Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 PENERAPAN BAHAN AJAR AUDIO UNTUK ANAK TUNANETRA TINGKAT SMP DI INDONESIA Agnes Praptaningrum Teknologi Pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang 1801216@students. Abstrak: Tunanetra adalah orang yang tidak dapat melihat . uta tota. dan dapat melihat hanya melihat cahaya . urang awa. Keterbatasan dalam melihat dapat dibantu dengan media audio yang menekankan pada pedengaran. Media ini cocok karena anak tunanetra memiliki pendengaran yang sangat tajam apabila dilatih terus menerus. Pendengaran yang sangat tajam ini dapat dimanfaat untuk pembelajaran dengan menggunkan media audio. Siswa SMP tunanetra memiliki kosentrasi yang lebih tinggi daripada anak SD jadi media ini akan cocok bila dijadikan media pada siswa SMP. Media ini akan mempermudah pembelajaran pada siswa SMP tunanetra dalam melakukan pembelajaran dan menerima materi. Audio Tujuan artikel adalah mengetahui kelayakan dan efektivitas pada penerapan media audio sebagai bahan ajar siswa tunanetra tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan sempeling dari artikel-artikel sebelumnya yang terkait dengan judul penelitian ini. Dari hasil kegiatan telaah artikel-artikel sebelumnya menyebutkan bahwa dengan menggunakan media audio siswa tunanetra lebih termotivasi dan dapat mudah memahami pembelajaran, serta dapat belajar dan membayangkan suara yang didengar dengan audio sehingga siswa tunanetra dapat lebih memahami materi yang disampaikan. Kata kunci: Media Auido. Siswa Tunanetra. Bahan ajar Abstract: Blind people are people who can not see . otally blin. and can see only see the light . ess Limitations in seeing can be helped by audio media that emphasizes hearing. This media is suitable because blind children have very sharp hearing when practiced continuously. This very sharp hearing can be used for learning by using audio media. Blind Junior High School students have a higher concentration than elementary school children so this media will be suitable if used as a medium for junior high school students. This media will facilitate learning in junior high school students who are blind in learning and receiving material. Audio The purpose of the article is to determine the feasibility and effectiveness of the application of audio media as teaching material for blind students at the junior high level. This study uses a series of previous articles related to the title of this research. From the results of the study of previous articles quoting that by using audio media, blind students are more motivated and can easily learn, can also learn and understand sounds heard with audio so that blind students can better understand the material presented. Keywords:Audio Media. Blind Students. Teaching Materials Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 PENDAHULUAN Pada dasarnya semua anak harus mendapatkan pendidikan yang dengan membaca. Pendidikan merupakan salah bekebutuhan khusus. Siswa tunanetra media dua kali lipat dibandingkan sama anak normal maupun anak meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai perkembangan dan mengalami keterbatasan dan kesulitan sehari-hari Undang-Undang. Sistem Pendidikan termasuk kegiatan belajar (Badiah. Nasional pada bab IV pasal 5 ayat 1 Dalam kehidupan sehari-hari menyatakan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu, sedangkan ayat 2 menyatakan bahwa berfungsi dengan baik, diantaranya indera peraba, dan indera pedengaran. Pendengaran yang diperoleh siswa tunanetra tidak didapat secara alami, sehingga pendidikan tidak hanya untuk anak normal saja tetapi juga untuk anak Keterampilan berkebutuhan khusus. mempunyai peran penting dalam proses Bahwa bahan ajar merupakan Berbeda dengan siswa