JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 7 Nomor 1 Mei 2025 e-ISSN : 2722-4368 Strategi Keamanan Router MikroTik: Deteksi dan Mitigasi Serangan Brute Force Berbasis Scripting Ardiansyah1*. Andi Asvin Mahersatillah Suradi2. Wahyuddin Saputra3 Politeknik Negeri Ujung Pandang. Jl. Perintis Kemerdekaan KM. Makassar. Indonesia123 Email coresponden: ardi. zainal@poliupg. Abstrak. Serangan brute force merupakan salah satu ancaman keamanan utama terhadap perangkat jaringan, termasuk router MikroTik. Teknik ini memungkinkan penyerang mendapatkan akses tidak sah dengan mencoba berbagai kombinasi username dan password secara berulang. Meskipun MikroTik memiliki fitur keamanan bawaan, serangan brute force tetap menjadi tantangan bagi administrator jaringan, terutama pada layanan yang sering digunakan untuk akses remote seperti SSH. Telnet. FTP. Winbox, w, dan API. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode deteksi dan mitigasi serangan brute force secara lebih dinamis dengan memanfaatkan scripting MikroTik. Metode yang diusulkan mengidentifikasi pola serangan berdasarkan jumlah percobaan login yang dilakukan serta karakteristik pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini berhasil mendeteksi dan mitigasi serangan brute force secara signifikan pada berbagai layanan login router dalam periode 28 Januari - 4 Februari 2025, sehingga meningkatkan keamanan jaringan secara keseluruhan. Dengan demikian, pendekatan ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif bagi administrator jaringan dalam menghadapi ancaman serangan brute force yang semakin kompleks. Kata Kunci : Keamanan Jaringan. MikroTik. Brute Force. Scripting. Abstract. Brute force attacks represent one of the primary security threats to network devices, including MikroTik routers. This technique allows attackers to gain unauthorized access by repeatedly trying various combinations of usernames and passwords. Although MikroTik has builtin security features, brute force attacks remain a challenge for network administrators, particularly on services frequently used for remote access such as SSH. Telnet. FTP. Winbox, w, and API. This research aims to develop a more dynamic method for detecting and mitigating brute force attacks by leveraging MikroTik scripting. The proposed method identifies attack patterns based on the number of login attempts made and user characteristics. The research results show that this method successfully detected and mitigated brute force attacks significantly on various router login services during the period of January 28 - February 4, 2025, thereby enhancing overall network security. Thus, this approach is expected to serve as an effective solution for network administrators in addressing increasingly complex brute force attack threats. Keywords : Network Security. MikroTik. Brute Force. Scripting. PENDAHULUAN Router MikroTik merupakan salah satu perangkat jaringan yang sering menjadi target serangan brute force saat ini. Serangan brute force adalah teknik yang digunakan oleh penyerang untuk mendapatkan akses tidak sah dengan mencoba berbagai kombinasi username dan password secara berulang. Metode ini dapat menyebabkan kerugian signifikan, termasuk pencurian data dan kerusakan sistem, sehingga menjadi perhatian utama bagi Administrator jaringan . Penelitian menunjukkan bahwa serangan ini semakin canggih dan sering kali berhasil menembus sistem keamanan yang ada, sehingga diperlukan pendekatan baru untuk mendeteksinya secara efektif . Router MikroTik dipilih sebagai fokus penelitian ini karena popularitas dan keandalannya dalam berbagai aplikasi jaringan, baik di lingkungan rumah tangga maupun perusahaan. Router Strategi Keamanan Router MikroTik: Deteksi dan Mitigasi Serangan Brute Force Berbasis Scripting Oleh : Ardiansyah. Andi Asvin Mahersatillah Suradi. Wahyuddin Saputra JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 7 Nomor 1 Mei 2025 e-ISSN : 2722-4368 MikroTik menawarkan berbagai fitur yang memungkinkan administrator untuk mengelola dan mengamankan jaringan dengan lebih baik. Namun, meskipun memiliki banyak keunggulan, router MikroTik juga rentan terhadap serangan brute force, terutama pada layanan seperti SSH. Telnet. API dan FTP yang secara default terbuka, yang sering digunakan untuk mengakses perangkat secara remote . Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa banyak serangan brute force yang berhasil dilakukan melalui protokol ini, sehingga penting untuk mengembangkan solusi yang lebih efektif untuk melindungi perangkat . Dalam konteks ini, terdapat beberapa penelitian yang telah dilakukan terkait dengan serangan brute force pada router. Menekankan bahwa pengamanan router dengan firewall dan penerapan metode forensik digital, seperti pendekatan NIST . , sangat penting dalam mendeteksi serta mencegah serangan brute force, yang dapat mengancam keamanan jaringan dan aktivitas akademik di institusi pendidikan. termasuk analisis keamanan dan pengujian penetrasi untuk mengidentifikasi kerentanan pada layanan SSH dan Telnet . Namun, sebagian besar penelitian ini masih menggunakan metode yang statis dan tidak mempertimbangkan variabel dinamis dalam pendeteksian Oleh karena itu, pada penelitian ini akan pengembangan metode yang lebih dinamis dengan memanfaatkan scripting MikroTik untuk mendeteksi serangan brute force berdasarkan jumlah percobaan login yang dilakukan dan karakteristik pengguna . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang metode baru dalam pendeteksian serangan brute force pada router MikroTik yang lebih dinamis. Metode ini akan menggunakan variabel unik untuk setiap pengguna dan jumlah percobaan login yang dilakukan untuk mengidentifikasi pola serangan secara lebih efektif. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat meningkatkan respons terhadap serangan brute force dan memperkuat keamanan jaringan secara keseluruhan . Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan strategi keamanan yang lebih baik untuk router MikroTik dan perangkat jaringan lainnya. METODOLOGI PENELITIAN Gambar 1. ACTIVITY diagram Proses sistem Strategi Keamanan Router MikroTik: Deteksi dan Mitigasi Serangan Brute Force Berbasis Scripting Oleh : Ardiansyah. Andi Asvin Mahersatillah Suradi. Wahyuddin Saputra JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 7 Nomor 1 Mei 2025 e-ISSN : 2722-4368 Gambar 1 di atas menunjukkan bawah alur Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini berfokus pada pengembangan pendekatan dinamis untuk mendeteksi dan mendeteksi serangan brute force pada perangkat router MikroTik. Penelitian ini memanfaatkan scripting MikroTik untuk mengidentifikasi pola serangan berdasarkan jumlah percobaan login gagal serta karakteristik pengguna, seperti frekuensi akses dan sumber IP. Script yang dikembangkan secara otomatis memantau aktivitas login pada layanan jaringan (SSH. Telnet. FTP. WinBox, w. API) dan menerapkan mitigasi dengan memblokir atau membatasi akses dari sumber yang mencurigakan setelah melewati ambang batas tertentu. Fungsi logika yang digunakan untuk mendeteksi serangan brute force dirumuskan sebagai ycycnycoyca ycu Ou 10 O yc Ou 3 ya. cu, y. = { ycoycaycnycuycuycyca Keterangan: A x adalah jumlah kesalahan login A y adalah jumlah user yang berbeda yang digunakan untuk kesalahan login A F. , . adalah fungsi yang mengembalikan nilai 1 jika terdapat serangan brute force dan 0 jika Dasar pemilihan ambang batas x Ou 10 dan y Ou 3 didasarkan pada hasil eksperimen yang dilakukan dalam rentang waktu 1 menit. Dari pengujian yang dilakukan, pola ini menunjukkan bahwa serangan brute force cenderung mencoba berbagai kombinasi username dalam waktu singkat dengan tingkat kegagalan login yang tinggi. Dengan demikian, parameter ini diidentifikasi sebagai indikator utama dalam mendeteksi serangan brute force pada router MikroTik. Kode ditulis dalam bahasa scripting MikroTik RouterOS dan bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas login mencurigakan dengan memantau log sistem dan menambahkan sumber IP address yang terdeteksi ke dalam daftar address lists jika memenuhi kriteria tertentu. Berikut penjelasan tahapan flowchart pada Gambar 2: Mengambil log dengan topik AucriticaAyAo dalam 1 menit terakhir Mendapatkan waktu saat ini dan rentang waktu 1 menit sebelumnya Mencari log dengan topik critical dalam rentang waktu 1 menit terakhir Inisialisasi array untuk penyimpanan data Memproses setiap log yang ditemukan Ekstraksi ip address dan username dari pesan log Memperbarui atau menambahkan data ke array Menampilkan hasil analisis Menambahkan ip ke daftar address lists jika memenuhi kriteria brute force attack (Ou 10 kemunculan dan Ou 3 user uni. Strategi Keamanan Router MikroTik: Deteksi dan Mitigasi Serangan Brute Force Berbasis Scripting Oleh : Ardiansyah. Andi Asvin