JOURNAL OF PLANO STUDIES VOLUME 1 No. 1 JUNI 2024 ISSN ONLINE : 3047-2857 PENGARUH PEMBANGUNAN PERUMAHAN TERHADAP KONDISI EKONOMI. SARANA. DAN PRASARANA LINGKUNGAN MASYARAKAT (Studi Kasus: Koridor Jalan Tanjung Barangan. Kelurahan Bukit Baru Kecamatan Ilir Barat I Kota Palemban. Sri Wulan Dari. Herda Sabriyah Dara Kospa. Perencanaan Wilayah dan Kota. Universitas Indo Global Mandiri Email : sriwulandari0130@gmail. com, darakospa@uigm. ABSTRAK Kawasan koridor Tanjung Barangan yang terletak di Kelurahan Bukitbaru Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang merupakan daerah berkembang. Sesuai dengan aturan Rencana Tata Ruang wilayah (RTRW) Tahun . fungsi utamanya sebagai kawasan perumahan, perdagangan dan jasa, pendidikan, serta pengembangan kota baru . ew tow. Pembangunan perumahan di Kawasan Tanjung Barangan juga dapat berpengaruh terhadap sarana . arana pendidikan, sarana kesehatan, sarana peribatan dan sarana keamana. serta pengaruh terhadap prasarana lingkungan . aringan jalan, listrik, drainase, penyediaan air bersih, dan penyediaan persampaha. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembangunan perumahan terhadap kegiatan perekonomian seperti meningkatkan usaha perdagangan dan jasa, pendapatan, dan perubahan harga lahan. Pembangunan perumahan di Kawasan Tanjung Barangan juga dapat mempengaruhi terhadap sarana yakni sarana pendidikan, sarana kesehatan, sarana peribadatan dan sarana keamanan, serta pengaruh terhadap prasarana lingkungan yang mencakup seperti jaringan jalan, jaringan listrik, jaringan drainase, penyediaan air bersih, dan penyediaan persampahan. Metode yang digunakan adalah analisis Regresi Linear Berganda dengan bantuan aplikasi software SPSS (Statistical Package for the Sosial Science. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini telah membuktikan dengan metode kuantitatif deskriptif dengan cara penyebaran kuesioner dengan analisis regresi bahwa pembangunan perumahan berpengaruh kuat terhadap kondisi ekonomi, sarana dan prasarana di Koridor Jalan Tanjung Barangan. Kata Kunci : Pengaruh. Pembangunan Perumahan. Ekonomi. Sarana. Prasarana ABSTRACT The Tanjung Barangan corridor area located in Bukitbaru Village. West Ilir District I. Palembang City is a developing area. In accordance with the rules of the Regional Spatial Plan (RTRW) Year . its main function as a residential area, trade and services, education, as well as the development of a new town. Housing development in the Tanjung Barangan Area can also affect facilities, namely educational facilities, health facilities, medical facilities and security facilities, as well as the influence on environmental infrastructure that includes such as road networks, electricity networks, drainage networks, clean water provision, and waste provision. This research aims to determine the influence of housing development on economic activities such as increasing trade and service businesses, income, and changes in land prices. Housing development in the Tanjung Barangan Area can also affect facilities such as educational facilities, health facilities, worship facilities and security facilities, as well as the influence on environmental infrastructure that includes such as road networks, electricity networks, drainage networks, clean water supply, and waste provision. The method used is multiple linear regression analysis with the help of SPSS (Statistical Package for the Social Science. software application. Data collection techniques by observation, questionnaire, interview and documentation. The results of this study have proven by descriptive quantitative methods by distributing