JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS. Vol. No. JULI 2022, pp. 160 - 172 p-ISSN : 1979-0414. e-ISSN : 2621-6256 . http://journal. id/index. php/pixel C page 160 Implementasi Azure Cognitive Services dalam Pengembangan Chatbot Layanan Informasi Skripsi Nur Asiah Ramdani1. Asriyanik2. Winda Apriandari3 1,2,3 Universitas Muhammadiyah Sukabumi Jl. Syamsudin. No. Cikole. Kec. Cikole. Kota Sukabumi. Jawa Barat 43113, . 218345, e-mail: 1nurasiah054@ummi. id, 2asriyanik@ummi. id, 3winda. apriandari@ummi. ARTICLE INFO Article history: Received 30 Mei 2022 Received in revised form 2 Juni 2022 Accepted 10 Juni 2022 Available online Juli 2022 ABSTRACT The Thesis is a compulsory subject that must be followed by undergraduate students to complete their study period. The Thesis is different from other courses related to the procedures in it. In the Informatics Engineering study program at Muhammadiyah University of Sukabumi, the dissemination of thesis information was spread through 5 different media, but this was not effective because it took a lot of time and made the work Therefore, to facilitate the dissemination of information, the researchers created a chatbot application that can answer questions about thesis To produce a smart chatbot. Microsoft Azure Cognitive Services QnA Maker service is used in its manufacture. The chatbots were tested using alpha and beta testing and concluded that making chatbot applications with Azure Cognitive Services QnA Maker made finding thesis information more accurate, effective, and efficient. Keywords: Azure Cognitive Services. Chatbot. QnA Maker. Skripsi Pendahuluan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan surat edaran dengan nomor 152/E/T/2012 tertanggal 27 Januari 2012 terkait ketentuan publikasi makalah yang harus diterbitkan oleh mahasiswa program Sarjana. Master, dan Doktor. Bagi program Sarjana atau strata-1 sendiri diharapkan dapat menerbitkan makalah dalam bentuk jurnal ilmiah . Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (Prodi TI UMMI) merupakan salah satu institusi yang menyediakan pendidikan program Sarjana bagi para mahasiswa. Pada dasarnya skripsi masuk ke dalam mata kuliah wajib bagi mahasiswa S-1 namun skripsi memiliki perbedaan dengan mata kuliah lain, yaitu terkait prosedur-prosedur yang terdapat di dalamnya. Penyampaian informasi skripsi di Prodi TI UMMI dilakukan dengan cara unggah manual melalui berbagai media, hal ini menyebabkan pekerjaan dilakukan berulang dan penyebaran informasi tidak merata mengingat tidak semua mahasiswa menggunakan seluruh media yang Prodi gunakan. Disamping itu, dengan tidak terpusatnya media penyampaian informasi skripsi juga membuat mahasiswa kerap kembali bertanya secara pribadi kepada dosen yang berperan sebagai penyampai informasi. Hasil dari survei yang disebar kepada 30 mahasiswa Prodi TI Received Mei, 2022. Revised Juni, 2022. Accepted Juli, 2022 JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256. UMMI dari semester 4 hingga 8 didapat bahwa 83. 3% mahasiswa menyatakan kesulitan dalam mencari informasi skripsi, dan 73. 3% setuju bahwa penyebaran informasi skripsi di Prodi TI UMMI belum dilakukan secara efektif. Di dalam dunia teknologi informasi ada yang dinamakan proses otomatisasi yaitu suatu metode penggantian tenaga manusia dengan mesin sehingga dapat mempermudah pekerjaan tanpa perlu pengawasan manusia . Dalam kasus di atas, proses otomatisasi dapat diterapkan di Prodi TI UMMI untuk membantu penyebaran informasi skripsi yang biasanya dilakukan secara manual oleh dosen sehingga kini dapat diganti dengan tenaga mesin. