Studi Kelayakan Bisnis Usaha Keripik Singkong Kelompok Tani Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Ditinjau Dari Aspek Keuangan MUHAMMAD THAMRIN1,RITAWIYATI2. SRI MARYANTI3 1,2,3 Universitas Lancang Kuning Jln. Yos Sudarso Km 08 Rumbai Telp. 52581 Fax. E-mail : m_thamrin@unilak. Abstract: The business of cassava chips of farmer group located in Lembah Sari sub-district of Rumbai Peisisir is a small home-made business, which all of its members consist of Business business feasibility analysis is a thing to be considered and done in business management because every business requires a certain amount of capital investment and of course any investment is expected to grow and earn profit. The purpose of this research is to know whether the cassava chips business of Sari Lembari Farmer Group is feasible or not reviewed from the financial aspect. The research method used is descriptive method with the approach of business feasibility criteria such as. Payback Period (PBP). Net Present Value (NPV). Internal Rate of Return (IRR). Types and sources of data used secondary data, data obtained from records about costs, sales, through documents owned by farmers group juice of Lembah Sari Rumbai Coastal Valley. The results of research with various criteria of investment feasibility in general can be concluded that the business of cassava chips of Lembah Sari Village. Rumbai Pesisir Kecak District is implemented and developed as one of community effort. The Net Present Value (NPV) method yielded a positive value of Rp3 2,299,800. Benefit Cocst Ratio method, 2. 78 greater than 1 . 87> . Method (Internal Rate Of Retur. calculation with IRR of 80. 79% far above the required level of profit. Payback Period Method, only takes 1 year 1 month, while the economic life of the business for 3 years. Thus the business of cassava chips in Lembah Sari village of Rumbai Coastal Empowerment is feasible to be implemented and developed as a community effort. Keywords: Capital investment, working capital, cost and profit. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat adalah dengan melakukan investasi, karena investasi berperan sangat penting dalam mendukung perekonomian suatu daerah, produk pasaran, menaikkan tingkat penghasilan, dan lain-lain. Sebagai keputusan tentang sehat tidaknya suatu investasi, dilakukan melalui pengkajian kelayakan atas usulan tersebut sebelum membangun proyek secara fisik, yaitu dengan menyiapkan studi atau kajian yang menyoroti segala macam aspek yang diperkirakan memiliki relevansi kuat terhadap rencana yang bersangkutan (Soeharto: 2. Kelayakan yang dimaksud adalah untuk menentukan apakah usaha yang dijalankan akan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan biaya yang akan dikeluarkan, dan juga diartikan akan memberikan keuntungan tidak hanya bagi perusahaa yang menjalankannya, kreditor,pemerintah dan masyarakat luas. (Rika Sylvia, 2. Adapun aspek-aspek yang dinilai dalam studi kelayakan meliputi aspek aspek pasar dan pemasaran, aspek keuangan, aspek teknis/operasional, aspek manajemen dan organisasi, aspek dan sosial, serta aspek dampak lingkungan (Kasmir dan Jakfar: Dengan penilaian dari berbagai meminimalkan hambatan dan resiko yang mungkin timbul dimasa yang akan datang, karena dimasa yang akan datang penuh meminimalkan kemungkinan melesetnya Studi Kelayakan Bisnis Usaha Keripik Singkong Kelompok Tani Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Ditinjau Dari Aspek Keuangan (Muhammad Thamrin,Ritawiyati. Sri Maryant. hasil yang ingin dicapai atau dengan kata lain minimal dapat memberikan pedoman atau arahan kepada usaha yang akan dijalankan nantinya. Di desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Peisisir terdapat dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Sari Buah dan