Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. PERANAN GENERASI Z DALAM PENERAPAN RESPONSIBLE TRAVELING UNTUK PARIWISATA BERKELANJUTAN Oleh Bayu Yudistia1. Endang Sri Wahyuni2. Muh. Ilham H3 1,2,3Politeknik Pariwisata Lombok Email: 1zzayn602@gmail. com, 2endang. wahyuni@ppl. id, 3Ilham@ppl. Abstract This research aims to find out the role of Generation Z in implementing responsible traveling for sustainable tourism. Generation Z is defined as individuals born between 1995 and 2012. This generation is environmentally conscious and has a high concern for social issues. This research uses a qualitative approach. Data collection was done by observation, interview, and Secondary data was obtained from various sources such as digital literacy and research journal reference sources. Primary data was obtained by semi-structured interviews with generation Z tourists and local communities who often conduct travel activities to explore the opinions and knowledge of informants about how generation Z's role in the application of responsible traveling for sustainable tourism. The result of the research is that generation Z have an important role in the application of responsible traveling for sustainable tourism. Generation Z has high knowledge and awareness of the importance of sustainable tourism. Generation Z is also active in various sustainable tourism activities, such as nature tourism, educational tourism, and cultural tourism. This research shows that Generation Z has an important influence on others in terms of the implementation of responsible traveling. Generation Z often promotes sustainable tourism to their friends, family and followers on social media. The results concluded that generation Z has an important role in the application of responsible traveling for sustainable Generation Z have important knowledge, awareness and influence to encourage more environmentally friendly and sustainable tourism. Keywords : Role. Generation Z. Responsible Traveling. Sustainable Tourism. Social Media PENDAHULUAN Pariwisata berkelanjutan kini menjadi isu penting dalam industri pariwisata. Pariwisata pariwisata yang diselenggarakan dengan lingkungan, sosial, dan ekonomi, baik di daerah tujuan wisata maupun masyarakat sekitarnya (UNWTO, 2. Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable Touris. ini suatu konsep yang penting, konsep pariwisata berkelanjutan ini mengembangkan suatu destinasi pariwisata. Hal ini mengkondisikan bahwa dibutuhkan kepedulian (Awarne. agar konsep penting tersebut berjalan dengan baik (Kreatif, 2. Pariwisata berkelanjutan meminimalkan dampak negatif dari kegiatan pariwisata dan meningkatkan manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan. Pentingnya pariwisata berkelanjutan juga ditekankan dalam target SDGs yang ke 8, 12, 14, dengan demikian, pariwisata berkelanjutan dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam mecapai tujuan pembangunan berkelanjutan, karena berperan dalam aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan. Salah satu berkelanjutan adalah dengan mendorong peran aktif wisatawan dalam penerapan responsible traveling atau wisata yang bertanggung jawab. Pariwisata bertanggung jawab (Responsible Travelin. adalah tentang menciptakan tempat lebih lebih baik bagi masyarakat untuk tinggal dan dikunjungi lebih banyak orang (Goodwin, a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a 2016 dalam Pribudi & Sugiarto, 2. Wisatawan membuat pilihan wisata yang menghormati budaya lokal, tidak merusak alam, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat (Goodwin, 2. Generasi Z . elahiran 1995 Ae 2. diperkirakan akan menjadi segmen wisatawan terbesar di masa mendatang. Berbeda dengan generasi sebelumnya, generasi Z dikenal memiliki kesadaran lingkungan dan sosial yang tinggi, serta peduli terhadap isu berkelanjutan (Francis & Hoefel, 2. Oleh karena itu, generasi Z berpotensi menjadi agen perubahan untuk mendorong penerapan mendukung pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana peran generasi Z dalam menerapkan responsible traveling, faktorfaktor yang mempengaruhi, serta tantangan dan hambatan yang dihadapi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membawa wawasan untuk pengemban kebijakan dan strategi melibatkan generasi Z dalam upaya pariwisata berkelanjutan di masa depan. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. pendekatan kualitatif merupakan pendekatan penelitian yang bertujuan untuk mengungkap dan memahami fenomena secara rinci dan berfokus kepada pengamatan yang mendalam. Beberapa tahapan dalam pengumpulan data penelitian. Tahap pertama, pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan pengumpulan data sekunder dari berbagai sumber seperti literasi digital dan sumber jurnal penelitian. Tahap kedua, pengumpulan data dengan wawancara semi terstruktur kepada 10 orang informan atau narasumber yang terdiri dari generasi Z yang aktif dalam berwisata dan komunitaskomunitas lokal yang sering melakukan perjalanan wisata untuk mengeskplorasi pendapat dan pengetahuan informan tentang bagaimana peran dari generasi Z dalam menerapkan responsible traveling untuk pariwisata berkelanjutan. Tahap ketiga, data sekunder disajikan dalam deskriptif dan Tahap keempat, seluruh data kemudian didiskusikan dan disimpulkan untuk temuan, nilai, dan kontribusi penelitian. Data dikumpulkan melalui triangulasi untuk memperkaya data deskriptif, dan seluruh data di analisis mengunakan pendekatan induktif (Abubakar, 2. Deskriptif kualitatif termasuk dalam kategori penelitian kualitatif. jenis penelitian ini melibatkan individu atau sekelompok orang untuk menceritakan pengalaman mereka dalam menerapkan responsible traveling untuk pariwisata HASIL & PEMBAHASAN Generasi Z merupakan generasi yang lahir antara tahun 1995 dan 2012. Generasi ini dikenal dengan karakteristiknya yang sadar akan lingkungan, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Generasi Z juga merupakan generasi yang paling banyak berpegian dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yaitu generasi milenial. Generasi Z memiliki peran penting dalam penerapan responsible traveling untuk pariwisata berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara, antara . Memilih destinasi wisata yang Generasi Z dapat memilih destinasi wisata yang menerapkan prinsipprinsip pariwisata berkelanjutan, seperti yang terakreditasi oleh Green Globe atau EarthCheck. Menggunakan transportasi yang ramah lingkungan Generasi mengunakan transportasi publik, seperti bersepeda, atau berjalan kaki pada saat berwisata. Meminimalkan sampah a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. Generasi Z meminimalkan sampah dan cenderung menerapkan responsible membawa botol minum sendiri, dan juga mengunakan tas kain. Kesadaran . Menghormati budaya lokal Generasi Z lebih sadar akan dampak Generasi Z menghormati budaya lokal negatif dari pariwisata yang tidak dengan berpakaian sopan, mempelajari bahasa lokal, dan menghindari tindakan yang dapat menyinggung responsible traveling. masyarakat setempat. Akses . Berbagi pengalaman dengan orang lain Generasi Z memiliki informasi dan Generasi Z berbagi pengalaman sumber daya tentang responsible responsible traveling mereka dengan traveling dan akan lebih cenderung orang lain melalui media sosial mereka menerapkan responsible traveling. atau mengunakan blog. Norma Sosial Generasi Z yang dikelilingi oleh orang-orang responsible traveling akan lebih responsible traveling. Pemerintah, industri pariwisata, dan organisasi non pemerintah dapat bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran generasi Z tentang bagaimana pentingnya pariwisata berkelanjutan dan untuk menyediakan informasi dan sumber daya yang mereka butuhkan untuk menerapkan responsible Gambar 1. Wawancara Ketua Himpunan Dengan bekerja sama, kita dapat Mahasiswa Pariwisata Indonesia Penelitian ini menunjukkan bahwa bertanggung jawab dan berkelanjutan untuk generasi Z memiliki kesadaran yang tinggi tentang generasi sekarang dan di masa yang akan pentingnya pariwisata berkelanjutan. Generasi Z memiliki kemauan untuk menerapkan responsible Generasi Z memiliki potensi besar untuk traveling dalam kehidupan mereka sehari-hari. Hal memainkan peran penting dalam penerapan ini menunjukkan bahwa generasi Z dapat menjadi responsible traveling untuk pariwisata agen perubahan yang penting dalam mendorong Dengan memilih destinasi pariwisata yang lebih bertanggung jawab dan wisata yang berkelanjutan, menggunakan Penelitian ini juga menunjukkan transportasi yang ramah lingkungan, bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat meminimalkan sampah, menghormati budaya mendorong generasi Z untuk menerapkan lokal, dan berbagi pengalaman dengan orang responsible traveling. Faktor faktor tersebut antara lain, generasi Z dapat membantu menciptakan pariwisata yang bertanggung jawab dan . Pendidikan Generasi Z memiliki pengetahuan yang lebih baik terkait dengan pariwisata a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a PENUTUP Kesimpulan Generasi Z memiliki kesadaran yang berkelanjutan dan memiliki kemauan untuk menerapkan responsible traveling dalam kehidupan sehari-hari. Faktor-faktor yang mendorong generasi Z untuk menerapkan responsible traveling adalah pendidikan, kesadaran, akses, dan norma sosial. Generasi Z memiliki potensi besar untuk memainkan peran penting dalam penerapan responsible traveling untuk pariwisata berkelanjutan, dengan cara memilih destinasi wisata yang berkelanjutan, menggunakan transportasi yang ramah lingkungan, meminimalkan sampah, menghormati budaya lokal, dan berbagi pengalaman dengan orang lain. Pemerintah, industri pariwisata, dan organisasi nonpemerintah dapat bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran generasi Z tentang pariwisata berkelanjutan dan menyediakan informasi dan sumber daya yang mereka Dengan bekerja sama, kita dapat bertanggung jawab dan berkelanjutan untuk generasi sekarang dan di masa yang akan DAFTAR PUSTAKA