Jurnal Menara Pengabdian Vol. No. Juni, 2026 Optimalisasi Pemasaran Produk Hilir Pertanian Melalui Pembuatan Profil dan Packing Produk Wedy Nasrul. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, wedy72nsrul@gmail. Teguh Haria Aditia Putra. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, teguhumsb@gmail. Selpa Dewi. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, selvadewi1109@gmail. Thorig Al Ichsan. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Abiel Alifi. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Ibrahim Garba. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Yola Eka Saputri. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Keywords: Mahasiswa berdampak, pasca bencana. Sungai Batang. Pemasaran Abstrak: Kabupaten Agam Propinsi Sumatera merupakan salah satu kabupaten yang mengalami bencana akibat curah hujan yang sangat tinggi pada bulan November dan Desember 2025 di Pulau Sumatera. Desa atau Nagari Sungai Batang merupakan salah satu desa terparah mengalaimi bencana berupa longsor . dan banjir. Berdasakan kondisi di atas masyarakat Nagari Sungai Batang berharap bisa kembali beraktifitas untuk memenuhi kebutuhan perekonomian mereka termasuk ibuk/ibuk rumah tangga. Melihat permasalahan dan keinginan masyarakat Nagari Sungai Batang terutama ibuk-ibuk maka dilakukan pendampingan produksi kacang tojin dan bawang goreng . roduk hili. siap konsumsi dengan bantuan alat-alat produksi yang baru. Pelaksanaan kegiatan berupa pengadaan alat produksi baru, pelatihan dan pendampingan. Mitra sasaran kegiatan adalah Kelompok Ummi Berkarya. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh 50 mahasiswa. Hasil kegiatan: . Pemberian alat-alat produksi dan pendampingan produksi olahan produk pertanian dalam bentuk makan/snack mencapai . Pelatihan dan pendampingan pembuatan packing dan pemasaran online produk yang dihasilkan pencapai 100%. Pendahuluan Kabupaten Agam Propinsi Sumatera merupakan salah satu kabupaten yang mengalami bencana akibat curah hujan yang sangat tinggi pada bulan November dan Desember 2025 di Pulau Sumatera. Desa atau Nagari Sungai Batang merupakan salah satu desa terparah mengalaimi bencana berupa longsor . dan banjir yang membawa material batu, lumpur dan kayu ke lahan pertanin dan pemukiman. Dampak dari longsor dan galodo 40 rumah hanyut, ratusan rusak berat dan ringan serta puluhan hektar lahan sawah, kebun dan pemukiman tertimbun material longsor dan banjir (Alfian Risfil. , 2. Nagari Sungai Batang memiliki luas 28,13 kilo meter persegi. Sebagian besar penduduk Nagari Sungai Batang bermata pencarian petani dan nelayan danau, karena Nagari Sungai Batang berasa di pinggir danau Maninjau (BPS, 2. Petani merupakan kelompok masyarakat yang paling merasakan dampak bencana tersebut. Selain Rumah mereka yang hilang dan hancur lahan p-ISSN: 2797-7617, e-ISSN: 2797-9571 | CC-BY SA Jurnal Menara Pengabdian Vol. No. Juni, 2026 sawan dan ladang mereka sedang berproduksi juga hancur, hanyut dan tertimbun material longsor dan banjir (Maulana, 2. Berdasakan kondisi di atas masyarakat Nagari Sungai Batang yang sebagian besar petani berharap bisa kembali beraktifitas untuk memenuhi kebutuhan perekonomian mereka. Masyarakat sangat membutuhkan peralatan dan sarana prasarana untuk mengolah kembali lahan mereka. Karna menunggu rehabilitasi lahan dan penanaman kembali tentu menunggu waktu yang lama setidaknya 3 sampai dengan 5 tahun baru menghasilkan. Sehingga ibuk/ibuk rumah tangga juga ingin terlibat membantu perekonomian rumah tangga secara cepat melalui usaha-usaha kecil. Ibuk-ibuk rumah tangga berkeinginan membuat usaha pengolahan produk hilir pertanian seperti produksi bawang goreng dan kacang goreng/tojin. Melihat permasalahan dan keinginan masyarakat Nagari Sungai Batang terutama ibuk-ibuk maka dilakukan pendampingan produksi kacang tojin dan bawang goreng . roduk hili. siap konsumsi dengan bantuan alat-alat produksi yang baru. Pelaksanaan dan Metode Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Jorong Kubu. Nagari Sungai Batang. Kecamatan Tanjung Raya. Kabupaten Agam. Propinsi