Jurnal CyberTech Vol. No. Maret 2020, pp. P-ISSN : E-ISSN : Sistem Pakar Mendeteksi Kerusakan Pada Mesin RO 1000 GPD Eugen Air Minum Reverse Osmosis Standing Pada CV. Indotech Water Menggunakan Metode Dampster Shafer Alfan Desky** . Badrul Anwar**. Ita Mariami** *Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma **Program Studi Sistem Komputer Dan Sistem Informasi Dosen Pembimbing. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Keyword: Sistem Pakar Dempster Shafer Mesin RO 1000 GPD Belief dan plausibility Densitas ABSTRACT Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum, syarat kesehatan yang dimaksud adalah mikrobiologi, kimia fisika dan radio aktif. Air di dalam tubuh manusia,berkisar antara 50-70% dari seluruh berat badan. Pentingnya air bagi kesehatan dapat dilihat dari jumlah air yang ada dalam organ, seperti 80% dari darah adalah air, kehilangan 15% dari berat badan dapat mengakibatkan kematian. Mesin RO (Reverse Osmosi. 1000 gpd adalah metode penyaringan yang menggunakan system reverse osmosis untuk kapasitas 1000 gpd atau 158 liter/jam. Mesin reverse Osmosis ini dirangkai dalam satu frame berbahan material stainless steel sehingga sangat praktis Mengingat mahalnya harga satu mesin RO 1000 GPD maka per. di perhatikan cara perawatan mesin tersebut. Untuk mengetahui jenis kerusakan mesin RO maka pengguna harus lebih dulu mengetahu gejala yang ditimbulkan oleh mesin RO tersebut. adanya sistem pakar ini nantinya akan sangat membantu terutama bagi mereka yang masih awam dalam dalam mengetahui kerusakan mesin RO guna untuk mengetahui kerusakan mesin RO tersebut sebelum nantinya dibawa ke tempat service. Sistem ini sangat akurat karena sistem ini diambil dari pengetahuan seorang pakar. Sehingga dapat disimpulkan sistem pakar yang telah dibangun dapat digunakan untuk mendeteksi kerusakan mesin RO dan tingkat kepastian sistem ini hampir menyamai pengetahuan seorang pakar. Copyright A 2020 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. First Author Nama : Alfan Desky Kampus : STMIK Triguna Dharma Program Studi : Sistem Informasi E-Mail : Alfandesky98@gmail. PENDAHULUAN Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum, syarat kesehatan yang dimaksud adalah mikrobiologi, kimia fisika dan radio aktif. Air di dalam tubuh manusia,berkisar antara 50-70% dari seluruh berat badan. Pentingnya air bagi kesehatan dapat dilihat dari jumlah air yang ada dalam organ, seperti 80% dari darah adalah air, kehilangan 15% dari berat badan dapat mengakibatkan kematian. Mesin RO (Reverse Osmosi. 1000 gpd adalah metode penyaringan yang menggunakan system reverse osmosis untuk kapasitas 1000 gpd atau 158 liter/jam. Mesin reverse Osmosis ini dirangkai dalam satu frame berbahan material stainless steel sehingga sangat praktis digunakan. untuk masalah perawatan mesin merupakan hal yang sangat penting dalam mendukung kelancaran suatu proses produksi. Hal ini dikarenakan mesin-mesin yang ada memiliki kemampuan yang terbatas secara teknis. Sehingga dapat dikatakan bahwa mesin RO tersebut akan kehilangan daya kerjanya secara lambat laun sesuai dengan usia pemakaiannya, dengan demikian maka akan mengganggu kelanjutan proses produksi. Sistem pakar merupakan program komputer yang meniru proses dan pengetahuan pakar dalam menyelesaikan masalah tertentu. Implementasi sistem pakar banyak digunakan untuk kepentingan komersial, karena Journal homepage: https://ojs. dalam sistem pakar dipandang sebagai cara penyimpangan pengetahuan pakar pada bidang tertentu yang disimpan dalam program komputer, sehingga keputusan dapat diberikan dalam melakukan penalaran secara cerdas. Umumnya pengetahuan yang ada diambil dari seorang manusia yang mempunyai keahlian . dalam bidang tertentu. Dempster-Shafer adalah suatu teori matematika untuk pembuktian berdasarkan belief functions and plausible reasoning . ungsi kepercayaan dan pemikiran yang masuk aka. , yang