Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam pada Kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik Vialinda Siswatia* aProgram Studi Pendidikan Agama Islam. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto *Koresponden penulis: vialinda_02@jurnal. Abstract A glimpse of what is being taught Islam shows how much this religion intersect with science and education, for example, paragraphs 4 and 5 of Surah Al-Alaq. God Almighty, as a primary teacher, taught man what he did not know by means of a pen. A . A( U aI a C UA. A)U U acoA, when the Koran highlighted the importance of the pen as a tool for learning and spreading knowledge to swear to the pen. AA AI Oo Oa EOIAie "Noon. I swear by the pen and what the angels write. ", then all substance is solving educational problems existing in Islamic Education. Solve the problem of how to use the various disciplines in the face of an integrative way of life seemed quite handed over to the students to develop competencies naturally. The purpose of this study were: . Describe the effect of learning with a scientific approach to achievement motivation in class VII SMP Negeri 1 Gresik Wringinanom. Describe the effect of learning with a scientific approach to learning achievement in Grade VII SMP Negeri 1 Gresik Wringinanom. From the analysis can be summarized as follows: . From the analysis it is known that the scientific approach to learning with an effect on achievement motivation in class VII SMP Negeri 1 Gresik Wringinanom value obtained Fhitung 15 641 . ignificance F = 0. So Fhitung> Ftabel . 641> 1. or Sig F <5% . 000 <0. This means that learning with the scientific approach effect on achievement motivation in class VII SMP Negeri 1 Gresik Wringinanom. then the null hypothesis (H. is rejected and Working Hypothesis (H. is accepted. From the analysis show that the scientific approach to learning with an effect on learning achievement in grade VII SMP Negeri 1 Gresik Wringinanom value obtained Fhitung 2,924 . ignificance F = 0. So F count> F table . ,924> 1,. or Sig F <5% . 009 <0. This means that learning with the scientific approach to influence the learning achievement in grade VII SMP Negeri 1 Gresik Wringinanom. Keywords: scientific approach, achievement motivation, academic achievement Latar Belakang Salah "Education Imperative", secara khusus membahas kebijakan pendidikan yang perlu diambil oleh para akademisi memaknai bahwa kehidupan di abad ke-21 menuntut kemampuan berpikir kritis dan mengambil keputusan cerdas berdasarkan informasi dalam isu-isu pribadi dan kemasyarakatan. Karena pekerjaan yang bersifat mekanis rutin akan diambil alih oleh piranti berbasis Akibatnya, akan lebih banyak pekerjaan yang membutuhkan keterampilan kemampuan-kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, mengemukakan gagasan, dan bekerja sama. Pandangan serupa dinyatakan oleh Komisi Delors sebagai berikut: di industri, tugas-tugas yang sepenuhnya fisik digantikan oleh pekerjaan yang lebih intelek, lebih bersifat mental, seperti mengontrol, merawat, dan memonitor PROGRESSA Journal of Islamic Religious Instruction Volume 1 Nomor 1 Pebruari 2017 pengajian, dan pengorganisasian. Dari pandangan di atas, dikatakan bahwa kehidupan memerlukan keterampilan yang lebih luas daripada sekadar keterampilan Berarti bahwa sektor pendidikan bertanggung jawab untuk menumbuhkan keterampilan yang lebih luas itu. Karena itu abad ke 21 lebih dikenal sebagai abad Pada transisi ini, di mana menjadi tujuan pengetahuan dan keterampilan - menjadi pusat dari zaman kita, hal itu hanya tepat untuk berhenti sejenak dan menatap pendidikan dan pembelajaran di masyarakat kita dan peran baru yang mereka mainkan pada era pengetahuan yang terbentang. (Trilling and Hood, 1999:. Knowledge Age learners need support in developing their design and construction skills, their inquiry and answer-finding strategies, their creative and critical thinking skills, their project management skills, and their personal management abilities, such as managing their own learning process. (Trilling and Hood, 1999:20-. Peserta didik abad Pengetahuan membutuhkan dukungan dalam mengembangkan desain mereka dan konstruksi keterampilan, menemukan jawaban, keterampilan kreatif dan berpikir kritis mereka, keterampilan kemampuan manajemen pribadi mereka, seperti menetapkan tujuan, menilai kinerja