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan yaitu pembuatan aplikasi chatbot yang dapat menjawab otomatis setiap pertanyaan yang diajukan tiap-tiap mahasiswa terkait informasi skripsi. Chatbot adalah layanan dengan teknologi kecerdasan buatan yang dapat membalas pesan secara otomatis, chatbot memproses bahasa natural sehingga menghasilkan respon cerdas yang dikirim kembali kepada penggunanya . , . Dalam penelitian berjudul Chatbot sebagai Implementasi Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence dengan Channel Telegram . disimpulkan bahwa dalam praktiknya, respon cepat yang dihasilkan chatbot berhasil meningkatkan kepuasan pelanggan. Chatbot termasuk ke dalam salah satu cabang teknologi kecerdasan buatan yaitu Natural Language Processing (NLP). NLP merupakan bidang kecerdasan buatan yang mempelajari interaksi manusia dengan mesin melalui bahasa natural . Penelitian yang dilakukan Muhammad Naufal Alfareza . dengan membuat chatbot menggunakan NLP menghasilkan chatbot yang dapat merespon pertanyaan namun masih ditemukan kekurangan yaitu tidak dapat merespon ketika terdapat kesalahan eja dalam kata kunci yang dimasukkan. Disamping itu, terdapat beberapa platform komputasi awan yang menyediakan layanan Cognitive Services yang dapat membantu dalam pengembangan chatbot yang lebih pintar dan dapat merespon dengan baik, diantaranya yaitu Microsoft Azure. Google Cloud Platform (GCP). Amazon Web Services (AWS), dan IBM Cloud. Dari salah satu hasil penelitian yang diunggah dalam prosiding Intercon 2019 . dilakukan perbandingan guna mencari layanan Cognitive Services paling pintar. Ada 5 kriteria yang diuji yaitu aspek umum, teknis, layanan, komersial, dan bisnis dengan hasil akhir IBM Cloud menempati urutan pertama dan kemudian disusul Azure, selanjutnya AWS dan yang terakhir GCP. Namun berdasar tingkat kepopularitasan platform komputasi awan di Indonesia. IBM tidaklah berada di peringkat 3 teratas yang artinya penggunaan IBM Cloud sebagai layanan komputasi di Indonesia masih terbilang jarang jika dibandingkan dengan layanan komputasi lainnya, sehingga dalam hal ini dengan mempertimbangkan kedua faktor tersebut peneliti memutuskan untuk menggunakan layanan Cognitive Services paling pintar kedua yaitu dari Microsoft Azure. Layanan utama Cognitive Services yang digunakan dalam pembuatan chatbot ini adalah QnA Maker. QnA Maker merupakan layanan Cognitive Services yang disediakan Microsoft Azure yang termasuk ke dalam kategori kecerdasan buatan. QnA Maker membantu memberikan kemampuan kepada penggunanya dalam pembuatan layanan tanya jawab dengan mengambil informasi melalui Frequently Asked Question (FAQ), panduan produk dan lainnya . Informasi yang digunakan sebagai bahan pembuatan basis pengetahuan didapatkan dari kuesioner yang disebar kepada mahasiswa Prodi TI UMMI dan melalui wawancara terhadap dosen Prodi TI UMMI. Selain itu informasi lainnya juga didapat melalui studi literatur salah satunya adalah dari dokumen panduan skripsi. Setelah aplikasi chatbot dibuat maka dilakukan pengujian untuk mengukur keberhasilan chatbot dalam efektivitas pelayanan informasi skripsi di Prodi TI UMMI. Pengujian dilakukan dengan dua cara yaitu pengujian Alpha yaitu dilakukan secara internal untuk memastikan tidak ada bug dalam aplikasi, pengujian ini melalui teknik Black Box testing yang memperhatikan ketepatan hasil respon dan rata-rata waktu yang dibutuhkan dalam menghasilkan jawaban di Selanjutnya dilakukan pengujian Beta yang disebar langsung secara eksternal melalui kuesioner yang kemudian dihitung dengan menggunakan skala likert . Pembuatan aplikasi p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256 dalam penelitian ini menggunakan metode Prototype, dan dalam hasilnya chatbot akan menampilkan single-page application (SPA). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi chatbot dengan memanfaatkan teknologi Microsoft Azure Cognitive Services yang dapat membantu mahasiswa dan pihak yang berkepentingan dalam mendapatkan informasi skripsi dengan cara efektif, akurat dan efisien dalam waktu. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode Prototype dalam pengembangannya. Metode Prototype adalah solusi paling tepat untuk mengembangkan aplikasi ini karena metode ini memungkinkan pengembang dan pengguna berinteraksi secara langsung untuk menghasilkan sebuah aplikasi yang bekerja maksimal . Gambar 1. Alur kerja Metode Prototype Komunikasi dan Pengumpulan Data Awal Terdapat beberapa data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, yang pertama adalah mengenai penyebaran informasi skripsi yang dilakukan Prodi TI UMMI. Ada 5 media yang digunakan sebagai sarana penyebaran informasi diantaranya: Melalui grup WhatsApp UP dan Skripsi, situs e-skripsi Teknik Informatika. Instagram Informatika UMMI, 2 akun Facebook, dan kontak WhatsApp Informatika UMMI. Selain itu juga dikumpulkan data melalui pra-survei mengenai respon mahasiswa terhadap penyebaran informasi skripsi yang telah dilakukan prodi, didapatkan 30 responden yang terdiri dari mahasiswa semester 4 hingga 8. Hasil dari pra-survei kemudian disimpulkan dan dijadikan rujukan untuk penelitian serta bahan dalam wawancara yang dilakukan kepada pihak Prodi TI UMMI sehingga dihasilkan informasi yang dapat dimasukkan ke dalam basis pengetahuan dalam aplikasi. Perencanaan Kebutuhan Dua aspek sebagai fokus utama perencanaan kebutuhan yaitu aspek teknologi dan aspek Aspek teknologi membahas terkait spesifikasi perangkat lunak yang seperti apa yang diperlukan untuk menghasilkan aplikasi chatbot, sementara aspek pengguna lebih kepada siapa saja yang berhak dan mendapatkan akses untuk menggunakan aplikasi chatbot yang telah dibuat. Pembuatan Desain Kerangka dalam proses penelitian ini diantaranya membuat desain yang mengacu kepada perancangan alur kerja chatbot. Terdapat diagram alur yang dapat menyatakan simbol tertentu JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS Vol. No. Juli 2022 : 160 Ae 172 JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256. untuk menunjukkan apa yang terjadi dari setiap tindakan yang dilakukan dalam program . , berikut adalah flowchart chatbot informasi skripsi Prodi TI UMMI. Gambar 2. Flowchart Chatbot Informasi Skripsi Prodi TI UMMI Dengan flowchart ini dapat dilihat bagaimana tahapan kerja chatbot ketika mendapatkan masukkan dari pengguna dan apa yang kemudian dikeluarkan sebagai jawaban. Selain itu untuk melihat interaksi antara admin dan pengguna dalam aplikasi maka dibuat diagram usecase sebagai berikut. Gambar 3. Diagram Usecase antara Aktor dan Sistem Pembentukan Prototype Aplikasi chatbot ini bersifat single-page application (SPA) yang hanya memuat satu halaman dinamis dan tidak perlu memuat ulang halaman sehingga mengurangi beban kerja server . , . Berikut adalah rancangan dari tampilan antar muka aplikasi chatbot berbasis web. p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256 Gambar 4. Rancangan Tampilan Antar Muka Chatbot Informasi Skripsi Prodi TI UMMI Evaluasi Prototype dan Analisis Umpan Balik Kebutuhan Setelah aplikasi selesai dibuat, kemudian dilakukan pengujian untuk menguji tingkat keefektivitasan aplikasi chatbot. Pengujian dilakukan dengan dua cara, yang pertama adalah Alpha testing dengan teknik blackbox yaitu melibatkan tim internal untuk mengukur akurasi konten, fungsionalitas teknologi, dan waktu respon yang dihasilkan . Selanjutnya Beta testing yang melibatkan orang luar yaitu 20 responden yang mengisi kuesioner pengujian aplikasi yang berisi 8 pertanyaan. Skor yang didapatkan di dalam kuesioner kemudian dihitung dengan skala likert dari skala 1-4. Tabel 1. Tabel Skala Likert Tingkat Kepuasan Skala Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju 1 Kemudian dicari nilai presentase melalui perhitungan dengan rumus 1. Oc( . ycU= y 100% . Dengan Y adalah nilai presentase yang dicari. N adalah nilai kategori dari setiap jawaban. R adalah frekuensi, dan skor ideal adalah nilai tertinggi yang dikalikan dengan jumlah sampel . Interval penilaian dalam skala likert skala 1-4 dapat dilihat pada tabel 2. Untuk mencari interval dapat dihitung dengan rumus 