digunakan untuk mengkombinasikan potongan informasi yang terpisah . untuk mengkalkulasi kemungkinan dari suatu peristiwa. Teori ini dikembangkan oleh Arthur P. Dempster dan Glenn Shafer. Secara umum teori Dempster-Shafer ditulis dalam suatu interval [Belief. Plausibilit. KAJIAN PUSTAKA 1 Sistem Pakar Sistem Pakar atau Expert System biasa disebut juga dengan Knowledge Based System yaitu suatu aplikasi computer yang ditujukan untuk membantu pengambilan keputusan atau pemecahan persoalan dalam bidang yang Sistem ini bekerja dengan menggunakan pengetahuan dan metode analisis yang telah didefinisikan terlebih dahulu oleh pakar yang sesuai dengan bidang keahliannya. Sistem ini disebut sistem pakar karena fungsi dan perannya sama seperti seorang ahli yang harus memiliki pengetahuan, pengalaman dalam memecahkan suatu Sistem biasanya berfungsi sebagai kunci penting yang akan membantu suatu sistem pendukung keputusan atau sistem pendukung eksekutif. Klasifikasi sistem pakar berdasarkan kegunaannya menurut Siswanto, 2004 Diagnosis : Digunakan untuk merekomendasikan: Obat untukorang sakit, kerusakan mesin, kerusakan rangkaian Menemukan apa masalah/kerusakan yang terjadi. Menggunakan pohon keputusan ( decision tree ) sebagai representasi pengetahuannya. Pengajaran Digunakan untuk pengajaran, mulai dari SD sampai dengan PT. Membuat diagnose apa penyebab kekurangannya dari siswa, kemudian memberikan cara untuk Interprestasi Untuk menganalisa data yang tidak lengkap, tidak teratur, dan data yang kontradiktif. Misalnya : Untuk interprestasi citra. Prediksi Contoh : Bagaimana seorang pakar meteorology memprediksi cuaca besok berdasarkan data-data Untuk peramalan cuaca. Penentuan masa tanam. Perencanaan Mulai dari perencanaan mesin-mesin sampai dengan manajemen bisnis. Untuk menghemat biaya, waktu dan material, sebab pembuatan model. Sudah tidak diperlukan. Contoh : Sistem kontigurasi computer. Kontrol Digunakan untuk mengontrol kegiatan yang membutuhkan presisi waktu tinggi. Misal : Pengontrolan pada industri-industri berteknologi tinggi. 2 Mesin RO 1000 Gpd Sumber air baku desalinasi RO lebih banyak menggunakan dua sumber air yaitu air laut dan air payau. Sumber air laut untuk Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) berasal dari beach wellsdansurface water . pen seawater intak. (Shahabi et al, 2. TDS air dari beach wells lebih rendah dibanding dari surface water karena air beach wells diambil langsung dari air bawah tanah. Sistem pengolahan air minum yang mampu meningkatkan kualitas air minum meliputi aspek fisik, kimia dan biologi sehingga sumber daya air lokal menjadi aman dan layak dikonsumsi masyarakat sangat dibutuhkan. 3 Dempster Shafer Dempster Shafer pertama kali diperkenalkan oleh Dempster, yang melakukan percobaan model ketidakpastian dengan range probabilitas sebagai probabilitas tunggal. Teori Dempster-Shafer adalah representasi. Journal homepage: https://ojs. kombinasi dan propogasi ketidakpastian, dimana teori ini memiliki beberapa karakteristik yang secara instutitif sesuai dengan cara berfikir seorang pakar, namun dasar matematika yang kuat. Secara umum teori Dempster-Shafer ditulis dalam suatu interval [Belief. Plausibilit. Belief (Be. adalah ukuran kekuatan evidence dalam mendukung suatu himpunan proposisi. Jika bernilai 0 maka mengindikasikan bahwa tidak ada evidence, dan jika bernilai 1 menunjukkan adanya kepastian. Menurut Giarratano dan Riley . fungsi belief dapat dirumuskan pada Persamaan 1. Bel (X) = Oc m ( Y ) YOX Plausibility (P. dinotasikan sebagai: ycEyco. = 1OeyaAyceyco. Plausibility juga bernilai 0 sampai 1. Jika kita yakin akan x, maka dapat dikatakan bahwa Bel. =1, dan Pl. =0. Plausibility akan mengurangi tingkat kepercayaan dari Keterangan : = densitas untuk gejala pertama = densitas gejala kedua = kombinasi dari kedua densitas diatas = semesta pembicaraan dari sekumpulan hipotesis (X'Y') = jumlah konflik terbukti X dan y = subset dari Z X' dan y = subset dari 5 Unifield Modeling Language (UML) Unified Modeling Language (UML) adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik atau gambar untuk memvisualisasi, menspesifikasikan, membangun, dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan software berbasis OO (Object-Oriente. UML sendiri juga memberikan standar penulisan sebuah sistem blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas-kelas dalam bahasa program yang spesifik, skema database, dan komponenkomponen yang diperlukan dalam sistem software. 