Volume 5. Nomor 2. Desember 2021 PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MASA PANDEMI COVID-19 Oleh : Ni Luh Putu Agetania STMIK STIKOM INDONESIA Email: niluhputuagetania@stiki-indonesia. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penggunaan media Google Classroom sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Bahasa Indonesia saat pelaksanaan pembelajaran daring, kemudahan serta hambatan dalam penggunaan Google Classroom. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa kelas E jurusan teknik informatika di STMIK STIKOM INDONESIA, dengan sampel sebanyak 7 mahasiswa yang ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi langsung yang dilakukan di waktu yang sama. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis data interaktif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mudah menggunakan Google Classroom, namun belum maksimal sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia karena terkendala akses internet, dari kurang stabilnya siynal juga sering terjadinya pemadaman listrik di daerah mereka. Kata kunci: Google Classroom, media pembelajaran. Bahasa Indonesia, pandemi covid-19 Abstract This study aimed to explore the use of Google Classroom media as a medium of learning in Indonesian language courses when implementing online learning, the convenience and obstacles in using Google Classroom. The population of this study were students of class E majoring in informatics engineering at STMIK STIKOM INDONESIA, with a sample of 7 students who were determined using random sampling technique. The research method uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques in this study used interview techniques and direct observation which were carried out at the same time. The research data were analyzed using interactive data analysis. Based on the results of the study, it shows that students have not been able to use Google Classroom optimally as a medium for learning Indonesian because internet access is constrained, from the lack of stable signals and frequent power outages in their area. Keywords: Google Classroom, learning media. Indonesian language, covid-19 pandemic PENDAHULUAN Virus SARS-COV-2 muncul pada tahun Penyakit yang disebabkan oleh virus ini disebut dengan Covid-19 (Coronavirus diseas. Covid-19 menjadi pandemi karena menyebar hampir di seluruh negara bahkan benua dan menjangkiti banyak orang hingga mengakibatkan terjadinya banyak kasus kematian. Covid-19 terkonfirmasi masuk ke Indonesia di awal Maret 2020 dan penyebaran mengalami peningkatan yang signifikan. Berbagai bidang aspek kehidupan masyarakat Indonesia berdampak karena adanya pandemi Covid-19 ini, salah satunya di bidang pendidikan. Sehingga untuk Covid-19 Kemendikbud menerbitkan beberapa surat edaran terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 salah satunya berisi tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 (Coronavirus diseas. yang Volume 5. Nomor 2. Desember 2021 antara lain memuat arahan tentang proses belajar di rumah. Berdasarkan surat edaran yang disebabkan oleh situasi yang muncul akibat pandemi Covid-19 ini menuntut dosen untuk menggunakan media pembelajaran yang dapat mendukung pembelajaran dari rumah atau secara Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi yang digunakan oleh manusia. Setiap masyarakat di penjuru dunia selalu mempelajari bahasa, baik bahasa negara mereka maupun bahasa dari negara lain karena dengan bahasa manusia akan memahami satu sama lain. Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang digunakan oleh penduduk yang tinggal di Indonesia. Bahasa Indonesia memiliki banyak fungsi dalam kehidupan masyarakat yaitu . bahasa resmi kenegaraan, . bahasa pengantar resmi di lembaga pendidikan, . bahasa resmi pembangunan serta pemerintahan, dan . bahasa resmi dalam pengetahuan, dan pemanfaatan teknologi modern (Andayani, 2. Sehingga Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ada di perguruan tinggi di Indonesia. Bahasa Indonesia di perguruan tinggi diberikan untuk memperdalam dan membekali mahasiswa mengenai bahasa yang mereka pakai sehari-hari atau bahasa nasional Bangsa Indonesia. Selain itu. Bahasa Indonesia di perguruan tinggi juga penting untuk membenahi penulisan atau tata bahasa tulis yang nantinya akan dipakai dalam kehidupan sehari-hari (Gunawan, 2. Pada masa pandemi ini yang menjadi tantangan mendasar adalah bagaimana dosen bisa melaksanakan pembelajaran tanpa bertatap muka secara langsung . pada perkuliahan Bahasa Indonesia. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber terencana sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif sehingga penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif (Munadi, 2. Penggunaan media pembelajaran yang dapat membantu terlaksananya pembelajaran dari rumah atau secara daring di masa pandemi ini menggunakan media e-learning. E-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar kepada siswa dengan menggunakan media internet, intranet, atau media jaringan komputer lain (Hartley, 2001 dalam Hamdani Penggunaan e-learning ini dapat mengatasi masalah jarak dan waktu dalam pembelajaran sehingga pembelajaran dapat berlangsung secara daring. Salah satu media e-learning yang mudah digunakan adalah Google Classroom. Google Classroom merupakan salah satu platform belajar daring . pada smartphone maupun personal computer (PC) dengan koneksi internet (SuAouga, 2. Gunawan . menegaskan bahwa pengajar dapat menggunakan fitur pada aplikasi tersebut seperti assignments . , . , . , mobile application . plikasi telepon gengga. , archive course . rsip progra. , privacy . , time-cost . emat Dengan demikian Google Classroom memudahkan dosen dan mahasiswa untuk melakukan pembelajaran secara daring dimana saja dan kapan saja sehingga perkuliahan pun dapat tetap terlaksana pada situasi pandemi ini. Adapun beberapa peneliti sebelumnya yang melakukan penelitian terkait penggunaan Google Classroom seperti Maharani dan Kartini . SuAouga . , serta Salamah . Berdasarkan pemaparan di atas, tujuan pokok penelitian ini adalah untuk menelaah penggunaan Google Classroom, kemudahan dan hambatan penggunaan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia pada kelas E jurusan teknik informatika di STMIK STIKOM INDONESIA pada masa pandemi Covid-19. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan upaya untuk menyajikan dunia sosial dan perspektifnya dari segi konsep, perilaku, persepsi dan persoalan tentang manusia yang diteliti. Sugiyono . menambahkan penelitian kualitatif merupakan metode penelitian Volume 5. Nomor 2. Desember 2021 yang digunakan untuk meneliti kondisi obyek yang alamiah. Penelitian ini mendeskripsikan penggunaan media Google Classroom pada mata kuliah Bahasa Indonesia saat pelaksanaan pembelajaran daring, kemudahan serta hambatan dalam penggunaan Google Classroom. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester i kelas E Jurusan teknik informatika Tahun akademik 2020/2021 di STMIK STIKOM INDONESIA, dengan sampel 7 . Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random Data penelitian ini bersumber dari hasil wawancara mendalam dan observasi langsung. Proses wawancara dan observasi dilaksanakan melalui Google meeting dan Whatsapp. Mahasiswa diberikan tautan Google Forms melalui WhatsApp group untuk diisi terlebih Kemudian, untuk menggali lebih pembelajaran Bahasa Indonesia di masa pandemi ini barulah dilakukan melalui google meet. Selanjutnya dilakukan check and recheck dari membandingkan data yang diperoleh dari 7 mengelompokkan kesamaan data pada aspek yang diteliti kemudian data divalidasi. Analisis data menggunakan analisis data interaktif. Menurut Miles & Huberman . analisis interaktif terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu: reduksi data, kesimpulan/verifikasi. Berikut ini gambar tahapan prosedur model analisis data interaktif. Gambar 1. Prosedur model analisis data interaktif Miles & Huberman Adapun rinciannya dapat dijelaskan sebagai berikut. Reduksi data, diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan, dan transformasi data kasar yang muncul dari catatancatatan tertulis di lapangan. Reduksi data berlangsung terus-menerus selama proyek yang berorientasi penelitian kualitatif berlangsung. Penyajian data, membatasi suatu penyajian sebagai sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan serta semuanya dirancang guna menggabungkan informasi yang tersusun dalam suatu bentuk yang padu dan mudah diraih. Penarikan kesimpulan, hanyalah sebagian dari satu kegiatan dari konfigurasi yang utuh, makna-makna yang muncul dari data yang lain harus diuji kesimpulan-kesimpulan diverifikasi selama penelitian berlangsung. HASIL DAN PEMBAHASAN Tantangan pembelajaran mata kuliah Bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid-19 yaitu bagaimana pembelajaran tetap dapat terlaksana tanpa bertatap muka langsung atau secara daring. Berdasarkan peneliti menggunakan media pembelajaran yang dapat mendukung terlaksananya pembelajaran secara daring yang bisa dilaksanakan dimana saja dan kapan saja yaitu dengan menggunakan Google Classroom. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara langsung dan observasi mendalam di waktu yang sama. Sehingga data yang sudah diperoleh harus diperiksa kebenarannya melalui triangulasi teknik dan sumber dengan cara check and recheck. Check and recheck dilakukan dengan cara melakukan dua kali wawancara dan observasi menggunakan instrumen yang sama yang bertujuan agar data yang didapat lebih Berdasarkan hasil wawancara dan observasi pertama yang telah dilakukan terhadap 7 mahasiswa dari kelas E di STMIK STIKOM INDONESIA Volume 5. Nomor 2. Desember 2021 pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini. Adapun hasilnya yaitu untuk pertanyaan mengenai, bagaimana proses pembelajaran menggunakan Google Classroom? Tujuh mahasiswa memaparkan prosesnya dengan gaya bahasa mereka masing-masing yang intinya mereka mengatakan tiap minggu dosen akan mengunggah kuis, tugas dan materi baik berupa file pdf. PowerPoint maupun video di Google Classroom. Selain itu saat tatap muka yang dilakukan melalui Google Meet, tautannya juga dibagikan di Google Classroom. Untuk materi, materi akan diunggah sehari sebelum jadwal perkuliahan berlangsung sedangkan kuis dan tugas dibagikan saat jadwal perkuliahan Mahasiswa juga mengatakan untuk mengerjakan kuis dan saat mahasiswa mengikuti sesi sinkronus. Selanjutnya pertanyaan, apakah penggunaan Google Classroom memberi kemudahan bagi Anda untuk memahami materi pada pembelajaran Bahasa Indonesia? Mahasiswa 1, 3, 4, 6, dan 7 rata-rata menanggapinya dengan menjawab materi Bahasa Indonesia yang ada pada Google Classroom dapat dipahami, sedangkan mahasiswa 2 dan 5 menanggapinya dengan menjawab materi Bahasa Indonesia yang ada pada Google Classroom terkadang masih kurang bisa untuk dipahami karena ada beberapa istilah yang tidak diketahui. Kemudian untuk pertanyaan berikutnya mengenai, apa saja hambatan yang Anda alami selama menggunakan Google Classroom dalam pembelajaran Bahasa Indonesia? Mahasiswa 2, 3, 6, dan 7 menanggapinya dengan menjawab, untuk materi yang berupa video terkadang memerlukan waktu lama untuk mulai menontonnya karena Mahasiswa 1 dan 5 tanggapannya sama dengan mahasiswa 2, 3, 6, dan 7 namun mereka juga menambahkan hambatan lainnya yaitu terkadang mengalami kesulitan saat mengunggah mengumpulkan tugas. Berbeda halnya dengan mahasiswa 4, mahasiswa 4 berpendapat bahwa terkadang sebelum kuis selesai terjawab semuanya, tiba-tiba halaman kuis