2. ya= . = 25 Dengan I adalah interval yang dicari dan jumlah skor adalah skor skala likert yang Dalam penelitian ini digunakan skala 1-4 maka jumlah skor adalah 4. Tabel 2. Interval Penilaian Skala Likert ya= Indeks 0% Ae 24. Indeks 25% Ae 49. Indeks 50% Ae 74,99% Indeks 75% Ae 100% Sangat Tidak Setuju Tidak Setuju Setuju Sangat Setuju Hasil dan Pembahasan Setelah melakukan observasi dan dibuat kuesioner pra-survei menggunakan Google Form untuk disebar ke 30 mahasiswa, hasilnya memperlihatkan bahwa dari kelima media yang digunakan Prodi TI UMMI dalam menyampaikan informasi mengenai skripsi. Grup WhatsApp JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS Vol. No. Juli 2022 : 160 Ae 172 JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256. UP dan Skripsi menjadi pilihan utama mahasiswa dalam mendapatkan informasi dengan skor unggul yaitu 73. Gambar 5. Media Penyebaran Informasi yang Banyak Digunakan Mahasiswa Namun didapatkan hasil juga bahwa 66. 7% kendala terbesar mahasiswa dalam mendapatkan informasi adalah karena informasi lama yang ingin dicari di grup seringkali tertimbun oleh informasi baru dan hal lainnya, karena dalam grup tersebut tidak hanya menampilkan informasi skripsi saja tetapi juga menyajikan informasi mata kuliah lain dan bahkan percakapan antar mahasiswa dan dosen . arena anggota grup banyak maka informasi sering kali tertimbun oleh percakapa. sehingga hal tersebut menjadi kendala utama dalam pencarian Gambar 6. Kendala yang Dihadapi Mahasiwa dalam Mendapatkan Informasi Dan kendala kedua yang dihadapi mahasiswa dalam proses pencarian informasi dengan 3% adalah karena beberapa informasi yang disampaikan hanya diunggah melalui fitur story WhatsApp dan Instagram yang hanya bertahan selama 24 jam, maka ketika mahasiswa hendak melihat informasi kembali di hari berikutnya, informasi tersebut telah hilang, dengan itu mahasiswa harus mencari cara lain untuk mendapatkan informasi yaitu kembali bertanya kepada dosen yang berwenang menyampaikan informasi. Namun kembali didapatkan kendala selanjutnya, 40% mahasiswa menjawab bahwa respon jawaban yang diberikan lama karena dalam hal ini hanya satu dosen yang memegang kontak informasi sementara ada banyak mahasiswa yang juga ingin bertanya hal yang sama. Dari masalah tersebut dihasilkan kesimpulan bahwa 96. 7% atau sebanyak 29 mahasiswa menjawab setuju jika dibuat aplikasi chatbot yang dapat membantu dalam menjawab pertanyaan mengenai informasi skripsi di Prodi TI UMMI. p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256 Gambar 7. Persentase Mahasiswa dalam Rencana Pembuatan Chatbot Perancangan chatbot mengacu kepada dua aspek yaitu teknologi dan pengguna. Untuk aspek teknologi, digunakan beberapa pengaturan untuk membuat chatbot melalui layanan Microsoft Azure Cognitive Services, diantaranya adalah sebagai berikut. Tabel 3. Pengaturan Pembuatan Layanan Microsoft Azure Cognitive Services di Portal Azure Subscription Azure for Student Resource Group chatbot-ti Resource Group Location East US Name chatbot-ti Pricing tier Free F0 Azure Search Location East US Azure Search Pricing Tier Free F App Name chatbot-ti Website Location East US App Insight Enable App Insight Location East US Untuk aspek pengguna yaitu semua pihak yang berkepentingan dan membutuhkan informasi mengenai skripsi dapat mengakses aplikasi ini secara bebas dengan syarat memiliki perangkat untuk mengakses dan juga jaringan internet. Kemudian dibuat basis pengetahuan di dalam QnA Maker. Basis pengetahuan berisi informasi berbentuk pertanyaan dan jawaban yang berasal dari hasil pra-survei dan wawancara kepada dosen Prodi TI UMMI. Pengaturan yang dibuat dalam pembuatan basis pengetahuan ini dapat dilihat dalam tabel 4. Tabel 4. Pengaturan Basis Pengetahuan dalam QnA Maker Microsoft Azure Directory ID Azure subscription name Azure for Student Azure QnA service chatbot-ti Language English Name chatbot-ti Layanan