e-ISSN: 2540-8348 p-ISSN: 2088-3390 Titien Andryani S, dkk. Implementasi Pembelajaran Daring IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING BERBASIS MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN KEAGAMAAN ANAK USIA DINI (STUDI ATAS DAMPAK PENERAPAN SOCIAL DISTANCING DI TK ISLAM SE KABUPATEN GUNUNGKIDUL) Titien Andryani S Universitas Muhammadiyah Magelang andryanititien@gmail. Imam Mawardi Universitas Muhammadiyah Magelang mawardirazal@ummgl. Imron Universitas Muhammadiyah Magelang imron1807yes@ummgl. Abstract This study aims to describe the implementation of online distance learning in Islamic kindergartens in Gunungkidul Regency. With research at TK IT Tunas Mulia. TK II Waladun Sholihun. TK ABA Al Mujahidin. The type of research used is descriptive qualitative with a case study approach. The results showed that the online implementation used various applications, namely google meet, zoometing, whatshap video call. The learning of religious habituation carried out is reading the Qur'an or Iqro, depositing the memorization of juz ama and daily prayers. Making daily worship journals at home. The quality of online learning is determined by the participation of parents, the quality of the material provided by the school, and the preparation of the curriculum. Constraints faced by the internet network that has not been evenly distributed and the limitations of Android Keywords: Online Learning. Religious Habituation. Learning Quality PENDAHULUAN Kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh salah satu pilar yaitu pendidikan. Salah satu unsur pendukung dan pengerak pendidikan adalah peran dari generasi muda melalui generasi muda tersebut dapat dikembangkan pola pikir mengarah kemajuan, berjalan secara dinamis dan diharapkan memliki pribadi dan akhlaq mulia. Sehingga pendidikan sebagai motor kemajuan suatu bangsa harus ditanamkan dengan baik semenjak anak usia dini. Dunia pendidikan di Indonesia terguncang hebat dengan adanya wabah covid 19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2021. MUADDIB: Studi Kependidikan dan Keislaman. Vol. 11 No. 02 Juli-Desember 2021 e-ISSN: 2540-8348 p-ISSN: 2088-3390 Titien Andryani S, dkk. Implementasi Pembelajaran Daring Dampak negatif yang dirasakan bagi warga pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini adalah dengan ditiadakannya pembelajaran tatap muka. Pembelajaran dalam jaringan merupakan salah satu alternatif solusi terhadap permasalahan yang dihadapi dalam dunia pendidikan saat ini. Namun kenyataan dilapangan banyak persoalan yang dihadapi ketika pembelajaran daring dilaksanakan, mulai keterbatasan jaringan internet, keterbatasan kuota paket data, keterbatasan alat yang dimiliki orang tua (M. a dkk. , 2. Dari segi kemampuan guru dipaksa untuk segera beradaptasi dengan pengunaan beberapa teknologi informasi yang secara nyata tidak semua guru mampu berdaptasi dengan cepat (Mansur, 2020: . Menurut Nakayama . 8: . pembelajaran daring dapat dilaksanakan dengan baik apabila dilaksanakan melalaui jaringan internet. Melalui jaringan internet pembelajaran dapat dilakukan menggunakan google classroom, zoometing, google meeting maupun grop whatshaap. Guru meski menyesuaikan dengan alam kerja baru bahkan bisa jadi dalam lingkungan kerja tersebut dihadapkan dengan bekerja secara daring tanpa ada anak-anak di hadapannya saat menyampaikan materi Bekerja secara daring tentu saja menambah pengeluaran secara finansial, tidak mungkin mengandalkan insentif atau penghasilan tiap bulan terus menerus. Dan sebagian guru masih statusnya guru tidak tetap yang sewaktu-waktu dapat berhenti mengajar karena jumlah insentifnya tidak memadai. Tetapi belajar dari rumah untuk mengurangi social distancing memicu rasa kebosanan sehingga tidak jarang menimbulkan efek stres bagi guru (Astono, 2020: . Hal Senada