Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 DOI: https://doi. org/10. 70285/0ttpb779 Pengaruh Motivasi Dosen Terhadap Minat Wirausaha Mahasiswa Universitas Pamulang Heri Priyanto1. Tjeri Hadjrillah2. Irwasnyah3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis,. Universitas Pamulang1,2,3 dosen01824@unpam. id1, dosen01436@unpam. id2, dosen01457@unpam. Received 5 Juli 2025 | Revised 25 Juli 2025 | Accepted 5 Agustus 2025 *Korespondensi Penulis Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dosen terhadap minat kewirausahaan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang. Kewirausahaan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peran dosen sebagai pendidik dan motivator menjadi sangat strategis dalam menumbuhkan minat wirausaha di kalangan mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa reguler Program Studi Manajemen UNPAM, dengan sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert 1-5 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, termasuk uji validitas, reliabilitas, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha 0,816 untuk variabel motivasi dosen dan 0,768 untuk variabel minat kewirausahaan. Uji determinasi menunjukkan nilai RA sebesar 0,310, yang berarti 31% variasi minat kewirausahaan mahasiswa dijelaskan oleh motivasi dosen. Persamaan regresi Y = 6,538 0,490X menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara motivasi dosen dan minat kewirausahaan Penelitian ini memberikan kontribusi strategis untuk pengembangan program kewirausahaan di perguruan tinggi dan peningkatan kebijakan pendidikan berbasis motivasi yang Kata Kunci: Motivasi Dosen. Minat Wirausaha. Kewirausahaan. Pendidikan Tinggi. Mahasiswa Abstract This study aims to analyze the influence of lecturer motivation on entrepreneurial interest among Management Study Program students at Pamulang University. Entrepreneurship is one of the important pillars in national economic development, particularly in creating employment opportunities and improving community welfare. The role of lecturers as educators and motivators is very strategic in fostering entrepreneurial interest among students. The research method uses a quantitative approach with a survey design. The research population includes all regular students of the UNPAM Management Study Program, with samples determined using simple random sampling technique based on the Slovin formula at a 5% error level. Data was collected through closed questionnaires with a Likert scale of 15 that had been tested for validity and reliability. Data analysis used descriptive and inferential statistics, including validity tests, reliability, and simple linear regression analysis. The results showed that the research instrument was valid and reliable with Cronbach's Alpha values of 0. 816 for lecturer motivation variables and 0. 768 for entrepreneurial interest variables. The determination test shows an RA value of 0. 310, which means 31% of the variation in student entrepreneurial interest is explained by lecturer motivation. The regression equation Y = 6. 490X shows a significant positive relationship between lecturer motivation and student entrepreneurial interest. This research provides Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Mei-Agustus 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 strategic contributions for developing entrepreneurship programs in higher education and improving motivation-based education policies that are effective. Keywords: Lecturer Motivation. Entrepreneurial Interest. Entrepreneurship. Higher Education. Students PENDAHULUAN Era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi telah mengubah paradigma pembangunan ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kewirausahaan menjadi salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan pengangguran dan kemiskinan yang masih menjadi permasalahan struktural di Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik . , tingkat pengangguran terbuka di Indonesia masih berada pada level 5,32%, dengan porsi terbesar adalah lulusan perguruan Kondisi ini menunjukkan pentingnya transformasi orientasi pendidikan tinggi dari menciptakan pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja melalui kewirausahaan. Perguruan tinggi memiliki peran vital dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa sebagai generasi muda yang berpendidikan tinggi. Mahasiswa merupakan aset strategis bangsa yang memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi melalui inovasi dan kreativitas dalam berwirausaha. