Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - Eksistensi Sistem Pendidikan Islam Dalam Implementasi Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada Era 4. Henderi1 Alfiah Khoirunnisa2 Ageng Setiani Rafika3 Hega Lutfilah Juniar4 Universitas Raharja Jl. Jenderal Sudirman No. RT. 002/RW. Cikokol. Indonesia E-mail: henderi@raharja. alfiah@raharja. agengsetianirafika@raharja. lutfilah@raharja. ABSTRAK Perubahan terus terjadi di berbagai bidang termasuk bidang pendidikan. Reformasi dalam bidang Pendidikan tidak bisa dihindari, trus berkembang dan mengalami peningkatan. Hal ini tidak terkecuali karena perubahan era yang memasuki Revolusi Industri 4. Dalam pendidikan Islam sendiri, sangat dibutuhkan inovasi baru. Dikarenakan sistem lama yang tertinggal semakin tidak menarik dan menutup peluang untuk penggunaan teknologi pendidikan yang maju. Penelitian ini membahas mengenai permasalahan mengenai Pendidikan Islam yang menghadapi perubahan pada era disrupsi, proses dalam menghadapi peluang dan mengambil keuntungan dalam perubahan yang ada. Dalam penelitian ini menggunakan metode literature review dari hasil penelitian sebelumnya. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode perhitungan Slovin. Hasil penelitian membahas sistem Pendidikan Islam yang menerapkan penggerak otonom untuk mengembangkan inovasi di era 4. Kata kunci : Islam. Evolusi Pendidikan. Disrupsi ABSTRACT Changes continue to occur in various fields, including the field of education. Reforms in the field of education cannot be avoided, continue to grow and increase. This is not because of the changing era that entered the Industrial Revolution 4. In Islamic education itself, new innovations are urgently Because the old system that is left behind is increasingly unattractive and closes opportunities for the use of advanced educational technology. This study discusses the problems of Islamic Education facing changes in the era of disruption, the process of facing opportunities and taking advantage of existing changes. In this study using the literature review method from the results of previous studies. In addition, this study also uses the Slovin calculation method. The results of the study discuss the Islamic Education system that applies autonomous driving to develop innovation in the 4. 0 era. Keywords: Islam. Evolution of Education. Disruption Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - PENDAHULUAN Serangan evolusi dalam berbagai bidang termasuk sektor pendidikan Islam terus terjadi bersama dengan perkembangan waktu dan terus berubah. Beberapa waktu yang lalu. Interaksi antara guru dengan siswa adalah sebuah hal yang tidak. biasa atau bisa dibilang tabu. , saat ini tidak lagi demikian. Berinteraksi dengan leluasa antara pengajar dan siswa kini dinilai sebagai indikator keberhasilan dalam proses pembelajaran. Menjawab tantangan dan menyesuaikan diri dalam perubahan membuat proses reformasi. sistem pembelajaran dilakukan secara signifikan. Penelitian ini dilakukan sebagai salah satu cara menanggulangi masalah akan tersisihnya sistem pembelajaran konvensional yang tertinggal kala memasuki era revolusi 4. Tentunya pembahasan mengenai era 4. 