awas, hampir 80% informasi diperoleh dari indera visual, namun bagi siswa Secara yang harus . menjadi salah satu sumber dibedakan ke dalam bahan ajar cetak penting untuk memperoleh informasi dan noncetak. Bahan ajar cetak dapat berupa, handout, buku, modul, brosur, dan lembar kerja siswa. Sedangkan Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 bahan ajar noncetak meliputi, bahan Beberapa penelitian terdahulu ajar audio seperti, kaset, radio, piringan telah mengembangkan beberapa cara untuk memudahkan siswa tunanetra (Priambodo, 2. Bahan ajar audio dalam belajar seperti (Widyastuti, visual seperti. CAI (Computer Assisted 2. yang mengembangkan buku Instructio. , dan bahan ajar berbasis pengayaan apresiasi sastra berhuruf web . eb based learning material. braille Indonesia dengan media reglet, (Budiarso, 2. (Satrio, 2. yang mengembangkan (Sulfemi, menyampaikan media modul kimia berbasis EPUB, (Masruro Winarti, 2. mengembangkan adalah media yang mempunyai unsur modul IPA Fisika materi suhu,(Tirta et suara dan unsur gambar. Media ini , 2. mengembangkan alat peraga matematika berbasis audio, (Khamdun, baik, karena meliputi kedua jenis media auditif atau Pembelajaran IPA Berbasis Alam, visual atau melihat. Media audio visual (Fatihatul adalah alat bantu audio visual yang membuat media pembelajaran berupa berupa alat yang dipergunakan dalam kit percobaan penentuan percepatan pembelajaran untuk membantu tulisan gravitasi dengan neraca pegas braille untuk siswa tunanetra kelas Vi . diucapkan dalam Media Media Budiawanti. Beberapa perangkat lunak pendidikan anak-anak media perantara Contohnya pada penelitian Laksono, 2016 memperkenalkan Musik braille untuk mengajar musik kepada kondisi yang keterampilan , atau sikap. anak-anak Musibraille sekarang menggabungkan fungsi yang anak,sehingga memungkinkan banyak eksperimen dan pendekatan pendidikan Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 yang menarik dapat dilakukan. Tujuan Berdasarkan data google tren audio kami adalah untuk menggabungkan fasilitas dengan tujuan pendidikan . dengan huruf braille seperti yang Aplikasi pengetikan berbasis braille ditunjukkan pada gambar. untukperangkat layar sentuh disebut TypeInBraille . TypeInBraille membutuhkan penggunaan setidaknya tiga jari. Akibatnya, itu benartidak teknik ini memegang perangkat di satu tangan dan mengetik dengan ibu jari. Apalagi yang bebas mata aplikasi entri teks untuk perangkat seluler yang disebut BrailleTouch yang diperkenalkan oleh Frey tahun 2011. Sistem-sistem itu disampaikan dalam bahasa Inggris. Dalam penelitian Sari et al. , 2019 bahwa pendekatan gamification untuk aplikasi media pembelajaran dapat Gambar 1. Grafik audio dan huruf Gambar. merupakan grafik yang menujukkan garis biru adalah audio dan merah huruf braille. Pada gambar menujukkan lebih besar garis biru dapat mengulangi materi pembelajaran pendidikan di Indonesia. Sebelumnya dengan gamification pendekatan, yaitu Taxology Perbedaannya Windows. pada audio daripada huruf braille. Ruang tujuan/fokus/konsentrasi dijalankan sehingga tidak melenceng dari area/ruang lingkup yang nantinya akan dikerjakan. Ruang lingkup dari artikel membantu anak-anak tunanetra tidak hanya belajar mengetik tetapi juga pembelajaran audio sebagai media pembelajaran bagi kalangan siswa SMP tunanetra agar pembelajaran bagi siswa tunanentra dapat dipelajari dengan mendengarkan serta dapat melatih motorik anak tunanetra agar dapat membayangkan sebuah benda dengan detail sesuai dengan audio yang Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 Maka dari itu ruang lingkup pembelajaran audio sebagai media sehingga pendidikan tidak hanya untuk anak normal saja tetapi juga untuk anak berkebutuhan khusus. Hasil penelitian diperoleh dari