p-ISSN 2302-0970 e-ISSN 2723-0201 STRATEGI PEMERINTAH TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DI UPT RSUD ARIFIN NUAoMANG RAPPANG SELAMA MASA PANDEMI COVID 19 Anisyah Syukri, . Sapri, . Andi Uceng . , . , . Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang anisyahsyukrii43182081@gmail. com, . sapritajuddin272@yahoo. id, . andiuceng@yahoo. Abstrak Selama masa pandemi covid 19 segala bentuk layanan mengalami keterbatasan, salah satunya di UPT RSUD Arifin NuAomang Kabupaten Sidenreng Rappang. Karena adanya pandemi covid 19, pihak rumah sakit mengeluarkan inovasi-inovasi namun belum diterapkan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemerintah terhadap peningkatan kualitas pelayanan di UPT RSUD Arifin NuAomang Kabupaten Sidenreng Rappang selama masa pandemi covid 19. Adapun tipe penelitian ini adalah asosiatif kuantitatif. Hasil penelitian ini diperoleh rekapitulasi variabel strategi sebesar 64,7% berada pada kategori AuBaikAy. Rekapitulasi variabel kualitas pelayanan sebesar 57% berada pada kategori AuCukup BaikAy. Rekapitulasi indikator faktor-faktor yang mempengaruhi strategi kualitas pelayanan sebesar 61,2% berada pada kategori AuBaikAy, dan pengaruh antara strategi dan kualitas pelayanan di UPT RSUD Arifin NuAomang Kabupaten Sidenreng Rappang selama masa pandemi covid 19 dikategorikan AuBerpengaruh/Signifikan. Kata Kunci: Strategi. Kualitas Pelayanan Abstract During the COVID-19 pandemic, all forms of service experienced limitations, one of which was at the UPT RSUD Arifin Nu'mang. Sidenreng Rappang Regency. Due to the COVID-19 pandemic, the hospital issued innovations but they have not been implemented properly. The purpose of this study was to determine the government's strategy to improve service quality at UPT RSUD Arifin Nu'mang. Sidenreng Rappang Regency during the covid 19 pandemic. The type of this research was quantitative associative. The results of this study obtained a recapitulation of strategy variables of 7% in the "Good" category. Recapitulation of service quality variables by 57% is in the "Good enough" category. The recapitulation of the indicators of factors that influence the service quality strategy of 61. 2% is in the "Good" category, and the influence between strategy and service quality at UPT RSUD Arifin Nu'mang. Sidenreng Rappang Regency during the covid 19 pandemic is categorized as "Influential/Significant" . Keywords: Strategy and Service Quality JIA | Volume 10 | Nomor 3 | Edisi Desember 2022 p-ISSN 2302-0970 e-ISSN 2723-0201 PENDAHULUAN Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik pasal 1, pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan perundangundangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Pelayanan publik merupakan suatu usaha yang dilakukan kelompok atau seseorang birokrasi untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dalam rangka mencapai suatu tujuan tertentu. Corona Virus Disease 2019 (COVID . adalah penyakit yang menjadi masalah besar diseluruh negara. Virus ini awalnya muncul di Kota Wuhan Tiongkok tanggal 31 Desember Virus ini tersebar melalui percikan pernapasan saat batuk, bersin, dan kadang melalui pernapasan normal. Selain itu juga tersebar saat menyentuh benda dan kemudian menyentuh wajah seseorang. Virus ini terus menyebar diseluruh negara termasuk juga negara Indonesia. Untuk mengantisipasi merebeknya virus tersebut, pemerintah Indonesia membentuk 132 rumah sakit rujukan . ang sebelumnya 100 RS). Pandemi mempengaruhi semua layanan publik di Indonesia. seperti layanan di perkantoran, bandara, pelabuhan, rumah sakit, bahkan sekolah-sekolah dan perkuliahan ditutup dan dilakukan secara daring. Segala bentuk layanan mengalami keterbatasan, termasuk pelayanan di UPT RSUD Arifin NuAomang Kabupaten Sidenreng Rappang. Untuk mencegah tersebarnya virus covid 19, petugas rumah sakit memberikan beberapa aturan seperti membatasi jumlah penjaga terkontaminasi virus covid 19 dengan pasien penyakit lainnya, dan membatasi jumlah Namun saat ini, masih dalam situasi pandemi covid 19, pihak rumah sakit tidak lagi menerapkan aturan tersebut. Ruangan isolasi dihilangkan, para pengunjung bebas masuk, dan tidak diwajibkan menggunakan masker. Untuk itu pihak aparatur perlu merancang kembali strategi agar dapat meningkatkan kualitas dalam memberikan layanan kepada publik dengan baik. Hitt et al. (Susiyanto, 2. , strategi adalah set yang dikoordinasi lewat komitmen dan tindakan untuk meraih Menurut Dirgantoro, strategi merupakan cara suatu lembaga untuk mengidentifikasi kondisi saat keuntungan untuk meraih tujuan yang David F. R (Dewi et al. , 2. indikator strategi meliputi. Perumusan Strategi. Pelaksanaan Strategi. Evaluasi Strategi. Ukuran yang berhasil diraih untuk memenuhi suatu persyaratan. Menurut Moenir (Sapri. Hermansyah & Angreani, 2. pelayanan umum adalah kegiatan yang dilakukan sekelompok orang melalui sistem, prosedur, untuk memenuhi kebutuhan orang Pelayanan publik adalah dasar dari eksistensi birokrasi pemerintah. Kualitas merupakan kata yang bersifat abstrak, kualitas