itu tertutup dengan sendirinya sehingga harus diulang kembali untuk dijawab. Pertanyaan berikutnya yaitu. Jika Anda mengalami hambatan saat pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan Google Classroom, apa saja penyebabnya? Tujuh mahasiswa menjawab bahwa sinyal menjadi hambatan mereka, karena sinyal yang sering tidak stabil bahkan terkadang Mahasiswa 1 dan 4 juga menjawab selain karena sinyal, hambatan tersebut terjadi akibat seringnya terjadi pemadaman listrik di daerah mtempat tinggal mereka. Sedangkan mahasiswa 3 memberi jawaban selain sinyal, hambatan itu di alami karena kuota internet yang tidak mencukupi dan tidak adanya WiFi di tempat tinggalnya. Selanjutnya pertanyaan yang diberikan adalah, bagaimana cara Anda mengatasi hambatan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Google Classroom? Mahasiswa 1, 4, 5, 6, 7 rata-rata menjawab, dengan cara mencari tempat di sekitar area tempat tinggal mereka yang terdapat sinyal kuat. Kemudian mahasiswa 2 menjawab, selain mencari tempat di sekitar area tempat tinggal yang terdapat sinyal kuat saat sinyal hilang data selular pun dimatikan kemudian dihidupkan kembali agar ponsel dapat mendeteksi kembali keberadaan sinyal. Mahasiswa 3 menjawab, saat kuota internet habis biasanya ia menggunakan hotspot dari ponsel milik keluarganya di rumah atau mencari WiFi gratis di tempat yang bisa Untuk pertanyaan terakhir, kemudahan apa yang Anda dapat saat menggunakan Google Classroom pada pembelajaran Bahasa Indonesia? Rata-rata 7 mahasiswa menanggapinya dengan menjawab, pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Peneliti melaksanakan check and recheck melalui wawancara dan observasi sekali lagi menggunakan instrumen yang sama untuk memperkuat hasil penelitian ini. Adapun hasil wawancara kedua didapatkan jawaban yang lebih jelas dan lengkap dari mahasiswa. Untuk pertanyaan mengenai, apakah penggunaan Google Classroom memberi kemudahan bagi Anda untuk memahami materi Bahasa Indonesia? Volume 5. Nomor 2. Desember 2021 Mahasiswa 1 menjawab materi Bahasa Indonesia yang ada pada Google Classroom dapat dipahami, mahasiswa 2 menjawab ada beberapa materi yang ada pada Google Classroom kurang bisa dipahami karena kurang jelas, mahasiswa 3 menjawab materi Bahasa Indonesia yang ada pada Google Classroom dapat dipahami karena materi yang diberikan bahasanya mudah untuk dipahami, mahasiswa 4 menjawab materi Bahasa Indonesia yang ada pada Google Classroom dapat dipahami karena materi yang diberikan cukup jelas, mahasiswa 5 menjawab materi yang ada pada Google Classroom terkadang kurang bisa dipahami karena ada beberapa istilah yang tidak diketahui, mahasiswa 6 menjawab materi Bahasa Indonesia yang ada pada Google Classroom dapat dipahami, dan mahasiswa 7 menjawab materi Bahasa Indonesia yang ada pada Google Classroom dapat dipahami karena diperjelas dengan video pengayaan maupun saat google meet, sedangkan mahasiswa 2 dan 5 menanggapinya dengan menjawab materi Bahasa Indonesia yang ada pada Google Classroom terkadang masih kurang bisa untuk dipahami karena ada beberapa istilah yang tidak diketahui. Kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan mengenai, apa saja hambatan yang Anda alami selama menggunakan Google Classroom dalam pembelajaran Bahasa Indonesia? Mahasiswa 1 menjawab, untuk materi yang berupa video terkadang memerlukan waktu lama untuk mulai menontonnya karena loading, dan tidak full saat mengikuti live session, mahasiswa 2 berpendapat bahwa terkadang kurang fokus saat memahami materi dan untuk materi yang berupa video terkadang memerlukan waktu lama untuk mulai menontonnya karena loading, mahasiswa 3 menjawab materi yang berupa video terkadang memerlukan waktu lama untuk mulai menontonnya karena loading dan videonya tersendat-sendat saat ditonton, mahasiswa 4 berpendapat bahwa terkadang sebelum kuis