Tunanetra pengolahan data dari artikel-artikel adalah kondisi dari mata atau daria Penelitian ini bertujuan . penglihatan yang karena sesuatu hal mengetahui pengaruh pembelajaran tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga mengalami keterbatasan dan terhadap kemampuan . mengetahui atau ketidak mampuan melihat. Dalam dampak media audio untuk anak hal ini, tuna berarti luka, rusak, kurang atau tiada memiliki. Netra berarti mata atau indra penglihatan (Indrastuti. HASIL Tunanetra Secara 1 Pengertian Tunanetra meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai perkembangan dan Undang-Undang. Sistem Pendidikan Nasional pada bab IV pasal 5 ayat 1 menyatakan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu, sedangkan ayat 2 menyatakan bahwa berasal dari dua kata, yaitu: Tuna Pendidikan merupakan salah . uno:Jaw. yang berarti rugi yang kemudian diidentikan dengan rusak, hilang, terhambat, terganggu tidak memiliki dan netra . etro:Jaw. yang berarti mata (Indrastuti, 2. Namun demikian kata tunanetra adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan yang anatomis maupun fisiologis. Oleh karena itu tunanetra dibagi menjadi Pertama buta total . otal blin. Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 1 Pengertian Media Pembelajaran menerima rangsang cahaya dari luar Mulyono, n. Kedua low vision, bila ketajaman penglihatannya kurang dari 6/21 (Widyastuti, 2. 2 Karakteristik Anak Tunanetra yang harus Kemampuan yang berbeda pada Secara dibedakan ke dalam bahan ajar cetak memiliki kebutuhan khusus seperti dan noncetak. Bahan ajar cetak dapat tunanetra yang memiliki kemampuan berupa, handout, buku, modul, brosur, berhitung yang sama seperti anak dan lembar kerja siswa. Sedangkan normal dan dapat menerima informasi bahan ajar noncetak meliputi, bahan seperti anak normal tetapi memiliki ajar audio seperti, kaset, radio, piringan kesulitan dalam pemahaman yang hitam, dan compact disc audio. Bahan CAI Kesulitan yang dimiliki anak tunanetra (Computer Assisted Instructio. , dan dalam mengguasai ketrampilan sosial bahan ajar berbasis web . eb based learning material. (Wijaya, 2. berhubungan dengan orang luar yang Menurut (Camalia, begitu banyak mereka akan kaku dan ucapan akan kurang sesuai karena tidak pembelajaran adalah berbagai macam dapat melihat situasi disekitarnya. struktur untuk pesan atau substansi Anak latihan yang tepat, pemberian energi menunjukkan kepekaan dengan beda dan perangkat memberi instruktur untuk mendukung siswa. Mengingat menajamkan indera pendengaran agar definisi di atas cenderung tertutup dapat membaca situasi disekitarnya itulah media pembelajaran yang dapat (Ulya, 2. dimanfaatkan untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa agar Media Pembelajaran Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 mereka bisa mencapai tujuan dari dan hasil belajar siswa dikarenakan proses pendidikan dan pembelajaran. lagu yang bermuatan materi pelajaran Kegunaan Media dapat membuat materi dapat lebih Pembelajaran mudah dipahami dan disimpan dalam Seperti yang ditunjukkan oleh memori jangka panjang (Hidayati & Sudjana . Pribadi, 2. Media ini diharapkan kesungguhan dari media pembelajaran, akan mengoptimalkan indera yang khususnya: . Pemanfaatan media pembelajaran pada dasarnya bukan kapasitas apalagi, lebih dari itu sebagai mengesampingkan peran guru sebagai pembelajaran yang semakin menarik. pembelajaran karena ketika seorang . jelaskan pesannya agar tidak anak mengalami ketunanetraan, maka berlebihan kata kerja. mengalahkan pengalaman harus diperoleh dengan pembatasan ruang, waktu, vitalitas, dan mempergunakan indera yang masih kekuatan indera. menggairahkan berfungsi, khususnya perabaan dan anak-anak . Keunggulan modul audio dalam