Microsoft Azure yang digunakan dalam penelitian ini terhubung satu sama lain menjadi sebuah kesatuan, maka dibuat arsitektur sistem yang berjalan. JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS Vol. No. Juli 2022 : 160 Ae 172 JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256. Gambar 8. Perancangan Arsitektur Sistem dalam Microsoft Azure Device Client adalah perangkat yang digunakan dalam pengembangan aplikasi, selanjutnya untuk dapat menggunakan layanan Microsoft Azure maka peneliti membuat Azure Active Directory sebagai manajemen identitas dan akses ke dalam semua layanan berbasis cloud dalam Azure. Azure Subscription dibutuhkan sebagai billing terhadap semua layanan yang Selanjutnya dibuat Resource Group yaitu wadah yang memetakan semua layanan yang hendak digunakan, di dalam Resource Group ini berisi App Service Plan yang terdiri dari App Service yang menyediakan layanan Azure Bot Service untuk penghubung ke layanan Azure Cognitive Service QnA Maker dan Azure App Insight sebagai media untuk monitoring dari aplikasi yang telah dibuat. App Service ini menghubungkan layanan Azure Cognitive Service QnA Maker dimana di dalamnya telah dimasukkan basis pengetahuan sebagai pendukung dalam pengembangan aplikasi chatbot informasi skripsi Prodi TI UMMI. Tabel 5. Basis Pengetahuan yang Digunakan dalam Chatbot Data FAQ Skripsi Berisi 40 pasangan pertanyaan dan jawaban dalam bahasa Indonesia mengenai skripsi di Prodi TI UMMI Friendly ChitChat Berisi 92 skenario percakapan kasual bahasa Inggris yang disediakan Microsoft Pengembangan aplikasi chatbot skripsi Prodi TI UMMI telah diterapkan dalam sebuah tampilan website seperti di gambar 9 dan 10. Chatbot dapat diakses melalui alamat https://nurarmdn. Gambar 9. Tampilan Chatbot Informasi Skripsi Prodi TI UMMI melalui Desktop p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256 Gambar 10. Tampilan Chatbot Informasi Skripsi Prodi TI UMMI melalui Smartphone Dari hasil chatbot yang dibuat dilakukan pengujian dengan dua cara yaitu alpha testing dan beta testing. Untuk alpha testing, hasilnya adalah sebagai berikut. Tabel 6. Pengujian Halaman Aplikasi Chatbot Skenario Masukkan Keluaran yang Hasil keluaran Membuka Akses melalui alamat Menampilkan Menampilkan halaman halaman aplikasi https://nurarmdn. halaman chatbot chatbot informasi chatbot melalui informasi skripsi skripsi Prodi TI UMMI Prodi TI UMMI . Membuka Akses melalui alamat Menampilkan Menampilkan halaman halaman chatbot https://nurarmdn. halaman chatbot chatbot informasi informasi skripsi skripsi Prodi TI UMMI Prodi TI UMMI . Tabel 7. Pengujian Menampilkan Jawaban Skenario Masukkan Keluaran yang Hasil keluaran Menampilkan Mengetikkan kata Chatbot Chatbot menjawab jawaban tunggal kunci: Selamat pagi menjawab dengan dengan satu jawaban satu jawaban . Menampilkan Mengetikkan kata Chatbot Chatbot menjawab jawaban dengan kunci: Topik untuk menjawab dengan dengan menambahkan opsi jawaban lain opsi jawaban lain yang opsi jawaban lain dapat diklik yang dapat diklik . Menampilkan Mengetikkan kata Chatbot Chatbot menjawab jawaban yang kunci: Rekomendasi menjawab dengan dengan memberikan berisi tautan tautan yang dapat tautan yang dapat langsung diakses langsung diakses . JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS Vol. No. Juli 2022 : 160 Ae 172 JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS Skenario Menampilkan jawaban yang berisi foto Menampilkan penulisan kata p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256. Masukkan Keluaran yang Mengetikkan kata Chatbot kunci: Tanggal terakhir menjawab dengan daftar skripsi menampilkan foto Mengetikkan kata kunci: Berapa biaya Hasil keluaran Chatbot menjawab dengan menampilkan . Chatbot menampilkan jawaban sebenarnya dari penulisan kata yang benar: Berapa biaya . Chatbot sebenarnya dari penulisan kata yang benar: Berapa biaya Berdasarkan tabel 6 dan 7 dihasilkan bahwa pengujian