1 Use Case Diagram Use case diagram yang dibuat pada sistem adalah use case diagram master admin, use case diagram pelanggan, use case diagram transaksi admin, use case diagram transaksi pelanggan, dan use case diagram pembuatan laporan. Diagram use case menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Hal ini ditekankan pada diagram ini adalah AuapaAy yang diperbuat sistem, dan bukan AubagaimanaAy. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara actor dengan sistem. Use case menyatakan sebuah aktivitas atau pekerjaan tertentu, misalnya login ke sistem, meng-create sebuah daftar belanja, berinteraksi dengan sistem untuk melakukan pekerjaan tertentu. Activity Diagram Activity Diagram secara grafis digunakan untuk menggambarkan rangkaian aliran aktivitas baik proses bisnis maupun use case. Activity diagram dapat juga digunakan untuk memodelkan action yang akan dilakukan saat sebuah operasi dieksekusi, dan memodelkan hasil dari action tersebut. 3 Class Diagram Class Diagram adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansi akan menghasilkan sebuah obyek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi obyek. Class menggambarkan keadaan . tribut/propert. suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut . etode/fungs. Class Diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package, dan obyek beserta hubbungan satu sama lain seperti containent, penawaran, asosiasi, dan lain-lain. 4 Flowchart Flowchart adalah representasi secara simbolik dari suatu algoritma atau prosedur untuk menyelesaikan suatu masalah, dengan menggunakan flowchart akan memudahkan pengguna melakukan pengecekan bagian-bagian yang terlupakan dalam analisis masalah, disamping itu flowchart juga berguna sebagai fasilitas untuk berkomunikasi antara pemrogram yang bekerja dalam tim suatu proyek. Flowchart membantu memahami urutan-urutan logika Journal homepage: https://ojs. yang rumit dan panjang. Flowchart membantu mengkomunikasikan jalannya program ke orang lain . ukan pemrogra. akan lebih mudah. ANALISA DAN HASIL Algoritma Sistem Algoritma sistem merupakan suatu tahapan penting guna untuk mengetahui langkah-langkah yang dibuat pada sistem pakar yang akan dirancang. Pembobotan Nilai Probabilitas Kerusakan Mesin RO Demi membantu pengembangan sistem pakar ini, maka ditampilkan data hubungan antara gejala kerusakan Mesin RO ke dalam sebuah tabel. Tabel ini berfungsi menyimpan data kerusakan, pada tabel ini berisi kode kerusakan, data gejala dan probabilitas. Nilai probabilitas diambil berdasarkan pengalaman seorang pakar yang menangani kerusakan Mesin RO. Data tersebut dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 3. 4 Nilai Idensitas Kerusakan Mesin RO Gejala Nilai Idensitas Kode Gejala Adaptor RO cepat panas Keluar kotoran di pompa RO Pompa RO bersuara keras Air keluar tapi kecil Konektor pressure bar retak Mesin RO tidak keluar air rejectednya Seal pompa RO sering bocor Membran Ro tidak masuk kedalam housing membren Ro Housing membrane RO bocor G10 Membran RO mampet G11 Tekanan air baku tidak kencang G12 Air baku tidak lancer atau tersumbat G13 Post carbon yang mampet G13 Membrane loss Sumber : (Indotech Water 2. Terminologi Kepastian Adapun untuk membantu perkembangan sistem pakar ini, maka ditampilkan data solusi dari kerusakan. Tabel berikut ini berfungsi untuk memberikan solusi yang dapat dilakukan kerusakan pada mesin Mesin RO. Journal homepage: https://ojs. Tabel 3. 