kegiatan pembelajaran pada umumnya kapasitas visual, terkait suara, dan keterampilan mendengarkan (Badiah, pengamatan tingkat harga dorongan Media ini mengandung pesan yang serupa. dalam bentuk auditif . anya dapat didenga. sehingga dapat merangsang . Media Audio (Haryoko, menyampaikan media aspek-aspek adalah media yang mempunyai unsur pengetahuan, keterampilan, atau sikap. suara dan unsur gambar. Media audio Pembelajaran dengan modul audio tersebut dapat meningkatkan motivasi interaktif sebagai media bagi siswa Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 tunanetra untuk melakukan interaksi dan materi dapat membantu siswa Menurut Dariyati et al. , 2015 media audio adalah media untuk menyampaikan pesan pembelajaran yang diperkenalkan pada yang akan disampaikan dalam bentuk premis suara yang direncanakan untuk lambangAe lambang auditif, baik verbal maupun non verbal. pertimbangan, dan kapasitas siswa. Jenis Media Audio Untuk mencapai tujuan ini, pengantar Investigasi yang dipimpin oleh Media Kephart dan Schwartz . 4, dalam materi yang benar dan pengantar yang MA SPLASH 2. menunjukkan menarik sehingga siswa tidak merasa bahwa siswa yang mengalami debilitasi visual ekstrem akan secara umum Menurut (Indrastuti, 2. Dari verbal, dan dapat melebihi harapan, . da inovasi pembelajaran untuk anak-anak berbagai tes yang dikelola negar. tunanetra dengan menggunakan telepon Kemudian lagi, kapasitas mereka untuk seluler yang belum pernah selesai. persiapan data sering kali berakhir Melalui upaya bersama antara QR dalam pengertian yang terbagi atau Code, sound, dan middle, penyesuaian kurang, bahkan dalam ide langsung. media pembelajaran diandalkan untuk Investigasi bahwa debilitasi visual seseorang akan pembelajaran auditif pada Sains dan ilmiah individu. Mendengar adalah tunanetra yang sedang bekerja, untuk lebih spesifik fakultas. dan kontak. Dalam pemanfaatan bunyi Selanjutnya, tengah dalam merenungkan struktur tubuh dan lainnya, adalah normal pembelajaran yang terkait dengan suara Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 semakin mandiri dan siap untuk membangun kapasitas mereka dan . Keamanan, misalnya setiap membuatnya lebih mudah bagi mereka bangunan yang diidentifikasi dengan untuk memahami ide-ide dalam bahan populasi umum dalam situasi palsu, harus secara mengejutkan berfokus pemanfaatan perantara. pada keamanan. Otonomi, misalnya Media audio SPLASH yang setiap orang harus memiliki pilihan dipergunakan untuk mata pelajaran IPA khususnya wujud benda kepada 4 siswa memanfaatkan semua tempat atau yang memiliki kekurangan yaitu buta struktur yang diidentifikasi dengan Siswa-siswa yang buta total ini orang-orang pada umumnya di alam memiliki kekurangan yang sama tetapi tanpa persyaratan untuk bantuan dari memiliki karakteristik yang berbeda. orang lain. Karakteristik yang berbeda-beda ini Penyesuaian dapat mempengaruhi hasil media audio yang dipakai. Hasil yang didapat juga berbeda-beda tergantung daya tangkap persiapan inovasi pembelajaran yang dari setiap siswa tersebut. Media audio disebut alteration. Sejalan dengan ini, penyesuaian yang disarankan untuk meskipun siswa memiliki karakteristik badan Sains saat ini untuk membuat yang berbeda-beda (Delani, 2. perubahan pada tubuh Sains yang Penyesuaian peralatan belajar pembelajaran yang hanya diraba-raba anak-anak di tengah-tengah auditif melalui ponsel. diantaranya : . Memfasilitasi, yaitu. Selain itu, alteration middle dinamakan semua orang dapat tiba di semua tempat sebagai sound mid. Perubahan selesai atau struktur yang teratur dalam suatu dengan menggabungkan kode QR, . Gunakan, yaitu, setiap orang harus memiliki opsi untuk bergantung Kombinasi tersebut adalah pendekatan pada semua tempat atau struktur yang untuk