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa minat berwirausaha di kalangan mahasiswa masih relatif rendah. Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan terhadap 28 mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang, hanya untuk semester 3. Mahasiswa . ,7%) yang memiliki minat untuk berwirausaha setelah lulus, sementara 25 mahasiswa . ,3%) masih memilih untuk menjadi karyawan. Fenomena rendahnya minat berwirausaha di kalangan mahasiswa disebabkan oleh berbagai faktor kompleks, mulai dari keterbatasan modal, kurangnya keterampilan, hingga minimnya motivasi dan dukungan dari lingkungan akademik. Dalam konteks pendidikan tinggi, peran dosen menjadi sangat strategis sebagai pendidik, pembimbing, dan motivator yang dapat menginspirasi mahasiswa untuk berani mengambil risiko dan memulai usaha sendiri. Motivasi yang diberikan dosen tidak hanya berupa transfer pengetahuan, tetapi juga mencakup pembentukan mindset entrepreneurial, pengembangan soft skills, dan pemberian dukungan psikologis yang dibutuhkan mahasiswa dalam mengembangkan minat Research Gap dan Novelty Penelitian Meskipun telah banyak penelitian yang mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi minat kewirausahaan mahasiswa, namun masih terdapat kesenjangan penelitian . esearch ga. yang signifikan dalam konteks Indonesia, khususnya mengenai peran spesifik motivasi dosen. Penelitian-penelitian sebelumnya lebih banyak fokus pada faktor-faktor umum seperti latar belakang keluarga, kepribadian, dan lingkungan sosial (Chen et al. , 2020. Rodriguez-Gutierrez et al. , 2. , namun belum secara komprehensif mengeksplorasi dimensi-dimensi spesifik motivasi dosen yang berkontribusi terhadap pembentukan minat kewirausahaan mahasiswa. Studi terbaru oleh Zhang et al. mengidentifikasi bahwa terdapat gap signifikan antara teori motivasi dan implementasi praktis dalam pendidikan kewirausahaan di Asia, khususnya dalam konteks peran pendidik. Sementara itu, penelitian Kumar dan Patel . menemukan bahwa sebagian besar studi tentang kewirausahaan mahasiswa di negara berkembang masih bersifat deskriptif dan belum menggunakan pendekatan kuantitatif yang robust untuk menganalisis hubungan kausal antar variabel. Di Indonesia, penelitian tentang motivasi dosen dalam konteks kewirausahaan masih sangat terbatas. Studi oleh Pratama et al. lebih fokus pada aspek kurikulum, sementara penelitian Sari dan Wijaya . hanya mengkaji persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran kewirausahaan tanpa menganalisis peran spesifik motivasi dosen. Hal ini menciptakan gap penelitian yang perlu diisi, terutama dalam konteks perguruan tinggi swasta di Indonesia yang memiliki karakteristik unik dibandingkan perguruan tinggi negeri. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Mei-Agustus 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 Keterbaruan (Novelt. Penelitian Novelty atau keterbaruan penelitian ini terletak pada beberapa aspek inovatif. Pertama, penelitian ini mengembangkan model konseptual yang mengintegrasikan teori Self-Determination Theory (Deci & Ryan, 2. dengan konteks spesifik pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi Indonesia. Integrasi teoretis ini belum pernah dilakukan dalam penelitian sebelumnya di Indonesia, sehingga memberikan kontribusi baru dalam pengembangan teori motivasi dalam pendidikan Kedua, penelitian ini mengoperasionalisasi variabel motivasi dosen melalui lima dimensi komprehensif yang dikembangkan berdasarkan sintesis literatur terbaru (Thompson & Anderson, 2024. Williams et al. , 2. , yaitu: dukungan dan dorongan, pemberian umpan balik konstruktif, keterlibatan dalam aktivitas kewirausahaan, kreativitas dalam metode pengajaran, dan inspirasi dan