Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis 5. : 1-8 https://jurnal. net/index. php/jikab doi: https://doi. org/10. 53088/jikab. ISSN: 2962-2433 Pengaruh Besaran Bantuan Sosial. Alur Bantuan Sosial. Dan Sasaran Bantuan Sosial Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Karanganyar Tahun 2023 Guntur Sawunggaling1*. Yuwita Ariessa Pravasanti2. Hasan MaAoruf3 Fakultas Ekonomi Bisnis. Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia. Sukoharjo. Indonesia Alamat Email: gunturgaling03@gmail. com1*, yuwita. pravasanti@gmail. com2, hasan. aas@gmail. Sitasi Artikel: Sawunggaling. Pravasanti. , & MaAoruf. Pengaruh Besaran Bantuan Sosial. Alur Bantuan Sosial. Dan Sasaran Bantuan Sosial Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Karanganyar Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis, 5. https://doi. org/10. 53088/jikab. Abstract: This research aims to analyze the influence of the amount of social assistance, the flow of social assistance, and the targets of social assistance in the Family Hope Program (PKH) on the welfare of the community in Karanganyar Regency in 2023. PKH is a conditional social protection program from the government aimed at improving the quality of life of poor families through access to education, health, and social welfare This study uses a quantitative approach with survey and questionnaire methods involving 138 respondents who are Beneficiary Families (KPM) of PKH. The data analysis techniques used include validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis. The research results indicate that both partially and simultaneously, the variables of assistance amount, assistance flow, and assistance targets significantly influence community welfare. These findings indicate that the success of the PKH program is greatly influenced by the accuracy of the amount of aid, the smoothness and transparency of the distribution process, as well as the accuracy in determining the target This research provides recommendations for local governments to improve the accuracy of recipient data, the effectiveness of distribution, and ongoing evaluation to maximize the social impact of aid Keywords: aid flow, amount of aid, community welfare, family hope program, social assistance, target assistance. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh besaran bantuan sosial, alur bantuan sosial, dan sasaran bantuan sosial dalam Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karanganyar pada tahun 2023. PKH merupakan program perlindungan sosial bersyarat dari pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan kuesioner kepada 138 responden yang merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, variabel besaran bantuan, alur bantuan, dan sasaran bantuan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan program PKH sangat dipengaruhi oleh ketepatan jumlah bantuan, kelancaran dan transparansi proses penyaluran, serta akurasi dalam penetapan sasaran penerima. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan akurasi data penerima, efektivitas distribusi, dan evaluasi berkelanjutan guna memaksimalkan dampak sosial program bantuan. Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Sawunggaling. Pravasanti. , & MaAoruf. , . Pengaruh Besaran Bantuan Sosial. Alur Bantuan Sosial. Dan Sasaran Bantuan Sosial Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Karanganyar Tahun 2023. Kata Kunci: alur bantuan, bantuan sosial, besaran bantuan, kesejahteraan masyarakat, program keluarga harapan, sasaran bantuan. Pendahuluan Latar belakang penelitian ini berfokus pada isu kesejahteraan masyarakat di Indonesia, di mana banyak penduduk masih hidup di bawah garis Program Keluarga Harapan (PKH) diperkenalkan sebagai inisiatif pemerintah untuk mendukung keluarga miskin melalui bantuan sosial bersyarat, dengan harapan meningkatkan akses mereka terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Namun, meskipun program ini dirancang untuk membantu, masih terdapat tantangan dalam distribusi bantuan yang tepat dan efektif, serta dalam memastikan bahwa bantuan benar-benar Tinjauan beberapa penelitian sebelumnya, seperti yang dilakukan oleh Djako et al. , . menunjukkan kesejahteraan rumah tangga, sementara Nasrullah & Annisa . menekankan bahwa efektivitas bantuan tidak hanya tergantung pada besaran nominal, tetapi juga pada alur distribusi dan ketepatan sasaran. Alur penyaluran bantuan sosial yang baik dan transparan sangat penting untuk memastikan bantuan sampai kepada penerima yang tepat. Hakim penyaluran yang terstruktur berpengaruh positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, dilakukan oleh Nurafni . , menunjukkan bahwa meskipun alur penyaluran berjalan baik, hal ini tidak selalu berdampak signifikan jika jumlah bantuan tidak memadai. Ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial merupakan faktor kunci dalam keberhasilan program PKH. Fajriati . menegaskan bahwa sasaran yang tepat berkontribusi nyata terhadap Sujastiawan . menemukan bahwa sasaran yang tidak tepat dapat mengurangi efektivitas dalam distribusi bantuan. Hal ini menunjukkan bahwa tidak hanya besaran bantuan yang penting, tetapi juga cara penyalurannya dan ketepatan sasaran penerima yang berpengaruh besar terhadap keberhasilan program. Alasan diadakannya penelitian ini adalah untuk menggali lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas Program Keluarga Harapan di Kabupaten Karanganyar. Dengan kesenjangan dalam distribusi bantuan, penting untuk memahami bagaimana ketiga variabelAi besaran bantuan, alur distribusi, dan sasaranAi berinteraksi dan mempengaruhi kesejahteraan Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih jelas tentang pengambilan keputusan kebijakan. Pertanyaan tujuan dari penelitian ini adalah: Apakah besaran bantuan sosial, alur bantuan, dan sasaran penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) secara signifikan mempengaruhi Kabupaten Karanganyar? Dengan menjawab pertanyaan ini, penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi berbasis data bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas program kesejahteraan masyarakat. Tinjauan Teoritis Kerangka berfokus pada interaksi antara besaran bantuan sosial, alur penyaluran, dan sasaran penerima dalam Program Keluarga Harapan (PKH) serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 1-8. Teori pembangunan sosial menekankan bahwa berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan kesejahteraan masyarakat tidak hanya ditentukan masyarakat Kabupaten Karanganyar. oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh akses H3: Sasaran penerima bantuan Program terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan Keluarga Harapan (PKH) berpengaruh signifikan Program bantuan sosial, terutama PKH, terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten dirancang untuk memenuhi kebutuhan ini dengan Karanganyar. memberikan dukungan finansial kepada rumah tangga miskin. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa Metode Penelitian Penelitian besaran bantuan sosial memiliki dampak signifikan kuantitatif dengan desain survei yang bertujuan terhadap kesejahteraan. Menurut Djako et al. untuk menganalisis pengaruh besaran bantuan . , sosial, alur penyaluran, dan sasaran penerima Program Keluarga Harapan (PKH) berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan dasar. terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Namun, alur distribusi yang tidak efisien dapat Karanganyar. Desain mengurangi efektivitas bantuan. Hakim . terstruktur, sehingga hasil yang diperoleh dapat terstruktur dan transparan sangat penting untuk memastikan bantuan sampai kepada penerima temuan yang objektif dan dapat diandalkan. Dengan pendekatan kuantitatif, peneliti dapat PKH mengukur hubungan antar variabel dengan lebih bergantung pada besaran bantuan, tetapi juga pada tepat dan menghasilkan rekomendasi yang efektivitas proses penyaluran. berbasis data. Hal Ketepatan sasaran penerima juga menjadi faktor Objek penelitian ini berfokus pada masyarakat kunci dalam menentukan keberhasilan program. Kabupaten Penelitian oleh Fajriati . menunjukkan bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program sasaran yang tepat memastikan bantuan diberikan Keluarga Harapan. Populasi yang diteliti terdiri kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan, 727 KPM yang terdaftar dalam Data yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada tahun Sebaliknya, jika sasaran tidak tepat. Dari populasi tersebut, sebanyak 138 bantuan dapat diberikan kepada yang tidak layak, responden dipilih sebagai sampel penelitian Karanganyar Penelitian ini berupaya mengisi gap Teknik ini memungkinkan peneliti dalam literatur dengan menganalisis bagaimana untuk memilih responden berdasarkan kriteria ketiga variabel ini besaran bantuan, alur, dan tertentu, seperti terdaftar sebagai penerima PKH dan tidak termasuk dalam kategori pegawai negeri atau aparat pemerintah, sehingga hasil kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan tinjauan teoritis ini, hipotesis yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah sebagai penelitian dapat lebih relevan dan tepat sasaran. Data melalui dua metode utama. Pertama, kuesioner H1: Besaran bantuan sosial Program Keluarga yang terdiri dari pertanyaan