0 tidaklah asing. , tidak sedikit dampak yang diberikan dari perubahan fenomena disruption ini. Resolusi penyesuaian dalam peningkatan sistem. pembelajaran Pendidikan Islam akan berdampak pada kualitas lulusan dengan gagasan dapat menanggulangi berbagai tantangan, tuntutan, dan kebutuhan dimasa mendatang. Hal ini membuktikan bahwa pergeseran standar kualitas lulusan telah berubah dan tidak lagi berada pada poros jalur yang sama. Oleh karena itu diperlukan pemutakhiran juga pembaharuan sistem. dalam menopang evaluasi yang terjadi dalam berbagai bidang seperti, administrasi, kurikulum. , kapasitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana, budaya, etos kerja dan lain-lain. Hal ini dilakukan sebagai langkah tepat untuk jalan keluar dari pergeseran sistem pendidikan yang ada. Karenanya pemecahan untuk membuat Pendidikan Islam tetap eksis sangat perlu diperhatikan. Kewajiban seorang pengajar telah berkembang, tidak hanya sebagai pengajar semata tetapi juga fasilitator bagi siswa. Pembelajaran yang berpusat pada guru . eacher centere. tidak lagi digunakan. Istilah pembelajaran yang berpusat pada siswa . tudent centere. semakin ramai digunakan dan memecahkan rekor baru dalam perkembangan sistem pembelajaran. Perubahan seperti yang telah dijelaskan, tidak bisa dihindari. Kebutuhan dalam masyarakat semakin luas dan terus berubah. Pada era saat ini wawasan matang tidaklah memastikan seorang lulusan dapat bertahan dalam persaingan global. Mengikuti standar yang telah ada tidak memberikan jaminan dalam keberhasilan mengejar karir pekerjaan. Evolusi 4. 0 memiliki ciri khas khusus seperti meningkatnya fungsi sibernetika pada masyarakat. Maka tidak heran jika istilah AuEducation 4. 0Ay muncul di dunia pendidikan. Sistem pendidikan saat ini merupakan lompatan besar ke depan dari Pendidikan 3. Permasalahan mengenai kendala yang dihadapi dalam sistem pembelajaran Pendidikan Islam dalam menjumpai revolusi yang terjadi? Juga betapa besarnya peluang dari manfaat yang didapati Pendidikan Islam dikala melakukan reformasi sistem pendidikannya. METODOLOGI PENELITIAN Dalam penelitian ini, menggunakan metode literature review dari penelitian-penelitian sebelumnya. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode perhitungan Slovin. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus hingga 10 September 2021 di Universitas Raharja. Eksistensi sistem pendidikan islam dalam implementasi pemanfaatan teknologi informasi pada era 4. 0 bisa menjadi langkah transformatif yang mendorong terciptanya terobosan-terobosan baru dalam dunia pendidikan. Dalam upaya memperkuat penelitian Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - terdapat 5 . Tinjauan Pustaka yang didapati dari penelitian yang telah ada, yaitu: Pendidikan adalah proses perkembangan jasmani dan rohani yang berkesinambungan, secara sadar dan mandiri menyesuaikan diri dengan Tuhan. Pendidikan dalam Islam berasal dari bahasa Arab yaitu Al Tarbiyah. Arti dasarnya menunjukkan keberadaannya atau arti pertumbuhan, perkembangan, pemeliharaan, pengaturan dan pemeliharaan keberadaan atau keberadaannya. Pendidikan adalah proses membangun keterampilan dasar emosional bagi alam dan sesama manusia. Pendidikan merupakan upaya yang dilimpahkan kepada anak dalam pengawasan dan bimbingan menuju kedewasaan, atau lebih tepatnya membantu anak memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tugas-tugas hidupnya. Pendidikan adalah bekerja keras untuk mengembangkan karakter, pikiran dan tubuh anak-anak untuk mempromosikan kesempurnaan hidup, yaitu membiarkan anak-anak hidup selaras dengan alam dan masyarakat. Perbedaan pemahaman tersebut disebabkan oleh perbedaan sudut pandang dan kecenderungan ilmiah. Dalam kajian eksistensi sistem pendidikan islam dalam implementasi pemanfaatan teknologi informasi pada era 4. 