dapat digunakan untuk menilai dan menentukan tingkat untuk menyesuaikan hal yang memiliki persyaratan khusus. Tjiptono dan Chandra (Sukmawati, 2. kualitas pelayanan menunjukkan perbedaan antara peIanngan. Parasuraman Realibilitas. Daya Tanggap. Jaminan. Empati, dan Bukti Fisik. METODE PENELITIAN Penelitian adaIah kuantitatif dengan dua variabel. Populasi dari penelitian ini yaitu pasien yang terdaftar sebagai pasien rawat inap di UPT RSUD Arifin NuAomang Kabupaten Sidenreng Rappang 813, dan dengan menggunakan teknik random sampling, adalah mengambil anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak dengan menggunakan rumus slovin dengan taraf kesalahan 10% yaitu sebanyak 95 orang. (Ananda Rizki Aulia, 2. penelitian deskriptif adalah menggambarkan data yang telah dikumpuIkan sebagaimana adanya tanpa membuat kesimpulan yang berIaku umum, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian kuantitatif menurut (Ahmad & Development, 2. adalah definisi tentang pengukuran dari data statistik objektif meIaIui perhitungan secara iImiah dari sampeI yang diminta jawabannya. Yang berupaya menguji teori serta menggambarkan secara peningkatan kualitas pelayanan di UPT RSUD Arifin NuAomang Kabupaten Sidenreng Rappang seIama masa pandemi covid 19. JIA | Volume 10 | Nomor 3 | Edisi Desember 2022 p-ISSN 2302-0970 e-ISSN 2723-0201 Adapun sumber data yang digunakan untuk mendapatkan data atau informasi dalam penelitian ini yaitu Observasi. Studi Kepustakaan, dan Kuesioner. Teknik analisis dengan bantuan program SPSS, adapun hasil analisinya yaitu instrumen skala pengukuran, uji kualitas data . aliditas dan reliabilita. , uji asumsi klasik, regresi linear, dan pengujian hipotesis. Analisis mengkorelasikan masing-masing skor item dengan skor total. Skor totaI adalah jumIah keseIuruhan item. Item pernyataan yang berkoreIasi signifikan dengan skor totaI memberikan dukungan daIam mengungkap apa yang ingn diungkap y Valid. Jika r hitung Ou r tabel . ji 2 sisi dengan sig. maka item-item berkolerasi siginifikan terhadap skor total . inyatakan Vali. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang diIakukan diIapangan, adapun hasil peneIitian dari oIahan SPSS sebagai berikut Tabel 1 Rekapitulasi indikator strategi Indikator Strategi Persentase Perumusan strategi Pelaksanaan Evaluasi strategi Jumlah Rata-rata persentase 194/3 = 64,7% Daya Jaminan Kecepatan Sikap Empati Sikap terhadap pasien khusus Bukti fisik Kursi Tempat tidur Jumlah Rata-rata persentase 399/7 = 57% Sumber data : Hasil olah data kuesioner. Mei 2022 Rekapitulasi pelayanan, adapun pesentase indikator kualitas pelayanan pada reliabilitas adalah 57%, indikator kualitas pelayanan pada daya tanggap adalah 50%, indikator kualitas pelayanan pada jaminan adalah 63%, indikator kualitas pelayanan pada empati adalah 56%, indikator kualitas pelayanan pada bukti fisik seperti kursi pengunjung adalah 55%, bukti fisik seperti tempat tidur pasien adalah 66%, dan bukti fisik seperti wc adalah 52%. Jika dilihat tabel diatas rekapitulasi indikator kualitas pelayanan, kualitas pelayanan dalam bentuk daya tanggap jauh lebih rendah yakni hanya sebesar 50% dibandingkan dengan indikator kualitas pelayanan dalam bentuk reliabilitas, jaminan, empati, dan bukti fisik. Maka didapatkan hasil rata-rata persentase yaitu Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pada indikator ini berada pada kategori AuKurang BaikAy. Sumber data : Hasil olah data kuesioner. Mei 2022 Rekapitulasi indikator strategi, adapun persentase indikator strategi pada perumusan masalah adalah 66%, persentase indikator strategi pada pelaksanaan strategi adalah 65%, dan indikator strategi pada evaluasi strategi adalah 63% dengan jumlah persentasi adalah 194%. Jika dilihat tabel diatas rekapitulasi indikator strategi, evaluasi strategi jauh lebih rendah yakni hanya sebesar 63% dibandingkan dengan perumusan strategi dan pelaksanaan strategi. Maka didapatkan hasil rata-rata persentase yaitu 64,7%. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pada indikator strategi berada pada kategori AuBaikAy. Tabel 2 Rekapitulasi indikator kualitas Indikator Kualitas Pelayanan Persentase Reliabilitas Kemampuan KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab IV, maka dapat disimpulkan bahwa : Nilai persentase dari indikator strategi pemerintah di UPT RSUD Arifin NuAomang Kabupaten Sidenreng Rappang selama masa Pandemi Covid 19 adalah 64,7% berada pada kategori baik. Nilai pelayanan di UPT RSUD Arifin NuAomang Kabupaten Sidenreng Rappang selama masa Pandemi Covid 19 adalah 57% Pengaruh Strategi Pemerintah dan Peningkatan Kualitas Pelayanan di UPT RSUD Arifin NuAomang Kabupaten Sidenreng Rappang selama masa Pandemi Covid 19 sebesar 28,2% dikategorikan AuBerpengaruh/SignifikanAy. JIA | Volume 10 | Nomor 3 | Edisi Desember 2022 p-ISSN 2302-0970 e-ISSN 2723-0201 Nilai persentase dari indikator faktorfaktor yang mempengaruhi strategi kualitas pelayanan di UPT RSUD Arifin NuAomang Kabupaten Sidenreng Rappang pada masa Pandemi Covid 19 adalah 61,2% berada pada kategori baik. REFERENSI