mengubah bantuan belajar dalam Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 struktur visual . ang mereka gunakan insentif dasar dalam uji tanda (Z. melalui sentuha. pada titik mereka dengan tingkat kritis 0,5% dari 1,96 disiapkan atau disesuaikan menjadi maka Zh> Zt. Pada saat itu cenderung panduan suara. disimpulkan bahwa ada dampak besar Menurut dari media suara pada kapasitas siswa dilakukan oleh Nisain Prihanaharin, untuk memahami materi untuk anak- . materi pembelajaran media suara anak kelas empat di YLAB Surabaya untuk pantun di kelas bahasa Indonesia Primary School. Secara keseluruhan. IV di SDLB-A YPAB Surabaya diuji media suara menarik ketika diterapkan cobakan, dinyatakan dapat dicapai, dan dalam pembelajaran kelas IV di YPAB Dari hasil validasi dan hasil uji Surabaya SDLB-A. coba perorangan, konsekuensi dari Pembelajaran kelas untuk anak tunanetra dalam memahami bentuk- disimpulkan bahwa media suara bahan bentuk wilayah khususnya pada mata sajak untuk siswa kelas IV Indonesia di pelajaran IPS membutuhkan media SDLB-A YPAB Surabaya masuk akal yang sesuai. Media yang digunakan untuk digunakan dalam pembelajaran. dapat berupa peta timbul yang dapat Dari efek setelah investigasi informasi dirasakan oleh anak tunanetra. Anak ada perluasan dalam hasil pembelajaran tunanetra yang dapat merasakan bentuk Ini dibuktikan dengan skor pada peta timbul akan menanmbah pre-test normal 61,67 sedangkan skor pengetahuannya akan tetapi mereka post-test normal 88,33. Nilai normal menunjukkan bahwa penghargaan post- daerah yang ada di dalam peta. Peta test yang dilakukan setelah penggunaan timbul harus dikolaborasikan dengan media suara lebih penting daripada audio agar anak tunetra dapat merasa pretest sebelum penggunaan media dan mendegarkan informasi dari setiap Mengingat konsekuensi dari penilaian tanda tes mendapat hasil dengan merasakan dan mendengar dengan derajat Zh 2,05 yang patut membuat anak tunantra dapat lebih memahami pelajaran yang sedang Ketika Pembelajara Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 Menurut penelitian dari signifikan dengan menggunakan media Wicaksono, 2016 uji coba peta timbul yang dapat dirasakan dan audio yang Menurut Widiyaningsih . dapat didengar oleh anak tunantra anak tunanetra merupakan anak yang menunjukkan hasil yang cukup bagus dalam memahami wilayah yang ada penglihatan hal ini menyebabkan guru dalam peta dan media yang digunakan memiliki tantangan yang berat untuk ini layak untuk anak smp tunanetra. IPA Media audio chosen adalah membutuhkan banyak penalaran dan sebuah media yang memiliki desain pemaham yang sulit diperoleh apabila yang berguna memotivasi siswa dalam mempelajari isi dan informasi yang lebih detail serta mendalam. Media ini diperlukan dalam menjelaskan salah menonjolkan pada sisi dapat di putar satu materi IPA yaitu tata surya. Materi atau diakses dimanapun dan kapanpun. ini memiliki banyak pemahaman dan Kemudahan yang diberikan media tingkat berfikir yang tinggi. Media chosen dapat memberikan materi yang pembelajaran berupa alat peraga dalam lebih banyak dan mudah dimengerti. materi tata surya yang dibantu oleh Materi-materi yang diajarkan dapat audio dan label huruf braille ini akan diputar kembali dirumah untuk belajar mempermudah siswa tunanetra dalam secara mandiri. Media ini memiliki memahami tata surya beserta letaknya. kelayakan dan memenuhi kriteria dari Alat ini mengabungkan bentuk dan beberapa para ahli seperti isi dan materi suara agar anak tunanetra dapat meraba yang komunikatif serta interaktif dan dan mendengarkan penjelasan yang mudah dipahami. Menurut Hidayati Alat peraga ini mendapatkan penilaiannya yang sangat layak dalam Pribadi . Media memberikan kesempatan kepada siswa segi audio dan alat peraga