Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Suasana Kafe dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian: Ajudan Kopi Karawang Muhamad Noufal Trisakti. Anggi Pasca Arnu Fakultas Ekonomi Universitas Singaperbangsa Karawang noufaltrisakti16@gmail. com, anggi. pasca@fe. ABSTRACT This research was conducted with the aim of knowing how much influence the cafe atmosphere and promotions have on purchasing decisions at the Karawang Coffee Aide Cafe. This research method uses quantitative methods with descriptive verification. The data collection technique used in this study is primary data obtained through questionnaires. The population of this study were visitors to the Karawang coffee aide cafe through a survey totaling 366 people in 2022. This study used a significance level of 10% for a sample calculation of 100 people who were determined using a purposive sampling technique. This study uses path analysis to determine how much influence the cafe atmosphere and promotions have on purchasing decisions. The results of the correlation analysis between the atmosphere of the cafe and purchasing decisions get a value of 0. 0824, meaning that both have a strong correlation with a positive and one-way relationship of 82. The partial test results of the atmosphere of the cafe on purchasing decisions with a path coefficient value of 7% and the calculation of the coefficient of determination is 31. 02%, this shows that the atmosphere of the cafe has a partial influence on purchasing decisions of 31. While the promotion variable has a path coefficient value of 26. 4% and the calculation of the determination coefficient is 6. this shows that promotion has a partial effect on purchasing decisions of 6. 96% while the remaining 93. 04% is influenced by other variables not examined. The results of the hypothesis testing of the influence of cafe atmosphere and promotions on purchasing decisions simultaneously have an effect of 0. 5388 or 53. while the influence of other variables outside the model is 0. 4612 or 46. Keywords: Cafe atmosphere. Promotion. Purchase Decision. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh suasana kafe dan promosi terhadap keputusan pembelian di Kafe Ajudan Kopi Karawang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan deskriptif verifikatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Populasi penelitian ini adalah pengunjung Kafe Ajudan Kopi Karawang melalui survei yang berjumlah 366 orang di tahun 2022. Penelitian ini menggunakan taraf signifikasi 10% pada perhitungan sampel berjumlah 100 orang yang ditentukan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Penelitian ini menggunakan path analysis untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari suasana kafe dan promosi terhadap keputusan pembelian. Hasil analisis korelasi antara suasana kafe dan keputusan pembelian 950 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. mendapatkan nilai 0,0824, artinya keduanya memiliki korelasi kuat dengan hubungan positif dan searah sebesar 82,4%. Hasil uji secara parsial suasana kafe terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien jalur sebesar 55,7% dan hasil perhitungan koefisien determinasi sebesar 31. 02%, hal ini menunjukkan bahwa suasana kafe memiliki pengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian sebesar 31. Sedangkan variabel promosi memiliki nilai koefisien jalur sebesar 26,4% dan hasil perhitungan koefisien determinasi sebesar 6,96%. hal ini menunjukkan bahwa promosi memiliki pengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian sebesar 6,96% sedangkan sisanya 93,04% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hasil dari uji hipotesis pengaruh suasana kafe dan promosi terhadap keputusan pembelian secara simultan berpengaruh sebesar 0,5388 atau 53,88% sedangkan pengaruh dari variabel lain di luar model adalah sebesar 0,4612 atau 46. 