berprestasi dan mengelola proses belajar mereka sendiri. Keterampilan berbagai disiplin ilmu secara simultan, sistematis dan logis sering tidak tergarap oleh sekolah. Masalahnya, sekolah lebih kemampuan siswa dalam bidang agama, bahasa, matematika, sejarah dan yang Memecahkan masalah bagaimana menggunakan berbagai bidang disiplin kehidupan secara integratif sepertinya cukup diserahkan kepada siswa untuk mengembangkan kompetensinya secara Berdasarkan latar belakang penelitian, maka penulis tertarik untuk meneliti dalam suatu karya tulis dengan judul: Pengaruh pembelajaran dengan pendekatan saintifik terhadap motivasi berprestasi dan prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat di kemukakan rumusan masalah sebagai berikut: Apakah terhadap Motivasi berprestasi pada Kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom? Apakah terhadap prestasi belajar pada Kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom? Tujuan Penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah: Mendeskripsikan pengaruh pembelajaran dengan pendekatan saintifik terhadap Motivasi berprestasi pada Kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom. Mendeskripsikan pengaruh pembelajaran dengan pendekatan saintifik terhadap prestasi belajar pada Kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom. Kajian pustaka Pembelajaran Pembelajaran PROGRESSA Journal of Islamic Religious Instruction Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati . ntuk mengidentifikasi hal-hal pertanyaan . an merumuskan hipotesi. , mencoba/mengumpulkan data . dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data . mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan dan sikap. Langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta. Gambar : 1. 1 Integrasi Pembelajaran Saintifik Penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran melibatkan keterampilan proses seperti mengamati, mengklasifikasi, mengukur. Dalam proses-proses tersebut, bantuan guru Akan tetapi bantuan guru tersebut harus semakin berkurang dengan semakin bertambah dewasanya siswa atau semakin tingginya kelas siswa. Metode saintifik sangat relevan dengan tiga teori belajar yaitu teori Bruner, teori Piaget, dan teori Vygotsky. Teori belajar Bruner disebut juga teori belajar penemuan. Ada empat hal pokok berkaitan dengan teori belajar Bruner . alam Carin & Sund. Pertama, individu hanya belajar dan mengembangkan pikirannya apabila siswa menggunakan pikirannya. Kedua, dengan melakukan proses-proses kognitif dalam proses penemuan, siswa memperoleh sensasi dan kepuasan intelektual yang merupakan suatau penghargaan intrinsik. Ketiga, satu-satunya cara agar seseorang dapat mempelajari teknik-teknik dalam melakukan penemuan adalah ia memiliki kesempatan untuk melakukan penemuan. Keempat, dengan melakukan penemuan maka akan memperkuat retensi ingatan. Empat hal di atas adalah bersesuaian dengan proses kognitif yang diperlukan dalam pembelajaran menggunakan metode Teori Piaget, menyatakan bahwa belajar berkaitan dengan pembentukan dan perkembangan skema . amak skemat. Skema adalah suatu struktur mental atau struktur kognitif yang dengannya seseorang mengkoordinasi lingkungan sekitarnya (Baldwin, 1. Skema tidak pernah berhenti berubah, skemata seorang anak akan berkembang menjadi skemata orang Proses terjadinya perubahan skemata disebut dengan adaptasi. Proses terbentuknya adaptasi ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu asimilasi dan akomodasi. Asimilasi merupakan proses kognitif yang dengannya seseorang mengintegrasikan stimulus yang dapat berupa persepsi, pengalaman baru ke dalam skema yang sudah ada didalam pikirannya. Akomodasi dapat berupa pembentukan skema baru dapat cocok ciri-ciri rangsangan yang ada atau memodifikasi skema yang telah ada sehingga cocok dengan ciri-ciri stimulus yang ada. Dalam penyeimbangan atau ekuilibrasi antara asimilasi dan akomodasi. Vygotsky, dalam teorinya menyatakan bahwa pembelajaran terjadi apabila peserta didik bekerja atau belajar menangani tugastugas yang belum dipelajari namun tugastugas itu masih berada dalam jangkauan PROGRESSA Journal of Islamic Religious Instruction Volume 1 Nomor 1 Pebruari 2017 kemampuan atau tugas itu berada dalam zone of proximal development daerah terletak antara tingkat perkembangan anak saat ini yang didefinisikan sebagai kemampuan pemecahan masalah