tertulis akan Harapan (PKH) berpengaruh signifikan terhadap disebarkan kepada responden untuk memperoleh kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karanganyar. informasi mengenai pendapat dan pengalaman H2: Alur mereka terkait besaran bantuan, alur penyaluran, dan sasaran bantuan sosial. Kuesioner ini Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Sawunggaling. Pravasanti. , & MaAoruf. , . Pengaruh Besaran Bantuan Sosial. Alur Bantuan Sosial. Dan Sasaran Bantuan Sosial Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Karanganyar Tahun 2023. menggunakan skala Likert untuk mengukur sikap untuk menjawab pertanyaan penelitian dan responden terhadap setiap pernyataan. Kedua, data membahas implikasi dari temuan yang diperoleh. sekunder juga diambil dari dokumen resmi yang terkait, seperti laporan DTKS dan data pengeluaran bantuan sosial dari pemerintah daerah. Metode Hasil Penelitian Penelitian ini melibatkan 138 responden yang terdiri dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengenai kondisi yang diteliti. Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Dalam penelitian ini, terdapat beberapa variabel Hasil dan Pembahasan Karanganyar. Data responden berdasarkan jenis Pertama, besaran bantuan sosial (X. adalah jumlah responden adalah laki-laki, yaitu sebanyak 90 nominal bantuan yang diterima oleh KPM, diukur orang . ,22%), sedangkan responden perempuan berdasarkan kategori bantuan seperti pendidikan, berjumlah 48 orang . ,78%). kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Kedua, alur (X. mekanisme penyaluran bantuan sosial, diukur berdasarkan transparansi dan efisiensi proses. Ketiga, sasaran penerima (X. mengacu pada ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan, diukur berdasarkan kriteria penerima yang tepat. Terakhir, kesejahteraan masyarakat (Y) adalah tingkat kesejahteraan yang dirasakan oleh KPM, diukur melalui aspek-aspek seperti taraf hidup, beban hidup, dan akses terhadap layanan dasar. Definisi yang jelas ini akan membantu dalam pengukuran dan analisis data. Teknik penelitian ini adalah regresi linier berganda, yang bertujuan untuk menentukan pengaruh variabel Tabel 1 Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah Responden Persentase 65,22% 34,78% Berdasarkan usia, responden terbagi dalam beberapa kelompok. Kelompok usia 30-40 tahun merupakan mayoritas dengan 55 orang . ,86%), diikuti oleh kelompok usia 40-50 tahun sebanyak 35 orang . ,36%). Tabel 2 Berdasarkan Umur Usia Responden Persentase 20-30 tahun 18,12% 30-40 tahun 39,86% 40-50 tahun 25,36% >50 tahun 16,67% Jumlah Sumber: Data sekunder diolah, 2024. variabel dependen, yaitu kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan pekerjaan dalam penelitian ini Sebelum melakukan analisis, uji validitas dan mayoritas adalah lainnya sebanyak 66 orang, reliabilitas akan dilakukan untuk memastikan Buruh sebanyak 36 orang, pekerja harian lepas bahwa instrumen penelitian memenuhi standar sebanyak 24 orang, dan petani 12 orang. yang ditetapkan. Selain itu, analisis asumsi klasik berganda, uji kelayakan model, uji t parsial dan uji koefisien determinasi R2 juga akan dilakukan untuk memastikan bahwa model regresi yang digunakan Hasil dari analisis ini akan diinterpretasikan Tabel 3 Berdasarkan Pekerjaan Pekerjaan Petani Harian Lepas Buruh Lainnya Jumlah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Responden Persentase 8,70% 17,39% 26,09% 47,83% Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 1-8. Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Y1. 0,05 0,716 0,6172 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Valid Berdasarkan data pada tabel di atas, seluruh item pertanyaan dinyatakan valid karena nilai r hitung dari masing-masing item melebihi nilai r tabel yang telah ditentukan. Tabel 4 Uji Validitas X1 Item Sign-a r hitung r tabel X1. 0,05 0,679 0,1672 X1. 0,05 0,813 0,1672 X1. 0,05 0,784 0,6172 X1. 0,05 0,598 0,6172 X1. 0,05 0,600 0,6172 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Ket. Valid Valid Valid Valid Valid Tabel 8 Uji Reliabilitas Variabel CronbachAos Alpha O,736 0,701 0,757 N of Ket. Reliabel Reliabel Reliabel item pertanyaan dinyatakan valid karena nilai r 0,811 Reliabel Sumber: Data sekunder diolah, 2024. hitung dari masing-masing item melebihi nilai r Berdasarkan hasil uji reliabilitas, seluruh Berdasarkan data pada tabel di atas, seluruh variabel dalam penelitian ini dinyatakan reliabel tabel yang telah ditentukan. karena memiliki nilai Cronbach's Alpha di atas Tabel 5 Uji Validitas X2 Item Sign-a r hitung r tabel X2. 0,05 0,639 0,1672 X2. 0,05 0,695 0,1672 X2. 0,05 0,784 0,6172 X2. 0,05 0,728 0,6172 X2. 