questionnaires with regression analysis that housing development has a strong effect on economic conditions, facilities and infrastructure in the Tanjung Barangan Road Corridor. Keywords : Influence. Housing Development. Economy. Facilities. Infrastructure JOURNAL OF PLANO STUDIES VOLUME 1 No. 1 JUNI 2024 ISSN ONLINE : 3047-2857 PENDAHULUAN Laju Pertumbuhan penduduk kota mendorong kebutuhan sarana dan prasarana khususnya untuk kebutuhan perumahan semakin meningkat (Al Afnadi, 2. Karena ketersediaan ruang didalam kota tetap dan terbatas, maka secara alamiah terjadi pemilihan alternatif dalam memenuhi kebutuhan akan ruang tempat tinggal dan kedudukan fungsi-fungsi selalu akan mengambil ruang di daerah pinggiran kota. Kota Palembang merupakan salah satu kota metropolitan di Indonesia dan memiliki kedudukan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan yang dianggap sebagai kota yang paling berkembang dengan pembangunannya yang dari tahun ke tahun semakin meningkat (Ramdhan Olii et al. , 2. Pertumbuhan kota berjalan dengan semakin bertambahnya penduduk yang tinggal dan beraktivitas di Kota Palembang. Hal inilah yang menyebabkan pembangunan di Indonesia terus berkembang pesay termasuk di Kota Palembang (Agustian, 2. Pembangunan perumahan di Kelurahan Bukit Baru yang awal mulanya hanya suatu kawasan yang belum ramai namun semakin meningkatnya jumlah penduduk 2 dan permintaan akan tempat tinggal, maka maraknya pembangunan akan perumahan meningkat pesat. Tepatnya di Kawasan Koridor Jalan Tanjung Barangan yang luas wilayah kecamatan Ilir Barat I adalah 19. 77km/1. 977 ha . Kemudian dalam pasal 11 dalam (Kota Palembang, 2. disebutkan bahwa Sub-PPK wilayah kota Kecamatan Ilir Barat I dengan fungsi utamanya sebagai kawasan perumahan, perdagangan dan jasa, pendidikan, serta pengembangan kota baru . ew tow. Dan pasal 51 kecamatan Ilir Barat I. Kelurahan Bukit Baru termasuk kedalam Kawasan peruntukan perumahan berkepadatan rendah dengan kepadatan penduduk kurang dari 150 jiwa/hektar. penelitiannya, adanya dibangunnya perumahan berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi masyarakat (Dwi et al. , 2. Serta menurut Amelia dalam penelitian (Qomaria, 2. kehadiran perumahan ditengah-tengah lingkup hidup warga sekitar selalunya berdampak negatif dan positif. Oleh karena itu, pembangunan perumahan mempengaruhi masyarakat yang bermukim maupun bagi masyarakat pendatang di Kawasan koridor Jalan Tanjung Barangan yang dapat berpengaruh terhadap terhadap kegiatan perekonomian seperti meningkatkan usaha perdagangan dan jasa, pendapatan, dan perubahan harga lahan. Pembangunan perumahan di Kawasan Tanjung Barangan juga dapat mempengaruh terhadap sarana yakni sarana pendidikan, sarana kesehatan, sarana peribatan dan sarana keamanan, serta pengaruh terhadap prasarana lingkungan yang mencakup seperti jaringan jalan, jaringan listrik, jaringan drainase, penyediaan air bersih, dan penyediaan persampahan. DATA DAN METODE Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif yang dijelaskan melalui deskriptif kuantitatif . uantitative approac. Pada penelitian kuantitatif lebih di tuntut dengan mengunakan angka yang dimulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data, serta penampilan dari hasilnya Berdasarkan analisis ini apakah hipotesis yang diajukan ditolak maupun diterima atau apakah penemuan ini sesuai dengan hipotesis yang diajukan atau tidak. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini mencakup variabel independent . yaitu suatu variabel yang mempengaruhi perubahannya atau timbulnya variabel dependen . (Feliks Lumban Gaol et al. , n. ) sedangkan variabel dependent . merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas. Indikator variabel Dependent . terdiri dari . Usaha pedagangan dan jasa, tingkat pendapatan dan harga lahan, . Sarana Pendidikan, sarana kesehatan, sarana peribadatan dan sarana keamanan, . Jaringan jalan, jaringan drainase, jaringan listrik, dan jaringan air bersih, dan persampahan. 2 Teknik Pengambilan Populasi dan Sampel Populasi Penentuan populasi dalam penelitian ini berdasarkan variabel penelitian yaitu jumlah penduduk yang bermukim diarea kawasan Koridor Jalan Tanjung Barangan Keluarahan Bukit Baru. Teknik Pengambilan Sampel Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling . urposive samplin. untuk menentukan jumlah sampel dalam penelitian ini didasarkan pada metode slovin. Rumus slovin untuk menentukan sampel sebagai berikut: JOURNAL OF PLANO STUDIES VOLUME 1 No. 1 JUNI 2024 ISSN ONLINE : 3047-2857 Keterangan : n = Ukuran sampel/jumlah responden N = Ukuran populasi e = Presentase kelonggoran ketelitian kesalahan pengambilan sampel yang masih bisa ditolerir. e=0,1 Dalam rumus Slovin ada ketentuan sebagai berikut: Nilai e = 0,1 . %) untuk populasi dalam jumlah besar Nilai e = 0,2 . %) untuk populasi jumlah kecil Jumlah sampel dengan populasi (N) dalam penelitian ini adalah sebanyak 6037 KK sehingga prsentase kelonggaran . yang digunakan adalah 10% alasan digunakan erorr 10% mengacu pada tingkat kesalahan maksimal yang dapat ditolerir dengan tingkat kepercayaan 90 %. Maka untuk mengetahui sampel penekitian ini dengan perhitungan sebagai berikut: Berdasarkan perhitungan diatas sampel yang menjadi responden dalam penelitian ini disesuaikan menjadi 100 responden dari seluruh jumlah penduduk dikawasan Koridor Jalan Tanjung Barangan Kelurahan Bukit Baru. Skala Pengukuran Dalam penelitian ini menggunakan skala pengukuran interval yaitu Skala Likert. Menurut (Asril Nizar et al. , 2. Skala Likert ini berhubungan dengan pernyataan tentang sikap seseorang terhadap sesuatu, misalnya setuju-tidak setuju, 34 senang-tidak senang dan baik-tidak baik. Likert interval 1-4 seperti pada tabel berikut: Tabel 1. Skala Likert Skala Likert Sangat Setuju Cukup Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Sumber: Maulana, 2021 Skor 3 Tahap pengumpulan Data Dalam penelitian ini, adapun beberapa tahapan pengumpulan daya yang dilakukan antara lain sebagai Data primer Observasi Observasi dalam penelitian ini adalah kondisi eksisting yang ada di kawasan koridor Jalan Tanjung Barangan seperti kondisi ekonomi, sarana, serta kondisi prasarana lingkungan yang ada di kawasan koridor Jalan Tanjung Barangan Kuesioner Kuesioner ini ditujukan kepala Kepala keluarga untuk mengetahui menyampaikan informasi yang diperoleh pembaca yang bermukim di koridor Jalan Tanjung Barangan JOURNAL OF PLANO STUDIES VOLUME 1 No. 1 JUNI 2024 ISSN ONLINE : 3047-2857 Wawancara Wawancara dalam penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan jawaban yang sesuai dengan penelitian terhadap pengaruh yang ditimbulkan akibat dari pembangunan perumahan di koridor Jalan Tanjung Barangan. Data sekunder (Telaah Dokume. Adapun data sekunder yang didapatkan untuk mendukung penelitian ini dapat diperoleh dari internet, buku literatur. BPS, dan Kantor kelurahan Bukitbaru. Kecamatan Ilir Barat I, dan pihak pengembang perumahan yang telah tersusun dalam arsip yang dipublikasikan maupun yang tidak dipublikasikan. Teknik Analisis Data Teknik analisis dalam penelitian ini untuk mengukur variabel, peneliti mengunakan skala likert dimana pengukuran yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, atau persepsi seseorang tentang fenomena