disampaikan Mardi Fitri melihat motivasi belajar anak usia dini, beliau mengemukakan bahwa faktor utama permasalahan yang dihadapi orang tua dan anak adalah kurangnya kesadaran orang tua dalam mendampingi anak belajar karena orang tua mengalami kebingungan terhadap pelajaran yang diberikan guru melalui daring sehingga orang tua membiarkan anak untuk tidak mengerjakan tugas yang telah diberikan. Ada beberapa sekolah yang secara berkala mendatangi rumah para siswa untuk memberikan tugas, kemudian tugas tersebut MUADDIB: Studi Kependidikan dan Keislaman. Vol. 11 No. 02 Juli-Desember 2021 e-ISSN: 2540-8348 p-ISSN: 2088-3390 Titien Andryani S, dkk. Implementasi Pembelajaran Daring dikerjakan dan dikirimkan secara online melalui grup kelas yang telah dibuat, namun yang terjadi banyak orang tua yang malah mengerjakan tugas anaknya daripada anak yang mengerjakan tugasnya sendiri (Fitri, 2020: . Begitu beratnya tantangan yang harus dihadapi guru khususnya guru pendidikan anak usia dini dalam pembelajaran daring saat ini namun bagaimanapun juga senantiasa dilaksanakan penjamin mutu pembelajaran khususnya mutu pembelajaran nilai agama dan moral . endidikan agama isla. Kualitas lembaga pendidikan ditentukan melalui menejemen mutu yang dimiliki, tugas peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama mulai dari kepala sekolah, guru, pegawai serta orang tua dan stakeholder yang dipandang mampu untuk meningkatkan kemajuan sekolah. Proses peningkatan mutu pendidikan dimulai dari masukan, proses dan lulusan, ketiga komponen tersbut sangat merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan (Syafirudin, 2012: . Dalam masa pandemi covid 19 saat ini mutu pendidikan yang dapat dicapai dengan cara kualitas pembelajaran daring yang dilaksanakan. Pembelajaran daring yang bermutu tentunya memiliki tahapan yang pertama, yaitu tahap perencanaan pembelajaran, tahap kedua pelaksanaan pembelajaran daring, tahap yang ketiga adalah tahap evaluasi pembelajaran dan tahap yang terakhir adalah tahap pengawasan pembelajaran. Dalam kondisi normal tentunya mutu pendidikan khususnya mutu pembelajaran dapat dilakukan dengan mudah, namun pada masa saat pandemi covid 19 saat ini merupakan suatu tantangan bagi guru PAUD untuk menjamin mutu pembelajarannya secara daring. Berdasarkan observasi yang dilakukan terhadap guru Taman kanak-kanak (TK) memiliki kendala dalam pembelajaran daring. Kemampuan teknologi yang kurang memadai, fasilitas handphone android yang kurang canggih serta jaringan internet yang kurang memadai, selain itu faktor orang tua yang belum memiliki android serta terbatasnya kuota internet. Selain itu orang tua MUADDIB: Studi Kependidikan dan Keislaman. Vol. 11 No. 02 Juli-Desember 2021 e-ISSN: 2540-8348 p-ISSN: 2088-3390 Titien Andryani S, dkk. Implementasi Pembelajaran Daring yang kurang memahami pentingnya pembelajaran daring bagi anak usia dini juga merupakan permasalahan tersendiri. Namun demikian penjaminan mutu pendidikan khususnya mutu pembelajaran tentu harus dilaksanakan agar tercapai sesuai tuntutan kurikulum darurat yang telah Peneliti mengambil mutu pendidikan islam sebab pendidikan islam merupakan pondasi dasar bagi anak usia dini, nilai keislaman harus diberikan sejak usia emas. Nilai keislaman yang sejak dini harus diberikan yaitu berkaitan dengan ibadah dan akhlaq dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dasar keislaman anak usia dini terhindar dari perbuatan dan perkataan yang tidak baik, sebab masa tersebut adalah masa meniru lingkungan sekitar, apabila lingkungan kurang baik maka perilaku anak juga menjadi kurang baik. Dalam beribadah anak usia dini perlu dikenalkan dengan doa-doa sehari, hafalan surat pendek serta pengenalan ibadah sholat. Karena pentingnya pendidikan keislaman tersebut maka pendidik anak usia dini untuk memprioritaskan pembelajaran