Vol. No. Maret 2025 e-ISSN 2723-0120 p-ISSN 2828-3511 PENGARUH KOMPETENSI DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA BENDAHARA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH (OPD) KABUPATEN TANA TORAJA Rahel Tangdiembong1. Rati Pundissing2*. Chrismesi Pagiu3 Jurusan Manajemen Universitas Kristen Indonesia Toraja. Indonesia ratihpundissing@gmail. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap kinerja bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tana Toraja Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat kuantitatif Data prilme dalam r dalam pelnelliltilan ilnil berupa kuesioner kepada bendahara OPD (Organsisasi Perangkat Daerah ) Kabupaten Tana Toraja Data selkundelr dilpelrolelh daril data profil bendahara OPD dan jumlah bendahara OPD Kabupaten Taan Toraja Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh Bendahara OPD pada kantor BPKPD. Kabupaten Tana Toraja, sebanyak 42 Sampel yang digunakan berjumlah 42 orang. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan observasi. Teknik analisis data berupa uji instrumen penelitian . aliditas dan reliabilita. Uji asumsi kalisik ( normlitas, multikolinearitas, heterokedasita. Aalisis regresi berganda. Uji hipotesis . ji t dan uji . , uji koeifisen Hasil penelitian menunjukkan bahwa : . Kompetensi secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja bendahara OPD Kabupaten Tana Toraja. Kompetensi secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja bendahara OPD Kabupaten Tana Toraja. Kompetensi dan motivasi secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja bendahara OPD Kabupaten Tana Toraja. Kata Kunci : Kompetensi. Pelatihan. Kinerja Abstract The purpose of this study is to analyze the influence of competence and training on the performance of treasurers in Regional Government Organizations (OPD) of Tana Toraja Regency. This research employs a quantitative approach. Primary data in this study was collected through questionnaires distributed to treasurers of OPD in Tana Toraja Regency. Secondary data was obtained from the profile data of OPD treasurers and the total number of treasurers in Tana Toraja Regency. The population in this study consists of all OPD treasurers in the Regional Financial and Asset Management Agency (BPKPD) of Tana Toraja Regency, totaling 42 individuals. The sample used in this study comprises all 42 treasurers. Data collection techniques include questionnaires and observations. The data analysis techniques applied consist of research instrument tests . alidity and reliability test. , classical assumption tests . ormality, multicollinearity, and heteroscedasticity test. , multiple regression analysis, hypothesis testing . -test and F-tes. , and the coefficient of determination test. The results of the study indicate that: . Competence partially has a significant influence on the performance of OPD treasurers in Tana Toraja Regency. Training partially has a significant influence on Copyright A 2025 pada penulis Rahel Tangdiembong, et al. Pengaruh Kompetensi Dan Pelatihan Terhadap. Hal: 33-41 DOI: https://10. 40/jpb. the performance of OPD treasurers in Tana Toraja Regency. Competence and training simultaneously have a significant influence on the performance of OPD treasurers in Tana Toraja Regency. Keywords: Competence. Training. Performance PENDAHULUAN Sumber Keberhasilan Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam pengelolaan dan penggunaan sumber daya keuangan daerah untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu unsur yang sangat vital dalam pengelolaan keuangan daerah adalah bendahara yang bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi administrasi keuangan pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bendahara OPD memegang peranan strategis dalam pengelolaan anggaran, pencatatan transaksi keuangan, dan penyusunan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu. Oleh karena itu, kualitas kinerja bendahara menjadi faktor penentu dalam tercapainya efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Namun, dalam kenyataannya, banyak ditemukan masalah dalam pengelolaan keuangan daerah, baik yang berkaitan dengan ketepatan waktu pelaporan keuangan, keakuratan data, maupun penggunaan anggaran yang tidak efisien. Masalah-masalah ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya kompetensi yang dimiliki oleh bendahara dalam menjalankan tugasnya, serta terbatasnya pelatihan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Tanpa kompetensi yang memadai, kinerja bendahara dalam menjalankan tugasnya akan terganggu, yang pada gilirannya berdampak pada penggunaan anggaran pemerintah daerah kaputaten Tana Toraja. Salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi bendahara adalah melalui Pelatihan yang diberikan secara berkala dan terstruktur dapat memperkuat pengetahuan serta keterampilan teknis bendahara dalam mengelola keuangan daerah. Pelatihan ini mencakup aspek regulasi terbaru, teknik pengelolaan anggaran yang efektif, serta penggunaan sistem informasi keuangan yang lebih Bendahara OPD Kbaupaten Tana Toraja berperan strategis dalam mengelola keuangan daerah dan pendapatan daerah, yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Untuk itu, setiap bendahara OPD dituntut melaksanakan pekerjaan dituntut untuk selalu bekerja dengan cepat, efektif, dan Kinerja pegawai yang optimal sangat bergantung pada Kompetensi seperti pelatihan dan juga bergantung dari kompetensi dari pegawai itu sendiri. Pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) program Kompetensi melalui Diklat hingga pelatihan SIPDRI (Sistem Informasi Pemerintah Daerah Republik Indoensi. telah dilakukan secara berkesinambungan. Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) merupakan suatu inovasi yang diperkenalkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan diatur oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019. Peraturan ini mulai berlaku sejak 27 September 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap kinerja bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tana Toraja. Kompetensi adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh seorang individu yang memiliki jual dan itu teraplikasi dari hasil kreativitas dan inovasi yang dihasilkan (Sinaga, 2. Indikator Kompetensi pegawai yaitu pengetahuan, keterampilan Tax and Business Journal Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 6. Nomor 1. Tahun 2025 atau keahlian dan sikap kerja individu (Suparyadi, 2. Pelatihan adalah proses secarasistematis mengubah tingkah laku pegawai untuk mencapai tujuan organisasi (Rivai dan Basri, 2. Terdapat 5 indikator dalam pelatihan (Wahyuni, 2. , yakni: Tujuan Pelatihan. Materi . Metode pelatihan yang digunakan. Kualifikasi Peserta. , dan Kualifikasi pelatih. Kinerja . adalah kuantitas dan atau hasil kerja individu atau sekelompok di dalam organisasi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang berpedoman pada norma, standar operasional prosedur. Kriteria dan ukuran yang telah ditetapkan atau berlaku dalam organisasi (Sinaga. Indikator untuk mengukur kinerja (Miner, 2. , adalah sebagai berikut: Kualitas. Kuantitas. Waktu kerja , dan Kerja sama dengan orang lain METODE PENELITIAN Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat Data prilmelr yailtu data yang dilpelrolelh langsung daril sumbelrnya dan dilkumpulkan untuk melnjawab pelnel iltilan ilnil contohnya kuesioner. Data selkundelr data yang dilpelrolelh daril buku-buku maupun liltelraturel yang dilgunakan dalam pelnel iltilan ilnil. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh Bendahara OPD pada kantor BPKPD. Kabupaten Tana Toraja, sebanyak 42 orang. Sampel yang digunakan berjumlah 42 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yakni penelitian mengunakan metode survei Kuesioner dan Observasi. Teknik Analisis Data Uji Instrumen Penelitian (Uji Validitas. Uji Reliabilitas ),Regresi Linear Berganda. Uji Hipotesis . ji t dan uji F). Koefisien Determinasi (R), dan Koefisien Korelasi. HASIL PENELITIAN Uji Instrumen Penelitian Uji Validitas Variabel Kompetensi (X. Pelatihan (X. Item P10 Tabel 1. Hasil Uji Validitas R-Hitung R-Tabel 0,6476 0,3044 0,4723 0,3044 0,5794 0,3044 0,6482 0,3044 0,5628 0,3044 0,8342 0,3044 0,6031 0,3044 0,6395 0,3044 0,7833 0,3044 0,8181 0,3044 0,4903 0,3044 0,4534 0,3044 0,6794 0,3044 0,7309 0,3044 0,7360 0,3044 0,7077 0,3044 0,7452 0,3044 0,7452 0,3044 0,8181 0,3044 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Copyright A 2025 pada penulis Rahel Tangdiembong, et al. Pengaruh Kompetensi Dan Pelatihan Terhadap. Hal: 33-41 Kinerja (Y) DOI: https://10. 