Kelompok Tani Ladang Sari yang semua anggotanya terdiri dari ibu-ibu rumah tangga yang membuat usaha rumahan seperti pembuatan makanan kecil. Tiap kelompok tani membuat olahan yang berbeda-beda misalnya Kelompok Tani Sari Buah yang diketuai oleh Ibu Sutarti membuat olahan keripik singkong dan keripik pisang. Pemanfaatan singkong sebenarnya banyak salah satunya adalah dijadikan makanan ringan yaitu keripik singkong. Peluang usaha keripik singkong sendiri mempunyai prospek yang cerah jika pengelolaannya di jalankan dengan baik, karena biasanya mudah tersedia di warung, toko, dan supermarket. Harganya pun terjangkau serta kualitas yang lebih baik dengan rasanya yang renyah dan gurih, apalagi keripik singkong bisa juga dijadikan sebagai oleh-oleh. Keripik singkong merupakan salah satu produk makanan ringan yang banyak digemari konsumen. Rasanya yang renyah dan murahnya harga yang ditawarkan menjadikan produk tersebut sebagai alternatif tepat untuk menemani waktu santai Anda bersama rekan dan keluarga. Seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen, kini keripik singkong mulai Meskipun trend tersebut belum lama perkembangannya sudah sangat pesat, sehingga banyak produsen keripik singkong mulai berinovasi dengan menambahkan ekstra pedas pada produk keripik yang Sebagai langkah awal pemanfaatan singkong tersebut kelopok tani perlu menyediakan sejumlah dana untuk investasi usaha keripik singkong antara lain: Investasi modal untuk Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. peralaatan usaha, seperti alat pemotongan ubi, penggorngan dan peralatan dapur serta alat pengeringan minyak pasca Investasi pembelian bahan baku ubi, upah tenaga kerja dan peralatan untuk kemasan. Studi kelayakan pada akhir-akhir ini telah banyak dikenal masyarakat, terutama masyarakat yang bergerak dalam bidang dunia usaha. Bermacam-macam kesempatan yang ada dalam kegiatan dunia usaha, telah menuntut perlu adanya penilaian/kesempatan memberikan manfaat . bila Kegiatan untuk menilai sejauh mana manfaat yang akan diperoleh dalam melaksanakan suatu kegiatan usaha/proyek, disebut dengan studi kelayakan bisnis (Ibrahim, 1. Menurut Kasmir dan Jakfar . studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan. Mempelajari secara mendalam artinya meneliti secara sungguh-sungguh data dan informasi yang ada, kemudian diukur, dihitung dan dianalisis hasil penelitian tersebut dengan menggunakan metode-metode tertentu. Penelitian yang dilakukan terhadap usaha yang akan dijalankan dengan ukuran tertentu, sehingga diperoleh hasil maksimal dari penelitian tersebut. Kelayakan artinya penelitian yang dilakukan secara mendalam tersebut dilakukan untuk menentukan apakah usaha yang akan dijalankan akan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan biaya yang akan Dengan kata lain kelayakan dapat diartikan bahwa usaha yang keuntungan finansial dan non-finansial ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Studi Kelayakan Bisnis Usaha Keripik Singkong Kelompok Tani Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Ditinjau Dari Aspek Keuangan (Muhammad Thamrin,Ritawiyati. Sri Maryant. Bilamana dana investasi besar diperlukan maka studi kelayakan harus dilakukan untuk meyakinkan bahwa seluruh aspek yang berhubungan seperti aspek teknis, aspek manajerial, aspek organisasi, aspek ekonomi dan keuangan Layak disini diartikan juga akan memberikan keuntungan tidak hanya bagi perusahaan yang menjalankannya, akan tetapi juga bagi investor, kreditor, pemerintah dan masyarakat luas. Untuk menentukan layak atau tidaknya suatu usaha dapat dilihat dari berbagai aspek. Setiap aspek untuk dapat dikatakan layak harus memiliki suatu standar nilai tertentu, namun keputusan penilaian tidak hanya dilakukan pada salah Penilaian menentukan kelayakan harus didasarkan kepada