untuk berfikir kritis dan menjawab dengan bantuan guru agar keaktifan mendapatkan respon . ,07%) dari Alat ,86%) Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 meningkatkan motavasi belajar setiap dosen melalui powerpoint dengan dapat siswa tunanetra karena dorongan dari didengar melalui aplikasi tersebut. huruf, alat, dan suara yang dipadukan Powerpoint akan menjadi suara yang secara selaras. dapat mudah dipahami oleh mahasiswa Penelitian Media observasi pada mahasiswa yang tidak mendengarakan pejelasan dosen di kelas yang terkadang masih kurang Media ini juga dapat digunakan powerpoint dengan mengunakan media pada semua jenjang pendidikan akan berbasis audio untuk penyampaian tetapi lebih efektif dipakai pada siswa informasi yang diberikan. Mahasiswa smp dan sma yang telah mendapatakan yang menjadi subject dalam penelitian pengetahuan yang lebih banyak melalui merupakan mahasiswa yang hadir di media powerpoint. kelas teknologi dan media PAK dengan Media merupakan media audio dengan bahan ajar audio pada materi gerak . Materi ini mengakses media pratikum dengan menggunakan alat peraga besaran visual serta hanya membutuhkan media gerak dan ticker timmer sebagai Media audio ini dipasang pada visualisasi gambar untuk membantu Media ini dapat digunakan optimal oleh penderita buta total dan merupakan aplikasi pembaca audio kurang baik digunakan pada penderita dalam perangkat headset. Perangkat ini cahaya/low Media berbasis inkuiri sangat layak apabila kenyamanan belajar serta memecah digukan anak buta total serta dipadukan degan materi gerak berbantuan alat Media berfungsi untuk memudahkan Hasil dari penelitian Munif siswa menghafal materi yang diberikan . presentasi kelayakan media JAWS Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 audio untuk materi gerak berbantuan . ,54%), kelompok-kelompok. persentase kelayakan program audio Penelitian ini menenkankan masalah sebesar . ,50%), serta kelayakan alat yang diberikan pada anak tunanetra peraga sebesar . ,50%), presentase ini dengan menggunakan media audio. menunjukan bahwa materi dan media Media yang digunakan sangatlah selaras. membantu siswa dalam memecahkan Bahan ajar audio berbasis inkuiri pada materi gerak berbantuan alat peraga ini pembelajaran problem solving dengan efektif dalam pengguasaan materi mata pelajaran IPS. dengan melihat dan melakukan praktik Media dengan katagori sedang sebesar . Media yang diekembangkan dilengkapi alat peraga pada materi gelombang dan yang akan Pembelajaran problem solving Media ini mengunakan dalam penelitian silayusa. Dantes And alat peraga untuk memperkuat konsep Suarni . pembelajaran problem solving membuat rata-rata motivasi Menurut penelitian Camalia . media ini layak dan dan efektif 89,364 yang berada pada katageri Pembelajaran ini menigkatkan kelayakan materi sebesar . ,00%), persentase kelayakan media baik audio pembelajaran IPS yang diberikan. maupun alat peraga . ,71%). Hasil Metode problem solving menggunakan dari media ini menunjukkan tingkat Denpasar pembelajaranyang melatih siswa untuk presentase sebesar 0,68. Alat peraga memecahkan masalah dan menghadapi dan media ini memiliki keselarasan serta memudahkan anak tunanetra Metode memberikan sebuah masalah yang untuk mempelajari materi getar. harus dipecahkan peserta didik baik Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 Menurut (Fansury et al. , 2. untuk mengajarkan keterampilan lisan menjabarkan bahwa Buku audio adalah mereka, terutama berbicara. Telah Audio, tunanetra dapat menggunakan dalam setiap situasidan setiap kali tanpa menawarkan informasi yang sama terikat pada apa puntempat atau tanpa yaitudiakses secara visual secara lisan, bantuan orang lain. Audio buku yang dapat menciptakan multimodal yang bisa