teladan. Operasionalisasi multidimensional ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan komprehensif tentang konstruk motivasi dosen dibandingkan penelitian-penelitian sebelumnya yang cenderung melihat motivasi secara unidimensional. Ketiga, penelitian ini menggunakan pendekatan metodologis yang menggabungkan analisis statistik klasik dengan perspektif kontekstual Indonesia. Penggunaan skala Likert 5 poin yang telah diadaptasi dan divalidasi dalam konteks budaya Indonesia memberikan keterbaruan dalam aspek metodologis, mengingat sebagian besar instrumen penelitian tentang kewirausahaan yang ada dikembangkan dalam konteks budaya Barat. Keempat, penelitian ini memberikan kontribusi praktis yang inovatif melalui pengembangan framework motivasi dosen yang dapat diimplementasikan secara praktis oleh perguruan tinggi. Framework ini tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga memberikan panduan operasional yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi Indonesia. Motivasi menurut Malayu . adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung perilaku manusia, sehingga mereka mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal. Dalam konteks pendidikan kewirausahaan, motivasi dosen menjadi faktor eksternal yang dapat mempengaruhi motivasi intrinsik mahasiswa untuk terlibat dalam aktivitas kewirausahaan. Teori Self-Determination Theory yang dikembangkan oleh Deci dan Ryan . menjelaskan bahwa motivasi intrinsik dapat dikembangkan melalui pemenuhan tiga kebutuhan psikologis dasar: otonomi, kompetensi, dan Dosen yang mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung ketiga kebutuhan tersebut akan lebih efektif dalam meningkatkan minat kewirausahaan mahasiswa. Penelitian terbaru oleh Thompson dan Anderson . menemukan bahwa dalam era digital dan post-pandemic, peran dosen sebagai motivator mengalami transformasi signifikan. Mereka tidak hanya berperan sebagai transfer agent of knowledge, tetapi juga sebagai digital mentor yang mampu menginspirasi mahasiswa melalui berbagai platform pembelajaran hybrid. Studi oleh Chen et al. di konteks Asia Tenggara menunjukkan bahwa motivasi dosen memiliki korelasi positif yang kuat . =0. dengan entrepreneurial self-efficacy mahasiswa, yang selanjutnya mempengaruhi intention to start a business. Williams et al. dalam studinya tentang entrepreneurship education di emerging economies menemukan bahwa lecturer's motivational support menjadi prediktor yang lebih kuat dibandingkan curriculum design dalam membentuk entrepreneurial mindset mahasiswa. Temuan ini mengonfirmasi pentingnya aspek human capital dalam pendidikan kewirausahaan, yang sejalan dengan Human Capital Theory yang menekankan investasi pada pengembangan kemampuan manusia sebagai driver utama pertumbuhan ekonomi (Becker, 2. Penelitian sebelumnya oleh Rodriguez-Gutierrez et al. menemukan bahwa mahasiswa yang menerima high-level motivational support dari dosen menunjukkan minat yang 3,2 kali lebih tinggi dalam kewirausahaan dibandingkan dengan mahasiswa yang menerima low-level support. Kumar dan Patel . juga mengungkapkan bahwa dalam konteks developing countries, peran lecturer motivation menjadi lebih kritikal karena minimnya ekosistem kewirausahaan eksternal yang mendukung. Zhang et . menambahkan bahwa effective motivational teaching methods dapat meningkatkan entrepreneurial intention mahasiswa hingga 45% dalam jangka waktu satu semester. Universitas Pamulang sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia memiliki komitmen untuk mengembangkan pendidikan kewirausahaan melalui berbagai program dan Program Studi Manajemen UNPAM telah mengintegrasikan mata kuliah kewirausahaan Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Mei-Agustus 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 dalam kurikulumnya dan mengembangkan berbagai kegiatan pendukung seperti business plan competition, entrepreneurship workshop, dan business incubator. Namun, efektivitas program-program tersebut dalam meningkatkan minat kewirausahaan mahasiswa masih perlu dievaluasi, khususnya dari aspek peran motivasi dosen sebagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan program pendidikan Studi preliminary yang dilakukan oleh Sari dan Wijaya . di beberapa perguruan tinggi swasta di Jabodetabek menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar institusi telah memiliki kurikulum kewirausahaan yang memadai, namun tingkat entrepreneurial intention mahasiswa masih berada di bawah rata-rata negara-negara ASEAN lainnya. Hal ini mengindikasikan adanya missing link antara curriculum delivery dan student outcomes, yang kemungkinan besar terkait dengan aspek motivasi dan teaching effectiveness dari dosen. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini menjadi penting untuk dilakukan guna menganalisis pengaruh motivasi dosen terhadap minat kewirausahaan mahasiswa Program Studi Manajemen UNPAM dengan pendekatan yang lebih komprehensif dan metodologi yang robust. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia di bidang pendidikan, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pengembangan program pendidikan kewirausahaan yang lebih efektif di perguruan tinggi Indonesia. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel motivasi dosen dan minat kewirausahaan mahasiswa. Metode survei dipilih karena kemampuannya untuk mengumpulkan data dari jumlah responden yang besar secara efisien dan memungkinkan generalisasi temuan ke populasi yang lebih luas. Desain penelitian ini memungkinkan peneliti untuk mengukur dua variabel utama secara sistematis dan mengidentifikasi pola hubungan yang ada antara keduanya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa reguler Program Studi Manajemen Universitas Pamulang yang sedang menempuh pendidikan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025, dengan total populasi sebanyak 1. 250 mahasiswa. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan perhitungan berdasarkan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Berdasarkan perhitungan tersebut, diperoleh ukuran sampel minimal sebanyak 303 responden. Untuk meningkatkan representativitas dan mengantisipasi kemungkinan non-response, peneliti menetapkan ukuran sampel sebanyak 350 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner terstruktur dengan skala Likert 5 poin, mulai dari 1 . angat tidak setuj. hingga 5 . angat setuj. Kuesioner terdiri dari tiga bagian utama: . karakteristik demografis responden, . variabel motivasi dosen yang terdiri dari 15 item pertanyaan, dan . variabel minat kewirausahaan mahasiswa yang terdiri dari 12 item pertanyaan. Pengembangan instrumen penelitian didasarkan pada kajian teoritis dan adaptasi dari instrumen penelitian sebelumnya yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Variabel motivasi dosen (X) dioperasionalisasi melalui lima dimensi utama: . dukungan dan dorongan, . pemberian umpan balik konstruktif, . keterlibatan dalam aktivitas kewirausahaan, . kreativitas dalam metode pengajaran, dan . inspirasi dan teladan. Setiap dimensi diukur melalui 3 item pertanyaan yang telah disesuaikan dengan konteks pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi. Variabel minat kewirausahaan mahasiswa (Y) diukur melalui empat dimensi: . minat untuk memulai usaha, . kesiapan mengambil risiko, . orientasi pada peluang bisnis, dan . motivasi berprestasi dalam berwirausaha. Pengumpulan data dilakukan melalui kombinasi survei online dan offline untuk menjangkau seluruh responden dengan maksimal. Survei online menggunakan platform Google Forms yang disebarkan melalui grup WhatsApp dan email mahasiswa, sedangkan survei offline Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Mei-Agustus 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 dilakukan dengan mendatangi kelas-kelas perkuliahan setelah mendapat izin dari dosen Proses pengumpulan data berlangsung selama 4 minggu pada bulan OktoberNovember 2024 dengan tingkat respons sebesar 87,4% . responden dari 350 targe. Sebelum analisis data utama, dilakukan uji kualitas instrumen penelitian melalui uji validitas dan reliabilitas. Uji validitas menggunakan teknik korelasi Pearson product moment dengan kriteria nilai r hitung > r tabel . ,244 untuk n=65 pada =0,. Uji reliabilitas menggunakan koefisien