0,05 0,616 0,6172 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Ket. Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan data pada tabel di atas, seluruh item pertanyaan dinyatakan valid karena nilai r hitung dari masing-masing item melebihi nilai r tabel yang telah ditentukan. Tabel 6 Uji Validitas X3 Item Sign-a r hitung r tabel X3. 0,05 0,759 0,1672 X3. 0,05 0,681 0,1672 X3. 0,05 0,717 0,6172 X3. 0,05 0,706 0,6172 X3. 0,05 0,703 0,6172 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Ket. Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan data pada tabel di atas, seluruh 0,60. tabel yang telah ditentukan. Tabel 7 Uji Validitas Y Item Y1. Y1. Y1. Y1. Sign-a 0,05 0,05 0,05 0,05 r hitung 0,702 0,826 0,824 0,706 r tabel 0,1672 0,1672 0,6172 0,6172 Ket. Valid Valid Valid Valid Besaran Bantuan Sosial memperoleh nilai 0,736. Alur Bantuan Sosial 0,701. Sasaran Penerima Bantuan Sosial PKH 0,757, dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Karanganyar 0,811. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan konsisten dan dapat masing-masing Tabel 9 Uji Normalitas Kolmogrof Smirnov Unstandardized Residual Test Statistic 0,050 Asymp. Sig. -taile. 0,200 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Berdasarkan hasil uji Kolmogorov-Smirnov, diperoleh nilai statistik sebesar 0,050 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,200. Karena nilai signifikansi tersebut lebih besar dari 0,05, maka berdistribusi normal. Tabel 10 Uji Multikolinearitas item pertanyaan dinyatakan valid karena nilai r hitung dari masing-masing item melebihi nilai r Variabel Model Tolerance VIF 0,859 1,164 0,889 1,125 0,800 1,250 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Berdasarkan seluruh variabel memiliki nilai tolerance > 0,10 dan VIF < 10, yaitu: besaran bantuan sosial . ,859. Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Sawunggaling. Pravasanti. , & MaAoruf. , . Pengaruh Besaran Bantuan Sosial. Alur Bantuan Sosial. Dan Sasaran Bantuan Sosial Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Karanganyar Tahun 2023. , alur bantuan sosial . ,889. , dan diperoleh persamaan Y = 6,298 0,260XCA 0,025XCC sasaran bantuan sosial . ,800. Hal ini 0,441XCE e. Persamaan ini menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa tidak terdapat masalah jika seluruh variabel independen bernilai nol, multikolinearitas dalam model regresi. Tabel 11 Uji Runs Test Test Value Case < Test Value Total Cases Number of Runs Asymp. -taile. Unstandardized Residual 0,08383 0,513 0,608 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Berdasarkan hasil uji runs test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,608. Nilai tersebut lebih besar Kabupaten Karanganyar sebesar 6,298. Setiap peningkatan satu unit pada variabel besaran (XCA) kesejahteraan masyarakat sebesar 0,260, alur bantuan sosial (XCC) sebesar 0,025, dan sasaran bantuan sosial (XCE) sebesar 0,441. Sebaliknya, penurunan pada masing-masing variabel tersebut akan berdampak menurunkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan nilai koefisiennya. Tabel 13 Uji Kelayakan Model dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Model residual dalam model regresi tidak mengalami Regresion Residual Total autokorelasi dan distribusinya dapat dianggap Sum of Square 300,764 715,649 1016,413 Mean Square 100,255 5,341 Sig 18,722 0,000 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Berdasarkan hasil uji F, diperoleh F hitung sebesar 18,772 yang lebih besar dari F tabel 2,670, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa variabel besaran bantuan sosial, alur bantuan sosial, dan sasaran penerima bantuan sosial PKH secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karanganyar, sehingga model regresi dinyatakan layak untuk diteliti. Tabel 14 Uji t Parsial Gambar 1 Uji Heterokedastisitas Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Model Sig (Constan. 2,770 0,006 3,156 0,002 0,276 4,669 0,000 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Berdasarkan grafik di atas, terlihat bahwa titiktitik tersebar secara acak baik di atas maupun di bawah nilai 0. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat gejala heteroskedastisitas dalam model Berdasarkan uji t dengan t tabel sebesar 1,977. Tabel 12 Uji Regresi Linier Berganda diketahui bahwa variabel besaran bantuan sosial Model Std Erorr (Constan. 6,298 2,274 0,260 0,082 0,025 0,090 0,411 0,084 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. (X. memiliki t hitung 3,156 dan signifikansi 0,002 Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda, 0,781 0,05, signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karanganyar. Variabel alur bantuan sosial (X. memiliki t hitung 0,278 dan signifikansi Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. 