0 ini . akan melibatkan 30 data melalui teknik sampling berupa wawancara menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui media sosial seperti WhatsApp. Instagram. Facebook, dan Twitter. Penelitian ini akan menggunakan metode perhitungan dengan menggunakan perhitungan Slovin, dimana ketentuan untuk data populasi berjumlah 30 orang dengan margin of error yang ditetapkan sebesar 1% atau 0,01. Karakteristik data yang digunakan berdasarkan pengisian angket yang diisi oleh mahasiswa dari perguruan tinggi islam. ycA . yceA) . 30 ycu 0,05A) . 30 ycu 0,0. n = 27. 906 dibulatkan menjadi 28 Dari perhitungan Slovin di atas dapat dianalisa secara aman bahwa dari 30 orang terdapat 28 orang yang menjadi tolak ukur sampel data minimal yang digunakan dalam penelitian sistem pendidikan islam dalam implementasi pemanfaatan teknologi informasi pada era 4. Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - HASIL DAN PEMBAHASAN Tujuan Pendidikan Islam Pandangan Pendidikan Islam Dalam Pendidikan Islam, setidaknya terdapat dua makna dalam impelmentasi terminologinya. Pertama, pastinya yang membahas mengenai pendidikan dalam Islam, kedua pendidikan dalam sudut pandang Islam. Pada terminologi pertama pembahasan mengenai pendidikan dalam Islam menempatkan sebagai subjec matter, kemudian pada istilah kedua akan memposisikan Pendidikan Islam dalam pendidikan Islam. Dalam hasil kajian eksistensi sistem pendidikan islam dalam implementasi pemanfaatan teknologi informasi pada era 4. 0 ini yang melibatkan 30 data melalui teknik sampling berupa wawancara menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui media sosial seperti WhatsApp. Instagram. Facebook, dan Twitter dengan menggunakan metode perhitungan Slovin, dimana dari keseluruhan data populasi berjumlah 30 ditetapkan sebesar 1% atau 0,01. Karakteristik data yang digunakan berdasarkan pengisian angket yang diisi oleh mahasiswa dari perguruan tinggi islam. Proses perubahan sistem pembelajaran Pendidikan Islam terasa dan begitu nyata baik dari sisi pengajar maupun pendidik. Proses rangkaian pengembangan dari sisi jasmani, akal, bahasa, tingkah laku, dan kehidupan sosial keagamaan yang diarahkan pada kebaikan menuju kesempurnaan pada pendidikan Islam. Selain itu pendidikan Islam sendiri merupakan upaya dalam perubahan tingkah laku dari setiap individu dalam setiap aspek kehidupan baik pribadi, masyarakat dan kehidupan di alam sekitarnya. Dalam kehidupan sehari-hari sendiri, dapat dikatakan bahwa pendidikan Islam lebih akrab dalam pemahaman yang pertama. Hal ini berdampak pada implementasi pendidikan Islam yang cenderung mengulas banyak materi. , proses penyampaian guru, juga kurikulum yang berlaku. Dengan semua yang terjadi, masyarakat cenderung lebih mengenal pengertian pertama yaitu pendidikan dalam Islam. Dengan demikian terdapat proses penukaran nilai-nilai Islam (Transfer of Islamic value. pada dua generasi yaitu generasi lama. Dalam pengertian konsep kedua yaitu pendidikan dalam sudut pandang Islam. menempatkan serangkaian kejadian dimana tidak adanya pandangan Islam sebagai Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - serangkaian nilai yang ada. , menyisihkan salah satu langkah membentuk kapasitas unggul dalam kehidupan. Dengan kata lain Islam mempunyai konsep-konsep tentang pendidikan. Islam tidak lagi menjadi mata pelajaran yang harus diajarkan pada peserta didik, melainkan Islam lebih merupakan jiwa dari pendidikan itu sendiri. Tujuan Pendidikan Islam Peningkatan pemahaman, keimanan juga pengalaman peserta didik menjadi salah satu tujuan dalam pengembangan pendidikan Islam. Dengan