seluruh aspek yang akan dinilai Ukuran kelayakan masingmasing jenis usaha sangat berbeda, misalnya antara usaha jasa dan usaha nonjasa, seperti pendirian hotel dengan pembukaan perkebunan kelapa sawit atau usaha peternakan dengan pendidikan. Akan tetapi aspek-aspek yang digunakan untuk menyatakan layak atau tidaknya adalah sama, sekalipun bidang usahanya berbeda. Dengan demikian studi kelayakan merupakan bahan pertimbangan dalam mengambil suatu keputusan, apakah menerima atau menolak dari gagasan/proyek Pengertian layak dalam penilaian ini adalah kemungkinan dari gagasan usaha/proyek akan dilaksanakan . , dalam arti financial benefit maupun dalam arti social Layaknya usaha/proyek dalam arti social benefit tidak selalu menggambarkan layak dalam arti financial benefit, hal ini tergantung dari segi penilaian yang dilakukan. Studi kelayakan lebih mengutamakan kelayakan dari suatu gagasan usaha dilihat dari Manfaat dari studi kelayakan ini ydalah untuk memperoleh bukti sebagai Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. fakta apakah penggunaan modal akan dapat digunakan secara efektif atau tidak. Kegunaan dari studi kelayakan dapat dicontohkan seperti: meyakinkan bahwa keadaan memungkinkan untuk proyek dilaksanakan secara teknis, dapat memberikan keuntungan dilihat secara keuangan dan ekonomi, objektifitas tidak dapat dicapai dengan biaya yang lebih murah, dan apakah sasaran proyek telah sesuai dengan objektifitas ekonomi nasional (Siagian, 1. Dalam penelitian M. Thamrin dan Rita Wiyati, 2014 dikatakan, analisis kelayakan finansial pada dasarnya dikembangkan dalam usaha mencari suatu ukuran yang menyeluruh yang dapat usaha/proyek, dalam analisis kelayakan finansial usaha/proyek dilihat dari sudut lembaga atau individu yang menanam modalnya dalam proyek/usaha atau yang proyek/usaha. Tujuan analisis finansial adalah efisiensi finansial dari modal yang perorangan/private. Pada kelayakan finansial, komponen-komponen manfaat dan biaya yang diperhitungkan adalah komponen yang secara finansial turut serta berpengaruh pada Auprivate returnAy, atau yang berpengaruh secara finansial dan langsung bagi kepentingan investor(Iban Sofyan 2003. Sehingga dengan demikian semua komponen biaya akan diperhitungkan. Untuk komponen langsung saja yang akan diperhitungkan. Analisis kelayakan finansial pada dasarnya dikembangkan dalam usaha mencari suatu ukuran yang menyeluruh yang dapat menggambarkan tingkat kelayakan proyek. Secara umum metode yang sering digunakan antara lain(Umar, ,2007. Metode Net Present Value (NPV) Metode membandingkan semua komponen biaya dan manfaat dari suatu proyek dengan ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Studi Kelayakan Bisnis Usaha Keripik Singkong Kelompok Tani Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Ditinjau Dari Aspek Keuangan (Muhammad Thamrin,Ritawiyati. Sri Maryant. diperbandingkan satu dengan yang lainnya. Dalam hal ini acuan yang dipergunakan adalah besaran neto saat ini (Net Present Valu. , artinya semua besaran komponen manfaat dan biaya diubah dalam besaran Selanjutnya NPV didefinisikan sebagai selisih antara Present Value dari komponen manfaat dan Present Value dari komponen biaya. Secara matematis rumusnya adalah sebagai berikut(Suliyanto. ,2010. NPV =Oc ( ( )) ( Oc ( ( )) ( NPV = Oc * ( ) ( ) ( Dimana : = Besaran total dari komponen manfaat proyek pada tahun t C. = Besaran total dari komponen biaya pada tahun ke-t Tingkat bunga yang diperhitungkan Jumlah tahun Untuk mengetahui apakah rencana suatu investasi tersebut layak atau tidak, diperlukan suatu ukuran / kriteria tertentu NPV, yaitu(Alex Nitisemito,dkk. NPV > 0 Artinya investasi akan menguntungkan / layak NPV < 0 Artinya investasi tidak menguntungkan / tidak layak Prinsip dasar metode ini adalah mencari indeks yang