0,05, Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 1-8. Sementara itu, variabel sasaran bantuan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan PKH (X. memiliki t hitung 4,869 dan signifikansi kesejahteraan masyarakat. 0,000 < 0,05, menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Tabel 15 Uji Koefisien Determinasi R Model R Square Adjusted R Square O,544 0,296 0,280 Sumber: Data sekunder diolah, 2024. Di sisi lain, alur penyaluran bantuan sosial Std Error Estimate 2,311 t-hitung 0,278 signifikansi 0,781. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun alur distribusi memiliki peranan penting dalam proses penyaluran, masyarakat lebih merasakan dampak dari besaran bantuan Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa distribusi itu sendiri. Penelitian oleh Nasrullah Adjusted R Squre adalah 0,280 / 28%. Angka dan Annisa . juga mencatat bahwa alur tersebut berarti Besaran Bantuan Sosial. Alur penyaluran yang tidak efisien dapat mengurangi Bantuan Sosial, dan Sasaran Penerima Bantuan efektivitas bantuan, dan banyak penerima yang sosial PKH berpengaruh terhadap Kesejahteraan tidak memahami prosedur penyaluran, sehingga Masyarakat menghambat pencairan bantuan. Kabupaten Karanganyar sedangkan sisanya . % - 28% = 72 %) dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besaran bantuan sosial dan ketepatan sasaran Pembahasan Hasil menunjukkan bahwa besaran bantuan sosial dan sasaran penerima memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karanganyar. Dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,260 untuk besaran bantuan sosial, dapat diartikan bahwa setiap peningkatan satu unit kesejahteraan masyarakat sebesar 0,260. Temuan ini sejalan dengan penelitian oleh Rizal et al. yang juga mencatat bahwa peningkatan jumlah bantuan dapat meningkatkan daya beli dan kualitas hidup keluarga penerima. Sementara itu, sasaran penerima bantuan sosial memiliki koefisien regresi tertinggi yaitu 0,411, menunjukkan bahwa ketepatan sasaran sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan. Hal ini mengindikasikan bahwa ketika bantuan PKH diberikan kepada keluarga yang benar-benar secara optimal untuk memenuhi kebutuhan dasar, pendidikan anak, dan kesehatan. Penelitian oleh Fajriati . mendukung temuan ini, dengan menyatakan bahwa sasaran yang tepat akan Karanganyar. Penelitian Kabupaten setiap peningkatan dalam besaran bantuan sosial kualitas hidup, dengan koefisien regresi yang menunjukkan dampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Selain itu, ketepatan sasaran bantuan yang diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan dasar Namun, alur penyaluran bantuan sosial tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap bahwa masyarakat lebih memperhatikan besaran Temuan ini menyoroti perlunya perbaikan dalam mekanisme distribusi untuk memastikan efisiensi dan transparansi, sekaligus memastikan bahwa bantuan sosial sampai ke tangan yang tepat. Dengan demikian, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Sawunggaling. Pravasanti. , & MaAoruf. , . Pengaruh Besaran Bantuan Sosial. Alur Bantuan Sosial. Dan Sasaran Bantuan Sosial Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Karanganyar Tahun 2023. penerima dan efektivitas distribusi, agar dampak mendapatkan balasan yang setimpal dari Tuhan positif dari Program Keluarga Harapan dapat Yang Maha Esa. dimaksimalkan dan sasaran program tercapai Daftar Pustaka dengan lebih baik. Keterbatasan dan Saran Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dapat menimbulkan bias jawaban normatif. Penelitian juga bersifat crosectional, dampak jangka panjang dari Program Keluarga Harapan (PKH). Selain itu, fokus hanya pada tiga variabel utama besaran bantuan, alur penyaluran, dan sasaran penerima mengabaikan faktor lain seperti pendidikan dan akses kesehatan yang juga memengaruhi kesejahteraan. Berdasarkan keterbatasan yang diidentifikasi. Pendekatan longitudinal juga perlu diterapkan agar dapat menganalisis perubahan jangka panjang dalam dampak Program Keluarga Harapan terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain itu, memasukkan variabel lain, seperti tingkat pendidikan dan akses layanan kesehatan, dapat memberikan analisis yang lebih komprehensif. Untuk praktik kebijakan, meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam alur penyaluran bantuan sosial, guna memastikan bantuan sampai kepada penerima yang tepat dan tepat waktu, sehingga dampak positif program dapat dimaksimalkan. Ucapan Terimakasih