12 %. Kata Kunci: Suasana kafe, promosi, dan keputusan pembelian PENDAHULUAN Pada era modernisasi di negara Indonesia terutama di kota-kota besar, saat ini telah menemukan tren baru di kalangan anak muda dan masyarakat yaitu kebiasaan berkumpul di salah satu kafe di sekitar mereka. Hal ini di lihat dari gaya hidup kalangan muda dan masyarakat yang saat ini cenderung lebih senang menghabiskan waktu dan bersenang senang sambil bercerita bersama temanteman, dikarenakan menjadi kebutuhan masyarakat untuk bersosialisasi. Sebab dari itu sat ini banyak sekali para pengusaha-pengusaha yang tertarik mendirikan kafe-kafe. Kafe dari . ahasa francis: caf. secara Harfiah adalah . kopi, tetapi kemudian menjadi tempat untuk minum-minum yang bukan hanya kopi, tetapi juga minuman lainnya termasuk minuman yang beralkohol rendah. Di Indonesia, kafe berarti semacam tempat sederhana, tetapi cukup menarik untuk makan makanan Kafe memiliki definisi yang berbeda dengan warung. Usaha Kafe adalah penyediaan makanan ringan dan minuman ringan dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpanan dan atau penyajiannya, di dalam 1 . tempat tetap yang tidak berpindah-pindah. Bisnis kafe di Negara Indonesia menjadi salah satu bisnis yang sedang sangat diminati dan berkembang sangat pesat. Saat ini masyarakat tidak akan kesulitan untuk mencari kafe karena berbagai jenis kafe dapat ditemukan di seluruh mall, dekat perkantoran, daerah perumahan, daerah kampus, dan bahkan dapat di temukan di daerah terpencil sekalipun. Bisnis kafe saat ini sangat berkembang dengan pesat sehingga patut di perhitungkan sebagai salah satu bisnis yang sangat Saat ini di prediksi bahwa usaha kafe di Indonesia naik 15%-20% di tahun 2019 dan jika di bandingkan dengan tahun 2018 yang hanya mencapai 8% angka kenaikannya, dan angka tersebut akan terus naik dari tahun ketahunya . ekonomi bisnis co. 951 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Gambar 1 Data Pendapatan Per bulan Kafe Ajudan Kopi Karawang Periode Mei 2019 Sampai Febuari 2020 JU 9 AG LI' SE STU EM '19 OK R. NO OBE VE R'1 DE BER M 19 JA R'1 NU 9 FE RI'2 BU 0 I'2 Berdasarkan Gambar 1, data pendapatan di atas dapat diketahui bahwa terjadi naik dan turunnya jumlah pendapatan pada Kafe Ajudan Kopi Karawang dari 2019 sampai 2020. Penurunan dan kenaikan tersebut disebabkan oleh beberapa Faktor yang paling berpengaruh banyak pesaing yang memiliki tepat strategis dan ada di pusat kota. Gambar 2 Data Pengunjung per bulan Kafe Ajudan Kafe Karawang Periode Mei 2019 sampai dengan Febuari 2020 jan'20 feb'20 des'19 nov'19 oct'19 sep'19 aug'19 Jul'19 Jun'19 Mei'19 Sumber: Olahan Data Kafe Ajudan Kopi Karawang, 2020. Berdasarkan gambar 2 data pengunjung di atas maka dapat diketahui bahwa terjadinya ketidakstabilan jumlah pengunjung pada Kafe Ajudan Kopi dari Mei 2019 sampai Februari 2020. Ketidakstabilan jumlah pengunjung tersebut disebabkan oleh penurunan dan kenaikan dari setiap bulan. Akan tetapi kenaikan yang sangat besar terjadi pada tahun 2019 yaitu bulan Desember. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah yang diambil adalah suasana kafe dan promosi terhadap keputusan pembelian pada Kafe Ajudan Kopi Karawang. 952 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Suasana kafe dan promosi terhadap keputusan pembelian pada pengunjung Kafe Ajudan Kopi Karawang. KAJIAN LITERATUR Suasana kafe Suasana kafe ialah desain lingkungan untuk merancang respons emosional dan persepsi pelanggan dan untuk mempengaruhi pelanggan dalam membeli barang (Nofiawaty dan Beli, 2. Kemudian Menurut Levy and Weitz . 