dibuat untuk pelajar tunanetra efektif dan memotivasi lingkungan VISP v1, sebagai versi uji coba, diuji pada pembelajaran jarak jauh menginformasikan, membimbing dan mengajar mata pelajaran sepenuhnya menunjukkan potensi penerapan yang dengan menciptakan sebuahlingkungan positif dan menjanjikan Audio ke Inggris. Hasilnya mempromosikan keterampilan lisan di FL, meskipun masih ada ruang untuk masalahdan menjawab pertanyaan serta dalam penelitian ini masih berdiskusitopik terkait kursus yang belum sepenuhnya berhasil karena Audiobuku hanyalah sebuah setiap individu mempunyaigaya belajar buku yang diproduksi dalam formatitu masing-masing. Buku Menurut (Hilmanaufar et al. diBahasa Spanyol 2. fungsi media audio adalah untuk melatih segala kegiatan pengembangan Banyak karena berbagai alasan. MALL Selain itu pemahaman Pada penelitian Moreno et al. anak penderita tunanetra suatu materi jauh lebih baik menggunakan media audio berupa rekaman, karena kata-kata membantu pembelajar bahasa inggris yang didengar jauh lebih jelas sehingga Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 lebih mudah untuk dimengerti dan P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 KESIMPULAN Karakteristik tunanetra yang Kesimpulan yang dapat kita peroleh dari penerapan bahan ajar audio mengingat objek, maka gigi harus untuk anak tunanetra smp adalah terwujudnya pendidikan yang merata menggosok gigi yag benar melalui berkebutuhan khusus. Anak yang yang Kriteria Medio Audio berkebutuhan khusus seperti tunanetra Media audio sudah dirancang dapat memahami pembelajaran dengan untuk anak tunanetra, akan tetapi media menggunakan suara yang jelas dan beberapa kriteria. Kriteria media audio mudah di pahami. Kelebihan media seperti media audio Si juara harus memiliki unsur yang terkait. Unsur ini adalah unsur Bahasa. Bahasa yang terkonsentraasi pada suara menjadikan digunakan harus Bahasa yang mudah tergabungnya perasaan dan fikiran dipahami , tidak terlalu Panjang dan yang dapat menyebabkan bayangan dan Penelitian dari Rusmin Afandi ingatan yang membekas. Hal yang Madjid mengungkapakan bahwa perlu diperhatikan dalam penerapan pintar dapat membantu anak tunanetra media audio adalah faktor interaksi dalam melakukan pembelajaran. yang harus dibangun pengajar dengan peserta didik agar tercipta suasana yang menggunakan media audio yang sudah Jika interaksi tidak terbangun sesuai unsur- unsur yang harus dimiliki audio dan menekannkan pada strategi. digunakan pada anak tunanetra smp. Media Si pintar dapat terpengaruh Dalam penelitian ini masih faktor internal dalam pembelajaran terdapat kekurangan karena peneliti akan tetapi dapat dikurangi dengan belum menemukan jenis media audio menggunakan banyak strategi di setiap vidio yang efektif untuk seluruh siswa tunanetra tingkat SMP, serta juga Halama. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 5 Nomor 1 Edisi Oktober 2020 P-ISSN : 2503-0620 E-ISSN : 2656-1417 belum efektif untuk semua mata Bahan Ajar Berbasis Metode Oleh karena itu untuk Hypnoteaching menyempurnakan penelitian ini dapat Memotivasi Siswa SMP Dalam melakukan pengkajian ulang sebelum Belajar IPA Pada Materi Energi diterapakan pada lingkungan belajar. Terbarukan. Jurnal Pena Sains. Untuk 3. , 132Ae141. UCAPAN TERIMA KASIH Camalia. Pengembangan Dengan selesainya artikel telaah ini, saya mengucapkan Terima Kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas Karunia dan RahmatNya saya dapat menyelesaikan artikel ini. Tak lupa, saya sampaikan Terima Kasih kepada Bapak Ence Surahman. Pd. Pd dan Ibu Dra. Susilaningsih. Pd. selaku pembimbing mata kuliah Karya Tulis Ilmiah Teknologi Pendidikan yang telah membantu, mengajarkan serta membei masukan dan saran terhadap artikel telaah ini. DAFTAR PUSTAKA