menggambarkan tingkat efektifitas pemanfaatan biaya terhadap manfat yang diperoleh. Indeks ini dikenal sebagai indeks Benefit Cost Ratio, yang secara matematis dirumuskan sebagai berikut(Rangkuti. ,2012. BCR = BCR = Benefit Cost Ratio NPB = Net present benefit NPC = Net present cost Untuk mengetahui apakah suatu rencana investasi layak atau tidak setelah melalui metode ini adalah : BCR >1 Artinya investasi layak Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. BCR < 1 Artinya investasi tidak IRR atau Internal Rate of Return adalah besaran yang menunjukkan harga discount rate pada saat besaran NPV = 0. Dalam hal ini IRR dapat dianggap sebagai tingkat keuntungan atas investasi bersih dalam suatu proyek, secara matematis dirumuskan sebagai berikut (Kasmir. IRR = Untuk mengetahui apakah suatu rencana investasi layak atau tidak setelah melalui metode ini adalah : IRR Ou Suku bunga maka suatu proyek dikatakan layak IRR < Suku bunga maka proyek dinyatakan tidak layak. Yang dimaksud dengan periode pengembalian modal (Payback Perio. adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan modal suatu investasi, dihitung dari aliran kas bersih . Aliran kas bersih adalah selisih . per tahun. Periode pengembalian biasanya dinyatakan dalam jangka waktu per tahun. Metode digunakan dengan mengacu pada asumsi bahwa komponen manfaat dan komponen biaya yang dihasilkan dari suatu analisis merepresentasikan kondisi Acash flowA. Indeks AoPayback PeriodAo, yaitu suatu indeks yang menggambarkan lamanya waktu yang dibutuhkan agar total inflow sama dengan total outflow (Sutarno. Untuk APayback PeriodAo dapat digunakan dua cara, yaitu cara grafis dan cara analisis dengan perhitungan. Cara grafis lebih menggambarkan secara sederhana dari kondisi cash flow yang ada dibandingkan dengan cara Pada cara grafis kondisi cash flow digambarkan dalam bentuk kurva ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Studi Kelayakan Bisnis Usaha Keripik Singkong Kelompok Tani Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Ditinjau Dari Aspek Keuangan (Muhammad Thamrin,Ritawiyati. Sri Maryant. kumulatif inflow dan outflow. Dari kedua kurva yang dimaksud akan diperoleh Payback Periodnya, yaitu titik dimana kedua kurva saling berpotongan (IG Narendra Kasuma. Kriteria Kelaayaakan Metode Payback Period : Proyek dikategorikan sebagai proyek yang layak jika masa pemulihan modal lebih pendek dari pada Proyek dikategorikan sebagai proyek yang tidak layak jika masa pemulihan modal lebih lama dari pada usia ekonomis proyek yang Kriteria ini memberikan indikasi atau petunjuk bahwa proyek dengan periode pengembalian lebih cepat akan lebih disukai, dalam memakai kriteria ini perusahaan yang bersangkutan perlu menentukan batasan maksimum waktu pengembalian, berarti lewat waktu tersebut tidak dipertimbangkan. METODE Penelitian ini akan dilaksanakan di jalan lingkar danau bauatn pada Kelompok tani Desa Lembah Sari. Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Data sekunder merupakan data primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan oleh pihak pengumpul atau pihak lain dalam bentuk tabel atau diagram . usein , 2. Data yang diperlukan yaitu data yang berkaitan dengan unsur unsur yang digunakan dalam melakukan perhitungan studi kelayakan bisnis seperti modal investasi, modal kerja, biaya, volume penjualan dan harga jual. Tehnik Pengumpulan Data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi dari catatan usaha keripik singkong tersebut. Analisis deskriptif, yakani. menganalisis, membahas, menguraikan, menggambarkan, suatu data atau keadaan, melukiskan dan menerangkan hasil penelitian dengan pendekatan kreteria kelayakan bisnis sehingga dapat ditarik kesimpulan,layak tidaknya Usaha Keripik Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. Singkong