2: . suasana kafe adalah atmosphere mengacu pada desain lingkungan seperti komunikasi visual, pencahayaan, warna, music, dan aroma untuk menyimulasikan respons persepsi dan emosi pelanggan dan pada akhirnya mempengaruhi perilaku pembelian Terdapat dimensi pada Suasana Kafe, yaitu: Exterior (Bagian luar tok. Memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam membentuk citra toko tersebut maka dalam hal ini bagian luar toko harus direncanakan dengan sangat baik. Jika bagian luar toko ditata dengan menarik dan unik, hal ini akan menarik orangorang untuk mengunjungi dan masuk ke dalam toko. General interior (Interior umu. Desain interior dari suatu toko harus dirancang untuk memaksimalkan visual merchandising display yang baik yaitu yang dapat menarik perhatian pengunjung dan membatu mereka agar lebih mudah memperhatikan, mengamati, dan memilih barang sehingga akhirnya melakukan pembelian. Store layout (Tata letak tok. Pengelolaan dalam hal penentuan lokasi dan fasilitas toko. Pengelolaan toko juga harus memanfaatkan ruang toko seefektif mungkin. Interior (Point of purchas. displays Setiap point of purchase (POP) display ini menyediakan informasi untuk pengunjung toko, mempengaruhi suasana toko dan berfungsi sebagai promosi yang terus menerus untuk meningkatkan penjualan dan laba toko. Promosi Promosi yang mengacu pada kegiatan berkomunikasi dengan manfaat dari produk dan membujuk pelanggan untuk membeli produk tersebut (Kotler dan Armstrong 2. Promosi mengkomunikasikan program-program pemasaran secara persuasif kepada target pelanggan atau calon pelanggan untuk mendorong terciptanya transaksi antara perusahaan dan pelanggan (Hasan, 2013: . 953 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Jadi dapat di simpulkan bahwa promosi adalah jenis komunikasi yang memberikan penjelasan dan manfaat mengenai barang dan jasa kepada calon pembeli agar tercipta transaksi antara perusahaan dan calon pembeli tersebut. Terdapat 9 dimensi promosi yaitu sebagai berikut: Adversiting . Setiap dibayar dari presentasi nonpersonal dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor yang teridentifikasi melalui media yang print . oran dan majala. , media penyiaran . adio dan televis. , media jaringan . elepon, kabel, satelit, nirkabe. , media elektronik . ekaman, rekaman video, video disc. CD-ROM, halaman we. , dan media display. Sales promotion . romosi penjuala. Insentif jangka pendek untuk mendorong percobaan atau pembelian produk atau layanan termasuk promosi pelanggan . eperti sampel, kupon, dan prem. , promosi perdagangan dan bisnis dan penjualan pasukan promosi . ontes untuk repetisi dijua. Personal selling . enjualan pribadi /langsun. Interaksi tatap muka dengan satu atau lebih calon karyawan untuk tujuan membuat presentasi, menjawab pertanyaan, dan pengadaan pesanan atau menerima pesanan. Public relation . ubungan masyaraka. Sebuah variety program diarahkan secara internal untuk employee perusahaan atau eksternal untuk pelanggan, bentuk-bentuk lain, pemerintah, dan media untuk mempromosikan produk citra company atau komunikasi produk individu Direct and database marketing . asis data marketing langsun. Penggunaan mail, telepon, fax, e-mail, atau internet untuk berkomunikasi secara langsung dengan atau meminta tanggapan atau dialog dari pelanggan tertentu dan prospek. Event and experiences . cara dan pengalama. Kegiatan dan program yang dirancang untuk menciptakan harian Perusahaan yang disponsori atau khusus terkait merek interaksi dengan consumers, termasuk olahraga, seni, entertainment, dan acara course serta kegiatan yang kurang formal. Online and sosial media marketing . ecara online dan media sosial pemasara. Kegiatan online dan program yang dirancang untuk melibatkan pelanggan atau prospek dan langsung atau tidak langsung meningkatkan kesadaran, meningkatkan citra, atau menimbulkan penjualan produk dan layanan Mobile marketing . ergerakan pasa. Suatu bentuk khusus dari pemasaran online yang menempatkan komunikasi pada ponsel konsumen seluler, ponsel pintar, atau melalui berbagai media Visual produk 954 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Visual produk juga dapat diartikan sebagai praktik mendesain dan menampilkan barang dagangan dengan mengatur tata letak dengan tujuan menarik pembeli dan meningkatkan penjualan. Word of Mouth Selanjutnya Kotler dan Armstrong dalam Aprilia . 