JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 PENANAMAN POHON DAN SOSIALISASI PENGGUNAAN QR CODE KEPADA WARGA SEKITAR WANADESA SENDANGADI. MLATI. SLEMAN, YOGYAKARTA Restoration and Socialization the Use of QR Code for Resident Around Wanadesa Sendangadi. Mlati. Sleman. Yogyakarta Yuslinawari1*. Reni Astuti Widyowanti2. Sofia Rachmawati3. Dira4 * Penulis Korespodensi : yuslinawari@instiperjogja. Jurusan Kehutanan. Fakultas Kehutanan. INSTIPER Yogyakarta Jurusan Teknologi Hasil Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian. INSTIPER Yogyakarta Jurusan Agribisnis. Fakultas Pertanian. INSTIPER Yogyakarta Mahasiswa Jurusan Kehutanan. Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogyakarta ABSTRAK Wanadesa merupakan area konservasi lingkungan yang termasuk dalam bentuk optimalisasi pemanfaatan tanah kas desa melalui penanaman, pengayaan tanaman, penambahan jenis tanaman dan atau Wanadesa yang menjadi lokasi pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah Wanadesa Sendangadi. Kapanewon Mlati. Kabupaten Sleman yang mempunyai atraksi potensi hutan pendidikan dengan berbagai jenis pohon, termasuk di dalamnya tanaman langka. Tujuan PkM ini membantu Pemerintah Kalurahan Sendangadi mengembangkan wanadesa menjadi hutan wisata edukasi melalui kegiatan penanaman dan sosialisasi sistem informasi berbasis QR code untuk pengenalan jenis pohon penyusun wanadesa. Metode pelaksanaan yaitu tim PkM INSTIPER Yogyakarta membuat QR code bersama tim Pemerintah Kalurahan Sendangadi dan mensosialisasikan cara penggunaannya melalui penyuluhan tentang keanekaragaman hayati di era 4. 0 ini melalui penyusunan informasi identitas tanaman dengan QR code sekaligus pengkayaan jenisnya. PkM dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2023. Jenis yang ditanam sebagai pengkayaan jenis yaitu Ulin (Eusideroxylon zwageri. Mersawa (Anisoptera marginata Korth. Walikukun (Schoutenia ovata Korth. Gondang (Ficus variegat. dan Dlingsem (Homalium totemtosu. Kegiatan PkM ini telah menghasilkan sistem informasi berbasis QR code untuk pengenalan jenis pohon penyusun Wanadesa Sendangadi. Seluruh peserta PkM dapat memahami dan mempraktikkan memindai QR code menggunakan smartphone mereka sebagai alat pengenal keanekaragaman jenis pohon. Kata Kunci: Penanaman. Pohon. PkM. Barcode. Sosialisasi. Wanadesa. ABSTRACT Wanadesa is an environmental conservation area which includes for form of optimizing the use of village cash land through planting, plant enrichment, adding plant species and / or developing them. Wanadesa which is the location of community service (PkM) is Wanadesa Sendangadi. Kapanewon Mlati. Sleman Regency which has potential attractions of educational forests with various types of trees, including rare The purpose of this PKM is to help the Government of Kalurahan Sendangadi develop wanadesa into an educational tourism forest through planting activities and socialization of QR code-based information systems for the introduction of wanadesa constituent tree species. The implementation method is the PkM INSTIPER Yogyakarta team making a QR code with the Kalurahan Sendangadi Government team and socializing how to use it through counseling about biodiversity in this 4. 