di bawah bimbingan orang dewasa atau teman sebaya yang lebih mampu. (Nur dan Wikandari, 2000:. Pembelajaran dengan metode saintifik memiliki karakteristik sebagai berikut: berpusat pada siswa. melibatkan keterampilan proses sains dalam mengonstruksi konsep, hukum atau . melibatkan proses-proses kognitif yang keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. dapat mengembangkan karakter siswa. Proses pembelajaran dengan pembelajaran dengan pendekatan saintifik terdiri atas lima pengalaman belajar pokok yaitu: mengumpulkan informasi. Motivasi berprestasi Abraham Maslow teorinya mengenai kebutuhan manusia. Kebutuhan-kebutuhan itu terdiri dari kebutuhan fisiologis . eperti minu. , kebutuhan akan rasa aman tentram, kebutuhan untuk dicintai dan disayangi, kebutuhan untuk dihargai dan kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri, kebutuhan untuk berprestasi merupakan kebutuhan manusia pada peringkat yang (Siagian dalam Prantiya 2. Selain hal tersebut Prof. Dr. David C Mc Clelland dalam Thoha . , membedakan tiga kebutuhan pokok manusia. Ketiga kebutuhan tersebut adalah kebutuhan kebutuhan berkuasa. Mc Clelland secara terperinci pada Teori Motivasi berprestasi Berprestasinya yang dikutip Basuki . menyatakan Aumotivasi berprestasi berprestasi bermakna suatu dorongan dalam diri seseorang untuk melakukan suatu aktivitas dengan sebaikbaiknya agar mencapai prestasi dengan predikat terpujiAy. Sementara Prantiya Aumotivasi berprestasi merupakan suatu usaha yang mendorong seseorang untuk bersaing dengan standar keunggulan, dimana standar keunggulan ini dapat berupa kesempurnaan tugas, dapat diri sendiri atau prestasi orang lainAy. Berdasarkan Teori dan Pendapat tentang motivasi berprestasi berprestasi maka diperoleh kesimpulan mengenai motivasi berprestasi berprestasi, dalam hal ini motivasi berprestasi berprestasi di sekolah adalah dorongan pada diri seseorang baik itu dari dalam ataupun dari luar untuk melakukan aktivitas berupa belajar dan aktivitas lainnya dengan semaksimal mungkin dan bersaing berdasarkan standar keunggulan agar mencapai prestasi dengan predikat terpuji atau predikat unggul. Konsep Belajar Teori belajar behaviorisme . ingkah lak. menyatakan bahwa belajar adalah proses perubahan tingkah laku. Seseorang telah dianggap telah belajar sesuatu bila ia Menurut teori ini, yang terpenting adalah masukan/input yang berupa masukan dan keluaran/output yang berupa respon. Sedangkan apa yang terjadi di antara stimulus dan respon itu dianggap tak penting diperhatikan sebab tidak bisa di Selanjutnya, kognitivisme menyatakan bahwa belajar adalah perubahan persepsi dan pemahaman PROGRESSA Journal of Islamic Religious Instruction Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar (Uno, dkk. , 2008: 56 & . Untuk teori belajar konstruktivisme dan teori belajar modern tidak diraikan dalam tulisan demi menghindari kebingunan dalam penafsiran Merujuk pada teori-teori belajar di atas. Burton . alam Usman dan Setiawati, 2001: mengemukakan hal senada dengan teori behaviorisme di mana belajar dapat diartikan sebagai perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu dengan individu dan individu dengan lingkungannya sehingga mereka lebih mampu berinteraksi dengan Kemudian Witherington . alam Usman dan Setiawati, 2001: . menyatakan bahwa AuBelajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian yang menyatakan diri sebagai suatu pola baru dari reaksi berupa kecakapan, sikap, pengertianAy. Selanjutnya. Gagne . alam Slameto, 2010: . memberikan dua definisi belajar, yakni: . belajar adalah suatu keterampilan, kebiasaan, dan tingkah laku. belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang diperoleh dari instruksi. Berdasarkan pendapat para ahli di atas dapat dipahami bahwa pada dasarnya belajar merupakan proses perubahan tingkah laku yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu melalui memberian pengetahuan, latihan maupun pengalaman. Belajar dengan pengalaman akan membawa pada perubahan diri dan cara merespon Hasil belajar merupakan tujuan akhir dilaksanakannya kegiatan pembelajaran di Hasil belajar dapat ditingkatkan melalui usaha sadar yang dilakukan secara sistematis mengarah kepada perubahan yang positif yang kemudian disebut dengan proses belajar. Akhir dari proses belajar adalah perolehan suatu hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa di kelas terkumpul dalam himpunan hasil belajar kelas. Semua hasil belajar tersebut merupakan hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan tindak Dari sisi guru, tindak mengajar di akhiri dengan proses evaluasi hasil belajar, sedangkan dari sisi siswa, hasil belajar merupakan berakhirnya penggal dan puncak proses belajar (Dimyati dan Mudjiono, 2009: . Menurut Sudjana . 