40/jpb. 0,5444 0,3044 Valid 0,5997 0,3044 Valid 0,509 0,3044 Valid 0,4700 0,3044 Valid 0,4373 0,3044 Valid 0,6134 0,3044 Valid 0,4306 0,3044 Valid 0,5871 0,3044 Valid 0,5889 0,3044 Valid 0,4961 0,3044 Valid P10 Sumber : data diolah SPSS . Berdasarkan data pada Tabel 1 menunjukkan bahwa seluruh pernyataan dinyatakan valid karena nilai r hitung setiap item pernyataan lebih besar dari r tabel = 0,3044 Uji Reliabilitas Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas Variabel Nilai CronbachAos Alpha Kompetensi (X. 0,821 Pelatihan (X. 0,879 Kinerja (Y) 0,711 Sumber : data diolah SPSS . Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Hasil pengujian pada Tabel 4. 10 menunjukan bahwa ketiga variabel memiliki nilai Cronbach Alpha > 0,6 maka dapat dikatakan bahwa semua variabel dalam peneltian ini reliabel Uji Hipotesis Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 3. Uji Analisis Regresi Linear Berganda Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Error Beta (Constan. Kompetensi Pelatihan Sumber : data diolah SPSS . Sig. Berdasarkan hasil uji persamaan regresi linier berganda diatas menunjukkan bahwa : Y = 13,994 0,329X1 0,373X2 Nilai konstanta sebesar 13,994 diartikan bahwa jika ke semua variable bebas bernilai 0, maka nilai dari kinerja bernilai tetap yaitu sebesar 13,994 Koefisien regresi variabel Kompetensi (X. 0,329 berarti bahwa setiap penambahan 1 . poin variabel Kompetensi maka hal itu akan meningkatkan kinerja sebesar 0,329 Koefisien regresi pelatihan (X. 0373 berarti bahwa setiap penambahan 1 . Tax and Business Journal Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 6. Nomor 1. Tahun 2025 poin variabel pelatihan maka hal itu akan meningkatkan kinerja sebesar 0,373 Pengujian Parsial . Table 4. Uji t Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Error Beta Sig. (Constan. Kompetensi Pelatihan Sumber : Data diolah SPSS . Berdasarkan hasil output diatas didapatkan kesimpulan sebagai berikut : Variabel Kompetensi (X. memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) berdasarkan hasil uji t, dimana nilai signifikansi sebesar 0,007<0,05 dan nilai thitung 2,487ttabel 2,02269 Dengan demikian H2 diterima. Pengujian simultan . ji F) Tabel 5. Hasil Uji F ANOVAa Mean Model Sum of Squares Square Sig. Regression Residual Total Dependent Variable: Kinerja Predictors: (Constan. Pelatihan. Kompetensi Sumber : data diolah SPSS . Pengujian dilakukan pada = 5%, maka nilai F table dari df1=2 dan df2=32 adalah 3,24. Hasil pengujian model regresi untuk keseluruhan variabel menunjukkan nilai F htung = 44,159 dengan signifikansi 0. Didapatkan hasil Nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel ( >3,. Dengan demikian variabel kompetensi dan pelatihan secara simultan berpengaruh terhadap variabel kinerja atau H3 diterima. Uji koefisien determinasi (R. Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Tabel 6. Hasil Uji Determinasi Model Summaryb Std. Error of the Model R Square Adjusted R Square Estimate Predictors: (Constan. Pelatihan. Kompetensi Dependent Variable: Kinerja Sumber : data diolah SPSS . Copyright A 2025 pada penulis Rahel Tangdiembong, et al. Pengaruh Kompetensi Dan Pelatihan Terhadap. Hal: 33-41 DOI: https://10. 40/jpb. Berdasarkan tabel di atas nilai R2 sebesar 0,694. Hasil tersebut memperlihatkan sebesar 69,4 % variabel Kompetensi dan pelatihan mempengaruhi variabel kinerja. Sisanya sebesar 31,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar dari penelitian ini. Uji koefisien korelasi Tabel 7. Hasil Uji Korelasi Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Predictors: (Constan. Pelatihan. Kompetensi Dependent Variable: Kinerja Sumber : data diolah SPSS . Std. Error of the Estimate Berdasarkan tabel 7 di atas dapat diliaht nilai R sebesar 0,833. Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang sangat kuat antara variabel independen . ompetensi dan pelatihan dengan variable dependen . PEMBAHASAN Pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Bendahara OPD Kabupaten Tana Toraja Dari hasil penelitian ini, didapatkan bahwa Kompetensi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja bendahara OPD kabupaten Tana Toraja. hasil uji t, dimana nilai signifikansi sebesar 0,007<0,05 dan nilai thitung 2,487ttabel 1,6848. Dengan demikian H2 diterima. Hasil penelitian ini diperkuat oleh hasil jawaban responden diperoleh rata Aerata nilai sebesar 4,43 dengan kategori Ausangat baikAy yang memperlihatkan bahwa setiap responden banyak memberi jawaban setuju dan sangat setuju pada setiap pernyataan variabel pelatihan. Dari hasil jawaban responden, maka dapat disimpulkan bahwa variabel kompetensi berpengaruh terhadap kinerja dimana hasil jawaban responden dengan nilai rata-rata yang paling tinggi terdapat pada indikator AumetodeAy pada pernyataan ke-6 AuMetode pelatihan yang diterapkan memungkinkan saya untuk belajar dengan cara yang interaktif dan mudah dipahamiAy dengan nilai rata-rata 4,57 (SB). Dengan menggunakan metode pelatihan yang interaktif dan mudah dipahami memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kinerja. Dengan kata lain, responden merasa bahwa metode pelatihan yang diterapkan efektif dalam membantu mereka belajar, yang berkontribusi positif pada kemampuan mereka dalam bekerja. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian dari Noor, dkk . yang juga menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan hasil penelitian dari Dewangga . yang menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif secara signifikan terhadap kinerja. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan hasil penelitian dari Maulana . yang juga menunjukkan bahwa pelatihan secara parsial berpengaruh dan memiliki hubungan positif terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian ini juga mendukung hasil penelitian dari Hasana . juga menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian ini juga mendukung hasil penelitian dari Angkasa . juga menunjukkan bahwa Kompetensi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Pengaruh Kompetensi dan Pelatihan terhadap kinerja Bendahara OPD Kabupaten Tana Toraja. Dari hasil penelitian ini, didapatkan bahwa kompetensi dan pelatihan secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja bendahara OPD kabupaten Tana Toraja. Dari hasil jawaban responden, maka dapat disimpulkan bahwa variabel kompetensi berpengaruh terhadap kinerja dimana hasil jawaban responden dengan nilai rata-rata yang paling tinggi terdapat pada indikator terdapat pada indikator Auwaktu kerja Ay pada pernyataan ke-6 AuKemampuan saya untuk menyelesaikan tugas keuangan tepat waktu mendukung kelancaran operasional bendahara OPD. Ay dengan nilai rata-rata 4,55 (SB). Para Pbendahara OPD Kabupaten Tana Toraja merasa sangat yakin bahwa kemampuan mereka untuk menyelesaikan tugas keuangan tepat waktu berperan penting dalam mendukung kelancaran operasional bendahara OPD. Dengan kata lain. Copyright A 2025 pada penulis Rahel Tangdiembong, et al. Pengaruh Kompetensi Dan Pelatihan Terhadap. Hal: 33-41 DOI: https://10. 40/jpb. faktor kompetensi dalam hal manajemen waktu, terutama dalam menyelesaikan tugas-tugas keuangan tepat waktu, terbukti menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi kinerja yang baik. Hasil penelitian ini sejalan dengan dasil penelitian dari Noor, dkk . yang juga menunjukkan bahwa kompetensi dan pelatihan secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan hasil penelitian dari Dewangga . yang menunjukkan bahwa kompetensi dan pelatihan secara simultan berpengaruh positif secara signifikan terhadap kinerja. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan hasil penelitian dari Maulana . yang juga menunjukkan bahwa kompetensi dan pelatihan secara simultan berpengaruh dan memiliki hubungan positif terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian ini juga mendukung hasil penelitian dari Hasana . juga menunjukkan bahwa kompetensi dan pelatihan secara simultan i memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian ini juga mendukung hasil penelitian dari Angkasa . juga menunjukkan bahwa kompetensi dan pelatihan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. SIMPULAN Berdasarkan penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah variabel Motivasi Kerja dan Disiplin Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dalam penelitian ini, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa : Kompetensi secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja bendahara OPD Kabupaten Tana Toraja Pelatihan secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja bendahara OPD Kabupaten Tana Toraja Kompetensi dan motivasi secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja bendahara OPD Kabupaten Tana Toraja. DAFTAR PUSTAKA