuk masing-masing sumbu yuUycu yayc AA ya0 cos ( ya ) yce yuU ycu 2 yc2 A ycI1 ycI2 Oeyc ( a. yayc yaycu OI Oe 120yuUa. yayc OI yaycu OI 0. yayc OI yayc OI 0 a. II. Dasar Teoretik Piramida Horn Antena yuU yc2 1 . cu 2 yc 2 ) 2ycI 8 2ycI a. Sektor piramidal horn memiliki ya1 ya2 ycI1 ycI2 dengan A . A . A . A . Karakteristik dari antenna horn piramida parameter D1=11,5A . D2 = 9,4A . R = 41A. Metode penyelesaian antenna horn piramida dapat dilakukan dengan pendekatan principal plane patterns untuk mendapatkan parameter yang OM-OOAo = OoycI 2 ycu 2 yc 2 Oe ycI = ycu2 G = 32 . a yaya ) . a yaya )a. Dimana melalui R yang merupakan bentuk potongan OOAo itu adalah Panjang Horn. Jika fase kutub di pusat OAo sama dengan nol, maka di titik 4yuU Secara teoretik dapat dirumuskan aperture medan listrik yang dikombinasikan hasilnya untuk medan magnet H dan medan listrik E sebagai G = yuAycaycy A2 yaycy = 1 4yuU . ayaA)a. Dengan kondisi realizability yang mana RE = RH maka dapat dirumuskan persamaan desain 2 A2 yuUycu yaycayc = ya0 cos ( ya ) yca 2 [Oo2A Oe A ] . A Oe . = ycu 2 yc2 Oeyc( )( ) 2 ycI1 ycI2 yce a. Directivity dari antenna horn piramida secara sederhana dapat ya A ya2 1 Oo Analisa teoretik lainnya untuk horn antena piramida dapat dilakukan dengan mengkombinasikan medan listrik dan medan magnet sector horn antena piramida. Medan listrik apertura dapat dirumuskan sbb: yca 2 . Oo2yuU A Oe A ) . yuU2 A Oe . Dp = 32 . a yaya ) . aA yaya )a. Sebuah antenna horn piramida didesign dan dibangun bersama dengan penyesuaian feed waveguide dengan syarat batas yaycayc = yuUycu ycU2 yc2 ycI1 ycI2 Oeyc( )( ya0 cos ( ya ) yce a. Untuk ketelitian pola E-plane dan H-plane dari horn antena piramida sebanding dengan pola E-plane dari Eplane sector horn dan pola H-plane dari H-plane sector horn. Directivity dari horn antena piramida dapat dirumuskan sebagai ycIya = ycIya = ycIycy a. Untuk horn antena piramida yang lebar didesain dengan gain yang ycI1 OO ycoya yccycaycu ycI2 OO ycoya a. yaycE = ( ya ) . aA yaya )a. 32 ya ya Horn antena piramida dirancang untuk menghasilkan gain optimum dengan diberikan suatu syarat untuk horn antenna ukuran lebar yaitu yuU Sehinga dapat diberikan parameterparameter A = Oo3AycI1 = Oo3Aycoya a. ycI1 OO ycoya dan ycI2 OO ycoya A = Oo3AycI1 OO Oo3Aycoya a. B = Oo2AycI2 = Oo2Aycoya a. Tipe sebuah Gain secara khusus dengan ditentukan dengan menurunkan dan mensu bstitusi parameter A. B dan Rp akan didapatkan B = Oo2AycI2 OO Oo2Aycoya a. Apertura efektif dari sebuah horn optimum mendekati 50% dari luas bentuk fisik luas apertura. Sehingga gain antena dapat dirumuskan Warren L. Stutzman Gary A. Thiele. Antenna Theory And Design. John Wiley & Sons. USA, 1981. John D. Kraus. Antennas. McGrawHill. USA, 1988. Constantine A. Balanis. Antenna Theory Analysis and Design. John Wiley & Sons. USA, 2016. Howard Anton. Calculus with analytic geometry. John Wiley & Sons. USA, 1980. 4yuU 1 4yuU G = yuAycaycy A2 yaycy = . ayaA)a. Sebuah Austandard gainAy horn antena piramida beroperasi pada frekuensi 8,2 sampai 12,4 GHz (Xban. Dengan ketentuan fed waveguide a = 2,286 cm dan b = 1,016 cm, dan mempunyai gain 22,1 dB di 9,3 GHz (A = 3,226 c. 2 A2 Kesimpulan Horn antenna sering digunakan di dalam praktek pengukuran antenna di anechoic chamber. Keberadaan horn antenna untuk telekomunikasi, radar maupun medis sangat penting. Pada jurnal ini desain horn antenna yang berbentuk pyramidal lebih dikhususkan pada penyelidikan gain antenna. IV. Saran-saran dan masukan Horn antenna sering digunakan dalam proses pengukuran berbagai jenis Untuk itu horn antena perlu penelitian dosen di simlitabmas maupun penelitian internal perguruan tinggi yang memiliki prodi Teknik elektro. Horn antenna pun dapat dibuat dengan ukuran yang lebih kecil dengan teknologi microstrip line. Hal ini berguna untuk memperkecil ukuran dari Daftar Pustaka