0 era through the preparation of plant identity information with a QR code as well as enrichment of its type. PkM will be held from August to October 2023. The types grown as enrichment types are Ulin (Eusideroxylon zwageri. Mersawa (Anisoptera marginata Korth. Walikukun (Schoutenia ovata Korth. Gondang (Ficus variegat. and Dlingsem (Homalium totemtosu. This PKM activity has produced a QR code-based information system for the introduction of Wanadesa Sendangadi constituent tree species. All PKM participants can understand and practice scanning QR codes using their smartphones as a tool to identify tree species Keywords: Planting. Tree. PkM. QR code. Socialization. Wanadesa. Yuslinawari et al. Penanaman Pohon dan Sosialisasi Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 PENDAHULUAN Wanadesa adalah kebun campuran Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 91 Tahun 2016 Tentang Wanadesa, 2. yang dibangun di atas tanah yang dikuasai Wanadesa Sendangadi di Kapanewon pemerintah desa untuk meningkatkan ruang Mlati. Kabupaten Sleman yang luasnya lingkungan dan habitat alami (Peraturan sekitar 900 m2 mempunyai atraksi sebagai Gubernur DIY Nomor 91 Tahun 2016, potensi hutan pendidikan dan wisata. Dijelaskan dalam (Undang-Undang (Sleman. Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 mempunyai berbagai jenis pohon, termasuk Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan di dalamnya tanaman langka. Namun salah Lingkungan Hidup, 2. yang dimaksud satu tantangan dan permasalahan yang konservasi yang dilakukan di wanadesa dihadapi adalah pengembangan wanadesa merupakan upaya melestarikan alam dan menjadi hutan wisata edukasi untuk siswa meningkatkan kualitas lingkungan hidup. setiap jenjang pendidikan dari SD. SMP Hal ini sebagai perwujudan dari sebuah falsafah di Daerah Istimewa Yogyakarta perguruan tinggi. Maka sangat diperlukan yaitu AuHamemayu Hayuning BuwanaAy pendekatan secara scientific namun mudah (Peraturan Istimewa diterima oleh masyarakat misalnya untuk Yogyakarta Nomor 91 Tahun 2016 Tentang mengenalkan jenis-jenis tanaman hutan (M Wanadesa, 2. Wanadesa Sendangadi Ismail. A Ghazali Syam, 2. yang yang sudah ada dari Tahun 1990, mulai menyusun wanadesa. Dalam hal ini tim ditata dan dikembangkan tahun 2001 dengan INSTIPER Yogyakarta memberikan sampel QR code (R. Prasetya, 2. dan khususnya di Kabupaten Sleman. DIY menjelaskan cara menggunakannya dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Gubernur Daerah SMA Wanadesa (PkM) berupa penyuluhan tentang cara Program jenis-jenis penambahan jenis tanaman, pembangunan tanaman yang diutamakan langka atau sarana prasarana, pemeliharaan rutin, dan indigeneus (Andesmora et al. , 2. atau peningkatan partisipasi masyarakat Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam menjaganya (Peraturan Gubernur Tridarma Perguruan Tinggi dari tim dosen Yuslinawari et al. Penanaman Pohon dan Sosialisasi Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 Pemerintah Kalurahan kepentingan wanadesa dengan perolehan Sendangadi data . peserta PkM yang hadir, dengan sebagai hutan pendidikan melalui kegiatan analisa berdasarkan jenis kelamin dan umur. AuPenanaman Informasi Berbasis Sosialisasi Sistem Pengenalan Jenis Penyusun WanadesaAy Tahapan pelaksanaan yang dilakukan dalam PkM Studi Pustaka. Konsultasi. Pendidikan Masyarakat dan yang dilaksanakan pada tahun 2023. Pelatihan, sebagai berikut : Studi METODE Kegiatan PkM dilaksanakan di Joglo Sendangadi yang merupakan bangunan inti setelah inventarisasi seluruh jenis pohon yang digunakan seluruh masyarakat untuk di wanadesa juga untuk mempersiapkan berkegiatan diskusi, penyuluhan, pelatihan, kajian setiap jenis dengan menyusun kunci dan lain sebagainya untuk wanadesa. Penyusunan taksonomi untuk Wanadesa Sendangadi berada di Kabupaten menentukan informasi famili hingga pada Sleman. Kalurahan nama ilmiah spesies. Kegiatan ini bersifat Sendangadi. PkM dilaksanakan pada bulan