Kelopok Tani Desa Lembha Sari ditinjau dari aspk keuangan. HASIL Setiap perusahaan baik persahaan besar ataupun kecil, unsur modal dalamertimbangan perencanaan kegiatan perusahaan, karena dengan diketahuinya modal dan biaya biaya yang terjadi maka perusahaan dapat menentukan berapa harga Dalam operasional Usaha Keripik Singkong Desa Lembah Sari , pendapatan . merupakan hasil operasi kelompok tani yang diharapkan sesuai dengan tujuan pendirian suatu usaha yang telah ditetapkan oleh ketua kelompok dan berasaskan untuk kepentingan bersama dan kemajuan Pengklasifikasian ditentukan atas dasar tujuan yang hendak Pengklasifikasian modal dalam penelitian ini terdiri dari : modal investasi, yaitu : modal yang diperlukan agar usaha tersebut dapat beropersi tanpa melihat volume yang dihasilkan. Modal Kerja yaitu modal yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari sesuai dengan volume yang Perkiraan Rugi Laba dan Cash Flow Usaha Keripik Singkong. Perkiraan perhitungan rugi/laba usaha keripik singkong di Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir terlihat pada 1, sedangkan Cash flowsnya terlitahat pada tabel 5-2 berikut ini. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Studi Kelayakan Bisnis Usaha Keripik Singkong Kelompok Tani Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Ditinjau Dari Aspek Keuangan (Muhammad Thamrin,Ritawiyati. Sri Maryant. Indeks ini dikenal sebagai indeks Benefit Cost Ratio. Dengan formula. BCR Berdasrkan perhitungan dari net present value diatas sudah diketahuibesarnya net present benefit Rp 800,00 , sedangka net present costnya sebesar Rp 17. 000,00 maka dapa diitung benefit cost rationya adalah: Rp 49. 800,00 BCR = PEMBAHASAN = 2,87 Rp 17. 000,00 Analisis Net Present Value NPV). Dalam melakukan analisis ini kita ingin mengetahui selisih antara Present Value dari komponen manfaat dan Present Value dari komponen biaya apakah investasi dapat menghasilkan keuntungan dilihat dari aliran kas yang dihasiilkan dalam umur investasi dengan menggunakan factor interes sebesar 9 % pertahun. NPV =Oc ( ( )) ( Oc ( ( )) ( NPV =Oc * ( ) ( ) ( Hasil perhitungan Net Present Valuenya terlihat pada Tabel 5. 3 berikut: Dilihat dari kreteria penilaian investasi metode Net Present Value (NPV) ternyata investasi usaha keripik singkong menghasilkan NPV positif sebesar Rp 800,00 selama umur investasi. Maka dapat disimpulkan usaha keripik singkong Desa Lembah Sari layak dilakukan dan Analisis Benefit Cost Ratio (BCR) Prinsip dasar metode Benefit Cost Ratio adalah mencari indeks yang menggambarkan tingkat efektifitas pemanfaatan biaya terhadap manfat yang Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. Oleh karena benefit cost rationya lebih besar dari 1 ( 2,87 > . , maka dapat disimpulkan bahwa usaha keripik singkong Desa Lembah Sari Layak Analisi Internal Rate Of Return (IRR) Internal Rate of Return adalah besaran yang menunjukkan harga discount rate pada saat besaran NPV = 0. Dalam hal ini IRR dapat dianggap sebagai tingkat keuntungan atas investasi bersih dalam suatu proyek, secara matematis dirumuskan sebagai berikut (Kasmir, 2012. IRR = Berdasarkan Internal Rate Of Return yang dicapai sebesar 80,79%, maka dapat disimpulkan, bahwa Usaha Keripik Singkong Desa Lembah Sari sangat layak dilaksanakan dan Analisis Metode Payback Period ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Studi Kelayakan Bisnis Usaha Keripik Singkong Kelompok Tani Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Ditinjau Dari Aspek Keuangan (Muhammad Thamrin,Ritawiyati. Sri Maryant. Yang dimaksud dengan Payback Period . eriode pengembalia. atau jangka waktu pengembalian modal adalah jangka mengembalikan modal suatu investasi, dihitung dari aliran kas bersih . Periode pengembalian biasanya dinyatakan dalam jangka waktu per tahun Capital Outlays (Investas. = Rp 17. 