selesai terjawab semuanya, tiba-tiba halaman kuis itu tertutup dengan sendirinya maka harus diulang kembali untuk dijawab, mahasiswa 5 menjawab untuk materi yang berupa video terkadang memerlukan waktu lama untuk mulai menontonnya karena loading dan terkadang mengalami kesulitan juga saat mengunggah jawaban tugas, mahasiswa 6 berpendapat bahwa untuk materi yang berupa video memerlukan waktu lama untuk mulai menontonnya karena loading terkadang mengalami kesulitan juga saat mengunggah jawaban tugas, dan mahasiswa 7 menjawab untuk materi yang berupa video terkadang memerlukan waktu lama untuk mulai menontonnya karena loading dan terkadang telat mengumpulkan kuis atau tugas atau tidak full mengikuti sesi sinkronus. Kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan. Anda pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan Google Classroom, apa saja penyebabnya? 7 mahasiswa berpendapat bahwa koneksi internet yang kurang stabil menjadi kendala, tetapi mahasisa 1 dan menekankan juga bahwa selain bermasalah pada sinyal sering terjadinya listrik mati pun menjadi hambatan juga saat pembelajaran menggunakan Google Classroom. Pertanyaan berikutnya, bagaimana cara Anda mengatasi hambatan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia saat menggunakan Google Classroom? Jawaban dari ketujuh mahasiswa hampir sama dengan apa yang dijawab pada test seseblumnya yaitu rata-rata mereka menjawab, dengan cara mencari tempat di sekitar area tempat tinggal mereka yang terdapat sinyal kuat. Kemudian selain mencari tempat di sekitar area tempat tinggal yang terdapat sinyal kuat, saat sinyal hilang data selular pun dimatikan kemudian dihidupkan kembali agar ponsel dapat mendeteksi kembali keberadaan sinyal, lalu saat kuota internet habis biasanya mereka ada yang menggunakan hotspot dari ponsel milik keluarganya di rumah atau mencari WiFi gratis di tempat yang bisa dijangkau. Penggunaan Google Classroom sebagai media pembelajaran e-learning merupakan tanggapan dari surat edaran Kemendikbud dalam masa darurat penyebaran Coronavirus Disease (COVID-. terkait pencegahan dan penanganan Covid-19. Salah satu suratnya tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 (Coronavirus diseas. yang antara lain memuat arahan tentang proses belajar di rumah atau pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selain itu juga Volume 5. Nomor 2. Desember 2021 berisi himbauan untuk selalu melakukan protokol penyelenggaraan proses pendidikan yang sempat terhenti karena adanya pandemi COVID-19. Hal inilah yang menjadi alasan utama penggunaan teknologi khususnya penggunan Google Classroom dalam proses pembelajaran di tengah situasi saat ini. Dosen mulai memanfaatkan Google Classroom sebagai alternatif untuk media pembelajaran selama dilakukannya pembelajaran jarak jauh. Penggunakan Google Classroom pada saat pelaksapembelajaran dipilih karena dianggap mudah dalam pengaplikasiannya baik bagi dosen maupun mahasiswa. Aplikasi Google Classroom juga dapat diinstall tidak hanya pada komputer maupun laptop, melainkan juga dapat di isntall pada ponsel atau tablet mereka masing-masing. Hal inilah yang membuat pelaksanaan pembelajaran bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Selain itu, penggunaan Google Classroom juga dapat membantu dosen memonitoring mahasiswa saat pelaksanaan pembelajaran daring, karena dosen dapat melihat pembelajaran menggunakan Google Classroom. Tidak hanya Google Classroom, adapun aplikasi lainnya yang digunakan untuk menfasilitasi mahasiswa saat pelaksanaan pembelajaran yaitu WhatsApp group. Whatsapp group ini digunakan untuk sarana berdiskusi antara dosen dan mahasiswa mengenai materi yang telah disampaikan maupun kesepakatankesepakatan lainnya yang masih berhubungan dengan proses pembelajaran. Misalnya saja dalam menentukan jam pelaksanaan Google Meet. Google Meet