sosial. Uji Validitas Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Town et al. , 2. Berikut ini adalah keriteria uji validitas Jika r hitung>r tabel . ji 2 sisi dengan sig. maka instrumen pertanyaan berkorelasi signifikan terhadap skor total . inyatakan vali. Jika r hitung 0,60= realiabel dan hasil a < 0,60 = tidak reliabel artinya bisa memiliki nilai Cronbach alpha lebih dari 0,6. Uji Asumsi Klasik Regresi linear berganda dapat dilakukan setelah model dari penelitian ini memenuhi syarat yaitu lolos asumsi klasik. Uji asumsi klasik dalam penelitian ini meliputi uji normalitas data. Pada penelitian ini mengunakan metode uji One Sample Kolmogorov. kriteria pengujiannya sebagai Jika nilai Signifikansi (Asym Sig 2 taile. > 0,05, maka data berdistribusi normal Jika nilai Signifikansi (Asym Sig 2 taile. < 0,05, maka data tidak berdistribusi normal Analisis Regresi Linear Berganda Pada penelitian ini berdasarkan variabel yang digunakan terdapat tiga vaiabel terikat maka mengunakan analisis regresi linier berganda (Romadon et al. , 2. Persamaan matematis dari regresi berganda yang digunakan dalam penelitian ini mgnunakan rumus linier berganda tiga predictor sebagai berikut Y = a bAXA bAXA bAXA Dimana: Y : Pembangunan perumahan a dan bA, bA, bA : konstanta XA : Kondisi ekonomi XA : Kondisi sarana XA : Kondisi prasarana Uji Hipotesis Pengujian hipotesis merupakan suatu proses logis dalam penelitian ilmiah kuantitatif dan merupakan wilayah stastika inferensial dengan mempergunakan alat uji statistik dan hasilnya menjadi bahan analisis penelitian berikutinya. Berikut adalah tahapan pengujian hipotesis: Uji Secara Parsial (Uji T) Uji ini dalam regresi berganda digunakan untuk mengetahui apakah model regresi independen secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Hipotesis: - Ho: Tidak ada pengaruh antar variabel XA. XA. XA secara parsial terhadap Y - Ha: Ada pengaruh antar variabel XA. XA. XA secara parsial terhadap Y JOURNAL OF PLANO STUDIES VOLUME 1 No. 1 JUNI 2024 ISSN ONLINE : 3047-2857 Kriteria pengambilan keputusan: - Ho diterima bila Signifikansi > 0,05 . idak berpengaru. - Ho ditolak bila Signifikansi < 0,05 . Uji Secara Stimulan (Uji F) Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Hipotesis: Ho: Tidak ada pengaruh XA. XA. XA secara bersama-sama terhadap Y Ha: Ada pengaruh XA. XA. XA secara bersama-sama terhadap Y Kriteria pengambilan Ha diterima bila Signifikansi > 0,05 . idak berpengaru. Ho ditolak bila Signifikansi < 0,05 . HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Analisis Karakteristik Responden di Koridor Jalan Tanjung Barangan Dalam penelitian ini responden berjumlah 100 jiwa/KK yang karakteristik responden dalam penelitian ini bagi menjadi 6 kriteria yaitu jenis kelamin, umur/usia, pekerjaan pendidikan terakhir, stastus bangunan dan lama bermukim di Koridor Jalan Tanjung Barangan. Karakteristik responden berdasarkan pengamatan didominasi oleh laki-laki terlihat pada tabel berikut Tabel 2. Jumlah Jenis Kelamin Responden di Koridor Jalan Tanjung Barangan Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah Frekuensi Presentase Sumber: Hasil Analisis Peneliti 2023 Berdasarkan gambar diatas maka dapat diketahui bahwa proporsi responden laki-laki lebih besar 69% dari pada responden perempuan yang hanya sebesar 31%. Penilaian jumlah usia responden di Koridor Jalan Tanjung Barangan rata-rata usia yang masih produktif, yaitu 30-40 tahun. Karakteristik status bangunan responden di Koridor Jalan Tanjung Barangan didominasi dengan status bangunan miliki sendiri seperti pada tabel berikut: Tabel 3. Status Bangunan Responden di Koridor Jalan