kontinyu yang artinya data-data informasi Agustus jenis pohon berasal dari data primer menggunakan alat bahan yaitu plang, berupa pengamatan langsung juga dari tanaman / pohon wanadesa, handphone, data sekunder hasil penelitian tim sebelum LCD, kuisioner, alat tulis, dan APD. PkM kegiatan PkM. Studi pustaka dilakukan dilaksanakan oleh tim dosen INSTIPER oleh seluruh anggota PkM. Kapanewon Oktober Mlati. Yogyakarta. Perangkat Kalurahan Sendangadi. Pengelola mahasiswa INSTIPER dan masyarakat umum sekitar. Data yang diperoleh berupa data primer yaitu: . skor hasil pengukuran tingkat pemahaman dan keberhasilan cara menggunakan QR code. seberapa banyak jenis pohon yang diketahui masyarakat sasaran PkM dan data sekunder berupa Konsultasi dilaksanakan dengan kegiatan komunikasi dua arah yang di dalamnya dibahas permasalahan atau kendala yang Pemerintah Kalurahan Sendangadi dan seluruh masyarakat INSTIPER untuk memberikan solusi sebagai sinergisme antara masyarakat dengan perguruan tinggi. Salah satu bentuk solusi yang dilaksanakan adalah Yuslinawari et al. Penanaman Pohon dan Sosialisasi Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 pembuatan QR code pada masing-masing . HASIL DAN PEMBAHASAN plang di pohon yang ditanam. HASIL Pendidikan wanadesa, pengetahuan berbagai jenis pohon sebagai keanekaragaman jenis di wanadesa, juga meningkatkan kecintaan pada kelestarian lingkungan terutama untuk Wanadesa Sendangadi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan penanaman, pemasangan QR code untuk pohon langka dan juga sosialisasinya kepada masyarakat peserta PkM di Kalurahan Sendangadi. Kapanewon Mlati. Kabupaten Sleman. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dapat dijabarkan sebagai berikut: Studi Pustaka Pelatihan dilaksanakan secara insidental Pada tahap ini pelaksanaan PkM melakukan yaitu pada waktu penyuluhan dilakukan: studi pustaka terhadap lima jenis pohon yang . demontrasi atau percontohan cara menjadi bahan tanam untuk wanadesa di penggunaan QR code dan . cara Tahun 2023, yaitu . Ulin (Eusideroxylon zwageri Teijsm. & Binn. ), . Mersawa memindai QR code. (Anisoptera Keseluruhan kegiatan PkM ini dilakukan operator base station data yang akan menjadi tempat rujukan link atau website PKK Kalurahan Sendangadi sebagai sasaran menggunakan smartphone-nya sebagai alat dalam mengaplikasikan QR code pada setiap pohon di wanadesa dan mahasiswa program studi kehutanan INSTIPER Yogyakarta yang mempelajari mengenai jenis-jenis tanaman di dunia kehutanan. (Korth. Walikukun (Schoutenia ovata (Korth. )) . Gondang (Ficus variegat. Dlingsem (Homalium tomentosum (Vent. )). Kelima jenis tersebut ditanam sejumlah masingmasing 3 bibit pohon. Pemilihan jenis yang ditanam berdasarkan jenis yang belum ada di wanadesa dan keberadaan bibit. Sehingga diprioritaskan ketersediaan bibit denan kelangkaan jenis di area sekitar wanadesa. Lokasi tanam kelima jenis tersebut di sekitar Joglo Wanadesa Sendangadi. Berikut merupakan hasil studi pustaka kelima jenis tanaman langka tersebut. Yuslinawari et al. Penanaman Pohon dan Sosialisasi Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 Ulin Mersawa Gambar 1. Bibit Ulin (Eusideroxylon zwager. yang Gambar 2. Bibit Mersawa (Anisoptera marginata Korth. Hasil taksonomi Ulin : Hasil taksonomi Mersawa : Kingdom : Plantae Ordo : Laurales Kingdom : Plantae Famili : Lauraceae Devisi : Angiospermae Genus : Eusideroxylon Kelas : Rosidae Spesies : Eusideroxylon zwageri Ordo : Malvales (Barito, 2. Famili : Dipterocarpaceae Genus : Anisoptera Spesies : Anisoptera marginata Korth. Yuslinawari