ini dilakukan untuk menyediakan fasilitas bagi peserta didik supaya dapat melakukan dialog secara interaktif terkait pemahaman mahasiswa tentang materi yang dibagikan pada Google Classroom. Materi pembelajaran yang diberikan dosen diunggah pada Google Classroom berupa file pdf, powerpoint maupun berupa video pengayaan. Kegiatan pelaksanaan pembelajaran daring saat ini menjadi suatu inovasi di dunia pendidikan dalam mengupayakan tersedianya sumber belajar yang variatif di tengah situasi seperti saat ini. Sehingga dapat diartikan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring dimasa pandemi ini sebagai suatu pembelajaran yang memanfaatkan media pembelajaran tertentu dan jaringan internet dalam sebuah proses pembelajaran sehingga mahasiswa tetap mendapatkan pelajaran sesuai dengan haknya kapanpun dan dimanapun mereka berada dengan harapan mereka bisa memahami materi yang diberikan dengan baik pada saat mengikuti pembelajaran daring. Data yang tidak didapatkan selama Google Classroom dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dikumpulkan melalui proses wawancara. Proses wawancara dilaksanakan secara daring melalui Google Meet yang ditujukan kepada 7 mahasiswa yang telah terpilih. Sebelum wawancara dilakukan, 7 mahasiswa tersebut telah diberikan tautan Google Forms melalui WhatsApp yang harus diisi terlebih dahulu. Proses wawancara ini dilaksanakan untuk mengungkap kemudahan dan hambatan apa saja yang dialami mahasiswa selama menggunakan Google Classroom dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Selanjutnya setelah data terkumpul, data di reduksi untuk dipilih hal yang paling pokok dan mengurangi data yang tidak Reduksi data dalam penelitian ini mengarah pada batasan masalah yang telah ada yaitu terkait dengan penggunaan Google Classroom Bahasa Indonesia. Jadi peneliti hanya mengambil dan mengolah data yang berkaitan dengan kemudahan dan hambatan yang dialami selama pembelajaran berlangsung sedangkan data yang lain digunakan sebagai pelengkap dan data tambahan untuk menentukan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan kemudahan dan hambatan dalam penggunaan Google Classroom pada pembelajaran Bahasa Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini. Adapun kemudahan yang didapat mahasiswa dalam menggunakan Google Classroom pembelajaran Bahasa Indonesia: pertama, mahasiswa adalah mahasiswa jurusan teknik informatika dan termasuk dalam golongan milenial maka mahasiswa dapat dengan mudah menggunakan Google Classroom. mahasiswa dapat dengan mudah melakukan upload dan pengunduhan dokumen secara gratis Volume 5. Nomor 2. Desember 2021 serta file-file yang di upload secara otomatis tersimpan di Google Drive yang suatu waktu dapat digunakan kembali oleh mahasiswa. mahasiswa bisa mengikuti pembelajaran kapan saja dan di mana saja. Selain kemudahan, ada juga hambatan yang dihadapi oleh mahasiswa dalam Bahasa Indonesia menggunakan Google Classroom: pertama, terkendala akses internet akibat kurang stabilnya sinyal karena tempat tinggal mereka kebanyakan berada di daerah pedesaan yang memang susah kedua, seringnya terjadi pemadaman listrik dari penyedia layanan listrik saat sedang mengganggu proses pembelajaran yang sedang Solusi yang dapat diberikan dalam hambatan-hambatan penggunan Google Classroom pembelajaran Bahasa Indonesia antara lain: pertama, solusi yang mereka dapat lakukan untuk mengatasi masalah jaringan internet adalah dengan keluar rumah dan pergi ke tempat-tempat yang lebih tinggi dan menggunakan kartu provider yang memiliki sinyal kuat di daerah tempat tinggal mereka. kedua, apabila sering terjadi pemadaman listrik dari penyedia layanan listrik saat sedang mengikuti perkuliahan online maka alternatifnya adalah mahasiswa bisa mengisi daya media elektronik yang akan digunakan baik ponsel maupun laptop agar kondisi sudah terisi