daring selama masa pandemi saat ini. Pendidikan keagamaan bagi anak usia dini sangat penting untuk senantiasa di berikan kepada Pada masa ini pembelajaran keagamaan bisa diterapkan dengan pola pembelajaran tatap muka melalui kegiatan pembiasaan, baik pembiasanaan perilaku maupun pembiasaan beribadah. Namun demikian karena saat ini baru masa pandemi maka kegiatan pembelajaran tatap muka tidak bisa berlangsung, maka diperlukan pendampingan secara khusus melalui pembelajaran daring secara Sehingga pembelajaran keagaamaan bagi anak usia dini tidak mengalami penurunan dan kualitas pembelajaran pendidikan agama islam tetap terjaga. Pendidikan keagamaan bagi anak merupakan satu diantara tanggung jawab keluarga yang harus senantiasa dilakukan sebagaian firman Alloh dalam surat At tahrim ayat 6 yang artinya sebagai berikut: MUADDIB: Studi Kependidikan dan Keislaman. Vol. 11 No. 02 Juli-Desember 2021 e-ISSN: 2540-8348 p-ISSN: 2088-3390 Titien Andryani S, dkk. Implementasi Pembelajaran Daring AuWahai orang- orang yang beriman! Perilaharalah dirimu dan keluargamu dari apai neraka yang bahan bajarnya adalah manusia dan batu: penjaganya makaikat- malaikat yang kasar dan keras yang tidak durhakan pada Allah apa yang dia perintahkan Berdasarkan pemantaun peneliti, aktivitas anak-anak usia dini saat ini lebih banyak beraktivitas dengan android yang dimiliki baik menonton tayangan youtube maupun bermain Dengan modal dasar anak sudah bisa menggunakan aplikasi android tinggal kreativitas guru untuk memberikan materi pembelajaran secara daring dengan bantuan dan bimbingan orang tua di rumah. Namun tidak sedikit anak dibiarkan orang tuanya karena kesibukannya bekerja untuk bermain android sesuka hati sehingga menimbulkan dampak negatif yang sangat besar bagi anak. Terutama aspek sosial dan spiritual anak yang kurang berkembang dengan Berdasarkan kajian teori dan berbagai realita pembelajaran daring di wilayah Kabupaten Gunungkidul di atas peneliti mengambil judul penelitian Impelementasi Pembelajaran Daring Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Keagamaan Siswa Sebagai Dampak diterapkannya Social Distancing Di TK Islam Se Kabupaten Gunungkidul. PEMBAHASAN Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh dengan Daring di TK Islam se Kabupaten Gunungkidul Pelaksanaan pembelajaran daring dilaksanakan setelah diberlakukannya kondisi darurat sehingga dengan kondisi tersebut tidak menganggu proses pembelajaran. Hanya saja perlu waktu untuk beradaptasi dalam penyusunan kurikulum darurat serta kesiapan alat yang dimiliki baik orang tua maupun pihak sekolah. Masing-masing sekolah berbeda kesiapannya ada yang langsung siap pembelajaran ada yang butuh satu minggu penyesuaian namun waktu persiapan pembelajaran daring tidak lebih dari satu minggu, ini menandakan bahwa sekolah benar-benar berusaha utnuk melakukan pembelajaran secara daring. MUADDIB: Studi Kependidikan dan Keislaman. Vol. 11 No. 02 Juli-Desember 2021 e-ISSN: 2540-8348 p-ISSN: 2088-3390 Titien Andryani S, dkk. Implementasi Pembelajaran Daring Saat ini pembelajaran daring dapat dilakukan dengan baik dengan memanfaatkan teknologi informasi yang memadai, hampir semua wali murid memiliki android dan komputer sehingga mempermudah proses pembelajaran. Aplikasi yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran daring menggunakan whatshap, google meeting, google classroom serta zoom meeting. Pembelajaran penugasan digunakan media google classroom dan whatshap. Untuk kegiatan setoran hafalan digunakan media google meeting dan video whatshap. Untuk kegiatan pembelajaran secara peserta banyak dilakukan dengan menggunakan zoometing yang dapat menjangkau semua ustadz dan ustdazah serta orang tua dan anak usia dini. Semua Taman kanak-kanak mengedepankan pembelajaran agama. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan adalah membaca al qurAoan ataupun iqro, setoran hafalan juz ama dan doa sehari-hari. Pembuatan jurnal ibadah harian dirumah. Pembiasaan karakter membantu orang tua dan kegiatan akhlaq mulai yang lain. Partisipasi anak dalam mengikuti pembelajaran secara daring lebih dari 80%. Tergolong dalam kategori anak usia dini mengikuti pembelajaran daring secara antusias. Kalaupun tidak mengikuti sedang sakit atau kegiatan lain ataupun ada kendala dengan android yang diguanakan. Solusi bagi anak usia dini yang belum mengikuti pembelajaran daring dapat dilakukan dengan menganti mengerjakan tugas dihari lain. Bagi yang kesulitan jaringan alat dan android maka dipersilahkan untuk mengikuti pembelajaran luring dengan cara mengambil dan mengirim tugas secara periodik ke sekolah. Managemen Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Melalui Metode Daring Mutu pendidikan dalam pembelajaran daring akan sangat berarti apabila mendapatkan dukungan dari orang tua. Bentuk dukungan orang tua yang telah diberikan berupa penyiapan alat dan bahan untuk pembelajaran daring, membimbing anak untuk mengerjakan tugas dan mengumpulkan tugas. Membimbing anak dalam membaca alqurAoan dan setoran hafalan anak MUADDIB: Studi Kependidikan dan Keislaman. Vol. 11 No. 02 Juli-Desember 2021 e-ISSN: 2540-8348 p-ISSN: 2088-3390 Titien Andryani S, dkk. Implementasi Pembelajaran Daring serta membantu melakukan pembiasaan-pembiasaan yang ditugaskan dari sekolah. Selama pembelajaran daring penguatan keagamaan dan pembiasaan merupakan komponen yang diutamakan karena materi yang disampaikan lebih dari 70%. Sisanya materi kurikulum TK. Melalui pembelajaran daring ini diharapkan terjadi peningkatan kemampuan anak dalam bidang keagamaan dan pembiasaan sehingga pembelajaran memiliki kualitas mutu yang baik. Materi yang dilakukan pada pembelajaran daring bidang keagamaan meliputi ibadah wajib harian dilanjutkan ibadah sunah. Pembiasaan berakhlaq mulia serta target membaca iqro dan hafalan surat-surat pendek dengan target masing-masing sekolah berbeda untuk menjamin mutu kualitas pembelajaran baik penggunaan media, penyusunan materi dilakukan bersama dengan teman guru di sekolah. Masing-masing sekolah memiliki terobosan sendiri dalam melakukan peningkatan kualitas ada yang melakukan pelatihan secara online maupun ada yang mengundang tim ahli untuk memberikan pelatihan. Di semua kegiatan tersebut muaranya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran daring. Problematika dan Solusi Terhadap Berbagai Permasalahan Yang Muncul Dalam Pembelajaran Daring Kendala yang paling sering dijumpai dalam pembelajaran daring di TK Islam Kabupaten Gunungkidul adalah terbatasnya waktu penggunaan android karena alat tersebut digunakan oleh orang tuanya yang sedang bekerja. Disamping itu ada beberapa ada bebarapa anak usia dini yang terkendala sinyal karena berada di wilayah blank spot. Solusi permasalahan pembelajaran daring bagi android yang digunakan orang tua bekerja di pagi hari dapat dilakukan dengan cara memberikan kelonggaran waktu pengerjaan tugas. Bagi anak usia dini yang tidak terjangkau sinyal bisa mengambil tugas secara luring. Kegiatan peningkatan mutu pembelajaran daring dapat dilakukan dengan menggunakan metode bimbingan teknis baik mengikuti sebagai peserta atau mendatangkan tim ahli untuk MUADDIB: Studi Kependidikan dan Keislaman. Vol. 11 No. 02 Juli-Desember 2021 e-ISSN: 2540-8348 p-ISSN: 2088-3390 Titien Andryani S, dkk. Implementasi Pembelajaran Daring memberikan bimbingan teknis di sekolah sehingga hasil yang dicapai lebih cepat dan merata. Kedua bimtek tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara daring. Pelaksanaan kegiatan home visit digunakan untuk mengetahui pembelajaran berjalan lancar atau tidak. Home visit dilakukan untuk mengetahaui kendala yang dihadapi anak usia dini