5: . Membeli merek yang berbeda antara niat pembelian dan keputusan pembelian. Pengambilan keputusan merupakan memilih salah satu dari dua pilihan yang ada. Dengan berbagai pertimbangan yang harus di pikirkan terlebih dahulu oleh calon konsumen atau pelanggan potensial. Menurut Fandy Tjiptono . Keputusan Pembelian adalah AuKeputusan pembelian adalah sebuah proses dimana konsumen mengenal masalahnya, mencari informasi mengenai produk atau merek tertentu dan mengevaluasi seberapa baik masing-masing alternatif tersebut dapat memecahkan masalahnya, yang kemudian mengarah kepada keputusan pembelian. Ay. Berdasarkan pengertian tersebut peneliti memahami bahwa keputusan untuk membeli dapat timbul karena adanya penilaian objektif atau karena dorongan Keputusan untuk bertindak adalah hasil dari serangkaian aktivitas dan rangsangan mental emosional. Proses untuk menganalisis, merasakan dan memutuskan, pada dasarnya adalah sama seperti seorang individu dalam memecahkan banyak permasalahannya. Setelah membahas keputusan pembelian ada proses keputusan pembelian. keputusan pembelian ialah menentukan proses dalam mengambil sebuah pembelian. Adapun dimensi/elemen dasar keputusan pembelian yaitu sebagai berikut: Pilihan Produk Konsumen dapat mengambil keputusan untuk membeli sebuah produk atau menggunakan uangnya untuk tujuan yang lain. Dalam hal ini perusahaan harus memusatkan perhatiannya kepada orang-orang yang berminat membeli sebuah produk serta alternatif yang mereka pertimbangkan. Pilihan Merek Konsumen harus mengambil keputusan tentang merek mana yang akan dibeli. Setiap merek memiliki perbedaan-perbedaan tersendiri. Dalam hal ini perusahaan harus mengetahui bagaimana konsumen memilih sebuah merek yang terpercaya. Pilihan Tempat Penyalur Ini merupakan alat penyebaran dari topik dan talker. Topik yang telah ada juga membutuhkan suatu alat yang membantu agar topik atau pesan dapat berjalan. Alat ini membuat orang mudah membicarakan atau menularkan produk atau jasa perusahaan kepada orang lain. Purchase amount . umlah pembelian dan kuantita. Konsumen harus mengambil keputusan tentang penyalur mana yang akan Setiap konsumen berbeda-beda dalam hal menentukan penyalur bisa dikarenakan faktor lokasi yang dekat, harga yang murah, persediaan 955 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. barang yang lengkap, kenyamanan berbelanja, keluasan tempat dan lain Purchase timing . aktu pembelia. Keputusan konsumen dalam pemilihan waktu pembelian bisa berbeda-beda, misalnya: Ada yang membeli setiap hari, satu minggu sekali, dua minggu sekali, tiga minggu sekali atau sebulan sekali dan lain-lain. Payment method (Metode pembayara. Konsumen dapat mengambil keputusan tentang metode pembayaran yang akan dilakukan dalam pengambilan keputusan konsumen produk atau jasa. Kerangka Pemikiran Berdasarkan uraian di atas dapat digambarkan model hubungan variabelnya dalam struktur paradigma penelitian sebagai berikut: Gambar 3. Model Penelitian Suasana kafe (X) Promosi (X. Keputusan (Y) Hipotesis Berdasarkan gambar 3, maka hipotesisnya adalah sebagai berikut: H1: Terdapat Korelasi dari Suasana Kafe dan Promosi H2: Terdapat pengaruh secara parsial Suasana Kafe terhadap Keputusan Pembelian H3: Terdapat pengaruh secara parsial Promosi terhadap Keputusan Pembelian H4: Terdapat pengaruh secara simultan Suasana Kafe dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Karakteristik dari metode ini bersifat kuantitatif yang bertujuan untuk meneliti perilaku