Tanjung Barangan Status Bangunan Milik Sendiri Sewa/Kontrak Jumlah Frekuensi Presentase Sumber: Hasil Analisis Peneliti 2023 Diketahui bahwa proporsi tempat tinggal responden milik sendiri lebih besar 17% dari pada responden yang mengontrak/sewa yang hanya sebesar 83%. Karakteristik lama bermukim responden di Koridor Jalan Tanjung Barangan didominasi responden yang tinggal kurang dari 10 tahun seperti pada tabel berikut Tabel 4. Karakteristik Lama Bermukim Responden di Koridor Jalan Tanjung Barangan Jenis Kelamin Frekuensi Presentase <10 Tahun 11-20 Tahun JOURNAL OF PLANO STUDIES VOLUME 1 No. 1 JUNI 2024 >21Tahun Jumlah ISSN ONLINE : 3047-2857 Sumber: Hasil Analisis Peneliti 2023 Berdasarkan tabel diatas lama bermukim di kawasan Koridor Jalan Tanjung Barangan rata-rata lebih dari 10 tahun lebih banyak berjumlah 54 orang, dari pada yang bermukim lebih dari 20 tahun yang berjumlah 15 orang. 2 Analisis Pengaruh Pembangunan Perumahan Terhadap Kondisi Ekonomi. Sarana, dan Prasarana di Koridor Jalan Tanjung Barangan Pembahasan analisis ini merupakan proses utama yang akan menjawab suatu permasalahan dalam studi penelitian ini, dimana akan menentukan teknik statistic yang akan digunakan yaitu pengujian data, pengujian asumsi serta teknik analisis dalam mencari hasil akhir yang diinginkan. Besarnya perana pengaruh variabel bebas meliputi kondisi ekonomi, sarana, dan prasarana lingkungan terhadap pembangunan perumahan di Koridor Jalan tanjung Barangan sebesar 0,750 hal ini terlihat pada Adjustted R Square tabel 5 berikut Tabel 5. Hasil Pengujian Koefisien Determinasi Model R Square 0,870 0,758 Adjustted R Square 0,750 Std. Error of The Estimate 0,389 Sumber: Hasil Analisis Peneliti 2023 Nilai koefisien determinasi diatas mendekati angka 1, maka dapat diartikan ketiga variabel bebas memberi peranana kuat terhadap pembangunan perumahan di Koridor Jalan Tanjung Barangan. Sebagaimana terlihat pada pedoman interpretasi determinasi menurut pada tabel 6 berikut: Tabel 6. Pedoman Interpretasi Determinasi Interval Koefisien Tingkat Pengaruh 0,00-0,199 Sangat Lemah 0,20-0,399 Rendah 0,40-0,599 Sedang 0,60-0,799 Kuat 0,80-1,000 Sangat Kuat Sumber: Hasil Analisis Penelii 2023 Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini pembangunan perumahan berpengaruh kuat terhadap ekonomi, sarana dan prasarana dengan nilai 0,750. Kemudian, diluar dari penelitian ini terdapat beberapa faktor lain yang mempengaruhi pembangunan perumahan selain dari ekonomi, sarana dan prasarana dengan nilai 0,389. JOURNAL OF PLANO STUDIES VOLUME 1 No. 1 JUNI 2024 ISSN ONLINE : 3047-2857 Sumber: Hasil Analisis Peneliti 2023 Grafik 1. Skema Akhir Variabel Pengaruh Pembangunan Perumahan di Koridor Jalan Tanjung Barangan kelurahan Bukit Kecamatan Ilir Barat 1 Kota Palembang KESIMPULAN Studi penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh pembangunan perumahan terhadap 3 aspek yaitu kondisi ekonomi, sarana, dan prasana di Koridor Jalan Tanjung Barangan rata-rata adalah 75,0% berpengaruh terhadap pembangunan perumahan tersebut. Adapun proses dan penilaian dari 100 responden menyatakan setuju bahwa kondisi ekonomi sangat berpengaruh terhadap pembangunan yang ada di Koridor Jalan Tanjung Barangan dan dari hasil tersebut kondisi ekonomi mempunyai pengaruh sebesar 0,641 %,. Peneliti berharap pembangunan perumahan dan permukiman di Koridor Jalan Tanjung Barangan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan masyarakat membuka usaha di sekitar koridor jalan tanjung barangan dengan tetap mempertimbangkan kesehatan lingkungan dan menjaga lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya. DAFTAR PUSTAKA