tujuan yang jelas terdapat 4 lingkup kegiatan pembelajaran yang bisa ditingkatkan meliputi: Gambar 1. Lingkup peningkatan kegiatan pembelajaran Lingkup keagamaan siswa yang sesuai dengan ajaran yang berlaku. Lingkup pemahaman . peserta didik terhadap ajaran agama Islam. Lingkup penghayatan peserta didik dalam menjalankan ajaran islam. Lingkup pengalamannya, diharapkan dalam lingkup ini peserta didik dapat meningkatkan keinginan pada peserta didik dalam menjaga ajaran agama yang ada. Sehubung dengan empat lingkup tujuan yang ada, pendidikan Islam tidak hanya fokus dalam keagamaan. Dalam pengembangan ilmu pendidikan Islam menghadirkan ruh ilmiah . cientific spiri. juga menumbuhkan keingintahuan . menjadi hal yang patut untuk Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - dilakukan. Selain itu pengajar juga harus profesional dalam menyediakan pelajaran menyiapkan pelajaran, hal ini dilakukan agar anak didik dapat menguasai keahlian tertentu untuk bisa diterapkan dan dimanfaatkan dalam kehidupan. Evolusi Pendidikan Islam 4. Digital Technology memperlihatkan evolus dimana terdapat 52,6 juta jenis karir yang lenyap dalam lima . tahun ke depan. Hal ini menunjukan pentingnya peningkatan kompetensi keahlian agar memiliki kualitas kompetisi . ompetitive advantag. Selain keahlian, memperbaiki sikap juga sangat diperlukan . ehavioral attitud. Revolusi industri 4. 0 membawa efek cukup besar. Berdasarkan apa yang telah terjadi, diperlukan reformasi dalam pendidikan Islam. Diperlukan peningkatan eksistensi sistem pembelajaran, sekaligus untuk lebih mengevaluasi sistem pendidikan Islam. Memasuki era baru, pendidikan Islam harus lebih peka terhadap gejala-gejala perubahan sosial di masyarakat. Pendidikan Islam harus memperkuat eksistensinya. Menekankan metode dan sistem lama dan menjauhkan diri dari perkembangan dunia akan memperburuk pendidikan Islam. Oleh karena itu, ada tiga hal yang harus dikejar oleh pendidikan Islam, yaitu mengubah pola pikir lama yang terikat oleh aturan birokrasi, menjadi pola pikir alternatif yang menekankan pada cara berbisnis. Guru juga harus menggerakkan diri untuk mampu berinovasi sesuai tuntutan era 4. Selain itu, pendidikan Islam juga harus membentuk kembali atau menciptakan semua aspeknya agar tetap relevan dengan kebutuhan dan berubah sesuai konteks. KESIMPULAN Perubahan terus terjadi, pergeseran sistem yang terus berinovasi kian berkembang dalam berbagai bidang, tanpa terkecuali pada pendidikan islam. Perubahan sosial tentunya menjadi tantangan tersendiri dalam perkembangan pendidikan islam. Pendidikan islam memiliki tujuan dalam AuPeningkatan pemahaman, keimanan juga pengalamanAy peserta didik. pendidikan islam tidak hanya fokus dalam keagamaan, tidak hanya fokus pada keduniawian Keseimbangan di dapati dalam Pendidikan Islam. Dengan demikian sistem pendidikan islam dapat mempertahankan eksistensinya dalam keterbukaan menerima perubahan pada era disrupsi. Mempertahankan sistem yang kuno juga menghindari evolusi yang ada, dapat menempatkan pendidikan islam dalam posisi bawah dan tertinggal. Karenanya, ditemukan 3 . point yang patut diperjuangkan, yaitu merubah mindset disruptif . isruptive mindse. juga memprioritaskan tahapan-tahapan korporatif. Mengimplementasikan self-driving untuk mengembangkan inovasi dalam era 4. Menerapkan reshape or create pada Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah. Teknologi dan Sosial (Al-Waarit. Vol. 1 No. 1 Oktober 2021 p-ISSN:e-ISSN - aspek-aspek agar bisa terkoneksi dalam era disrupsi. DAFTAR PUSTAKA