penuh sebelum perkuliahan Penelitian ini juga memperkuat penelitian sebelumnya yang sudah dilakukan oleh Maharani dan Kartini . SuAouga . , serta Salamah . SIMPULAN Pandemi Covid-19 ini memberikan tantangan mendasar salah satunya pada pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat perguruan tinggi yaitu bagaimana dosen bisa melaksanakan pembelajaran secara daring pada perkuliahan Bahasa Indonesia. Alternatif dari permasalahan ini adalah dengan menggunakan media pembelajaran Google Classroom karena mudah untuk digunakan serta pembelajaran tetap dapat dilaksanakan di mana saja dan kapan saja oleh mahasiswa sesuai dengan tantangan di masa pandemi Covid-19 ini. Adapun kemudahan yang didapat mahasiswa dalam menggunakan Google Classroom pada pembelajaran Bahasa Indonesia: pertama, mahasiswa adalah mahasiswa jurusan teknik informatika dan termasuk dalam golongan milenial maka mahasiswa dapat dengan mudah menggunakan Google Classroom. mahasiswa dapat dengan mudah melakukan upload dan pengunduhan dokumen secara gratis serta file-file yang diunggah secara otomatis tersimpan di Google Drive yang suatu waktu dapat digunakan kembali oleh mahasiswa. mahasiswa bisa mengikuti pembelajaran kapan saja dan dimana saja. Selain kemudahan, ada juga hambatan yang dihadapi oleh mahasiswa dalam Bahasa Indonesia menggunakan Google Classroom: pertama, terkendala akses internet akibat kurang stabilnya sinyal karena tempat tinggal mereka kebanyakan berada di daerah pedesaan yang memang susah kedua, seringnya terjadi pemadaman listrik dari penyedia layanan listrik saat sedang mengganggu proses pembelajaran yang sedang Solusi yang dapat diberikan dalam hambatan-hambatan penggunan Google Classroom pembelajaran Bahasa Indonesia antara lain: pertama, solusi yang mereka dapat lakukan untuk mengatasi masalah jaringan internet adalah dengan keluar rumah dan pergi ke tempat-tempat yang lebih tinggi dan menggunakan kartu provider yang memiliki sinyal kuat di daerah tempat tinggal mereka. kedua, apabila sering terjadi pemadaman listrik dari penyedia layanan listrik saat sedang mengikuti perkuliahan online maka alternatifnya adalah mahasiswa bisa mengisi daya media elektronik yang akan digunakan baik ponsel maupun laptop agar kondisi sudah terisi penuh sebelum perkuliahan Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik Google Classroom mudah digunakan oleh mahasiswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini namun belum maksimal. Volume 5. Nomor 2. Desember 2021 DAFTAR RUJUKAN Andayani. Problema dan Aksioma dalam Metodologi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Deepublish. Gunawan. Heri Indra. Bahasa Indonesia (Lingua Franca Pencetak Karakter Neger. Purwokerto Selatan: Pena Persada. Gunawan. Sunarman. Pengembangan Kelas Virtual Dengan Google Classroom dalam Keterampilan Pemecahan Masalah (Problem Solvin. Topik Vektor pada Siswa SMK untuk Mendukung Pembelajaran, dalam Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia, hlm 340-348. Hamdani. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia. Maharani. Nia dan Kartini. Ketut Sepdyana. Penggunaan Google Classroom Sebagai Pengembangan Kelas Virtual Keterampilan Pemecahan Masalah Topik Kinematika pada Mahasiswa Jurusan Sistem Komputer, dalam Pendipa Journal of Science Education, 3, hlm 167-173. Miles. Mathew dan Huberman. Michael. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP. Munadi. Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Gaung Persada Perss. Salamah. Wildatus. Deskripsi Penggunaan Aplikasi Google Classroom dalam Proses Pembelajaran, dalam Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 4, hlm 533-538. SuAouga Hisyam Surya. Media E-Learning Berbasis Google Classroom Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 9, hlm 60567. Sugiyono. Memahami Kualitatif. Bandung: Alfabeta Penelitian