suatu individu atau kelompok dengan mengambil sampel dari satu populasi dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung Kafe Ajudan Kopi Karawang dengan jumlah 4302, sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden dengan menetapkan tingkat kesalahan 10%. Peneliti menggunakan teknik random sampling dalam pengambilan sampel setiap responden memiliki kesempatan yang sama. Metode dan analisis yang digunakan adalah uji validitas, reliabilitas, serta analisis linier regresi melalui software SPSS 20 dimana metode tersebut merupakan metode yang memiliki karakteristik bahwa data harus berdistribusi normal. 956 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Responden dalam penelitian ini adalah pengunjung Kafe Ajudan Kopi Karawang dimana responden berjumlah 100 orang. Karakteristik responden dalam penelitian ini dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin, dan usia pengunjung. Tabel 1. Karakteristik Responden Karakteristik Kategori Jenis Laki-laki Kelamin Perempuan Usia 31 tahun ke atas Total Sumber: Hasil Olah Data Jumlah Presentase Hasil Uji Validitas Uji validitas merupakan suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan suatu instrumen dalam penelitian. Dari data yang diperoleh oleh peneliti hasil melalui survei yang disebarkan dalam bentuk kuesioner terhadap sampel berjumlah 328 responden. Dengan bantuan SPSS, peneliti dapat mengetahui hasil analisis validitas dimana kuesioner tersebut valid atau tidak valid dengan membandingkan nilai r ( r > 0,3 ( valid ) atau r < 0,3 ( tidak vali. Adapun hasil uji validitas ketiga variabel tersebut adalah sebagai berikut: Tabel 2. Hasil Uji Validitas Variabel Suasana kafe (X1. No. Item 957 | Volume 6 Nomor 3 2024 Hitung Krisis 0,494 0,590 0,380 0,341 0,564 0,697 0,728 0,638 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 0,773 0,638 0,625 0,645 0,633 0,700 0,768 0,608 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid 0,753 0,741 0,591 0,684 0,388 0,730 0,626 0,428 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid 0,392 0,704 0,344 0,719 0,465 0,687 0,676 0,770 Sumber: Hasil Olah Data Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Promosi (X. Keputusan Pembelian (Y) Hasil Uji Reliabilitas Untuk mengetahui reliabilitas dari setiap variabel dalam penelitian ini. SPPS menjadi alat bantu penulis. Dengan menggunakan alat bantu SPSS, penulis dapat mengetahui bahwa survei yang dilakukan melalui kuesioner tersebut reliabel atau tidak reliabel yang artinya r > 0,6 atau r < 0,6. Adapun hasil dari uji reliabilitas variabel dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel 3 berikut: Tabel 3. Hasil Uji Reliabilitas Variabel r Hitung r Krisis Suasana Kafe (X. 0,887 0,6 Promosi (X. 0,746 0,6 Keputusan 0,736 0,6 Pembelian (Y) Sumber: Hasil Olah Data 958 | Volume 6 Nomor 3 2024 Kriteria Reliabel Reliabel Reliabel Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Hasil Uji Asumsi Klasik Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah suatu data mengikuti sebaran normal atau tidak normal dengan menggunakan metode KolmogorovSmirnov yang dibantu oleh SPSS. Dengan ketentuan apabila variabel memiliki yca Hitung lebih besar dari 0,05 maka variabel tersebut mengikuti distribusi normal. Tabel 4. Hasil Uji Normalitas Normal Parametersa,b Most Extrem Differences Mean Std. Devation Unstandardized Residual 0E-7 Absolute ,071 Positive Negative ,044 -,071 KolmogorovSmirnov Z Asymp. Sig. Sumber: Hasil Olah Data ,714 ,688 Hasil Hipotesis Terdapat Korelasi antara Suasana Kafe (X. Promosi (X. Kriteria Uji = Tolak H0 jika Sig. < yu atau tHitung > tTabel. Untuk Korelasi Suasana Kafe (X. antara Promosi (X. dengan tingkat signifikan . = 10%, degree of freedom . = n Ae 2 = 100 Ae 2 = 98 diperoleh tTabel =1,660. Tabel 5. Korelasi antara Suasana Kafe (X. dengan Promosi (X. Kesimpulan Hitung