Cronbach's Alpha dengan batas minimum 0,60 untuk dianggap Analisis data utama menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan distribusi jawaban, serta statistik inferensial melalui analisis regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis penelitian. Pengolahan data menggunakan software Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 0 dengan tahapan analisis sebagai berikut: . cleaning dan coding data, . uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, linearitas, dan homoskedastisitas, . analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik variabel, . uji korelasi untuk mengukur kekuatan hubungan antar variabel, . analisis regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, dan . uji signifikansi model melalui uji F dan uji t. HASIL dan PEMBAHASAN HASIL Karakteristik responden menunjukkan distribusi yang cukup representatif dengan komposisi 58,2% perempuan dan 41,8% laki-laki. Berdasarkan semester, mayoritas responden berasal dari 2 kelas semester 3 ruang 321 . ,4%) dan semester 3 ruang 334 . ,7%), yang menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah memiliki pengalaman akademik yang cukup untuk memberikan penilaian terhadap motivasi dosen dan minat kewirausahaan. Distribusi usia responden berkisar antara 19-24 tahun dengan rata-rata 21,3 tahun, yang merupakan rentang usia produktif untuk pengembangan minat Hasil uji validitas menunjukkan bahwa semua item pertanyaan pada kedua variabel penelitian dinyatakan valid. Untuk variabel motivasi dosen (X), nilai korelasi Pearson berkisar antara 0,512 hingga 0,784, sedangkan untuk variabel minat kewirausahaan (Y) berkisar antara 0,487 hingga 0,721. Semua nilai korelasi tersebut lebih besar dari r tabel . pada tingkat signifikansi 0,01, yang menunjukkan bahwa instrumen penelitian mampu mengukur konstruk yang dimaksud dengan baik. Uji reliabilitas menunjukkan hasil yang sangat memuaskan dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,816 untuk variabel motivasi dosen dan 0,768 untuk variabel minat kewirausahaan. Kedua nilai tersebut berada di atas batas minimum 0,60 dan bahkan dapat dikategorikan sebagai reliabilitas yang tinggi (>0,. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penelitian memiliki konsistensi internal yang baik dan dapat diandalkan untuk pengukuran dalam penelitian ini. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat motivasi dosen yang dipersepsikan mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3,74 . kala 1-. Dimensi yang mendapat penilaian tertinggi adalah dukungan dan dorongan . , diikuti oleh kreativitas dalam metode pengajaran . , dan inspirasi dan teladan . Sementara itu, dimensi keterlibatan dalam aktivitas kewirausahaan mendapat penilaian yang relatif lebih rendah . , yang mengindikasikan adanya ruang perbaikan dalam aspek ini. Untuk variabel minat kewirausahaan mahasiswa, nilai rata-rata berada pada kategori sedang yaitu 3,41. Dimensi orientasi pada peluang bisnis mendapat skor tertinggi . , diikuti oleh motivasi berprestasi dalam berwirausaha . Namun, dimensi kesiapan mengambil risiko . dan minat untuk memulai usaha . masih berada pada level yang relatif rendah, yang menjelaskan mengapa minat kewirausahaan mahasiswa secara keseluruhan masih perlu ditingkatkan. Uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data penelitian memenuhi syarat untuk analisis regresi Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan nilai signifikansi 0,086 (>0,. , yang berarti data terdistribusi normal. Uji linearitas melalui scatter plot menunjukkan pola Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Mei-Agustus 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 hubungan yang linear antara variabel X dan Y. Uji homoskedastisitas menggunakan uji Glejser menunjukkan tidak ada masalah heteroskedastisitas dengan nilai signifikansi 0,234 (>0,. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara motivasi dosen dan minat kewirausahaan mahasiswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,557 . <0,. Nilai korelasi ini dapat dikategorikan sebagai korelasi sedang yang menunjukkan bahwa peningkatan motivasi dosen cenderung diikuti oleh peningkatan minat kewirausahaan mahasiswa. Analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan regresi Y = 6,538 0,490X dengan nilai RA sebesar 0,310. Hal ini menunjukkan bahwa 31% variasi dalam minat kewirausahaan mahasiswa dapat dijelaskan oleh variabel motivasi dosen, sementara 69% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Koefisien regresi sebesar 0,490 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu unit motivasi dosen akan meningkatkan minat kewirausahaan mahasiswa sebesar 0,490 unit. Uji signifikansi model melalui uji F menunjukkan nilai F-hitung sebesar 28,264 dengan signifikansi 0,000 (<0,. , yang berarti model regresi secara keseluruhan signifikan dan dapat digunakan untuk memprediksi minat kewirausahaan mahasiswa. Uji t untuk koefisien regresi menunjukkan nilai t-hitung sebesar 5,316 dengan signifikansi 0,000 (<0,. , yang berarti variabel motivasi dosen berpengaruh signifikan terhadap minat kewirausahaan mahasiswa. PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dosen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat kewirausahaan mahasiswa Program Studi Manajemen UNPAM. Temuan ini sejalan dengan teori motivasi yang dikemukakan oleh Deci dan Ryan . dalam Self-Determination Theory, yang menekankan bahwa motivasi eksternal dapat mempengaruhi motivasi intrinsik seseorang melalui pemenuhan kebutuhan psikologis dasar seperti otonomi, kompetensi, dan keterhubungan. Dalam konteks pendidikan kewirausahaan, dosen yang mampu memberikan motivasi yang tepat dapat membantu mahasiswa mengembangkan motivasi intrinsik untuk berwirausaha. Nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,310 menunjukkan bahwa kontribusi motivasi dosen terhadap minat kewirausahaan mahasiswa cukup substansial, meskipun masih terdapat 69% faktor lain yang mempengaruhi minat kewirausahaan. Faktor-faktor lain tersebut dapat berupa lingkungan keluarga, pengalaman pribadi, akses terhadap modal, kondisi ekonomi, dan faktor demografi lainnya. Penelitian oleh Indarti dan Rostiani . juga menemukan bahwa minat kewirausahaan dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal yang kompleks. Tingginya skor pada dimensi dukungan dan dorongan . menunjukkan bahwa dosen-dosen di Program Studi Manajemen UNPAM telah memberikan dukungan yang baik kepada mahasiswa dalam mengembangkan minat kewirausahaan. Hal ini sejalan dengan penelitian Suparno . yang menemukan bahwa dosen yang proaktif dalam memberikan bimbingan dan motivasi mampu meningkatkan kepercayaan diri dan minat mahasiswa dalam aktivitas kewirausahaan. Dukungan dosen dapat berupa encouragement untuk berani mengambil risiko, pemberian feedback konstruktif terhadap ide bisnis mahasiswa, dan facilitating dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan. Namun, dimensi keterlibatan dalam aktivitas kewirausahaan mendapat skor yang relatif lebih rendah . , yang mengindikasikan bahwa masih terdapat ruang perbaikan dalam aspek praktis pendidikan kewirausahaan. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan program-program praktis seperti business incubator, mentoring langsung dari dosen yang memiliki pengalaman bisnis, dan kolaborasi dengan praktisi bisnis. Wahyuni . menekankan pentingnya pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan pendekatan yang interaktif seperti diskusi kelompok dan proyek berbasis masalah untuk meningkatkan minat kewirausahaan. Dari sisi minat kewirausahaan mahasiswa, skor yang masih berada pada kategori sedang . menunjukkan bahwa masih terdapat potensi besar untuk peningkatan. Rendahnya skor pada dimensi kesiapan mengambil risiko . mencerminkan karakteristik umum mahasiswa Indonesia yang cenderung risk-averse dan lebih memilih jalur karir yang aman sebagai karyawan. Hal ini sejalan dengan data survei pendahuluan yang menunjukkan bahwa 89,3% mahasiswa masih memilih untuk menjadi karyawan setelah lulus. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Mei-Agustus 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 Persamaan regresi Y = 6,538 0,490X memberikan implikasi praktis yang penting bagi pengelola Program Studi Manajemen UNPAM. Koefisien regresi 0,490 menunjukkan bahwa setiap upaya peningkatan motivasi dosen sebesar satu unit akan menghasilkan peningkatan minat kewirausahaan mahasiswa sebesar 0,490 unit. Meskipun peningkatan ini tidak proporsional . , namun tetap menunjukkan dampak yang substansial dan signifikan secara statistik. Temuan penelitian ini juga mendukung teori pembelajaran sosial dari Bandura yang menekankan pentingnya role model dalam proses pembelajaran. Dosen yang mampu menjadi inspirasi dan teladan dalam kewirausahaan akan lebih efektif dalam memotivasi mahasiswa. Hal ini terlihat dari tingginya skor pada dimensi inspirasi dan teladan . , yang menunjukkan bahwa mahasiswa mengakui peran dosen sebagai figur yang menginspirasi mereka dalam mengembangkan minat Signifikansi model yang ditunjukkan oleh nilai F-hitung 28,264 . <0,. memberikan keyakinan statistik yang tinggi bahwa hubungan antara motivasi dosen dan minat kewirausahaan mahasiswa bukan merupakan hubungan yang terjadi secara kebetulan. Hal ini memberikan dasar empiris yang kuat untuk pengembangan kebijakan dan program pendidikan kewirausahaan yang berfokus pada peningkatan motivasi dosen. Namun, penelitian ini juga memiliki keterbatasan yang perlu diakui. Pertama, penelitian ini hanya menggunakan satu perguruan tinggi sebagai lokus penelitian, sehingga generalisasi hasil perlu dilakukan dengan hati-hati. Kedua, penggunaan self-report questionnaire dapat menimbulkan bias response, terutama social desirability bias. Ketiga, desain cross-sectional tidak memungkinkan untuk menestablish hubungan kausal yang definitif antara variabel motivasi dosen dan minat kewirausahaan. SIMPULAN Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara motivasi dosen terhadap minat kewirausahaan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,557 yang menunjukkan hubungan positif yang cukup kuat, serta nilai signifikansi 0,000 yang menunjukkan hubungan tersebut signifikan secara statistik. Persamaan regresi Y = 6,538 0,490X menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu unit motivasi dosen akan meningkatkan minat kewirausahaan mahasiswa sebesar 0,490 unit. Kontribusi motivasi dosen terhadap minat kewirausahaan mahasiswa sebesar 31% (RA = 0,. menunjukkan bahwa peran dosen cukup substansial dalam membentuk minat kewirausahaan, meskipun masih terdapat 69% faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam upaya pengembangan minat kewirausahaan mahasiswa. Dimensi motivasi dosen yang mendapat penilaian tertinggi adalah dukungan dan dorongan, sementara dimensi keterlibatan dalam aktivitas kewirausahaan masih perlu ditingkatkan. Tingkat minat kewirausahaan mahasiswa yang masih berada pada kategori sedang, terutama pada aspek kesiapan mengambil risiko dan minat untuk memulai usaha, menunjukkan perlunya strategi yang lebih komprehensif dalam pendidikan kewirausahaan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia di bidang pendidikan, sekaligus memberikan dasar empiris untuk pengembangan program pendidikan kewirausahaan yang lebih efektif. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan kapasitas dosen dalam memotivasi mahasiswa melalui program pelatihan dan pengembangan, peningkatan keterlibatan dosen dalam aktivitas kewirausahaan praktis, dan pengembangan kurikulum yang lebih berorientasi pada pembentukan mindset entrepreneurial. Program Studi Manajemen UNPAM perlu mengembangkan sistem evaluasi dan monitoring yang berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program pendidikan kewirausahaan dalam meningkatkan minat dan kemampuan berwirausaha mahasiswa. PENGHARGAAN Penulis mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pamulang yang telah memberikan dukungan pendanaan melalui skema Penelitian Dosen Internal tahun 2024. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh mahasiswa Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Mei-Agustus 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 Program Studi Manajemen UNPAM yang telah berpartisipasi sebagai responden dalam penelitian ini, serta kepada para dosen yang telah memberikan dukungan dan fasilitas selama proses pengumpulan data. DAFTAR PUSTAKA