5 Nilai Range Kerusakan Mesin RO Keterangan Tidak Tidak Tahu Kurang Yakin Cukup Yakin Yakin Sangat Yakin Nilai Sumber : (Indotech Water 2. 3 Perhitungan Metode Dempster Shafer Setelah menentukan sumber pengetahuan melalui tabel diatas maka tahap selanjutnya yaitu menggunakan perhitungan dengan metode Demster Shafer. Adapun rumus yang digunakan untuk melakukan mendeteksi kerusakan Mesin RO sebagai berikut: Keterangan : m1 = densitas untuk gejala pertama m2 = densitas gejala kedua m3 = kombinasi dari kedua densitas diatas s = semesta pembicaraan dari sekumpulan hipotesis (XAoYA. X dan y = subset dari Z XAo dan yAo = subset dari s Selanjutnya untuk melakukan perhitungan dalam memastikan kerusakan Mesin RO maka dilakukan perhitungan dengan contoh sebagai berikut: Kasus Diagnosa : Ada sebuah Mesin RO mengalami kerusakan yang bermerk Mesin RO 1000 Gpd. Untuk memastikan mengenai gejala-gejala kelainan yang dialaminya yaitu sebagai berikut : G1 : Adaptor RO cepat panas = 0,5 G2 : Keluar Kotoran dipompa RO = 0,8 G4 : Air keluar tapi kecil = 0,4 G9 : Housing membrane RO bocor = 0,4 Maka dilakukan perhitungan Demster Shafer sebagai berikut : Langkah pertama hitung nilai belief & disbelief hostile dari gejala G1 yang merupakan Adaptor RO cepat panas, yang ada pada kerusakan pompa booster (P. Adapun yang digunakan untuk melakukan kerusakan m1(G. = 0,5 m1( = 1- m1 (G. = 1- 0,5 = 0,5 Kemudian G2 Keluar kotoran dipompa RO yang ada pada kerusakan pompa booster ( P1 ) m2(G. = 0,8 m2( s ) = 1- m2 (G. = 1- 0,8 = 0,2 m1 {P1,P. = 0,5 m1 . = 0,5 Tabel 3. 9 Aturan kombinasi m3 m2 {P. = 0,8 m2 { . = 0,2 {P. = 0,4 {P1,P. = 0,1 {P. = 0,4 . = 0,1 Journal homepage: https://ojs. Kemudian G4 Air keluar tap kecil yang ada pada kerusakan Au(P1,P. maka hitung juga belief & disbelief m4(G. = 0,4 m4( . = 1- m2 (G. = 1-0,4 = 0,6 Setelah itu maka dapat dilihat dari kepercayaan terhadap kerusakan yang dialami dengan menggunakan rumus Demster Shafer rule of combination Tabel 3. 10 Aturan kombinasi m5 m4 {P1,P. = 0,4 m4 { . = 0,6 m3 {P1,P. = 0,9 {P1. = 0,36 {P1,P. = 0,54 {P1,P. = 0,04 = 0,1 . = 0,06 Kemudian G9 yaitu Au Housing membrane RO bocor. Ay maka nilai keyakinannya adalah: m6 (G. = 0,4 m6 . = 1- m6 (G. = 1-0,4 = 0,6 Maka setelah G1,G2,G4,G9, didapat maka dilakukan kombinasi perhitungan dengan rumus Demster Shafer rule of combination dibawah ini: Tabel 3. 11 Aturan kombinasi m6 m6 {P. = 0,4 m6 . = 0,6 m5 {P. = 0,94 {P. = 0,376 {P. = 0,564 {P. = 0,024 m5 . = 0,06 . = 0,036 Jadi, berdasarkan hasil diagnosa yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Mesin RO Gejala kerusakan awal memiliki kerusakan Pompa Booster (P. , dengan tingkat kepakaran sebesar 0. 964 atau 96,4% PENGUJIAN DAN IMPLEMENTASI 1 Pengujian Sistem Pengujian Sistem adalah pengujian program perangkat lunak yang lengkap dan terintegrasi. Berikut ini adalah contoh Pengujian Sistem yaitu sebagai berikut. Journal homepage: https://ojs. Gambar 4. 1 Form Diagnosa Gambar diatas merupakan contoh form diagnose yang belum dilakukan proses perhitungan Diagnosa. Gambar 4. 2 Form Diagnosa Setelah Perhitungan Gambar diatas merupakan contoh form diagnosa yang telah dilakukan proses perhitungan diagnosa. Gambar 4. 3 Form Hasil Diagnosa Gambar Diatas merupakan tampilan dari hasil diagnosa yang telah dicetak Implementasi 1 Implementasi Antar Muka Konsultasi Berikut ini adalah tampilan dari implementasi antar muka konsultasi yaitu sebagai berikut. Tampilan Form Diagnosa Halaman ini berfungsi untuk mendiagnosa dari gejala kerusakan. Mendiagnosa dan mencetak laporan. Berikut ini adalah tampilan dari Form Diagnosa. Journal homepage: https://ojs. Gambar 4. 4 Tampilan Form Diagnosa Tampilan Laporan Hasil Diagnosa Halaman ini hanya menampilkan hasil dari seluruh diagnosa kerusakan. Berikut ini tampilan dari Laporan Hasil Penelitian. Gambar 4. 