dengan alpha testing menggunakan teknik blackbox sudah dilakukan dengan hasil semua pengujian valid. Selain itu juga dapat dilihat rata-rata response time yang diberikan aplikasi dengan jumlah request yang terjadi, grafik di bawah ini didapatkan dari Application Insight sebagai fasilitas monitoring di Portal Azure. Gambar 11. Grafik Server Response Time dan Server Request Pengujian kedua yaitu beta testing dengan menghitung skor menggunakan skala likert dari skala 1-4. Kuesioner terdiri dari 8 pertanyaan dengan 20 responden sebagai penguji yang terdiri dari mahasiswa Prodi TI UMMI semester 6 dan 8. Tabel 8. Pengujian Beta dengan Menghitung Skala Likert Jawaban Pertanyaan (N) (R) (N. R) Oc(N. R) (Y) Hasil Responden Adanya aplikasi Sangat Setuju Aplikasi chatbot seputar UP dan Setuju chatbot ini skripsi lebih memudahkan Tidak Setuju mahasiswa dan pihak yang berkepentingan Sangat Tidak dalam menemukan Setuju Aplikasi Sangat Setuju Aplikasi chatbot yang Setuju dibuat memberikan Tidak Setuju efisiensi bagi para pencari efisiensi bagi informasi UP dan skripsi. Sangat Tidak para pencari Setuju p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256 Pertanyaan Aplikasi chatbot yang dibuat menjadikan pencarian informasi UP dan skripsi lebih efektif. Informasi yang disajikan di aplikasi chatbot TI mudah Informasi yang disajikan di chatbot TI sama lengkapnya dengan yang disajikan di media Jawaban yang dihasilkan chatbot TI sesuai dengan yang Jawaban Responden Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju (N) (R) (N. R) Oc(N. Sangat Tidak Setuju Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju (Y) Hasil Dengan aplikasi chatbot ini informasi lebih Informasi yang aplikasi chatbot ini mudah Informasi yang chatbot ini dengan yang disajikan di media lain. Jawaban yang chatbot ini sesuai dengan Aplikasi chatbot ini dan digunakan Sangat Setuju Setuju Aplikasi chatbot TI ini mudah untuk dioperasikan Tidak Setuju dan digunakan Sangat Tidak Setuju Sangat Setuju Interaksi dalam Setuju Interaksi dalam chatbot chatbot ini jelas TI ini jelas dan dapat Tidak Setuju dan dapat Sangat Tidak Setuju Pengujian beta di Tabel 8 menunjukkan bahwa dengan seluruh nilai di atas 80% maka hasil pengujian adalah sangat setuju bahwa aplikasi chatbot ini membuat mahasiswa dan pihak yang berkepentingan mudah dalam menemukan informasi, dengan aplikasi ini juga pencarian informasi menjadi lebih efektif dan efisien. Aplikasi ini mudah dioperasikan dan interaksinya dapat dimengerti, serta informasi di dalamnya mudah dipahami dan tidak kalah lengkap dengan yang disajikan di media lain yang digunakan Prodi TI UMMI. Kesimpulan Berdasarkan pemaparan hasil dan pembahasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pembuatan aplikasi chatbot dapat membantu mahasiswa dan pihak yang berkepentingan menemukan informasi skripsi dengan efektif dan efisien. Dan dengan penggunaan Azure Cognitive Services yaitu QnA Maker dalam pembuatannya, aplikasi ini dapat memberikan JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS Vol. No. Juli 2022 : 160 Ae 172 JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS p-ISSN : 1979-0414 e-ISSN : 2621-6256. response time yang cepat dengan menghasilkan jawaban sesuai yang diharapkan bahkan meskipun dalam praktiknya terdapat kesalahan penulisan namun dengan implementasi Azure Cognitive Services, kesalahan penulisan bukan lagi menjadi kendala dalam menghasilkan jawaban chatbot yang tetap akurat. Keuntungan lainnya dari Azure Cognitive Service dalam pembuatan chatbot ini yaitu biaya yang digunakan dalam proses pengembangannya tidaklah besar bahkan meskipun hanya dengan menggunakan opsi Free tier, pengembang sudah dapat menggunakan layanannya dengan baik. Dengan menambahkan lebih banyak basis pengetahuan di dalamnya dan juga kumpulan data terkait percakapan sehari-hari dalam bahasa Indonesia akan membuat chatbot lebih banyak berguna. Referensi