000,00 Proceeds tahun 1 = Rp 15. 000,00 Sisa = Rp 1. 000,00 Rp 1. 000,00 PBP = 1 tahun x 12 bulan Rp 15. 000,00 PBP = 1 Tahun 0,95 bulan . ibulatkan menjdi 1 bula. PBP = 1 tahun 1bulan Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui, bahwa modal investasi usaha keripik singkong di Desa Lembah Sari Kecematan Rumbai Pesisisr akan dapat kembali dalam jangka waktu 1 tahun 1 bulan. Oleh karena umur ekonomis usaha tersbut selama 3 tahun maka dapat ditarik kesimpulan, ditinjau dari metode Payback Period . eriode pengembalaian moda. layak untuk dilaksanakan. SIMPULAN Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah di paparkan dapat diambil Secara keseluruhan hasil penelitian investasi pada Usaha Keripik Singkong di Desa Lembah Sari Kecematan Rumbai Pesisir memerlukan total Investasi sebesar Rp 17. 000,00 dengan umur ekonomis selama tiga tahun. Berdasarkan kajian dengan berbagai kreteria kelayakan investasi secara umum dapat disimpulkan bahwa usaha keripik singkong Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Layak dilaksanakan dan dikembang sebagai salah satu usaha masyarakat. Berdasarkan hasi perhitungan menggunakan Metode kelayakan investasi hasil yang diperoleh sebagai berikut: - Metode Net present Value (NPV) didapat 800,00 dengan tingkat diskount faktor sebesar 9 % berdasarkan criteria dapat Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. disimpulkan investasi yang ditanamkan terasebut adalah layak untuk dilaksanakan - Metode Benefit Cocst Ratio, diketahui perhitungan dari net present sebesar Rp 49. 800,00 , sedangka net present costnya sebesar Rp 17. 000,00 maka dapa diitung benefit cost rationya adalah sebesar 2,78. Oleh karena benefit cost rationya lebih besar dari 1 ( 2,87 > . , maka dapat disimpulkan bahwa usaha keripik singkong Desa Lembah Sari Layak - Metode ( Internal Rate Of Retur. perhitungan dengan IRR sebesar 80,79% tingkat keuntungan yang sangat baik jauh diatas tingkat keuntungan yang disyaratkan tingkat discount rate ditentukan maka investasi ditanamakan dapat diterima atau layak - Metode Payback Period, usaha keripik singkong di Desa Lembah Sari Kecematan Rumbai Pesisir layak dilaksanakan dan dikembangkan, kaena untuk pengembalaian modal investasi usaha tersebut hanya memerlukan waktu selama 1 tahun 1 bulan, sedangkan umur ekonomis usaha tersebut selama 3 tahun. DAFTAR RUJUKAN Ibrahim. ,1998. Studi Kelayakan Bisnis . disi revis. Rineka Cipta. Jakarta. Kasmir. Jakfar, 2012. Studi Kelayakan Bisnis (Edisi Revis. Kencana. Jakarta. Kasuma. IG Narendra. , 2011. Tesis. Analisis Kelayakan Finansial Rencana Pembangunan Gedung Parkir Bertingkat Di Pasar Lokitasari. Universitas Udayana. Denpasar. Thamrin dan Rita Wiyati, 2014. Analisis Kelayakan Penambahan Gedung Parkir Mall Pekaanbaru. Pikbis Jurnal. Vol. No. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Studi Kelayakan Bisnis Usaha Keripik Singkong Kelompok Tani Desa Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru Ditinjau Dari Aspek Keuangan (Muhammad Thamrin,Ritawiyati. Sri Maryant. Nitisemito. Alex S. ,Umar Burhan, 2009. Wawasan Studi Kelayakan dan Evaluasi Proyek. Bumi Aksara. Jakarta. Rangkuti. , 2012. Studi Kelayakan Bisnis & Investasi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Rika Sylvia, 2013. Analisis Investasi Pendirian Home Industri Keripik Singkon DesaGunung Ulin Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. Jurnal Ekonomi Manajemen,Vol 7. No. Sofyan. Iban. , 2003. Studi Kelayakan Bisnis. Graha Ilmu. Yogyakarta. Suliyanto. , 2010. Studi Kelayakan Bisnis : Pendekatan Praktis. Andi. Yogyakarta. Sutarno. , 2012. Serba-Serbi Manajemen Bisnis. Graha Ilmu. Yogyakarta. Umar. , 2007. Studi Kelayakan Bisnis (Edisi 3 Revis. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356