0: . , hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajar. Selanjutnya Warsito . alam Depdiknas, 2006: . mengemukakan bahwa hasil dari kegiatan belajar ditandai dengan adanya perubahan perilaku ke arah positif yang relatif permanen pada diri orang yang Sehubungan dengan pendapat itu, maka Wahidmurni, dkk. 0: . dikatakan telah berhasil dalam belajar jika ia mampu menunjukkan adanya perubahan Perubahan-perubahan tersebut di antaranya dari segi kemampuan sikapnya terhadap suatu objek. Berdasarkan konsepsi di atas, pengertian hasil belajar dapat disimpulkan sebagai perubahan perilaku secara positif serta kemampuan yang dimiliki siswa dari suatu interaksi tindak belajar dan mengajar yang berupa hasil belajar intelektual, strategi kognitif, sikap dan nilai, inovasi verbal, dan hasil belajar motorik. Perubahan tersebut dapat diartikan terjadinya peningkatan dan dibandingkan dengan sebelumnya. Pembelajaran saintifik dalam Islam Sekilas apa yang diajarkan Islam menunjukkan berapa banyak agama ini bersinggungan dengan ilmu pengetahuan dan pendidikan. Dalam Al-Quran dan dalam sabda Nabi Muhammad . , belum lagi tokoh agama terkenal lainnya. PROGRESSA Journal of Islamic Religious Instruction Volume 1 Nomor 1 Pebruari 2017 penekanan besar telah dimasukkan pada belajar pengetahuan. Misalnya, ayat 4 dan 5 dari Surat Al-Alaq. Tuhan Yang Maha Esa, sebagai guru utama, mengajarkan manusia apa dia tidak tahu dengan sarana pen. A( AAUA . A( UAA aI a C Ua. AA )UAA acoayaitu . " (Alla. yang diajarkan . dengan pena . manusia diajarkan apa yang ia tahu tidak . "Hal yang sama berlaku ketika AlQuran menyoroti pentingnya pena sebagai alat untuk belajar dan menyebarkan ilmu dan pengetahuan dengan bersumpah untuk pena. AA AI Oo AA O a AAEOIAyaitu "Noon. bersumpah dengan pena dan apa yang di . ttp://mustafaprize. Kutipan dan ucapan nabi suci juga penuh rekomendasi untuk belajar ilmu dan Nabi tidak hanya terusmenerus mendesak umat Islam untuk belajar dan dididik, ia telah membuatnya menjadi kewajiban bagi mereka. A AEAa UA eAAiA AAUA A A a A AA A AA O A AAiA bersandar ilmu dan pengetahuan adalah kewajiban bagi seluruh umat Islam. Atau kata-kata yang cukup terkenal nabi A AEeA UAA AAOAA acAiA, yang memerintahkan umat Islam untuk mempelajari ilmu bahkan jika itu berbasis di Cina. Ini jelas menunjukkan betapa Islam berkaitan dengan prioritas pengetahuan dan rekomendasi untuk belajar teknik dan pengetahuan dengan para pemimpin Islam juga harus dianggap sebagai salah satu faktor di balik pertumbuhan akademik dan ilmiah yang cepat selama berabad-abad Islam dimulai. Era bersinar yang dimulai dari abad ke-2 . Masehi aba. dan dilanjutkan untuk yang akan datang 5 abad dikenal sebagai zaman keemasan Islam. Kerangka Konseptual Pendi Hermawan, . Pengaruh pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada pembelajaran pai dan budi pekerti terhadap prestasi belajar ranah afektif siswa kelas VII SMP Negeri 5 Yogyakarta. uin sunan kalijaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas VII SMP Negeri 5 Yogyakarta, untuk mengetahui prestasi belajar ranah afektif siswa kelas VII SMP Negeri 5 Yogyakarta, untuk mengetahui pengaruh pembelajaran pembelajaran PAI dan Budi Pekerti terhadap prestasi belajar ranah afektif siswa kelas VII SMP Negeri 5 Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif design survey korelasional. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian psikologi. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan Kesimpulannya Penerapan pendekatan saintifik pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti berada pada kategori Adapunnilai pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti sebesar 83% dari yang diharapkan. Prestasi belajar ranah afektif siswa kelas VII SMP Negeri 5 Yogyakarta berada pada kategori sedang. Adapun nilai Prestasi belajar ranah afektif siswa kelas VII SMP Negeri 5 Yogyakarta sebesar 84% dari yang . Dari hasil penelitian, penulis menemukan bahwa terdapat pengaruh antara variabel pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti terhadap prestasi belajar ranah afektif siswa kelas VII SMP Negeri 5 Yogyakarta. Hasil penelitian ini diperoleh dari hasil uji korelasi product moment, oleh karena nilai r hitung . > r tabel . , maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti dengan Prestasi belajar ranah afektif siswa kelas VII SMP Negeri 5 Yogyakarta. PROGRESSA Journal of Islamic Religious Instruction Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Penerapan pendekatan saintifik pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti mempengaruhi prestasi belajar ranah afektif siswa sebesar 22,6%, sedangkan sisanya yaitu 77,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar dari penelitian. Adapun pengaruh pembelajaran dengan pendekatan saintifik terhadap ranah afeksi siswa antara lain : 1. Siswa lebih fokus pada materi pelajaran. Siswa lebih aktif dan Menanamkan sikap ilmiah. Ermawati . Pengaruh Penerapan Pembelajaran Berbasis Pendekatan Scientific Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas VII di SMPN 1 Margahayu (Studi Kuasi Eksperimen Implementasi Pembelajaran Kurikulum 2. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan pembelajaran berbasis pendekatan scientific terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas VII di SMPN 1 Margahayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan dengan desain Kelompok Kontrol Tak-setara. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes prestasi belajar dan pedoman observasi. Populasi penelitian ini menggunakan kelas VII SMPN 1 Margahayu tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah populasi 375 Sampel yang diambil menggunakan kategori probability sampling dengan teknik penyampelan klaster yang berjumlah 75 siswa, dengan rincian 37 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 38 siswa sebagai kelompok kontrol. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan rumus uji-t sampel berpasangan untuk pengujian dua arah. Temuan yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pendekatan scientific memiliki pengaruh yang signifikan ke arah positif terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas VII di SMPN 1 Margahayu. Disarankan untuk penggunaan pembelajaran berbasis pendekatan scientific agar tepat digunakan pada kelima aspek, yakni mengamati, menanya, mengumpulkan Khususnya untuk aspek menanya agar lebih dimunculkan dalam kreativitas, rasa ingin tahu, dan kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Machin Implementasi pembelajaran dengan pendekatan saintifik, penanaman karakter dan konservasi pada Implementasi kurikulum 2013 sangat pendekatan saintifik dengan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan rencana pembelajaran dengan pendekatan saintifik, penanaman karakter dan konservasi serta menjelaskan pengaruh pendekatan ini terhadap hasil belajar. Metode penelitiannya adalah pre-experimental design dengan desain penelitian one-shotcase study. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes Penelitian ini meng- hasilkan RPP berbasis pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan penanaman karakter. Penerapan pendekatan ini berpengaruh positif terhadap ketuntasan klasikal yang ditetapkan. Kerangka konseptual penelitian menurut Sapto Haryoko dalam Iskandar . 8: . konseptual variabel-variabel penelitian, tentang bagaimana pertautan teori-teori yang berhubungan dengan variabel-variabel penelitian yang ingin diteliti, yaitu variabel bebas dengan variabel terikat. Iskandar kerangka konseptual merupakan suatu PROGRESSA Journal of Islamic Religious Instruction Volume 1 Nomor 1 Pebruari 2017 kesatuan kerangka pemikiran yang utuh dalam rangka mencari jawaban-jawaban ilmiah terhadap masalah-masalah penelitian yang menjelaskan tentang variabel-variabel, hubungan antara variabel-variabel secara teoritis yang berhubungan dengan hasil kebenarannya dapat diuji secara empiris. Kerangka konseptual menggambarkan pengaruh antara variabel bebas terhadap Pengaruh pembelajaran dengan pendekatan saintifik terhadap motivasi berprestasi dan prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik. Motivasi berprestasi, prestasi belajar, terus meningkat karena adanya pengaruh pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang dilaksanakan dengan baik. Dalam upaya untuk selalu meningkatkan motivasi