Sumatera Barat. Mitra sasaran kegiatan adalah Kelompok Ummi Berkarya. Kelompok Ummi Berkarya adalah salah satu UMKM perempuan yang rumah dan peralatan produksi mereka rusak dan hancur karena bencana galodo dan Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh 50 . ima pulu. mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Fakultas Kehutanan. Berdasarkan permasalahan dan kesepakatan dengan mitra pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan adalah: Aspek produksi. Solusi penyelesaian masalah Kelompok Ummi Berkarya aspek produksi adalah pengadaan alat-alat produksi yang baru, pelatihan dan pendampingan memproduksi dengan alat-alat alat yang baru. Produksi berupa produk pertanian seperti kacang tojin dan bawang goreng . roduk hili. siap konsumsi. Aspek pemasaran. Solusi penyelesaian masalah Kelompok Ummi Berkarya aspek pemasaran adalah pelatihan dan pendampingan pemasaran dan promosi produk secara online. Sehingga produk mereka tidak hanya dijual dan dikenal di pasar desa tapi juga ke luar daerah dan propinsi bahkan luar negeri nantinya. Produk juga perlu dibungkus/packing secara baik dan memiliki profil/merk yang jalas dan menarik. Metode pelatihan dan pendampingan meliputi (Arifudin, 2020. Nasrul et al. , 2023, 2024. Santi & Guntarayana, 2. Persiapan dan sosialisasi tentang aspek produksi dan pemasaran serta promosi secara online produk Pelatihan aspek produksi dan pemasaran serta promosi secara online produk. Penerapan aspek produksi dan pemasaran serta promosi secara online produk . Pendampingan dan evaluasi solusi aspek produksi dan pemasaran serta promosi secara online produk. Rencana tindak lanjut pengembangan aspek produksi dan pemasaran serta promosi p-ISSN: 2797-7617, e-ISSN: 2797-9571 | CC-BY SA Jurnal Menara Pengabdian Vol. No. Juni, 2026 secara online produk. Gambar 1. Proses produksi dengan alat-alat baru Hasil dan Pembahasan Hasil pelaksanaan kegiatan produksi berjalan lancer dan terlaksana 100%. Kegiatan produksi dimulai dari pengadaan alat-alat produksi baru, ujicoba alat-alat produksi dan melakukan proses produksi. Untuk lebih jelas alat-alat produksi yang dibeli dan proses produksi yang dilakukan dapat dilihat pada table berikut. Tabel 1. Hasil pelaksanaan kegiatan produksi Uraian/luaran kegiatan, target Pengadaan alat-alat produksi: Kompor gas Kuali penggoreng Spiner/penyaring minyak Vakum & press packing plastic Bahan baku produksi Uji coba produksi Kacang tojin Bawang goreng Keterlibatan mahasiswa meliputi pembelian alat-alat, pemasangan alat dan uji coba alat produksi Capaian >100% Hasil kegiatan pemasaran juga berjalan lancer mencapai 100%. Kegiatan terdiri da pembuatan stiker/merk produk, profil produk dan packing yang rapi dan Seterusnya produk dipromosikan secara online melali media social. Untuk lebih jelasknya uraian kegiatan dapat dilihat pada table berikut. Tabel 2. Hasil pelaksanaan kegiatan pemasaran Uraian/luaran kegiatan, target Pembuatan sticker merek - Kacang tojin - Bawang goreng Pembuatan packing Packing platik dan merk 50 gram Packing platik dan merk 100 gram Packing platik dan merk 150 gram Promosi online Facebook Instagram Capaian p-ISSN: 2797-7617, e-ISSN: 2797-9571 | CC-BY SA Jurnal Menara Pengabdian Vol. No. Juni, 2026 Keterlibatan mahasiswa meliputi pembuatan stiker/merk, pembuatan packing, pembuatan foto, video dan promosi Gambar 2. Packing dan Promosi produk oleh mahasiswa Penutup Pemberian alat-alat produksi dan pendampingan produksi olahan produk pertanian dalam bentuk makan/snack mencapai 100% Pelatihan dan pendampingan pembuatan packing dan pemasaran online produk yang dihasilkan pencapai 100% Ucapan Terimakasih Ucapan terimakasih kepada Pemerintahan Nagari Sungai Batang. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang telah membantu dan menfasilitasi kegiatan ini. Ucapan terimakasih kepada Penutup berisi simpulan dan saran yang masing-masing ditulis sebagai sub judul. Ucapan terimakasih kepada Dirjen Riser dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia yang mendanai kegiatan ini melalui Program Mahasiswa Berdampak tahun 2026. References