dalam pembelajaran serta mengatahui keadaan kesehatan anak dan memberikan bimbingan secara sederhana. Peningkatan mutu pembalajaran daring dilakukan dengan penambahan kemampuan jaringan internet, peningkatan kemampuan guru melalui bimbingan teknis serta bekerja sama dengan berbagi pihak yang dapat mendukung lancarnya pembelajaran secara daring. Sarana prasarana yang dimiliki ke tiga sekolah tersebut untuk mendukung pembelajaran daring sudah cukup memadai. Jaringan internet yang stabil, laptop yang memadai serta guru yang mumpuni dalam pengeoperasian sehingga mutu pembelajaran cukup terjamin PENUTUP Kesimpulan Pelakasanaan pembelajaran daring di TK Islam di Kabupaten Gunungkidul melalui tiga sampel sekolah unggulan dilakukan secara daring melalui proses perencanan dan diskusi dengan semua ustadz dan ustdazah sehingga menghasilkan materi dan media pembelajaran yang tepat. Media pembelajaran daring menggunakan berbagai macam aplikasi yaitu google meet, zoometing, video call whatshap. Pembelajaran pembiasaan keagamaan yang dilaksanakan adalah membaca al qurAoan ataupun iqro, setoran hafalan juz ama dan doa sehari-hari. Pembuatan jurnal ibadah harian dirumah. Pembiasaan karakter membantu orang tua dan kegiatan akhlaq mulia yang lain. Partisipasi anak dalam mengikuti pembelajaran secara daring lebih dari 80%. Bagi yang kesulitan jaringan alat dan android maka dipersilahkan untuk mengikuti pembelajaran luring dengan cara mengambil dan mengirim tugas secara berkala ke sekolah MUADDIB: Studi Kependidikan dan Keislaman. Vol. 11 No. 02 Juli-Desember 2021 e-ISSN: 2540-8348 p-ISSN: 2088-3390 Titien Andryani S, dkk. Implementasi Pembelajaran Daring Mutu pendidikan dalam pembelajaran daring akan sangat berarti apabila mendapatkan dukungan dari orang tua. Bentuk dukungan orang tua yang telah diberikan berupa penyiapan alat dan bahan untuk pembelajaran daring, membimbing anak untuk mengerjakan tugas dan mengumpulkan tugas. Materi keagamaan sebesar disampaikan lebih dari 70%, materi yang dilakukan pada pembelajaran daring bidang keagamaan meliputi ibadah wajib harian dilanjutkan ibadah sunah. Pembiasaan berakhlaq mulia serta target membaca iqro dan hafalan surat-surat pendek dengan target masing-masing sekolah berbeda. Kendala yang paling sering dijumpai dalam pembelajaran daring di TK Islam Kabupaten Gunungkidul adalah terbatasnya waktu penggunaan android karena alat tersebut sedang digunakan oleh orang tuanya sedang bekerja. Kegiatan peningkatan mutu daring dapat dilakukan dengan menggunakan metode bimbingan teknis baik mengikuti sebagai peserta atau mendatangkan tim ahli untuk memberikan bimbingan teknis di sekolah sehingga hasil yang dicapai lebih cepat dan merata. Kedua bimtek tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara daring. Pelaksanaan kegiatan kunjungan rumah digunakan untuk mengetahui pembelajaran berjalan lancar atau tidak. Peningkatan mutu pembelajaran daring dilakukan dengan penambahan kemampuan jaringan internet, peningkatan kemampuan guru melalui bimbingan teknis serta bekerja sama dengan berbagi pihak yang dapat mendukung lancarnya pembalajaran secara daring. Saran Bagi Guru TK: Senantiasa meningkatkan metode dan media yang lebih menarik sehingga anak mudah menerima pelajaran dimasa pandemi covid 19. Senantiasa berkolaborasi meningkatkan kemampuan dalam penyusunan materi pembelajaran yang lebih menarik sehingga semua anak usia dini dapat mengikuti pembelajaran yang MUADDIB: Studi Kependidikan dan Keislaman. Vol. 11 No. 02 Juli-Desember 2021 e-ISSN: 2540-8348 p-ISSN: 2088-3390 Titien Andryani S, dkk. Implementasi Pembelajaran Daring Bagi Masyarakat: Bagi orang tua hendaknya berpartisipasi dalam membimbing anak belajar dirumah dan saat BDR Senantiasa mendorong anaknya dan mendampingi anak dalam belajar di masa sulit saat ini lebih memuaskan. DAFTAR PUSTAKA