Tabel 0,000 0,10 7,609 1,660 H0 Ditolak Sumber: Hasil Olah Data SPSS 20 Struktur Sig. Berdasarkan tabel 5 diketahui nilai signifikasi untuk pengaruh Suasana Kafe (X. terhadap Promosi (X. adalah sebesar 0,000 > 0,010 dan nilai tHitung . > tTabel . yang dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya variabel Suasana Kafe (X. berpengaruh secara signifikan terhadap Promosi (X. 959 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Parsial Suasana Kafe (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Kriteria Uji = Tolak H0 jika Sig. < yu atau tHitung > tTabel. Untuk pengaruh Experiential Marketing (X) secara parsial terhadap Word of Mouth (Y) dengan tingkat signifikan . = 10%, degree of freedom . = n Ae 2 = 100 Ae 2 = 98 diperoleh t tabel =1,209. Tabel 6 Pengaruh Parsial Suasana Kafe (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Struktur Pzx Kesimpulan Hitung Tabel 0,000 0,010 6,799 1,660 H0 Ditolak Sig. Sumber: Hasil Olah Data SPSS 20 Berdasarkan tabel 6 diketahui nilai signifikasi untuk pengaruh Experiential Marketing (X) terhadap Word of Mouth (Y) adalah sebesar 0,000 > 0,010 dan nilai tHitung . > tTabel . yang dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 Artinya variabel Suasana Kafe (X. berpengaruh secara positif terhadap Keputusan Pembelian (Y). Pengaruh Parsial Promosi (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Kriteria Uji = Tolak H0 jika Sig. < yu atau tHitung > tTabel. Untuk pengaruh Promosi (X. secara parsial terhadap Keputusan Pembelian (Y) dengan tingkat signifikan . = 10%, degree of freedom . = n Ae 2 = 100 Ae 2 = 98 diperoleh t tabel =1,660. Tabel 7 Pengaruh Parsial Customer Satisfaction (X) Terhadap Word of Mouth (Y) Kesimpulan Hitung Tabel 0,000 0,010 3,222 1,660 H0 Ditolak Hasil Olah Data SPSS 20 Struktur Sig. Berdasarkan tabel 7 diketahui nilai signifikasi untuk pengaruh Customer Satisfaction (Z) terhadap Word of Mouth (Y) adalah sebesar 0,000 > 0,010 dan nilai tHitung . > tTabel . ,1,. yang dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 Artinya variabel Promosi (X. berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Pengaruh Simultan Suasana Kafe (X. dan Promosi (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) Untuk variabel Suasana Kafe (X. dan Promosi (X. secara Simultan terhadap variabel Keputusan Pembelian (Y) dengan tingkat signifikan . = 10%, 960 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. degree of freedom . = n Ae 2 = 100 Ae 2 = 98 diperoleh ftabel = 2,36 KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka kesimpulan dapat diambil mengenai pengaruh Suasana Kafe dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian pada Kafe Ajudan Kopi Karawang adalah sebagai berikut: Berdasarkan hasil penelitian, dari 16 pernyataan Suasana Kafe (X. berada pada kriteria setuju dengan rata-rata 379, dari 16 indikator pernyataan, menunjukkan hasil 16 indikator seluruhnya memiliki kriteria setuju. Pernyataan yang memiliki skor tertinggi yaitu terdapat Letak store entrances . intu masu. mudah dilewati dengan skor 403 dan skor terendah yaitu terdapat pada indikator di tampilan kafe yang menarik membuat nyaman dengan skor 358. Hal tersebut berarti menunjukkan bahwa letak pintu masuk atau jalan menuju kafe sangat mudah di akses dan menjadi perhatian Berdasarkan hasil penelitian, dari 8 pernyataan Promosi (X. berada pada kriteria setuju dengan rata-rata 405, dari 8 indikator pernyataan, menunjukkan hasil 2 indikator sangat setuju, dan 6 indikator setuju. Apakah dengan gambar yang menarik membuat menu tertarik untuk di pesanAy dengan skor 468. Indikator pernyataan terendah dimiliki oleh AuPotongan harga di Kafe Ajudan Kopi sering di dapatAy dengan skor 373. Hal ini menunjukkan bahwa menu makanan yang menarik menjadi acuan pelanggan untuk memesan. Berdasarkan hasil penelitian, dari 