et al. Penanaman Pohon dan Sosialisasi Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 Walikukun Gondang Gambar 3. Walikukun (Schoutenia ovata Kort. Gambar 4. Gondang (Ficus variegata Blum. Hasil taksonomi Walikukun : Hasil taksonomi Gondang : Kingdom : Plantae Kingdom : Plantae Divisi : Tracheophyta Devisi : Tracheophyta Kelas : Magnoliopsida Kelas : Magnoliopsida Ordo : Malvales Ordo : Urticales Famili : Malvaceae Famili : Moraceae Genus : Schoutenia Genus : Ficus Spesies : Schoutenia ovata Korth. Spesies : Ficus variegata Blume (Asri Setiyorini, 2. (Anonim, n. Yuslinawari et al. Penanaman Pohon dan Sosialisasi Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 Dlingsem Konsultasi Diskusi dua arah dimulai dengan beberapa informasi yang didapatkan dari Pemerintah Sendangadi wanadesa mempunyai tantangan dalam era perubahan iklim (Manuri et al. , 2. dan khususnya letaknya juga di kawasan urban (Mukhlison, 2. tengah pusat kabupaten sehingga riskan terjadinya alih fungsi lahan. Demi menjaga keberadaan dan kelestarian wanadesa maka Pemerintah Sendangadi Gambar 5. Dlingsem (Homalium tomentosum (Vent. rekonstruksi wanadesa menjadi hutan mini untuk fungsi pendidikan disamping fungsi Hasil taksonomi Dlingsem : keanekaragaman hayati (Malik et al. , 2. Kingdom : Plantae dan recharge area (Gibran & Kholid, 2. Divisi : Tracheophyta Salah satu solusi yang dilaksanakan sebagai Kelas : Magnoliopsida kegiatan PkM ini adalah pemasangan QR code (M Ismail. A Ghazali Syam, 2. Ordo : Malpighiales pohon-pohon Wanadesa Sendangadi. Hal ini bermanfaat untuk Famili : Salicaceae Genus : Homalium wanadesa sebagai hutan pendidikan sejalan Spesies : Homalium tomentosum (Vent. dengan tujuan PkM yaitu pengembangan Benth teknologi pemasangan QR code sebagai (DIY, 2. (R. Prasetya, 2. Yuslinawari et al. Penanaman Pohon dan Sosialisasi Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 Berikut merupakan plang dan QR code yang Program dibuat disajikan pada Gambar 6. INSTIPER. Hasil PkM selanjutnya adalah Studi Kehutanan insidental yaitu pada waktu penyuluhan dilakukan: . demontrasi atau percontohan cara penggunaan QR code dan . memindai QR code. Kelompok warga yang tergabung dalam PKK Desa Sendangadi didominansi oleh . ibu-ibu (Sleman, 2. dengan range umur . Gambar 6. , . Plang dan QR-Code pohon ditanam dan yang digunakan sebagai bahan pelatihan PkM (Sumber : Dokumentasi tim PkM, 2. Diskusi dan Pelatihan Diskusi (Nofiyanti et al. , 2. yang bertujuan . masyarakat mengenai keberadaan wanadesa, . meningkatkan pengetahuan berbagai jenis pohon sebagai keanekaragaman jenis di wanadesa, dan . meningkatkan kecintaan pada kelestarian lingkungan terutama untuk Wanadesa Sendangadi. 35 - 45 46 - 55 > 55 35 - 45 46 - 55 > 55 Wanita Laki-laki dilaksanakan dengan kegiatan penyuluhan Jumlah Peserta . seperti tersaji pada Gambar 7. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan pada bulan September 2023 ini diikuti oleh 23 orang warga Kalurahan Sendangadi dan 7 orang Range Umur Peserta PkM . Gambar 7. Grafik jumlah peserta PkM berdasarkan range umur dan jenis kelamin (Sumber : data PkM 2. Dengan didominasinya peserta PkM dengan umur lebih dari 55 tahun, maka dalam kegiatan ini mempunyai tantangan untuk memberikan pemahaman kepada peserta dengan bahasa sederhana dan meminimalisir istilah-istilah digunakan dalam forum-forum akademik (Hartanto et al. , 2. ataupun pertemuan ilmiah lainnya. Karena istilah scientific yang harus tetap diberikan, maka tim PkM Yuslinawari et al. Penanaman Pohon dan Sosialisasi Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 