5 Tampilan Laporan Hasil Diagnosa Journal homepage: https://ojs. 2 Implementasi Antar Muka Pengembangan Berikut ini adalah tampilan dari implementasi antar muka konsultasi yaitu sebagai berikut. Tampilan Halaman Login Halaman Login ini memiliki fungsi sebagai tempat awal admin agar bisa masuk ke halaman utama. Berikut ini adalah halaman tampilan Login yaitu sebagai berikut : Gambar 4. 6 Tampilan Form Login Tampilan Halaman Menu Utama Halaman Menu Utama merupakan tampilan awal setelah pengguna berhasil login. Berikut ini adalah halaman tampilan Menu Utama yaitu sebagai berikut : Gambar 4. 7 Tampilan Form Menu Utama Journal homepage: https://ojs. Berikut ini adalah tampilan tombol file didalam form menu utama. Gambar 4. 8 tampilan tombol file didalam menu utama Berikut ini adalah tampilan tombol Proses didalam form menu utama Gambar 4. 9 tampilan tombol file didalam menu utama Tampilan Data Kerusakan Halaman ini memiliki fungsi untuk menyimpan, mengedit, dan menghapus data kerusakan. Berikut ini tampilan dari Data Kerusakan. Journal homepage: https://ojs. Gambar 4. 10 Tampilan Form Data Kerusakan Tampilan Form Data Gejala Halaman ini berfungsi untuk menyimpan, mengubah, menghapus dan membersihkan data gejala. Berikut ini adalah tampilan dari Form Data Gejala. Gambar 4. 11 Tampilan Form Data Gejala Tampilan Form Basis Aturan Journal homepage: https://ojs. Halaman ini berfungsi untuk menyimpan, mengubah, menghapus membersihkan data gejala dan data Berikut ini adalah tampilan dari Form Basis Aturan. Gambar 4. 12 Tampilan Form Basis Aturan KESIMPULAN Analisa dan pembahasan Sistem Pakar Mendeteksi Kerusakan pada Mesin RO 1000 GPD FILTER AIR MINUM REVERSE OSMOSIS STANDING pada CV. INDOTECH WATER menggunakan metode Dempster Shafer maka dapat ditarik sebagai berikut: Berdasarkan perancangan sebuah sistem pakar pada metode Dempster Shafer dapat diterapkan menggunakan Bahasa pemrograman berbasis Desktop Programming. Penarapan Dempster Shafer data gejala yang didapat dari seorang pakar yaitu bapak Angga Pratama. Dalam Dempster Shafer berdasarkan diagnosa kerusakan Mesin RO 1000 GPD. Berdasarkan implementasi Sistem Pakar pada metode Dempster Shafer dalam mendiagnosa kerusakan Mesin RO 1000 GPD untuk nilai gejala berdasarkan nilai Range yang sudah ditentukan. UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur kehadirat Allah SWT atas izin-Nya yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat menyelesaikan jurnal ilmiah ini. Pada kesempatan ini diucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua Orang Tua tercinta yang selama ini memberikan doAoa dan dorongan baik secara moril maupun materi sehingga dapat terselesaikan pendidikan dari tingkat dasar sampai bangku perkuliahan dan terselesaikannya jurnal Di dalam penyusunan jurnal ini, banyak sekali bimbingan yang didapatkan serta arahan dan bantuan dari pihak yang sangat mendukung. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati, diucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada Bapak Dr. Rudi Gunawan. SE. Si. , selaku Ketua Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer (STMIK) Triguna Dharma Medan. Bapak Dr. Zulfian Azmi. ST. Kom. , selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik STMIK Triguna Dharma Medan. Bapak Marsono. Kom. Kom. , selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma Medan. Bapak Badrul Anwar. Kom. , selaku Dosen Pembimbing I yang telah memberikan saran, arahan dan dukungannya serta motivasi, sehingga penelitian ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Bapak Ita Mariami. Si. selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberikan saran, arahan dan dukungannya serta motivasi, sehingga penelitian ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat Seluruh Dosen. Staff dan Pegawai di STMIK Triguna Dharma Medan. Journal homepage: https://ojs. REFERENSI