8 pernyataan keputusan pembelian (Y) berada pada kriteria setuju dengan rata-rata 319, dari 8 indikator pernyataan, menunjukkan hasil 2 indikator sangat setuju dan 5 indikator setuju dan 1 indikator cukup setuju. Pernyataan yang memiliki skor tertinggi yaitu terdapat pada Kafe Ajudan Kopi Memiliki banyak variasi produkAy dengan skor sebesar 458. Dan indikator yang memiliki skor terendah yaitu Aupengunjung memesan produk karena produk tersebut populerAy dengan skor sebesar 397. Hal tersebut menunjukkan bahwa Kafe Ajudan Kopi Karawang memiliki variasi produk yang membuat para pelanggan Terdapat korelasi antara Suasana kafe (X. dan Promosi (X. di Kafe Ajudan Kopi Karawang, yaitu sebesar 0,541 dengan nilai yang masuk ke kategori kuat dan searah karena memiliki nilai yang positif. Pengaruh parsial Suasana Kafe (X. dan Promosi (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) Pengaruh Parsial Suasana Kafe (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) memiliki nilai sebesar 0,3102 atau 31,02%. Hal ini menunjukkan suasana kafe berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian 961 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Parsial Promosi (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) memiliki nilai sebesar 0,0696 atau 6,96%. Hal ini menunjukkan suasana kafe berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian Pengaruh simultan Susana Kafe (X. dan Promosi (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y). Terdapat pengaruh secara simultan Suasana Kafe (X. dan Promosi (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) sebesar 0,54 atau 54%. Hal ini menunjukkan bahwa Suasana Kafe (X. dan Promosi (X. berkontribusi terhadap Keputusan Pembelian (Y) sebesar 54% sedangkan 0,46 atau 46% merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian Hal ini menunjukkan bahwa Suasana Kafe dan Promosi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Saran Saran untuk pemilik usaha : Jika dilihat dari hasil uji deskriptif pada variabel suasana kafe di tabel 4. terdapat satu indikator pernyataan yang memiliki nilai paling kecil di antara semua indikator pernyataan pada variabel suasana kafe yaitu tampilan kafe yang menarik membuat nyaman. Saran dari peneliti yaitu dengan membuat desain kafe yang menarik contohnya seperti kafe 26 yang berkonsep desain industrial , desain ini memiliki keunggulan desain seperti banyaknya gambar-gambar unik seperti art dan graffiti di setiap dinding sekitar kafe dan mempunyai alas duduk dari bahan bekas industri seperti tong meja balok yang berdesain klasik namun sangat di minati oleh para kaum muda. Jika dilihat dari hasil uji deskriptif pada variabel promosi di tabel 4. terdapat satu indikator pernyataan yang memiliki nilai paling kecil di antara semua indikator pernyataan pada variabel promosi yaitu potongan harga di Kafe Ajudan Kopi sering di dapat. Saran dari menggunakan konsep pembayaran menggunakan aplikasi seperti kafe Kopi Kenangan yang konsepnya membeli produk makanan atau minum dan melakukan pembayaran menggunakan aplikasi mendapatkan poin dan poin yang sudah terkumpul bisa ditukar dengan makan dan minuman yang telah tersedia sebagai hadiah. Berdasarkan hasil penelitian untuk variabel keputusan pembelian, terdapat 1 indikator yang memiliki skor terendah yaitu indikator pengunjung memesan produk karena produk tersebut populer. Saran dari peneliti menggunakan konsep foto menu makanan yang menggugah selera, konsepnya seperti tempat makanan cepat saji seperti McD yang mengunggah foto menu makanan mereka ke media sosial dengan angle yang menarik, pencahayaan yang terang, dan biasanya semakin di zoom-in akan membuat pelanggan semakin tertarik untuk memesan. 962 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 950- 963 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. DAFTAR PUSTAKA