mengantisipasi dengan memberikan istilah lainnya yang merupakan definisi atau padanan kata dalam bahasa keseharian yang mudah untuk dipahami. Selanjutnya hal yang perlu dilakukan adalah menjelaskan aplikasi/alat yang dapat digunakan untuk memindai QR code. Tim PkM memberikan pendampingan kepada setiap peserta untuk Gambar 8. Tim PkM sedang memberikan kegiatan penyuluhan, konsultasi dan diskusi tentang pengelolaan wanadesa di Kalurahan Sendangadi mencari aplikasi tersebut di smartphone masing-masing. Beberapa sudah terpasang alat pemindai (M. K Baipai, 2. , sedang beberapa masih belum demonstrasi cara mencari, mengunduh, memasang, dan kemudian menggunakan alat pemindai tersebut untuk men-scan QR code pada pohon di wanadesa. Gambar 9. Kegiatan sosialisasi tentang wanadesa, konservasi pohon langka, dan kesadartahuan masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan wanadesa di Kalurahan Sendangadi Hasil dari kegiatan ini peserta mampu mengenali lima jenis tanaman baru yang ditanam untuk PkM yaitu Eusideroxylon zwageri (Sari et al. , 2. Anispptera marginata Korth. Schoutenia ovata Korth. Ficus variegata Blume dan Homalium tomentosum (Vent. ) Benth. serta dapat jenis-jenis lainnya yang sudah dipasang QR code Gambar 10. Peserta PkM dan mahasiswa Fakultas Kehutanan INSTIPER Yogykarta mengajak warga Sendangadi demonstrasi cara menggunakan QR code sebelumnya pada masing-masing pohon. Beberapa PkM tersaji pada Gambar 8, 9, 10, 11, 12 dan 13. Yuslinawari et al. Penanaman Pohon dan Sosialisasi Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 Sendangadi, dan wilayah tangkapan airnya Selain keanekaragaman jenis pohon penyusun di wanadesa yang menjadi kekayaan hayati milik masyarakat Sendangadi. Hal ini mampu menumbuhkan sifat konservasi dan Gambar 11. Demonstrasi mengenal jenis pohon di wanadesa dengan keliling wanadesa Pemasangan QR code pada setiap pohon teknologi mempermudah masyarakat umum untuk mengenal jenis tanaman di wanadesa. Hal pengunjung agar mengunjungi wanadesa Sendangadi untuk tujuan hutan pendidikan. Hal lain yang penting dalam kegiatan ini Gambar 12. Pengenalan sekitar 100 jenis pohon di wanadesa dengan scanning / alat pemindai QR code didapatkan oleh masyarakat yaitu semakin dalam mengenal jenis pohon yang disajikan pada Gambar 14. Prosentase tingkat pengenalan jenis pohon di 95,65 86,96 Gambar 13. Pengenalan lebih dekat masing-masing jenis pohon di wanadesa 13,04 PEMBAHASAN 4,35 Sebelum Paham Kurang Paham Linear (Paha. Linear (Kurang Paha. Pengelolaan lahan wanadesa merupakan bentuk upaya pengoptimalan potensinya. Salah satu bentuk yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan Sesudah Gambar 14. Grafik hasil pengenalan jenis pohon oleh peserta PkM sebelum dan sesudah dilaksanakan PkM untuk meningkatkan kesadaraan masyarakat tentang sumber daya alam mata air Yuslinawari et al. Penanaman Pohon dan Sosialisasi Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2024 (Halaman 7-. Diterima: November 2023 Disetujui: Februari 2024 Dipublikasikan: April 2024 PENUTUP Kegiatan PkM ini menghasilakn kegiatan penanaman lima jenis pohon yaitu Ulin. Mersawa. Walikukun. Gondang dan Dlingsem. Hasil kedua yaitu sistem informasi berbasis QR code untuk mengenal Wanadesa Sendangadi. Hasil ketiga adalah pemahaman peserta dalam mempraktikkan memindai QR code menggunakan smartphone. Saran pelaksanaan PkM di Sendangadi adalah keberlanjutan kegiatan dalam upaya pengoptimalan wanadesa sebagai hutan wisata dan pendidikan, dengan pemeliharaan rutin dan penambahan pohon . nrichment plantin. secara berkala. UCAPAN TERIMAKASIH