berprestasi, prestasi pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang dilaksanakan dengan baik. Populasi dan Sampel Pada penelitian ini obyeknya adalah Siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik sebanyak 311 siswa. dari anggota populasi yang diambil sebagai sampel adalah sebanyak 76 orang responden. Kesimpulan Selesainya pembahasan skripsi yang berjudul Pengaruh pembelajaran dengan pendekatan saintifik terhadap motivasi berprestasi dan prestasi belajar di SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik, maka penulis dapat menyimpulkan sebagai Dari hasil analisis diketahui bahwa saintifik berpengaruh terhadap motivasi berprestasi pada kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik didapatkan nilai Fhitung sebesar 15. ignifikansi F= 0,. Jadi Fhitung>Ftabel . atau Sig F < 5% . ,000<0,. Artinya bahwa pembelajaran dengan terhadap motivasi berprestasi pada kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik. maka Hipotesis Nol (H. ditolak dan Hipotesis Kerja (H. Dari hasil analisis diketahui bahwa saintifik berpengaruh terhadap prestasi belajar pada kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik didapatkan nilai Fhitung sebesar 2. ignifikansi F= 0,. Jadi Fhitung>Ftabel . 924>1,. atau Sig F < 5% . ,009<0,. Artinya terhadap prestasi belajar pada kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik. Penelitian ini dimaksudkan sebagai alat untuk menemukan ada atau tidaknya Pengaruh pembelajaran dengan pendekatan saintifik terhadap motivasi berprestasi dan prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada kelas VII SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik. Adapun kerangka konseptual dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Y 1 = motivasi X = pembelajaran Y 2 = prestasi Gambar. 2 Kerangka Konsep Penelitian Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini adalah: Terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan saintifik terhadap motivasi Terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan saintifik terhadap prestasi PROGRESSA Journal of Islamic Religious Instruction Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Saran-Saran Setelah penulis menyelesaikan penelitian dan menutup dengan kesimpulan, maka penulis perlu memberikan saran-saran sebagai berikut: Bagi jajaran pengelola lembaga hasil digunakan sebagai bahan informasi dan masukan sehingga Instansi dapat menyusun langkah strategis dalam meningkatkan dan mengoptimalkan sumber daya yang ada dengan pendekatan saintifik. Bagi perguruan tinggi, hendaknya hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan perbandingan dan referensi untuk penelitian selanjutnya. Bagi mengembangkan khasanah normatif Pengaruh pendekatan saintifik terhadap motivasi berprestasi dan prestasi belajar di SMP Negeri 1 Wringinanom Gresik dapat menggunakan referensi karya ini. Arikunto. Suharsimi. Prosedur Penelitian - Suatu Pendekatan Praktik Edisi: 2011. Jakarta: Rhineka Cipta Beverland. , & Lindgreen. What makes a good case study? A positivist review of qualitative case research published in Industrial Marketing Management, 1971Ae Industrial Marketing Management. Bungi. Burhan. Analisa Data Penelitian Kualitatif. Pemahaman Filosofis Metodologis Kearah Penguasaan Modal Aplikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Bungi. Burhan. Metode Penelitian Knalitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Dantes. Nyoman, . Metode Penelitian. Yogyakarta. Andi Offset Delors et. International Commission on Education for the 21st Century. Learning: The Treasure Within. Paris: Unesco Publising. Dimyati & Mudjiono, . Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Alimul. Aziz. Metode Penelitian Keperawatan dan teknik Analisa Data. Jakarta. Penerbit Salemba medika. Dzisah. James and Henry Etzkowitz, . The Age of Knowledge. The Dynamics of Universities. Knowledge and Society. Nipissing University. North Bay. Canada and Henry Etzkowitz. Stanford University. Arifin. Zainal. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Effendi. , dan Juhaya. Pengantar Psikologi. Bandung: Angkasa. Arifin. Zainal. Penelitian Pendidikan Metodedan Paradigma Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya. Fadli. Review Mata Kuliah Pengembangan Kurikulum. http://fadlibae. com/2010/03/24 /review-mata-kuliah-pengembangankurikulum/. 31/7/2013, Daftar Pustaka