Mahersatillah Suradi. Wahyuddin Saputra JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 7 Nomor 1 Mei 2025 e-ISSN : 2722-4368 Gambar 2. Flowchart Pendeteksian Serangan Bruteforce HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan yang diusulkan mampu secara efektif mengidentifikasi pola serangan berdasarkan jumlah percobaan login gagal, serta karakteristik pengguna seperti frekuensi akses dan alamat IP sumber. Pengujian dilakukan pada periode 28 Januari - 4 Februari 2025, dengan data log kegagalan login dikumpulkan menggunakan Graylog guna untuk membantu dalam proses visualisasi pola serangan brute force. Pada Gambar 3. Merupakan hasil deteksi serangan brute force dengan menggunakan MikroTik Scripting yang telah pasangkan pada router MikroTik, source IP Address penyerang secara otomatis akan ditambahkan ke Address Lists pada router, yang nantinya akan digunakan firewall filter untuk dilakukan blocking. Strategi Keamanan Router MikroTik: Deteksi dan Mitigasi Serangan Brute Force Berbasis Scripting Oleh : Ardiansyah. Andi Asvin Mahersatillah Suradi. Wahyuddin Saputra JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 7 Nomor 1 Mei 2025 e-ISSN : 2722-4368 Gambar 3. Daftar Source IP Address brute force pada address lists MikroTik Berikut hasil analisis data serangan brute force yang masuk pada router mikroTik: Tabel 1. Daftar IP Address Penyerang dan Asal Negara IP Address Kode Negara Jumlah Percobaan IP Address Kode Negara Jumlah Percobaan Strategi Keamanan Router MikroTik: Deteksi dan Mitigasi Serangan Brute Force Berbasis Scripting Oleh : Ardiansyah. Andi Asvin Mahersatillah Suradi. Wahyuddin Saputra JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 7 Nomor 1 Mei 2025 e-ISSN : 2722-4368 IP Address Kode Negara Jumlah Percobaan IP Address Kode Negara Jumlah Percobaan Gambar 4. Jumlah percobaan berdasarkan asal negara Tabel 2. 50 User yang paling sering digunakan User Jumlah No User Jumlah Strategi Keamanan Router MikroTik: Deteksi dan Mitigasi Serangan Brute Force Berbasis Scripting Oleh : Ardiansyah. Andi Asvin Mahersatillah Suradi. Wahyuddin Saputra JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 7 Nomor 1 Mei 2025 e-ISSN : 2722-4368 User Jumlah No User Jumlah 34 dolphinscheduler 10 ftpuser 14 postgres 17 hadoop Admin 20 mysql 21 default 22 esuser Gambar 5. Heatmap Jumlah serangan Brute Force Berdasarkan Jam dalam Sehari. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode deteksi dan mitigasi serangan brute force menggunakan scripting MikroTik terbukti efektif dalam meningkatkan keamanan jaringan. Pendekatan ini berhasil mengidentifikasi pola serangan dengan memanfaatkan variabel dinamis, seperti jumlah percobaan login gagal dan karakteristik pengguna, yang diimplementasikan melalui fungsi logika. Pengujian yang dilakukan pada periode 28 Januari Ae 4 Februari 2025 menunjukkan bahwa metode ini mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan dari berbagai Source IP Address, dengan beberapa IP mencatat jumlah percobaan login gagal yang sangat tinggi, seperti 1936 percobaan dari IP 92. Selain itu, analisis terhadap nama pengguna yang paling sering digunakan dalam serangan brute force menunjukkan bahwa nama pengguna umum seperti root, admin, dan user menjadi target utama penyerang. Meskipun metode deteksi dan mitigasi serangan brute force menggunakan scripting MikroTik terbukti efektif dalam meningkatkan keamanan jaringan, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yaitu di mana script akan dijalankan setiap 1 menit, yang berarti proses deteksi dan penambahan address lists dilakukan secara berkala, bukan secara real-time. Hal ini dapat menyebabkan jeda dalam respons terhadap serangan yang sangat cepat. Semakin banyak source IP Address yang terdeteksi dan dimasukkan ke dalam address list, semakin besar konsumsi sumber daya pada router, yang berpotensi memengaruhi performa sistem, terutama pada perangkat dengan spesifikasi terbatas. Untuk mengurangi dampak penggunaan sumber daya, di masa depan dapat Strategi Keamanan Router MikroTik: Deteksi dan Mitigasi Serangan Brute Force Berbasis Scripting Oleh : Ardiansyah. Andi Asvin Mahersatillah Suradi. Wahyuddin Saputra JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 7 Nomor 1 Mei 2025 e-ISSN : 2722-4368 diterapkan mekanisme deteksi berbasis event-driven atau menggunakan threshold dinamis untuk mengoptimalkan efisiensi sistem. DAFTAR PUSTAKA